Indra Jafar: Tak Peduli di Bawah Umur, Pelaku Onar Dipastikan Lebaran di Sel

loading…

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar menegaskan tidak ada kompromi bagi pelaku kejahatan di wilayahnya walaupun masih di bawah umur. Foto: SINDOnews/Dok

JAKARTA – Polres Metro Jakarta Selatan telah menangkap empat pemuda anggota geng motor yang melakukan pengeroyokan hingga mengakibatkan seorang remaja berinisial DT (15) tewas. Pelaku melakukan pengeroyokan saat aksi sahur on the road (SOTR) di Jalan Prof Satrio, Jakarta Selatan, Sabtu (18/5/2019) dini hari.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar mengatakan, pelaku yang tertangkap langsung ditahan. Tidak ada kompromi walaupun pelaku masih di bawah umur. “Mau di bawah umur tetap kita tindak tegas, tidak akan kami beri ampun buat meraka yang sudah bikin onar di Jakarta Selatan,” tegasnya, Minggu (19/5/2019).

Menurut dia, selama bulan Ramadhan ini, sudah tiga korban jiwa dari aksi geng motor dan semuanya adalah remaj yang masih di bawah umur. Begitu juga dengan pelakunya. Oleh karena itu, untuk menberikan efek jera pihaknya tidak akan pandang bulu. Siapapun yang membuat onar dan berbuat kriminal, akan ditindak tegas.

Baca Juga:

“Saya sudah perintahkan, bila memang mereka melakukan tindakan membahayakan bagi masyarajat dan anggota maka tindak tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” tandasnya. (Baca juga: Hendak Sahur, Remaja Tewas Ditusuk Geng Motor di Jalan Dr Satrio)

Untuk kasus geng motor yang kembali marak, pihaknya sudah memerintahkan tiap polsek yang berbatasan dengan wilayah lain agar menyekat dan mengambil tindakan. Selain itu, pihaknya menurunkan Tim Eagle One yang berpatroli dengan persenjataan lengkap di titik-titik yang dinilai rawan.

“Kita persempit pergerakan mereka di Jakarta Selatan. Kalau masih bikin masalah maka kita tindak. Kita menjamin mereka akan Lebaran di dalam Sel Polres Jakarta Selatan, tidak ada yang kebal hukum, semuanya akan kami tindak,” pungkasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho mengatakan, keempat kawanan pelaku geng motor diamankan dari Stadion Mini Ciputat bersama belasan orang.

“Dikejar dari Jakarta Selatan. Polres Tangsel bantu cegat di Ciputat. Perkaranya sudah ditangani Sub Dit Resmob PMJ,” kata Alexander. (Baca juga: Kasus Remaja Tewas Dikeroyok di Setiabudi, 4 Orang Diamankan Polisi)

Menurut Alexander, kawanan geng motor yang diamankan rata-rata masih berusia sekolah. Namun pelaku utama penusukan terhadap DT masih belum ditemukan. Diduga, pelaku utama pembunuhan remaja itu telah berpencar jalan seusai peristiwa tersebut.

(thm)

Berpapasan di Jalan, Remaja Jakarta Kritis Dibacok Pemotor di Bekasi

loading…

BEKASI – Seorang remaja asal Jakarta kritis bersimbah daerah akibat dibacok sekumpulan pemuda di depan Terminal Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Minggu (19/5/2019) sekitar pukul 03.00 WIB. Beruntung korban MR (18) diselamatkan warga dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.

Tak lama kemudian, pelaku dengan SAP (20), berhasil diamankan polisi tidak jauh dari lokasi kejadian. “Kita amankan tersangka saat bersembunyi di rumahnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian,” ujar Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari.

Saat mengamankan pelaku polisi turut menyita barang bukti berupa sebilah celurit. Saat ditangkap, pelaku sempat mengelak telah menganiaya korban hingga kritis. Namun setelah didesak, pelaku akhirnya mengakui perbuatanya dan menceritakan kejadian yang sebenarnya.

Baca Juga:

Erna menjelaskan, kasus kekerasan itu terjadi saat korban bersama 20 temannya menaiki 12 sepeda motor hendak pulang setelah berkunjung ke rumah kerabatnya di daerah Rawa Bebek, Bekasi Barat.

Saat melintasi Terminal Kayuringin, tiba-tiba rombongan korban berpapasan dengan pemuda lainnya sekitar 30 orang. “Kelompok pelaku membawa sajam dan mengancam korban menggunakan celurit,” katanya.

Diduga stang kemudinya oleng karena panik diancam pelaku, tiba-tiba korban terjatuh dari sepeda motornya. Dengan leluasa pelaku SAP membacok tangan korban menggunakan celurit secara brutal sampai MR tidak berdaya di lokasi.

Sedangkan teman-teman korban kabur ketakutan melihat kebrutalan kelompok pelaku. Mendapat informasi itu, petugas bergegas ke lokasi dan langsung mengamankan 20 pemuda dan remaja dari kelompok pelaku.

Saat diinterogasi secara mendalam, ternyata terungkap hanya satu pemuda yang menganiaya korban. Pelaku SAP mengakui telah membacok korban menggunakan celurit dengan alasan agar kelompok mereka disegani oleh kelompok korban.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 351 tentang Penganiayaan dengan ancaman penjara di atas lima tahun.”Kasus ini masih kita kembangkan,” tegasnya.

(thm)

Lewat Games Online Wanita Ini Bobol Bank Senilai Rp1,85 Miliar

loading…

JAKARTA – Polisi menciduk pegiat games online, YS (26), setelah ketahuan membobol bank sebesar Rp1,85 miliar lewat sebuah games online, Mobile Legend (ML). Uang itu digunakan pelaku untuk membeli item game-nya.

Wadir Krimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary Syam, mengatakan, awalnya polisi menerima laporan dari pihak bank yang mengaku mengalami pencurian lewat sebuah game online. Di situ ada transaksi janggal dari sebuah akun games online.

Setelah dilakukan penyelidikan, kata dia, polisi kemudian menciduk YS selaku pemilik akun tersebut di Pontianak, Kalimantan Barat. “Tersangka perempuan, YS, berhasil membobol bank sehingga salah satu bank mengalami kerugian Rp1,85 miliar‎,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (19/5/2019).

Baca Juga:

Ade membeberkan, YS membeli sebuah peralatan dan item di ML tapi tidak menggunakan uangnya. Pelaku menggunakan cheat sehingga uang yang ada di akunnya tidak berkurang.

“Sehingga bank yang harus membayar Rp1,85 miliar, itu dilakukan berkali-kali. Tersangka sadar dia membeli, tapi tidak mengurangi uangnya. Pengakuannya, uangnya hanya untuk membeli item yang ada di ML,” tuturnya.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 362 KUHP dan atau Pasal 85 Undang-Undang (UU) Nomor 3/2011 tentang Transfer Dana dan atau Pasal 3, Pasal 4 dan Pasal 5 ayat (1) Juncto Pasal 2 ayat (1) huruf p dan huruf z UU Nomor 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU.

(thm)

Sergap Balap Liar di Tangsel, Polisi Angkut Ratusan Motor Bodong

loading…

Para pelaku balap liar yang tertangkap disuruh push up oleh petugas. Foto: Hambali/Okezone

TANGERANG SELATAN – Ratusan pebalap liar lari tunggang-langgang di area proyek tol baru yang belum diresmikan di Jalan Tol Kunciran Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), saat polisi mendatangi lokasi, Minggu (19/5/2019). Mereka meninggalkan kendaraannya di lokasi setelah disergap dari berbagai arah oleh personel gabungan kepolisian.

Mulanya, berbagai satuan menggelar apel persiapan penggerebekan lokasi balap liar di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Letnan Sutopo, Serpong. Tak hanya dari Satuan Lalu Lintas, operasi itu melibatkan pula personel dari Sabhara, Satreskrim, hingga personil Brimob bersenjata lengkap.

Sergap Balap Liar di Tangsel, Polisi Angkut Ratusan Motor Bodong

Baca Juga:

“Total melibatkan 62 personel dengan 15 mobil dan 10 sepeda motor,” ujar Kasatlantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin Hanggara, kepada Okezone.

Selanjutnya, petugas gabungan bergerak menuju lokasi balap liar yang disebut meresahkan masyarakat itu. Sejumlah personel lantas meringsek masuk ke Jalan tol baru. Mereka menyebar dan langsung memburu pengendara yang terlibat dalam aksi balapan liar itu.

Sergap Balap Liar di Tangsel, Polisi Angkut Ratusan Motor Bodong

Kontan, pelaku balap liar berlarian ingin menyelamatkan diri. Namun banyak pula di antara mereka yang tak bisa berkutik setelah disergap petugas. Ratusan sepeda motor tertinggal di lokasi, lalu dicek satu persatu untuk diamankan ke Mapolres Tangsel.

“Kendaraan yang diamankan ada sepeda motor dan mobil. Kebanyakan tak dilengkapi surat-surat kepemilikan. Ada pula yang tak memasang kaca spion, lampu, tak mengenakan helm, dan lainnya,” jelasnya.

Sergap Balap Liar di Tangsel, Polisi Angkut Ratusan Motor Bodong

Beberapa sepeda motor yang disita telah mengalami modifikasi dari bentuk aslinya. Kendaraan-kendaraan itu didesain khusus agar dapat berlari kencang saat aksi balapan berlangsung. Padahal, kondisi demikian menyalahi aturan standarisasi kendaraan dalam berlalu lintas.

“Operasi gabungan skala besar ini dilakukan untuk menindak aksi balapan liar yang meresahkan masyarakat dan mengganggu kekhusyukan ibadah dalam bulan suci Ramadhan ini,” pungkas Hedwin.

(thm)

Pencuri Bersenpi Dicokok, Bobol 50 Lokasi di Jaksel dan Tangerang

loading…

JAKARTA – Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) meringkus empat orang pelaku pencurian sepeda motor, yakni Franky, Rahmat, Endang dan Ace. Mereka dibekuk di kawasan Tangerang dan sudah beraksi puluhan kali.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya, mengatakan, dalam melakukan aksinya, mereka kerap membawa senjata api rakitan jenis revolver. Senjata itu bakal digunakan pelaku apabila aksinya dipergoki dan dihalangi.

“Pengakuannya belum pernah digunakan, karena tidak ada korban yang melawan atau ketahuan aksinya,” ujar Andi kepada wartawan, Minggu (19/5/2019).

Baca Juga:

Menurut Andi, keempat tersangka sudah lama beraksi di puluhan tempat berbeda. Mereka biasa beraksi di wilayah Jakarta dan Tangerang. “Ini lokasinya banyak sekali. Kita sudah inventarisir ada sekitar 50 lokasi di wilayah Jakarta Selatan dan Tangerang,” katanya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa kunci later T, senjata api dengan lima butir peluru, magnet pembuka tutup kunci, dan beberapa plat nomor.

Selain itu, polisi mengamankan sebuah sepeda motor yang digunakan pelaku untuk beraksi dan dua buah motor hasil curian. Kini polisi tengah memburu tiga pelaku lainnya yang berstatus sebagai DPO. Mereka berperan sebagai eksekutor dan perantara.

Akibat perbuatannya, para pelaku yang ditangkap dikenakan Pasal 363 Ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

(thm)

Antisipasi Ancaman Terorisme, Polisi Perketat Penjagaan KPU dan Bawaslu

loading…

Polisi memperketat pengamanan di gedung KPU pusat di Jalan Imam Bonjol dan gedung Bawaslu di Jalan MH Thamrin jelang pengumuman hasil Pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok

JAKARTA – Polisi memperketat pengamanan di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat di Jalan Imam Bonjol dan gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Jalan MH Thamrin jelang pengumuman hasil Pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang. Penjagaan dilakukan untuk mengantisipasi ancaman terorisme yang mungkin terjadi.

“Sudah dipersiapkan pengamanan, yakni di KPU, Bawaslu dan daerah lain yang berpotensi mengalami gangguan keamanan,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono kepada wartawan, Minggu (19/5/2019). (Baca juga: Amankan KPU, Polri Tegaskan Anggotanya Tak Gunakan Senjata Api)

Pihaknya bakal mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk ancaman teror yang mungkin terjadi pada 22 Mei 2019 mendatang. Maka itu, personelnya dikerahkan ke titik-titik yang berpotensi menjadi target teror.

Baca Juga:

“Kemarin beberapa pelaku teror sudah ditangkap Densus 88, tapi kita tetap antisipasi. Bagaimanapun, kita harus perhitungkan segala kemungkinan yang terjadi dan siapkan langkah antisipasi, itu kita lakukan ya,” tuturnya. (Baca juga: Sepanjang Mei, Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris)

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menyebut, puluhan ribu personel gabungan TNI-Polri akan dikerahkan untuk menjaga KPU, Bawaslu, dan sejumlah titik pada 22 Mei 2019 mendatang.

Bahkan untuk kegiatan unjuk rasa yang mungkin dilakukan di hari itu, sudah disiapkan personel pengamanannya. “Ada 30 ribu personel TNI-Polri dan gabungan untuk pengamanan di KPU dan Bawaslu, juga untuk kegiatan-kegiatan pada tanggal 22 Mei itu, kita amankan semua,” tukasnya.

(thm)

Stasiun KRL Commuter Line di Cikarang Barat Mulai Melayani Penumpang

loading…

Stasiun Metland Telaga Murni di wilayah Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Foto: KORAN SINDO/Abdullah M Surjaya

BEKASI – Stasiun Metland Telaga Murni di wilayah Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, mulai diuji coba sejak Sabtu (18/5). Kereta Listrik (KRL) Commuter Line sudah mulai berhenti di stasiun ini dan melayani penumpang sejak pukul 05.00–00.00 WIB.

Stasiun Metland Telaga Murni dibangun atas kerja sama Direkorat Jendral (Ditjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi dan pihak swasra PT Fajar Putera Dinasti selaku anak perusahaan PT Metropolitan Land selaku pengembang Metland Cibitung.

Pembangunan Stasiun Metland Telaga Murni direncanakan dimulai pada 2011, namun izin pembangunan dan groundbreaking baru dapat terlaksana pada Agustus 2016. Stasiun yang dibangun pihak swasta ini menghabiskan biaya Rp80 miliar. Dengan mulai beroperasinya stasiun ini, diharapkan warga Cibitung dan Cikarang Barat beralih ke moda transportasi massal ini.

Baca Juga:

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta Banten (BTPWJB), Jumardi, mengatakan, meski baru dilakukan tahapan uji coba pengoperasinya, Stasiun Metland Telaga Murni sudah dibuka untuk umum setiap hari. ”Ini uji coba judulnya, tetapi beroperasi setiap hari. Kita perlu wajtu untuk mengevaluasi jumlah penumpangnya,” katanya.

Lintasan KRL Jakarta-Bekasi mulai dari Stasiun Bekasi hingga Stasiun Cikarang melewati empat stasiun yakni Stasiun Bekasi Timur, Stasiun Tambun, Stasiun Cibitung, dan Stasiun Cikarang. Adapun Stasiun Metland Telaga Murni berada di antara Stasiun Cibitung dan Stasiun Cikarang.

Nantinya Stasiun Metland Telaga Murni dipersiapkan untuk pembangunan jalur rel dwiganda (double-double track/DDT). Pengoperasian secara resmi Stasiun Metland Telaga Murni akan dilakukan setelah Lebaran 2019. Di stasiun ini terdapat tujuh mesin tapping serta empat loket, namun sementara hanya tiga loket yang beroperasi.

Menurut Jumardi, Stasiun Metland Telaga Murni telah memenuhi standardisasi pengoperasian KRL. Stasiun yang berada di atas lahan seluas 2.000 meter persegi (m2) memiliki panjang peron mencapai 200 meter. Dengan begitu dapat menampung KRL yang memiliki 12 rangkaian (gerbong).

”Daya tampung stasiun KRL tidak menjadi hal utama, yang penting itu peron stasiun. Panjang peronnya sudah 200 meter lebih, jadi untuk 12 kereta (gerbong) sudah dapat dilayani,” jelasnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, Yuliardi mengapreasiasi atas uji coba operasi Stasiun Metland Telaga Murni. ”Kami melihat antusias warga (menggunakan KRL) cukup tinggi. Kami minta setengah jam sekali KRL melewati stasiun ini,” katanya.

Saat ini, perjalanan KRL Lintas Bekasi-Kota Jakarta di Stasiun Metland Telaga Murni mengikuti jadwal KRL‎ Cikarang. Kedatangan KRL sekitar satu jam sekali. Yuliardi ingin dengan adanya stasiun tersebut mampu memindahkan penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan massal, karena KRL commuter line hingga ke Cikarang.

Dengan begitu, kemacetan lalu lintas akibat kendaraan pribadi dapat dikurangi. Jarak antara Stasiun Bekasi sebagai titik akhir pelayanan kereta api commuter Jabodetabek hingga Stasiun Cikarang yang berjarak sekitar 16,8 km, terdapat dua stasiun kecil yang berjarak 6.82 km dan 10,2 km arah Timur Stasiun Bekasi.

Perlu diketahui, aktivitas masyarakat yang menggunakan KRL setiap hari cukup padat. Yuliardi mencatat ada sekitar 1 juta pengguna KRL Commuter Line setiap. Karena itu, pelayanan KRL Commuter Line harus terus di tingkatkan untuk memenuhi kebutuhan transportasi massal tersebut.

Sementara itu, Finance Director and Corporate Secretary PT Metropolitan Land Tbk, Olivia Surodjo, mengatakan, biaya pembangunan Stasiun Telagamurni menggunakan anggaran internal perusahaan sekitar Rp80 miliar. ”Stasiun ini untuk mengamodir seluruh masyarakat umum di wilayah Cibitung dan sekitarnya,” tukasnya.

(thm)

Polres Jaksel Buru Pelaku Penusukan Remaja yang Tewas di Setiabudi

loading…

Hingga kini polisi masih terus memburu pelaku penusukan pada Danu Tirta, remaja yang tewas dalam pengeroyokan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Foto/Ilustrasi/SINDOnews

JAKARTA – Hingga kini polisi masih terus memburu pelaku penusukan pada Danu Tirta, remaja yang tewas dalam pengeroyokan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

“Masih kami kejar, anggota masih bekerja di lapangan guna pengungkapan,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya pada wartawan, Minggu (19/5/2019).

Menurutnya, polisi telah memeriksa dan meneliti rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian. Hanya saja, letaknya cukup jauh sehingga gambarnya pun tak terlalu jelas.

Baca Juga:

Polisi, tambahnya, bakal mencari CCTV lagi yang mungkin ada untuk diteliti lebih lanjut. Selain itu, polisi juga terus menggali keterangan dari saksi-saksi untuk menemukan petunjuk tentang pelaku penusukan tersebut.

“Cukup jauh (dari lokasi CCTV-nya) sehingga tak teridentifikasi dengan jelas. Nanti kita dalami lagi dari saksi-saksi yang ada,” katanya.

(kri)

Kasus Remaja Tewas Dikeroyok di Setiabudi, 4 Orang Diamankan Polisi

loading…

Polisi mengamankan empat orang yang diduga terlibat kasus pengeroyokan remaja, Danu Tirta hingga tewas di Setiabudi, Jakarta Selatan kemarin. Foto/Ilustrasi/Istimewa

JAKARTA – Polisi mengamankan empat orang yang diduga terlibat kasus pengeroyokan remaja, Danu Tirta hingga tewas di Setiabudi, Jakarta Selatan kemarin. Keempatnya masih diperiksa lebih lanjut oleh polisi.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya mengatakan mereka yang diamankan itu tengah diperiksa secara intensif oleh polisi. Namun, mereka bukanlah pelaku penusukan yang telah menewaskan korban.

“Sementara kita periksa yang mengatakan pemiliknya (senjata tajam punya) seseorang, nah ini yang kita kejar,” ujarnya pada wartawan, Minggu (19/5/2019).

(Baca juga: Hendak Sahur, Remaja Tewas Ditusuk Geng Motor di Jalan Dr Satrio)

Baca Juga:

Menurutnya, mereka yang diamankan polisi itu diduga dari kelompok yang sama dengan pelaku. Maka itu, polisi tengah menggali pelaku yang mengeroyok korban.

Adapun pelaku penusukan, paparnya, diduga kabur usai kejadian. Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah senjata tajam yang mana ada yang terdapat bercak-bercak darahnya.

Temuan senjata tajam tersebut, tambahnya, menjadi bekal polisi untuk mengidentifikasi pelaku penusukan. Polisi pun menggandeng Puslabfor Mabes Polri guna mengungkap kasus tersebut.

“Kami akan melakukan pemeriksaan secara laboratoris ke Puslabfor berkaitan senjata tajam tersebut dan siapa pemiliknya,” katanya.

(kri)

Rosiana Berstatus Saksi di Kasus Video Pengancam Jokowi

loading…

Perekam video pengancam Presiden Jokowi, Ina Y telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan polisi. Namun satu perempuan lainnya, Rosiana masih berstatus saksi. FotoIlustrasi/Istimewa

JAKARTA – Perekam video pengancam Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ina Y telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan polisi. Namun satu perempuan lainnya, Rosiana masih berstatus saksi.

Sebelumnya, polisi meringkus Ina Y di kediamannya, Grand Residence city, Cluster Prapanca 2, Bekasi, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Selain Ina, satu perempuan lagi, Rosiana pun turut diamankan polisi. (Baca juga: Ina Yuniarti, Perekam Video Ancam Jokowi Ditahan Polisi di Sel Khusus)

Selain Ina, polisi lebih dahulu meringkus orang yang melakukan pengancaman tersebut, yakni Hermawan Susanto. Ancaman itu dilontarkan Hermawan saat berada di tengah aksi demonstrasi di depan Kantor Bawaslu.

Baca Juga:

“(Rosiana) Masih saksi,” ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Jerry Siagian saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (19/5/2019).

Menurutnya, sejauh ini belum ditemukan indikasi Rosiana melakukan tindak pidana sebagaimana Ina. Rosiana hanya ada di lokasi kejadian saat itu.

“Dia tidak ikut menyebarkan,” ucapya.

(kri)

Sentul Highlands Golf Club dan Komunitas Golf Santuni 300 Anak Yatim

loading…

Di bulan Ramadhan, Sentul Highlands Golf Club (SHGC) bersama Spin Golf menggelar kegiatan sosial dengan mengajak para komunitas golf berdonasi bagi 300 anak yatim. Foto/Istimewa

BABAKAN MADANG – Di bulan Ramadhan, Sentul Highlands Golf Club (SHGC) menggelar kegiatan sosial dengan mengajak para komunitas golf berdonasi bagi anak-anak yang membutuhkan. SHGC bersama Spin Golf menggelar kegiatan dengan tajuk “Celebrating Ramadhan bersama Golf Community, GMP dan 300 Anak Yatim”, Jumat (17/5/2019) lalu.

“Tahun lalu kami telah menyelenggarakan kegiatan serupa, dan mendapat respon positif oleh para Golfers. Untuk tahun ini, kami kembali menggandeng komunitas untuk menghadirkan kegiatan buka bersama sebagai wadah silahturahmi. Selain itu, kami juga mengajak para golfer untuk menyebarkan kebaikan kepada anak-anak panti asuhan dan yayasan yang berlokasi di Bogor dan Jakarta,” ujar Aida Ristany, Head of Sales Marketing SHGC dalam keterangan persnya, Minggu (19/5/2019).

Aida menjelaskan, SHGC bekerja sama dengan beberapa yayasan sebagai penerima donasi, salah satunya adalah Generasi Muda Peduli (GMP). Ketua GMP William Suwandi pun menyambut baik kegiatan positif ini.

Baca Juga:

“Kami sangat mengapresiasi tujuan mulia yang diinisiasi oleh SHGC dan komunitas Golf. Kami percaya, dengan donasi yang terkumpul selama acara berlangsung dapat menjadi hadiah lebaran yang menyenangkan hati adik-adik asuhan Generasi Muda Peduli serta yayasan lainnya,” ujar William.

Kegiatan “Celebrating Ramadhan bersama Golf Community, GMP dan 300 Anak Yatim” berlangsung mulai dari siang hari sampai waktu berbuka puasa. Dimulai dengan golf tournament kemudian ditutup dengan kegiatan charity night.

Yura Yunita, Michelle Pangemana dan Riesya Ventra juga hadir sebagai pengisi acara pada malam penggalangan dana bagi 300 anak yatim. “Besar harapan kami, seluruh donasi yang terkumpul dapat bermanfaat bagi seluruh penerima, sehingga Lebaran tahun ini menjadi kenangan yang indah bagi setiap anak yatim. Hal tersebut juga sejalan dengan komitmen Sentul Highlands Golf Club untuk terus berbagi kepada masyarakat sekitar,” tutur Aida.

Melengkapi kebahagian bulan suci Ramadhan, Sentul Highlands Golf Club memberikan promo special “Sunset Promo” yang dapat dinikmati para golfer sambil menunggu waktu berbuka puasa. Promo harga special ini berlaku dari tanggal 5 Mei-5 Juni 2019.

(kri)

Beroperasi saat Ramadhan, Cafe Dangdut di Koja Disegel Polisi

loading…

Aparat gabungan menyegel tempat hiburan malam (THM) berupa cafe dangdut di Koja, Jakarta Utara. SINDOnews/Wahyu Budi Santoso

JAKARTA – Aparat gabungan menyegel tempat hiburan malam (THM) berupa cafe dangdut di Koja, Jakarta Utara. Penyegelan dilakukan lantaran cafe yang sebelumnya sudah diberikan sosialisasi tetap beroperasi saat Ramadhan.

Komandan Satpol PP Kecamatan Koja, Roslely Tambunan membenarkan adanya penyegelan sebuah cafe di Jalan Raya Cilincing, Koja, Jakarta Utara. Penyegelan dilakukan lantaran pemilik cafe tidak mengindahkan surat edaran Kepala Dinas Pariwisata Provinsi DKI Jakarta No 162/2019 tentang Waktu Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Pada Bulan Suci Ramadhan.

Penyegelan juga berdasarkan Surat Tugas Kasatpol PP Provinsi DKI Jakarta Nomor 230/-1.757 Tentang Tim Tepadu Pengawasan dan Penertiban Tempat Usaha Hiburan dan Rekreasi Pada Hari Hari Besar Keagamaan Selama Bulan Suci dan Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 M.

Baca Juga:

“Iya benar. Semalam kami berpatroli, ternyata ada satu cafe dangdut yang beroperasi saat Ramadhan. Padahal sebelumnya telah kami sosialisasi agar tidak beroperasi,” kata Lely, saat dikonfirmasi, Minggu (19/5/2019).

Dia memastikan, cafe tersebut telah disegel dengan menggunakan garis polisi (Police Line). Termasuk pemanggilan pemilik cafe ke Mapolsek Koja untuk dimintai keterangan. “Cafe sudah kami segel dari kepolisian yang turut berpatroli malam tadi,” jelasnya.

Dalam patroli itu, pihaknya juga mengirim tujuh wanita penghibur ke panti binaan milik Dinas Sosial DKI Jakarta. Serta mengamankan sembilan pria yang kedapatan berada di dalam cafe saat beroperasi ke Mapolsek Koja.

“Wanita penghibur telah kami data dan dikirim ke panti sosial untuk dilakukan pembinaan. Sedangkan tujuh pria pengunjung cafe diamankan ke Mapolsek Koja,” tutupnya.

(wib)

Sepanjang Hari Minggu Ini, Jakarta Cerah Berawan

loading…

Cuaca di seluruh wilayah Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, sepanjang Minggu (19/5/2019) diprediksi cerah berawan. Foto/Dok/SINDOnews

JAKARTA – Cuaca di seluruh wilayah Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, sepanjang Minggu (19/5/2019) diprediksi cerah berawan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam situs resminya www.bmkg.go.id, memprediksi sejumlah wilayah lainnya, seperti Bekasi, Kota Depok, dan Tangerang, sepanjang hari Minggu ini cerah berawan.

Temperatur di seluruh wilayah Jakarta juga cukup hangat rata-rata 23-33 derajat celcius dengan kelembapan 55-90%. Hanya di Kepulauan Seribu cuaca berbeda antara 27-30 derajat celcius dan kelembapan 70-90%.

Untuk wilayah Kota Depok, Cibinong (Kabupaten Bogor), dan Bekasi, cuaca di pagi hari juga cerah berawan. Sedangkan pada siang hingga sore cuaca berawan dengan temperatur rata-rata 24-34 derajat celcius dan kelembapan 55-90%.

Baca Juga:

Kecuali untuk Kota Bogor, meskipun pada pagi hari cuaca cerah berawan, namun pada sore hari diperkirakan turun hujan ringan. Temperatur diperkirakan antara 22-32 derajat celcius dengan kelembapan 60-95%

Adapun untuk wilayah Kota Tangerang dan Tiga Raksa (Kabupaten Tangerang) pada pagi hari cuaca cerah berawan. Namun, pada siang hingga sore hari cuaca berawan dengan temperatur antara 23-32 derajat celcius dan kelembapan 65-90%.

(wib)

Sepanjang Hari Minggu Ini, Jakarta Cerah Berawan

loading…

Cuaca di seluruh wilayah Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, sepanjang Minggu (19/5/2019) diprediksi cerah berawan. Foto/Dok/SINDOnews

JAKARTA – Cuaca di seluruh wilayah Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, sepanjang Minggu (19/5/2019) diprediksi cerah berawan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam situs resminya www.bmkg.go.id, memprediksi sejumlah wilayah lainnya, seperti Bekasi, Kota Depok, dan Tangerang, sepanjang hari Minggu ini cerah berawan.

Temperatur di seluruh wilayah Jakarta juga cukup hangat rata-rata 23-33 derajat celcius dengan kelembapan 55-90%. Hanya di Kepulauan Seribu cuaca berbeda antara 27-30 derajat celcius dan kelembapan 70-90%.

Untuk wilayah Kota Depok, Cibinong (Kabupaten Bogor), dan Bekasi, cuaca di pagi hari juga cerah berawan. Sedangkan pada siang hingga sore cuaca berawan dengan temperatur rata-rata 24-34 derajat celcius dan kelembapan 55-90%.

Baca Juga:

Kecuali untuk Kota Bogor, meskipun pada pagi hari cuaca cerah berawan, namun pada sore hari diperkirakan turun hujan ringan. Temperatur diperkirakan antara 22-32 derajat celcius dengan kelembapan 60-95%

Adapun untuk wilayah Kota Tangerang dan Tiga Raksa (Kabupaten Tangerang) pada pagi hari cuaca cerah berawan. Namun, pada siang hingga sore hari cuaca berawan dengan temperatur antara 23-32 derajat celcius dan kelembapan 65-90%.

(wib)

Awal Ramadhan 1440 H, KNRP Kembali Tembus Gaza

loading…

Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) dan Adara Relief Internasional yang tergabung dalam Delegasi Kemanusiaan Miles of Smiles 2019 kembali tembus Gaza pada 6-12 Mei 2019. Foto/Istimewa

JAKARTA – Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) dan Adara Relief Internasional yang tergabung dalam Delegasi Kemanusiaan Miles of Smiles 2019 kembali tembus Gaza pada 6-12 Mei 2019. Sama seperti Ramadhan tahun lalu, delegasi kemanusiaan Indonesia hadir bersama Delegasi Miles of Smiles 2019, dari berbagai negara, antara lain Malaysia, Yordania, Aljazair, Kuwait, dan Inggris.

“Setiba di Gaza, kami mengunjungi lokasi pengeboman kompleks perbelanjaan dan pemukiman warga Gaza, lalu dilanjutkan dengan mengunjungi dan memberikan bantuan kepada korban pengeboman,” kata Caca Cahayaningrat, yang memimpin rombongan dari Indonesia, Sabtu 18 Mei 2019 di Jakarta.

Caca, yang juga Bendahara Umum KNRP, masuk ke Gaza bersama Ketua Bidang Penyaluran dan Hubungan Luar Negeri KNRP Azhar Suhaimi, Ketua Bidang Administrasi dan Kewilayahan KNRP Riyanto, Ketua KNRP wilayah Aceh Mayaruddin dan Ketua KNRP Kalimantan Timur Ali Hamdi, Ketua Umum Adara Relief Nurjanah Hulwani serta relawan Adara Relief Suzy Mardiani.

Baca Juga:

KNRP selama di Gaza, hingga 12 Mei 2019, mengunjungi dan meresmikan klinik KNRP-As Salama, buka puasa bersama dengan keluarga luka-luka akibat korban agresi Israel, membagikan sembako serta bingkisan Hari Raya. Disamping itu KNRP membantu renovasi rumah, membagikan bantuan bahan bakar (solar) ke beberapa RS dan memberi santunan bagi penghafal Alquran binaan Darul Qur’an wa Sunnah (DQWS).

“Pemberian bantuan bahan bakar ini sangat penting dibutuhkan guna menunjang aktivitas RS di Gaza ketika terjadi pemadaman listrik,” tambah pria yang sudah tiga kali ke Gaza. Sebelum kembali ke tanah air, KNRP juga silaturahim ke KBRI di Kairo, Mesir, Selasa 14 Mei 2019, diterima langsung oleh Duta Besar RI untuk Mesir Helmy Fauzy.

(wib)

Bawa Senjata Tajam, Puluhan Peserta SOTR Diciduk Polisi

loading…

Polisi amankan puluhan pemuda yang tengah mengikuti SOTR di Jakarta. Foto/Komaruddin Bagja Arjawinangun/SINDOnews

JAKARTA – Puluhan remaja tanggung diciduk polisi saat tengah asyik nongkrong di depan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Pasalnya, puluhan remaja itu membawa sejumlah senjata tajam (sajam) dan diduga berbuat onar selam bulan suci Ramadhan.

Hal itu disampaikan Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian Rishadi. Dari 20 remaja yang diamankan itu, kata dia, lima di antaranya adalah perempuan.

“Mereka terdiri dari pelajar SMP, SMA, SMK hingga lulusan sekolah,” kata Arie di Mapolres Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (18/5/2019).

Bawa Senjata Tajam, Puluhan Peserta SOTR Diciduk Polisi

Dia menambahkan, pelaku ditangkap saat tengah melakukan aksi Sahur On The Road (SOTR). “Saat kami geledah, ada beberapa senjata tajam seperti parang, pisau sisir, golok dan celurit,” terang Arie.

Baca Juga:

Dari pengakuan pelaku, mereka belum pernah melakukan aksi kejahatan. “Pelaku perempuan juga membawa senjata tajam. Dari pengakuannya memang belum pernah melakukan aksi kejahatan. Bawa senjata tajam hanya untuk jaga-jaga,” kata Arie.

Sementara itu, kata dia, senjata tajam itu dibuat para pelaku di salah satu bengkel las di daerah Ciledug. “Pelaku hanya membawa besinya saja. Sementara dibuat di sana,” ujar Arie.

Dari tangan para pelaku, dua di antaranya dijadikan tersangka. Karena sebagian di bawah umur.

Pelaku dijerat Pasal 12 UU Darurat 1951 dengan ancaman kurungan di atas 5 tahun. “Kami terus mengadakan patroli untuk memburu pelaku kejahatan lainnya,” jelas Arie.

Sementara itu, Kanit Ranmor Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Santi Wiranti mengatakan, pelaku merupakan anak-anak orang kaya.

”Mereka sebagian warga Jakarta Utara. Saat kami tangkap mereka menggunakan mobil yang dichek itu milik orang tuanya,” jelas Santi.

Dari pengakuannya, mereka mengaku izin ke orang tua untuk bagi-bagi makanan kepada warga kurang mampu. “Makanya kebanyakan orang tua pelaku kaget saat ditangkap menggunakan senjata tajam,” jelas Santi.

(mhd)

Dishub DKI Bantah Ada Terminal Bayangan di Pulogebang

loading…

Mobil boks melintas di depan Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur. Foto/Dok/SINDOphoto

JAKARTA – Dinas Perhubungan DKI Jakarta menegaskan tidak menemukan terminal bayangan di Terminal Terpadu Pulogebang (TTPG). Fakta tersebut sekaligus mengklarifikasi pernyataan Menteri Perhubungan Budi Karya yang akan mengambil alih TTPG karena maraknya terminal bayangan di salah satu terminal terbesar di Jakarta itu.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Sigit Wijatmoko, pihaknya telah menindak tegas beragam pelanggaran yang dilakukan operator bus, termasuk jika ditemukan terminal bayangan di TTPG.

“Fakta di lapangan selama ini tidak ada terminal bayangan di sekitar kawasan Terminal Terpadu Pulogebang,” tegas Sigit di Jakarta, Sabtu (18/5/2019).

Baca Juga:

Sigit menegaskan, pihaknya tak segan memberikan sanksi tegas berupa pemberhentian operasi atau pengandangan apabila menemukan operator nakal yang melakukan pelanggaran baik berupa pelanggaran penyimpangan trayek maupun dari aspek laik jalan karena tidak memiliki STUK/Lulus Uji Keur (data terlampir).

“Ada 892 bus AKAP yang dikenakan hukuman stop operasi/pengandangan karena pelanggarannya tergolong pelanggaran berat, Dishub DKI telah intens melakukan penertiban bagi bus AKAP yang melanggar baik berupa pelanggaran penyimpangan trayek maupun dari aspek laik,” tambah Sigit.

Sigit juga menjelaskan penindakan yang dilakukan Dishub DKI Jakarta telah sesuai dengan prosedur termasuk menyampaikan laporan penindakan tersebut kepada Kemenhub untuk melakukan pembekuan ataupun pencabutan izin bus AKAP dimaksud sesuai kewenangannya.

“Sampai saat ini, baru 3 kendaraan yang dibekukan operasinya oleh Kemenhub dari 892 kendaraan yang dilaporkan, diperlukan ketegasan sehingga efek jera atas pelanggaran tersebut bisa optimal” jelas Sigit.

Penindakan yang dilakukan Dishub DKI Jakarta juga memberikan dampak kepada pelayanan TTPG. Terbukti animo masyarakat untuk menggunakan TTPG meningkat setiap tahunnya. Dimana pada periode Januari-April tahun ini saja sudah ada 520.516 penumpang yang menggunakan TTPG, sementara sepanjang tahun 2018 tercatat 861.138 penumpang berangkat dan datang di TTPG.

“Animo penumpang sebagai wujud kepercayaan atas kinerja TTPG mengalami peningkatan setiap tahunnya,” tutup Sigit.

Saat ini tercatat 180 Perusahaan Otobus (PO) yang beroperasi di TTPG sesuai Izin Trayek dari Kemenhub, 96 di antaranya aktif beroperasi. Selain itu telah dilakukan sanksi penutupan loket kepada 12 PO karena telah melakukan pelanggaran seperti menaikkan tarif tidak sesuai harga tiket, penumpang tidak diturunkan pada terminal tujuan atau karena adanya klaim aduan masyarakat.Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi akan menyurati Dishub DKI Jakarta terkait maraknya terminal bayangan di ibu kota. Akibat terminal bayangan itu, kata dia, Terminal Terpadu Pulogebang tidak dapat beroperasi maksimal. “Kami akan surati DKI pekan ini,” kata Budi di Jakarta, Jumat 17 Mei 2019.

(mhd)

Polda Metro Ciduk Anggota Geng Motor Penusuk Remaja di Jalan Dr Satrio

loading…

Sejumlah ABG Ciputat diciduk polisi di area Stadion Mini Ciputat, Jalan Pendidikan, Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (18/5/2019). Foto/Hambali/Okezone

JAKARTA – Tim Reserse Mobil (Resmob) Polda Metro Jaya menciduk sejumlah remaja di area Stadion Mini Ciputat, Jalan Pendidikan, Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (18/5/2019).

Berdasarkan pantauan, dari wajahnya para pria itu masih tampak berusia remaja atau lazim disebut Anak Baru Gede (ABG). Dikabarkan, mereka diburu usai melakukan tindak pidana pembacokan terhadap seseorang hingga meninggal dunia di Jalan Satrio, Karet, Semanggi Setiabudi, Jakarta Selatan, dini hari sekira pukul 01.00 WIB.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Ciputat, Kompol Jimmy Christian Samma mengungkapkan, penangkapan sejumlah remaja itu dilakukan oleh Polda Metro Jaya. Diduga, mereka adalah bagian dari pelaku geng motor yang terlibat pertikaian di daerah Jakarta Selatan.

Baca Juga:

“Ada (penangkapan), dari Resmob Polda Metro Jaya,” jelas Jimmy saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (18/5/2019). (Baca juga: Hendak Sahur, Remaja Tewas Ditusuk Geng Motor di Jalan Dr Satrio)

Polda Metro Ciduk Anggota Geng Motor Penusuk Remaja di Jalan Dr Satrio

Usai melancarkan aksinya di Jakarta, para terduga pelaku itu kabur melarikan diri dengan sejumlah sepeda motor yang mereka kendarai. Disebutkan, mereka memang merupakan warga yang tinggal di daerah Ciputat, Tangsel. “Tinggal di Ciputat,” ucap Jimmy singkat.

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, telah terjadi pembacokan di daerah Setiabudi, Jaksel. Korban bernama Danu Tirta (16), mengalami luka bacok di bagian punggung hingga tembus ke paru-paru. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, namun akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia.

Para pelakunya, merupakan sekelompok remaja yang mengendarai sepeda motor. Diduga, mereka adalah bagian dari kelompok geng motor dengan menyertakan bendera berwarna hitam saat berkonvoi di tengah jalan.

(mhd)

Pemilihan Wagub DKI, Pengamat Duga Ada Penghambatan

loading…

Partai Gerindra dan PKS. Foto/Ilustrasi/Istimewa

JAKARTA – Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakit Trubus Rahadiansyah angkat bicara soal molornya proses pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI. Menurut Trubus, lambatnya proses tersebut karena adanya ego sektoral terutama di kubu partai pengusung yakni PKS dan Gerindra.

“Pansus menunjukan di dalam dewan terdapat tarik menarik bagi Gerindra maupun PKS. Keduanya seperti belum ada kerelaan masing-masing saat mencalonkan. Saya melihatnya PKS maupun Gerindra tidak ada kemauan poltical well untuk mendorong pembangunan di Jakarta lebih cepat. Ada aspek penghambatan di situ. Seperti melakukan pembiaraan ego sektoral mengorbakan pelayanan publik,” urai Trubus saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (18/5/2019).

Dia menambahkan, meskipun sudah diajukan dua orang calon pengganti Sandiaga Uno yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu, Gerindra terlihat tidak legowo.

Baca Juga:

“Selain itu orang yang diajukan belum punya kapasitas. Pak Yulianto belum pernah menangani birokrasi. Pak Syaikhu adalah pengalaman tapi tingkat kota,” tambahnya.

Menurutnya, pengalaman memimpin suatu daerah penting agar bisa segera beradaptasi dengan seluruh problematika di DKI.

“Pak Ahok ada pengalaman dan Pak Djarot juga ada bekal. Tapi lihat, Pak Djarot enggak sukses-sukses amat mimpin Jakarta meskipun berpengalaman. Nah apalagi yang sekarang,” tegasnya.

Sekadar informasi, saat ini DPRD DKI Jakarta telah membentuk pansus pemilihan wagub DKI. Pansus akan bekerja mulai Senin 20 Mei 2019 hingga enam bulan ke depan.

(mhd)

Satgas Jasa Marga Kawal Kesuksesan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2019

loading…

Satgas PT Jasa Marga (Persero) Tbk Siaga Operasional Lebaran Tahun 2019 siap mengawal kesuksesan pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2019. Foto/Istimewa

JAKARTA – Tim Satuan Tugas (Satgas) PT Jasa Marga (Persero) Tbk Siaga Operasional Lebaran Tahun 2019 siap mengawal kesuksesan pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2019. Tim ini mengemban tugas untuk memberikan berbagai layanan optimal, khususnya kepada pengguna jalan tol.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani yang bertindak sebagai Pembina Program mengukuhkan Tim Satgas Jasa Marga Siaga Operasional Lebaran Tahun 2019 dalam sebuah upacara peresmian (kick off) yang digelar di Kantor Pusat, Jakarta, Jumat 17 Mei 2019.

Pengukuhan Tim Satgas ini juga dihadiri oleh Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur sebagai Kepala Koordinator dan jajaran Direksi Jasa Marga lainnya seperti Direktur Bisnis Mohammad Sofyan, Direktur Keuangan Jasa Marga Donny Arsal, serta Direktur Human Capital & Transformasi Alex Denni yang bertindak sebagai Anggota Pengarah.

Baca Juga:

Dalam kesempatan tersebut, Desi yang juga menjadi pembina dalam upacara peresmian mengungkapkan, sejak beberapa tahun terakhir Tim Satgas Jasa Marga telah berhasil membantu kelancaran lalu lintas, menurunkan angka kecelakaan, dan meningkatkan sinergitas antar sektoral.

Namun, Desi mengingatkan, kondisi berbeda berpotensi terjadi pada arus mudik dan balik Lebaran 2019. Salah satunya adalah survei Balitbang Kementerian Perhubungan yang memprediksi peningkatan penggunaan kendaraan pribadi sebanyak 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dan hampir 40 persen memilih menggunakan Tol Trans Jawa sehingga upaya yang sudah kita lakukan saat ini adalah mengantisipasi kepadatan tersebut di gerbang-gerbang tol utama seperti Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, GT Kalikangkung, GT Banyumanik, dan GT Kejapanan Utama. Kita harus memastikan kapasitas transaksinya mampu melayani arus lalu lintas Lebaran,” ungkapnya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 18 Mei 2019.

Satgas Jasa Marga Kawal Kesuksesan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2019

Desi mengatakan, pentingnya aspek keselamatan. Oleh sebab itu, Jasa Marga senantiasa berkordinasi dengan memasang rambu-rambu tambahan.

“Bukan rambu-rambu standar, tapi rambu-rambu tambahan (berdasarkan) atas evaluasi selama Tol Trans Jawa beroperasi yang antara lain berupa rubber strip, warning light, dan CCTV,” jelasnya.

Tak lupa, Desi menyampaikan selamat bertugas kepada Tim Satgas Program Jasa Marga Siaga Operasional Lebaran Tahun 2019. “Semoga tugas ini mendapat ridho Allah SWT dan kelancaran sehingga Lebaran tahun 2019 berjalan dengan selamat, guyub, dan rukun,” katanya.

Jasa Marga membagi Koordinator Operasional berdasarkan 4 wilayah area yaitu Area 1 Ruas Jakarta-Cikampek-Padaleunyi, Area 2 Ruas Jabodetabekjabar, Area 3 : Trans Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur) serta Area 4: Nusantara yang mencakup ruas jalan tol Jasa Marga di pulau Jawa seperti Belmera, Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Bali Mandara, Balikpapan-Samarinda dan Manado-Bitung.

Tim JM Siaga Operasional Lebaran 2019 antara lain melakukan koordinasi dalam menyiapkan segala fasilitas yang dibutuhkan dalam rangka mendukung keberhasilan implementasi Program Jasa Marga Siaga Operasional Lebaran Tahun 2019.

Tugas dan tanggung jawab lainnya ialah memastikan kesiapan operasional di masing ruas-ruas tol yang mencakup bidang pelayanan transaksi, lalu lintas, konstruksi, rest area, human capital, pengelolaan risiko, kehumasan, legal, dan umum. Tak hanya itu, berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, Kementerian Lingkungan Hidup, Polri, Pertamina, dan PLN juga termasuk menjadi tugas dan tanggung jawab Tim JM Siaga Lebaran Tahun 2019.

Masa penugasan Tim Satgas Program Jasa Marga Siaga Operasional Lebaran Tahun 2019 berlaku sampai dengan berakhirnya periode arus mudik dan balik Lebaran 2019.

(mhd)

Tarif Normal, Pengguna MRT di Hari Jumat Tembus 89.372 Penumpang

loading…

Penumpang MRT saat berada di gerbong MRT. Foto/Istra Triansyah/SINDOphoto

JAKARTA – Meski tarif normal atau diskon 50 persen sudah tidak diberlakukan sejak Senin 13 Mei 2019, namun penumpang Moda Raya Terpadu (MRT) tidak mengalami penurunan. Bahkan, pengguna moda transportasi ini meningkat pada Jumat 17 Mei 2019.

Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Muhammad Kamaluddin mengatakan, tarif normal sebesar Rp14.000 tidak menyurutkan keinginan pelanggan setianya untukmenggunakan transportasi modern ini. Bahkan, peningkatan pada Jumat kemarin di atas 10 persen dibanding dengan hari sebelumnya.

“Terjadi peningkatan jumlah penumpang MRT Jakarta, kemarin Jumat, 17 Mei 2019, menjadi 89.372 penumpang,” ujar Kamaluddin saat dikonfirmasi, Sabtu (18/5/2019).

Baca Juga:

Kamaluddin meyakini, peningkatan jumlah penumpang dihari kerja selalu terjadi pada hari Jumat, hal ini dikarenakan dihari tersebut ialah hari terakhir bekerja dihampir seluruh perkantoran ibu kota.

“Pola mingguan hari kerja kami paling rendah hari Senin, paling tinggi memang dihari kerja itu hari Jumat,” kata Kamaluddin. (Baca juga: Berlakukan Tarif Normal, Jumlah Penumpang MRT Masih Penuhi Target)

(mhd)

Mulai Kerja Pekan Depan, Pansus Wagub DKI Dideadline Enam Bulan

loading…

JAKARTA – Panitia khusus (Pansus) pemilihan wakil gubernur (Wagub) DKI Jakarta maksimal bekerja selama enam bulan.

Hal itu berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) 12 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota, Pasal 64 ayat 4 dijelaskan bahwa masa kerja panitia khusus paling lama satu tahun untuk tugas pembentukan Perda, atau paling lama enam bulan untuk tugas selain pembentukan Perda.

“Tergantung kerjanya pansus. Kalau sesuai PP 12/2018, pansus itu maksimal 6 bulan,” kata Sekretaris Dewan DPRD DKI Jakarta M Juliadi kepada wartawan, Sabtu (18/5/2019).

Baca Juga:

Jumlah pansus pengganti Sandiaga Uno ini berjumlah 35 orang. Ongen Sangaji dari Fraksi Hanura DPRD DKI Jakarta ditunjuk sebagai ketua pansus. Sedangkan Bestari Barus dari Nasdem dipilih sebagai wakil ketua.

“Rapat pertama kita undang Depdagri (Departemen Dalam Negeri). Sebagai bahan kasih masukan mekanisme tata cara pemilihan wagub, dan pembuatan tata tertib,” kata Juliadi.

Dia juga menegaskan, rapat pertama pansus akan digelar pada pekan depan. (Baca juga: Senin Depan, Pansus Pemilihan Wagub DKI Mulai Bekerja)

“Senin sudah mulai kerja tanggal 20 (Mei) mulai rapat pertama,” kata Juliadi.

(mhd)

Jokowi-Ma’ruf Unggul Tipis di Jakarta, Ini Rinciannya

loading…

Rekapitulasi suara Pemilu 2019 untuk wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu telah selesai. Hasilnya, pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf unggul tipis atas Prabowo-Sandi. Foto/Ilustrasi/SINDOnews

JAKARTA – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menyelesaikan proses rekapitulasi suara Pemilu 2019 pada Jumat 17 Mei 2019 malam menjelang Sabtu dini hari.

Rekapitulasi selesai setelah KPU Jakarta Timur menyerahkan kotak suara pada Jumat 17 Mei 2019 kemarin.

“Di Jakarta Timur pasangan 01 memperoleh suara 857.940. Sedangkan pasangan nomor urut 02 987.607,” kata Komisioner KPU DKI Jakarta, Nurdin kepada SINDOnews, Sabtu (18/5/2019).

Baca Juga:

Berdasarkan data yang diterima, di Jakarta Barat, pasangan Jokowi-Ma’ruf meraih 834.038 suara, sementara Prabowo-Sandiaga meraih 615.101 suara, dari total perolehan 1.449.139 suara sah.

Sebaliknya, di Jakarta Selatan, pasangan Prabowo-Sandiaga unggul dengan perolehan 723.008 suara, sementara Jokowi-Ma’ruf meraih 673.100 suara dari jumlah 1.396.108 surat suara sah.

Sebelumnya, Jokowi-Ma’ruf unggul pada perolehan suara di Kepulauan Seribu dan Jakarta Pusat.

Jokowi-Ma’ruf mendapat perolehan 8.826 suara di Kepulauan Seribu dan 333.076 suara di Jakarta Pusat. Sementara itu Prabowo-Sandi hanya meraih 8.281 suara di Kepulauan Seribu dan 315.078 suara di Jakarta Pusat.

Nurdin mengatakan, jumlah suara sah se DKI Jakarta yakni 6.345.684 sedangkan untuk suara tidak sah 70.890.

“Se-DKI pasangan 01 memperoleh 3.279.547 dan pasangan 02 mendapatkan suara 3.066.137,” jelasnya.

(dam)

Hendak Sahur, Remaja Tewas Ditusuk Geng Motor di Jalan Dr Satrio

loading…

Aksi kriminal terjadi di Jalan Dr Satrio, Jakarta Selatan, Sabtu (18/5/2019) dini hari. Seorang pemuda tewas ditusuk oleh rombongan remaja bersepeda motor setelah sempat adu mulut. Foto/SINDOnews

JAKARTA – Danu Tirta (16) tewas akibat dikeroyok dan ditusuk saat konvoi sahur di Jalan Satrio, Karet, Semanggi Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (18/5/2019) dini hari.

Kanit Reskrim Polsek Metro Setiabudi, Komisaris Polisi Tri Suryawan menjelaskan peristiwa bermula saat korban bersama adiknya yang berboncengan naik sepeda motor di sekitar jalan tersebut.Ketika itu melintas rombongan lain dengan menggunakan sepeda motor yang membawa bendera hitam. Entah siapa yang mulai terjadi cekcok di antara kedua pihak.”Selanjutnya sempat terjadi cekcok mulut, saling ejek,” kata Kompol Tri Suryawan saat dikonfirmasi, Sabtu (18/5/2019).

Tidak disangka, cekcok tersebut berujung penganiayaan terhadap Danu Tirta (16). Danu diseret oleh salah satu anggota geng motor dan ditusuk hingga tewas.

Baca Juga:

“Korban diseret kemudian ditusuk dengan benda tajam dari punggung belakang sebelah kanan tembus ke paru-paru,” ungkap Tri Suryaman.

Korban yang bersimbah darah akhirnya dilarikan menuju rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan dengan menggunakan taksi. Dalam perjalanan, Danu mengembuskan napas terakhir.

Saat ini kepolisian masih melakukan upaya pengejaran terhadap para pelaku yang diduga komplotan geng motor. Kasus ini ditangani oleh Polsek Metro Setiabudi.

(dam)

Hijrah ala Anak Punk Depok dari Jalanan hingga Menghafal Alquran

loading…

Sejumlah anak jalanan dan Punk sedang mengaji di Komunitas Seniman Terminal (Senter) di dekat Terminal Depok.Foto/SINDOnews/R Ratna Purnama

DEPOK – Menjadi anak Punk memang sudah pilihan Leonardo atau akrab disapa Edo. Pria asal Padang, Sumatera Barat itu telah 10 tahun menjalani kehidupan di jalanan bersama komunitas Punk di Depok. Dia berkelana naik turun angkot dan mengamen demi untuk mendapatkan uang makan, semua itu dilakukan agar bisa bertahan hidup.

Dari penampilannya yang terkesan lusuh, tak ada yang menyangka kalau Edo adalah penghafal Alquran (hafidz) di kampung halamannya dulu. Dia sempat menghafal empat juzz Alquran dan menjadi penceramah di berbagai acara.

Namun kecintaan pada Punk membuat Edo akhirnya memilih hidup di jalanan. Dia meninggalkan kampung halamannya dan bergabung dengan anak Punk di Depok.”Berbagai situasi dia alami selama menjadi anak Punk. Mulai dari dikejar Satpol PP sampai dikira penjahat,” kata Edo pada SINDOnews Jumat (17/5/2019).

Baca Juga:

Dia tak menampik penampilan yang acak-acakan memang kerap membuat orang menstigmakan negatif terhadapnya. Selama 10 tahun menjalani hidup di jalanan, dalam hati Edo pun meminta agar ada kehidupan lebih baik baginya.
“Sekarang sudah punya keluarga jadi enggak mau di jalanan mulu. Mau punya penghasilan lagi kayak dulu. Mau lebih baik lagi,” ujarnya. Sampai akhirnya Edo bergabung dengan Komunitas Seniman Terminal (Senter) di dekat Terminal Depok.
Di sana dia bersama temannya diajak untuk mengaji dan mendalami ilmu agama. “Pertama kali baca Alquran lagi menangis. Saya menyesal dan mau hijrah,” ujarnya. Edo merasa beruntung bisa bertemu dengan Komunitas Senter sehingga kini hidupnya lebih terarah.

Perlahan dia memiliki harapan agar memiliki penghasilan yang lebih baik daripada hidup di jalanan. “Sekarang saya mau balik lagi. Mau kembali belajar agama lagi. Saya merasa lebih tenang,” katanya.

Komunitas Senter dibentuk oleh Wirawan Yosh pada tahun 2010. Alasannya mengajak anak Punk untuk hijrah adalah agar mereka bisa terangkat derajatnya. Dia memiliki harapan agar masyarakat tidak memandang rendah anak punk.

Perlahan tapi pasti, Wawan mengajak anak punk menuju jalan Tuhan. Wawan mengakui bahwa hal itu memang tidak mudah. Perlu strategi tersendiri agar anak-anak punk itu mau datang berkumpul dan akhirnya belajar agama.”Pertama saya pakai metode sebar beras. Jadi saya carter gerobak bakso dan saya panggil anak-anak itu. Terus mereka ngumpul di kelas dan saya panggil ustaz. Nah mulailah mereka dikenalkan dengan agama perlahan-lahan,” katanya.

Hijrah ala Anak Punk Depok dari Jalanan hingga Menghafal Alquran

Pertama kali anak Punk ikut belajar agama, lanjut Wawan banyak tingkah mereka yang seenaknya. Namun hal itu dibiarkan Wawan karena kalau dilarang mereka bisa bubar. “Namanya anak jalanan. Pas di kelas ada yang tiduran ada yang sambil ngelakuin apa aja. Tapi saya bilang ke ustaznya ini jihad kita dan Alhamdulillah dimengerti,” kenangnya.

Dari yang semula mengharap makanan setelah mengaji, lama kelamaan anak Punk itu merasa bahwa mengaji menjadi kebutuhan mereka. Kegiatan mengaji ini pun rutin digelar dan berkembang pesat.

“Namun di tahun 2014-2015 terjadi kendala. Sehingga saya meminta mereka untuk kembali sendiri-sendiri. Mereka ada yang ke jalanan lagi dan dengan kehidupan yang lalu. Di tahun 2018 kemarin ternyata mereka rindu untuk belajar agama lagi. Mereka meminta saya untuk kembali mengatifkan pengajian. Dan dengan Bismillah kami jalan lagi sampai sekarang,” katanya.

Aktivitas mengaji Komunitas Senter ini mulanya digelar pada Kamis malam di Masjid Sekolah Terminal (Master) Depok. Di sana mereka bersama-sama membaca Surat Yasin. Namun sekarang pengajian digelar pada Jumat malam.
Mereka sama-sama membaca Alquran dengan dibimbing oleh relawan kami. “Alhamdulillah ada beberapa relawan yang dengan sukarela mau berbagi ilmu dengan teman-teman disini,” ucapnya.
Selain mengaji Komunitas Senter ini juga memiliki segudang kegiatan keagamaan. Mulai dari buka bersama, berbagi takjil, santunan dan zakat. Wawan memiliki harapan agar jejak kecil yang dilakukannya bersama teman-temannya ini bisa bermanfaat bagi anak-anak yang hidup di jalanan.

Kemudian dapat mengubah pandangan masyarakat bahwa anak punk itu menyeramkan dan cenderung kriminal. “Ini yang kami ingin ubah mengenai stigma negatif anak punk. Kalau kita sudah bergaul dengan mereka kita bisa mendapatkan nilai positifnya dimana solidaritas mereka sangat kental dan bisa bertahan hidup dengan kondisi apapun itu. Ini yang seharusnya kita ambil pelajaran dari mereka,” paparnya.

Mengajarkan Alquran pada anak-anak tersebut, kata Wawan memang bukan hal mudah. Sehingga harus dilakukan secara perlahan. Namun setidaknya anak-anak jalanan tersebut sudah memiliki niat dan kemauan untuk hijrah ke jalan yang lebih baik.

“Kami jug ada kerja sama dengan komunitas lain. Kami ada program hapus tato dengan syarat bayar dengan hafalan Surah Ar Rahman. Intinya kami ingin membawa mereka ke jalan lebih baik,” pungkasnya.

(whb)

Hendak Transaksi Sabu, Pengedar Kelas Teri Digelandang Polisi

loading…

JAKARTA – Seorang pria berinisial RPD (29) ditangpa petugas Polsek Pondok Gede saat melakukan transaksi narkoba di Jalan Jambu, Jatiasih, Kota Bekasi. Dari tangan pelaku disita sabu seberat 0,51 kg.

Dilansir dari laman resmi Humas Polda Metro Jaya, Kasubbag Humas Polres Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing mengatakan, RDP diduga merupakan pemakai sekaligus pengedar. Pelaku ditangkap atas informasi warga yang menyebut lokasi itu seringkali digunakan tempat transaksi narkoba.

“Dari tangan pelaku disita satu bungkus plastik klip bening yang berisikan sabu 0,51 gram,” kata Erna pada Jumat (17/5/2019).

Baca Juga:

Menurut Erna, saat diciduk RDP tengah menunggu pembeli, dan barang haram tersebut didapat dari pelaku berinisial A.”Kami masih memburu A yang disebut sebagai pemasok barang haram tersebut,” ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (1) subsidaer Pasal 112 ayat (1) UU RI No.35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun atau paling lama 20 tahun.

(whb)

DPRD Sarankan DKI Cabut Izin Perusahaan yang Tak Beri THR

loading…

JAKARTA – DPRD DKI Jakarta mendukung penuh langkah Pemprov DKI mempersempit ruang pengusaha atau perusahaan yang tak membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerja. DPRD pun berharap Pemprov DKI memberikan sanksi tegas kepada pelaku usaha yang tidak memberikan THR.

“Bila perlu kasih sanksi tegas, cabut saja izin perusahaan yang tak memberi THR kepada karyawan,” ungkap Anggota DPRD DKI Jakarta, Khotibi Anyar Jumat (17/5/2019).

Khotibi mengatakan, banyak perusahaan yang kerap melanggar. Mereka acapkali tak membayar THR untuk karyawannya, padahal itu merupakan hak karyawan.(Baca: Ogah Bayar THR Karyawan, DKI Ancam Persempit Gerak Perusahaan)

Baca Juga:

“Kalau misalnya engga bayar, yah tandanya dia melanggar hak asasi manusia ,” ujarnya. Karena itu, DPRD mendorong Pemprov DKI mengawasi betul setiap pengusaha atau perusahaan yang ada di Jakarta.

“Saya yakin betul banyak perusahaan yang nakal dan tidak peduli dengan nasib karyawannya,” ucapnya.

(whb)

Tidak Punya Anggaran, Tenaga Honorer Pemkot Tangsel Tak Dapat THR

loading…

Ribuan tenaga honorer di Pemkot Tangsel tidak akan mendapatkan THR Lebaran.Foto/SINDOnews/Dok

TANGERANG SELATAN – Pemkot Tangsel tidak akan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran kepada ribuan tenaga kerja honorer di Kota Tangsel. THR untuk para honorer diserahkan kepada masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Pemkot Tangsel tidak punya anggaran untuk mencairkan dana THR tenaga honor. Itu program kegiatan di masing-masing SKPD saja. Honorer itu ada guru, nonguru, administrasi, kesehatan, Satpol PP dan lainnya,” ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tangsel Warman Syanuddin kepada SINDOnews pada Jumat (17/5/2019).

Menurut Warman, hampir disetiap SKPD memperkerjakan tenaga honorer. Dilingkup Dinas Pendidikan dan Kabudayaan (Disdikbud) Tangsel saja, jumlah guru honorer sebanyak1.806 orang. Jumlah itu, masih ditambah Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang bekerja di sekolah, seperti pegawai TU, OB, Satpam, dan lainnya yang berjumlah 931 orang. Para PTT itu merupakan pekerja, di tingkat SD dan SMP.

Baca Juga:

“Kalau dari BPKAD tidak ada. Enggak ada anggarannya. Jadi adanya, di program kegiatan SKPD masing-masing. Kalau ASN, baru ada di saya. Besarannya itu satu kali gaji, sesuai dengan gaji terakhir,” jelasnya.(Baca: Guru Honorer, OB dan Satpam Disdik Tangsel Dapat THR Rp1 Juta)

Tidak hanya THR, para ASN di Tangsel yang berjumlah sebanyak 5.200 orang itu juga akan mendapatkan gaji ke-13. Besaran gaji ke-13 ini sama dengan THR menjelang Lebaran.”Kalau untuk THR ASN, anggarannya sudah kita siapkan. Kurang lebih sekira Rp20 Miliar untuk ASN. Jumlahnya ada 5.200 orang, termasuk guru. Kalau nilai THR nya disesuaikan gaji terakhir,” ucapnya.

(whb)

Laporkan Kecurangan, Panwaslu Jakut Panggil DPD Demokrat DKI

loading…

Panwaslu Jakarta Utara memanggil Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta Santoso. Pemanggilan ini sebagai tindak lanjut pelaporan Santoso mengenai dugaan penggelembungan suara salah satu caleg. Ilustrasi/SINDOnews

JAKARTA – Panwaslu Jakarta Utara memanggil Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta Santoso. Pemanggilan ini sebagai tindak lanjut pelaporan Santoso mengenai dugaan penggelembungan suara salah satu caleg.

Koordinator Divisi Penindakan Panwaslu Jakarta Utara, Benny Sabdo mengatakan, pihaknya menerima laporan tersebut sebagai bagian dari tugas pokok dan fungsi (Tupoksi). “Tentu laporan itu akan kita kaji apakah memenuhi syarat formil dan materiil. Kalau sudah memenuhi tentu kita tindak lanjuti dengan klarifikasi,” kata Benny kepada wartawan, Jumat (17/5/2019).

Untuk itu, Panwaslu Jakarta Utara melakukan klarifikasi dengan memanggil Santoso. Namun pemanggilan itu tidak dipenuhi Santoso. “Ya akan kita panggil ulang saja yang bersangkutan,” ujarnya.

Baca Juga:

Sebelumnya, Ketua DPC Partai Demokrat Jakarta Utara Zulkarnaen melaporkan 27 dugaan pelanggaran pemilu ke Panwaslu Jakarta Utara. Salah satu dugaan pelanggaran yakni penggelembungan suara yang dilakukan salah satu caleg dan oknum petugas KPU Jakarta Utara.

“Ada caleg yang mengambil atau menggelembungkan suara dan memindahkan suara. Dari partai maupun para caleg yang lain. Maka ini yang saya laporkan kepada Panwaslu,” kata Zulkarnaen.

Sementara salah satu Caleg Calon Anggota Legislatif DPR RI dapil Jakarta Utara dari Partai Demokrat, Krisna Murti mengatakan, laporan tersebut sudah tepat. Ia juga melihat banyak keganjilan hasil suara mulai dari hitungan C1 tidak sama dengan DAA1.

(poe)

Tak Larang Pendatang, DKI Hanya Minta Lengkapi Dokumen Kependudukan

loading…

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta meminta kepada warga Ibu Kota yang balik usai mudik Lebaran ke kampung halaman tetap mengikuti peraturan dan perundangan yang ada. Seluruh pendatang tetap harus melengkapi dokumen kependudukan.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah mengatakan, setelah pulang kampung, warga DKI kadang membawa sanak saudara atau keluarganya ke Ibu Kota. Sementara data kependudukan yang ada tidak sinkron dengan jumlah anggota keluarga.

Meskipun begitu, Saefullah menegaskan, Jakarta tidak akan melarang warga daerah untuk datang. Urbanisasi tetap diperbolehkan asal mengikuti aturan dan tetap mengurus dokumen kependudukan.

Baca Juga:

“Mungkin pesan kami kalau kembali ke Jakarta, saya minta seluruh dokumen kependudukannya dipenuhi. Kita tidak bisa bilang jangan, tidak boleh datang ke Jakarta. Karena Jakarta adalah kota terbuka,” tutur Saefullah di Monas, Jumat (17/5/2019).

Sekadar informasi, biasanya dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan operasi Bina Kependudukan (Binduk) terhadap para pendatang baru. Nantinya mereka akan diminta mengurus segala dokumen kependudukan.

(whb)

Polisi Kesulitan Ringkus Begal Modus Cabut Kunci yang Terekam Kamera

loading…

JAKARTA – Polisi telah mendapat laporan terkait aksi begal dengan modus cabut kunci motor yang terekam kamera oleh korbannya. Saat ini polisi masih menyelidiki rekaman video yang sempat viral di media sosial tersebut.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan dari korban. Selain itu, penyidik juga telah mendapatkan rekaman video dari kamera yang terpasang di sepeda motornya. (Baca: Cari Geng Motor, Tim Anti Bandit PMJ Terus Telusuri Jalan Jakarta)

“Korban sudah laporan, sekarang kita masih lakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku,” katanya kepada wartawan, Jumat (17/5/2019).

Baca Juga:

Dia menegaskan, baru saksi korban dan kawan korban yang diperiksa. Tidak ada juga saksi lain dalam insiden tersebut. “Masih kita dalami, karena tidak ada saksi lain maka kami juga kesulitan mengungkapnya,” tegasnya. (Baca juga: Polisi Telusuri Video Gerombolan Remaja Naik Motor Tenteng Celurit)

Menurutnya, minimnya saksi menjadi salah satu kesulitan yang dihadapinya. Selain itu, pihaknya juga belum melakukan pemeriksaan cctv disepanjang Jalan Gandaria tersebut.

“Kita baru dapat laporan tanggal 15 Mei kemarin, pertama viral tanggal 13 Mei. Jadi dua hari waktu kita mencari korban, sehingga penyidikan juga baru mulai,” tukasnya.

Untuk mengantisipasi insiden tersebut berulang. Pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tidak memaksa keluar malam bila tidak ada keperluan. “Kita juga tingkatkan patroli dan juga melakukan penindakan,” pungkasnya.

(ysw)

Jalin Kerukunan Beragama, Umat Kristiani Depok Bagikan Takjil

loading…

Pengurus Forum Komunikasi dan Kerjasama Umat Kristiani Depok (FKKUKD) membagikan takjil di Jalan Margonda, Depok.Foto/SINDOnews/Yan Yusuf

DEPOK – Forum Komunikasi dan Kerjasama Umat Kristiani Depok (FKKUKD) menunjukkan sikap toleransi dengan membagikan takjil pada penguna jalan yang melintas di Jalan Margonda Depok sore tadi. FKKUD membagikan sebanyak 500 bungkus takjil secara cuma-cuma. Ini merupakan salah satu wujud nyata bahwa warga Depok sangat toleransi antarumat beragama.

Ketua FKKUKD, Martin Luteer mengatakan, pambagian takjil ini sebagai bentuk solidaritas umat beragama. Sehingga dapat terlihat bahwa sikap saling menghargai dan toleransi di Depok memang nyata adanya. “Tujuannya adalah yang pertama kami sebagai umat Kristiani dan pimpinan gereja-gereja Kota Depok yang tergabung dalam FKKUKD mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi saudara-saudara kami yang beragama muslim,” kata Martin pada Jumat (17/5/2019).

Sebagai pimpinan gereja dan umat kKristiani Kota Depok, pihaknya juga mendukung umat muslim melaksanakan ibadah puasa. Sebagai sesama manusia mereka pun ingin berbagi kepada muslim yang berpuasa. “Harapan kami melalui pelaksanaan ibadah puasa bisa lebih mendekatkan seluruh umat muslim kepada Tuhan,” kata Martin.

Baca Juga:

Sekretaris FKKUKD, Denny Romulo menambahkan, umat Kristen Kota Depok mendukung pemerintah dalam mendorong masyarakat agar senantiasa bersatu, tumbuh menjadi masyarakat yang harmonis dan tetap menjaga kota ini agar tetap kondusif. “Kami sebagai umat kristiani ikut berpartisipasi menciptakan Kota Depok sebagai kota yang ramah lingkungan dan bershabat,” katanya.

(whb)

Di Mediasi Pemkot Jakpus, Perusahaan Asing Akan Bayar Upah Karyawan yang Dipecat

loading…

JAKARTA – Sudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Pusat memediasi kisruh antara
Maya Atandhrya Kusmayanti, karyawan yang tak dibayar upahnya oleh PT Deloitte Touche Solutions. Perusahaan jasa konsultan pajak tersebut siap membayari gaji Maya.

Pembayaran upah selama dua bulan dan kewajiban lainnya terkait dengan perselisihan hubungan industrial tersebut rencananya akan dilakukan pada Kamis, 23 Mei 2019 mendatang.“Kami dalam proses berdamai, mereka rencananya akan melaksanakan kewajiban yang kami tuntut Kamis depan,” kata kuasa hukum Maya, Rian Hidayat di Kantor Sudinakertrans Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2019).

Sebelumnya, Maya Atandhrya Kusmayanti melaporkan PT Deloitte Touche Solutions ke Sudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Pusat karena tidak adanya kejelasan mengenai proses pemutusan hubungan kerja. Kasus kian runcing setelah kuasa hukum Maya, Rian Hidayat menganggap ada indikasi dugaan pelanggaran hukum pidana dan hak asasi manusia terkait hak kesejahteraan dengan cara melaporkan kasus ini Ke Polda Metro Jaya dan Komnas HAM lantaran dalam proses perselisihan hubungan industrial, konsultan pajak tersebut tidak membayar gaji dan diduga melanggar ketentuan pidana Pasal 186 ayat 1 Undang Undang RI No 13/2003 tentang Ketenagakerjaan.

Baca Juga:

Meskipun pada akhirnya kasus dalam proses berdamai, namun Rian melihat kasus seperti ini jangan dipandang sebelah mata. Sepengamatannya masih ada perusahaan yang dalam proses skorsing atau perselisihan hubungan industrial enggan membayar gaji karyawan atau menunda pembayaran.

Skorsing atau perselisihan hubungan industrial, gaji merupakan kewajiban yang harus dibayar oleh pelaku usaha sebagaimana Pasal 155 ayat 3 undang undang ketenagakerjaan, namun sayangnya tak tersorot karena berbagai macam alasan dan kendala kendala lapangan.

“Kita hanya ingin memperjuangkan hak-hak yang diberikan Undang Undang, dan sebagai peringatan keras bagi siapa saja perusahaan yang tidak membayar gaji karyawan selama proses skorsing atau perselisihan hubungan industrial maka ada pasal pidana yang dapat dikenakan pada dugaan tindakan penahan upah tersebut. Saya hanya ingin perusahaan seperti ini agar tunduk dan taat pada aturan negara Indonesia,” tegas Rian.

Kepala Disnakertrans DKI Jakarta, Andriyansyah tak menampik masalah demikian jarang tersorot lantaran banyak karyawan memilih jalan kekeluargaan. Padahal bila dilaporkan, Disnakertrans bersiap mediasi.

“Ketika itu terjadi kami akan langsung tindak, jangan macam-macam ini negara hukum,” tegasnya. Andri kemudian mewanti wanti agar perusahaan membayar gaji dan THR karyawan. Bila nantinya ada yang nakal, pihaknya tak segan untuk mempersempit gerak perusahaan itu.

Mediator PT Deloitte Touche Solutions dan Maya Atandhrya Kusmayanti, Isti Winarni mengatakan, kasus ini memasuki babak akhir setelah dilakukan mediasi selama dua kali keduanya sepakat berdamai.“Semestinya tiga kali mediasi, tapi ini baru dua. Saya bersyukur mereka memilih jalur kekeluargaan,” kata Isti yang merupakan staf Kasie Sengketa Industri Sudinnakertrans Jakarta Pusat.

Isti menjelaskan, keduanya sepakat tak melanjutkan kasus ini ke ranah pengadilan. PT Deloitte Touche Solutions berjanji akan membayar gaji sebelum 24 Mei 2019 mendatang. “Saya akan mengawal langsung pembayaran itu,” tuturnya.

Sementara itu Kuasa Hukum PT Deloitte Touche Solutions, Teguh memilih enggan berkomentar mengenai ini. Ia hanya menjawab singkat saat ditanya oleh SINDOnews.“Sudah damai, tidak ada masalah,” ucapnya.

(whb)

Relawan Jokowi dan Warga Tolak Hasutan Pecah Belah Rakyat

loading…

Relawan Penggerak Jakarta Baru salah satu kelompok pendukung Joko Widodo, menggelar doa dan buka bersama warga di Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur, sekaligus memanjatkan doa untuk para petugas KPPS yang berpulang dalam tugas. Foto syukuran/Ist

JAKARTA – Relawan Penggerak Jakarta Baru (RPJB), salah satu kelompok pendukung Joko Widodo, menggelar doa dan buka bersama warga di Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur, sekaligus memanjatkan doa untuk para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang berpulang dalam bertugas mengawal proses Pemilu 2019 pada Kamis 16 Mei 2019.

Ketua Umum RPJB, Pitono Adhi, menyampaikan, buka bersama warga tersebut digelar sebagai wujud syukur atas penyelenggaraan Pemilu yang damai dan aman. ”Warga di sini semua bersyukur bahwa Pemilu secara umum berjalan dengan baik, jujur dan adil,” ujar Pitono dalam pernyataan tertulis yang diterima, Jumat (17/5/2019).

Di tengah rasa syukur tersebut, lanjut Pitono, ada duka dengan meninggalnya para petugas KPPS saat menjalankan tugasnya. Di antaranya karena kelelahan menjaga proses demokrasi di tengah antusiasme warga dalam memilih calon pemimpinnya.

Baca Juga:

”Kepada mereka yang berpulang, kita berdoa dengan segala kerendahan hati dan ketulusan semoga beliau-beliau diberi tempat mulia di sisi Tuhan,” ujar Pitono yang langsung diamini warga yang hadir.

Pitono juga mengajak semua warga di kawasan Jakarta Timur tersebut untuk menunggu pengumuman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang dengan sikap damai dan penuh kesejukan.

”Saya tahu warga di sini banyak yang mendukung Pak Jokowi dan KH Maruf Amin. Meski sudah tampak unggul jauh suaranya dibandingkan Pak Prabowo dan Sandiaga Uno, kita tidak boleh euforia. Tetap sabar, tunggu pengumuman KPU,” ujarnya.

”Dan jangan terprovokasi oleh segala manuver yang memecah belah masyarakat, tolak hasutan untuk melakukan langkah-langkah yang tidak konstitusional, jangan terpancing berita hoaks,” kata Pitono.

Siti Masnah, salah seorang warga yang hadir, mengatakan, masyarakat berharap ke depan kondisi bangsa semakin maju. “Harapan ke depan kita makin maju, makin sukses, Indonesia bisa aman, damai dan bersatu kembali. Masyarakat sudah capek melihat komentar politik yang saling ribut. Kita ingin damai, bekerja dengan tenang,” tandasnya.

(sms)

Senin Depan, Pansus Pemilihan Wagub DKI Mulai Bekerja

loading…

JAKARTA – Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wagub DKI Jakarta dipastikan Senin, 20 Mei 2019 pekan depan sudah mulai bekerja. Kepastian ini disampaikan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta, M Yuliadi.

Menurut Yuliadi, tugas pertama pansus pada pekan depan ialah melaksankan rapat perdana dan akan dipimpin langsung Ketua Pansus Mohamad Ongen Sangaji.”Pansus Wagub DKI sudah komplit semua, Senin sudah mulai kerja,” kata Yuliadi saat dihubungi Jumat (17/5/2019).

Yuliadi melanjutkan, pada rapat pertama nanti, pansus akan mengundang pihak dari Kementerian Dalam Negeri untuk memberikan masukan terkait tata cara pemilihan Wagub pendamping Gubernur Anies Baswedan disisa masa jabatannya.(Baca: Anies Respons Positif Pembentukan Pansus Pemilihan Wagub DKI)

Baca Juga:

“Kita juga minta masukan dari Kemendagri untuk pembuatan tata tertertib pemihan Wagub DKI,” ujarnya. Untuk diketahui ada dua nama yang diajukan oleh partai pengusung yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto sebagai pengganti Sandiaga Uno yang maju menjadi cawapres pada Pilpres 2019.

(whb)

Guru Honorer, OB dan Satpam Disdik Tangsel Dapat THR Rp1 Juta

loading…

TANGERANG SELATAN – Ribuan guru honorer di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1440 Hijiriah masing-masing Rp1 juta.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Taryono mengatakan, pembagian THR kepada guru honorer paling cepat pada H-10 Lebaran, sama dengan Aparatur Sipil Negara (ASN).”Guru honorer juga dapat THR. Besarannya sekira Rp1 juta. ASN ada juga, besarannya sesuai dengan besaran TPP,” kata Taryono kepada SINDOnews pada Jumat (17/5/2019).

Taryono menuturkan, jumlah guru honorer di Kota Tangsel ada sekira 1.806 orang. Mereka mengajar siswa SD dan SMP swasta dan negeri. Sedang untuk SMA, menjadi tanggung jawab Provinsi Banten.

Baca Juga:

Namun, tidak hanya guru honorer, Pegawai Tidak Tetap (PTT) seperti TU, OB, Satpam, dan lainnya juga mendapat THR. Nilainya pun disamakan dengan guru honor Rp1 juta.

“Guru tidak tetap atau honorer ada sekira 1.806 orang, untuk ASN saya tidak hafal jumlahnya. PTT seperti TU, OB, satpam, juga dapat. Jumlah untuk yang pegawai tidak tetap ada 931,” sambungnya.

Sama seperti tahun sebelumnya, pencarian THR untuk guru honorer dan PTT di Kota Tangsel ini mengacu kepada Peraturan Wali Kota Tangsel yang saat ini masih digodok.”Paling lambat 24 Mei, PNS dan honorer sama. Dasarnya Perwal. Tetapi saat ini perwalnya belum turun. Sebelumnya itu sudah direncanakan dalam DPA APBD. Pencariannya tunggu ada perwal,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Warman Syanuddin mengatakan, anggaran THR itu berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU).

“Anggarannya sudah kita siapkan. Kurang lebih Rp20 Miliar untuk ASN. Jumlahnya ada 5.200 orang, termasuk guru. Kalau nilai THR nya disesuaikan dengan gaji,” ucapnya.

(whb)

GT Cikarang Utama Dibongkar, Tarif Tol Jakarta-Cikampek Berubah

loading…

Gerbang Tol Cikarang Utama, Bekasi, pada Mei 2019 mendatang akan dibongkar.Foto/SINDOnews/Dok

BEKASI – Penutupan Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama pada 23 Mei 2019 mendatang akan berdampak pada penyesuaian tarif tol Jakarta Cikampek. Penutupan GT Cikarang Utama ini membuat sistem pembayaran tol menjadi terbuka.

General Manager PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Raddy R Lukman mengatakan, sistem pembayaran tol Jakarta Cikampek akan menjadi terbuka seiring dengan penutupan GT Cikarang Utama. Misalnya, untuk dari arah Cawang akan dikenakan penarikan pada pintu keluar. Sedangkan dari arah sebaliknya, ‎dikenakan pada pintu masuk tol.

Menurut Raddy, Jasa Marga membagi empat wilayah dalam penetapan tarif dampak dari penutupan GT Cikarang Utama‎. Untuk wilayah 1 Jakarta-Pondok Gede Barat tarif tidak mengalami perubahan, untuk golongan 1 misanya dikenakan Rp1.500. Wilayah 2 Jakarta-Cikarang Barat dengan tarif golongan 1 Rp4.500.

Baca Juga:

Wilayah 3 Jakarta-Karawang Timur tarif tol golongan I menjadi Rp12.000. Wilayah 4 Jakarta-Cikampek dikenakan tarif Rp15.000 untuk golongan I. Atas kebijakan tersebut, maka untuk wilayah 3 mengalami dampak tarif menjadi lebih mahal. Seperti Jakarta-GT Cibatu dari sebelumnya Rp6.000 menjadi Rp12.000.

Kemudian GT Cikarang Barat-Cibatu dari Rp1.500 menjadi Rp12.000, dan dari Cikarang Barat ke Cikarang Timur naik dari Rp2.500 menjadi Rp12.000. Alhasil, Implikasi ada penyesuaian tarif, dari Cawang hingga Pondok Gede Timur Rp1.500 tetap.”Setelah beroperasi Cikampek Utama dan Kalihurip jarak jauh sama Rp15.000.Namun hingga Gate Karawang Timur dari Rp10.500 jadi Rp12.000,” kata Raddy pada Jumat (17/5/2019).

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Jasa Marga Cabang Jakarta – Cikampek, Hendra Damanik mengatakan, pembangunan dua gerbang tol Cikampek Utama dan Kalihurip terus dikebut dan dipastikan digunakan untuk musim mudik Lebaran 2019.”Realisasi pembangunannya sudah hampir rampung,” katanya.(Baca: Mudik 2019, Transaksi Tol di GT Cikarang Utama Pindah ke Cikampek Utama)

Menurutnya, peralihan GT Cikarang Utama ke dua titik, yakni gerbang Tol Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama bertujuan untuk menghindari beban GT Cikarang Utama yang sudah sangat padat dan sering menimbulkan kemacetan parah. Kedua gerbang tol yang baru itu dibangun di ruas kilometer 70 dan 67.

Hendra menjelaskan, GT Cikampek Utama tengah disiakan15 pintu masuk dan 15 pintu keluar. Sedangkan di GT Kalihurip Utama dibangun 15 pintu masuk dan 17 pintu keluar. Dengan begitu, pada arus mudik Lebaran 2019, para pemudik yang menggunakan jalur tol dari arah Jakarta tidak akan lagi melakukan transaksi di GT Cikarang Utama lagi.

Namun, kata dia, dua gerbang tol bersifat terintegrasi di ruas Tol Cipali dan Cipularang. Kedua gerbang itu tepatnya berada di ruas Tol Cipali KM 70 dan ruas Tol Cipularang KM 67. Dua gerbang ini diyakni menggantikan gerbang tol Cikarang Utama menjadi dua arus, satu di jalur Cipali atau Cikampek Utama dan satu lagi yang ke arah Bandung.

DataTarif Tol Ruas Tol Jakarta – Cikampek

1. Sistem transaksi terbuka dengan besaran tarif merata untuk golongan I:
– Wilayah 1 Jakarta IC–Pondok Gede Barat/Timur dikenakan tarif Rp1.500
– Wilayah 2 Jakarta IC–Cikarang Barat dikenakan tarif Rp 4.500
– Wilayah 3 Jakarta IC–Karawang Timur dikenakam tarif Rp 12 ribu
– Wilayah 4 Jakarta IC-Cikampek dikenakan tarif Rp 15 ribu

2. Pemindahan gerbang tol Cikarut berimbas pada berubahnya tarif yang harus dibayar pengendara di jalan bebas hambat. Berdasarkan data Jasa Marga, tarif tol untuk kendaraan golongan I dari GT Jakarta IC menuju GT Cibatu mengalami lonjakan sebagai berikut.
– Jakarta tujuan Cibatu naik dari Rp6.000 menjadi Rp12.000
– Cikarang Barat ke Cibatu naik dari Rp1.500 menjadi Rp12.000
– Cikarang Barat ke Cikarang Timur naik Rp2.500 menjadi Rp12.000

3. Terjadi penurunan tarif signifikan untuk angkutan logistik di wilayah 2.
– Kendaraan Gol III dikenakan Rp2.500
– Kendaraan Gol IV dikenakan Rp2.000
– Kendaraan Gol V dikenakan Rp4.000

4. Penyesuaian tarif juga akan berdampak pada akses gerbang tol di wilayah 3 (setelah GT Cikarang Utama), yaitu wilayah Cikarang Barat hingga Karawang Timur. Di gerbang tol ini berlaku tarif merata Gol I sebesar Rp12.000.

5. Di wilayah 4, diberlakukan tarif tol merata dengan hitungan jarak terjauh (Jakarta IC – Cikampek/Kalihurip), yaitu Rp15.000 untuk golongan I.

(whb)

Bogor Jadi Destinasi Wisata, Waringin Group Berencana Bangun Hotel

loading…

Ceo Waringin Hospitality, Heru Susanto (kiri) berjabat tangan dengan Investor Luminor Hotel Bogor, Fredick Rachmat (kanan) saat mendatangani kerja sama di Hotel Luminor Kota, Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat.Foto/SINDOnews/Yan Yusuf

JAKARTA – Kota Bogor masih menjadi magnet sejumlah pengusaha untuk mengembangkan bisnis usahanya. Tak terkecuali Waringin Group yang berencana membangun Hotel Luminor di kota tersebut.

Investor Luminor Hotel Bogor, Fredick Rachmat mengatakan, pembangunan hotel 11 lantai ini akan dilakukan di Jalan Cidangiang, Kota Bogor, pada 2020 mendatang. Nantinya akan ada sebanyak 140 kamar dengan hotel bintang tiga.
Fredick menuturkan, hotel dilengkapi beberapa fasilitas seperti meeting room, ballroom, restaurant dan bar, gym, private pool dan sky lounge.”Kami sengaja memilih Bogor karena kota ini salah satu tujuan wisata. Factory outlet, tempat wisata, ritel maupun lainnya berkembang pesat di kota ini,” kata Fredick Rachmat di Hotel Luminor Kota, Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat, Kamis (16/5/2019).

Fredik menuturkan, di Kota Bogor terdapat 20 cagar budaya dan wisata, 45 pengelolaan objek dan daya tarik wisata, serta 10 jenis usaha hiburan dan rekreasi.

Baca Juga:

Coorporate Director of Marketing Waringin Hospitality, Metty Yan Harahap menuturkan, pihaknya ingin kehadiran Luminor menjadi magnet bagi pelancong untuk mendatangi Bogor. Bahkan dia bersiap bersaing dengan beberapa hotel yang lebih dahulu berdiri.

Dengan sasaran pebisnis dan family, Metty yakin Luminor nantinya mendapatkan hati di masyarakat Bogor. Terlebih bila melihat lokasinya nanti, Luminor berada di jantung kota di depan Mall Botanical. “Jadi bisa dilihat bagaimanan strategisnya lokasi kita,” tuturnya.

Meski hanya predikat bintang 3, namun Metty menyebutkan pihaknya akan memberikan fasilitas terbaik, yakni dengan bintang 4. Komitmen memanjakan pelanggan dilakukan untuk membuat hotel ini diminati masyarakat, khususnya pelancong ke bogor. “Tentunya dengan berdirinya hotel kami. Akan menyerap sejumlah masyarakat lokal,” ucapnya.

(whb)

Kotak Suara dari Jakarta Timur Masuk, KPU DKI Tuntaskan Rekap Hari Ini

loading…

JAKARTA – Setelah bolak-balik molor, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) akhirnya bisa segera merampungkan rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 tingkat Provinsi DKI Jakarta. Hal itu setelah kotak suara dari KPU Jakarta Timur tiba hari ini ke lokasi rapat pleno di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

“Sudah mulai penghitungan nih,” ujar Komisioner KPU DKI Nurdin Nurdin saat dihubungi SINDOnews, Jumat (17/5/2019) siang.

Pihaknya berharap penghitungan suara dari wilayah Jakarta Timur tersebut bisa segera selesai. Dengan demikian penghitungan suara se DKI Jakarta juga bisa dilakukan secepatnya. “Hari ini Insya Allah (Jakarta Timur) selesai,” tandasnya.

Baca Juga:

Setelah Jakarta Timur selesai, KPU DKI akan melakukan pembacaan hasil penghitungan se DKI. “Pembacaan total DC se DKI Jakarta, kemudian nanti kita kirim ke (KPU) pusat untuk direkap di tingkat nasional,” tutupnya.

Sesuai jadwal, rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara mestinya digelar pagi tadi pukul 09.30 WIB. Namun rapat diundur lantaran sebagian besar saksi belum hadiri.

“Saksi pasangan 01, 02 belum hadir? 01, 02 apa sudah tanda tangan? Belum bertanda tangan ini,” kata Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos, saat memimpin rapat pagi tadi.

Ia menyebutkan, delapan dari 16 saksi masing-masing parpol juga belum menghadiri rapat pleno dengan agenda menghitung suara dari Jakarta Timur. “(Rapat) kita skors sampai pukul 13.00 WIB,” ucapnya.

Rapat pleno tingkat Provinsi DKI Jakarta sudah berulangkali molor karena rekapitulasi di tingkat PPK Jakarta Timur belum selesai. Awalnya rapat yang direncanakan selesai pada Senin (13/5/2019) ditunda karena tiga kecamatan di Jakarta Timur belum menyelesaikan rekapitulasi.

Sementara saat rapat lanjutan pada Rabu lalu, rapat terpaksa kembali ditunda dikarenakan satu kecamatan di Jakarta Timur, yakni Kecamatan Pulogadung belum menyelesaikan rekapitulasi penghitungan di tingkat PPK.

Akhirnya rapat pleno di tingkat PPK Pulogadung selesai pada Kamis (16/5) kemarin dan dilanjutkan di tingkat kota pada malam harinya. Baru kemudian dilanjut kembali dengan rapat pleno di tingkat provinsi pada Jumat (17/5/2019) ini.

(thm)

Sekda DKI Imbau Warga Jakarta Tidak Simpan Uang tapi Belanjakan

loading…

JAKARTA – Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah menghadiri acara peluncuran Layanan Penukaran Uang Pecahan Kecil untuk masyarakat Jakarta dalam rangka bulan Ramadhan, di Parkir IRTI Monas, Jakarta Pusat. Atas nama Pemprov DKI Jakarta, Saefullah mengucapkan terima kasih atas pelayanan yang diberikan Bank Indonesia (BI) tersebut.

“Ini ada juga yang keliling karena Jakarta cukup luas. Ada di sentra-sentra kerumunan massa, kerumunan masyarakat yang saya rasa ini juga dilayani,” ujar Saefullah di Monas, Jumat (17/5/2019).

Saefullah berpesan kepada warga Jakarta yang ingin melakukan perjalanan pulang kampung sebaiknya menukar uang di tempat yang resmi, guna menghindari uang palsu dan alasan keamanan.

Baca Juga:

“Jangan sampai hasil menabung 11 bulan nanti ada insiden di jalan, saya rasa itu yang paling penting. Pesan berikutnya, jangan semua di bawa pulang karena nanti akan kembali lagi ke Jakarta untuk bekerja, nanti boros banyak jalannya,” tandasnya.

Saefullah juga berpesan agar uang yang dimiliki warga tidak hanya disimpan, namun sebaiknya dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan. “Saya pesan yang terakhir, jangan disimpan, karena uang itu harus diputar, dibelanjakan, supaya ada pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.

Ia juga berharap ke depan ada terobosan program dari BI dalam pembagian uang menjelang Lebaran. “Kami sangat bahagia semoga program ini berjalan sudah tahun yang kesekian. Kalau bisa tahun depan ada program terobosan, bukan hanya tukar uang tapi bagi-bagi uang,” katanya.

“Mudah-mudahan antusiasme masyarakat DKI yang tadi kita saksikan Idul Fitri yang konsepnya adalah kembali ke fitrah, kesucian uangnya pun rupanya harus ada tuntutan uang baru, hati baru, kemudian Indonesia akan terus maju bersama-sama kita merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

(thm)

DKI Kembali Raih WTP, Pengamat Nilai Tidak Ada yang Istimewa

loading…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan foto bersama dengan ASN seusai menerima penilaian WTP dari BPK, Rabu (15/5/2019) lalu. Foto: Ist/F Anies Baswedan

JAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kembali memberikan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Tahun Anggaran 2018. Capaian ini merupakan kali kedua berturut-turut setelah tahun lalu juga memdapatlan opini WTP.

Capaian ini disambut gembira jajaran Pemprov DKI. Bahkan beberapa spanduk membentang di dalam ruang Sidang Paripurna DPRD saat Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar menyerahkan hasil penilaian BPK tersebut, Rabu, 15 Mei 2019 lalu. (Baca: Dua Tahun Berturut-turut, DKI Dapat Opini WTP dari BPK RI)

Lebih dari seratusan ASN Pemprov DKI hadir. Mereka membawa spanduk-spanduk ungkapan rasa syukur dan bangga. Namun pandangan berbeda justru datang dari pengamat kebijakan publik Agus Pambagio. Ia menilai raihan Pemprov DKI tersebut tidak ada yang istimewa.

Baca Juga:

“Itukan soal audit keuangan, laporan keuangan. Kalau laporan keuangannya sesuai dengan persyaratan akuntansi ya sudah,” ujar Agus Pambagio, Jumat (17/5/2019). (Baca: Tanpa Wagub Dapat WTP, Anies Beberkan Jurus Pengelolaan Keuangan dan Aset)

Menurut dia, tidak ada hubungan antara kinerja Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta dengan predikat WTP tersebut. “Kan diaudit, kalau auditornya bilang WTP ya sudah, itu emang begitu. Kalau salah, auditornya yang diperiksa. Kalau auditornya disogok itu lain lagi kan,” pungkasnya.

(thm)

Dinas Bina Marga DKI Kebut Perbaikan Jalan Rusak di Gunung Sahari

loading…

Dinas Bina Marga memperbaiki jalan rusak di Jalan Gunung Sahari Raya, Jakarta Pusat. Foto: SINDOnews/Okto Rizki Alpino

JAKARTA – Dinas Bina Marga DKI Jakarta menggeber perbaikan jalan rusak di beberapa titik dampak dari curah hujan tinggi beberapa waktu lalu. Saat ini Dinas Bina Marga tengah merampungkan perbaikan jalan rusak di Jalan Gunung Sahari Raya, Jakarta Pusat.

“Kami sudah lakukan perbaikan di Gunung Sahari, untuk progres sudah 40 persen,” ujar Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugraha, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2019).

Diketahui, akibat tidak ada kejelasan kontraktor, sejumlah jalanan di Jakarta rusak dan berlubang. Seperti di Jalan Kramat Raya, Jalan Salemba Raya, Jalan Suprapto, dan Jalan Budi Utomo. Kerusakan mulai timbul sejak Januari lalu ketika curah hujan berada pada level tertinggi. (Baca juga: Jalan Berlubang di Gunung Sahari, Sudin Bina Marga Lakukan Perbaikan)

Hari menuturkan, awalnya perbaikan jalan mengalami kendala terkait daftar bahan yang dibutuhkan, sehingga terjadi perubahan. Oleh karena itu Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) tak kunjung menunjuk penagung jawab dalam proses pengerjaan jalan.

Baca Juga:

“Tapi Bina Marga telah berusaha memperbaiki kerusakan itu dengan menambalnya menggunakan aspal coolmix, Progres sudah 40 persen di lapangan, yang sudah AC-BC (Asphalt Concrete–Binder Course) dari simpang Jalan dr Sutomo sampai dengan simpang Jalan Mangga Mesar,” pungkas Hari.

(thm)

Anies Perintahkan 5 Wali Kota Tertibkan PKL Musiman di Bulan Ramadhan

loading…

JAKARTA – Setiap bulan puasa Ramadhan, pedagang kaki lima (PKL) selalu menjamur di sudut-sudut kota, termasuk Jakarta. PKL umumnya para pedagang musiman yang menjemput berkah dari bulan puasa Ramadhan.

Sejatinya, tidak ada yang salah berjualan di bulan Ramadhan. Persoalannya mereka salah dalam memanfaatkan fasilitas umum. Mereka menjajakkan dagangan di trotoar dan fasilitas publik lainnya, sehingga mengganggu ketertiban umum.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah mengatakan, Gubernur Anies Baswedan telah memerintahkan wali kota di lima wilayah di Jakarta untuk menertibkan pedagang musiman ini. Fasilitas umum milik pemda harus steril dari pedagang kaki lima.

Baca Juga:

“Kemarin Pak Gubernur mengingatkan bahwa puasa itu bukan tidak tertib. Harusnya puasa makin tertib, para wali kota sudah diingatkan untuk terus melakukan penertiban-penertiban. Semua alat dan sarana kota itu harus sesuai fungsinya,” ujar Saefullah saat ditemui di lapangan IRTI Monas, Jumat (17/5/2019).

Saefullah mengakui saat ini Pemprov DKI hanya sebatas malakuan razia dan menertibakan para pedagang tersebut. Terkait pembinan kepada para PKL, Pemprov DKI masih belum memikirkan ke arah sana. “Lokasi binaannya iya nanti itu berikutnya lah. Sekarang kita hadapi dulu menjelang Hari Raya,” katanya.

Sebelumnya Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, pihaknya akan memberikan tindakan tegas kepada PKL yang nekat menggunakan trotoar sebagai lokasi berjualan.

“Sepanjang dia tidak mengganggu ketertiban umum silakan, tapi kalau dia sudah mengganggu ketertiban umum, kita tertibkan. Kan di trotoar itu tidak boleh berdagang sebagaimana diatur Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8/2007,” tandasnya.

Menurut Arifin, Perda Nomor 8/2007 sudah mengamanatkan dengan jelas trotoar tidak boleh digunakan selain untuk pejalan kaki. Dengan demikian aktivitas perdagangan, khususnya selama bulan Ramadhan tidak boleh menggunakan trotoar.

“Perda 8 masih berlaku tentang ketertiban umum. Trotoar, badan jalan, jembatan penyeberangan orang, halte, itu tidak boleh untuk berdagang,” pungkasnya.

(thm)

Pekan Depan, Transaksi di GT Cikarut Dipindah ke GT Cikampek Utama

loading…

JAKARTA – Untuk mengurangi kepadatan kendaraan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. akan merelokasi Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama yang terletak di KM 29 ke KM 70. Nantinya Jasa Marga akan membangun GT Cikampek Utama.

General Manager Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Raddy R. Lukman mengatakan, Dalam waktu dekat, GT Cikarut ditiadakan dan sebagai gantinya Jasa Marga membangun GT Cikampek Utama di KM 70. GT ini untuk pengguna jalan dari/menuju timur (Jalan Tol Cikopo-Palimanan) dan GT Kalihurip Utama di KM 67 untuk pengguna jalan dari/menuju selatan (Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang dan Padalarang-Cileunyi).

Menurutnya, ada relokasi GT Cikarang Utama didasarkan berbagai faktor, seperti tidak memadainya lagi kapasitas transaksi di GT Cikarang Utama akibat adanya pembangunan pier Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) di GT Cikarang Utama yang berdampak pada berkurangnya kapasitas transaksi (menutup enam gardu operasi).

Baca Juga:

“Lalu, keberadaan pier Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) di sekitar GT Cikarang Utama menyebabkan terjadinya bottleneck dan antrean kendaraan,” ujarnya pada wartawan, Jumat (17/5/2019).

Lalu, kata dia, tersambungnya Jalan Tol Trans Jawa menyebabkan arus lalu lintas saat periode mudik dan balik Lebaran 2019 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek diprediksi meningkat 15% dibandingkan periode sama tahun lalu sehingga kapasitas GT Cikarang Utama saat ini tidak mampu menampung volume kendaraan tersebut.

Lantas, paparnya, membagi beban lalu lintas transaksi pada GT Cikarang Utama yang saat ini menerima beban transaksi kendaraan dari/menuju timur (Jalan Tol Cikopo-Palimanan) dan dari/menuju selatan (Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi) sekaligus memisahkan cluster Trans Jawa jalur utara dan selatan.

Selanjutnya, ungkapnya, adanya pergeseran pola perjalanan lalu lintas komuter yang semula hanya sampai di Cikarang, kini melebar ke arah Karawang.

“Maka itu, dengan dilakukannya relokasi GT Cikarang Utama yang merupakan GT Barrier, perlu dilakukan beberapa hal,” tuturnya.

Pertama, paparnya, perubahan sistem pengumpulan tol dari sistem transaksi terbuka dengan pentarifan merata Jakarta IC – Pondok Gede Barat/Timur, Jakarta IC – Cikarang Barat dan sistem transaksi tertutup dengan pentarifan proporsional Cikarang Barat – Cikampek menjadi sistem transaksi terbuka pada Jakarta IC – Cikampek.

Kedua, perubahan Sistem Pentarifan pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek dengan pembagian 4 (empat) wilayah pentarifan merata yaitu Jakarta IC – Ramp Pondok Gede Barat/Pondok Gede Timur, Jakarta IC – Cikarang Barat, Jakarta IC – Karawang Timur, dan Jakarta IC – Cikampek

1. Kendaraan dari arah Jakarta yang menuju ke Cikampek akan melakukan transaksi di akses keluar (off ramp pay) dengan membayar tarif tol merata sesuai dengan wilayah pentarifannya.

2. Kendaraan dari arah Cikampek yang menuju Jakarta akan melakukan transaksi di akses masuk (on ramp pay) dengan membayar tarif tol merata sesuai dengan wilayah pentarifannya.

3. Wilayah pentarifan menjadi sistem transaksi terbuka dengan pentarifan merata yang terdiri dari:
a. Wilayah 1 dengan tarif Rp. 1.500,- (Jakarta IC – Pondok Gede Barat/Timur);
b. Wilayah 2 dengan tarif Rp. 4.500,- (Jakarta IC – Cikarang Barat);
c. Wilayah 3 dengan tarif Rp. 12.000,- (Jakarta IC – Karawang Timur);
d. Wilayah 4 dengan tarif Rp. 15.000,- (Jakarta IC – Cikampek).

(ysw)

Manjakan Pemudik Lebaran 2019, PT KAI Benahi Stasiun Pasar Senen

loading…

Penumpang kereta api tiba di jalur kedatangan Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Foto: SINDOnews/Dok

JAKARTA – Jelang musim mudik Lebaran 2019, PT Kereta Api Indonesia (KAI) membenahi sarana dan prasarana di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. PT KAI menambah fasilitas umum yang diklaim bikin nyaman penumpang.

Diketahui, setiap memasuki musim mudik Lebaran, Stasiun Pasar Senen selalu dipadati penumpang. Maka dari itu, pada tahun ini Stasiun Pasar Senen mendapat perhatian lebih dari PT KAI.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Eva Chairunissa mengatakan, pemudik dari Stasiun Senen tahun ini dipastikan akan lebih nyaman. Pihaknya sudah melakukan pembenahan dengan menyediakan ruang tungggu yang lebih luas.

Baca Juga:

“Untuk di Stasiun Pasar Senen, sejauh ini penumpang sudah bisa menggunakan hall yang lebih luas lagi, karena pembangunannya sudah selesai dilakukan,” ujar Eva, Jumat (17/5/2019).

Selain memperluas kapasitas ruang tunggu, PT KAI menyediakan tambahan tempat duduk bagi penumpang yang menunggu kedatangan kereta. Hal ini bertujuan agar penumpang mendapatkan pelayanan yang memuaskan dan tidak terjadi penumpukan saat menunggu kedatangan kereta api. “Sebelumnya hanya difasilitasi 80 kursi, sekarang 700 kursi,” bebernya.

Eva menuturkan, secara keseluruhan pembangunan fisik fasilitas yang terdapat di dalam Stasiun Senen sudah 100 persen selesai. Pihaknya hanya tinggal menata dan memperbaiki beberapa fasilitas di luar stasiun. “Sudah enggak ada pembangunan, paling tinggal di depan, taman masih ada perbaikan sedikit,” tutupnya.

(thm)

Ina Yuniarti, Perekam Video Ancam Jokowi Ditahan Polisi di Sel Khusus

loading…

JAKARTA – Setelah menjalani pemeriksaan Kamis kemarin, polisi langsung menahan Ina Yuniarti, perekam video pria yang mengancam memenggal Presiden Joko Widodo. Ina Yuniarti ditahan polisi hingga 20 hari ke depan.

“Kami tahan untuk 20 hari pertama. Kami perpanjang sesuai ketentuan nantinya,” ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya (PMJ), AKBP Jerry Siagian, saat dikonfirmasi, Jumat (17/5/2019). (Baca: Ancam Penggal Kepala Jokowi, Warga Palmerah Diringkus di Bogor)

Menurut dia, Ina sudah dijebloskan ke tahanan Polda Metro Jaya sebagaimana yang dilakukan polisi terhadap Hermawan Susanto. Adapun Hermawan merupakan orang yang melakukan pengancaman itu kepada Jokowi. (Baca juga: Pengancam Penggal Kepala Jokowi Akan Menikah Usai Idul Adha)

“Ditahan di Dit Tahti Polda Metro. Di sana sama dengan HS, tapi berbeda ruangan ya, Ina di tempat (sel) khusus perempuan,” tuturnya.

Baca Juga:

Ina ditangkap polisi di rumahnya Grand Residence City, Cluster Prapanca 2, Bekasi, Jawa Barat. Kepada polisi Ina mengakui kalau dirinyalah orang yang telah merekam dan menyebarkan video pengancaman tersebut melalui WhatsApp. (Baca: Perekam Video Penggal Kepala Jokowi Diciduk di Bekasi)

Ina dijerat polisi pasal berlapis, yakni Pasal 104 KUHP, Pasal 110 junto Pasal 104 KUHP, Pasal 27 ayat 4 junto Pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19/2016 Perubahan Atas UU Nomor 11/2008 tentang ITE, dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara.

(thm)

Viral Aksi Gangster Motor di Jakarta, Polda Metro: Itu Kejadian Lama

loading…

Potongan video sekelompok remaja menenteng senjata tajam yang beredar luas di group WhatsApp. Foto: Ist

JAKARTA – Beberapa hari ini warga Jakarta diresahkan dengan berbagai video berisi aksi gangster motor serta begal motor yang viral di media sosial. Polisi sudah mengecek video-video yang beredar itu dan dipastikan informasinya tidak benar alias hoaks.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menegaskan, video dan informasi mengenai aksi gangster motor tersebut merupakan peristiwa lama, yang kembali diunggah oleh oknum-oknum tertentu di sosial media. (Baca juga: Polisi Telusuri Video Gerombolan Remaja Naik Motor Tenteng Celurit)

Sebelumnya, sempat beredar video serta broadcast diberbagai media sosial tentang adanya konvoi gangster motor yang membawa berbagai senjata tajam (sajam) dengan aksi kekerasan serta perampasan berupa pembegalan sepeda motor.

Argo memastikan kondisi keamanan di wilayah DKI Jakarta hingga pertengah bulan Ramadhan ini masih kondusif dan terkendali. (Baca juga: Warga Resah, Polda Metro Pastikan Jakarta Aman dari Aksi Geng Motor)

Baca Juga:

“Jakarta aman kondusif. Jadi yang kemarin viral di sosmed adalah kasus lama yang sudah ditanganin. Soal broadcast yang lewat sana sini, itu hoaks. Saya sudah ajak wartawan semalam patroli, beritanya sudah tersebar, enggak ada apa-apa,” ujar Argo saat dikonfirmasi, Jumat (16/5/2019).

Lebih lanjut Argo menegaskan bahwa kepolisian akan menulusuri dan mencari penyebar informasi hoaks tersebut. “Kami cek nanti (pelaku penyebaran informasi hoaks),” tandasnya. (Baca juga: Cari Geng Motor, Tim Anti-Bandit PMJ Akan Terus Sisir Jalanan Jakarta)

Menyikapi fenomena di bulan Ramadhan, Argo mengatakan bahwa pihaknya tidak akan melarang adanya kegiatan Sahur On the Road (SOTR). Argo meyakini bahwa saat ini masyarakat, khususnya di Ibu Kota, sudah lebih dewasa dan sejatinya sahur adalah kegiatan positif.

“Ya boleh saja, namanya sahur. Sudah pada mulai bagus, sudah mulai mengerti digunakan untuk kegiatan yang lebih baik,” pungkas Argo. (Baca juga: Ini Tips dari Psikolog Mencegah Anak Gabung Geng Motor)

(thm)

Truk Sampah DKI Terguling di Bantargebang, Polisi: Baunya Kemana-mana

loading…

Truk pengangkut sampah milik Pemprov DKI Jakarta terguling di KM 11 Jalan Raya Narogong, Siliwangi, Bantargebang, Kota Bekasi, Jumat (17/5/2019) dini hari. Foto: Wijayakusuma/Okezone

BEKASI – Sebuah truk pengangkut sampah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terguling di KM 11 Jalan Raya Narogong, Siliwangi, Bantargebang, Kota Bekasi, Jumat (17/5/2019) dini hari tadi. Seluruh muatan sampah yang berada dalam truk tumpah ruah di sekitaran lokasi dan memenuhi lajur kanan jalan mengarah Cileungsi.

Dua alat berat diturunkan ke lokasi untuk mengevakuasi tumpukan sampah serta truk. Beberapa petugas dari TPST dan Lakalantas Polsek Bantargebang ikut mengamankan jalur di sepanjang lokasi. Kemacetan sepanjang 6 kilometer sempat terjadi dari arah Rawapanjang menuju Bantargebang, beruntung bisa cepat diurai petugas.

Truk sampah dengan nomor polisi B 9482 TOR dengan nomor pintu 0857 itu sedianya hendak menuju TPST Bantargebang untuk membongkar muatan. Saat kondisi jalanan sepi, truk dengan kecepatan tinggi mencoba melawan arus. Di saat bersamaan, muncul dari arah berlawanan sebuah kontainer yang juga melawan arus.

Baca Juga:

“Kata si sopir, muatan tumpukannya penuh dan ada mobil kontainer dari arah berlawanan yang ingin mencuri jalur. Nah, sopir truk sampah langsung banting setir ke kiri. Karena terlalu kanan, nyenggol kontainer dia banting setir,” kata Iskandar Zulkarnaen, sekuriti Bank BJB yang berada di lokasi kepada Okezone.

Ia baru mengetahui insiden tersebut usai mendengar suara menggelegar dari arah luar. Setelah diperiksa, ternyata truk sudah terguling dengan muatan sampahnya yang berhamburan memenuhi separuh badan jalan.

“Pas dengar ada suara gelegar gitu. Suaranya lumayan besar sampai (terdengar-red) dalam ruangan. Pas lihat truk sampahnya sudah membentang di jalan raya. Sopirnya saya lihat sudah tergeletak. Saya langsung hubungi polisi,” ujarnya.

Saat kejadian, kata Iskandar, ada beberapa truk sampah lainnya yang hendak membongkar muatan ke TPST Bantargebang. “Ada rekan rekannya juga di belakang sama-sama bawa angkutan sampah. Rekannya itu juga langsung menghubungi polisi,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Bantargebang, Iptu Sofyan mengatakan, insiden ini merupakan kecelakaan tunggal. Baik sopir truk maupun kontainer nekat melawan arus karena melihat kondisi jalanan yang sepi.

“Kecelakaan tunggal. Ulah kedua sopir pas jalan sepi. Untuk kontainer sama-sama ngebut berlawanan arus. Jadi truk sampah banting setir takut tabrakan jadinya terbalik sendiri,” ucapnya.

Sampah baru bisa dievakuasi dua jam kemudian dengan bantuan dua alat berat dan beberapa petugas. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. “Sopir tidak ada yang ditahan. Cuma sampahnya saja bau ke mana-mana,” tutupnya.

(thm)

Jelang Pengumuman KPU, Polisi Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi

loading…

JAKARTA – Pengumuman hasil perolehan suara Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingga hitungan hari menuju 22 Mei 2019. Muncul kekhawatiran salah satu kubu tidak menerima hasil pemilu sehingga memicu gejolak di tengah masyarakat.

Untuk itu, polisi sedini mungkin mewanti-wanti gesekan di tengah masyarakat pasca pengumuman KPU. Tak terkecuali Polres Metro Jakarta Pusat yang berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian Rishadi mengatakan, sangat penting menjalin hubungan dengan masyarakat. Tujuannya supaya terjalin kerja sama dalam membangun situasi yang kondusif.

Baca Juga:

“Polri agar lebih dekat dengan masyarakat sehingga terjalin komunikasi yang baik dan terjalin silaturahmi antara polri dan masyarakat,” ujar Arie di Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Menurut dia, pertemuan dengan masyarakat sangat perlu untuk memberikan pesan terkait situasi pasca pilpres yang selama ini ada berita bohong alias hoaks dan medsos yang jadi ajang perseteruan di dunia maya.

“Saya mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang mudah memperpecah belah persatuan bangsa dan negara,” imbuh Arie.

Arie juga meminta semua pihak untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Ibu Kota sehingga situasi tetap kondusif. “Tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara sehingga NKRI tetap jaya dan aman sentosa,” imbau Arie.

(thm)

Ogah Bayar THR Karyawan, DKI Ancam Persempit Gerak Perusahaan

loading…

JAKARTA – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta, Andriyansyah menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas dan persempit gerak perusahaan bila tak membayar Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2019.

“Oh wajib itu. Maksimal 7 hari sebelum hari raya,” kata Andriyansyah saat dihubungi SINDOnews, Kamis 16 Mei 2019.

Andri kemudian merujuk aturan Permen No 4 tahun 1999. Dalam aturan itu karyawan yang memasuki masa skorsing berhak mendapatkan THR tanpa terkecuali. Ia kemudian beralasan THR merupakan Hak karyawan dan kewajiban Perusahaan.

Baca Juga:

“Tidak bisa diukur karena karyawan itu salah beberapa hari kemudian enggak dibayar. Enggak benar itu,” tegas Mantan Kadishub DKI Jakarta ini.

Saat ini terhadap aturan itu, Disnakertrans melalui Sudin ditingkat Kota telah menyebarkan edaran kepada sejumlah perusahaan untuk menyegerakan pembayaran THR. Bila lewat dari itu pihaknya bersiap memberikan surat teguran 1 dan 2, sebelum nantinya disanksi berat, mulai dari pencabutan ijin dan pembatasan gerak perusahaan.

Terhadap itu, Andri menegaskan, pihaknya siap menjadi mediator bila nantinya ada perusahaan yang membandel dan tak membayar THR. Bahkan untuk gaji pun perusahaan wajib membayar selama sebulan karyawan kerja. “Jadi tidak ada alasan mereka tidak bayar gaji atau THR, kami awasi terus,” katanya.

(mhd)

Sidang Duplik Kasus JIS, Penggugat Ditantang Hadirkan Bukti

loading…

Kasus perdata dugaaan pelecehan seksual di Jakarta Intercultural School (JIS) digelar kembali di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Foto/Ist

Kasus perdata dugaaan pelecehan seksual di Jakarta Intercultural School (JIS) memasuki sidang pembacaan duplik atau tanggapan. Ada 9 tergugat yang hadir dalam persidangan yang dilaksanakan pada Pengadilan Jakarta Selatan, Kamis 16 Mei 2019.

Mereka adalah perwakilan dari lima orang petugas kebersihan JIS, dua orang mantan guru, Yayasan JIS, dan PT ISS Indonesia. Sementara pihak dari tergugat 10, yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak hadir.

Dalam sidang, kuasa hukum mantan petugas kebersihan dan guru JIS, Richard Riwoe, membacakan respon terhadap jawaban (replik) dari pihak penggugat. Ia mengatakan, bahwa gugatan yang diajukan oleh penggugat tidak didasarkan pada bukti yang jelas. Salah satunya yakni pihak penggugat selalu mengangkat soal penyakit kelamin yang dialami oleh korban yang berinisial MAK.

Baca Juga:

“Mana buktinya? Saat di persidang pidana beberapa waktu lalu pun tidak pernah dibahas sama sekali. Ini bisa terkena Pasal 263 KUHP pidana, jika terbukti memasukkan uraian kata-kata bohong dalam gugatan,” kata Richard.

Intinya, lanjut Richard, pihaknya akan mengungkapkan kebenaran kasus ini. Sebab para mantan petugas kebersihan JIS sampai saat ini sudah sangat menderita karena dipenjara bertahun-tahun untuk tuduhan kejahatan yang tidak mereka lakukan. Bahkan, salah satu dari mereka meninggal di penjara.

“Kasus pidananya masih tetap bisa dibuka dan kami punya bukti-bukti kuat yang dapat membuktikan kebenaran yang ada. Kami akan buka pada saat yang tepat,” ujar Richard.

Rencananya, dua pekan kedepan, ia akan mengajukan bukti permulaan untuk menjelaskan kepada persidangan. “Kami membutuhkan waktu 2 minggu untuk mempersiapkan,” katanya.

Namun majelis hakim menyatakan akan menunda persidangan hingga setelah Lebaran. “Sidang selanjutnya akan dilakukan Selasa, 18 Juni 2019 dengan agenda duplik akhir untuk T10 serta seluruhnya apabila ada bukti awal. Kalau tergugat bakal ada bukti awal bisa diajukan saat itu,” ujar Ketua Majelis Hakim Lenny Wati Mulasimadhi menutup persidangan.

Seperti diketahui, kasus JIS jilid II ini kembali muncul setelah pada September 2018, ibu MAK menuntut ganti rugi Rp1,7 triliun di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Total ada 10 pihak yang kembali digugat.

Sejatinya ini juga bukan pertama kali ibu dari MAK mengajukan tuntutan perdata dengan nilai yang fantastis tersebut. Pada persidangan JIS Jilid I, sang ibu juga pernah mengajukan gugatan senilai USD 125 juta atau setara dengan Rp1,6 triliun, namun tuntutan tersebut tidak dikabulkan oleh majelis hakim.

(mhd)

Titik Rawan Dijaga Ketat, Dinsos DKI Klaim PMKS Turun Setiap Tahun

loading…

Pengemis beraksi di DKI Jakarta. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto

JAKARTA – Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta mengaku setiap tahun jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di ibu kota mengalami penurunan yang signifikan. Penurunan itu dikarenakan penjagaan ketat di setiap titik rawan beroperasinya PMKS dan Gepeng.

“Kita menempatkan petugas pada titik-titik rawan untuk dilakukan penjagaan, ini terbukti sangat efektif dalam mengatasi penurunan jumlah PMKS dijalanan,” kata Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah saat dihubungi, Kamis 16 Mei 2019.

Berdasarkan data Dinsos DKI, di tahun 2016 pihaknya, berhasil menjaring 14.808 PMKS dan Gepeng diseluruh wilayah Ibu Kota Jakarta, berkat penjagaan dan pengawasan dititik rawan PMKS. Irmansyah melanjutkan, jumlah ini menurun secara drastis dan terbukti efektif dalam mencegah maraknya PMKS dan Gepeng yang berkeliaran di Ibu Kota, khususnya di bulan Ramadhan.

Baca Juga:

“Hasil dari tinjauan Dinsos, bahwa PMKS di Jakarta tahun 2016 berhasil menjaring sebanyak 14.808 PMKS, selanjunya tahun 2017 dilakukan upaya serupa, dengan melakukan penjagaan ketat dititik rawan juga berhasil menurunkan jumlah PMKS sebanyak 8.504,” ungkapnya.

Sedangkan di tahun 2018, ia menuturkan bahwa pihaknya melakukan perluasan penjagaan guna menghalau PMKS berkeliaran di wilayah Ibu Kota dan telah berhasil menjaring sebanyak 6.470 orang (PMKS).

“Pada tahun 2018 setelah dilakukan perluasan titik rawan yang dijaga oleh petugas PMKS yang kena penertiban sebanyak 6.470 PMKS,” tuturnya.

Lebih lanjut Irmansyah menuturkan, bahwa pihaknya terus melakukan perluasan dalam hal pengawasan, sehingga para PMKS berpindah tempat ke daerah penyangga Ibu Kota seperti Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi.

“Karena di DKI Jakarta sangat ketat terhadap pemantauan dan penjagaan titik rawan sekarang PMKS jalanan operasinya minggir ke daerah penyangga ibu kota,” pungkasnya.

(mhd)

Jalani Hidup Sekadarnya, tapi Keselamatan Nyawa Terjamin

loading…

Sejumlah pengungsi Afghanistan mendirikan bangunan seadanya di Jakarta Barat.Foto/SINDOnews/Yan Yusuf

JAKARTA – Sejumlah pengungsi asal Afghanistan merasa sangat senang dapat melaksanakan Ramadhan di Indonesia. Pasalnya, meskipun harus hidup menggembel namun keselamatan nyawa mereka terjamin dibandingkan di negara asal.

“Kalau di negara saya, Afghanistan tiap hari konflik. Peluru dan rudal hanya beberapa sentimeter dari atap rumah,” kata salah seorang pengungsi Afghanistan, Ali Reza di Rudinem, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (16/5/2019).

Ali mengharapkan Indonesia tak seperti negaranya, konflik berkepanjangan tanpa henti membuat kondisi tak lagi nyaman. Ali pun keluar dari negaranya dan kabur ke beberapa negara arab lainnya sebelum akhirnya ke Indonesia.

Baca Juga:

Di Indonesia, Ali yang membawa tabungannya dari Afganistan kemudian sempat singgah ke beberapa kota mulai dari Bandung, Yogyakarta, Bogor, hingga Jakarta. Karena uang menipis dia kemudian pindah ke Rudenim.

Meski menggelandang, namun Ali mengaku senang tinggal di Indonesia. Masyarakatnya yang ramah membuatnya betah tinggal di sini. Terlebih di Indonesia tidak terjadi konflik.

Ali yang telah enam tahun tinggal di Indonesia mengenal sedikit bahasa Indonesia. Dia kemudian memahami kondisi Indonesia yang memanas setelah pemilu. Terlebih beberapa warga yang mengobrol mengetahui bahwa Indonesia disebutnya sangat mencekam.

“Indonesia itu orang baik-baik, agamanya banyak, sukunya banyak jangan sampai berantem yah. Jangan sampai terjadi kayak negara saya Afghanistan,” tuturnya.

Lain halnya dengan Farissa (13), pengungsi lainnya dari Afghanistan yang mengaku rindu dengan kampung halamannya. Sudah beberapa tahun Farissa tingga di depan Rudenim dan menggelandang.

Bersama dengan ayah dan ibu, dia tinggal di tenda pengungsian yang hanya beralas dan beratap terpal. Setiap harinya Farrissa harus tidur berhempitan di tenda yang kecil.”Tapi lebih baik dibandingkan di Afghanistan. Kami tak menemukan kedamaian di sana,” ucapnya.

Seorang pedagang makanan, Andri (27) mengaku tak masalah dengan keberadaan para pengungsi yang ada di sekitar Rudenim. Sekalipun mereka susah, namun mereka masih bisa bersosalisasi. Saat sahur pun, para pengungsi muslim ini kerap membagikan makanan kepada masyarakat sekitar termasuk dirinya.

“Jadi kalau bisa dibilang. Sekalipun susah mereka masih bisa berbagi,” ucapnya.
Tak hanya itu, saat membeli barang di warung, para pengungsi juga selalu membayar dan tak mengutang.

(whb)

Peradi DPC Jaksel Gelar Buka Puasa Bersama Khadijah Islamic School

loading…

Acara buka puasa bersama Peradi DPC Jakarta Selatan. Foto/Komaruddin Bagja Arjawinangun/SINDOnews

JAKARTA – Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Jakarta Selatan menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama para siswi Khadijah Islamic School, Sekolah Berasrama Khusus untuk Muslimah Dhuafa di Lebak Bulus.

Peradi DPC Jaksel yang dipimpin oleh Octolin H. Hutagalung menjadikan momen buka puasa sebagai ajang silaturahmi bagi para pengurus, anggota serta keluarga besar Peradi DPC Jakarta Selatan sekaligus menjadi sarana untuk menyampaikan dana bantuan kepada pihak sekolah.

Octolin menjelaskan, kini Peradi DPC Jaksel sudah memiliki advokat sebanyak lebih dari 5.000 orang anggota.

Baca Juga:

“Saya selaku ketua Peradi DPC Jakarta Selatan menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan advokat, kolega dan profesi lainnya yang telah bersedia memberikan sumbangan melalui Peradi untuk kepentingan sekolah putri dhuafa. Sekolah ini adalah satu-satunya sekolah gratis khusus untuk anak-anak perempuan yang kurang mampu. Kami, pengurus dan anggota Peradi menyampaikan penghargaan setingggi-tingginya atas dedikasi Yayasan Amal Pendidikan Sosial Islam Indonesia (YAPSII) dalam memberikan kontribusi tak ternilai pada dunia Pendidikan di Indonesia,” ujar Octolin di Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Managing Partner pada Wibhisana & Partners, Yudhi Wibhisana dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini sebagai bahan refleksi bahwa kemajuan dan keberhasilan berawal dari pendidikan.

“Untuk itu kami berharap, Khadijah Islamic School ini mampu secara konsisten mencetak generasi yang cerdas, mandiri dan berguna bagi perkembangan peradaban di Indonesia,” harap Yudhi.

Acara tersebut juga diisi ceramah singkat oleh Ustad Ferdiansyah alias Adi Bing Slamet yang menekankan pentingnya motivasi dan istiqomah dalam pencapaian cita-cita. Dana bantuan untuk pihak sekolah yang terkumpul dalam acara yang berlangsung 2 jam itu mencapai Rp60 juta.

(mhd)

Jelang Mudik, Tim Gabungan Lakukan Ramp Check Bus AKAP di Pulogebang

loading…

Petugas melakukan pemeriksaan roda kendaraan bus di salah satu terminal di Jakarta.Foto/SINDOphoto/Dok

JAKARTA – Petugas gabungan yang terdiri dari petugas teknis penguji, Sudin Perhubungan Jakarta Timur, pengelola terminal, kepolisian hingga BPTJ Kementerian Perhubungan melakukan ramp check atau pengecekan terhadap bus AKAP di Terminal Pulogebang Cakung, Jakarta Timur.

Kepala Terminal Terpadu Pulogebang Ismanto megatakan, kegiatan pemeriksaan tersebut merupakan hal rutin yang dilakukan. Menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2019 ini pihaknya juga kembali melakukan ramp check terhadap bus AKAP, seperti memeriksa surat kelengkapan, badan bus, ban, kaca, wiper, klakson, lampu dan sebagainya.

“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman pada pengguna angkutan Lebaran,” kata Ismanto pada Kamis (16/5/2019). Dia menambahkan, rata-rata jumlah armada yang diperiksa secara acak per hari kurang lebih 60 kendaraan dengan mengerahkan delapan hingga sepuluh petugas.

Baca Juga:

Dari jumlah kendaraan yang diperiksa tersebut, ada kendaraan yang laik jalan dan ada yang masih membutuhkan perbaikan lagi. “Harapannya, ketika waktu arus mudik dimulai, semua bus-bus ini sudah dalam kondisi prima,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf menegaskan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap bus-bus dan juga kendaraan yang akan mengangkut penumpang. Pemeriksaan tersebut akan melibatian berbagai unsur. “Kami tidak mau bus yang tidak laik digunakan, kalau kami temukan maka akan kami tindak tegas,” tegasnya.

(whb)

DKI Bakal Bangun Jembatan Penghubung di Pulau Reklamasi

loading…

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo (Jakpro) berencana membangun jembatan untuk menghubungkan dua pulau reklamasi, yakni Pulau C dan Pulau D di kawasan Pantai Kita dan Kawasan Pantai Maju.

Sebelum melakukan proses pembangunan jembatan, terlebih dahulu Jakpro berkonsultasi dengan Dianas Bina Marga DKI Jakarta terkait kontruksi bangunan jembatan.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Hari Nugraha menjelaskan, pihaknya akan menerbitkan Izin Mendirikan Prasarana (IMP) jembatan penghubung Pulau C dan Pulau D.

Baca Juga:

“Kita keluarkan IMP sebagai rekomendasi, tapi pengerjaan dilakukan oleh Jakpro, sesudah pengajuan ke PTSP terus berkasnya kembali ke kita, selanjutnya nanti kita keluarkan rekomendasi jembatannya dan bentangan nya berapa itu dari kita. Segera, begitu IMP keluar itu bakal dibangun,” jelas Hari di Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Untuk mulai pembangunan, dia belum dapat memastikan kapan akan mengeluarkan IMP itu. Meski demikian, dia menargetakan jembatan penghubung itu tuntas dibangun tahun ini.

“Tahun ini, ya mungkin schedule yang tahu persis Jakpro. Cuma begitu dia ngurus ke PTSP untuk IMP-nya itu akan langsung kita proses,” ungkapnya.

Perihal pendanaan dalam pembangunan jembatan, Hari menuturkan, pihaknya tidak mengetahui secara pasti. Dia menduga, Jakpro menggunakan dana sendiri, karena hal ini berpatokan pada Pergub No 120/2018 tentang Penugasan Kepada PT Jakpro dalam Pengelolaan Tanah Hasil Reklamasi Pantai Utara Jakarta.

“Pendanaan dari Jakpro sendiri, kan penugasan dari Gubernur kepada Jakpro. Itu mungkin anggarannya sendiri atau penyertaan modal saya nggak tahu. Kita hanya rekomendasikan IMP nya,” ujarnya.

Sekedar informasi, berdasarkan pasal 11 Pergub nomor 120 tahun 2018 tentang pengelolaan lahan reklamasi dapat didanai melalui modal perusahan, patungan modal perusahaan, penyertaan modal daerah (PMD), dana hibah, pinjaman atau investasi, serta bentuk pendanaan lainnya yang sah.

(mhd)

Pemkot Bekasi Petakan Permasalahan Sembilan Rute Lintasan Pemudik

loading…

Pemkot Bekasi melakukan pemetaan permasalahan di sembilan rute lintasan pemudik menuju Pantura.Foto/SINDOnews/Dok

BEKASI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi memetakan sembilan rute yang akan dilintasi pemudik. Rute lintasan menuju Pantura (Pantura) ini sama dengan tahun sebelumnya.

Adapun sembilan jalur mudik yang bakal dilintasi jutaan pemudik itu di antaranya, Jalan Sultan Agung, Jalan Jendral Sudirman, Jalan Djuanda, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Ahmad Yani, Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Jalan Mayor Hasibuan, Jalan Chairil Anwar dan Jalan Cut Meutia di Bekasi Timur, Kota Bekasi.

“Sembilan rute ini dipastikan dilewati pemudik,” ungkap Kabid Teknik Lalu Lintas, Dishub Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan, Kamis (16/5/2019). Menurut Johan, Kota Bekasi merupakan daerah lintasan pertama pemudik yang datang dari arah barat (Jakarta) menuju timur (Kabupaten Bekasi) dan seterusnya.

Baca Juga:

Pemudik yang melintasi ruas jalan ini, kata dia, mayoritas pengendara motor. Sedang untuk kendaraan roda empat atau lebih biasanya melewati ruas tol Jakarta-Cikampek (Japek). Meski lewat ruas tol, namun kendaraan roda empat atau lebih itu tetap melintasi jalur mudik untuk menuju gerbang tol (GT) terdekat.

Seperti GT Jatiwaringin, GT Jatibening, GT Jatiasih, GT Bekasi Barat dan GT Bekasi Timur. Pengendara seperti ini biasanya pemudik asal Kota Bekasi maupun Jakarta Timur yang letaknya berdekatan dengan Kota Bekasi. “Mereka melintasi tiga lintasan dalam kota, seperti Harapan Indah, Ngurah Rai dan Kalimalang,” katanya.

Hingga kini, lanjut dia, pihaknya terus mematangkan rencana penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan Lebaran di wilayah setempat dengan instansi lain. Misalnya dengan Kementerian Perhubungan, Korps Lalu Lintas Mabes Polri, Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat dengan petugas yang dikerahkan 1.026 petugas.

Johan menjelaskan, dari sembilan jalur mudik itu memang menyisakan satu permasalahan di jalur Jalan KH Noer Ali (Kalimalang). Sebab, jalur ini dipastikan menjadi jalur favorit pemudik melintas.

“Permasalahan di setiap jalur mudik itu berbeda-beda, sehingga strategi penanganan yang kami lakukan juga berbeda,” ujarnya. Misalnya kontur jalan bergelombang, kapasitas jalan tidak sama, kemampuan jalan maksimal 5 ton, terletak di kawasan perdagangan sehingga berpotensi kemacetan serta pola perjalanan internal kota sangat tinggi.

Mengingat di ruas jalan ini terdapat pembangunan tol layang Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu). Sehingga, kata dia, ada tiga strategi lagi untuk menghadapi persoalan di ruas Kalimalang di antaranya pemasangan rambu, pemasangan pembatas ketinggian di kolong tol JORR dan penyesuaian fase traffic light (lampu lalu lintas).

Sedangkan untuk persoalan di Jalan Chairil Anwar seperti kapasitas jalan yang tidak sebanding dengan volume kendaraan. Soalnya, jumlah dan jarak persimpangan relatif dekat.

Tiga persoalan inilah yang memicu kemacetan di titik tersebut. Untuk itu, bakal di antisipasi dengan melakukan lalu lintas satu arah dan penyesuaian fase Trafic Light di titik ini. Kemudian persoalan di Jalan Djuanda adalah kapasitas jalan dengan volume lali lintas tidak sebanding.

Di sana juga terdapat Stasiun Bekasi yang memiliki tingkat kepadatan penumpang yang sangat tinggi, serta pola perjalanan internal tinggi karena pola ruang sekitar kawasan sekitar terdapat perdagangan dan permukiman. Lalu untuk Jalan Mayor Hasibuan, persoalan yang dihadapi adalah kapasitas jalannya lebih kecil dibanding volume kendaraan.

Selanjutnya Jalan Cut Meutia memiliki persoalan jarak antar simpang relatif dekat. Solusi yang ditawarkan adalah penyesuaian fase TL. Terakhir, jalur mudik di Jalan I Gusti Ngurah Rai. Jalan yang menjadi penghubung antara Kota Bekasi dengan DKI Jakarta ini mengalami kerusakan, hingga perlu diperbaiki oleh dinas terkait.

Dari sembilan jalur mudik itu, rupanya ada satu jalan lagi yang patut dilakukan antisipasi. Ruas jalan itu berada di Tarum Barat, atau Jalan Cempaka yang menjadi penghubung antara Kota Bekasi dengan Kabupaten Bekasi.

Mneurut Johan, di sana ada kerusakan jalan, ada tiga simpang yang diatur oleh Pak Ogah dan jarak simpang relatif dekat. Kemudian solusi yang dilakukan adalah perbaikan jalan dan simpang harus diatur oleh petugas. “Strategi-strategi ini yang kemudian akan kita lakukan agar pemudik yang melintasi Kota Bekasi tidak mengalami hambatan,” jelasnya.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Deded Kusmuyadi memprediksi pola pengaturan lalu lintas mudik di sembilan jalur wilayah setempat bakal berbeda dengan tahun lalu. Salah satunya mengenai pembatalan 77 putar balik kendaraan (u-turn) di sembilan jalur mudik yang tersebar di sembilan jalur mudik tersebut.

“Tahun lalu kan u-turn ditutup karena mempertimbangkan aspek kelancaran lalu lintas, tapi untuk tahun ini kemungkinan tidak ditutup,” katanya. Menurutnya, u-turn kemungkinan tidak ditutup karena pemerintah pusat memberlakukan kebijakan baru di ruas tol Jakarta-Cikampek yang melintasi wilayah Kota Bekasi.

Pada saat arus mudik maupun balik, kata dia, ruas tol tersebut akan diberlakukan satu arah menuju timur saat arus mudik dan satu arah menuju barat saat arus balik.”Kalau tol diberlakukan satu arah begitu, bisa dipastikan kendaraan yang mudik lewat tol bisa lebih lancar, sehingga berdampak juga terhadap jalan arteri yang ada di Kota Bekasi,” ungkapnya.

Meski demikian, kata dia, Pemerintah Kota Bekasi masih menunggu informasi resmi tersebut dari Kementerian Perhubungan berupa surat edaran. Informasi resmi itu diperlukan untuk menentukan langkah petugas di lapangan terkait penutupan u-turn.”Di titik u-turn juga kita kerahkan petugas untuk mengurai kemacetan,” ucapnya.

(whb)

Sempat Mangkrak, Pembangunan Rest Area Puncak Dilanjutkan Tahun Ini

loading…

Sejumlah kendaraan bermotor terjebak kemacetan di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.Foto/SINDOnews/Dok

BOGOR – Setelah lebih dari satu tahun mangkrak, proyek pembangunan rest area di kawasan Gunung Mas, Puncak, Cisarua, Bogor yang digadang sebagai tempat relokasi ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang jalur Puncak, kembali dilanjutkan tahun ini. Kepastian itu diketahui setelah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Pemkab Bogor dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Kamis (16/5/2019).

Lahan seluas tujuh hektare telah disiapkan PTPN VIII sebagai lokasi baru tempat berjualan para PKL yang terkena gusuran akibat adanya pelebaran jalan. Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Anita Firmanti Eko Susetyowati menjelaskan, ketiga pihak telah sepakat dan berkomitmen memperbaiki Puncak sebagai kawasan strategis nasional.

“Kementerian PUPR akan mendukung pembangunan fisik jalan, lahan disediakan PTPN VIII. Untuk penataan kawasan memang diperlukan rest area,” kata Anita di Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (16/5/2019).

Baca Juga:

Dia menjelaskan, pelaksanaan pembangunam rest area sempat terhambat karena sempat ada reorganisasi di tubuh Kementerian PUPR. Selain terhambat karena reorganisasi di tubuh Kementerian PUPR, juga lantaran masih belum lengkapnya persyaratan pencairan.

“Saat itu anggarannya sudah tersedia, tapi ada persyaratan yang masih kurang, sehingga anggaran masuk lagi ke kas negara. Masalah seperti itu ada di administrasi,” ujarnya.

Sementara Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan, dengan luas tujuh hektare diperkirakan dapat mampu menampung hingga 500 PKL. Pihaknya akan memprioritaskan pedagang yang memiliki KTP Kabupaten Bogor.

“Untuk yang KTP Bogor saja. Itu syarat utama yang mau jualan di rest area. Karena sebagai pemerintah daerah, warga saya yang harus diprioritaskan,” ungkapnya.

Selain rest area, penataan kawasan Puncak juga untuk mendukung program sport tourism, di mana terdapat fun walk hingga paralayang. “Di Puncak cukup lengkap. Makanya kita tata untuk mendukung sport and tourism itu,” katanya.

Ade mengaku sangat mengingnkan rest area tersebut dibangun secepatnya. Sebab, kata dia, anggaran Rp116 miliar itu bukan hanya dari APBN, tapi Rp15 miliarnya juga bersumber dari APBD.

“Kalau menjelang Lebaran ini memang tidak mungkin ya, karena Lebaran sebentar lagi. Sekarang lebih kepada penataan lalu lintas dan wilayah saja,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama Direktur PTPN VIII, Wahyu menjelaskan, sebagian besar para PKL ada wilayah perkebunan. “Jadi luasan rest area nantinya masih tetap tujuh hektare di atas lahan milik PTPN. Satu hamparan lahan itu dikatakannya masih bersifat sementara,” ucapnya.

(whb)

Anies Baswedan Optimistis LRT Jakarta Beroperasi Sebelum Lebaran

loading…

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan optimistis Light Rail Transit (LRT) Velodrome-Kelapa Gading beroperasi sebelum Lebaran tahun ini. Pasalnya,
Ditjen Perkeretaapian Kemenhub telah menerbitkan izin teknis LRT.

Anies Baswedan mengatakan, hingga kini pihaknyanya masih merampungkan operasi perdana LRT Jakarta, dan masih menyelesaikan syarat administrasi seperti, sertifikasi depo dan rekomtek. “Yang sudah diterbitkan oleh Dirjen KA adalah rekomtek yang diterbitkan untuk prasarana jalan stasiun serta safety assesment untuk pengoperasionalan. Untuk deponya belum ada rekomtek dan sertifikasinya,” kata Anies pada Kamis (16/5/2019).

Anies menjelaskan sembari menyelesaikan proses itu, pihaknya melengkapi beberapa persyaratan lainnya. Sekalipun belum rampung, namun pihaknya optimistis, operasi LRT Jakarta bisa dimulai akhir Mei 2019 atau sebelum Lebaran.

Baca Juga:

“Tapi hasil monev dari Dishub terkait LRT masih ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Mudah-mudahan kalau kemarin kasus MRT juga begitu, semua dikejar di last minute,” ujarnya.

Tunggu Jembatan Integrasi

Berbeda, Direktur Proyek LRT JakPro, Iwan Takwin menerangkan sembari menunggu proses operasi perdana LRT, pihaknya tengah mempercepat pembangunan jembatan integrasi antara Stasiun Velodrome LRT dengan Halte Arion Transjakarta.

“Kita selesaikan jembatan di sisi lapangan itu. Kita lagi kejar itu jembatan koneksinya. Dari area berbayar ke area berbayarnya halte busway kan. Jadi enggak perlu keluar stasiun,” kata Iwan.

Bila nantinya jembatan selesai dibangun, maka LRT siap dioperasikan. Hingga kini proses pembangunan jembatan itu mencapai 60%, karena itu Iwan optimistis akhir bulan ini atau paling lambat sebelum Lebaran, LRT bisa di operasikan.

Dengan selesai dibangunnya jembatan itu, maka integrasi antara TransJakarta dan LRT tercipta. Para penumpang bisa berpindah tempat tanpa harus turun maupun keluar dari stasiun dan halte. “Jadi pelayanannya bukan hanya 6 kilometer tapi sudah integrasi dengan Transjakarta sampai Dukuh Atas,” ucap Iwan yang mengatakan TranjJakarta akan sampai di Duku Atas.

Sementara mengenai tarifnya, Iwan mengakui sesuai dengan Pergub DKI Jakarta Nomor 34 tahun 2019 tentang Tarif Angkutan Perkeretaapian Mass Rapid Transit dan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit, tarif LRT dipatok seharga Rp5.000.

(whb)

Penyelundupan Narkoba Baru asal Thailand ke Rutan Depok Digagalkan

loading…

Tiga kurir narkoba jenis Yaba asal Thailand dipelihatkan petugas Polrestro Depok.Foto/SINDOnews/R Ratna Purnama

DEPOK – Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Depok menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis baru bernama Yaba. Narkoba tersebut dibawa oleh salah satu pengunjung rutan yang ingin menjenguk warga binaan.

Untuk mengelabui petugas, narkoba tersebut disimpan dalam kotak susu kesehatan pria.Beruntung barang haram tersebut belum sampai masuk ke dalam area tahanan warga binaan. Karena ketika diperiksa oleh petugas melihat ada kejanggalan dari isi kotak susu tersebut.

“Barang yang diduga narkoba tersebut dimasukkan ke bungkus alumunium susu dan dicampur dalam serbuk susu. Namun petugas curiga kalau kemasan tersebut sudah tidak asli. Petugas curiga bahwa itu adalah narkoba,” ungkap Kepala Rutan Kelas IIB Depok, Bawono Ika, Kamis (16/5/2019).

Baca Juga:

Bawono menuturkan, barang haram tersebut dibawa tersangka G dan rencana diserahkan pada warga binaan yaitu F. “Modus seperti ini memang sudah sering dilakukan, namun bentuk dari narkobanya berbeda dia agak keras dan seperti butiran berwarna merah,” ujarnya.

Selanjutnya pihak rutan melakukan kordinasi dengan Polres Depok untuk penangangan lebih lanjut. Wakil Kapolresta Depok AKBP Arya Permana mengatakan, dari penangkapan G petugas melakukan pendalaman dan menangkap dua tersangka lain yakni, K dan A.

Tak itu saja petugas juga melakukan penggeledahan di rumah kontrakan G dan menemukan ribuan pil haram tersebut. “Dari hasil penggeledahan ditemukan sebanyak 2.300 butir lagi. Pilnya ini berwarna merah, narkoba ini berasal dari Thailand,” kata Arya Permana.

Arya menuturkan, ketiga pelaku yang diciduk ini memiliki peran sebagai kurir dan hanya diminta mengambil dan mengantarkan barang. Saat kejadian, G diminta untuk mengantarkan barang pada F ke dalam rutan. “Barang ini belum sempat dijualbelikan karena baru akan ditester. Kalau memang peminat banyak mungkin akan dikirim dan dijual (di rutan) tapi kan ini belum terjadi karena sudah berhasil diungkap,” tukasnya.

Sementara itu G mengaku hanya diminta oleh F untuk mengambil barang haram itu dari kawasan Jakarta Barat. G pun tidak tahu siapa pengirimnya karena dia hanya mengambil dari pot yang diletakkan di pinggir jalan. “Disuruh antar ke dalam (rutan). Saya teman F,” ucapnya.

(whb)