Kebakaran Kapal di Muara Baru, Polisi Sebut Belum Ada Tersangka

loading…

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. Foto/SINDOnews/Ari Sandita Murti

JAKARTA – Polisi masih menyelidiki kasus kapal terbakar di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara yang menghanguskan puluhan kapal nelayan. Sejauh ini, belum ada tersangka di kasus itu.

“Belum ada tersangka,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Senin (25/2/2019). (Baca : Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Muara Baru)

Menurutnya, dari hasil penyelidikan di lokasi, sumber api pertama kali berasal dari Kapal KM Arta Minaya. Adapun kapal tersebut telah diamankan polisi guna penyelidikan lebih lanjut. (Baca juga: Korsleting Listrik Penyebab Kebakaran Kapal di Muara Baru)

Baca Juga:

Hingga kini, tambahnya, sudah ada belasan saksi yang telah diperiksa polisi. Polisi pun masih mengumpulkan data-data tentang kebakaran itu sehingga belum mengarah pada tersangka.

“Kapal tersebut diduga sebagai sumber awal api dan petugas sudah melakukan olah TKP,” katanya.

(ysw)

Kasus Kebakaran Kapal di Muara Baru, Polisi Periksa 12 Saksi

loading…

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara yang menghanguskan puluhan kapal nelayan itu. Foto: dok/SINDOnews/Komaruddin Bagja

JAKARTA – Polisi masih melakukan penyelidikan terkait puluhan kapal terbakar di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara yang menghanguskan puluhan kapal nelayan itu.

“Ada 12 saksi kemarin yang sudah diperiksa,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono pada wartawan, Senin (25/2/2019).

Menurutnya, belasan saksi yang sudah diperiksa itu terdiri dari ABK, kapten kapal, pemilik kapal, dan regulator. Polisi pun bakal terus memeriksa saksi-saksi, khususnya yang mengetahui dan melihat kejadian tersebut. (Baca: Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Muara Baru)

Baca Juga:

Polisi, tambahnya, bakal menggali informasi tentang perbaikan kapal itu dilakukan apakah sudah sesuai dengan SOP yang ada. Maka itu, jumlah saksi bisa saja bertambah seiring berjalannya penyelidikan. (Baca juga: Kapolda Metro Ungkap Dugaan Awal Kebakaran Kapal di Muara Baru)

“Semuanya kita periksa berkaitan SOP yang ada, pembenahan perbaikan kapal itu di mana lokasinya dan SOP-nya seperti apa,” katanya.

(ysw)

Tegur Suami Saat Nonton Video Porno, Istri Sedang Hamil Dianiaya

loading…

JAKARTA – Seorang ibu hamil, YA (27) melaporkan suaminya, MA (28) ke polisi lantaran tega melakukan penganiayaan terhadap dirinya. MA tak terima ditegur sang istri setelah tepergok nonton film porno.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya mengatakan, peristiwa itu terjadi di rumahnya, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, MA kepergok sang istri sedang nonton video porno. (Baca: Gara-gara WC, Wanita Paruh Baya di Cenpaka Putih Dibacok Tetangga)

Sang istri lalu menegur MA untuk berhenti nonton video cabul tersebut. “Namun, pelaku ini tak terima ditegur dan memukuli korban hingga memar di bagian tangan dan wajahnya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (25/2/2019). (Baca juga: Menolak Diajak Begituan, Suami Aniaya Istri Pakai Kapak)

Baca Juga:

Menurutnya, korban yang tengah hamil 7 bulan itu turut marah pada pelaku usai dianiaya dan terlibat cekcok. Tak lama setelah dipisahkan tetangga, korban memilih melaporkan kejadian tersebut ke polisi agar pelaku segera ditangkap. (Baca juga: Tembak Dada Istri, Deni HIdayat Diburu Polda Metro Jaya)

“Korban sudah divisum dan dimintai keterangan. Kasusnya sedang ditangani Unit PPA Polres Jakarta Selatan,” katanya.

(ysw)

Prakiraan Cuaca Awal Pekan Ini: Siang Hari Berpotensi Hujan

loading…

JAKARTA – Wilayah DKI Jakarta pada awal pekan ini, Senin (25/2/2019), diprakirakan cerah berawan pagi ini. Pada siang hari hujan akan mengguyur sebagian besar wilayah Jakarta kecuali Kepulauan Seribu.

Sementara pada malam hari, wilayah Ibu Kota diprakirakan bakal kembali cerah berawan. “Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jaksel dan Jaktim antara siang dan sore hari,” tulis peringatan dini BMKG.

Kondisi cuaca serupa juga terjadi di Kota Bogor, Depok, dan Bekasi. Pagi ini cuaca diprakirakan cerah berawan dan berpotensi turun hujan pada siang hari. Sedangkan wilayah Tangerang diprakirakan berawan sepanjang hari.

Baca Juga:

Berikut prakiraan cuaca di wilayah Jakarta hari ini yang dilansir Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam situs resminya www.bmkg.go.id:

Prakiraan Cuaca Awal Pekan Ini: Siang Hari Berpotensi Hujan


(thm)

Wartawan Tangerang dan Polisi Deklarasi Pemilu Damai dan Anti Hoaks

loading…

Deklarasi digelar di Bundaran Tugu Adipura, Kota Tangerang, Banten, saat Car Free Day, Minggu (24/2/2019). Foto: KORAN SINDO/Hasan Kurniawan

TANGERANG – Polrestro Tangerang Kota dan Kelompok Kerja Wartawan Harian Tangerang Raya (WHTR) mendeklarasikan Pemilu Damai dan Pemilu Anti Hoax. Deklarasi digelar di Bundaran Tugu Adipura, Kota Tangerang, Banten, saat Car Free Day, Minggu (24/2/2019).

Tidak hanya deklarasi, wartawan dan polisi ini juga membuat lomba film pendek dan animasi Kapolrestro Tangerang Kota Award.

Ketua Panitia Kapolrestro Award Kompol Abdul Rachim mengatakan, ada hadiah puluhan juta rupiah bagi para pemenang lomba film pendek dan animasi tersebut.

Baca Juga:

“Melalui event ini Polri mengajak peran aktif masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.

Menurut dia, media sosial tidak hanya memberikan manfaat positif tapi juga berdampak negatif. Banyak akun bodong di media sosial yang menyebarkan isu hoaks, hate speech, dan terjadinya perpecahan.

“Karenanya Polrestro Tangerang Kota bersama Pokja WHTR mengajak semua lapisan masyarakat untuk melawan hoaks dan menciptakan suasana sejuk pada Pemilu 2019 mendatang,” ucapnya.

Ketua Pokja WHTR Imam menyebut, pihaknya memilih film sebagai tema lomba, karena visualisasinya bisa disaksikan semua usia, baik anak muda dan dewasa.

“Sehingga pesan yang disampaikan akan bisa lebih cepat diserap oleh penonton atau audience. Harapannya, masyarakat pengguna media sosial lebih cerdas dalam menerima informasi di medsos,” jelasnya.

Bagi yang tertarik mengikuti lomba ini, bisa mengisi formulir pendaftaran terlebih dahulu ke Pokja WHTR. Pendaftaran dibuka dari 25 Februari hingga 11 Maret 2019.

Untuk kriteria film pendek dan animasi, panitia lomba telah menentukan maksimal durasi, yaitu satu hingga 3 menit. Sedang Konten film, tentunya harus bernuansa Pemilu Damai dan Kampanye Anti Hoax.

Ketua KPUD Kota Tangerang Achmad Syailendra dan Ketua Panwaslu Kota Tangerang Agus Muslim juga tampak hadir dalam deklarasi bersama tersebut.

“‘Mari kita sukseskan pemilu ini dengan lancar, aman, dan damai. Jangan mudah menerima hoaks. Apabila ada money politik, laporkan, jangan takut,” tukas Syailendra.

(thm)

Buka Pelayanan di CFD, Samsat Jakbar Blokir Puluhan Kendaraan

loading…

Samsat Jakarta Barat membuka pelayanan di kawasan Car Free Day (CFD), Thamrin, Jakarta Barat, Minggu (24/2/2019). Foto: KORAN SINDO/Yan Yusuf

JAKARTA – Guna mengejar target pendapatan pajak 2019, Samsat Jakarta Barat membuka pelayanan di kawasan Car Free Day (CFD), Thamrin, Jakarta Barat. Hasilnya, sedikitnya Rp60.327.400 didapat selama dua jam.

Tak hanya mendapatkan pembayaran dari pajak, puluhan kendaraan milik masyarakat berhasil diblokir dalam pelayan ini. “CFD berasal dari semua wilayah. Kami sih ingin mengambil moment itu, memanfaatkanlah,” ujar Kepala Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Jakarta Barat, Eling Hartono, ketika dikonfirmasi, Minggu (24/2/2019).

Dia mengungkapkan sebenarnya samsat keliling (samling) ini dilakukan untuk mendekatkan diri pelayanan kepada masyarakat. Karenannya layanan pemblokiran, pembayaran pajak, hingga registrasi kendaraan dilakukan di lokasi CFD.

Baca Juga:

Eling menyebut, dalam kegiatan itu pihaknya berhasil menerima pembayaran dari 102 motor dengan total pendapatan Rp60,3 juta. Jumlah itu didapat dari masyarakat yang membayar pajak.

Sementara terhadap pelayanan blokir kendaraan, pihaknya mencatat sebanyak 40 kendaraan bermotor telah diblokir setelah 131 orang melakukan pengecekan.

Mengenai mobil mewah, Eling mengakui hingga awal Februari 2019 lalu pihaknya mencatat ada 24 mobil mewah, yakni merek Ferrari, Rolls Royce, Bentley, Lamborghini, Mercedes Benz, Porsche, BMW, Maybach, Maserati dan Audi, yang belum membayar pajak.

Di antara 24 kendaraan mewah itu, enam diantaranya sudah terkonfirmasi dan mengaku sudah menjualnya ke orang lain. Sementara 15 mobil lainnya masih diburu.

“Kami juga sejak awal Februari mendapatkan tiga mobil mewah yang sudah membayar dengan pendapatan Rp419.156.900,” ucap Eling.

Melihat kondisi ini, Eling mengaku sangat miris. Pihaknya menyayangkan sikap para pemilik mobil yang masih menunggak pajak, sementara mereka masih banyak bergaya dan memarkirkan atau berjalan dengan kendaraannya.

Termasuk soal modus para pemilik mobil. Untuk menghindari pajak progresif yang tinggi, beberapa pemilik mobil mendaftarkan dengan identitas orang lain, seperti sopir maupun pembantunya.

“KTP kerapkali disalahgunakan dan digunakan untuk kepemilikan kendaraan orang lain. Makanya pas di sini ada banyak orang yang melakukan pemblokiran kendaraan,” tutup Eling.

(thm)

Puluhan PSK Diamankan di Depok saat Mangkal Tunggu Pelanggan

loading…

DEPOK – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menjaring puluhan perempuan pekerja seks komersial (PSK). Mereka diciduk dari beberapa lokasi di Kota Depok saat razia yang digelar Sabtu malam kemarin. Saat diciduk, puluhan PSK itu sedang menunggu pelanggan.

Kabid Transmastibum Satpol PP Kota Depok Ahmad Oting mengatakan, total wanita yang terjaring sebanyak 43 orang. Mereka tidak memiliki identitas saat diciduk. “Mereka langsung dibawa ke kantor Satpol PP Depok untuk didata. Terlebih ada yang tidak membawa identitas diri dan satu persatu dites urine oleh jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok,” ujarnya kepada wartawan Minggu (24/2/2019).

Sebanyak 43 orang yang terjaring itu didapat dari dua wilayah. Rinciannya, sebanyak 33 orang diamankan di wilayah Timur dan 10 orang dari wilayah Barat. “Setelah didata dan dites urine mereka diberikan penyuluhan serta diingatkan agar tidak lagi melakukan (mencari pelanggan) di wilayah Kota Depok,” ungkapnya.

Baca Juga:

Pihaknya juga melakukan razia di salah satu apartemen di Margonda. Di sana pihaknya menjaring 10 wanita malam yang dicurigai tengah menunggu lelaki hidung belang. “Ketika ditanya mereka tidak mengaku, namun kami interogasi dan kami data,” paparnya.

Para wanita itu diduga kerap ada di sana dan melakukan prostitusi terselubung. Mereka yang terjaring melanggar Perda Nomor 16/2012 tentang Pembinaan Pengawasan dan Ketenteraman Ketertiban Umum. “Kami akan terus lakukan razia untuk menciptakan ketertiban,” pungkasnya.

(thm)

Buka Pelayanan di CFD, Samsat Jakbar Blokiri Puluhan Kendaraan

loading…

Samsat Jakarta Barat membuka pelayanan di kawasan Car Free Day (CFD), Thamrin, Jakarta Barat, Minggu (24/2/2019). Foto: KORAN SINDO/Yan Yusuf

JAKARTA – Guna mengejar target pendapatan pajak 2019, Samsat Jakarta Barat membuka pelayanan di kawasan Car Free Day (CFD), Thamrin, Jakarta Barat. Hasilnya, sedikitnya Rp60.327.400 didapat selama dua jam.

Tak hanya mendapatkan pembayaran dari pajak, puluhan kendaraan milik masyarakat berhasil diblokir dalam pelayan ini. “CFD berasal dari semua wilayah. Kami sih ingin mengambil moment itu, memanfaatkanlah,” ujar Kepala Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Jakarta Barat, Eling Hartono, ketika dikonfirmasi, Minggu (24/2/2019).

Dia mengungkapkan sebenarnya samsat keliling (samling) ini dilakukan untuk mendekatkan diri pelayanan kepada masyarakat. Karenannya layanan pemblokiran, pembayaran pajak, hingga registrasi kendaraan dilakukan di lokasi CFD.

Baca Juga:

Eling menyebut, dalam kegiatan itu pihaknya berhasil menerima pembayaran dari 102 motor dengan total pendapatan Rp60,3 juta. Jumlah itu didapat dari masyarakat yang membayar pajak.

Sementara terhadap pelayanan blokir kendaraan, pihaknya mencatat sebanyak 40 kendaraan bermotor telah diblokir setelah 131 orang melakukan pengecekan.

Mengenai mobil mewah, Eling mengakui hingga awal Februari 2019 lalu pihaknya mencatat ada 24 mobil mewah, yakni merek Ferrari, Rolls Royce, Bentley, Lamborghini, Mercedes Benz, Porsche, BMW, Maybach, Maserati dan Audi, yang belum membayar pajak.

Di antara 24 kendaraan mewah itu, enam diantaranya sudah terkonfirmasi dan mengaku sudah menjualnya ke orang lain. Sementara 15 mobil lainnya masih diburu.

“Kami juga sejak awal Februari mendapatkan tiga mobil mewah yang sudah membayar dengan pendapatan Rp419.156.900,” ucap Eling.

Melihat kondisi ini, Eling mengaku sangat miris. Pihaknya menyayangkan sikap para pemilik mobil yang masih menunggak pajak, sementara mereka masih banyak bergaya dan memarkirkan atau berjalan dengan kendaraannya.

Termasuk soal modus para pemilik mobil. Untuk menghindari pajak progresif yang tinggi, beberapa pemilik mobil mendaftarkan dengan identitas orang lain, seperti sopir maupun pembantunya.

“KTP kerapkali disalahgunakan dan digunakan untuk kepemilikan kendaraan orang lain. Makanya pas di sini ada banyak orang yang melakukan pemblokiran kendaraan,” tutup Eling.

(thm)

Kuatkan Potensi Suara, REMAJA se-Jakarta Timur Gelar Acara Tebar Maruf

loading…

Relawan Millennial Jokowi Maruf (REMAJA) menggelar acara Tebar Maruf. Foto: Foto: KORAN SINDO/Yan Yusuf

JAKARTA – Relawan Millennial Jokowi Maruf (REMAJA) kembali menggelar acara Tebar Ma’ruf dengan tema ‘Konsolidasi Duta Jakarta Timur’, di Cipayung, Jakarta Timur, akhir pekan kemarin.

Sekretaris Jenderal REMAJA, Dhika Yudhistira, mengatakan, program ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi dan konsolidasi visi misi, strategi pemenangan, alat peraga kampanye (APK), dan pelepasan influencer Duta REMAJA.

“Tebar Ma’ruf ini dihadiri kaum millenial perwakilan 65 kelurahan dan 10 kecamatan se-Jakarta Timur. Tujuannya untuk menyatukan visi Indonesia maju melalui dialog visi misi, strategi, dan pembagian APK,” ujar Dhika.

Baca Juga:

Dhika menyampaikan bahwa sosialisasi, konsolidasi, dan pembagian APK berupa ratusan spanduk serta ribuan stiker se-Jakarta Timur ini juga akan terus diadakan perkecamatan di kota-kota lainnya.

Program REMAJA yang merupakan singkatan Teh Bareng KH. Ma’ruf ini juga dihadiri langsung oleh cucu KH. Ma’ruf Amin, Syaikha Aulia (Ika).

“Kami berjuang menuju Indonesia maju, bukan untuk Indonesia menang. Indonesia maju karena kita ingin semua bersama merasakan kemajuan Indonesia ke depannya. Kalau untuk menang, kita mau menang melawan siapa? Sesama bangsa sendiri?” kata Ika membuka acara.

Direktur Penggalangan REMAJA, Adli Bahrun, menambahkan bahwa sosialisasi semacam ini akan memberikan informasi yang akurat serta edukasi kepada masyarakat, khususnya kaum millenial dalam menentukan pilihan.

“Tebar Ma’ruf adalah tebar kebaikan, yang bertujuan untuk memberikan informasi yang utuh terkait dengan prestasi pemerintah. Sekaligus menyampaikan pada millenial untuk terus menyuarakan anti hoax yang selama ini diproduksi demi menjatuhkan pemerintah. Kita melakukan tebar ma’ruf karena hoax adalah munkar,” jelasnya.

Adli menambahkan, sebelum memilih tentu perlu tahu seluk beluk pasangan calon, visi misinya, program-programnya, dan sebagainya. “Tapi yang terpenting karena target kita kaum millenial, semua harus dikemas sesuai dengan kebutuhan para millenial,” ucapnya.

Senada dengan Adli, Dhika membenarkan bahwa REMAJA terutama menyasar para pemilih millenial. “Sebagai komitmen untuk terus menjalankan kampanye di kalangan millenial, REMAJA telah merumuskan beberapa program yang baik dan tepat untuk millenial Indonesia. Tunggu saja tanggal mainnya,” pungkas Dhika.

(thm)

Spontanitas dan Kedermawanan Sahroni Bahagiakan Warga

loading…

Sahroni (kanan) berbincang dengan kakek yang menghuni gubuk reot di pinggir Kali Kebon Jahe, Jakarta Barat. Ia memerintahkan timnya membangun gubuk kakek tua tersebut. Foto/Istimewa

JAKARTA – Kebahagian tak selalu harus dengan limpahan materi. Kesederhanaan yang memberi manfaat bagi orang banyak justru kerap kali menjadi sumber dari kebahagiaan.

Hal ini tergambar dari temu warga yang dilakukan anggota Komisi III DPR Ahmad Sahroni dengan masyarakat bekas Kompleks Gaya Motor RW 08 Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (24/2/2019). Kegiatan yang sedianya menjadi ajang senam pagi bersama warga itu justru diwarnai ‘jarah warung’, khususnya oleh ibu dan anak-anak.

‘Penjarahan’ dalam konteks ini tentu bukan, mengambil paksa milik orang lain. Melainkan aksi borong jajanan warung sebagai pelepas dahaga sehabis menguras keringat.

Situasi ini bermula ketika Sahroni yang berada di atas panggung menyaksikan warga tampak lelah mengikuti intruktur senam. Segera saja politisi muda Partai NasDem itu turun dari panggung menuju sebuah warung.

Tanpa diduga Sahroni membuka boks pendingin warung tersebut. Mengeluarkan berbagai minuman dan membagi-bagikannya kepada warga. “Ibu-ibu dan bapak-bapak yang haus dan kelelahan silahkan kemari ambil minumannya,” kata Sahroni.

Sontak warga berhamburan mengerumuni Sahroni. Tak ketinggalan anak-anak memanfaatkan kesempatan memborong jajanan kecil. Keceriaan tampak menghiasi wajah-wajah mereka. “Kapan lagi dijajanin Anggota DPR,” celetuk seorang ibu mengumbar tawa.

Aminah, pemilik warung awalnya bingung dengan aksi Sahroni. Namun akhirnya ia sadar sedang dijatuhi durian runtuh. Dagangannya laku keras berkat kehadiran sang wakil rakyat.

Satu warung tampaknya belum cukup melepas dahaga warga. Segera saja Sahroni melakukan aksi sama di warung lain yang diketahui milik Eliana Susi. Ia melayani warga seolah dirinyalah pemilik warung.

Dengan sabar dan senyum ia melayani warga yang memberinya kepercayaan menjadi anggota DPR pada Pileg 2014 lalu. “Jarang ada anggota DPR yang merakyatnya seperti Pak Sahroni. Saya ketiban rezeki,” tutur Eli.

Aksi spontan serupa memang sering mewarnai masa-masa reses Sahroni saat menyambangi warga. Karakternya yang rendah hati dan penderma menjadi daya tarik bagi warga yang bahkan baru mengenal Sahroni. “Doakan saya tetap amanah sebagai wakil rakyat dan bermanfaat bagi masyarakat,” ucap Sahroni.

Pemandangan menyentuh yang menggambarkan nurani sosok Sahroni kembali terlihat di Kebon Jahe RT 05/14, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat di hari yang sama. Di tengah acara senam sore bersama warga, Sahroni tiba-tiba keluar dari kerumunan

Ia berjalan sendiri menuju sebuah gubuk tak layak huni yang berada di pinggir Kali Kebon Jahe. Gubuk itu hanya beratapkan kain terpal bekas tanpa dinding dan beralaskan tanah.

Sahroni berbincang-bincang dengan seorang kakek yang menyambung hidupnya dengan bercocok tanam di sebidang tanah kecil di pinggir kali. Sejurus kemudian ia kembali ke kerumunan dan memerintahkan timnya agar membangun hunian yang layak bagi sang kakek. “Besok bawa tim. Benerin rumah kakek itu,” tukas Sahroni

Ia kemudian berlalu. Meninggalkan harapan di dalam diri warga bahwa sesungguhnya masih ada anggota DPR yang membuktikan diri melayani masyarakatnya dengan tindakan. Ekspresi wajah warga merepresentasikan suasana hati mereka. Begitulah keceriaan dan kebahagian terkadang lahir dari sebuah kesederhanaan.

(poe)

Kebakaran Kapal Muara Baru, Dishub: Tak Ganggu Aktivitas Transportasi

loading…

Petugas Pemadam kebakaran melakukan pendinginan di salah satu kapal nelayan yang terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara.Foto/SINDOphoto/Isra Triansyah

JAKARTA – Dinas Perhubungan DKI menyebut peristiwa kebakaran kapal di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, tidak mengganggu aktivitas transportasi dari dan menuju Kali Adem.

Pelaksana tugas Kadishub DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, menyebutkan, lokasinya yang jauh membuat perjalanan tidak terganggu. Terlebih saat kejadian pihaknya sempat mengisolir kawasan ini.

Karenanya, aktivitas penyeberangan orang dan logistik dari maupun menuju Kepulauan Seribu tidak terganggu pada akhir pekan ini.

Baca Juga:

“Lokasi dermaga kapal nelayan berbeda dengan kapal penumpang, tidak ada pengaruh terhadap kegiatan wisata dari dan menuju dermaga Kali adem,” ujar Sigit, Minggu (24/2/2019).

Walau begitu, dirinya berharap penyelidikan terkait peristiwa kebakaran yang menghanguskan sebanyak 30 perahu nelayan itu dapat segera terselesaikan. Sehingga Pelabuhan Muara Baru dapat kembali dibuka dan beroperasi seperti sedia kala.

Pihak Kepolisian dan Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta, kata dia, tengah mendalami kasus tersebut. Sementara pihaknya hanya membantu mengatur lalu lintas perairan dan kawasan sekitar Pelabuhan Muara Baru.

“Untuk dermaga dan kapal nelayan, menjadi domain dan kewenangan Dinas KPKP. Regulasi undang-undang yang mengaturnya, berbeda dengan dermaga atau kapal penumpang dan barang,” tutupnya.

(thm)

Pemkot Jaksel Siapkan Rp900 Juta untuk Bangun 32 Pintu Air

loading…

JAKARTA – Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan tahun ini akan membangun pintu air di 32 titik. Pintu tersebut memiliki fungsi mengatur lalu lintas air agar tidak terjadi antrean saat debit air mulai naik.

Kasi Pembangunan Sudin SDA Jakarta Selatan, Didi Sugandhi mengatakan, pintu air akan dibuat di tujuh titik wilayah Kecamatan Jagakarsa, dua titik di Kecamatan Pasar Minggu, dua titik di Kecamatan Tebet, 19 titik di Kecamatan Pesanggrahan, dan dua titik di Kecamatan Setiabudi. “Ada 32 titik PHB sudah disurvei dan diperkirakan mulai Maret pembangunannya,” kata Didi pada Minggu (24/2/2019).

Beberapa titik yang telah disurvei yakni di saluran PHB Kali Cabang Tengah, Jagakarsa terdapat dua titik. Dan di saluran PHB Batu Belah di Jalan Batu Belah samping RPTRA Cendikia. “Pagu anggaran untuk 32 pintu air tersebut sebesar Rp900 juta,” ujarnya.

Baca Juga:

Sementara, Satpel Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, melakukan pembersihan saluran penghubung (PHB) di Jalan Siaga Raya, RW 04, Kelurahan Pejaten Barat. Lumpur dan sampah diangkat untuk menambah daya tampung saluran.

Kasatpel SDA Pasar Minggu, Chairul Anwar mengatakan, panjang saluran yang dibersihkan mencapai 20 meter. Bukan hanya sedimen, aliran saluran pun dibersihkan dari puing turap yang rusak. “Kita mulai membersihkan saluran dari reruntuhan, lalu mengurasnya,” tegasnya.

Koordinator Lapangan Satpel SDA Pasar Minggu, Didi Supriadi menambahkan, saluran air ini mengalir dari PHB Unas mengarah ke saluran PHB Kali Sarua yang berada di Pejaten Barat. “Lebar saluran 70 cm, kedalaman 60 cm.

Hari ini dibersihkan dan dikuras dari puing. Senin mendatang bisa diputuskan apakah turapnya menggunakan Uditch, atau batu belah, sebab kondisi turap juga sudah rusak, kemungkinan besar kita pakai Uditch,” ucapnya.

(whb)

Pemprov DKI Diminta Segera Putuskan Tarif MRT dan LRT

loading…

Kereta mass rapid transit (MRT) Jakarta yang siap beroperasi pada Maret 2019 mendatang.Foto/SINDOphoto/Dok

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta didesak segera memutuskan besaran tarif Mass Rapid Transit (MRT) dan Light Rail Transit (LRT) yang akan beroperasi Maret 2019 mendatang. Tarif kedua moda transportasi berbasis rel tersebut membutuhkan subsidi yang harus segera diputuskan.

Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) bidang perkeretaapian DKI Jakarta, Aditya Dwilaksana mengatakan, Pemprov DKI harus segera mengeluarkan besaran tarif untuk MRT dan LRT yang akan segera beroperasi Maret mendatang. Sebab, keduanya membutuhkan subsidi yang seharusnya disesuaikan saat awal pembahasan anggaran 2019.

Menurutnya, apabila memang subsidi tersebut sudah disiapkan, pastinya besaran subsidi tersebut belum miliki kepastian lantaran pembahasan tarif baru dilakukan sekarang. “Besaran subsidi harus disesuaikan dengan hitungan tarif yang diputuskan. Makanya tarif harus dikeluarkan jauh sebelum dioperasikan,” kata Aditya saat dihubungi pada Minggu (24/2/2019).

Baca Juga:

Selain memengaruhi besaran subsidi, lanjut Adit, lambatnya keputusan tarif juga berpengaruh terhadap tiket pembayaran yang harus diintegrasikan dengan intensitas kartu perbankan lainnya agar masyarakat cukup menggunakan satu kartu dalam menggunakan moda transportasi umum. Tarif MRT, kata Adit, direncanakan berdasarkan jarak kilometer.

Artinya, apabila memang mau dioperasikan Maret dengan integrasi kartu perbankan lainnya, setidaknya PT MRT butuh waktu dari sekarang untuk memprogram kartu sesuai besaran tarif kilomter tersebut. “Pada tahap awal operasi PT MRT dipastikan menggunakan kartu sendiri yang sudah disiapkan karena tidak ada waktu lagi,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik mengatakan, tarif MRT dan LRT itu meski dibahas terlebih dahulu bersama DPRD sebelum diputuskan dan diumumkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Sebab, tarif itu subsidi dari public service obligation (PSO) yang berasal dari APBD.

“Itu kan harus persetujuan DPRD. Enggal bisa kalau Gubernur mau umumkan sendiri. Orang belum dibahas sama kita,” ujarnya. Taufik menjelaskan, pada prinsipnya DPRD tidak akan mempermasalahkan berapa besaran subsidi yang akan diberikan untuk pelayanan transportasi umum.

Bahkan, dia mengusulkan lebih baik diberi subsidi penuh agar masyarakat gratis menggunakan transportasi umum dan tujuan mengurai kemacetan pun terwujud.

Sementara itu, Asisten Perekonomian Sekertaris Daerah, Sri Haryati menyatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat kepada DPRD untuk segera membahas besaran subsidi MRT dan LRT. Dia pun akan mengumumkan tarif tersebut apabila subsidi sudah dibahas bersama DPRD.

Sri pun mengaku telah mengalokasikan subsidi LRT dan MRT dalam APBD 2019. Untuk LRT Jakarta menerima subsidi Rp327 miliar, sedangkan MRT disubsidi Rp672,3 miliar.

“Kami sudah mengirimkan surat ke Sekertaris DPRD. Nanti mereka akan menentukan jadwal untuk membahas bersama susbisi MRT dan LRT sebelum diputuskan,” ucapnya.

(whb)

Kurangi Macet, Pembangunan LRT Diusulkan hingga ke Bogor

loading…

BOGOR – Berbagai upaya untuk mengatasi kemacetan di kawasan Puncak terus dilakukan Pemkab Bogor. Selain one way atau satu arah, penting juga dilanjutkan pembangunan kereta Light Rail Transit (LRT) yang saat ini baru sampai Cibubur, dilanjutkan hingga Desa Cibanon, Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Hal tersebut akan bermanfaat mengurai kemacetan bukan hanya disekitar Sukaraja saja, tapi juga berdampak hingga kawasan Puncak. “Maka dari itu, dalam setiap kesempatan, Pemkab selalu mengusulkan dan berharap agar pembangunan LRT yang dikerjakan pemerintah pusat berlanjut hingga Kecamatan Sukaraja,” ungkap Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Supriyanto pada Minggu (24/2/2019).

Menurut Supriyanto, transportasi LRT yang dalam waktu dekat beroperasi hingga Cibubur diharapkan secepatnya bisa berlanjut hingga Cibanon, Sukaraja, Kabupaten Bogor.”Karena di lokasi ini, kami sudah menyediakan lahan fasos fasum sekitar 10 hektare. Sehingga, selain bisa digunakan untuk LRT, minimal dua hektare bisa dibangun park and ride untuk kendaraan yang hendak ke Puncak,” ujarnya.

Baca Juga:

Dia menuturkan, park and ride itu sangat bermanfaat sebagai solusi kemacwtan Puncak, karena masyarakat dapat memarkirkan kendaraannya. “Daripada terjebak macet berjam-jam tidak bisa naik (ke Puncak) mending naik bus pengumpan. Misalnya ketika sedang berlaku sistem satu arah. Busnya itu mungkin, bisa minta bantuan dari Taman Safari atau Taman Wisata Matahari,” terangnya.

Menurutnya, hingga saat ini Pemkab juga saat ini secara umum sedang berusaha melakukan penataan transportasi sesuai pembahasan Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ).”Kita sudah mengalokasikan dana senilai Rp500 juta. Dana yang disediakan untuk RITJ tidak hanya bersumber dari APBD, melainkan juga APBN, APBD Provinsi, dan dari swasta,” tuturnya.

Sebab, lanjut dia, jika hanya mengandalkan dari pemerintah, untuk menata transportasi menjadi hal yang sulit dan mustahil. “Kita harapkan sinergi, sekarang sedang disusun dengan Bappenas dan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian yang lain, mana yang harus dianggarkan APBD mana yang Pemerintah Pusat atau provinsi, atau swasta,” terangnya.

Terkait dengan itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menjelaskan, sedang merancang sejumlah program untuk mengatasi persoalan pemenuhan kebutuhan transportasi publik.

“Langkah upaya kita dalam penyediaan moda transportasi publik di Kabupaten Bogor itu banyak. Baik yang berbasis jalan dalam konteks angkutan massal, maupun rel kereta. Kita mengharapkan ada percepatan pembangunan sejumlah Transit Oriented Development (TOD) di beberapa wilayah di Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Menurutnya, yang terpenting saat ini pertama adalah dalam mendukung program pemerintah pusat dalam mengintegrasikan sarana transportasi Jabodetabek sebagai upaya menggeser masyarakat agar beralih dari angkutan pribadi ke umum.

“Kemudian sebagaimana target Bupati Bogor yang sekarang ini, permasalahan transportasi publik yakni jalan di Kabupaten Bogor ini masih banyak yang belum terinjak angkutan umum. Targetnya kalau tak salah 80% jalan-jalan di Kabupaten Bogor diisi angkutan umum (angkot dan bus). Sekarang baru 60%,” paparnya.

Terkait angkutan massal, pihaknya selalu berkordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Saat ini, pihaknya masih bekerjasama dengan BPTJ, khususnya menyangkut supply and demand. “Sedangkan untuk yang jalan raya itu kewenangan kita. Sehingga tujuan kita sebagai pelayan masyarakat terpenuhi. Sebab sudah menjadi kewajiban kita menyediakan angkutan umum agar masyarakat dalam beraktifitas dari satu tujuan ke tujuan yang lain bisa berbiaya murah,” ucapnya.

(whb)

Jadi Korban Tabrak Lari, Remaja Tewas di Tubagus Angke

loading…

JAKARTA – Pengendara sepeda motor, Abdul Rouf Fadil (19), tewasusai ditabrak kendaraan tak dikenal di jalan Tubagus Angke, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (24/2/2019) dini hari. Saat di temukan oleh warga, jenazah Abdul berada di pinggir jalan dengan kepala bocor dan motor rusak parah.

Kasat Lantas Polres Jakarta Barat, AKBP Ganet Sukoco mengatakan, kejadian itu bermula saat Abdul yang mengendarai sepeda motor Honda Beat B 3881 UOS melaju dari arah Tambora menuju pesing. Saat di dekat SPBU, kuat dugaan Abdul tertabrak orang tak dikenal hingga membuat hilang kendali.
Dia kemudian terjatuh dan terseret beberapa meter dan membuat kepalanya mengeluarkan darah. Oleh warga, Abdul kemudian langsung dilarikan ke Puskesmas Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara. Namun sayangnya nyawa tak bisa diselamatkan.
“Jenazahnya langsung dievakuasi ke RSUD Tangerang, dan sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban mengalami rusak pada dibagian bodi motor. Kami masih memburu pelaku tabrak lari,” ucapnya.

Baca Juga:

(whb)

DKI Minta Polda Blokir 1.000 Mobil Mewah Penunggak Pajak

loading…

Sejumlah wajib pajak tengah mengantre untuk membayar pajak kendaraan bermotor.Foto/SINDOphoto/Dok

JAKARTAPemprov DKI Jakarta meminta Polda Metro Jaya untuk memblokir kendaraan mewah yang tidak sesuai dengan identitas kepemilikan. Banyak kendaraan mewah penunggak pajak berbeda identitas kepemilikan.

Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, Faisal Syafrudin mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah bergerak door to door di lima wilayah kota untuk mencari kendaraan mewah penunggak pajak. Hasilnya beberapa kendaraan mewah jenis Bentley, Ferrari, Lamborghini dan sebagainya yang menunggak pajak sudah berhasil dirazia.

Ironisnya, lanjut Faisal, banyak kendaraan mewah penunggak pajak menggunakan identitas kepemilkan atas nama orang lain. Alasannya, untuk menghindari pajak progresif dan pajak penghasilan.”Kami dan pemilik identitas meminta kepolisian untuk memblokir kendaraan mewah yang tidak sesuai dengan identitas pemiliknya,” kata Faisal pada Minggu (24/2/2019).

Baca Juga:

Faisal menjelaskan, pemilik kendaraan mewah yang menggunakan identitas kepemilikan orang lain itu secara otomatis terhindar dari pajak penghasilan dan pajak progresif ketika memiliki lebih dari satu kendaraan. Padahal, keduanya merupakan hak BPRD untuk merimanya.(Baca: Samsat Jakbar Buru 24 Mobil Mewah Penunggak Pajak Rp2,4 Miliar)

Faisal berharap adanya kerja sama dengan kepolisian, pemilik kendaraan mewah sadar terhadap kewajibanya. Dia yakin banyak yang mengelabui pajak dengan modus memalsukan identitas kepemilikan.”Masih banyak kendaraan mewah yang menununggak jumlahnya 1.000 unit lebih,” ujarnya.

Anggota Komisi B DPRD DKI, Yuke Yurike menegaskan, kendaraan merupakan objek pajak yang memiliki dampak buruk bagi lingkungan dan pembangunan. Untuk itu, wajib hukumnya pemilik kendaraan membayar pajak. Sebab, tidak mungkin warga yang tidak memiliki kendaraan ditagih kewajibanya untuk memperbaiki kerusakan jalan, kemacetan dan polusi lingkungan.

Yuke berharap pihak kepolisian membuka data kendaraannya dan bisa bersinergi dengan BPRD. Sehinga, permasalahan kemacetan, kerusakan jalan dan polusi lingkungan bisa diselesaikan dengan cepat.

“Memang untuk sistem jalan berbayar itu data kendaraan polisi dan BPRD harus bersinergi. Jadi, selain mempercepat pembangunan, sinergitas data kendaraan polisi dan BPRD juga membantu percepatan Electronic Road Pricing (ERP) atau jalan berbayar itu,” ucapnya.

(whb)

Polisi Tunggu Hasil Labfor Terkait Kebakaran Kapal di Muara Baru

loading…

JAKARTA – Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara yang membuat puluhan kapal ludes dilalap api.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, hingga kini Puslabfor Mabes Polri masih mengumpulkan data-data tentang kebakaran di Muara Baru. Maka itu, belum bisa disimpulkan secara secara pasti penyebab kebakaran tersebut.

“Labfor sejak kemarin sudah turun di lapangan, masih melakukan pemeriksaan dan analisis, kita masih menantikan hasilnya,” kata Argo saat dikonfirmasi, Minggu (24/2/2019).

Baca Juga:

Menurut dia, sudah ada sejumlah sampel yang telah diambil Puslabfor Mabes Polri yang mana tengah diteliti lebih lanjut. Hanya saja, Argo tak membeberkannya secra rinci sampel apa saja yang diambil di lokasi kebakaran itu.

“Biarkan anggota bekerja di lapangan, melakukan penyelidikan, pemeriksaan, termasuk pada saksi-saksi dan hasilnya akan kita beritahukan setelah selesai (analisis),” ucapnya.

(whb)

Hadiri Cap Go Meh di Jakbar, Puan Ajak Warga Jaga Persatuan

loading…

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani.Foto/SINDOnews/Yan Yusuf

JAKARTA – Ribuan orang menyaksikan pagelaran Cap Go Meh tahunan di Mall Season City, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (24/2/2019) pagi. Dalam gelaran itu, tak hanya budaya China, budaya dari berbagai daerah di Tanah Air pun juga ditampilkan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani yang hadir dalam acara itu menilai Cap Go Meh dapat merekatkan bangsa Indonesia dengan keragaman budayanya. Puan mengatakan, perayaan Cap Go Meh di Jakarta sudah menjadi tempat pertemuan tahunan masyarakat Ibu Kota dari beragam latar belakang, tanpa membedakan suku, agama, ras dan golongan. Itu sebabnya Puan selalu hadir dalam perayaan hari terakhir dari Tahun Baru Imlek ini.

“Indonesia dimerdekakan oleh Bung Karno bukan untuk satu agama, suku, golongan atau kelompok tertentu. Tetapi untuk kita semua bangsa Indonesia,” tegas Puan dalam sambutannya, Minggu (24/2/2019).

Baca Juga:

Dalam kesempatan ini, cucu Bung Karno tersebut kembali berpesan untuk terus menjaga kesatuan bangsa. Dia meminta masyarakat untuk terus saling menghormati, menghargai dan meningkatkan toleransi antarsesama anak bangsa.“Jaga terus persatuan dan kesatuan bangsa, agar kita menjadi bangsa yang berkemajuan,” tambah Puan.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPR Utut Adianto dan Dewan Pembina Cap Go Meh 2019, Charles Honoris, serta sejumlah pejabat DKI Jakart. Usai acara, Charles mengharapkan tahun baru bisa membawa harapan dan semangat baru bagi seluruh warga masyarakat Jakarta untuk menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Indonesia tidak akan bisa seperti hari ini tanpa kerja sama dan gotong royong dari semua masyarakat tanpa membedakan agama, ras, golongan, termasuk masyarakat Tionghoa,” ujar Charles.

Anggota DPR ini mengatakan, masyarakat Tionghoa sudah ada di Indonesia lebih dari ribuan tahun. Itu makanya budaya Tionghoa tidak terpisahkan dari kebudayaan nasional. “Kita punya tanggung jawab mempertahanjan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945. Tunaikan tugas kita mempertahankan Pancasila pada 17 April mendatang untuk Indonesia Maju,” kata Charles.

General Manager TM Seasons City, Mualim Wijovo mengatakan lni merupakan tahun ke lima Seasons City menyelenggarakan Cap Go Meh dengan menyajikan atraksi Tatung. Perayaan lnl bertujuan untuk melestarikan kebudayaan-kebudayaan yang ada di Indonesia.

Dia berharap pengunjung TM Seasons City akan semakin teredukasi dengan atraksi yang dihadirkan dalam perayaan tersebut. ”Kami sangat peduli dengan kekayaan budaya Indonesia, sehingga kami selalu tergerak untuk melestarikannya. lni juga merupakan dukungan kaml dalam meningkatkan Industri parlwlsata di DKI Jakarta,” ucap Mualim.

(whb)

Lakukan Penelusuran di Muara Baru, Polisi Temukan 34 Bangkai Kapal Terbakar

loading…

Petugas Pemadam kebakaran melakukan pendinginan di salah satu kapal nelayan yang terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara.Foto/SINDOphoto/Isra Triansyah

JAKARTA – Polisi masih menyelidiki insiden kebakaran yang terjadi di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Sejauh ini, ada sebanyak 34 kapal yang ludes dilalap api akibat kebakaran hebat tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, saat ini polisi masih melakukan pendataan ada berapa kapal yang hangus terbakar api di Muara Baru. Namun, sejauh penelusuran polisi, ada sebanyak 34 kapal yang diduga terbakar api.

“Hasil pengecekan bangkai kapal yang terbakar di luar kolam ada tujuh unit kapal dan di dalam kolam ada 27 unit kapal,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (24/2/2019). Menurutnya, jumlah kapal itu didapatkan dari hasil penelusuran kepolisian bersama pihak terkait di lokasi kejadian dengan menggunakan perahu motor.(Baca: Kapolda Metro Ungkap Dugaan Awal Penyebab Kebakaran di Muara Baru)

Baca Juga:

Hingga saat ini, polisi pun masih melakukan penelusuran tersebut guna memastikan jumlah riil kapal yang terbakar. “Namun, untuk kerugian materil belum dan korban pun belum (ada laporannya),” ucapnya.

(whb)

Temui Masyarakat, Mila Rosa Perkenalkan KTA Bermanfaat dari Perindo

loading…

Caleg DPR RI Dapil Jabar VI (Kota Bekasi-Depok) dari Partai Perindo, Mila Rachmawati saat menghadiri pengajian bersama ibu-ibu warga Jalan Cempaka RT 05 RW 07 Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi.Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya

BEKASI – Caleg DPR RI Dapil Jabar VI (Kota Bekasi-Depok) dari Partai Perindo, Mila Rachmawati, menghadiri pengajian bersama ibu-ibu warga Jalan Cempaka RT 05 RW 07 Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi. Kegiatan ini sekaligus sosialisasi terhadap program-program Perindo yang ditawarkan kepada masyarakat.

“Selain sosialisasi, kita juga memperkenalkan program dari Partai Perindo, yang mana salah satunya mengenai KTA Bermanfaat,” kata Mila. Menurutnya, program ini sebagai bukti, bahwa Perindo sangat melindungi dan mengayomi anggota dan kadernya dimanapun berada.

Pedangdut nasional menjelaskan, banyak manfaat yang bisa diperoleh masyarakat dari KTA Bermanfaat, salah satunya yaitu asuransi yang berguna sebagai jaminan kecelakaan maupun meninggal dunia.”Jadi jika terjadi sesuatu kepada si pemilik KTA Bermanfaat, itu kecelakaannya bisa diklaim dengan asuransi kecelakaan.” tegasnya.

Baca Juga:

Selain memaparkan program, Mila juga sempat mendengarkan beberapa aspirasi dari warga setempat, yang menginginkan agar Perindo bisa menyediakan ambulans di wilayah mereka, untuk memudahkan warga yang kesulitan menempuh perjalanan ke rumah sakit. Sebab, warga disana sangat membutuhkanya.

Selain itu, warga juga meminta Perindo untuk melakukan fogging, mengingat banyaknya warga setempat yang sudah terkena DBD.”Memang sekarang lagi musim hujan. Disini juga sudah banyak yang terkena DBD. Ya warga disini membutuhkan fogging. Kalau bisa, mungkin nanti difasilitasi,” ucapnya.

(whb)

Antisipasi Kebakaran Susulan, Damkar Siagakan Personel di Muara Baru

loading…

Petugas Pemadam kebakaran melakukan pendinginan di salah satu kapal nelayan yang terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara.Foto/SINDOphoto/Isra Triansyah

JAKARTA – Guna mengantisipasi kemungkinan adanya kebakaran susulan di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara pun disiagakan di lokasi.

Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi mengatakan, hingga kini pihaknya masih terus melakukan penyisiran di lokasi kebakaran yang menghanguskan 30 kapal nelayan itu. Penyisiran dilakukan guna proses pendinginan agar bara-bara api yang sudah padam tak lagi berpotensi memunculkan api.

“Ada delapan unit mobil di lokasi yang standby dengan 50 personel,” kata Satriadi saat dikonfirmasi, Minggu (24/2/2019).

Baca Juga:

Menurutnya, selama pemadaman api, pihaknya mengerahkan 20 unit mobil pemadam kebakaran dengan personel sebanyak 120 orang. Sebanyak 12 unit mobil dan 70 personel ditarik setelah pemadaman api selesai dilakukan.

“Anggota standby di lapangan sampai besok (Senin, 25 Februari 2019) untuk memastikan tak ada lagi potensi munculnya api dari bara api,” katanya.

(whb)

SMP XII Wijaya Lintas Angkatan Deklarasi Mendukung 01

loading…

Relawan pemenangan Capres 01 terus bermunculan, kali ini dari SMP Negeri XII Lintas Angkatan. Mereka melakukan Deklarasi mendukung 01 karena Jokowi Maruf Amin yang dinilai pantas memimpin negeri ini sebagai Presiden dan Waki Presiden RI. Foto SINDOnews/Od

JAKARTA – Relawan pemenangan Capres 01 terus bermunculan, kali ini dari SMP Negeri XII Lintas Angkatan. Mereka melakukan Deklarasi mendukung 01 karena Jokowi Maruf Amin yang dinilai pantas memimpin negeri ini sebagai Presiden dan Waki Presiden RI. Deklarasi dilaksanakan Minggu (24/2/2019) di Jakarta.

Koordinator XII 87 Yamianda Endra Mantika mengatakan, dukungan ke Capres Jokowi Maruf Amin merupakan wujud keperdulian lulusan SMP XII tahun 87 dan Lintas Angkatan dalam memilih orang baik dan mau bekerja keras untuk memajukan negeri ini, jauh dari korupsi dan rekam jejak yang bersih dalam memimpin Indonesia.

“Selain Jokowi telah membuktikan kinerjanya selama empat tahun setengah ini, pembangunan nyata dan bekerja keras selama ini,” kata Yamie.

Baca Juga:

Deklarasi SMP XII Lintas Angkatan dihadiri sekitar 500 orang di Balai Sarwono, yang berasal dari Angkatan lulusan SMP XII tahun 1972 sampai Lulusan Tahun 1990- an.

Deklarasi juga dihadiri Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin dan Watimpres Sidarto Danusubroto.

“Deklarasi ini juga bentuk komitmen dan partisipasi kami dalam memilih pemimpin yang kami nilai tepat,” pungkas Yamie. Deklarasi SMP XII Lintas Angkatan juga memunculkan hastag #XIIBekerjaBersama01 #Baikbersama01 #MarikitaJagaNKRI #INDONESIAMaju

(sms)

Perindo Kota Bekasi Resmikan Posko Pemenangan Perindo Center

loading…

Ketua DPD Partai Perindo Kota Bekasi, Muhammad Gunawan saat meresmikan posko pemenangan Perindo Center di Kampung Teluk Buyung, Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Minggu (24/2/2019).Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya

BEKASI – DPD Partai Perindo Kota Bekasi meresmikan posko pemenangan Perindo Center di Kampung Teluk Buyung, Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Minggu (24/2/2019). Posko itu diresmikan untuk memenangkan calon legislative (caleg) nomor urut satu Dapil II (Bekasi Utara) Muhammad Gunawan.

Selain caleg tingkat 1, posko itu juga akan konsentrasi memenangkan caleg DPRI Jabar 6 (Kota Bekasi-Depok) Mila Rahmawati (Mila Rosa).”Posko ini salah satu tempat pemenangan saya dan Bu Milla Rosa,” ungkap Ketua DPD Partai Perindo Kota Bekasi, Muhammad Gunawan kepada SINDOnews.

Menurut Gunawan, di wilayah Margamulya salah satu lumbung suara yang besar di Kecamatan Bekasi Utara. Untuk itu, diperlukan sinergitas dengan masyarakat sekitar memenangkan Partai Perindo.”Selain Posko, kegiatan seperti bazar murah, senam zumba rutin dilakukan di wilayah ini,” katanya.

Baca Juga:

Selain posko pemenangan, lanjut Gunawan, kordinasi dan pembekalan juga dilakukan kepada saksi yang disiapkan. Sebab, di Kampung Teluk Buyung sendiri ada sekitar 57 TPS yang mana warganya siap memilih dan memenangkan Partai Perindo. Sehingga, diperlukan saksi setiap satu TPS.

Untuk itu perlu dilakukan pelatihan kepada puluhan saksi tersebut agar saat pemilihan berlangsung mereka bisa bertanggungjawab. Sebab, kecurangan di TPS bisa terjadi jika para saksi lemah. Dia ingin para saksi TPS memastikan tak ada kecurangan saat pencoblosan dan Perindo menang telak diwilayah ini.

Selain di Margamulya, kata dia, pelatihan saksi juga rutin dilakukan di wilayah Kota Bekasi lainya, yang mana saksi ini disiapkan untuk memantau jalan pemilu dan memenangkan Perindo di ribuan TPS di Kota Bekasi.”Karena Perindo Bekasi saat ini suaranya di Bekasi sangat bagus,” ucapnya.

(whb)

Rescue Perindo Asapi Rumah 450 KK di Jurang Mangu Barat

loading…

Kader Partai Perindo melakukan fogging di PerumahanTaman Mangu Indah, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (24/2/2019).Foto/Okezone/Hambali

TANGERANG SELATAN – DPP Rescue Perindo kembali menggelar fogging memberantas nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) di Perumahan Taman Mangu Indah, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (24/2/2019). Fogging diberikan setelah adanya permintaan warga sekitar, mengingat telah ada lima warga yang menderita DBD baru-baru ini.

Mendapat permintaan demikian, tanpa waktu lama Sekjen DPP Rescue Perindo Yudhistira Ikhsan Pramana langsung terjun ke lokasi. Sejumlah personel dibantu empat alat fogging turut dikerahkan dalam kegiatan sosial itu. Mereka lantas dibagi menjadi empat tim yang harus menyisir titik-titik lokasi di 9 RT yang terdapat di lingkungan RW12 Kelurahan Jurang Mangu Barat.

“Totalnya ada 9 RT yang kita beri pengasapan hari ini, menurut pengurus lingkungan di sini jumlahnya ada sekira 450 Kepala Keluarga (KK). Tadi juga kita dapat informasi sudah ada 5 orang warga yang terkena DBD, sehingga kita terjun memberi fogging,” kata Yudhistira di lokasi.

Baca Juga:

Selain memberi fogging, Yudhistira menuturkan, pihaknya juga memberi penyuluhan kepada masyarakat sekitar untuk menjaga kebersihan lingkungan menggunakan pola 4 M, yakni Menguras tempat penampungan air, Mengubur barang bekas, Menutup tempat wadah air, dan Memantau lingkungan.

“Yang kita tekankan adalah bagaimana menjaga kebersihan lingkungan dengan pola 4 M. Itu cara yang sangat efektif untuk memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk DBD,” sambung pria yang kini terdaftar sebagai Calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI Nomor urut 3, daerah pemilihan Banten 3 yang meliputi Kota Tangsel, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang.

Disela-sela fogging, Yudhistira pun berdialog menyapa masyarakat sekitar. Dari obrolan itu diketahui, bahwa keresahan memang begitu dirasakan warga terkait mewabahnya nyamuk DBD. Apalagi disebutkan pula, bahwa fogging terakhir dilakukan sudah cukup lama, sekira beberapa bulan lalu.

“Sudah lama juga enggak difogging, terakhir itu sekira tiga bulan lalu, sebelumnya jeda lama juga, dan nggak menjangkau seluruhnya juga. Padahal yang kena DBD sudah 5 orang,” ucap Endang Rahmat (62), Ketua RT07.

Endang pun mengungkapkan rasa apresiasinya kepada Rescue Perindo, dia pun berharap, agar fogging yang diberikan bisa rutin dilakukan setiap tiga bulan sekali. Sehingga bisa efektif membasmi nyamuk DBD dewasa.

“Semoga apa yang dilakukan Rescue Perindo ini bisa rutin dilakukan di wilayah kami. Ini bagus ya, jadi kebanyakan masyarakat sudah tahu ada program gratis fogging dari Perindo. Terasa betul manfaatnya buat kami,” ucapnya.

(whb)

Sempat Turun Hujan Es di Bogor, BMKG Imbau Waspada Potensi Hujan Sore Hari

loading…

BOGOR – Cuaca buruk terjadi di wilayah Bogor dalam dua hari terakhir. Pasalnya, hujan deras disertai angin kencang, selain menimbulkan fenomena hujan es juga mengakibatkan tumbangnya beberapa pohon.

Bahkan satu diantaranya, tumbangnya dahan pohon kenari di Jalan KHR Abdullah bin Nuh, tepatnya Sektor V, Taman Yasmin, Bogor Barat, Kota Bogor membuat tiga pengendara motor terluka. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Ganjar Gunawan menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.40 WIB, Sabtu, 23 Februari 2019 kemarin.

Ganjar menjelaskan, dahan pohon kenari setinggi sembilan meter dengan diameter 30 cm itu patah dan menimpa pengendara motor. Akibatnya tiga orang pengendara dan dua diantaranya penumpang mengalami luka di kepala, tangan dan kakinya.

Baca Juga:

“Iya intensitas hujan dalam tiga hari terakhir ini memang cukup lebat dan angin juga kencang diduga menyebabkan batang pohon patah, bahkan dibeberapa lokasi juga sama, tapi tak ada korban,” kata Ganjar pada Minggu (24/2/2019).

Dia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan assessment dan penanganan pemotongan pohon tumbang dibeberapa lokasi oleh TRC-PB BPBD Kota Bogor. “Yang jelas ketiga korban luka ringan saat itu juga langsung dilarikan ke rumah sakit dan saat ini pulang ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Di tempat terpisah, cuaca buruk pada Sabtu, 23 Februari 2019 kemarin juga sempat menimbulkan fenomena hujan es dibeberapa lokasi di Kota Bogor. Seperti yang terjadi di kawasan Bukit Cimanggu City, Tanah Sareal, Kota Bogor.”Hujannya deras banget. Saya pas keluar rumah, ternyata hujan badai. Tak lama, butiran es berjatuhan,” kata Nurmawati (35), warga Bukit Cimanggu City.

Sementara itu, berdasarkan pengamatan Stasiun Klimatologi Kelas I BMKG Bogor cuaca ekstrem hujan dan angin kencang ini akan terus berlanjut dalam sepekan ke depan serta berpotensi banyaknya pohon tumbang yang diakibatkan awan Cumulonimbus. Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kelas I BMKG Bogor, Hadi Saputra menjelaskan, berdasarkan pengamatan cuaca permukaan, terpantau liputan awan konvektif signifikan dengan jenis Cumulonimbus pada sore hari yang menyebabkan terjadinya hujan disertai kilat dan petir serta angin kencang.

“Angin maksimum terdekat dengan lokasi kejadian yakni tercatat pada AWS IPB Baranangsiang sebesar 0.8 m/s atau 28.8 km/jam,” ujarnya. Bahkan, beberapa jam sebelum kejadian cuaca ekstrem, pihaknya sudah mengeluarkan peringatan dini cuaca harian wilayah Jawa Barat.

“Maka dari itu, kami selalu mengimbau kepada masyarakat untuk waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang antara siang, sore hingga dini hari di sebagian wilayah Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Cirebon, Indramayu, Sumedang, Majalengka, Kuningan, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Banjar dan Ciamis,” ucapnya.

(whb)

Kapolda Metro Ungkap Dugaan Awal Penyebab Kebakaran di Muara Baru

loading…

Petugas Pemadam kebakaran melakukan pendinginan di salah satu kapal nelayan yang terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara.Foto/SINDOphoto/Isra Triansyah

JAKARTA – Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono menduga kebakaran puluhan kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara karena adanya percikan api di salah satu kapal.

Gatot Emengatakan, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran di Muara Baru itu terjadi. Maka itu, polisi pun mengerahkan Tim Labfor Mabes Polri guna pengusutannya pula.(Baca: Korsleting Listrik Diduga Penyebab Kebakaran Kapal di Muara Baru)”Dugaan sementara ada mesin penyedot air di Kapal KM Arta Minajaya yang patah sehingga di las, ada percikan api yang menuju ke mesin,” kata Eddy pada wartawan, Minggu (24/2/2019).
Namun, lanjut dia, polisi bakal memastikannya lagi tentang penyebab kebakaran itu oleh Tim Labfor Mabes Polri.”Nantinya, semua temuan yang ada di lapangan bakal diteliti lebih lanjut oleh Puslabfor. Hasilnya labfor yang menentukan,” ucapnya.

Baca Juga:

(whb)

Perda Larangan Kantong Plastik Akan Rugikan Pengusaha dan Konsumen

loading…

JAKARTA – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyatakan keberatan dengan adanya perda larangan penggunaan kantong plastik. Aprindo menilai mengurangi kantong plastik yang benar adalah menerapkan kantong plastik ekolabel dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Wakil Ketua Umum Aprindo, Tutum Rahanta mengatakan, Aprindo mempertanyakan perda larangan kantong plastik ini diterapkan untuk siapa? Apakah untuk semua pelaku usaha? Kalau tidak semua pelaku usaha berarti ada ketimpangan. “Sampai saat ini beberapa anggota Aprindo, terus berupaya untuk mengurangi kantong plastik, dengan menerapkan aturan berbayar. Ini memang komitmen kami untuk mengurangi pemakaian kantong plastik,” kata Tutum pada Sabtu, 23 Februari 2019 kemarin.

Tatum menuturkan, dampak yang ditimbulkan soal perda larangan kantong plastik, sebetulnya bukan ke pengusaha saja saja tetapi juga ke konsumen. Menurut dia, retailer dengan mudah mengatakan tidak dikasih kantong plastik, tapi harus juga melihat kesiapan konsumen.

Baca Juga:

Tutum melanjutkan, aturan yang paling tepat terkait penggunaan kantong plastik yaitu bukan persoalan larangan, kalau orang dipaksa untuk mengurangi mungkin bisa, tetapi tidak bisa sampai 0%. “Penerapan aturan kantong plastik yang mudah diurai tersebut menurutnya juga perlu diikuti dengan program-program edukasi kepada masyarakat mengenai dampak negatif sampah plastik,” tuturnya,

Edukasi tersebut, lanjut dia, dilakukan agar masyarakat menggunakan kantong belanja sendiri yang bisa digunakan berkali-kali. Hanya saja, dengan adanya peraturan daerah yang melarang penggunaan kantong plastik di ritel modern tidak sesuai dengan aturan yang ada.

Rencana pemerintah dalam pelarangan penyediaan kantong belanja plastik di ritel moderen kurang sejalan. Terutama, tidak sesuai dengan tujuan pengurangan dan pengelolaan sampah.

Tutum menjelaskan hal tersebut tertulis dalam peraturan Pemerintah Nomor 81/2012 Pasal 1 Ayat 3 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Begitu juga dengan Peraturan Presiden Nomor 97/2017 Pasal 3 Ayat 2 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis Sampah Rumah Tangga.

Di tempat berbeda, Direktur Industri Kimia Hilir Kemenperin, Taufik Bawazier menilai pemberian insentif fiskal kepada Pemerintah Daerah (Pemda) yang menerbitkan peraturan pelarangan penggunaan kantong dan produk plastik, sama saja menghilangkan potensi penerimaan pajak negara.Pemberian insentif kepada Pemda tersebut bukanlah solusi yang tepat dalam penanganan sampah plastik di Tanah Air.

Kebijakan tersebut kontradiktif dengan kontribusi sektor industri plastik terhadap sumbangan ke Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan pajak nasional. “Dengan melarang plastik berarti menghilangkan potensi penerimaan negara,” kata Taufik.

Demi pengelolaan sampah plastik dengan baik, kata Taufik, Kementerian melakukan bimbingan dan mengusulkan keringanan pajak untuk industri daur ulang plastik. Namun, keringanan pajak tersebut hingga saat ini belum terealisasi. “Kita memberikan bimbingan teknis bagi industri daur ulang untuk dapat memanfaatkan scrap bahan baku plastik menjadi lebih baik,” ucapnya.

(whb)

Korsleting Listrik Diduga Penyebab Kebakaran Kapal di Muara Baru

loading…

Petugas Pemadam kebakaran melakukan pendinginan di salah satu kapal nelayan yang terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara.Foto/SINDOphoto/Isra Triansyah

JAKARTA – Penyebab kebakaran puluhan kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, diduga kuat akibat korsleting listrik di Kapal Motor (KM) Artamina Jaya. Namun, untuk memastikan penyebab kebakaran ini kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan sejumlah dan menunggu hasil Tim Labfor Mabes Polri.

Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi Gunawan mengatakan, mengatakan laporan awal kebakaran didapat pihaknya pada sabtru, 23 Februari 2019 kemarin pukul 15.44 WIB. Kala itu tiga kapal nelayan dilaporkan terbakar. Setelah berjibaku selama 13 jam dengan menerjunkan sebanyak 165 petugas, amuk si jago merah berhasil dipadamkan pada Minggu pagi.

“Penyebab kebakaran diduga akibat korselting listrik di KM Artamina Jaya yang saat itu sedang dilakukan renovasi dan salah satu anak buah kapal (abk) tengah melakukan pengelesan,” ungkap Satriadi pada Minggu (24/2/2019).

Baca Juga:

Namun, untuk memastikannya maish harus menunggu penyelidikan dan penyidikan dari kepolisian. Pernyataan tak jauh berbeda diungkapkan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKPB Reynold EP Hutagalung.(Baca: Ungkap Penyebab Kebakaran Muara Baru, Polisi Periksa 7 Saksi)

Menurut Reynold, hasil pemeriksaan saksi, diketahui sebelum kebakaran ada perbaikan di salah satu kapal.“Dugaan sementara ke situ. Tapi kepastian tunggu hasil laboratorium,” tuturnya.

Hingga berita ditulis, Kapolres menyebutkan beberapa orang saksi telah diminta keterangannya. Termasuk orang yang pertama kali mengelas. “Ada tiga orang yang sesak nafas karena menghisap asap di lokasi kejadian. Sekarang sudah dalam penanganan tim medis,” ucapnya.

(whb)

Ungkap Penyebab Kebakaran Muara Baru, Polisi Periksa 7 Saksi

loading…

Petugas Pemadam kebakaran melakukan pendinginan di salah satu kapal nelayan yang terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara.Foto/SINDOphoto/Isra Triansyah

JAKARTA – Polda Metro Jaya hingga kini masih menyelidiki penyebab kebakaran di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, yang menghanguskan puluhan kapal nelayan. Sebanyak tujuh saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut.

“Sudah ada sebanyak tujuh saksi yang sudah diperiksa,” ungkap Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono pada wartawan, Minggu (24/2/2019).
Menurutnya, hingga saat ini polisi pun masih melakukan pemeriksaan pada saksi-saksi yang mengetahui, mendengar, dan melihat kejadian tersebut.

Maka itu, jumlah saksi pun bisa terus bertambah. Selain itu, lanjut dia, polisi juga mengerahkan Tim Labfor Mabes Polri untuk mengumpulkan temuan apa saja yang ada di lokasi untuk diteliti lebih lanjut.(Baca: Tim Damkar Ungkap Penyebab Kebakaran di Muara Baru Lama Dipadamkan)

Baca Juga:

Polisi, pun bakal menunggu hasilnya untuk memastikan penyebab kebakaran itu.”Tim labfor masih bekerja di lapangan,” ucapnya.

(whb)

Tim Damkar Ungkap Penyebab Kebakaran di Muara Baru Lama Dipadamkan

loading…

Kobaran api mengamuk hingga menghanguskan puluhan kapal nelayan di Muara Baru, Jakarta Utara.Foto/Istimewa

JAKARTA – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara menyatakan, proses pemadaman api dalam peristiwa terbakarnya 30 kapal nelayan di Muara Baru, Jakarta Utara, mengalami berbagai kendala. Api baru dapat dipadamkan baru dapat dipadamkan setelah lebih dari 10 jam berkobar.

Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi mengatakan, ada sejumlah faktor kebakaran di Muara Baru yang menimpa 30 kapal sulit dipadamkan. Pertama, kapal-kapal itu terbuat dari bahan yang mudah terbakar, seperti kayu.

“Kesulitan lainnya karena itu itu kan di air yah, bukan open fighter. Itu menjadi khusus, sehingga tak leluasa melakukan pemadaman,” kata Satriadi saat dikonfirmasi, Minggu (24/2/2019).

Baca Juga:

Selain itu, lanjut dia, terdapat bahan seperti solar, yang mana memang menjadi bahan bakar kapal tersebut. Sehingga, api mudah merembet dan muncul kembali meski hanya tinggal berupa bara api saja.(Baca: Kebakaran di Muara Baru Berhasil Dipadamkan, 30 Kapal Terbakar)

“Lalu, kapal itu kan terdiri dari dek-dek, sehingga kita harus teliti menyisir bara api untuk yang sudah padam. Bila tidak akan kembali muncul api,” ucapnya.

(whb)

Pemadam Kebakaran Jakarta Utara Masih Sisir Bara Api di Muara Baru

loading…

Kebakaran yang terjadi di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara telah padam. Saat ini, pihak pemadam kebakaran tengah melakukan proses pendinginan karena ada kobaran api lagi di tiga kapal yang terbakar. Foto Ist

JAKARTA – Kebakaran yang terjadi di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara telah padam. Saat ini, pihak pemadam kebakaran tengah melakukan proses pendinginan karena ada kobaran api lagi di tiga kapal yang terbakar.

“Untuk proses pemadaman apinya selesai sekitar pukul 06.30 WIB. Kita kerahkan 20 unit pemadam, saat ini tinggal proses pendinginan. Ada delapan unit di lokasi yang melakukan penyisiran,” ujar Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi saat dikonfirmasi, Minggu (24/2/2019).

Menurutnya, proses penyisiran dilakukan untuk mengetahui mana saja titik-titik bara api yang masih ada untuk mencegah terjadinya kebakaran lagi. Apalagi, ada 30 kapal yang terbakar, yang terbuat dari bahan mudah terbakar.

Baca Juga:

Dia menambahkan, untuk jumlah korban jiwa maupun luka, pihaknya belum mendapatkan laporan. Hanya saja, ada beberapa anak buahnya yang harus dirujuk ke rumah sakit karena sesak nafas.

“Korban jiwa tidak ada, tapi ada beberapa anggota yang kelelahan, dia kecapean buat oksigen dan daripada kenapa-kenapa, kita rujuk ke RS, tapi terakhir sudah baik dan akan segera pulang. Untuk warga sejauh ini belum yah (korban),” katanya.

(sms)

Kebakaran di Muara Baru Berhasil Dipadamkan, 30 Kapal Terbakar

loading…

Kebakaran yang terjadi di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara telah berhasil dipadamkan. Hingga Minggu pagi (24/2/2019) terdata ada 30 kapal yang terbakar. Foto BPBD DKI Jakarta

JAKARTA – Kebakaran yang terjadi di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara telah berhasil dipadamkan. Hingga Minggu pagi (24/2/2019) terdata ada 30 kapal yang terbakar. Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara Satriadi mengatakan, saat ini pihaknya telah berhasil melakukan proses pemadaman kebakaran yang terjadi di Muara Baru.

Adapun proses pemadaman api berhasil dilakukan pada Minggu (24/2/2019), sekitar pukul 06.30 WIB. “Untuk kerugian materil kita belum lakukan pendataan yah, tapi untuk kapal ada 30 unit yang terbakar,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (24/2/2019).

Menurutnya, belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Pasalnya, pihaknya pun hanya bertugas melakukan pemadaman api saja di lokasi kejadian. “Untuk penyebab kebakaran sendiri hingga saat ini masih dilakukan pengusutan oleh kepolisian,” katanya.

Baca Juga:

(sms)

Dari Bandar Kecil di Sungai Ciliwung Sejarah Jakarta Dimulai

loading…

Rakit dari bamboo di Sungai Ciliwung di Jatinegara 1901. Foto/Dok/gentrapajajaran.wordpress.com

JAKARTA – Awal mula Jakarta berasal dari sebuah bandar kecil di muara Sungai Ciliwung sekitar 500 tahun silam. Dalam kurun waktu yang cukup lama hingga berabad-abad, kota bandar yang tadinya kecil itu berkembang menjadi pusat perdagangan internasional yang ramai.

Sedangkan area yang paling tua di Jakarta adalah bagian utara pantai barat Jawa dimana Sungai Ciliwung mengaliri teluk-teluk di Jakarta.

Pengetahuan awal mengenai Jakarta terkumpul melalui berbagai prasasti yang ditemukan di kawasan bandar kecil di Sungai Ciliwung itu. Keterangan mengenai Kota Jakarta sampai dengan awal kedatangan para penjelajah Eropa dapat dikatakan sangat sedikit.

Dari Bandar Kecil di Sungai Ciliwung Sejarah Jakarta Dimulai

Foto/Dok/sibokpranoto.wordpress.com
Berdasarkan laporan para penulis Eropa abad ke-16 menyebutkan, sebuah kota bernama Kalapa, yang tampaknya menjadi bandar utama bagi sebuah kerajaan Hindu bernama Sunda, beribukota Pajajaran, terletak sekitar 40 kilometer di pedalaman, dekat dengan kota Bogor sekarang.

Baca Juga:

Bangsa Portugis merupakan rombongan besar orang-orang Eropa pertama yang datang ke bandar Kalapa. Kota ini kemudian diserang oleh seorang anak muda, bernama Fatahillah, dari sebuah kerajaan yang berdekatan dengan Kalapa.

Kota pelabuhan ini pada mulanya bernama Sunda Kelapa, namun pada 22 Juni 1527, Pangeran Fatahillah menghancurkan Sunda Kelapa dan sebagai gantinya mendirikan kota Jayakarta di area tersebut. Tanggal inilah yang kemudian ditetapkan sebagai tanggal lahirnya Kota Jakarta yang hingga saat ini diperingati sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta.

Orang-orang Belanda datang pada akhir abad ke-16 dan kemudian menguasai Jayakarta. Tahun 1619, Pemerintahan Belanda (VOC) di bawah kepemimpinan Jan PieterszoonCoen menghancurkan Jayakarta dan dengan serta merta membangun kota baru yang terletak di bagian barat Sungai Ciliwung, yang dinamakan Batavia, nama yang diambil dari Batavieren, nenek moyang bangsa Belanda.

Dari Bandar Kecil di Sungai Ciliwung Sejarah Jakarta Dimulai

Foto/Dok/sibokpranoto.wordpress.com
Setelah berganti nama, keadaan alam Batavia yang berawa-rawa mirip dengan negeri Belanda, Tanah Air mereka. Kemudian mereka membangun kanal-kanal untuk melindungi Batavia dari ancaman banjir. Kegiatan pemerintahan kota dipusatkan di sekitar lapangan yang terletak 500 meter dari bandar.

Batavia ini selesai dibangun pada 1650. Batavia tua adalah tempat tinggal bangsa Eropa, sementara bangsa Cina, Jawa dan penduduk asli lainnnya disingkirkan ke tempat lainnya.

Mereka membangun balai kota yang anggun, yang merupakan kedudukan pusat pemerintahan kota Batavia. Lama-kelamaan kota Batavia berkembang ke arah selatan. Pertumbuhan yang pesat mengakibatkan keadaan lilngkungan cepat rusak, sehingga memaksa penguasa Belanda memindahkan pusat kegiatan pemerintahan ke kawasan yang lebih tinggi letaknya. Wilayah ini dinamakan Weltevreden.

Di masa-masa kejayaannya Batavia yang terkenal sebagai ‘Permata dari timur’, diduduki oleh VOC dan kemudain akhirnya diduduki pemerintah Belanda yang terbentang luas di kepulauan Hindia timur.

Kemudian pada masa penjajahan Jepang di tahun 1942, nama Batavia diganti menjadi Jakarta.

Mengamati Kota Jakarta bagaikan membaca catatan panjang yang merekam berbagai kejadian masa lalu. Berbagai bangunan dan lingkungan di Jakarta menyimpan jejak-jejak perjalanan masyarakatnya, bagaimana mereka bersikap menghadapi tantangan zamannya, memenuhi kebutuhan hidupnya dan menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Ia menyimpan suka-duka dan pahit-manisnya perkembangan, di mana kita dapat menyerap pelajaran yang berharga.

Jakarta, Ibu Kota Republik Indonesia, memiliki banyak rekaman sejarah. Antara lain dalam bentuk bangunan maupun lingkungan. Di dalamnya tercermin upaya masyarakat masa lalu dalam membangun kotanya yang tak luput dari berbagai masalah dari zaman ke zaman.

Jika kita memandang kota Jakarta sekarang, mungkin sulit terbayang bahwa ribuan tahun yang lalu kawasan ini masih baru terbentuk dari endapan lumpur sungai-sungai yang mengalir ke Jakarta. Misalnya Kali Ciliwung, Kali Angke, Kali Marunda, Kali Cisadane, Kali Besar, Kali Bekasi dan Kali Citarum. Usia dataran Jakarta kini diperkirakan 500 tahun berdasarkan geomorfologi, ilmu lapisan tanah.

“Endapan ini membentuk dataran dengan alur-alur sungai yang menyerupai kipas. Dataran ini setelah mantap lama kelamaan dihuni orang dan terbentuklah beberapa kelompok pemukiman, di mana salah satunya kemudian berkembang menjadi pelabuhan besar,” kata Muhammad Isa Ansyari SS, Sejarawan Terkemuka di Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Pemda DKI Jakarta.

Dia menuturkan, Kota Jakarta merupakan kota yang berkembang dengan cepat sejak mendapat peran sebagai Ibukota Rl. Perkembangan itu disebabkan oleh faktor-faktor sosial, ekonomi dan budaya yang saling menjalin satu sama lain.

Bermula dari sebuah lingkungan pemukiman kecil dengan kegiatan hidup terbatas, dan kemudian berkembang menjadi lingkungan pemukiman megapolitan dengan berbagai kegiatan yang amat kompleks.

Dalam paparan sejarah pertumbuhannya, di mana pemerintah kotanya silih berganti dan kondisi masyarakatnya sangat majemuk, baik dari suku bangsa, ras dan agama berikut berbagai aspek kehidupannya, warga kotanya tetap membangun tempat bermukim dan berkehidupan mereka sesuai dengan kemampuan dana, daya dan teknologi yang mereka miliki.

Tulisan ini diolah dari website jakarta-tourism.go.id, historysander.blogspot.com, wikipedia dan dolandolen.com.

(mhd)

8 Jam Berkobar, Damkar Masih Berusaha Padamkan 18 Kapal Nelayan

loading…

Petugas Damkar masih terus berupaya memadamkan 18 kapal nelayan yang terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Foto/Komaruddin Bagja

JAKARTA – Sudah delapan jam sejak pukul 15.00 WIB api berkobar di kapal nelayan, Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Masih dilakukan proses pemadaman oleh anggota kami di TKP,” kata Satriadi Gunawan Kasudin Damkar Jakarta Utara, Sabtu (23/2/2019). (Baca Juga: Api Belum Padam, 18 Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Muara Baru)

Hingga saat ini pihaknya terus berkoordinasi agar kapal nelayan tersebut dapat segera dipadamkan.

Baca Juga:

“Ada 23 unit yang kita kerahkan ke TKP,” singkatnya. (Baca Juga: Data Kapal Nelayan yang Terbakar di Pelabuhan Muara Baru)

Sebelumnya diberitakan, pada pukul 15.40 sebuah kapal nelayan tiba-tiba mengeluarkan api di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara. (Baca Juga: Penyebab Kebakaran Kapal di Pelabuhan Muara Baru Masih Misteri)

(rhs)

Data Kapal Nelayan yang Terbakar di Pelabuhan Muara Baru

loading…

Kepulan asap kebakaran kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta. Foto/Komaruddin Bagja Arjawinangun/SINDOnews

JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merilis data 13 kapal nelayan yang terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (23/2/2019).

Dari 18 kapal nelayan yang terbakar, sebanyak 13 kapal nelayan berhasil didata oleh petugas di lapangan. Hingga kini, belum ada laporan terkait korban meninggal maupun luka-luka. (Baca Juga: Api Belum Padam, 18 Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Muara Baru)

Informasi kebakaran ini sebelumnya diketahui petugas sekitar pukul 15.19 WIB. Sempat terdengar suara ledakan dari kapal yang terbakar. Sebanyak 21 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan ke lokasi guna memadamkan kobaran api.

Baca Juga:

“Sementara untuk data sebanyak 18 kapal yang terbakar,” kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi Gunawan di Jakarta, Sabtu (23/2/2019). (Baca Juga: Penyebab Kebakaran Kapal di Pelabuhan Muara Baru Masih Misteri)

Data Sementara Nama Kapal yang Terbakar:
1. Indra V GT.74 no.8114/BC, pemilik Angel.
2. Putra Gampang GT. 30 No.8288/BC pemilik Angel
3. Indi King Jaya 18A GT.53 No.8475/BC pemilik Febby Lee
4. Permai Ttimur 1 GT.40 No.4537/BC pemilik Tan Hasan Subroto
5. Permai Timur II GT.82 No.812/BE pemilik Tan Hasan Subroto
6. Hasil melimpah 1 GT.89 No.650/QA pemilik Triwijayanto
7. Mega Tama 1 GT.30 No.8632/BC pemilik Febby Lee
9. Pesisir Andalan 3 GT.87 No.8777/BV pemilik PT Tanjung Permai Abadi
10. Moro Mulya
11. Sinar Surya
12. Kapal baru (belum ada nama kapal)
13. KM Kerapu A1 GT 98 milik Budi Satria

(rhs)

Api Belum Padam, 18 Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Muara Baru

loading…

Warga sekitar tengah melihat kapal nelayan yang terbakar di Pelabuhan Muara Baru. Foto/Komaruddin Bagja Arjawinangun/SINDOnews

JAKARTA – Sebanyak 18 kapal nelayan yang terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Bahkan 21 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) diterjunkan ke lokasi guna memadamkan si jago merah.

“Sementara untuk data sebanyak 18 kapal yang terbakar,” kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi Gunawan di Jakarta, Sabtu (23/2/2019).

Meskipun begitu, dia menegaskan, sejauh ini belum ada informasi mengenai korban luka maupun meninggal dunia dalam kebakaran tersebut.

Baca Juga:

“Untuk korban jiwa ataupun luka-luka sementara belum ada info masuk dari TKP (Tempat Kejadian Perkara),” tegasnya. (Baca juga: Penyebab Kebakaran Kapal di Pelabuhan Muara Baru Masih Misteri)

(mhd)

Ini Penyebab Damkar Kesulitan Padamkan Kebakaran Kapal Nelayan

loading…

Warga sekitar tengah melihat kapal nelayan yang terbakar di Pelabuhan Muara Baru. Foto/Komaruddin Bagja Arjawinangun/SINDOnews

JAKARTA – Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara terus berusaha memadamkan api yang membakar kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan. Saat ini ada 21 unit mobil pemadam yang dikerahkan ke lokasi.

Hal itu disampaikan Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi Gunawan. Kata dia, penambahan damkar itu guna memadamkan api yang masih berkobar.

“Posisi kapal yang terbakar berada di bagian tengah dermaga sehingga sulit dijangkau oleh unit pompa,” terang Satriadi, Sabtu (23/2/2019).

Baca Juga:

Selain itu, kata dia, pemadaman terhalang oleh kapal-kapal yang bersandar di Pelabuhan Muara Baru. (Baca juga: Penyebab Kebakaran Kapal di Pelabuhan Muara Baru Masih Misteri)

“Sedangkan unit Fireboat kesulitan merapat karena tertutup oleh kapal-kapal besar yang bersandar,” katanya.

Sebelumnya, 15 mobil damkar dikerahkan dan ditambah menjadi 17 hingga saat ini sudah 21 mobil damkar dikerahkan untuk menjinakan kebakaran kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Bahkan, penyebab kebakaran juga belum diketahui. Pasalnya, hingga saat ini petugas masih bersi baku dengan si jago merah.

(mhd)

Terdengar Ledakan dari Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Muara Baru

loading…

Kapal nelayan terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Foto/Dok/@humasjakfire

JAKARTA – Sempat terdengar ledakan saat si jago merah melalap kapal nelayan yang tengah berhenti di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Ledakan dari objek kebakaran,” ujar Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi Gunawan kepada wartawan, Sabtu (23/2/2019).

Bahkan untuk memadamkan api yang membakar kapal nelayan itu, kata dia, pihaknya telah menerjunkan belasan mobil damkar.

Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. begitu juga dengan kerugian dalam kebakaran tersebut.

Baca Juga:

“Belum kita dapat data penyebab dan kerugian ya,” ujarnya. (Baca juga: Padamkan Api, 17 Damkar Dikerahkan ke Pelabuhan Muara Baru)

(mhd)

Penyebab Kebakaran Kapal di Pelabuhan Muara Baru Masih Misteri

loading…

Warga sekitar tengah melihat kapal nelayan yang terbakar di Pelabuhan Muara Baru. Foto/Komaruddin Bagja Arjawinangun/SINDOnews

JAKARTA – Sejumlah kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, terbakar. Tiga kapal sudah dilalap si jago merah sejak pukul 15.19 WIB.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi Gunawan mengatakan belum mengetahui penyebab kebakaran kapal nelayan itu. Karena, hingga kini pihaknya masih fokus pemadaman.

“Kita belum dapat data penyebab (kebakaran kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru,” kata Satriadi kepada wartawan, Sabtu (23/2/2019).

Baca Juga:

Selain itu, dia juga mengaku belum mengetahui kerugian yang diderita nelayan. “Kerugian juga (belum tahu),” tegasnya. (Baca juga: Terdengar Ledakan dari Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Muara Baru)

(mhd)

Masih Pemadaman, Saksi: Hingga Kini 10 Kapal Nelayan Terbakar

loading…

Warga sekitar tengah melihat kapal nelayan yang terbakar di pinggir dermaga. Foto/Komarudedin Bagja Arjawinangun/SINDOnews

JAKARTA – Terbakarnya kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru depan Kantor Syahbandar, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Hal itu sesuai keterangan saksi karyawan cold storage yang berada di sekitar lokasi bernama Joko.
Kata Joko, saat itu kapal yang sedang bersandar di Dermaga Timur transit Pelabuhan Muara Baru diurutan paling luar tiba-tiba mengeluarkan api dari bagian belakang kapal. Hingga kini, kata dia, sudah lebih dari tiga kapal yang terbakar.

“Sekarang ada sekitar 10 kapal yang terbakar,” ujar Joko di lokasi, Sabtu (23/2/2019). (Baca juga: Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Muara Baru)

Sampai saat ini, kapal masih terbakar dan masih dilakukan pemadaman oleh KM Antasena dan 17 unit mobil Damkar.

Baca Juga:

Masih Pemadaman, Saksi: Hingga Kini 10 Kapal Nelayan Terbakar

Sebelumnya, kapal milik nelayan terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Hal itu diketahui berdarakan informasi dari akun Twitter DPKP @humasjakfire.

Petugas yang mengetahui informasi itu langsung menuju lokasi untuk memadamkan si jago merah. Sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) diterjunkan ke lokasi kejadian.

(mhd)

Padamkan Api, 17 Damkar Dikerahkan ke Pelabuhan Muara Baru

loading…

Kapal nelayan terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Foto/Dok/@humasjakfire

JAKARTA – Sebanyak 17 mobil pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan guna memadamkan api yang tengah mengamuk di Pelabuhan Muara Baru, Jalan Tuna Raya, depan Kantor Syahbandar, Penjaringan, Jakarta Utara.

Amukan si jago merah itu saat ini telah menghanguskan sekitar 10 kapal milik nelayan di pelabuhan tersebut. Hal itu disampaikan Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi Gunawan.

“Sekarang anggota masih berusaha memadamkan api ya. Ada 17 unit (Damkar) yang kita kerahkan,” kata Satriadi kepada wartawan, Sabtu (23/2/2019).

Baca Juga:

Petugas di lokasi belum mengetahui penyebab kebakaran maupun jumlah kerugian yang diderita.

“Belum kita dapat data penyebab dan kerugian ya,” singkatnya. (Baca juga: Masih Pemadaman, Saksi: Hingga Kini 10 Kapal Nelayan Terbakar)

Sebelumnya, berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, saat itu kapal yang sedang sandar di Dermaga Timur transit 8 PPSNZJ Muara Baru di urutan paling luar tiba-tiba mengeluarkan api dari bagian belakang kapal.

(mhd)

Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Muara Baru

loading…

Kapal nelayan terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Foto/Dok/@humasjakfire

JAKARTA – Kapal nelayan terbakar di Pelabuhan Muara Baru, depan Kantor Syahbandar Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Berdasarkan informasi dari akun Twitter DPKP @humasjakfire, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 15.19 WIB.

Petugas yang mengetahui informasi itu langsung menuju lokasi untuk memadamkan si jago merah. Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi.

Baca Juga:

Hingga berita ini dibuat, petugas masih berusaha memadamkan dan mengevakuasi di lokasi kejadian. Belum diketahui penyebab terbakarnya kapal nelayan itu.

(mhd)

Copet di JPM Tanah Abang Nyaris Babak Belur Dihajar Massa

loading…

JAKARTA – Seorang copet di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, Jakarta Pusat, nyaris babak belur dihajar massa tengah melakukan aksi kriminalnya. Copet bernama Rizal (28) itu ingin mengambil handphone milik May (33).

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono menjelaskan, peristiwa bermula saat korban selesai menggunakan handphonenya.

“Pelaku memantau kondisi dan melihat korban yang baru saja mengggunakan handphone,” kata Lukman kepada wartawan, Sabtu (23/2/2019).

Baca Juga:

Lukman menambahkan, saat korban sedang berjalan lalu pelaku mendekat memepet dan menyenggol badan korban dari belakang dan membuka resleting lalu pelaku mengambil Hp korban yang disimpan dalam tas gemblok.

“Kemudian pelaku lari dan diteriaki copet oleh korban. Kemudian pelaku dapat diamankan,” jelasnya. (Baca juga: Tertangkap, Copet di Stasiun Tanah Abang Dikeroyok Massa)

Beruntung, tak berselang lama polisi yang tengah berpatroli mengetahui hal tersebut sampai akhirnya pelaku dapat diamankan.

Warga yang geram nyaris saja membuat copet tersebut babak belur. Berkat kesiagaan petugas, akhirnya amarah warga mampu diredam.

“Pelaku berikut barang bukti Hp dan dibawa kekomando guna penyidikan,” tuturnya. (Baca juga: Beraksi di Metro Mini 47, Dua Copet Dibekuk Polisi)

(mhd)

5 Warga Terkena DBD, Rescue Perindo Asapi Ratusan Rumah di Tangsel

loading…

Sekjen DPP Rescue Perindo Yudhistira Ikhsan Pramana saat tengah mengasapi rumah warga di Tangsel. Foto/Hambali/Okezone

TANGERANG SELATAN – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Rescue Perindo kembali menggelar fogging (pengasapan) untuk membasmi nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kampung Semanggi 2, Cempaka Putih, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (23/2/2019).

Total pemukiman yang di-fogging sekitar 800 Kepala Keluarga (KK). Mereka berada di lingkungan RT01, RT02 RT03, dan RT04. Seluruhnya masih dalam naungan RW03, Kelurahan Cempaka Putih.

Sekjen DPP Rescue Perindo Yudhistira Ikhsan Pramana menjelaskan, timnya dibantu dengan pengurus DPD Partai Perindo Kota Tangsel terjun mem-fogging area yang diminta pengurus warga sekitar.

Baca Juga:

“Kami memenuhi permintaan warga untuk memberi pengasapan pada 4 RT, total jumlahnya ada sekira 800 KK. Sebagaimana dilaporkan warga di sini, bahwa sudah ada 5 orang yang dirawat akibat terkena gigitan nyamuk DBD,” terang Yudhistira.

Sebanyak 15 personel Rescue dan pengurus DPD Perindo lainnya berpencar menggunakan sejumlah alat fogging. Mereka menyisir satu-per satu lokasi di sekitar pemukiman warga. Saluran air, bagian dalam dan halaman rumah, hingga kebun kosong, tak luput diberi pengasapan.

“Memang tak cukup dengan memberi fogging ini, artinya harus ada kesadaran tiap warga untuk menerapkan pola hidup sehat dengan 4M. Jadi fogging ini efektif untuk membunuh nyamuk DBD dewasa, sedangkan pola hidup 4M itu adalah cara memutus mata rantai perkembangbiakannya,” terang Yudhistira.

Disela-sela fogging, Yudhistira yang merupakan calon anggota legislatif (Caleg) Partai Perindo untuk DPR RI nomor urut 3 daerah pemilihan Banten 3 ini juga menggelar dialog dengan warga. Isu utamanya, seputar pencegahan perkembangbiakan jentik nyamuk DBD di lingkungan rumah.

“Kami menyarankan, agar nanti setelah di-fogging bapak-ibu juga memerhatikan kebersihan lingkungan, di dalam maupun di luar rumah. Karena nyamuk DBD ini bertelur di tempat yang lembab, sehingga kita harus rajin mengecek dan membersihkan tempat-tempat seperti itu,” ucap Yudhistira saat berdialog dengan warga.

5 Warga Terkena DBD, Rescue Perindo Asapi Ratusan Rumah di Tangsel

Selain menjabat Sekjen DPP Rescue Perindo, Yudhistira kini dipercayakan pula sebagai Ketua DPC Sahabat Polisi Kota Tangsel. Hal demikian menunjukkan, bahwa figur muda satu ini memang aktif dalam banyak kegiatan sosial di tengah masyarakat.

Sementara, Ketua RW 03 Widia, mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian Rescue Partai Perindo. Pria paruh baya itu memuji kepedulian Rescue Perindo yang bergerak cepat saat diminta oleh warga. Mengingat respons serupa belum tentu ditunjukkan jika meminta fogging melalui jalur birokrasi ke dinas terkait.

“Kami warga di sini mengucapkan terimakasih kepada Perindo, ini jelas sangat membantu kita. Responnya cepat, jadi nggak ribet harus urus ini-itu segala, sedangkan korban bisa terus berjatuhan tiap hari,” tukas Widia.

(mhd)

Polisi Bekuk 4 Pencuri Baterai BTS di Apartemen Thamrin

loading…

JAKARTA – Empat pelaku pencuri baterai Menara Base Transceiver Station (BTS) di Apartemen Thamrin Residence, Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dibekuk polisi.

Komplotan Duren Sawit itu antara lain Zamaludin (26), A Prabowo (29), M Zauzi (22) dan A Suseno (30) kini mendekam di balik jeruji besi Polsek Tanah Abang.

“Baterai BTS itu milik PT Indosat yang digunakan oleh berbagai perusahaan telepon seluler yang harganya jutaan rupiah yang nyaris dicuri maling, pelaku itu juga memakai mobil sewaan jenis Daihatsu hitam Nopol B 1502 ERA,” ujar Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono di Jakarta, Sabtu (23/2/2019).

Baca Juga:

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Kompol Supriyadi menambahkan, aksi para pelaku tergolong nekat. Lantaran di lokasi tersebut penjagaan cukup ketat 24 jam.

Kejadian bermula saat salah satu petugas keamanan bernama Mukhsin (35) curiga ada sebuah mobil terparkir di dekat BTS. Begitu dicek, kata dia, keempat pelaku kedapatansedang membawa baterai BTS.

Para pelaku langsung tancap gas hendak melarikan diri. Namun Mukhsin yang langsung mengabarkan rekannya di depan pos penjagaan meminta portal ditutup.

“Begitu dapat laporan dari keamanan, anggota langsung ke lokasi dan membekuk para pelaku,” kata Supriyadi.

Dari tangan para tersangka,tambahnya, petugas menyita empat buah baterai BTS, mobil Daihatsu yang digunakan untuk beraksi serta obeng dan kunci-kunci.

(mhd)

DPRD DKI Akui Belum Diundang MRT Bahas Soal Tarif

loading…

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. Foto/Dok/SINDOnews

JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mengaku bahwa pihaknya belum pernah diundang oleh PT MRT Jakarta perihal pembahasan tarif.

Padahal menurutnya, pembahasan itu cukup penting. Lantaran untuk memberikan kejelasan soal tarif maupun subsidi yang ada.

“MRT justru dibahas DPRD karena menyangkut subsidi menyangkut mengambil uang dari rakyat mesti dikasih tahu ke DPRD. Kenapa? Supaya kalau kita mau subsidi PSO berapa kan itu harus dianggarkan kalau gak darimana duitnya. Misalnya dalan hitungan normal dia harus bayar Rp25ribu, karena ini rakyat terus kita mau subsidi dong. Katakan dua jadi bayar 10 ribu, berarti kan disubsidi Rp15 ribu, Rp15 ribu itu jadi berapa persen? Jadi 15 ribu dibagi 25 ribu kali 100 persen. Sekian persen itu lah kita mensubsidi. Duitnya dari mana? Dari APBD. Kan apbd itu DPRD dan pemerintah jadi DPRD diajak diskusi,”urai Taufik di Jakarta, Sabtu (23/2/2019).

Baca Juga:

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta itu menuturkan, meskipun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa tarif MRT sudah final, namun tetap harus ada pembahasan.

“Iya sekarang berapa subsidinya? Terus nanti duitnya dari mana. Saya kira Rp8 ribu Rp7 ribu cukup,” tambahnya.

DPRD DKI, kataTaufik akan kebingungan jika tiba-tiba tarif MRT diputuskan. “Bukan Masalah setuju nggak setuju, sekarang duitnya subsidi dari mana nih kalau tarif itu tarif subsidi? Saya mau tahu dulu itu tarif subsidi apa nggak? Even tidak tarif subsidi harusnya ngomong DPRD karena ini menyangkut uang yang dipungut dari rakyat,” jelas Taufik.

Taufik mencontohkan, Transjakarta sebelum beroperasi bertemu dengan DPRD DKI untuk membahas tarif maupun subsidi.

“Ya boleh aja Pemda yang menentukan tapi musti didiskusikan juga dengan kita supaya kita prepare nih oh gua musti siapin uang buat nanti di APBD sekian buat subsidi. Kan misalnya subsidinya jadi 18 ribu, 18 ribu kali jumlah penumpang dalam waktu setahun. Itu kita yang mensubsidi,” tegasnya.

(pur)

Ini Pertimbangan Dua Cawagub DKI Disarankan ke Anies

loading…

Dua nama kandidat pengganti mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, yaitu Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto. Foto/Dok/SINDOnews

JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera dan Gerindra sudah menyepakati dua nama kandidat pengganti Sandiaga Uno kepada Gubenur DKI Anies Baswedan.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik menuturkan, dua nama tersebut yaitu Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.

Taufik mengaku ia dan PKS mempunyai pertimbangan sendiri dalam mengusung kedua cawagub itu.

Baca Juga:

“Pertama kader PKS. Karena emang kami sudah serahkan ke PKS. Kedua, banyak yang ditanyakan untuk fit and proper test dari track record, integritas kemudian kemampuannya,” ujar Taufik di Jakarta, Sabtu (23/2/2019).

Waki Ketua DPRD DKI itu menjelaskan, proses pemilihan cawagub DKI harus melewati beberapa tahapan dalam fit and proper test.

Para panelis yang dipilih merupakan para ahli dan profesional di bidangnya. “Yang mempertanyakan itu orang-orang independen dari kami ada Siti Zuhro, Eko, Ubedilah. Memang saya dimarahi juga sama calon cawagub kok saya kaya mau ujian aja. Jadi insyaalah yang telah direkomen ini memenuhi harapan dan kriteria yang saya kira disepakati bersama. Yang paling penting mumpuni,” tambahnya .

(pur)

Berikan Tarif Murah, Trans Pulau Seribu Bakal Beroperasi Maret

loading…

Warga menaiki kapal yang membawa mereka ke Kepulauan Seribu di Dermaga Muara Angke, Kali Adem, Jakarta Utara. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto

JAKARTA – Revitalisasi moda transportasi Kepulauan Seribu dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Mereka menggandeng pihak swasta, untuk sejumlah kapal kayu di kawasan Dermaga Kali Adem, Penjaringan, Jakarta Utara.

Meski bakal tergantikan, namun kapal kayu ini nantinya akan dialihfungsikan. Kapal ini nantinya akan menjadi kapal kargo untuk pengangkutan sejumlah barang dari pulau ke darat.

Direktur Utama PT Trans Seribu, Nana Suryana mengatakan, sebagai langkah awal pihaknya akan mengatifkan enam kapal kayu yang menjadi kargo. Kapal kapal ini nantinya akan dioperasikan awal Maret 2019.

Baca Juga:

“Sementara untuk kapal angkutan penumpang. Nantinya akan dioperasi pada Mei-Juni 2019 mendatang,” kata Nana usai melakukan audensi dengan Pemkot Jakarta Utara, Jumat 22 Februari 2019.

Nana melanjutkan investasi Rp16,6 miliar per kapal telah digelontorkan pihaknya terhadap enam kapal angkut penumpang. Kapal ini nanti akan menggantikan kapal kapal kayu yang telah puluhan tahun beroperasi.

Meski demikian terhadap kapal kapal kayu yang telah ada. Kapal ini nantinya akan menjadi kapal kargo dan pengakutan bagi warga dan pelancong ke kawasan pulau seribu.

“Selain itu kapal kayu juga akan kami jadikan feeder atau pengumpan di kawasam Kepulauan sebelum diangkut ke kapal kami ke Jakarta,” ucapnya.

Terhadap kapal-kapal penumpang, Nana mengatakan, operasi kapal sebenarnya bisa dilakukan saat ini. Sebab, semua izin, seperti Kementerian Perhubungan, usaha angkutan laut, izin lokasi, izin angkutan kapal barang, angkutan wisata, angkutan penumpang linier, izin operasional PTSP dari DKI terkait pengelolaan pelayaran telah dikantongi pihaknya.

Hanya saja dirinya enggan terburu-buru melakukan itu. Selain uji coba kapal masih berlangsung di perairan Pulau Bali. Pihaknya juga masih berkomunikasi dengan sejumlah pihak, termasuk penyedia jasa angkutan kapal di Kali Adem.

“Kami menghindari gejolak. Saya lebih baik menunda dari pada ada masalah kedepannya,” katanya. (Baca juga: Kapal Penumpang di Kepulauan Seribu Harus Direvitalisasi)

Khusus untuk kapal angkutan penumpang, Nana melanjutkan kapal ini nantinya mampu mengangkut 150-200 penumpang sekali jalan. Jaminan keselamatan menjadi prioritas PT Trans Seribu dengan memperketat standard operasional prosedur (sop) dan termasuk tes pengemudi.

Rute rute pelayaran akan dibuka dari dan menuju Kali Adem ke sejumlah pulau pulau di kawasan Kepulauan Seribu, seperti pulau Tidung, pulau Pramuka, pulau Pari, hingga ke kawasan pulau terjauh, pulau Sebira.

Sementara untuk tarifnya, Nana menyebutkan pihaknya mematok harga Rp 76 ribu untuk pelancong ke semua perjalanan pulau. Sementara untuk warga pulau seribu, pihaknya mematok harga Rp 25 ribu, serta tarif gratis untuk TNI, Polri, dan ASN. “Setelah launching, nantinya kami berikan tarif gratis selama dua bulan,” ucapnya.

Tarif ini memang lebih mahal bila dibandingkan dengan tarif penumpang kapal kayu yang saat ini dipatok Rp 45 – 65 ribu. Namun bila membandingkan harga di dermaga Marina, Ancol. Tarif yang ditawarkan Trans Seribu jauh lebih murah. Terlebih tarif dipatok flat.

PLT Kadis Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko mendukung penuh dengan peremajaan kapal angkutan menuju Kepulauan Seribu. Ia mengakui, rencana ini selaras dengan program DKI dengan meremajakan angkutan umum menuju kepulauan. “Kami juga akan merivitalisasi kawasan kali adem,” kata Sigit.

Mencapai itu, Sigit mengakui studi tentang Rencana Induk Pelabuhan (RIP) sudah direncanakan Dishub sejak 2018 lalu. Terlebih misi menciptakan transportasi aman untuk kawasan pulau dilakuakan.

“Kita ketahui bahwa wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu sudah ditetapkan sebagai salah satu lokasi KSPN,” tutupnya.

(mhd)

Polisi Diminta Tindak Tegas Pelaku Kekerasan terhadap Anak

loading…

Sekretaris Jenderal (Sekjen) LPAI, Reza Indragiri Amriel. Foto/Dok/SINDOphoto

JAKARTA – Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) meminta polisi menindak tegas pelaku kekerasan terhadap anak. Sekalipun itu dilakukan orang tua kandung, baginya hal itu tak bisa ditolerin.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) LPAI, Reza Indragiri Amriel menyebutkan, saat ini masalah tentang kekerasan orang tua kandung bukanlah hal baru. Perceraian menciptkan kasus parental alienation.

“Salah satu orang tua menutup akses anak untuk tetap berhubungan dengan orang tuanya yang satu lagi,” tutur Reza, Jumat 22 Februari 2019.

Baca Juga:

Sebelumnya, Nurhadi Gunawan (35) tega menganiaya anaknya yang masih berusia 3 tahun. Nurhadi menendang wajah anaknya lantaran kesal diceraikan ibu korban, Ria Ariyani (29). (Baca juga: Cemburu Mantan Istri Punya Pacar Lagi, Nurhadi Aniaya Anak Kandungnya)

Bagi Reza, kekerasan itu tak bisa ditolerin. Polisi diminta usut tuntas dan tidak diam diri. Karena kejadian dinilai tak manusiawi. Orang tua kandung yang semestinya menjaga malah menjadi orang yang menganiyaya.

“Merujuk UU Perlindungan Anak, kuasa asuh si ayah bisa saja dicabut dengan putusan pengadilan. Begitu pula kalo mengacu UU Penghapusan KDRT, hakim bisa menetapkan jarak dan waktu tertentu bagi anak untuk jauh dari pelaku (walau orang tuanya sekali pun),” tutupnya.

(mhd)

Anies Baswedan Akan Dapatkan 2 Nama Cawagub Pekan Depan

loading…

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Foto/Dok/SINDonews

JAKARTA – PKS dan Gerindra sepakat untuk menyerahkan dua nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta kepada Gubernur Anies Rasyid Baswedan pada Senin 25 Februari 2019. Kedua nama itu adalah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Muhammad Taufik mengatakan, setelah melalui proses seleksi fit and proper test cawagub, pihaknya bersama PKS sepakat untuk menyerahkan Agung dan Syaikhu kepada Gubernur Anies, pekan depan untuk disampaikan kepada DPRD DKI Jakarta.

“Kami sudah sama-sama menandatangani usulan yang telah disepakati hasil fit and proper test,” kata Taufik di Aljazeerah Restaurant, Jakarta Pusat, Jumat 22 Februari 2019.

Baca Juga:

Taufik menjelaskan, ada beberapa catatan yang harus dilakukan cawagub DKI Jakarta. Pertama, mereka harus ingat bahwa posisi wagub adalah Wagubnya warga Jakarta. Kedua, visi-misinya adalah visi-misi yang telah disusun Gubernur Anies dan wakilnya saat itu, Sandiaga Salahuddin Uno.

Selain itu, lanjut Taufik, cawagub terpilih nantinya juga harus mempelajari seluk beluk permasalahan di Jakarta. Wajar, kata dia, apabila dalam fit and proper test kedua cawagub baru memahami pada tataran yang mereka baca.

“Kita minta mereka mesti running ke lingkungan secara cepat. Secara manajemen mereka ada pengalaman. Pak Syaikhu ada eksekutifnya, Agung ada pengalaman di perusahaannya,” kata Taufik. (Baca juga: Besok PKS-Gerindra Konsultasi Cawagub DKI ke Anies)

Ketua DPW PKS DKI Syakir Purnomo menuturkan, DPP PKS sejak awal telah menyetujui penunjukan Agung dan Syaikhu menjadi cawagub. Setelah ini, kedua partai pengusung Anies-Sandi ini bakal meminta tandatangan dari ketua umum dan sekretaris jenderal masing-masing partai. “Ya segera kami kirimkan surat ke Gubernur Anies,” ungkapnya.

Penandatanganan ini menandakan pembahasan pengganti Sandiaga Uno tuntas di tahap partai politik. Setelah PKS dan Gerindra menyerahkan surat rekomendasi itu ke Gubernur Anies, orang nomor 1 di DKI Jakarta itu akan menyampaikanya kepada DPRD DKI Jakarta untuk diparipurnakan.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Anies menyampaikan bahwa sebenarnya DPRD sudah datang menemuinya pada awal pekan ini. Mereka kemudian akan menuntaskan surat-surat administrasi proses pemilihan Cawagub. “Nah ketika suratnya datang diantar ke saya, baru kemudian saya proses,” ungkapnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini menilai kekosongan wagub hanya berdampak terhadap pengaturan jadwal. Dimana, banyak kegiatan, khusunya kegiatan seremonial yang biasanya bisa dibagi tapi sekarang tidak bisa dibagi karena aturan protokoler.

Kalau dari sisi pekerjaan, kata Anies, indikasinya paling mudah pada saat pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kemarin. Dia menilai tidak ada bedanya ada atau tidaknya posisi wagub.

“Kalau kinerja diukur dari misalnya pelaksanaan program sampai dengan Desember kemarin Alhamdulillah program terlaksana dengan baik jadinya tidak ada dampak terlihat dari pelaksanaan program-program itu tidak terkena dampak,” pungkasnya.

Sebelumnya, tiga calon dari kader PKS telah mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) untuk mengukur kelayakan calon duduk di kursi DKI 2. Ketiganya, yakni Sekretaris DPW PKS DKI Agung Yulianto, mantan Wakil Wali Kota Bekas Ahmad Syaikhu, dan Ketua Fraksi PKS di DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi.

(mhd)

Gerindra Kritik Kekerasan terhadap Wartawan di Munajat 212

loading…

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani. Foto/Rico Afrido Simanjuntak/SINDOnews

JAKARTA – Kekerasan dan intimidasi terhadap wartawan di saat kegiatan Munajat 212 di Monas, Jakarta, Kamis 21 Februari 2019 malam oleh massa Laskar Pembela Islam (LPI) terus mendapatkan kritik. Kali ini, kritikan itu dari Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani.

“Tindakan kekerasan terhadap wartawan adalah tindakan yang tidak benar,” kata Ahmad Muzani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Muzani mengaku konsisten memandang wartawan sebagai profesi yang netral. “Jadi, kegiatan apapun harus menghormati profesi,” kata Muzani yang juga sebagai wakil ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini.

Baca Juga:

Menurut dia, perlindungan terhadap profesi wartawan harus diberikan. “Kita punya data dunia betapa banyaknya wartawan di dunia selalu menjadi korban dari yang begini-begini. Ada ketidakpuasan, iya. Tapi bukan melawan wartawan,” pungkas wakil ketua MPR RI ini.

Sekadar diketahui, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengutuk keras kekerasan, intimidasi dan persekusi terhadap sejumlah jurnalis saat kegiatan Munajat 212 di Kawasan Monas, Jakarta, kemarin malam. Adapun yang menjadi korban adalah wartawan media online dan televisi swasta.

(mhd)

Anies Baswedan Siapkan Program Lanjutan Sertifikat Jokowi

loading…

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto/Dok/SINDOphoto

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siapkan program lanjutan pembagian sertifikat tanah yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pemberdayaan masyarakat, permodalan usaha serta pembukaan jalur pasar menjadi prioritas dalam program lanjutan tersebut.

Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan saat mendampingi Jokowi dalam Penyerahan Sertifikat Tanah di Gelanggang Remaja Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat 22 Februari 2019.

“Alhamdulillah kita bersyukur di hari Jumat penuh berkah, kita bersama-sama hadir untuk menyaksikan pembagian sertifikat rakyat yang dibagikan langsung oleh Presiden RI,” kata Anies di lokasi.

Baca Juga:

Anies menyebutkan sejumlah data mengenai status sertifikat tanah yang dibagikan, khususnya di wilayah Jakarta Selatan. Berdasarkan informasi bahwa pembagian sertifikat tanah di Jakarta Selatan sebanyak 2.000 dari 16 kelurahan. Di antaranya yakni, Kelurahan Bintaro, Pondok Labu, Cipedak, dan Jatipadang.

Pada 2018, lanjut Anies, Kota Administrasi Jakarta Selatan telah menyelesaikan 40.655 bidang di Jakarta Selatan. Menurutnya, pembagian sertifikat tersebut harus dilanjutkan dengan program lanjutan agar dapat bermanfaat. Sebab, program pembagian sertifikat tidak bisa berjalan sendiri.

“Kami tengah menyiapkan untuk menyambung dan menyinkronkan program pemberdayaan masyarakat setelah pembagian sertifikat tanah. Nantinya seluruh warga memiliki kepastian hukum atas lahan yang kini mereka tempati,” ungkapnya.

Adapun program yang akan disingkronkan dengan program pembagian sertifikat, kata Anies yaitu dengan memperdayakan masyarakat, permodalah usaha, sekaligus menyambungkan mereka dengan pasar.

“Sehingga, program kali ini tidak berjalan sendirian, tapi ada program lanjutnya, dan program yang bermanfaat,” ungkapnya. (Baca juga: Dampak Positif Program Pemberian Sertifikat Tanah Pemerintah Jokowi)

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik memilih untuk memanggil Badan Pertanahan Nasional (BPN) DKI Jakarta untuk menelusuri laporan adanya pungutan liar dalam program pembagian sertifikat ketimbang mempersiapkan program lanjutan.

Menurut politikus Partai Gerindra ini, banyak laporan adanya kasus pembuatan sertifikat dengan bayaran 25 persen dari harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)-nya. Seharusnya, kata dia, apabila ada pembayaran dalam pembagian sertifikat, BPN memberikan sosialisasi tersebut.

“Di Jakarta Selatan ada kasus. Ada tanah apa gitu namanya harus bayar. Tanah itu dalam proses sertifikat ada tanah pamong praja yg harus bayar. Rakyat ada yang ngadu, tinggal puluhan tahun di situ. Dia tahunya ada pengumuman dari BPN dan DKI kalau sertifikat tanah gratis. Taunya pas ngurus dikenakan 25% harga Tanah NJOP. Ya enggak bisa. Pensiunan semua,” pungkasnya.

(mhd)

RSUD Cengkareng Diserbu Warga, Jumlah Pasien DBD Meningkat

loading…

JAKARTA – Ketakutan akan terkena demam berdarah dengue (DBD) membuat RSUD Cengkareng dipenuhi sejumlah warga. Hingga 22 Februari 2019 ini, RSUD Cengkareng mencatat ada 259 pasien DBD yang dirawat.

Pantauan SINDOnews di RSUD Cengkareng, Jumat (22/2/2019) siang, puluhan warga memenuhi sejumlah lorong di kawasan RSUD Cengkareng. Poliklinik, UGD hingga ruang perawatan dipenuhi oleh pasien dan keluarga. Mereka ketakutan karena demam tinggi yang kunjung reda.

Titi (39) salah satu warga Kalideres, Jakarta Barat mengungkapkan. Bahwa sudah empat hari anaknya keduanya mengalami demam tinggi. Ia kemudian mencoba melakukan pengecekan ke RSUD Cengkareng.

Baca Juga:

Hingga menjelang sore, Titi baru selesai mengecek anaknya. Indikasi bukan DBD diungkapkan oleh dokter. Meski demikian Titi tak percaya, cek darah si anak belum dikantongi olehnya. “Katanya nunggu tiga lagi,” kata Titi yang kala itu keluar dari ruang pelayanan. (Baca: Antisipasi Kejadian Luar Biasa DBD, Ini Imbauan Kadinkes DKI)

Humas RSUD Cengkareng, Agung Rusyana tak menampik dengan ucapan Titi. Ia mengakui pasien DBD alami peningkatan. Sepanjang tahun 2018, Agung mencatat ada 423 pasien DBD. Sementara hingga 22 Februari 2019 pihaknya mencatat 259 pasien. Artinya ada 50 persen lebih pasien bila membandingkan tahun 2018.

Meski demikian, Agung mengakui pernyataan Gubernur DKI, Anies Baswedan yang menyarankan untuk dicek DBD dan perawatan gratis bagi pasien DBD mendorong masyarakat terus berdatangan.

Karenanya, pihak Cengkareng terpaksa menambah sejumlah kasur perawatan. Termasuk menambah jam kerja bagi perawat dan petugas keamanan. “Jadinya makin banyak,” ucap Agung. (Baca juga: Bocah Berusia 7 Tahun Meninggal Dunia karena DBD)

Meski demikian, banyaknya masyarakat yang datang, diakui tidak serta merta terkena DBD. Ada beberapa pengecekan justru terungkap bahwa demam tinggi bukan disebabkan oleh DBD. “Tapi tetap kita tangani. Memang saat ini prioritas kami DBD,” ucapnya.

Kasudin Kesehatan Jakarta Barat, Weningtyas Purnomo mengatakan mencegah DBD meningkat pihaknya telah mengutkan metode surveilans terhadap rumah sakit. Laporan kasus DBD dilakukan 1×24 jam melalui sistem surveilans.

“Setelah diagnosa ditegakkan agar dapat segera dilakukan penyelidikan epidemiologi oleh puskesmas,” kata Weningtyas.

Selain itu, sudin juga memberikan beberapa surat edaran kepada sejumlah Rumah Sakit dan Puskesmas. Ketersedian sarana, alat dan obat obat tetap ada dalam menunjang tatalaksana penderita DBD.

Sementara untuk lingkungan, Weningtyas mengatakan penguatan advokasi dan koordinasi lintas sektor untuk mendukung optimalisasi Gerakan PSN di 7 tatanan seperti Sudin Pendidikan, Kemenag, Sudin Parbud, Sudin UMKM, Sudin Perindustrian, Sudin PPAPP, Sudin Tenaga kerja, Sudin Kehutanan.

(ysw)

Gangguan di Lenteng Agung, KRL Jakarta Kota-Bogor Dibawa ke Depo Depok

loading…

JAKARTA – Kereta Commuter Line jurusan Jakarta Kota-Bogor yang mengalami gangguan pada rangkaiannya di Stasiun Lenteng Agung dibawa ke Depo Depok, Jumat (22/2/2019). Hal itu dilakukan guna penanganan lebih lanjut.

Hingga saat ini perjalanan KRL masih dalam proses penguraian kepadatan di lintas. (Baca juga: Commuter Line Jakarta Kota-Bogor Alami Gangguan pada Rangkaian)

“Info Lanjut KA 1176 (Jakarta Kota-Bogor) dikembalikan ke Depo Depok untuk penanganan lebih lanjut. Perjalanan KRL saat ini masih dalam proses penguraian kepadatan di lintas,” tulis akun Twitter Info Commuter Line @CommuterLine.

Sebelumnya, kereta Commuter Line 1176 jurusan Jakarta Kota-Bogor mengalami kendala pada rangkaian di Stasiun Lenteng Agung. Bahkan, hingga saat ini masih ditangani oleh unit terkait.

Baca Juga:

Selain KA 1176, KA 1553 jurusan Bogor-Angke juga sempat mengalami gangguan. Namun, saat ini gangguan itu sudah bisa ditangani.

(mhd)

Wabah DBD Merebak, RSUD Koja Diserbu Warga

loading…

Ilustrasi, pasien DBD di rumah sakit. Foto: dok/SINDOnews/Hasan Kurniawan

JAKARTA – Merebaknya wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) membuat sejumlah warga yang sedang sakit khawatir. Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Koja Jakarta Utara dipenuhi warga yang hanya sekedar periksa darah karena khawatir terjangkit DBD.

Seperti di RSUD Koja, Jakarta Utara, Poliklinik mulai dipenuhi oleh orang yang mengalami demam. Meski tak mengetahui penyakit secara pasti. Namun ketakutan dirasakan sejumlah pasien. (Baca: Pemprov DKI Gratiskan Biaya Perawatan Pasien DBD di RSUD)

Dengan membawa serta sejumlah anaknya yang terkena DBD, mereka kemudian mengantre di ruang tunggu poliklinik. Wajah lesu terlihat dari wajah pengunjung.

Baca Juga:

“Sudah dari pagi mas, tapi belum dipanggil,” ucap Nita (36) warga Marunda, Jakarta Utara, saat ditemui di RSUD Koja, Jakarta Utara, Jumat (22/2/2019).

Meski demikian dari sejumlah lantai di kawasan itu kepadatan jumlah pasien tak terlihat banyak. Penumpukan nyaris tak ditemukan di sejumlah lorong lorong rumah sakit. Para pasien mulai terlihat masih terlihat normal dengan jumlah kasur perawatan. (Baca juga: Antisipasi Kejadian Luar Biasa DBD, Ini Imbauan Kadinkes DKI)

Padahal sejumlah warga mengakui bahwa RSUD Koja kerap dilimpahkan untuk menangani pasien DBD. “Seminggu yang lalu masuk sini. Karena lemparan RSUD Cengkareng, katanya disana sudah penuh,” ucap Yuni (38) warga Kembangan.

Yuni mengakui, saat ini anaknya tengah jalani perawatan intensif di salah satu ruang. Kondisi anak kian membaik seiring penanganan tim dokter yang memeriksa secara rutin. “Katanya minggu ini sudah boleh pulang kok,” katanya.

Direktur Umum RSUD Koja, dr Theriyoto mengakui sekalipun penyakit DBD merebak. Namun pihaknya menyakinkan bahwa pasien yang menjalani perawatan tidak mengalami peningkatan.

Hingga berita ditulis, Theriyoto mencatat ada 32 pasien, yakni 20 dewasa dan 12 anak. “Semuanya ditangani secara intensif oleh kami,” ucapnya.

(ysw)

Empat Korban Ledakan di Taman Anggrek Sudah Stabil

loading…

Tim medis tengah mengontrol korban luka bakar di rumah sakit. Foto/Ilustrasi/SINDOnews

JAKARTA – Empat korban ledakan di Mall Taman Anggrek, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, sudah mulai stabil selama menjalani perawatan medis di rumah sakit. Mereka diketahui mengalami luka bakar 20 persen serta pencegahan pembengkakan pada saluran pernapasan.

Hal itu disampaikan Kadiv Pelayanan Medis Rumah Sakit (RS) Royal Taruma, Elfrida Rinawaty. Meski begitu, kata dia, saat ini keempat korban itu masih menjalani pemeriksaan medis di RS.

“Tiga korban kebetulan perempuan, semua kami rawat intensif, karena terpapar luka bakar 20 persen dan kemungkinan juga menghirup gas. Tapi sejauh ini kondisi mereka stabil, perawatan kemungkinan dilakukan setidaknya satu minggu,” terang Elfrida kepada wartawan di Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Baca Juga:

Sedangkan satu korban lainnya, kata dia, masih menjalani jalani perawatan biasa di ruang perawatan. Korban itu akan jalani operasi patah tulang pada pergelangan kaki kanan. (Baca juga: Pengamat Pastikan Ledakan di Taman Anggrek Akibat Lalai)

“Satu dari empat korban memang dirawat di ruang biasa karena luka bakarnya hanya dua persen. Tapi alami patah tulang dibagian trimalleolar ankle yakni persambungan dua tulang pada pergelangan kaki. Rencananya kami operasi sore ini,” paparnya.

Biaya penanggungan korban, kata Elfrida, mulai dari pengobatan dan proses perawatan ditanggung oleh pihak Mall Taman Anggrek. (Baca juga: Managemen Taman Anggrek Bungkam Ditanya Biaya Korban Ledakan)

(mhd)

Pemkot Jakbar Juga Minta Mall Taman Anggrek Diberi Sanksi

loading…

Suasana Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, usai ledakan di food court. Foto/Dok/Okezone

JAKARTA – Tidak hanya Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta yang meminta agar Mall Taman Anggrek segera diberi sanksi tegas dalam kasus ledakan yang terjadi pada Rabu 20 Februari 2019 pagi, tapi juga Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat.

Permintaan itu dikatakan Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Efendi. Dia menilai, selama ada korban semestinya sanksi tegas harus dilakukan. Meski demikian, dia menyerahkan sepenuhnya kepada dinas terkait, dalam hal ini Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang dan Pertanahan DKI Jakarta.

“Saya belum tayhu sanksi seperti apa. Apa yang dilanggar. Tapi umumnya ketika terjadi kecelakaan kendaraan dan ada korban pasti ada sanksi kan,” kata Effendi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (22/2/2019). (Baca juga: DPRD Desak Pemprov DKI Tindak Tegas Mall Taman Anggrek)

Baca Juga:

Sebelumnya, Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Bangunan Pemprov DKI Jakarta, Benny Agus Chandra menegaskan, akan memberikan sanksi tegas kepada Mall Taman Anggrek bila terbukti bersalah.

Pemberian sanksi dilakukan dengan merujuk dari hasil penyelidikan polisi. Meski demikian, hingga berita ditulis, Benny enggan menjabarkan sanksi apa nantinya. “Nanti kita informasikan,” ujarnya.

(mhd)

Commuter Line Jakarta Kota-Bogor Alami Gangguan pada Rangkaian

loading…

Commuter Line. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto

JAKARTA – Kereta Commuter Line 1553 jurusan Bogor-Angke mengalami gangguan dikarenakan adanya pengecekan di Stasiun Bogor, Jumat (22/2/2019). Berdasarkan Info Commuter Line, kereta itu sudah diberangkatkan kembali namun hanya sampai Stasiun Depok.

Selain itu, kereta Commuter Line 1176 jurusan Jakarta Kota-Bogor mengalami kendala pada rangkaian di Stasiun Lenteng Agung. Bahkan, hingga saat ini masih ditangani oleh unit terkait.

“Rekan Commuters yang tidak dapat menunggu diimbau untuk menggunakan moda transportasi lain dan proses pengembalian tiket dapat dilakukan di loket stasiun,” tulis akun Twitter Info Commuter Line @CommuterLine.

Selain itu, ada gangguan Listrik Aliran Atas antara Stasiun Pasar Minggu-Universitas Indonesia. Namun saat ini sudah teratasi.

Baca Juga:

(mhd)

Warga Bekasi Antusias Serbu Bazar Kartini Perindo di Margajaya

loading…

DPD Kartini Perindo menggelar bazar beras dengan harga murah di Komplek Pengairan Lama, Jalan Letjen Sarbini, RT 1/1, Kelurahan Margajaya, Kota Bekasi, Jumat (22/2/2019). Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya

BEKASI – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kartini Perindo Kota Bekasi menggelar bazar beras dengan harga murah di Komplek Pengairan Lama, Jalan Letjen Sarbini, RT 1/1, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Kegiatan ini disambut warga setempat dengan antusias.

Dalam waktu singkat, ratusan bungkus plastik beras berisi 2,5 kg, habis terjual. Sebab, ratusan warga langsung menyerbu kegiatan tersebut. Bahkan, ratusan masyarakat kurang mampu yang didominasi ibu rumah tangga mengantre dan berdesakan untuk membeli beras murah yang dijual pengurus Kartini Perindo.

Kartini Perindo menjual satu bungkus plastik beras berisi 2,5 kilogram (kg) seharga Rp10.000. Bagi masyarakat, harga ini sangat murah bila dibandingkan dengan harga beras di pasaran yang mencapai sekitar Rp12.000 per kg. Untuk membeli beras ini, masyarakat masing-masing membawa satu kupon yang sebelumnya diberikan pengurus Kartini Perindo.

Baca Juga:

Bila tidak bisa datang ke lokasi bazar, masyarakat bisa menitipkannya kepada saudara, keluarga, atau tetangga. Kupon itu selanjutnya diberikan kepada panitia bersama uang untuk membeli beras dengan harga murah.

Warga Bekasi Antusias Serbu Bazar Kartini Perindo di Margajaya

Wakil Sekjen DPP Partai Perindo, Henky Eko Sriyantono mengatakan, bazar beras murah bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu. Dalam bazar itu, mereka menjual 250 bungkus plastik beras berisi masing-masing 2,5 kg. ”Kegiatan ini untuk membantu meringankan beban masyarakat,” katanya.

Pria yang akrab disapa Cak Eko juga sebagai Caleg Partai Perindo Nomor Urut 1 Jabar 6, DPRI ini mengungkapkan, bazar murah itu juga menjadi sarana bagi para kader dan caleg Perindo untuk bersilaturahmi dengan masyarakat. ”Kegiatan ini memang rutin dilakukan di Bekasi dan wilayah Indonesia lainya,” ujarnya.

Sementara Caleg DPR RI Nomer Urut 4, Dapil Jabar 6, Ricky Herbert P Sitohang mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk dukungan Partai Perindo dalam program bazar murah. ”Bazar murah ini merupakan bentuk kepedulian Partai Perindo terhadap kehidupan masyarakat kurang mampu. Perindo memang harus dekat masyarakat,” katanya.

Salah satu Komisaris MNC Group ini menjelaskan, alasan mengadakan kegiatan ini juga karena untuk membantu masyarakat di dalam membeli bahan pokok seperti beras. Bahkan, dalam kegiatan ini, Perindo menyiapkan 250 paket beras. ”Alhamdulillah ikut membantu kebutuhan pangan warga, terutama bantuan warga untuk membeli beras,” jelasnya.

Selain itu, Herbert memastikan jika Partai Perindo akan rutin menyelenggarakan bazar beras murah. Seperti menambah kouta beras yang disediakan. Sehingga, kata dia, kedepanya bazar beras murah ini akan diperbanyak. Hal itu melihat antusias warga yang sangat besar dengan harapan Partai Perindo terus melakukan kegiatan seperti ini.

Sementara salah satu warga yang ikut dalam kegiatan tersebut mengaku sangat senang dengan kegiatan seperti ini.”Kami merasa terbantu dengan bazar yang digelar Perindo ini karena kami bisa membeli beras dengan harga yang murah. Kami berharap kegiatan ini rutin dilakukan, bahkan lebih ditingkatkan,” kata Bestaria Sihombing, 59, warga setempat.

(ysw)

IJTI Kecam Kekerasan terhadap Jurnalis di Munajat 212

loading…

JAKARTA – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mengecam keras aksi kekerasan dan intimidasi terhadap para jurnalis yang dilakukan oleh sekelompok orang di acara Munajat 212 di Silang Monas, Jakarta, Kamis 21 Februari 2019 malam.

“Kekerasan terhadap jurnalis yang tengah bertugas adalah ancaman nyata bagi kebebasan pers dan demokrasi yang tengah tumbuh di Tanah Air,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat IJTI, Yadi Hendriana dalam siaran pers IJTI, Jumat (22/2/2019).

Menurut informasi yang diperoleh IJTI, kekerasan bermula saat beberapa pemuda berseragam putih bertuliskan Laskar FPI yang turut mengamankan jalannya acara melarang wartawan merekam kericuhan saat terjadi penangkapan pria diduga pencopet di acara tersebut.

Baca Juga:

Sejumlah wartawan yang merekam penangkapan pencopet tersebut diintimidasi serta dirampas telepon genggamnya. Mereka dipaksa untuk menghapus video kericuhan tersebut.

“Tidak hanya itu salah satu jurnalis juga mengalami perlakukan kasar, mulai dicekik, dicakar dan diseret oleh sejumlah orang. Sementara salah satu jurnalis media online yang berusaha melerai keributan ini justru kehilangan smartphonenya,” kata Yadi.

Menurut dia, intimidasi serta menghapus rekaman video dan foto dari para jurnalis yang tengah bertugas bisa dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum. Mereka telah menghalang-halangi kerja jurnalis untuk memenuhi hak publik dalam memperoleh informasi.

Pasal 8 Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menyatakan, dalam menjalankan profesinya jurnalis mendapat perlindungan hukum. Kerja-kerja jurnalistik itu meliputi mencari bahan berita, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, hingga menyampaikan kepada publik. Selain itu, mereka juga bisa dijerat pasal pidana yang merujuk pada KUHP, serta Pasal 18 UU Pers, dengan ancaman dua tahun penjara atau denda Rp500 juta

IJTI Kecam Kekerasan terhadap Jurnalis di Munajat 212

IJTI mendesak kepolisian untuk mengusut kasus ini. “Mendesak aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas dan menangkap pelaku kekerasan terhadap jurnalis yang tengah meliput acara Munajat 212. Mengingat kerja jurnalis dilindungi dan dijamin oleh Undang-undang,” kata Yadi.

Dia juga meminta semua pihak agar tidak melakukan intimidasi serta kekerasan terhadap jurnalis yang tengah bertugas. (Baca juga: PWJ Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis di Munajat 212)

“Mengingatkan kepada seluruh jurnalis di Indonesia agar selalu berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik dalam menjalankan tugasnya. Fungsi pers adalah menyuarakan kebenaran serta berpihak pada kepentingan orang banyak,” katanya.

(mhd)