Resmikan Stasiun MRT Dukuh Atas, Anies Ingin Jakarta Menjadi Kota Masa Depan

loading…

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan meresmikan Stasiun Terintegrasi MRT Dukuh Atas, Jalan Tanjung Karang, Jendral Sudirman, Jakarta Pusat (30/4/2019).

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan meresmikan Stasiun Terintegrasi Moda Raya Terpadu (MRT) Dukuh Atas, Jalan Tanjung Karang, Jendral Sudirman, Jakarta Pusat (30/4/2019). Anies berharap dengan diresmikannya Stasiun MRT yang terintegrasi dengan moda transportasi lain, bisa membuat warga beralih menggunakan angkutan umum.

“Saya berharap ini menjadi pengembangan transportasi di Jakarta,” ujar Anies di lokasi peresmian Stasiun MRT Dukuh Atas, Selasa (30/4/2019).

Anies menggaris bawahi alat transportasi yang dimiliki oleh semua orang adalah kaki. Karena itu pemerintah juga terus membangun fasilitas untuk para pejalan kaki di sejumlah jalan.

Baca Juga:

“Kalau kita menggunakan alat trasportasi itu berbentuk roda, maka fasilitas yang dibuat hanya untuk roda, mulai dari sepeda sampai bus dan mobil,” kata Anies. (Baca: Resmikan MRT ASEAN, Wamenlu Ucapkan Terima Kasih ke Anies)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin mendorong dalam hal moda transportasi yang pertama adalah pejalan kaki, yang kedua adalah kendaraan bebas emisi, yang ketiga kendaraan umum/massal, yang keempat kendaraan pribadi.

“Dengan ranking seperti itu kita harap penyusunan transportasi di Jakarta benar-benar mencerminkan kota masa depan,” tegas Anies. (Baca juga: Sistem Tiket Masih Bermasalah, MRT Disarankan Belajar ke Commuter Line)

Anies mengharapkan, semoga kedepan dengan adanya moda transportasi terintegrasi mulai dari MRT, sekarang menjadi garda tedepan, guna menjadikan Jakarta sebagai kota masa depan.

(ysw)

Kerap Banjir, Pemkot Jaksel Akan Relokasi Warga Pegadegan

loading…

JAKARTA – Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) akan merelokasi warga di Pengadegan yang dilintasi Kali Ciliwung karena kerap terendam banjir. Setelah warga direlokasi, Pemkot Jaksel akan mulai melakukan naturalisasi bantaran kali Ciliwung di wilayah tersebut.

Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali mengatakan, agar warga yang berada di pinggir Kali Ciliwung tidak terdampak banjir kiriman, pihaknya berencana melakukan relokasi.

“Kita sudah meminta untuk menginventarisasi karena itu lokasi yang mestinya dibebaskan untuk naturalisasi kali,” kata Marullah di Jakarta, Selasa (30/4/2019). (Baca: Sodetan PHB Kali Pulo Rampung, Banjir Jatipadang Diharapkan Berkurang)

Baca Juga:

Ia menambahkan, proses pembebasan lahan sedang berjalan. Namun administrasi yang dijalankan harus benar-benar berdasarkan ketepatan data. “Sudah berjalan sebenarnya, tapi biasa kalau untuk urusan pembebasan itu ada proses administrasi terkait,” tambahnya.

Pihaknya juga mengaku telah siap memimdahkan warga di salah satu rusun kawasan Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan. (Baca: Enam Kampung SIaga Bencana Diaktifkan untuk Menanggulangi Banjir)

“Di Pengadegan misalnya, itu masih ada rumah susun nanti ditata. Saya sudah usulkan, kalau memungkinkan semaksimalnya diakomodir di rumah susun,” tegas Marullah.

Marullah mengatakan, ada 170 unit rusun di Pengadegan. Tapi baru beberapa saja sekitar 80-90 unit yang terakomodir. “Kita berharap semaksimal mungkin. Banyak mereka (warga) yang masih menunggu kapan kita masuk situ kata mereka,” katanya.

(ysw)

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem, Jabodetabek Potensi Hujan Lebat

loading…

JAKARTA – Menurut Pengamatan BMKG, terjadi Intrusi massa udara kering dari Belahan Bumi Utara (BBU) yang melintasi wilayah Laut Cina Selatan dan Samudra Pasifik Timur Filipina. Intrusi massa udara kering dari Belahan Bumi Selatan (BBS) melintasi wilayah Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTT.

Kabag Humas BMKG Taufan Maulana menjelaskan, kondisi tersebut menyebabkan berkurangnya potensi hujan di wilayah yang dilewatinya namun meningkatkan potensi hujan di depan muka intrusi karena kondisi massa udara lembab/basah.

Sementara itu, terdapat sirkulasi siklonik di Utara Jawa Barat (level 925/850), Kalimantan Tengah bagian selatan (level 925/850), dan Maluku Utara (level 925/850) dan belokan angin terdapat di Bengkulu, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara.

Baca Juga:

“Sedangkan hari ini, hujan lebat berpeluang terjadi di Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, dan Papua,” kata Taufan kepada wartawan, Selasa (30/4/2019).

Ia menambahkan, pada Senin 29 April 2019 terjadi hujan lebat dan angin kencang di beberapa daerah diantaranya adalah Aceh, Jawa Barat, Jabodetabek, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Maluku.

“Untuk hari ini wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang meluas ke beberapa wilayah seperti Aceh, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Maluku,” katanya.

Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap cuaca ekstrem yang melanda di daerah-daerah tersebut.

(ysw)

Hari Pertama Operasi Keselamatan Jaya, 4.907 Kendaraan Ditindak

loading…

JAKARTA – Polisi melakukan Operasi Keselamatan Jaya 2019 sejak Senin, 29 April 2019 kemarin. Pada operasi yang baru digelar itu, polisi sudah menindak 4.907 kendaraan.

“Hasil giat Operasi Keselamatan Jaya 2019 hari pertama, ada 4.907 kendaraan yang ditindak,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf pada wartawan, Selasa (30/4/2019).

Menurutnya, dari ribuan kendaraan itu, 965 kendaraan ditilang dan 3.942 kendaraan diberikan teguran. Adapun jenis pelanggaran yang banyak dilakukan pengendara motor, yakni pengendara yang tidak menggunakan helm sebanyak 126 perkara.

Baca Juga:

Pengendara yang melawan arus sebanyak 157, membonceng lebih dari satu orang sebanyak tujuh perkara. Pelanggar lampu lalu lintas sebanyak 31 perkara, tidak menyalakan lampu utama sebanyak 79 perkara, melanggar rambu larang parkir dan berhenti sebanyak 143 perkara, dan pengendara tidak memiliki surat-surat yang lengkap sebanyak 95 perkara.

“Jadi, total sepeda motor yang melanggar sebanyak 638,” tuturnya.

Lalu, kata dia, pelanggaran kendaraan roda empat ada sebanyak 213 perkara, yakni pengemudi menggunakan handphone saat berkendara sebanyak 10 perkara, tidak menggunakan safety belt sebanyak 25 perkara, melanggar muatan atau over loading sebanyak 20 perkara.

Lalu, melanggar lampu lalu lintas sebanyak 12 perkara, melanggar rambu dilarang parkir dan berhenti sebanyak 41 perkara, melanggar garis setop sebanyak 87 perkara dan tidak memiliki kelengkapan surat-surat sebanyak 18 perkara.

“Total kendaraan yang ditilang 965. Sepeda motor 638 unit, mobil penumpang 266 unit, bus 19 unit, mobil barang 42 unit,” katanya.

Operasi Keselamatan Jaya 2019 ini digelar sejak Senin, 29 April kemadin hingga Minggu, 12 Mei 2019 mendatang. Adapun personel yang dikerahkan dalam operasi itu sebanyak 2.771, terdiri dari Polri, TNI, dan jajaran Pemprov DKI.

(ysw)

Bus Listrik untuk Udara Lebih Bersih

loading…

Bus Listrik untuk Udara Lebih Bersih. (Antara).

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta melakukan uji coba tiga unit bus listrik sebelum resmi mengoperasikannya pada Agustus mendatang. Penggunaan bus listrik bertujuan itu untuk mengubah perilaku warga Jakarta dalam merawat lingkungan hidup.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kualitas udara di Jakarta saat ini sangat buruk dan harus ada perubahan perilaku yang drastis. Sebab, perubahan iklim yang terjadi memiliki implikasi besar terhadap masa depan manusia.

Artinya, kata dia, apabila ada perubahan perilaku drastis untuk merawat lingkungan saat ini, maka kualitas udara, air, dan tanah yang baik bisa dirasakan manfaatnya oleh generasi mendatang. Untuk itu, kata Anies, Pemprov DKI Jakarta akan memulainya dengan melakukan konversi atas kendaraan angkutan umum massal menggunakan bahan bakar listrik yang bebas emisi.

“Kita mulai dari menggunakan bis Transjakarta. Alhamdulillah keinginan dan gagasan itu digodok matang dan hari ini memasuki babak baru. Ini adalah hari bersejarah bagi ibu kota DKI Jakarta karena hari ini bis listrik secara operasional akan mulai ada di jalan-jalan,” kata Anies Baswedan di Balaikota DKI Jakarta kemarin.

Anies menjelaskan, sedikitnya tiga unit bus listrik yang diujicobakan saat ini di kawasan Monas. Ke depan, Pemprov DKI Jakarta akan menambah hingga 10 unit saat bus listrik operasi resmi pada awal Agustus mendatang. Selanjutnya, Pemprov DKI juga mempersiapkan proyeksi untuk semua armada bus Transjakarta menjadi bus listrik.

Saat ujicoba, lanjut Anies, tiga unit bus listrik tersebut belum melayani rute Transjakarta seperti pada umumnya lantaran masih dalam proses izin administrasi. Namun, secara teknis dan keselamatan bus tersebut sudah siap. Anies pun mencoba bus listrik tersebut dan menilai bahwa tidak ada kebisingan dari bus ketika dioperasikan.

“Secara administratif itu seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sekarang masih dalam proses mudah-mudahan bulan Juni-Juli itu selesai kemudian bisa beroperasi,” ungkapnya.

Adapun pesan utama dari penggunaan bus listrik, Anies menyebut bahwa Pemprov DKI menyadari sekali pentingnya perubahan perilaku terkait dengan lingkungan hidup. Dia berharap dengan adanya bus listrik, masyarakat bisa beralih meninggalkan kendaraan pribadinya sambil mengurangi kendaraan bermotor.

“Jadi ini bagian dari perubahan drastis yang harus kita lakukan demi merawat lingkungan hidup dan memastikan bahwa kita mewariskan udara air tanah yang berkualitas kepada generasi masa depan kita. komitmen ini kita jaga dan nantinya kita akan terjemahkan teman teman Transjakarta nanti akan merumuskan polanya,” pungkasnya.

Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono menuturkan bahwa sedikitnya ada dua perusahaan yang sedang diuji coba untuk bus listrik. Satu perusahaan dari Indonesia, Mobil Anak Bangsa. Serta dari China yaitu BYD.

“Kami menginginkan kualitas yang baik tapi juga mendukung pengembangan industri dalam negeri yang memenuhi standar-standar yang ditetapkan,” ungkapnya.

Menurutnya, operasional bus listrik akan dilelang ke lima perusahaan bus. Operator akan melakukan pengoperasian bus dengan skema kemitraan.

“Transjakarta membayar layanan para operator itu seperti dengan skema JakLingko yang selama ini dengan rupiah per kilometer,” ungkapnya.

Bus listrik yang diuji coba kemarin memiliki model single berkapasitas 48 orang. Bus itu dilengkapi 28 tempat duduk dan untuk ruang berdiri sebanyak 20 orang. Bus lainnya, model medium tersedia dengan 18 tempat duduk.

Secara teknis, bus listrik ini bisa dipacu dengan kec kecepatan 100 km per jam. Adapun waktu pengisian daya hanya sekitar 2,5 – 4 jam untuk jarak tempuh 300 km.

Sementara itu, pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menyarankan, sebaiknya Pemprov DKI Jakarta menggunakan bus listrik produksi anak bangsa seperti PT Mobil Anak Bangsa (MAB). Sehingga, ketika dioperasikan semua infrastrukturnya bisa disediakan dengan penuh.

Pada prinsipnya, ujar dia, langkah Pemprov DKI Jakarta untuk mengujicobakan bus listrik dinilai sangat baik dan harus didukung penuh. Sebab, kendaraan listrik terbukti ramah lingkungan serta biaya perawatan dan operasional lebih rendah.

Di Asmat Papua saja kendaraannya sudah listrik semua. Masa DKI tidak bisa,” ujarnya.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendukung realisasi program bus listrik Transjakarta yang dicanangkan Gubernur Anies Baswedan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pengoperasian Bus Listrik Transjakarta akan mendukung konsep go green sebagai tujuan utama semua negara.

“Saya pikir kalau ada bus listrik akan bagus sekali. Karena pasti konsen konsep go green bisa berjalan. Dan itu tujuan kita bersama. Tadi Damri juga sudah menghadap saya bahwa mereka sudah ada tiga bus Damri untuk percobaan. Dan dia koordinasi dengan IDB (Islamic Development Bank) untuk dapat pendanaan untuk operasi bis listrik ini,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Menurut dia dari sisi regulasi tidak akan ada masalah selama perangkat infrastrukturnya tersedia. Budi Karya berharap program terseut bisa lebih cepat berjalan sehingga bisa langsung melayani masyarakat.

“Regulasi saya rasa tidak ada masalah. Ide baik, eksekusinya akan kita lihat ketentuan dan perangkatnya. Misalnya dimana pengisian bahan bakar dan operasinya, saya kira lebih cepat lebih baik lagi,” pungkasnya. (Bima Setiyadi/Ichsan Amin)

(nfl)

Kecanduan Miras, 2 ABG Curi Puluhan Besi Penyangga Proyek Tol di Tangsel

loading…

Warga mengamankan 4 Anak Baru Gede (ABG) yang kedapatan membawa besi penyangga atau steger dari proyek tol di Kampung Poncol, Ciputat, Tangsel. Foto/MNC Media/Hambali

TANGERANG SELATAN – Warga mengamankan 4 Anak Baru Gede (ABG) yang kedapatan membawa besi penyangga atau steger dari proyek tol di Kampung Poncol, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). Dari penyelidikan, rupanya diketahui hanya 2 pelaku yang melakukan pencurian tersebut.

Kedua pelaku pencurian adalah DS (18) dan GAP (19), turut disita 5 karung berisi besi penyangga, dengan tiap karungnya terdapat 6 batang besi penyangga. Pelaku diamankan warga di Jalan Raya Nangka, Pamulang Timur, Senin (29/4/2019) pagi, sekira pukul 07.00 WIB.

Kapolsek Pamulang, Kompol Endang Sukmawijaya, menuturkan, mulanya petugas piket Reskrim mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya 4 remaja yang diamankan karena kedapatan membawa dan menyimpan besi penyangga didalam semak-semak pada lahan kosong di Jalan Raya Nangka.

Baca Juga:

“Petugas mendapat laporan warga, lantas langsung mendatangi lokasi. Di sana sudah ada 4 remaja yang diamankan. Kemudian kami periksa, dan ternyata hanya 2 yang terbukti sebagai pelakunya. Sedangkan 2 lainnya, hanya kebetulan sedang berada di lokasi itu saat diamankan warga,” kata Endang.

Hingga kini, dijelaskan Endang, pihaknya masih menelusuri apakah pelaku sering melakukan aksi serupa pada proyek tol yang tengah dikerjakan di wilayah Kota Tangsel. Petugas juga masih mendata adanya laporan dari pengelola proyek tol tentang pencurian itu.

“Kita masih selidiki aksi pelaku ini dilakukan kali ini saja atau sudah beberapa kali. Termasuk mencari, apakah ada penadahnya jika dilakukan lebih dari satu kali,” jelasnya.

Sementara, keterangan dari warga sekitar menyebutkan, kedua pelaku kerap terlihat nongkrong dengan kondisi mabuk minuman keras di daerah itu. Diduga, kedua bocah ingusan tersebut nekat mencuri guna membeli miras untuk dikonsumsi bersama temannya yang lain.

“Kadang kalau malam pada ngumpul rombongannya di warung pinggir jalan. Pada bau minuman. Mungkin lagi apes, karena sudah keseringan mencuri buat beli minuman terus akhirnya kena juga,” ungkap salah satu warga yang tak mau disebut namanya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku akan dijerat Pasal tentang Pencurian dengan pemberatan sebagaimana dijelaskan pada Pasal 363 KUHP.

(pur)

Pemkot Depok Imbau Buruh Lakukan Orasi di Ruang Diskusi

loading…

Ribuan buruh melakukan peringatan Hari Buruh Internasional beberapa waktu silam.Foto/SINDOphoto/Dok

DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengimbau agar seluruh elemen buruh di Depok tidak melakukan orasi luar ruang pada saat Hari Buruh. Mereka diminta agar dapat menyampaikan aspirasi melalui ruang diskusi ilmiah.

“Kami mengimbau kepada buruh untuk tidak orasi di luar ruang. Dari hasil koordinasi pada 1 Mei mendtaang tidak ada kegiatan dari para pekerja keluar dari wilayah Depok,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Manto Jorgi usai rapat kordinasi di Polresta Depok, Senin (29/4/2019).

Menurut Manto, yang menjadi aspirasi buruh saat ini adalah mengenai revisi PP No 78 tahun 2015 tentang Pengupahan. Usulan dari buruh mengenai revisi PP tersebut adalah ada indikator lain misalnya mengenai inflasi yang harus diperhitungkan dalam menetapkan upah.

Baca Juga:

Hal itu, lanjut Manto, perlu didiskusikan dengan baik bersama berbagai pihak terkait. “Usulan ini diperhitungkan terlebih dahulu. Intinya kami ingin buruh Depok menyampaikan aspirasinya dengan cara lebih ilmiah dan teratur. Caranya ya dengan diskusi,” tukasnya.

Manto menuturkan, pihaknya tidak melarang jika ada buruh Depok yang ingin bergabung dengan buruh lain di Jakarta. Hanya saja diimbau agar tidak berkonvoi. “Silakan saja karena kami juga tidak ingin membatasi hak demokrasi mereka. Hanya saja jangan berkonvoi karena bisa berdampak hal lain,” ujarnya.

Peringatan Hari Buruh di Depok akan dilakukan bersama Pemerintah Kota Depok dan stakeholder lainnya pada 2 Mei 2019. Berbagai kegiatan telah disusun untuk memanjakan para pekerja pabrik.

Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sughiarto mengatakan, pihaknya menghormati dan apresiasi sikap buruh Depok. Mereka dianggap membantu menciptakan kondisi Depok yang nyaman dan kondusif. “Jadi, ada dua kegiatan saja. Namun, tetap kami mempersiapkan pengamanan dan menjalin komunikasi baik dengan pihak pekerja maupun Pemkot Depok,” katanya.

Kegiatan yang dilakukan oleh serikat pekerja juga, dinilainya positif sehingga stabilitas keamanan di Kota Depok saat Hari Buruh nanti dipastikan kondusif. “Kita melihat berbagai kegiatan positif seperti bagi-bagi sembako dan berbagai kegiatannya lainnya dalam mengisi hari buruh perlu di dukung,” pungkasnya

Sementara itu, Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Depok, Wido Pratikno mengatakan, Upah Minimum Karyawan (UMK) di Kota Depok masih belum sesuai. Terutama bagi karyawan yang sudah berkeluarga. “Sesungguhnya UMK senilai Rp3,8 juta itu cukup bagi karyawan yang masih lajang. Masalahnya saat ini adalah pekerja dengan status sudah berkeluarga, dan sudah memiliki anak satu atau bahkan dua,” katanya.

Menurut dia, dibutuhkan peran pemerintah untuk menerapkan peraturan pengupahan khusus bagi pekerja yang telah berkeluarga. Namun, Wido mengapresiasi peningkatan Upah Minimum Sektoral Kota Kabupaten (UMSK) yang telah diketuk palu oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Pemerintah Provinsi Jabar sejak 1 Januari 2019 lalu.

Seperti diketahui, baru empat daerah yang telah mendapatkan kepastian UMSK 2019 yaitu Depok, Indramayu, Subang dan Kabupaten Sukabumi. “Peningkatan UMSK ini, sebuah prestasi bagi Kota Depok di tempat lain belum selesai salah satunya tetangga kita Kabupaten Bogor,” bebernya.

Wido mengimbau kepada seluruh pekerja di Kota Depok agar tidak melakukan aksi apapun, ketika mengalami masalah di tempat kerja. Pasalnya, hal tersebut bukanlah solusi bahkan dapat merugikan.

“Jaga terus kondusivitas, apabila ada masalah sampaikan kepada kami (serikat pekerja), agar ada musyawarah untuk mufakat. Kalau ada aksi yang rugi tidak hanya karyawan, perusahaan juga bisa bangkrut seperti sebuah perusahaan di Bojongsari dan Sukmajaya beberapa waktu lalu,” pungkasnya.

(whb)

Tampung Pengaduan Warga, Pemkot Bogor Luncurkan Aplikasi SiBadra

loading…

Wali Kota Bogor Bima Arya saat peluncuran aplikasi SiBadra.Foto/SINDOnews/Haryudi

BOGOR – Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) meluncurkan aplikasi baru bernama SiBadra (Sistem Informasi Berbagi Aduan dan Saran) di Mall Botani Square, Bogor. Aplikasi pengaduan pelayanan publik itu diluncurkan secara resmi oleh Wali Kota Bogor Bima Arya didampingi Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim.

“Ketika 2014 saya maju Pilkada karena merasakan perasaan warga kalau ngadu tidak direspons oleh dinas. Hari ini percayalah tidak ada lagi dinas yang ‘tidur’. Aplikasi ini membuat pemerintah lebih memerintah dan pelayanan warga yang lebih melayani,” ungkap Bima pada Minggu, 28 April 2019 lalu.

Bima meminta jajaran dinas untuk tidak lagi bersantai-santai, saatnya berlari untuk birokrasi yang bersih dan melayani.”Saya minta kepada seluruh dinas tidak main-main. Karena bukan hanya saya tapi seluruh warga Kota Bogor akan tahu dinas mana yang merespons dengan cepat dan yang tidak. Bagi dinas yang ‘tidur’, saya minta kontrak kinerja ditaati. Kalau tidak siap, mundur. Berikan kepada orang yang siap,” tegasnya.

Baca Juga:

Bima pun mengajak warga Bogor untuk memasang aplikasi (install) ini sebagai media untuk mempermudah dalam menyampaikan keluhan, saran, pengaduan serta permintaan layanan kegawatdaruratan kepada jajaran dinas yang ada di Pemkot Bogor secara real time.

“Silakan laporkan setiap peristiwa yang ada di sekeliling Anda, baik terkait lingkungan, kebersihan, keamanan, lalu lintas dan fasilitas atau pelayanan publik lainnya. Pastikan kalau dua hari laporan Anda tidak direspons, laporan tersebut akan masuk ke gadget saya. Dalam dua hari kalau kepala dinasnya ‘tidur’, masuk laporan ke gadget saya. Setelah itu urusannya sudah urusan Wali Kota dengan kepala dinas. Ada sanksi bagi kepala dinas yang tidak merespons aduan warga,” ujarnya

Sementara itu, Kepala Diskominfostandi Kota Bogor Firdaus menuturkan, sebelum diluncurkan, aplikasi SiBadra sudah satu tahun terakhir dikembangkan oleh jajaranya.”Sejak 2018 kita lakukan uji coba internal untuk verifikator dan admin. Kita lakukan uji coba juga untuk eksternal kepada seluruh OPD. Dan kita coba trial di enam dinas yang beban masalahnya cukup besar,” ujar Firdaus.

Menurutnya, aplikasi ini adalah inovasi dalam rangka meningkatkan kinerja Pemkot Bogor dalam rangka pelayanan kualitas layanan publik.”Aplikasi ini sudah memiliki wadah regulasi, yakni Perwali Nomor 11/2011 sebagai pengganti Perwali Nomor 59/2018 tentang Layanan Pengaduan Masyarakat. Aplikasi ini akan kita terus menerus lakukan pengembangan.Sosialisasi pun sudah dilakukan baik ke masyarakat maupun dinas, layanan SiBadra sementara hanya dapat diakses melalui aplikasi Android atau PlayStore.

(whb)

Penataan Hulu, Jangka Pendek Atasi Banjir Kiriman di Ibu Kota

loading…

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta meyakini penataan hulu sebagai jangka pendek menghilangkan banjir kiriman. Pengendalian air dari hulu yang masuk ke daerah pesisir merupakan hal yang paling mendasar.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, beberapa hari lalu DKI mengalami kiriman air hujan dari daerah pegunungan, Akibatnya sejumlah kawasan bantaran sungai mengalami banjir. Namun, wilayah lain di luar pesisir atau bantaran tidak mengalami.

Beruntung, lanjut Anies, pada saat banjir kiriman itu, permukaan air laut surut sehingga pihaknya bisa mengelola air di Jakarta kebih baik. Sebab, apabila air dari hulu jumlahnya banyak, lalu air di laut pasang, Jakarta bisa terendam.

Baca Juga:

“Jadi sebenarnya begini, jangka pendek banjirnya ya tahun ini. Tahun ini ya waduknya dibereskan itu yang mendasar,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin (29/4/2019).

Anies menjelaskan, banjir kemarin di wilayah pesisir karena menerima limpahan dari hulu dan pesisir tidak melihat administrasi. Bisa saja, kata dia, pihaknya memperhatikan lebih banyak penanganan di Jakarta, namun kenyataannya bukan hanya Jakarta yang mengalami banjir kiriman. Buktinya, Bekasi, Tangerang Selatan, Tangerang dan wilayah pesisir lainnya mengalami banjir.

Pengendaliannya ada pada wilayah hulu, sehingga ketika turun ke wilayah pesisir, debit air bisa lebih baik. Mantan Menteri Pendidikan itu pun menegaskan, masalah banjir kiriman bukan untuk mencari siapa yang salah dan tidak.

Menurutnya, hulu tidak salah tapi karena ini hujannya terjadi di hulu. Untuk itu, Pemprov DKI terus akan bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat.
“Coba bayangkan pada 2015 ada 230.000 orang mengungsi karena banjir kiriman. Kemarin 1.600 orang mengungsi, kenapa terjadi ? Karena volume air dari hulu tidak dikendalikan. Jadi kalau dibandingkan sangat kecil dengan 2015. Tapi kenapa keduanya terjadi ? Karena air hujan di hulu tidak dikendalikan. Begitu hujan ya langsung mengalir. Kalau itu dibuatkan waduk, maka volume air yang turun akan terkendali. Itulah jangka pendek yang harus segera dituntaskan,” ungkapnya.

Anies menuturkan, saat ini Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta bersama Pemerintah Kota Bogor dan Kota Depok tengah dalam proses pencarian tempat tempat baru untuk pembangunan waduk ataupun kolam resistensi. Dia mengapresiasi Wali Kota Bogor yang programnya dijalankan bersama dengan baik.

Kepala Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta, Premi Lestari menuturkan, kerja sama dengan daerah mitra untuk mengendalikan banjir itu bentuknya bantuan keuangan sesuai apa yang diajukan kepada Pemprov DKI Jakarta.
Misalnya saja, yaitu bantuan keuangan kepada Kota Bogor untuk pembangunan dan penataan kolam retensi; kemudian untuk Kota Depok diberikan untuk penataan Situ Pedongkelan, revitalisasi Situ Universitas Indonesia, normalisasi Situ Pladen, Situ Rawa Besar dan sebagainya. Termasuk pengadaan jaring apung sampah di hulu Kali Ciliwung.”Bentuknya bantuan keuangan yang besarannya sesuai proposal yang diajukan oleh pemerintah daerah,” ucapnya.

(whb)

DKI Pastikan Stok Kebutuhan Pokok Selama Ramadhan dan Idul Fitri Aman

loading…

Pemprov DKI menjami stok sejumlah kebutuhan pokok menjelang Ramadhan hingga Idul Fitri aman.Foto/SINDOphoto/Dok

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta memastikan kesiapan dan ketersedian bahan pangan menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Pemprov DKI meyakini
stok kebutuhan pokok untuk warga Jakarta aman.

Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DKI Jakarta, Saefullah mengatakan, Pemprov DKI bersama SKPD dan BUMD akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi terkait guna mengantisipasi kelangkaan stok bahan pangan, pengendalian harga dan mempersiapkan pasar murah.
“Dipastikan stok kebutuhan pokok untuk warga Jakarta selama Ramadhan dan Idul Fitri) sudah disiapkan dengan bagus,” kata Saefullah usai rapat TPID tentang ketahanan pangan di Balai Kota Jakarta, pada Senin (29/4/2019).

Menurut Saefullah, BUMD pangan milik DKI Jakarta, yakni PD Dharma Jaya, Perumda Pasar Jaya, dan PT Food Station Tjipinang Jaya menyatakan kesiapannya dalam menyambut Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2019. Ketiga BUMD ini bertugas untuk mempersiapkan ketersediaan stok, mengontrol pasokan pangan, dan melakukan kegiatan pasar murah melalui sinergi antar BUMD Pangan.

Baca Juga:

Bentuk dari upaya BUMD milik Jakarta dalam menjaga stok bahan pangan terlihat dari PT Food Station Tjipinang Jaya telah menyiapkan sekitar 200 ton beras, 1.000 ton telur ayam, 1.000 ton ikan kembung, 2,4 juta liter susu, 500 ton tepung terigu dan 600 ton gula pasir. Kemudian, dalam menjaga stok daging sapi di DKI Jakarta, PD Dharma Jaya akan mulai mempersiapkan stok daging sapi sebanyak 1.080 ton dan daging ayam sebanyak 1.000 ton.

“Untuk mendekatkan kebutuhan pokok kepada masyarakat, nanti akan kita lakukan operasi pasar murah dan bazar di kelurahan, kecamatan, kota,” ujarnya.

Saefullah melanjutkan, pemenuhan kebutuhan ternak dan daging untuk Ramadhan, pihaknya menerima pengiriman sapi dari NTT sebanyak 800 ekor dan impor daging sapi dari Australia 1.080 ton pada Mei hingga Juni 2019. Sedangkan, Perumda Pasar Jaya akan mempersiapkan komoditas pangan berupa beras, bawang putih, cabe, bawang daging sapi dan daging ayam untuk menghadapi bulan puasa dan lebaran.

“Pasokan pangan menjelang dan selama Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 2019 relatif aman dan terkendali,” ucapnya.

(whb)

Kasus Pemalsuan Surat Tanah, Mantan Bos Golf Dituntut Setahun

loading…

Terdakwa Muljono Tedjokusumo menjalani sidang dengan agenda tuntutan JPU di PN Jakarta Barat, Senin (29/4/2019). Foto: KORAN SINDO/Yan Yusuf

JAKARTA – Pengadilan Negeri Jakarta Barat kembali menggelar sidang perkara dugaan pemalsuan surat tanah dengan terdakwa Muljono Tedjokusumo. Sidang kali ini memasuki tahap tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam persidangan, mantan Presiden Direktur Jakarta Royale Golf Club itu dituntut satu tahun penjara oleh JPU. Jaksa menyebutkan terdakwa terbukti bersalah menjadi mafia tanah dan melakukan pemalsuan dokumen dan melanggar Pasal 263 dan Pasal 266 KUHP tentang Penipuan.

“Terdakwa merugikan secara imateril dan materil terhadap kasus ini,” ujar JPU Tigor Untung Marzuki saat membacakan tuntutan di depan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (29/4/2019).

Baca Juga:

Muljono sebelumnya dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh H Muhadih, Abdurahman, dan ahli waris Baneng yang tertuang dalam Laporan Polisi Nomor 261/III/2016/Bareskrim tertanggal 14 Maret 2016, dan LP 918/IX/2016/Bareskrim tertanggal 7 September 2016.

Tigor menyebutkan, dalam sidang pemalsuan dokumen pihaknya mencatat setidaknya ada beberapa orang yang dirugikan, di antaranya Isa, Muhaya, dan H. Masduki. Mereka merugi setelah diusir oleh pihak Tedjo lantaran terbitnya sertifikat 4460, 4459, 4461, dan 4476.

Seiring dengan fakta persidangan, Tedjo pun mengakui bahwa sertifikatnya itu bermasalah. Ia kerap kali memalsukan dokumen untuk penertiban sertifikat.

Hal itu dibuktikan dengan keterangan sejumlah saksi di antaranya Lurah Kedoya Selatan, Nur Aini Sylviana, yang saat bersaksi mengakui bahwa pengajuan pembuatan sertifikat nyaris mendekati hasil. “Ini sangat terstruktur. Dia memasulkan sejumlah dokumen untuk memuluskan tujuannya,” ucapnya.

Pertimbangan lain dalam sidang ini, lanjut Tigor yakni sikap baik terdakwa selama sidang serta belum dihukum semasa hidup menjadi pertimbangannya.

Menanggapi tuntutan JPU itu, Ketua Majelis Hakim Sterly Marlein meminta agar terdakwa berkomunikasi dengan kuasa hukum. Sidang pledoi atau tanggapan atas tuntutan akan digelar pada Senin (13/5/2019) mendatang. (Yan Yusuf)

(thm)

14 Serikat Pekerja Lapor Polisi Peringati May Day di Jakarta

loading…

JAKARTA – Puluhan ribu buruh dipastikan memperingati Hari Buruh Seduia atau May Day di Jakarta pada 1 Mei 2019, Rabu lusa. Setidaknya 14 serikat buruh sudah memberikan surat pemberitahuan ke polisi terkait kegiatan aksi May Day 2019.

“Ada 14 sudah masuk (surat pemberitahuan), serikat (pekerja) yang akan mengadakan aksi,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/4/2019).

Polisi, kata Argo, saat ini masih mengkaji jumlah personel yang akan diturunkan. Sebab, pihaknya masih melihat bagaimana kegiatan aksi May Day itu. “Nanti masih kita datakan, kita tunggu nanti agendanya seperti apa,” kata Argo.

Baca Juga:

Pihaknya berharap, massa buruh yang ingin menggelar aksi memperingati Hari Buruh Internasional dapat menjaga ketertiban. Polisi juga berharap di Hari Buruh itu, massa menggelar acara-acara yang positif.

“Intinya adalah silakan untuk memperingati hari ulang tahun buruh dengan memanfaatkan hal yang positif, entah itu melalui kegiatan donor darah, baksos ke anak yatim dan sebagainya, itu yang sangat positif sekali. Diharapkan tidak menjadi ajang untuk trek-trekkan, yang penting untuk ajang positif,” pungkas Argo.

Selain itu, massa yang membawa kendaraan juga diimbau tertib dalam berlalu lintas. Sehingga aksi tersebut dapat berjalan secara positif. “Diharapkan (peringatan hari buruh) tidak menjadi ajang untuk trek-trekkan, yang penting untuk ajang positif,” kata Argo.

Di sisi lain, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan diperkirakan ada sekitar 50 ribu buruh yang bakal hadir di Senayan, Jakarta, untuk memperingati Hari Buruh Sedunia atau May Day pada 1 Mei 2019 mendatang. “Sampai tadi pagi, terkonfirmasi 50 ribu orang yang akan datang,” kata Said Iqbal.

Berbeda dengan peringatan May Day tahun-tahun sebelumnya, peringatan May Day tahun ini tidak akan ada aksi long march. Pihaknya akan mempusatkan kegiatan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

(thm)

Warga Apresiasi Kesigapan PT SGC Atasi Terhambatnya Pasokan Air PDAM

loading…

Vicky Roma (42) salah satu warga Cluster Venesia di Perumahan Sentul City (SC).Fotoi/Istimewa

BOGOR – Warga Perumahan Sentul City (SC) dibuat repot gara-gara pasokan air PDAM Tirta Kahuripan terganggu akibat banjir pekan lalu. Namun, warga bersyukur dan mengapresiasi sigapnya PT Sukaputra Graha Cemerlang (SGC), pengelola township management kawasan hunian Sentul City yang membantu warga memasok air.

Salah seorang warga, Elvira Yuanita (38) mengatakan, sempat panik karena pasokan air mampet. “Saya mempunyai banyak binatang di rumah jadi butuh air yang sangat banyak untuk memenuhi kebutuhan air peliharaan saya,” kata Elvira pada Senin (29/4/2019).

Dia mengaku sangat terbantu oleh SGC yang menyediakan pasokan air untuk warga. “SGC cepat sekali bertindak dengan menyebarkan informasi melalui SMS Blast ke setiap warga menginformasikan akan adanya gangguan air dari PDAM Kabupaten bogor,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Vicky Roma (42) warga Cluster Venesia. Dia mengaku sangat terbantu dengan adanya tiga mobil tangki air yang dipasok SGC yang keliling ke setiap cluster termasuk cluster Venesia.

Sebelumnya Direktur Operasional PT SGC, Jonny Kawaldi menjelaskan, PT SGC sudah melaksanakan tiga langkah untuk menangani masalah suplai air PDAM yang terhambat akibat banjir.“Kita sudah lakukan manuver supply di GT, lalu pengecilan seluruh valve distribusi dan ketiga adalah pengisian toren air cluster untuk kebutuhan darurat,” ujarnya.

Terkait pengisian toren air cluster, lanjut Jonny PT SGC membeli 25 truk air curah untuk mendapat stok air di ground tank. Air curah yang dibeli pun memenuhi standar kualitas air baku yang telah ditetapkan PT SGC.

“Selama pasokan air dari PDAM belum normal, kita terus pasok air melalui toren air cluster. Ini salah satu bentuk pelayanan kami dan bagian dari tanggung jawab kami sebagai pengelola township management Sentul City,” pungkasnya.

(whb)

Longsor Ancam Tangsel, Pemkot Akan Maksimalkan Pembangunan Turap

loading…

TANGERANG SELATAN – Bahaya longsor mengancam warga sejumlah permukiman di Kecamatan Ciputat, Setu, Serpong, dan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Pemkot Tangsel akan segera melakukan penurapan di sejumlah titik rawan longsor.

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, daerah rawan longsor memiliki kemiringan tanah hingga 90 derajat. Sehingga, sangat rawan terjadinya longsor.”Ciputat, Setu, Pamulang, dan Serpong itu titik rawan tanah longsor. Karakteristik tanah longsor itu, antara lain tebing tanahnya miring hampir 90 derajat,” kata Benyamin kepada SINDOnews pada Senin (29/4/2019).

Jika terjadi hujan deras dan ada pergeseran tanah yang mengarah kepada longsor, dengan air berwarna cokelat, maka warga yang rumahnya berada di bawah tebing itu diminta segera melapor ke petugas tekait. “Kalau terjadi hal-hal seperti itu, masyarakat supaya memberitahukan kepada perangkat pemkot terdekat. Melalui Dinas PU, sudah ada program turap,” ujarnya.

Baca Juga:

Benyamin menuturkan, masyarakat yang tinggal di bawah tebing, bisa memberikan masukan kepada Dinas PU agar segera dilakukan penurapan. Sehingga, bencana longsor yang menimbulkan korban jiwa tidak terjadi lagi.
“Dinas PU membentuk tiga UPT di Tangsel dan salah satu tugasnya penanggulangan banjir dan longsor. Besaran anggarannya coba ke Dinas PU,” ujarnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tangsel Muhammad Hasyim menambahkan, pihaknya sudah membuat peta lokasi rawan longsor di Tangsel. Menurutnya, ada banyak titik rawan longsor yakni, Pamulang, Ciputat, Serpong, dan yang paling dominan di Kecamatan Setu.

Penyebab longsor, kata dia, berasal dari curah hujan yang tinggi dan adanya pergerakan tanah. Masyarakat yang berada di titik rawan longsor pun, diminta untuk lebih waspada, terutama di Setu. Namun, warga yang ada di kecamatan lain rawan longsor juga harus berhati-hati.

“Mitigasinya seperti apa, mulai struktural dan non-struktural. Secara metologi seperti itu. Mulai penguatan kapasitas masyarakat, jadi bentuknya sosialisasi, pembinaan bintek, respons terhadap bencana,” ucapnya.

(whb)

Sukur Nababan Diprediksi Lolos ke Senayan dari Dapil Bekasi-Depok

loading…

Caleg PDIP Sukur H Nababan (paling kanan) bersama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.Foto/Istimewa

BEKASI – Caleg PDIP Sukur H Nababan (SHN) yang bertarung di Dapil Jawa Barat IV (Kota Bekasi-Depok) dinilai mampu mendongkrak suara partai pada Pileg 2019. Sukur dipastikan akan bakal kembali melenggag ke Senayan untuk periode ketiga.

Peneliti Pena Hijau, Ahmad Rijal mengatakan, perebutan kursi di dapil kategori neraka ini berlangsung ketat. Dari 90 caleg yang bertarung hanya enam kursi yang diperebutkan.

Berdasarkan kajian dan analisa dari Pena Hijau, PDIP bertahan pada perolehan dua kursi dan Sukur dipastikan bakal kembali melenggang ke Senayan untuk periode ketiga.”Suara Sukur di atas dari caleg separtainya seperti Risa Mariska dan pesinetron, Angel Karamoy. Bahkan perolehan suaranya lebih besar dari raihan suara PDI Perjuangan,” kata Rijal dalam siaran tertulis yang diterima SINDOnews pada Senin (29/4/2019).

Baca Juga:

Menurut Rijal, Sukur memiliki basis massa riil, dan solidnya kader banteng di tingkat DPC dan PAC. Alhasil, figur Sukur berhasil menghantarkan suara partai unggul di Jabar VI. Dan PDIP akan bertahan pada perolehan dua kursi nantinya.

Bahkan, lanjut Rijal, dua menteri dari partai koalisi, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Ketenagakerjaan (Menakertrans) Hanif Dhakiri terancam gagal melaju ke senayan.

Menurut data dari penghitungan sementara yang berlangsung di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kota Bekasi dan Kota Depok, menyebutkan, perolehan suara PKB dan PPP jauh dari PDI Perjuangan, PKS dan Gerindra.

“Dari koalisi partai pengusung Jokowi, hanya PDI Perjuangan yang bertahan di Jawa Barat VI. Itupun karena ada figur Sukur yang sangat kuat di Bekasi dan Depok,” ujarnya.

Sementara pengamat politik Ifan Lengkoan menambahkan, sampai saat ini, baru ada tiga partai yang aman menempati posisi kursi ke 1, 2 dan 3 dari enam kursi DPR yang diperebutkan. “PDI Perjuangan, PKS dan Gerindra. Sementara kursi ke 4, 5 dan 6 masih diperebutkan oleh PDI Perjuangan, PKS, Golkar dan PAN,” kata Ifan.

Jika dihitung dengan pengaruh bisa jadi Golkar akan merebut kursi ke-4. Hal ini tidak bisa dilepaskan dari pengaruh Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi yang notabene-nya adalah kader Golkar.

Ifan menjelaskan, Pilpres memengaruhi suara partai pengusung di Bekasi dan Depok yang merupakan basis Prabowo-Sandi berdampak pada partai pengusungnya. “Uniknya dampak positif capres 02 bukan ke Gerindra, tapi justru ke PKS dan PAN. Apalagi Depok dipimpin kader PKS dan Gerindra,” tegas Ifan.

Hal lain yang menarik, menurut Ifan, kekuatan Capres 02 tidak berimbas ke PDI Perjuangan. “Suara Sukur justru lebih tinggi dari Pileg 2014,” kata Ifan, Data di PPK Bekasi dan Depok kalau penghitungan sudah 80%. Dan, PDI Perjuangan serta PKS masih saling kejar menempati posisi pertama.

Di bawah PDI Perjuangan dan PKS ada Gerindra, Golkar dan PAN. “Selisih suara PDI Perjuangan dengan PKS pastinya tipis. Bisa saja kursi ke-4 dimenangi PDI Perjuangan,” ucapnya.

(whb)

Pemprov DKI Resmikan Pasar Buku Terlengkap dan Termurah

loading…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan pasar buku di Pasar Kenari, Jakarta Pusat.Foto/Istimewa

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta meresmikan pasar buku di Pasar Kenari, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (29/4) sore tadi. Pasar buku ini diharapkan dapat mendorong masyarakat agar giat membaca dan menjadikan harga buku lebih terjangkau oleh masyarakat.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, adanya pasar buku di Jakarta merupakan gagasan yang baik, dimana notabene Jakarta sebagai pusat Ibu Kota, sekaligus pusat pemerintahan dan ekonomi akhirnya memiliki pasar buku untuk mendorong masyarakat agar giat membaca dan menjadikan harga buku lebih terjangkau masyarakat.

“Sekarang kita sudah memiliki pasar buku dan tujuan dari menghadirkan pasar buku membuat harga buku lebih terjangkau di masyarakat. Salah satu unsur yang cukup besar dalam menentukan harga buku adalah biaya dari tokonya, biaya distributornya, sekarang dengan Pasar Jaya terlibat langsung dan memfasilitasi ini harga bukunya 30% lebih murah,” kata Anies di lokasi peresmian pasar buku, Senin (29/4/2019).

Baca Juga:

Anies melanjutkan, dengan adanya pasar buku ini, kedepannya ekosistem perbukuan di Jakarta akan lebih murah dan terjangkau. Mengingat minat baca itu harus diiringi dengan adanya akses dalam memperoleh buku, dan akses itu meliputi keterjangkaun secara harga maupun secara lokasi.

“Nah lokasinya strategis harganya murah, tinggal harapannya nanti warga Jakarta bisa lebih cepat pertumbuhan minat bacanya,” ujarnya.

Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab mengatakan, jika berbicara buku rasanya yang paling besar komponennya itu sewa toko dan ini akan memengaruhi dari harga buku tersebut.”Kalau penulis bahkan royalti yang paling bagus itu 15%, jadi 10-15%. Padahal proses kreatif seharusnya kalau bicara buku itu yang harus dinilai paling tinggi,” katanya.

Najwa melanjutkan, adanya pasar buku di Jajarta dapat diikuti oleh daerah-daerah lain dan dalam menumbuhkan minat baca harus dimulai sejak dini.”Tanggung jawab semua orang sih untuk meningkatkan minat baca. Tapi yang punya akses terhadap kebijakan bagaimana menciptakan serangkaian inovasi untuk memastikan akses terhadap buku berkualitas itu bisa dinikmati semua orang,” ujarnya.

(whb)

Delta 3 Foundation Salurkan Bantuan untuk Nelayan Korban Tsunami Lampung

loading…

Ketua Delta 3 Foundation, Danang Sriwijayanto saat menyampaikan keterangan pers terkait pemberian bantuan untuk korban tsunami di Lampung di kantornya, Perumnas 3, Kota Bekasi.Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya

BEKASI – Lembaga sosial Delta 3 Foundation akan menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk warga Kalianda, Lampung yang terdampak Tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018 silam. Bantuan tersebut salah satunya ditujukan untuk para nelayan yang hingga kini belum melaut pasca-bencana tersebut.

“Hasil assesment tim kami di Kalianda sana, masih terdapat warga yang berprofesi sebagai nelayan belum melaut. Insya Allah kami akan menyalurkan bantuan untuk mereka,” ungkap Ketua Delta 3 Foundation, Danang Sriwijayanto di kantornya, Perumnas 3, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (29/4/2019).

Danang menuturkan, bantuan tersebut akan disalurkan pada 1 Mei nanti berupa alat keperluan melaut di antaranya jaring memancing dan motor penggerak perahu masing-masing berjumlah 20 unit. Bantuan lainnya, lanjut dia, berupa kebutuhan logistik makanan kurang lebih untuk 100 kepala keluarga yang masih mengungsi di tenda-tenda hingga saat ini.

Baca Juga:

Danang menilai kebutuhan pokok itu setidaknya membantu mereka untuk menghadapi Ramadhan yang jatuh awal Mei nanti. “Kami juga melakukan upaya recovery, kita akan melakukan trauma healing. Kita kebetulan mempunyai program mendongeng untuk anak-anak di sana melalui media bercerita yang dikemas secara kreatif dan edukatif,” ujarnya.

Dia mengatakan penyaluran bantuan ini dikerja samakan dengan perusahaan Premier Oil Indonesia. Hasil kerja sama ini juga sempat dilakukan di daerah-daerah yang sempat terdampak bencana lainnya, seperti di Lombok, Palu, termasuk Banten yang ikut terdampak oleh bencana Tsunami Selat Sunda.

Pada penyaluran bantuan nanti, Delta 3 Foundation akan mengikutsertakan komedia Aziz Gagap. Aziz Gagap merupakan brand ambssador yayasannya dan sudah bisa disebut pembina untuk kegiatan-kegiatan sosial semacam ini.

(whb)

BPBD Tangsel Sebut Kecamatan Setu Paling Rawan Longsor

loading…

Salah satu rumah warga di Temanggung, Jawa Tengah, tertimbun longsor, beberapa waktu silam.Foto/MNC Media/Ilustrasi.Dok

TANGERANG SELATAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyatakan, Kecamatan Setu sangat rawan terjadi bencana longsor. Penyebab longsor berasal dari curah hujan yang tinggi dan adanya pergerakan tanah.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tangsel Muhammad Hasyim mengatakan, berdasarkan peta longsor di Tangsel kawasan yang paling dominan rawan terjadi longsor berada di Setu.”Pamulang, Ciputat, Pondok Aren, hampir semua kecamatan masuk peta zona rawan longsor. Tetapi yang dominan di Setu,” kata Hasyim kepada SINDOnews pada Senin (29/4/2019).

Menurut Hasyim, penyebab longsor berasal dari curah hujan yang tinggi dan adanya pergerakan tanah. Masyarakat yang berada di titik rawan longsor pun, diminta untuk lebih waspada, terutama di wilayah Setu.

Baca Juga:

Namun, warga yang ada di kecamatan lain rawan longsor juga harus berhati-hati. Seperti di Ciputat kemarin misalnya, tanpa diduga, longsor menelan korban jiwa.”Mitigasinya seperti apa, mulai struktural dan non-struktural. Secara metologi seperti itu. Mulai penguatan kapasitas masyarakat, jadi bentuknya sosialisasi, pembinaan bintek, respons terhadap bencana,” jelasnya.

Sementara penanganan nonstrukturalnya, seperti pengelolaan tata ruang, pengawasan zonasi seperti aturan, dan lainnya. “Semua harus dilakukan dengan cara yang seksama,” ucapnya.

(whb)

Buron 2 Minggu, Tugimin Menyerahkan Diri karena ‘Dihantui’ Wajah Istrinya

loading…

BEKASI – Tersangka Tugimin (47) pelaku pembunuhan terhadap istrinya Tanti Rosanti (43) di Perumahan Grand Permata City, RT 01/07, Desa Karang Setia, Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi mengaku dihantui wajah istrinya selama dalam pelarian.

Namun selama dalam pelariannya itu, dia mengaku merasa diikuti dan dibayang-bayangi wajah istrinya yang tewas dibekap dengan bantal lalu dijerat lehernya menggunakan tambang.

“Saya selama di jalan kebayang, enggak tenang, akhirnya saya ingin tenang dengan menyerahkan diri ke polisi,” ujarnya dengan nada menyesal kepada wartawan di Mapolrestro Bekasi, Senin (29/4/2019). (Baca: Sakit Hati Dicaci Maki, Suami Bunuh Istri di Cikarang)

Baca Juga:

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, Kombes Chandra Sukma Kumara mengatakan, setelah menghabisi nyawa korban, tersangka sempat melarikan diri kewilayah Pekalongan, Pemalang, Semarang, Cirebon hingga ke Tangerang Selatan. “Tapi tersangka mengaku selalu diikuti dan dibayang-bayangi istrinya sehingga menyerahkan diri,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, seorang suami tega menghabisi istrinya tercinta di Perumahan Grand Permata City, RT 01/07, Desa Karang Setia, Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi. Tersangka Tugimin (47) dengan sengaja membunuh istrinya tersebut lantaran kesal kerap dicaci maki oleh korban Tanti Susanti (43).

Peristiwa sadis itu terjadi pada Jumat 12 April 2019 lalu, saat ini korban ditemukan warga sudah tidak bernyawa dengan posisi leher terlilit tali tambang warna orange di dalam kamar. Bahkan, korban ditemukan warga dalam kondisi sudah membusuk beberapa hari kemudian. Dan beberapa pekan kemudian tersangka menyerahkan diri.

(ysw)

Cegah Kejahatan Remaja, Kampung Digital Hadir di Mekar Jaya Depok

loading…

Peluncuran Kampung Digital di Kelurahan Mekar Jaya, Kota Depok. Kehadiran Kampung Digital ini bertujuan untuk mencegah anak dan remaja berbuat kejahatan. Foto: KORAN SINDO/R Ratna Purnama

DEPOK – Vokasi Humas dan Himpunan Mahasiswa Vokasi Komunikasi (Vokom) Universitas Indonesia (UI) melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat (Pengmas) menghadirkan Kampung Digital di Kelurahan Mekar Jaya, Kota Depok. Kehadiran Kampung Digital ini bertujuan untuk mencegah anak dan remaja berbuat kejahatan.

Pembukaan Kampung Digital ini menghadirkan Rita Nurlita selaku pendiri Komunitas Internet Sahabat Anak (KISA), Aktivis Peduli Anak dan Amelita Lusia, Co-Founder Klinik Digital Vokom UI, Shanaz Haque. Peluncuran Pengmas ini mengangkat tema Internet Ramah Anak yang dihadiri lebih dari 350 peserta yang terdiri atas anak, remaja, dan orang tua.

Pengmas Kampung Digital ini akan beroperasi sepanjang tahun 2019 dengan menghadirkan berbagai tema, di antaranya pelatihan keterampilan dasar digital seperti keterampilan fotografi, olah foto, membuat tulisan, kemampuan editing, serta membangun branding positif di media sosial.

Baca Juga:

“Hal ini dimaksudkan agar anak dan remaja tidak lagi menggunakan media sosial, misalnya untuk memamerkan aksi brutal seperti merampok toko melalui IG Story misalnya,“ ujar Ketua Pengabdi Pengmas Vokasi UI, Devie Rahmawati.

Ia membeberkan, berbagai media telah merilis temuan merisaukan tentang kasus kenakalan hingga kejahatan yang dilakukan oleh anak dan remaja di Depok. Data Bulan Januari-Mei 2018 misalnya, Depok menduduki peringkat keempat sebagai kota dengan jumlah pelanggaran terhadap anak tertinggi dari seluruh kawasan Jabodetabek.

“Berkaca pada hasil-hasil studi di dalam dan luar negeri yang senantiasa merujuk pada benang merah yang sama bahwa anak dan remaja yang melakukan berbagai kenakalan hingga bergabung dalam geng motor misalnya, sejatinya adalah juga korban dari sistem sosial yang tidak berpihak kepada mereka,” sebut Devie yang juga Peneliti Pusat Kajian Inovasi Vokasi.

Oleh karena itu, lanjut Ketua Prodi Vokasi Humas UI itu, baik dosen dan mahasiswa akan membangun literasi digital kepada masyarakat, agar tidak terpapar pemikiran-pemikiran yang berujung pada aksi radikalisme yang pangkalnya adalah kemampuan untuk membaca, membedakan dan menyerap informasi positif dan produktif di gawai mereka masing-masing.

“Untuk itu diperlukan sebuah upaya sistematis untuk mulai merangkul mereka dengan membekali anak dan remaja agar memiliki pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang memadai dalam pergaulan sosial di rumah, sekolah dan masyarakat. Digital merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan anak dan remaja dewasa ini,” tambah Rangga Wisesa, Pengajar Vokasi Humas.

Ketua Himpunan Mahasiswa Vokom UI Danurifqi menambahkan, Kampung Digital ini adalah pengmas berkelanjutan dalam bentuk pelatihan yang akan diadakan setiap akhir pekan di Kelurahan Mekarjaya dengan target peserta anak, remaja, dan masyarakat luas.

“Pelatihan akan diisi oleh Mahasiswa Himpunan serta Dosen Vokasi Humas. Himpunan Mahasiswa Vokasi Komunikasi UI akan melibatkan komunitas-komunitas masyarakat untuk berpartisipasi sebagai pengajar di Kampung Digital,” bebernya.

“Pembukaan Kampung Digital ini diharapkan dapat memicu semangat masyarakat dimanapun untuk bergabung bersama-sama membentengi masyarakat dari pengaruh buruk yang tidak bermanfaat bagi remaja dan masyarakat pada umumnya,” tutup Ketua Panitia Peluncuran Kampung Digital 2019, Sasthi Nandani.

(thm)

Suami Bunuh Istri di Bekasi Dipicu Masalah Uang Rp20 Juta

loading…

BEKASI – Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka Tugimin (47) terhadap istrinya Tanti Rosanti (43) karena dipicu persoalan uang sebesar Rp20 juta. Karena uang itu, tersangka menghabisi korban di Perumahan Grand Permata City, RT 01/07, Desa Karang Setia, Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi.

Tersangka Tugimin mengaku, sebelum membunuh istrinya tersebut, dia baru saja mendapatkan uang Rp20 juta. Awalnya uang itu niatnya akan digunakan pelaku untuk modal usaha, namun korban menghabiskan uang itu untuk kebutuhan sehari-hari. “Saya ngasih duit Rp 20 juta, ternyata duit itu sudah habis sama dia,” katanya kepada wartawan di Mapolrestro Bekasi, Senin (29/4/2019).

Awalnya, kata dia, separuh uang itu mau digunakan untuk memulai usaha, tapi malah dihabiskan dan terjadilah keributan itu. “Saya dihina dengan kata – kata binatang, dan saya dianggap tak bisa bekerja,” ungkapnya.

Baca Juga:

Kesal karena sudah dihina dan dicaci maki, Tugimin kemudian langsung menyekap wajah istrinya dengan menggunakan bantal. Ketika sudah tidak berdaya, Tugimin lalu mengambil seutas tali tambang lalu menjerat leher istrinya hingga tidak bernyawa. Setelah itu, tersangka langsung melarikan diri.

Setelah menghabisi nyawa istrinya, pelaku kabur meninggalkan tempat kejadian perkara. Tugimin sempat melarikan diri ke luar kota selama lebih dari satu minggu sebelum akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Serpong, Polres Metro Tangerang Selatan, Minggu 21 April 2019, karena merasa bersalah dengan perbuatanya.

Diberitakan sebelumnya, seorang suami tega menghabisi istrinya tercinta di Perumahan Grand Permata City, RT 01/07, Desa Karang Setia, Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi. Tersangka Tugimin (47) dengan sengaja membunuh istrinya tersebut lantaran kesal kerap dicaci maki oleh korban Tanti Susanti (43). (Baca: Sakit Hati Dicaci Maki, Suami Habisi Nyawa Istri di Cikarang)

Peristiwa sadis itu terjadi pada Jumat 12 April 2019 lalu, saat ini korban ditemukan warga sudah tidak bernyawa dengan posisi leher terlilit tali tambang warna orange di dalam kamar. Bahkan, korban ditemukan warga dalam kondisi sudah membusuk beberapa hari kemudian. Dan beberapa pekan kemudian tersangka menyerahkan diri.

(ysw)

Kasus Pemukulan Nenek, 2 Saksi Ahli Sebut Tindakan Terdakwa Jelas Salah

loading…

Sidang pemukulan terhadap nenek Kon Siw Lie (67) kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (29/4/2019). Foto: KORAN SIND)/Yan Yusuf

JAKARTA – Sidang pemukulan terhadap nenek Kon Siw Lie (67) kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (29/4/2019). Dalam sidang dengan terdakwa Sanny Suharli (69), dua saksi ahli yakni Ahli Hukum Pidana Dr Efendi Saragih dan dokter visum dr Lili Hidayanti, menyebut tindakan terdakwa jelas bersalah.

“Baik disengaja maupun tidak, apa yang dilakukan terdakwa bersalah. Dalam undang-undang dijelaskan seperti demikian,” ujar Efendi dalam kesaksiannya di ruang sidang.

Sebelumnya, aksi premanisme ditunjukan pemilik perusahaan Finance Sanny Suharli. Ia tak terima dan memukul tetangganya Kon Siw Lie hingga terluka di sekujur mukan.

Baca Juga:

Dalam kesaksian, pria yang mengajar di Fakultas Hukum Universitas Trisakti ini mengungkapkan bahwa pemukalan itu terjadi karena kehendak yang dilakukan terdakwa.

Sekalipun pada akhirnya korban merupakan salah sasaran, namun semestinya korban bisa memprediksi. “Mau sengaja atau tidak, yang jelas keliatan jelas,” kata Efendi.

Melihat itu semua, Efendi menyakinkan dalam kesaksiannya bahwa Sanny terbukti bersalah. Ia dinilai cukup kuat melanggar pasal 351 KUHP tentang Pemukulan.

Penilaian yang sama diungkapkan dokter umum RS Sumber Waras, dr Lili Hidayani, yang menyatakan secara visum Kon Siw Lie terluka. “Sekalipun dia baru tiga hari melakukan visum, tapi ini jadi bukti kuat ada penganiyaan atau pemukulan,” kata Lili dalam kesaksiannya.

Lili menyebutkan Kon Siw lie terluka di bagian mata dan pipinya. Saat mengukur dan melakukan dilaboratorium terlihat adanya luka memar karena pecahan pembuluh darah. “Intinya kalau visum selama tujuh hari tidak masalah,” ucapnya.

Dalam kesaksian keduanya, majelis hakim Soehartono terlihat berulang kali menegur terdakwa Sanny yang mencoba mengintervensi sejumlah saksi. Ia kemudian mencoba mengarahkan sejumlah pertanyaan kepada saksi mengenai fakta persidangan.

“Saya berulang kali katakan, terdakwa hanya boleh bertanya mengenai keahlian saksi, bukan fakta sidang,” tutupnya. Sidang rencananya akan berlanjut pada Selasa 7 Mei 2019 mendatang dengan agenda keterangan saksi ahli hukum. (Yan Yusuf)

(thm)

Alasan PTSP DKI Gelar PTSP Goes to Campus Pertama di MNC Business College

loading…

Seminar Kewirausahaan dan Sosialisasi PTSP di Kampus MNC Business College, Jakarta, Senin (29/4/2019). Foto/Okto Rizki Alpino/SINDOnews

JAKARTA – Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Goes to Campus yang digelar PTSP DKI Jakarta dengan MNC Business College bertujuan mengedukasi mahasiswa agar tidak perlu ragu dalam mengurus perizinan wirausaha. Acara ini diikuti oleh mahasiswa MNC Business College, di Gedung Auditorium MNC Business College, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

“Jadi ini salah satu kegiatan PTSP Jakarta Barat, kegiatan kita tak terbatas hanya kepada para pengusaha. Kepada siswa juga, karena kuliahnya di bisnis, nah ini calon-calon pengusaha muda semua. Kita kasih edukasi hari ini kepada mahasiswa MNC Business College,” ungkap Kepala UP PTSP Kota Administrasi Jakarta Barat, Johan Girsang di Auditorium MNC Business College, Senin (29/4/2019).

Johan mengatakan, tujuan dari diadakannya kegiatan ini merupakan bentuk dari sinergitas pemerintah dengan masyarakat, yang diawali dari kampus. Karena mahasiswa kelak nantinya menjadi agen inovasi di lingkuan luas dengan menjadi usahawan atau bisnisman.

Baca Juga:

“Tujuan dari PTSP Goes to Campus ini hanya menyosialisasikan bahwa mengurus izin itu mudah, itu saja. Kedepannya jangan ada lagi rasa keragu-raguan bahwa mengurus izinnya itu susah,” katanya.(Baca: Dekatkan Pelayanan kepada Masyarakat, PTSP DKI: Goes to Campus)

Johan menuturkan, pemilihan MNC Business College sebagai universitas yang pertama kali disambangi kegiatan PTSP DKI Jakarta dikarenakan MNC Business College memiliki nuasa bisnis.”Ini (mahasiswanya) kan nantinya calon-calon pengusaha. Nah sasaran kita ke sana, coba, bagaimana kalau siswanya tidak dibekali? Tujuannya agar tidak ada ketakutan dan keraguan dalam mendirikan usaha (berwirausaha),” katanya.

Sementara itu, Ketua STKIP MNC College, Edwin Sudibyo menyampaikan ucapan terima kasih dengan adanya kegiatan seminar tersebut.”Ini adalah salah satu bentuk dalam pembinaan dan pengembangan soft skill, kemampuan dari mahasiswa, bagaimana mereka dalam menyikapi dunia usaha nantinya, apabila mereka sudah terjun ke dalam masyarakat,” ucapnya.

(whb)

Kurangi Angka Kemacetan, Perumnas Geber TOD Dekat Stasiun Pondok Cina

loading…

Perumnas saat ini sedang membangun tower kedua yang dekat Stasiun Pondok Cina dengan kapasitas 460 unit sehingga penghuni nantinya tak perlu bingung soal transportasi. Foto/SINDOnews/Ratna Purnama

DEPOK – Tingkat kemacetan menuju Ibu kota Jakarta diprediksi meningkat pada tahun 2024. Titik kemacetan menuju pusat Jakarta semakin parah dan tidak dapat ditempuh dengan waktu efektif sekalipun menggunakan roda dua.

Hal itu dipicu banyaknya masyarakat commuter yang menggunakan kendaraan pribadi menuju Jakarta. Oleh karenanya, Perumnas membangun hunian yang terintegrasi dengan transportasi massal seperti kereta.

Di Depok saat ini sedang dibangun hunian yang terintegrasi dengan Stasiun Pondok Cina dengan konsep transit oriented development (TOD). Hunian ini diperuntukkan bagi masyarakat yang menginginkan akses mudaj antara hunian dan moda transportasi massal.

Baca Juga:

Perumnas saat ini sedang membangun tower kedua dengan kapasitas 460 unit yang dijual dengan harga mulai dari Rp416 juta. Lokasi yang bersebelahan dengan stasiun membuat penghuni nantinya tak perlu bingung soal transportasi.

“Kita tahu titik kemacetan saat ini cukup tinggi dan pada tahun 2029 nanti titik kemacetan akan semakin parah menuju pusat kota. Dengan konsep TOD ini maka masyarakat hanya perlu jalan menuju moda transportasi massal dari lokasi hunian,” kata GM Marketing Perum Perumnas, Ari Kartika di Depok, Senin (29/4/2019).

Hunian yang sedang dibangun pihaknya diklaim mampu mengurangi kemacetan menuju pusat Jakarta. Tak hanya sekedar hunian yang mudah diakses dengan moda transportasi massal, proyek yang dinamakan Mahata Margonda ini juga dilengkapi banyak fasilitas. Mulai dari ritel area, fitness center sampai ruang terbuka publik yang bisa menjadi ajang bersosialisasi para penghuni.

“Tower kedua ini akan dibangun 28 lantai dengan sejumlah fasilitas. Kami juga menyediakan kebutuhan penghuni sehingga apa yang mereka inginkan bisa langsung ada di lokasi yang sama,” paparnya.

Direktur Pemasaran Perum Perumnas, Anna Kunti menambahkan untuk tower kedua ini dibuat dengan beberapa tipe. Yaitu tipe studio, satu kamar dan dua kamar tidur. Alasan pihaknya membangun hunian di lahan tersebut karena hanya dekat Stasiun Pondok Cina yang memungkinkan dan potensial dikembangkan.

“Kami ingin memberikan solusi hunian alternatif yang terjangkau bagi masyarakat yang memerlukan hunian berkualitas dan terjangkau dari sisi jarak dan waktu,” katanya.

Project Manager Mahata Margonda, Ivan Rezaprianto menambahkan, nilai investasi dari proyek tersebut sebesar Rp435 miliar. Nilai itu termasuk dalam biaya revitalisasi stasiun sehingga lebih kekinian dan nyaman.

“Jadi kami tidak hanya bangun tower tapi kami lakukan peremajaan stasiun supaya lebih tertata dan friendly,” katanya.

Selain itu nantinya akan dibangun skybridge yang menghubungkan hunian dengan kampus Universitas Indonesia (UI). Sehingga para mahasiswa yang tinggal disana bisa menuju kampus dengan jalan kaki.

(ysw)

Semua Pengungsi Korban Banjir di Jaksel dan Jakbar Sudah Pulang

loading…

Banjir merendam pemukiman warga RT 005/RW05, Pejaten Timur, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2019) lalu. SINDOphoto/Dok

JAKARTA – Seluruh pengungsi korban banjir kiriman dari Bogor di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat sejak Jumat (26/4/2019) lalu, dinyatakan sudah kembali ke rumah masing-masing. Meski begitu, petugas tetap bersiaga di titik-titik rawan banjir.

Kepala UPT Pusat Data dan Informasi, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta M Ridwan mengatakan, seluruh pengungsi korban banjir di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat sudah kembali ke rumah masing-masing.

Sebelumnya titik pengungsian di Jakarta Selatan berada di Rumah Susun (Rusun) Pengadegan. Sedangkan tenda pengungsi di Jakarta Barat berada di Masjid Nurul Muslimin, Kembangan Utara. (Baca juga: Banjir di Wilayah Jakarta, 2 Orang Meninggal dan 2.258 Warga Mengungsi)

Sebanyak 44 kepala keluarga atau 209 orang di Jakarta Barat mengungsi di Musala Nurul Muslimin, Kembangan. Sedangkan di Jakarta Selatan, sembilan kepala keluarga atau 39 orang mengungsi di Rusunawa Pengadegan.

Baca Juga:

“Saat ini pengungsi sudah kembali, tapi kita masih stanby untuknantisipasi lanjutan,” katanya. (Baca juga: BPBD DKI Sebut 248 Warga Jakarta Masih Mengungsi akibat Banjir)

Seperti diketahui, Jakarta terendam banjir kiriman sejak Jumat (26/4). Banjir disebabkan meluapnya Sungai Ciliwung karena curah hujan di Bogor cukup tinggi.

Di Jakarta Selatan, ratusan petugas gabungan pada , Minggu (28/4) kemarin masih membersihkan kawasan pemukiman warga yang sebelumnya terdampak luapan Kali Ciliwung di Kelurahan Pejaten, Pasar Minggu.

Camat Pasar Minggu Agus Irwanto mengatakan, sekitar 200 petugas gabungan dari PPSU, Sudin Sumber Daya Air, Sudin Gulkarmat, Sudin Lingkungan Hidup, Sudin Sosial, dan Satpol PP yang dikerahkan untuk membersihkan pemukiman warga tersebut.

“Ada 200 petugas gabungan yang menyebar ke permukiman terdampak luapan Kali Ciliwung di RW 01, 02, 03, 05 dan 08,” tandasnya.

(thm)

Gelar Razia Keselamatan, Polda Metro Sisir 7 Pelanggaran

loading…

Polisi melakukan razia kepad pengendara di jalan raya Jakarta. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto

JAKARTA – Operasi Keselamatan Jaya 2019 resmi berlangsung, Senin (19/4/2019). Operasi ini digelar seremtak di sejumlah wilayah hukum Polda Metro Jaya, tujuh pelanggaran menjadi target operasi ini.

Di sisi lain, dengan adanya operasi ini diharapkan pelanggaran berkurang seiring meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Edy Pramono menyebutkan, selama gelaran dua pekan operasi keselamatan jaya, pihaknya ingin mengedukasi pengguna kendaraan tertib berlalu lintas.

Baca Juga:

“Pada kesempatan Operasi Keselamatan 2019 ini kita prioritaskan kegiatan Dikmaslantas yang mampu mewujudkan rasa simpatik masyrakat kepada Polri, khususnya Polantas,” kata Gatot di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (29/4/2019).

Dia melanjutkan, dalam operasi nantinya, ada tujuh prioritas pelanggar lalu yang menjadi targetnya. Pertama menggunakan telepon genggam saat berkendara, kedua tidak menggunakan selt belt (sabuk pengaman), ketiga tidak menggunakan helm SNI.

Sedangkan keempat, pengendara yang melawan arus akan ditindak. Kelima, mengendarai kendaraan dalam pengaruh alkohol dan narkoba. Sementara untuk keenam, pengendara di bawah umur akan ditindak bersama dengan ketujuh pengendara melebihi kecepatan maksimal bakal ditindak.

“Tujuan operasi pertama meningkatnya disiplin masyrakat dalam berlalu lintas dijalan raya, kedua, meminimaliasai pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Ketiga menurunnya tingkat korban kecelakaan lalu lintas. keempat menambah kepercayaan Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas,” tegas Gatot.

Dalam kegiatan itu, Gatot mengatakan, pihaknya menurunkan 2.771 personel gabungan yang terdiri dari Polisi, TNI, dan Pemprov DKI Jakarta.

Ia juga mengingatkan kepada anggota yang terima suap dan sogok menyogok pihak tak segan mensanksi anggota tersebut.

Terpisah, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf mengatakan, dalam operasi nantinya pihaknya tidak akan menggelar di beberapa tempat macet. Hal ini agar operasi dapat berjalan efektif. Sebagai gantinya, ia bakal melaksanakan di tempat yang agak renggang.

“Jadi, kita mencari lokasi-lokasi yang kalaupun itu dilaksanakan secara stasioner berarti kita mencari tempat-tempar untuk melaksanakan kegiatan dan tidak menimbulkan macet,” kata Yusuf.

Beberapa tempat itu, diantaranya di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran. Manggala Winabakti, Tanah Abang, serta Jalan Perintis Kemerdekaan, Pulo Gadung.

“Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, itu kan lebar disitu. Kalaupun kita melaksanakan kegiatan, enggak macet. Jadi enggak ganggu kegiatan masyarakat yang lain,” ujarnya.

Berbeda dengan kegiatan lainnya, pada operasi ini, pihaknya mendahulukan tindakan persuasif. Artinya akan diberikan teguran sebelum menilang sejumlah pengendara. “Kita laksanakan kegiatan persuasif dulu,” tutup Yusuf.

(mhd)

Banjir Bandang di Sungai Cikeas Sudah Diprediksi Pakar Hidrologi UGM

loading…

Salah satu komplkes perumahan yang terkena banjir akibat banjir bandang Sungai Cikeas.Foto/Istimewa

JAKARTA – Banjir bandang menerjang sejumlah titik di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Kamis, 25 April 2019 lalu. Sebelum kejadian, Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) sudah memberikan peringatan akan kemungkinan terjadinya banjir bandang di sepanjang bantaran Sungai Cikeas melalui siaran pers, dan website www.kp2c.org serta di media sosial.

Pada awal April tepatnya Minggu, 7 April 2019 lalu, pakar hidrologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Agus Maryono menjelaskan kepada KP2C tentang ancaman banjir bandang di Sungai Cikeas. Dalam pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Ketua KP2C, Puarman, Agus mengatakan banjir bandang bisa melanda kawasan perumahan di bantaran Sungai Cikeas bila aliran sungai tersumbat sampah bambu dan terjadi hujan ekstrem di hulu sungai.

Benar saja, pada Kamis 25 April 2019 malam, kawasan Citeureup dihantam banjir bandang dari luapan sungai Cikeas. Sejumlah rumah dan infrastruktur luluh lantak. Keesokan harinya Jumat, 27 April 2019, tujuh perumahan di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dan Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, ikut terendam banjir.

Baca Juga:

Bencana ini imbas air bah yang datang dari hulu Cikeas yang sebelumnya memporak-porandakan permukiman di Citeureup. Ketua KP2C, Puarman mengatakan, KP2C bergerak cepat dengan memberikan informasi kepada warga dan aparatur pemerintahan yang kemungkinan akan terkena dampak banjir bandang saar itu.

“Jumat pagi saya sudah kasi info ke Ketua RW 36, 41 Villa Nusa Indah (VNI) 3, Ketua RW 25 Vila Mahkota Pesona (VMP), dan Kalak BPBD Kab Bogor akan adanya potensi banjir. Saya juga kasih peringatan ke Lurah Jatiluhur akan potensi banjir di perumahan Puri Nusaphala dan Camat Jatiasih serta Kalak BPBD Kota Bekasi,” kata Puarman dalam siaran tertulis yang diterima SINDOnews pada Senin (29/4/2019).

Banjir Bandang di Sungai Cikeas Sudah Diprediksi Pakar Hidrologi UGM

KP2C, lanjut Puarman, sudah melakukan tugasnya dengan segera dalam memberikan peringatan dini kepada pemangku kepentingan dan masyarakat melalui WA Grup, website dan media sosial yang dimiliki KP2C.

Bukan sebatas itu saja, di akhir Februari 2019, KP2C juga menginisiasi kegiatan susur Sungai Cikeas bersama instansi terkait di Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi. Hasil susur sungai itu ditemukan ratusan rumpun bambu bermasalah di sepanjang sungai Cikeas.

Ada rumpun bambu yang hampir rubuh, telah robuh, bahkan sudah menutupi aliran sungai dan berpotensi memicu banjir bandang. Juga ditemukan belum ada tanggul di VNI 3, sehingga perumahan tersebut berpotensi banjir saat hujan lebat mengguyur hulu sungai Cikeas. “Padahal sudah ada perencanaan dari tahun 2014,” ujar Puarman.

Hasil susur sungai ini, menurut Puarman, diangkat KP2C dalam bentuk press release. Juga telah ditayang di website dan medsos KP2C serta dikirimkan surat ke Bupati Bogor, Wali Kota Depok dan Wali Kota Bekasi. Karena sumber masalah 50% ada di Kabupaten Bogor, 25% di Kota Depok dan 25% di Kota Bekasi.

Puarman menuturkan, banjir di Citeureup akan menjadi evaluasi KP2C untuk lebih memperluas penyebaran informasi tentang tinggi muka air (TMA) hingga ke warga dan pemangku kepentingan di Kawasan Citeureup dan sekitarnya.
“KP2C memiliki alat pemantau TMA berupa CCTV dan petugas pantau TMA Cibongas di Babakan Madang. Lokasinya sebelum Citeureup,” ujar Puarman.

Kondisi TMA Cikeas

Saat banjir melanda tujuh perumahan di Kecamatan Gunung Putri dan Kecamatan Jatiasih itu, alat titik pantau TMA KP2C di sungai Cikeas menunjukkan elevasi >500 cm. Adapun elevasi atau TMA normal di bawah 200 cm. Terjadi kenaikan TMA sangat drastis yang menurut catatan kami merupakan Tinggi Muka Air (TMA) tertinggi selama 15 tahun terakhir.

TMA Cikeas pernah naik hingga 450cm pada 20 November 2014.
Banjir di Jumat pagi itu terjadi pk. 08.30 WIB. Air mulai surut pk. 17.00 WIB. Sedikitnya 1.124 rumah warga terendam banjir. Dan 600 halaman rumah warga tergenang air.

Rumah warga yang terdampak banjir hingga memasuki rumah meliputi perumahan Cibubur City, Desa Nagrak (150 KK); Vila Nusa Indah (VNI) 3, RW 36, Bojongkulur (120 KK); VNI 3, RW 41, Bojongkulur (300 KK).Vila Mahkota Pesona, RW 25, Bojongkulur (550 KK); perkampungan RW 04, Bojongkulur (6 KK);

Data tersebut baru untuk Kec Gunung Putri, sedangkan dampak di Kecamatan Jatiasih sedang dihitung.Dari bencana itu, warga menemukan empat ekor ular Sanca di perumahan Vila Mahkota Pesona, 2 ekor di Puri Nusaphala dan masing-masing satu ekor di VNI 3 dan Mandosi. Kemungkinan ular-ular tersebut hanyut ke kawasan perumahan akibat terbawa luapan air sungai.

Banjir Bandang di Sungai Cikeas Sudah Diprediksi Pakar Hidrologi UGM

Banyak Titik Bencana

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor (BPBD), banyak titik bencana mulai Kamis malam hingga Jum’at itu. Data BPBD menunjukkan luapan sungai Cikeas merusak puluhan rumah warga di Kampung Nanggewer Kaum, dan Kampung Babakan Rawa Haur. Empat desa di Kecamatan Babakan Madang ikut diterjang banjir.

Di antaranya Desa Cijayanti, Desa Bojongkoneng, Desa Kadumangu dan Desa Sentul. Di Kecamatan Sukaraja, banjir menghanyutkan jembatan penghubung Desa Cadas dengan Desa Citaringgul yang terletak di Kampung Cadasngampar RT07/02.

Di Kecamatan Ciampea dilaporkan sembilan rumah di RT 02 RW 01, Desa Tegalwaru tergenang banjir. Juga ada delapan rumah dan satu musalah di RT 01 RW 02 Desa Tegalwaru, rusak akibat terdampak longsor.

Setidaknya di Ciampea terdapat 23 rumah di RT 07 RW 05 Desa Tegalwaru, tergenang banjir, akibat luapan air kali Cinangka. Tembok penahan tanah di RT 03 RW 01 Desa Tegalwaru, rusak akibat tergerus banjir. Di kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, seribuan rumah terendam banjir.

Di Kecamatan Cigudeg, longsor menutupi badan Jalan Raya Cigudeg-Sukajaya Tanjakan Cipanganten, tepatnya di Kampung Juga RT 04/04, Desa Sukaraksa. Di Kecamatan Leuwiliang, hujan deras mengakibatkan banjir dan longsor di Kampung Mekarjaya RT 03/09, Desa Cibeber I. Tiga rumah terdampak banjir.

Di Kecamatan Leuwisadeng, banjir menggenangi Pondok Pesantren An-Nida di Kampung Kalong, Desa Kalong II. Longsor menimpa gedung SD Kalong IV di Kampung Kalong Tonghoh RT 01/04, Desa Kalong II. Di Kecamatan Nanggung, enam RT di Kampung Liud, Desa Kalongliud, tergenang banjir akibat meluapnya aliran sungai Citaruna.

(whb)

Beraksi Sadis, Begal di Bekasi Tewas Ditembak Polisi

loading…

BEKASI – Aksi begal di Bekasi kian mengkhawatirkan. Para pelaku tak segan-segan menganiaya dan membunuh korbannya menggunakan senajat tajam dan senjata api yang mereka bawa.

Salah satu begal bersenjata api berhasil dilumpuhkan dengan timah panas polisi di Kampung Cibeurem RT03/03, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Tersangka SA (36), tewas dengan luka tembak di bagian punggung.

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, Kombes Chandra Sukma Kumara mengatakan, tersangka SA ditembak setelah terpergok menggasak sepeda motor Kawasaki Ninja R bernopol R 2385 GI milik Yoga. Saat itu, tersangka bersama seorang rekannya yang kini diburu polisi mengambil motor Yoga yang sedang terparkir di depan rumah kontrakan.

Baca Juga:

“Setelah merusak kunci kontak motor korban, tersangka lalu mengeluarkan kendaraan korban ke teras rumah,” katanya di Bekasi, Senin (29/4/2019).

Saat sepeda motor korban berhasil dibawa keluar rumah, kata dia, tiba-tiba dua anggota Brigade Mobil (Brimob) yakni Brigadir I Made Eka Artawan dan Brigadir Sahrul Ramadhan memergoki aksinya.

Meski sudah ditegur, pelaku bukannya menyerah namun malah mengeluarkan sepucuk senjata api rakitan miliknya yang disimpan di bagian pinggang. Tidak hanya itu, pelaku SA bahkan melepas tembakan sebanyak dua kali ke arah dua anggota Brimob itu. Beruntung, Brigadir I Made dan Brigadir Sahrul mampu menghindari terjangan peluru pelaku.

Kedua anggota Brimob menghindar ke rumah warga untuk mencari perlindungan tembak hingga akhirnya mereka melakukan tindakan tegas terukur ke arah SA sampai terjatuh dari sepeda motornya.

“Saat menembak dua anggota Polri, pelaku sempat berlari ke arah rekannya yang sudah bersiaga di atas sepeda motor,” ungkapnya.

Namun dengan keakuratan petugas di lapangan, kata dia, mereka berhasil melumpuhkan SA dari atas sepeda motor. Melihat rekannya terjatuh, pelaku yang masih buron itu langsung melarikan diri. Hingga kini penyidik masih menggali keterangan korban dan saksi-saksi di lapangan untuk mengungkap sosok pelaku yang buron.

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa sepeda motor korban, dua pucuk senjata api rakitan jenis revolver beserta delapan butir peluru berkaliber 9 milimeter, satu set kunci berbentuk T dan ponsel pelaku. Polisi menduga, para pelaku merupakan pemain lama dan dikenal sadis terhadap korbannya bila melakukan perlawanan.

Tidak hanya disitu, petugas juga mengamankan dua tersangka begal yang kerap beraksi sadis di wilayah lainya yakni tersangka Hendra Wijaya (20) dan Ato Sumarsono (30). Sedangkan Enggar dan Hadi masih berhasil melarikan diri dan saat ini keberadaan mereka sedang diburu petugas.

Kasubbag Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, AKP Sunardi mengatakan, kedua tersangka berhasil terindetifikasi berdasarkan keterangan saksi dan korban yang kritis dirampok oleh mereka.

“Keduanya ditangkap di tempat berbeda di wilayah Cikarang, dan setiap beraksi kawanan ini selalu sadis,” katanya.

Menurutunya, kawanan ini terakhir beraksi di flyover Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat 8 Maret pukul 23.30 WIB. Saat itu, korban Noval (17), bersama rekannya, Lukman (17) dan Sandi (17), hendak berfoto di atas jembatan tersebut untuk kebutuhan instagramable.

“Tidak lama kemudian datang para pelaku ke TKP berjumlah 4 orang dan mengacungkan senjata tajam berupa clurit dan badik kepada korban,” ungkapnya.

Karena takut disabet senjata tajam, Lukman dan Sandi melarikan diri. Sementara Noval mempertahankan sepeda motor kesayanganya tersebut.

Kemudian, pelaku, Enggar, membacok punggung Noval dengan celurit. Para pelaku kemudian membawa kabur ponsel Noval dan sepeda motor milik Lukman. Korban yang kritis bersimbah darah langsung dibawa warga ke Rumah Sakit Hodana Medika. “Dari keterangan korban kita bisa ketahui pelakunya,” tegasnya.

Dari hasil penyelidikan, Hendra ditangkap di rumahnya di Desa Tegal Danas, Kecamatan Cikarang Pusat sementara Ato ditangkap di kontrakan Pintu 1.000 Desa Mekar Mukti, Kecamatan Cikarang Utara. Dari keterangan tersangka, empat pelaku tersebut mempunyai peran masing-masing.

Tersangka Enggar sebagai eksekutor dan membacok korban, Hadi sebagai penjual hasil barang curian, Ato dan Hendra mengancam korban dengan senjata tajam. Selain itu, komplotan ini juga beraksi di Jalan Raya Cikarang, Desa Sukadame, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis 21 Maret 2019.

Dalam aksinya, pelaku membacok korban Riyanto (26), dan mengancam rekan korban Erlina (21). Para tersangka berhasil membawa kabur sepeda motor korban. Dari tangan mereka, petugas mengamankan satu unit sepeda motor, STNK, ponsel, dan 1 dus ponsel. Pelaku dikenai pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

(mhd)

Sakit Hati Dicaci Maki, Suami Habisi Nyawa Istri di Cikarang

loading…

BEKASI – Setelah buron lebih dari dua pekan, Tugimin (47) pelaku pembunuhan terhadap istrinya Tanti Susanti (43) di Perumahan Grand Permata City RT 01/07, Desa Karang Setia, Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, ditangkap petugas Polrestro Bekasi. Tugimin nekat membunuh istrinya lantaran kerap dihina dan dicaci maki.

Kapolrestro Bekasi, Kombes Pol Chandra Sukma Kumara mengatakan, jasad korban ditemukan dalam keadaan membusuk di rumah tersebut pada Jumat, 12 April 2019 lalu oleh Sary tetangga yang curiga mencium bau tak sedap tersebut.”Saat ditemukan ada lilitan tambang di leher, awalnya kita menduga bunuh diri. Tapi setelah identifikasi ada kejanggalan terkait kematian korban,” kata Chandra kepada wartawan Senin (29/4/2019).

Chandra menjelaskan, berdasarkan hasil autopsi kematian korban memang tidak wajar dan petugas berusaha meminta keterangan saksi-saksi dan mencari keberadaan suami korban. Sayangnya, Tugimin yang berasal dari Sragen, Jawa Tengah, menghilang tanpa jejak sejak jasad korban ditemukan.

Baca Juga:

Penyidik, lanjut Chandra, menyimpulkan korban dibunuh oleh suaminya tersebut.”Pengakuan tersangka, pembunuhan dipicu kekesalan san sakit hati karena kerap dicaci maki oleh korban,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polretro Bekasi Kota, AKBP Rizal Marito menambahkan, beberapa hari setelah kejadian, tersangka menyerahkan diri ke Polsek Serpong, Kota Tangerang Selatan. Petugas Polsek Serpong melakukan koordinasi dengan Polrestro Bekasi, dan selanjutnya petugas menjemput tersangka.”Setelah kita cek, ternyata benar tersangka ini pelaku pembunuhan terhadap korban,” katanya.

Akibat perbuatannya tersangka Tugimin akan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman penjara maksimal seumur hidup.

(whb)

Caleg DPRD Asal Gerindra Raih Suara Fantastis di Dapil 8 DKI

loading…

Caleg DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerindra Purwanto. Foto/Ist

JAKARTA – Di tengah hiruk pikuk pelaksanaan Pilpres 2019, pemilu legislatif kurang mendapat perhatian masyarakat. Namun hal itu tidak berlaku bagi Caleg DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerindra Purwanto.

Pasalnya, Purwanto mendapatkan suara yang cukup fantastis. Hal itu berdasarkan hitung cepat yang dilakukan berbagai lembaga survei di DKI Jakarta dan hasil real count berdasarkan dokumen C-1 yang dikumpulkan oleh tim pemenangannya.

“Perolehan suara yang didapat merupakan amanah dari masyarakat, dukungan tokoh masyarakat dan restu dari orang tuanya,” kata Purwanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/4/2019).

Baca Juga:

Caleg dari Dapil 8 yang meliputi Kecamatan Jagakarsa, Pasar Minggu, Mampang, Pancoran dan Tebet, inni mengatakan, keinginannya menjadi wakil rakyat yakni ingin memperjuangkan aspirasi masyarakat lewat jalur politik.

“Menjadi wakil rakyat merupakan cara yang paling efektif untuk merealisasikan hal tersebut,” kata Purwanto.

Sebagai pendatang baru yang berlatar belakang pengusaha ini, Purwanto diperkirakan berada di posisi teratas dengan perolehan suara sementara lebih dari 30 ribu suara untuk lima Kecamatan di Jakarta Selatan, yakni Mampang, Pasar Minggu, Jagakarsa, Pancoran dan Tebet.

Dengan perolehan lebih dari 30 ribu suara, Purwanto bahkan melampaui perolehan suara terbesar yang pernah diraih politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP Haji Lulung pada 2014 silam di DKI Jakarta.

(mhd)

Begini Pengalaman Anies Jajal Bus Listrik Transjakarta

loading…

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Foto/Dok/SINDOphoto

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjajal bus listrik Transjakarta dari Monas hingga Bundaran HI. Saat mencoba bus tersebut, Anies merasa nyaman karena tidak diganggu dengan suara bising dari bus yang ditumpanginya.

“Saya mencoba menumpang dari Monas sampai Bundaran HI yang sangat kerasa adalah satu tidak ada suara itu terasa sekali,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Senin (29/4/2019).

Kedua, lanjut Anies, kendaraan yang diklaim ramah lingkungan tersebut tidak mengeluarkan asap.

Baca Juga:

“Jadi tidak mengeluarkan efek pada kualitas udara sesuatu yang insyaallah akan dirasakan oleh seluruh warga Jakarta,” tambah Anies.

Mantan Mendikbud ini menjelaskan, bahwa ketiga bus listrik masih dalam tahap uji coba. Sedangkan PT Transjakarta sedang mengurus kelengkapan administrasi.

“Secara administratif sekarang masih dalam proses mudah-mudahan bulan juni-juli itu selesai kemudian bisa beroperasional. Lalu nanti akan bisa operasional. Kita ingin juga nantinya menambah. Ini baru tiga pertama. Bulan-bulan awal insyaalah bisa sampai 10 nantinya. 10 dulu kemudian sambil kita siapkan proyeksi untuk menggunakan semua bus Transjakarta menggunakan listrik,” bebernya.

(mhd)

Korban Terdampak Banjir Tahun Ini Berkurang Dibanding Zaman Ahok

loading…

BAnjir merendam sejumlah rumah di kawasan Cililitan, Jakarta Timur yang dilintas Sungai Ciliwung. Foto: dok/SINDOphoto

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membandingkan jumlah pengungsi banjir tahun 2019 ini berkurang dibanding tahun 2015 lalu. Seperti diketahui, banjir besar melanda Jakarta tahun 2015 yang saat itu masih dipimpin Basuki T Purnama (Ahok)

Anies mengatakan jumlah pengungsi banjir kiriman yang sampai ke Jakarta pada Jumat 26 April 2019 dini hari hanya mengakibatkan 1.600 orang mengungsi, angka ini jauh lebih sedikit daripada tahun 2015. (Baca: Banjir di WIlayah Jakarta, 2 Orang Meninggal dan 2.258 Warga Mengungsi)

“Coba bayangkan tahun 2015 ada 230 ribu orang mengungsi kemarin 1.600 orang kenapa terjadi? Karena volume air dari hulu tidak dikendalikan. Jadi kalau dibandingkan sangat kecil dibandingkan dengan tahun 2015,” kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019).

Baca Juga:

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menegaskan satu-satunya solusi jangka pendek untuk mengantisipasi banjir kiriman di Jakarta adalah dengan mengandalkan pembangunan di wilayah hulu yakni Bogor, Jawa Barat. (Baca juga: Jakarta Dikepung Banjir, Ahok Salahkan Rob)

“Begitu hujan ya langsung mengalir kalau itu dibuatkan waduk-waduk, maka volume air yang turun akan terkendali. Itulah jangka pendek yang harus segera dituntaskan,” tegas Anies.

Adapun bendungan yang dimaksud Anies merupakan proyek Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Anies mengatakan, bendung yang akan dibangun di Ciawi dan Sukamahi, Bogor itu diklaim akan selesai akhir tahun 2019.

Selain dua bendungan itu, Pemprov DKI melalui Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta juga sedang mencari lahan baru untuk waduk. Proyek ini juga melibatkan Pemerintah Bogor.

“Dinas SDA sedang dalam proses pencarian tempat-tempat baru untuk pembangunan waduk-waduk, kolam-kolam retensi. Dengan siapa? Dengan Pemkot Bogor dan Pemkab Bogor,” ungkapnya. (Baca juga: Banjir Jakarta, 17.569 Warga Mengungsi)

Sekadar informasi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat terdapat 2.258 jiwa yang mengungsi akibat banjir di Jakarta kemarin, dua diantaranya meninggal dunia karena terseret arus dan serangan jantung.

Sementara, banjir yang terjadi pada Februari 2015 di 38 kecamatan di Jakarta telah mengakibatkan 231.566 orang dan lima korban jiwa. Pada saat itu banjir terjadi selama 7 hari dengan ketinggian dua meter.

(ysw)

Lakukan Uji Coba, Anies Jajal Bus Listrik dari Monas Sampai Bundaran HI

loading…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjajal bus listrik Transjakarta dari Monas sampai ke Bundaran HI pada Senin (29/4/2019) pagi. Foto/SINDOnews/Komaruddin Bagja

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjajal bus listrik Transjakarta dari Monas sampai ke Bundaran HI. Sementara ada tiga bus listrik Transjakarta yang akan diuji coba Pemprov DKI pada awal Mei 2019.

“Alhamdulillah pagi ini kita melakukan uji coba tiga bus pertama yang menggunakan tenaga listrik,” ujar Anies kepada wartawan di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Senin (29/4/2019).

Menurut Anies, keberlangsungan kehidupan masa depan tergantung bagaimana penggunaan energi pada hari ini. Anies menuturkan, kualitas udara kita disini buruk dan hal tersebut membutuhkan perubahan yang drastis. (Baca: Bus Transjakarta Bakal Uji Coba Bus Listrik Senayan-Monas)

Baca Juga:

Nantinya bus yang menggunakan bahan bakar listrik itu akan diujicoba. Sementara pihak Transjakarta masih terus menyelesaikan administrasi bus listrik. “Insyaallah nanti kita akan tambah jumlahnya pada fase ini di sini,” katanya.

Mengenai tiga bus listrik yang sedang diuji coba ini, Anies mengatakan, belum akan digunakan untuk melayani rute rute Transjakarta karena masih dalam proses izin administrasi. “Secara safety teknis udah siap tapi secara administrasi masih ada harus pengurusan yang harus diselesaikan,” katanya. (Baca juga: PT Transjakarta Jamin Bus Listrik yang Dibeli dari China)

Dalam uji coba nanti, lanjut Anies, tiga bus ini nanti akan beroperasi dulu sementara melayani sekitar Monas sebagai eksebisi. “Jadi semua orang bisa mencoba dan merasakan,” katanya.

(ysw)

Dekatkan Pelayanan kepada Masyarakat, PTSP DKI: Goes to Campus

loading…

Seminar Kewirausahaan dan Sosialisasi PTSP di Kampus MNC Business College, Jakarta, Senin (29/4/2019). Foto/Okto Rizki Alpino/SINDOnews

JAKARTA – Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI Jakarta berker jasama dengan instansi pendidikan (PTSP Goes to Campus) untuk mendekatkan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat. PTSP Goes to Campus adalah bagian dari PTSP Goes to Public Area, dalam program DPMPTSP DKI Jakarta.

MNC College adalah salah satu instansi yang melakukan kerja sama dengan PTSP DKI Jakarta dalam hal memberikan akses dikalangan akademisi serta masyarakat untuk mengenal lebih dalam seputar tugas pokok dan fungsi yang ada di DPMPTSP DKI Jakarta.

“Tujuan PTSP Goes to Campus untuk membantu memfasilitasi para akademisi yang tertarik dalam mengembangkan wirausaha,” ujar Wakil Kepala Dinas Pelayanan Modal dan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto dalam acara Seminar Kewirausahaan dan Sosialisasi PTSP di Kampus MNC Business College, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Baca Juga:

Selain mengadakan seminar kewirausahaan, PTSP juga menyediakan loket informasi mengenai konsultasi dan perurusan izin/non izin yang menjadi kewenangan Pemprov DKI Jakarta.

“Mahasiswa dan karyawan MNC College akan langsung dibantu oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN), yang bertugas untuk menjawab pertanyaan terkait jenis-jenis layanan, prosedur pengajuan perizinan, misal terkait pengurusan perizinan dan non perizinan yang dibutuhkan dalam hala melamar ke instansi pemerintah atau perusahaan seperti kartu pencari kerja atau pengantar SKCK,” katanya.

Denny melanjutkan, ia memiliki harapan dalam acara ini agar akademisi dan warga Jakarta menyadari pentingnya mengurus keperluan izin/non izin yang merupakan pendorong investasi di DKI Jakarta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam mewujudkan pemerintahan yang baik (good governance) perlu ada kemitraan yang sinergis antar lembaga, baik di dalam maupun di luar birokrasi pemerintahan, PTSP Goes to Campus merupakan inovasi dan lahir berkat sinergi pemerintah,” tutupnya.

(mhd)

Heboh Film Kucumbu Tubuh Indahku, Begini Respons MUI

loading…

JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan respons terkait larangan penayangan film karya Garin Nugroho ‘Kucumbu Tubuh Indahku’, yang menceritakan tentang seorang pemuda bernama Juno sebagai penari Lengger Lanang. Tari yang menitik beratkan pada penampilan penari laki-laki yang menyerupai perempuan. Para penari Lengger dituntut meleburkan sisi maskulin dan feminim dalam satu tubuh.

Ketua MUI Bidang Infokom Masduki Baidowi mengatakan, film tersebut banyak ditentang masyarakat. Bahkan, kata dia, ada petisi penandatanganan untuk menolak film tersebut.

“Bahkan, Wali Kota Depok mempelopori penolakan terhadap film tersebut untuk tidak diputar di wilayahnya,” kata Baidowi kepada SINDOnews, Minggu 28 April 2019. (Baca juga: Pemkot Depok dan MUI Larang Penayangan Film Kucumbu Tubuh Indahku)

Baca Juga:

Baidowi melanjutkan, adanya rasa khawatir yang mengemuka dari masyarakat pada umumnya bahwa dalam film tersebut mengandung cerita tentang penyimpangan seksual, Lesbian, Gay, Biseksual and Transgender (LGBT) yang semestinya tak dijadikan lakon cerita dalam film.

“Isu tentang pengaruh buruk LGBT pada kehidupan masyarakat akhir-akhir ini sedang menjadi pembicaraan hangat dan MUI secara saksama mengikuti perkembangan ini untuk melindungi umat Islam dari pengaruh negatif gerakan LGBT tersebut,” imbuhnya.

Lebih lanjut Baidowi menyampaikan, perihal pelarangan penayangan film tersebut. Secara akal sehat, publik menilai film itu akan berpengaruh buruk pada masyarakat.

“Padahal semestinya, secara implisit produksi film-film nasional kita mengandung nilai-nilai keteladanan seperti: kebaikan, kejujuran, sportifitas dan bentuk-bentuk pembangunan karakter bangsa lainnya,” terang Baidowi.

Menurut dia, MUI akan mendalami masalah film ini dengan cara membahasnya dalam Komisi Kajian MUI serta Komisi Budaya MUI untuk kemudian akan disikapi secara komprehensif setelah melakukan pendalaman dan kajian secara menyeluruh.

“Kami dari MUI juga punya perwakilan yaitu saudara Imam Suhardjo yang bertugas di Lembaga Sensor Film (LSF), untuk kami mintai konfirmasi ihwal film tersebut,” katanya.

(mhd)

Ciptakan Mahasiswa Berinovasi, MNC College Bekerja Sama dengan PTSP DKI

loading…

MNC Business and Education College (MNC College) bekerja sama dengan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI Jakarta di Jakarta Barat. Foto/Okto Rizki Alpino/SINDOnews

JAKARTA – MNC Business and Education College (MNC College) bekerja sama dengan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI Jakarta, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mengadakan kegiatan seminar kewirausahan dan sosialisasi perizinan satu atap.

Seminar kewirausahaan dan sosialisasi perizinan satu atap menghadirkan pembicara yang berkompeten di bidangnya. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyiapkan lulusan yang siap untuk menghadapi dunia profesional.

“Kegiatan seminar ini dimaksudkan, agar mahasiswa dapat menjadi agen inovasi dalam hal kewirausahaan di Indonesia, dan mempersiapkan mahasiswa dari aspek legalitas dalam hal perizinan,” ujar Kepala Lembaga Penjaminan Mutu MNC College Budi Santosa Kramadibrata dalam acara Seminar Kewirausahaan dan Sosialisasi Perizinan Satu Atap, Senin (29/4/2019).

Baca Juga:

Selain kegiatan seminar kewirausahaan, MNC College bersama PTSP DKI Jakarta mengadakan kegiatan lainnya, sebagai bentuk pelayanan dan bertekad memberikan kontribusi sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Kegiatan-kegiatan bermanfaat lainnya anatara lain, donor darah bersama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara, Stand pemeriksaan kesehatan gratis serta stand perizinan satu atap,” katanya.

Kegiatan ini akan menjadi titik awal dalam menjalin kerja sama antara MNC College dengan PTSP DKI Jakarta.

“MNC College dan PTSP DKI Jakarta bertekad akan meneruskan kerja sama ini dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain, terutama dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, yakni Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat,” tutupnya.

(mhd)

Pemkot Serang Perpanjang Uji Coba Sistem Satu Arah

loading…

SERANG – Pemkot Serang memperpanjang uji coba sistem satu arah (SSA). Uji coba SSA tahap kedua ini sebagai bentuk penguatan untuk membuat Peraturan Wali Kota (Perwal) Kota Serang. Kabid Dalops dan Rekayasa Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang Herunajaya menjelaskan, SSA tahap awal ini belum maksimal karena masih banyak masyarakat Kota Serang yang kebingungan.

“Ini agar masyarakat Kota Serang bisa memahami program baru Pemkot Serang dalam mengurai kemacetan,” ujarnya. Dia menjelaskan, SSA tahap kedua dilakukan selama empat hari mulai dari 30 April hingga 3 Mei 2019.

Menurut Herunajaya, untuk hari pertama uji coba SSA tahap kedua dimulai pada pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 00.00 WIB. Pada hari kedua dimulai pada pukul 12.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Sedangkan untuk hari ketiga, kata dia, akan dimulai pukul 06.00-12.00 WIB. Terakhir pada hari keempat dimu lai pada pukul 14.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

Baca Juga:

Kasatlantas Polresta Serang, AKP Ali Rahman menambahkan, berdasarkan hasil dari analisis Polresta Serang Kota, uji coba SSA tahap awal sangat bagus. Adapun ruas jalan yang diterapkan SSA di Kota Serang, yaitu ruas Jalan KH. Abdul Hadi. Jalan Yusuf Martadilaga Benggala, Jalan KH. A. Khotib. Kemudian Jalan Ahmad Yani. Termasuk Jalan KH. Sochari.

(don)

Heboh Larangan Film Kucumbu Tubuh Indahku, Begini Respons MUI

loading…

JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan respons terkait larangan penayangan film karya Garin Nugroho ‘Kucumbu Tubuh Indahku’, yang menceritakan tentang seorang pemuda bernama Juno sebagai penari Lengger Lanang. Tari yang menitik beratkan pada penampilan penari laki-laki yang menyerupai perempuan. Para penari Lengger dituntut meleburkan sisi maskulin dan feminim dalam satu tubuh.

Ketua MUI Bidang Infokom Masduki Baidowi mengatakan, film tersebut banyak ditentang masyarakat. Bahkan, kata dia, ada petisi penandatanganan untuk menolak film tersebut.

“Bahkan, Wali Kota Depok mempelopori penolakan terhadap film tersebut untuk tidak diputar di wilayahnya,” kata Baidowi kepada SINDOnews, Minggu 28 April 2019. (Baca juga: Pemkot Depok dan MUI Larang Penayangan Film Kucumbu Tubuh Indahku)

Baca Juga:

Baidowi melanjutkan, adanya rasa khawatir yang mengemuka dari masyarakat pada umumnya bahwa dalam film tersebut mengandung cerita tentang penyimpangan seksual, Lesbian, Gay, Biseksual and Transgender (LGBT) yang semestinya tak dijadikan lakon cerita dalam film.

“Isu tentang pengaruh buruk LGBT pada kehidupan masyarakat akhir-akhir ini sedang menjadi pembicaraan hangat dan MUI secara saksama mengikuti perkembangan ini untuk melindungi umat Islam dari pengaruh negatif gerakan LGBT tersebut,” imbuhnya.

Lebih lanjut Baidowi menyampaikan, perihal pelarangan penayangan film tersebut. Secara akal sehat, publik menilai film itu akan berpengaruh buruk pada masyarakat.

“Padahal semestinya, secara implisit produksi film-film nasional kita mengandung nilai-nilai keteladanan seperti: kebaikan, kejujuran, sportifitas dan bentuk-bentuk pembangunan karakter bangsa lainnya,” terang Baidowi.

Menurut dia, MUI akan mendalami masalah film ini dengan cara membahasnya dalam Komisi Kajian MUI serta Komisi Budaya MUI untuk kemudian akan disikapi secara komprehensif setelah melakukan pendalaman dan kajian secara menyeluruh.

“Kami dari MUI juga punya perwakilan yaitu saudara Imam Suhardjo yang bertugas di Lembaga Sensor Film (LSF), untuk kami mintai konfirmasi ihwal film tersebut,” katanya.

(mhd)

Atasi Banjir, Pemprov DKI Disarankan Tata Ulang Saluran Air

loading…

Saluran air di salah satu wilayah di Jakarta yang sempit dan penuh sampah. Foto/Dok/SINDOnews

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta disarankan untuk melakukan penataan ulang terhadap seluruh saluran air. Penataan ini untuk menanggulangi permasalahan banjir yang belakangan ini terjadi di Jakarta.

Hal itu disampaikan oleh Pengamat Tata Kota, Nirwono Jogo. Kata dia, penetaan itu juga bisa dilakukan bersamaan dengan pembangunan trotoar.

“Misal dengan lebar trotoar 5 meter, maka di bawah trotoar dibangun saluran air berdiameter 3 meter,” ujar Nirwono, Minggu 28 April 2019.

Baca Juga:

“Di mana di sisi kiri untuk jaringan kabel, dan sisi kanan untuk perpipaan. Di bagian atas, penataan trotoar meliputi halte bus, bangku dan pohon peneduh, papan iklan dan rambu lalu lintas,” kata Nirwono.

Nirwono pun melanjutkan, revitalisasi menyeluruh terhadap situ atau danau/telaga di wilayah Jakarta menjadi hal yang penting. Pasalnya, jika diperluas dan diperdalam maka daya tampung air jadi lebih besar.

Sama halnya dengan situ, penataan bantaran sungai secara menyeluruh juga menjadi salah satu upaya mengatasi banjir.

“Selanjutnya pengembangan ruang terbuka hijau sebagai daerah resapan air berupa taman, kebun raya, tanah pemakaman, lapangan olahraga. Ruang terbuka hijau telah lama berjasa memberikan manfaat ekologis , ekonomi dan edukasi serta sosial interaksi bagi warga sekitar,” ujar Nirwono.

Terakhir, ia mengimbau Pemprov DKI Jakarta mendorong setiap warganya untuk membangun resapan air di halaman rumah dan juga beberapa area umum lainnya, seperti area parkir motor dan pusat perbelanjaan.

“Perlu melibatkan masyarakat membangun sumur resapan di halaman rumah dan menyediakan kolam penampung di bawah area parkir perkantoran, pusat perbelanjaan hingga halaman sekolah,” ucapnya.

(mhd)

Ini Cara Mengikuti Mudik dan Balik Gratis 10 Kota dari Pemprov DKI

loading…

Sejumlah pemudik memenuhi salah satu terminal di Jakarta beberapa waktu lalu.Foto/SINDOphoto/Dok

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta menggelar mudik dan balik Lebaran gratis bagi warga Ibu Kota pada 30 Mei 2019 mendatang. Pendaftaran untuk menjadi peserta mudik pun telah dibuka pada Jumat, 19 April 2019 lalu.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI, Masdes Arouffy mengatakan, pendaftaran mudik gratis 2019 ini harus melalui https://mudikgratis.jakarta.go.id. Untuk dapat mengikuti mudik gratis ini, warga harus memenuhi sejumlah persyaratan.

Sejumlah persyaratan di antaranya, calon pemudik diwajibkan mengisi data diri serta anggota keluarga yang akan diikutsertakan.”Pada saat registrasi diharapkan dapat menunjukkan KTP DKI Jakarta atau Kartu Keluarga (KK). Simpelnya, daftar online bisa dari HP,” kata Masdes saat dihubungi SINDOnews, Minggu (28/4/2019).

Baca Juga:

Adapun persyaratan untuk mengikuti program tersebut cukup mudah yakni, mengisi informasi data diri peserta, data keluarga, data kendaraan dan mengikuti syarat serta ketentuan yang berliku.”Daftar, masukin, isi lengkap terus kirim langsung dapat nomor booking,” ujarnya.

Masdes menuturkan, formulir pendaftaran ini harus diisi selengkap mungkin. Jika tidak, pemudik akan diberi tanda peringatan. Pemudik juga bisa mengikutsertakan kendaraan pribadinya (sepeda motor). Jika ingin membawa motor, pemudik dapat mengisi data sesuai dengan surat tanda nomor kendaraan (STNK) ke dalam formulir pada program pendaftaran.

“Kalau sudah lengkap akan dapat nomor booking. Lalu dikasih waktu 5 hari kerja untuk dapat manual ke Kantor Dishub atau di 5 Kantor Sudinhub di mana dia daftar. Misal, orang Jakarta Utara dalam 5 hari kerja dia sudah lapor ke kantor sudin tempat dia daftar,” kata dia.

Setelah mendatangi kantor dishub atau kantor sudinhub, calon pemudik wajib menunjukkan KTP, kode booking, dan STNK jika membawa motor. Nantinya, petugas Dishub atau Sudinhub akan mencocokan KTP dengan kode saat daftar online. “Setelah itu kita print-kan tiketnya. Jadi tiketnya itu sudah tertera tuh nomornya, misal bus Solo 01, Solo 02. Kan solo busnya 60. Nanti saat di-print itu sudah ada dia Solo berapa,” ucapnya.

(whb)

Klub Tenis 911 Serve & Guard Pamulang Juarai STC Cup 2019

loading…

Ketua Panitia Sakinah Tenis Cup, Haji Rahmat menyerahkan piala kepada Klub tenis 911 Serve & Guard Pamulang yang menjuarai turnamen tenis Sakinah Tenis Cup (STC) 2019.Foto/SINDOnews/Sururi Alfaruq

BEKASI – Klub tenis 911 Serve & Guard Pamulang menjadi juara turnamen tenis Sakinah Tenis Cup (STC) yang digelar di Golf and Sport Center Jababeka, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi yang berakhir pada Minggu (28/4/2019) malam tadi.

911 911 Serve & Guard Pamulang yang dimanajeri Gunawan berhasil mengalahkan klub Panatayuda dari Karawang. Dua klub yang bertemu di final tersebut, 911 sebelumnya menyingkirkan klub tenis Sakinah B.

Klub Tenis 911 Serve & Guard Pamulang Juarai STC Cup 2019

Manajer klub tenis Panatayuda, Haji Misbach menerima hadiah dari Ketua Panitia Sakinah Tenis Cup, Haji Rahmat.Sementara Panatayuda sebelumnya di semi final mengalahkan klub tenis Sakinah A. Dengan kemenangan ini, klub tenis 911 memperoleh hadiah Rp8 juta plus piala dan bingkisan dari Unilever.(Baca: 20 Tim Tenis Jabodetabek Karawang Meriahkan STC Cup 2019)

Sementara klub Panatayuda yang merebut runner up memperoleh piala dan hadiah uang Rp5 juta plus bingkisan dari Unilever. Ketua Panitia Sakinah Cup, Haji Rahmat mengatakan, turnamen tenis tahunan ini berhasil diselenggarakan dengan sukses.

Baca Juga:

“Tolok ukurnya sukses, peserta yang ikut turnamen cukup banyak, serta antusiasme penonton sangat besar,” kata rahmat dalam penutupan acara pada Minggu malam.(Baca: Ratusan Petenis Meriahkan STC Cup 2019)

Klub Tenis 911 Serve & Guard Pamulang Juarai STC Cup 2019

Ketua Panitia Sakinah Tenis Cup, Haji Rahmat menyerahkan piala kepada juara tiga dari Sakinah Tenis Club.Selain itu, kesuksesan lainnya karena turnamen Sakinah Tenis Club mendapat dukungan sponsor cukup besar, seperti dari BNI, PLN. BRI, Sinarmas,Toyota, Unilever, Wika, dan pengembang PT Gagas.”Untuk turnamen tahun depan diupayakan akan lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya,” ucapnya.

(whb)

Pendukung Jokowi-Ma’ruf Gelar Syukuran di Tanjung Priuk

loading…

Sejumlah pendukung Jokowi-Ma’ruf gelar syukuran di warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Foto/Ist

JAKARTA – Sejumlah organisasi gabungan pendukung Jokowi menggelar syukuran suksesnya Pemilu 2019 di Warakas, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Minggu (28/4/2019). Acara yang dihadiri ratusan simpatisan ini diisi dengan orasi politik dan potong tumpeng atas kemenangan sementara Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin versi quick count atau hitung cepat.

“Ini adalah kemenangan rakyat Indonesia, kemenangan kita bersama,” ujar Sekretaris Jenderal Komite Rakyat Nasional (Kornas)-Jokowi, Akhrom Saleh dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Minggu (28/4/2019).

Di tempay yang sama, Sekretaris Jenderal Masyarakat Pemerhati Pangan (MAPPAN) Indonesia, Kapriyani mengatakan, relawan Jokowi mengadakan acara bersama di beberapa titik, sebagai wujud syukur atas terselenggaranya pemilu dengan damai.

Baca Juga:

“Sekarang sudah enggak ada lagi pendukung 01 dan pendukung 02, yang ada hanya pendukung persatuan Indonesia,” kata Kapriyani.

Senada dengan Kapriyani, Sekretaris Jenderal Almisbat, Piryadi menyatakan hal yang sama. Kata dia, dia meminta, lupakan segala perbedaan pandangan politik yang telah berlalu, sudah saatnya masyarakat Indonesia bersatu kembali.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Projo Handoko dalam orasinya menegaskan, bahwa syukuran yang diselenggarakan ini adalah sebagai salah satu apresiasi kepada rakyat Indonesia yang menggunakan hak pilihnya.

“Meskipun hitungan sementara Jokowi-Ma’ruf unggul atas pasangan Prabowo-Sandi, namun kami akan menghormati keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU), kita semua harus bersabar,” pungkas Handoko.

(mhd)

Minibus Terbakar di Starbucks Muara Karang, Pengunjung Panik

loading…

Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta melakukan pemadaman minibus yang terbakar di Starbuks Muara Karang, Jakarta Utara.Foto/Istimewa/Twitter@humasjakfire

JAKARTA – Satu mobil minibus ludes terbakar di area parkir Starbucks Muara Karang, Pluit, Jakarta Utara, pada Minggu (28/4/2019) malam. Belum diketahui penyebab terbakarnya mobil minibus tersebut.

Dilansir dari akun Twitter resmi Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, @humasjakfire, diketahui petugas menerima laporan peristiwa terbakarnya mobil minibus tersbeut paad pukul 19.15 WIB. Selang tujung menit kemudian, satu mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

Tak butuh waktu lama, amuk si jago merah berhasil dijinakkan hingga tidak merambat ke kendaraan ataupun bangunan di sekitar.”#InfoKebakaran Minggu, 28 April 2019 • Terima Berita 19.15 • Unit Tiba 19.22 • Jl. Muara Karang Raya Kel. Pluit Kec. Penjaringan Jakut • Pengerahan 1 Unit • Objek Kejadian Mobil • Situasi Pendinginan 19.26 • Selesai 19.53,” kicau akun @humasjakfire.

Baca Juga:

Sementara itu dari sejumlah video yang beredar via WhatsApp, sejumlah pengunjung Starbuck terlihat panik melihat kobaran api menghanguskan mobil minibus tersebut.

Salah seorang warga sekitar, Manalu (32) mengatakan, saat itu dia sedang berbincang dnegan temannya dan melihat kobaran api dari Starbucks.”Pas melihat ada asap mengepul, saya pikir Starbucks kebakaran. Sempat panik kita, apalagi pemilik berupaya menyiram air. Akhirnya kita panggil unit damkar,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsektro Penjaringan, Kompol Mustakim mengatakan, mobil yang terbakar sudah dipadamkan petugas pemadam kebakaran.”Belum tahu penyebabnya apa. Pemilik mobil sedang daam perjalanan ke Polsek untuk dimintai keterangan,” ucapnya.

(whb)

Ciptakan Lapangan Kerja, OK OCE Indonesia Berdayakan Masjid

loading…

Cawapres 02 Sandiaga Uno menjadi pembicara dalam seminar bertajuk Kupas Abis Kewirausahan Remaja Masjid dan Pemberdayaan Ekonomi Umat melalui Masjid di Teras Masjid Al Ihsan Cipete, Jakarta Selatan, Minggu (28/4/2019). Foto/Istimewa

JAKARTA – Melalui masjid, OK OCE Indonesia kembali memberdayakan perekonomian masyarakat dengan ciptakan lapangan kerja. Masjid adalah tempat berkumpul masyarakat dan memiliki kekuatan untuk dapat menjadi tempat pemberdayaan umat serta perekonomian umat.

“Indonesia dengan masyarakat nya yang memiliki jumlah penduduk muslim terbesar di dunia harus mulai melihat peluang ini. Jangan membiarkan masjid hanya ramai seminggu sekali karena sholat Jumat saja, namun gunakanlah masjid sebagai tempat pemberdyaaan masyarakat dan ekonomi umat,” kata Cawapres 02 Sandiaga Uno dalam seminar bertajuk “Kupas Abis Kewirausahan Remaja Masjid dan Pemberdayaan Ekonomi Umat melalui Masjid” di Teras Masjid Al Ihsan Cipete, Jakarta Selatan, Minggu (28/4/2019).

Seminar tersebut mendiskusikan tentang berbagai peluang serta peran yang dapat diambil remaja masjid dan pengelolaan masjid yang profesional sehingga menumbuhkan ekonomi bagi masyarakat sekitarnya. “Di sini banyak hadir penggerak-penggerak OK OCE Indonesia. Ini harus digunakan sebagai ajang silaturahim, membantu sesama dan diri sendiri di saat yang sama membantu pembukaan lapangan kerja,” ujar Sandi.

Baca Juga:

Dalam seminar itu, para pembicara hadir yakni Ketua Umum OK OCE Indonesia Iim Rusyamsi, Bendahara Umum OK OCE Indonesia Laja Lapian, dan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Jakarta Rezza Artha. Juga Wakil Bendahara OK OCE Indonesia dan pemilik Kopi Sagaleh, Tito Maulana dan CEO PT Zahir Internasional, Muhammad Ismail.

Iim Rusyamsi berharap, melalui program OK OCE Indonesia, masyarakat dapat terbantu dengan akses ilmu, jaringan dan bantuan akses permodalan. Terlebih lagi, OK OCE Indonesia telah menggandeng Yayasan Bank Infaq dan selama sebulan terakhir membantu para wirausaha di lingkungan masjid.

“Dengan semangat kewirausahaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui masjid, OK OCE Indoensia akan hadir lebih dekat kepada masyarakat. Kami mengundang masyarakat untuk dapat menghubungi kami dan membangun kerjasama untuk menjadikan masjid menjadi salah satu pusat perekonomian masyarakat,” kata Iim.Saat ini OK OCE telah memiliki lebih dari 90.000 anggota di Indonesia. OK OCE Indonesia sebagai gerakan kemasyarakatan membuka akses perekonomian wirausaha bagi masyarakat. OK OCE Indonesia adalah program besutan Sandiaga Uno dan Indra Uno.

(poe)

Tak Hanya Mudik, Pemprov DKI Juga Gelar Arus Balik Gratis di 10 Kota

loading…

Ribuan pemudik memenuhi Stasiun Senen, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.Foto/SINDOphoto/Dok

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta tak hanya menggelar mudik gratis saja pada Lebaran tahun ini. Pemprov pun juga menggelar arus balik gratis bagi para pemudik yang telah mendaftar.

Plt Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko mengatakan, tahun ini Pemprov DKI menggelar mudik dan balik gratis untuk 10 kota tujuan. Ke-10 kota tujuan yakni, Ciamis, Kuningan, Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Solo, Wonogiri, Yogyakarta dna Jombang. Tahun ini rencananya diberangkatkan sebanyak 16.578 pemudik menggunakan 307 bus.

“Tak hanya mudik, tahun ini kita juga gelar arus balik gratis. Arus balik gratis ini digelar paad Sabtu, 8 Juni 2019, pukul 07.00 WIB dari terminal masing-masing daerah,” kata Sigit kepada wartawan Minggu (28/4/2019).(Baca: Pemprov DKI Gelar Mudik Gratis untuk 16.578 Warga)

Baca Juga:

Sigit menuturkan, titik pemberangkat arus balik berada di Terminal Ciamis, Terminal Kertawangun, Kuningan, Terminal Kota Tegal, Terminal, Pekalongan, Terminal Mangkang, Semarang, Terminal Kebumen, Terminal Tirtonadi, Solo, Terminal Giri Adipuro, Wonogiri, Terminal Giwangan, Yogyakarta, dan Terminal Kepuhsari, Jombang.

“Pendaftaran mudik gratis 2019 yang diselenggarakan Dishub DKI telah dibuka sejak Jumat, 19 April 2019. Pendaftaran mudik ini harus melalui https://mudikgratis.jakarta.go.id,” ucapnya.

(whb)

Pemprov DKI Gelar Mudik Gratis untuk 16.578 Warga

loading…

JAKARTA – Pemprov DKI akan menggelar mudik gratis pada Lebaran tahun ini. Sebanyak 16.578 pemudik akan diberangkatkan ke 10 kota tujuan di Pulau Jawa.

Plt Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko mengatakan, mudik gratis ini merupakan kegiatan pertama kali yang digelar Pemprov DKI.
“Tahun ini rencananya diberangkatkan sebanyak 16.578 pemudik menggunakan 307 bus untuk 10 kota tujuan,” kata Sigit kepada wartawan, Minggu (28/4/2019).

Sigit menuturkan, pendaftaran mudik gratis 2019 yang diselenggarakan Dishub DKI telah dibuka sejak Jumat, 19 April 2019. Pendaftaran mudik ini harus melalui https://mudikgratis.jakarta.go.id.

Baca Juga:

“Mudik gratis ini diselenggarakan ‪pada 30 Mei 2019‬. Pemudik juga bisa mengikutsertakan kendaraan pribadinya (sepeda motor). Jika ingin membawa motor, pemudik dapat mengisi data sesuai dengan surat tanda nomor kendaraan (STNK) ke dalam formulir pada program pendaftaran,” ujarnya.

Menurut Sigit, pemberangkatan mudik untuk orang dan sepeda motor dilakukan pada hari berbeda. Khusus untuk sepeda motor pemudik yang telah terdaftar akan diberangkatkan pada 29 Mei 2019 mendatang. “Kuota sepeda motor yang akan diangkut sebanyak 6.255 untuk arus mudik dan 2.925 untuk arus balik. Truk yang disediakan pada arus mudik sebanyak 139 truk dan 64 truk pada saat balik,” ucapnya.

(whb)

BPBD DKI Sebut 248 Warga Jakarta Masih Mengungsi akibat Banjir

loading…

Seorangw arga melintas ditengah banjir di Kawasan Cililitan, Jakarta Timur, Jumat (26/4/2019).Foto/SINDOphoto/Dok

JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan
sebanyak 248 orang masih mengungsi akibat banjir di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

Kepala BPBD DKI Jakarta, Subejo mengatakan, ratusan orang ini masih mengungsi karena rumah mereka belum dapat ditempati.”Mungkin masih bersih-bersih dulu, sehingga ratusan warga ini masih mengungsi,” kata Subejo pada Minggu (28/4/2019).

Menurut Subejo, sebanyak 44 kepala keluarga atau 209 orang di Jakarta Barat mengungsi di Musala Nurul Muslimin, Kembangan. Di Jakarta Selatan, sembilan kepala keluarga atau 39 orang mengungsi di Rusunawa Pengadegan.
Selain dua wilayah tersebut, pada pagi tadi sebanyak 60 kepala keluarga atau 120 orang mengungsi di Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01/02 Kampung Melayu sudah kembali ke rumah masing-masing.

Baca Juga:

Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho‏ menyatakan, sebagian warga kembali ke rumahnya seiring banjir yang mulai surut. Mereka tersebar di 10 titik di tiga wilayah Ibu Kota.
“Tujuh titik di Jakarta Timur, dua titik di Jakarta Selatan dan satu titik di Jakarta Barat,” ujarnya. Sutopo mengimbau para orangtua untuk mengawasi anak-anaknya saat bermain digenangan banjir.

(whb)

Bermain saat Hujan Deras, Siswa SD Tewas Terseret Saluran Air di Tangsel

loading…

Lokasi Kevin terserat saluran air di dekat rumahnya di Tangsel.Foto/Okezone/Hambali

TANGERANG SELATAN – Seorang bocah bernama Kevin Andika Daulaya (11) ditemukan tewas setelah terseret saluran air di Jalan H Gadung I A, RT01 RW15, Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel). Peristiwa tragis itu terjadi, saat Kevin yang diketahui masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) bersama temannya tengah bermain hujan, di dekat saluran air pada Sabtu 27 April 2019, sekira pukul 16.00 WIB.

Korban yang tak puas bermandi hujan-hujanan, lantas mencoba turun ke saluran air. Namun tanpa diduga, tubuhnya langsung terseret derasnya aliran air.”Korban sedang bermain mandi hujan, lalu korban turun ke saluran air itu hingga terseret arusnya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho Hadi pada Minggu (28/4/2019).

Alex mengatakan, saat kejadian sebenarnya kakak korban, Rizki, yang juga ikut bermain di lokasi berupaya menarik tangan adiknya itu. Namun arus air yang deras, membuatnya tak berdaya menyaksikan Kevin terseret aliran air.

Baca Juga:

“Setelah dilakukan pencarian, akhirnya sekira pukul 17.15 WIB tubuh korban ditemukan tertahan oleh sebatang pohon mangga. Jaraknya sekira 500 meter dari lokasi awal terseret di saluran itu,” ujarnya.

Warga pun segera mengevakuasi tubuh Kevin. Namun malang, nyawanya sudah tak tertolong. Bocah malang itu dinyatakan meninggal dunia lantaran tenggelam dalam saluran air. “Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia,” jelas Alex.

(whb)

Pengurangan Air Tanah Dalam Gedung di Jakarta Terkendala Regulasi

loading…

Gedung-gedung tinggi di kawasan segitiga emas Ibu Kota maih menggunakan air tanah.Foto/SINDOphoto/Dok

JAKARTA – Penertiban penggunaan air tanah terhadap gedung-gedung tinggi di kawasan bisnis segitiga emas pada tahun lalu hanya mengalami peningkatan sebanyak 6% penggunaan perpipaan. Ketidaktegasan regulasi menjadi kendala menghentikan penggunaan air tanah pada gedung.

Direktur Customer Service PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA), Nancy Manurung mengatakan, sebagai salah satu operator air bersih di Jakarta yang terlibat dalam penertiban penggunaan air tanah di kawasan segitiga emas, yakni sepanjang Jalan M.H. Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman (Utara-barat Daya), Jalan HR Rasuna Said (Utara-Tenggara), dan Jalan Jenderal Gatot Subroto (Timur-Barat), Palyja mencatat bahwa gedung-gedung tinggi itu mengonsumsi air perpipaan sebanyak 800 liter per sekon (lps). Namun, dengan adanya penertiban penggunaan air tanah, kenaikan penggunaan air perpipaan hanya 48 lps.

“Setelah adanya penertiban penggunaan air tanah di kawasan segitiga emas atau kawasan P1, penggunaan air perpipaan hanya naik 6 persen,” kata Nancy dalam acara jurnalist workshop “Bersama Demi Air” di Yogyakarta, 26-27 April 2019.

Baca Juga:

Nancy menjelaskan, gedung-gedung di kawasan segitiga emas ini dominan menggunakan air tanah (deepwell) daripada air perpipaan. Sebab, regulasi yang ada tidak melarang penggunaan air tanah. Pemilik gedung masih diperbolehkan memakai air tanah sebagai cadangan semata.

Penggunaan air tanah di gedung-gedung tinggi rata-ratanya hanya 50% dari kebutuhan mereka. Menurutnya, jika semua pemilik gedung beralih ke air perpipaan, kapasitas suplai yang harus disiapkan sekitar 200.000 lps per tahun. PT Palyja mengaku siap memasok kebutuhan layanan air perpipaan bagi gedung-gedung di kawasan segitiga emas itu.

“Memang, peraturannya tidak mengharuskan switch langsung ke air perpipaan. Mereka tetap boleh menggunakan air sumur dalam sebagai back-up. Sebenarnya, mereka dipasang meter penggunaan air tanah. Harganya lebih mahal sebesar Rp23.000 per kubik daripada air perpipaan yang hanya Rp12.500 per kubik,” ungkapnya.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jaya, Bambang Hernowo mengakui minimnya penggunaan air perpipaan di gedung-gedung meski sudah terlayani air perpipaan seperti di kawasan segitiga emas itu. Saat ini, pihaknya tengah menyusun Peraturan Gubernur (Pergub) yang nantinya bisa mengalihkan penggunaan air tanah ke air perpipaan.

Selama ini, lanjut Bambang, aturannya memang memperbolehkan gedung-gedung menggunakan air tanah sebagai cadangan lebih dari satu sumur. Nantinya, meski dalam Pergub yang tengah disusun saat ini tetap memperbolehkan penggunaan air tanah, tetapi tidak boleh lebih dari satu sumur.

“Kami masih kumpulkan data gedung-gedung mana saja yang sudah atau belum terlayani air perpipaan. Kalau Kawasan segitiga emas sudah terlayani perpipaan,” ujarnya.

Bambang menuturkan, bantuan dari pemerintah Jepang yang difasilitasi oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk mencegah penurunan muka air tanah saat ini baru sampai tahap pendataan. Salah satunya pendataan gedung-gedung yang merupakan salah satu penyebab penurunan muka air tanah.

Dalam melakukan pendataan, lanjut Bambang, ada kelompok kerja yang diantaranya terdiri dari Kementerian PUPR, Kementerian ESDM, Bappenas, dan Pemprov DKI Jakarta. “Nah, ketika semua data didapatkan, tim kerja akan menganalisis dan mengendalikannya dalam sistem. Kemudian, tim menyusun tindakan-tindakan, kebijakan-kebijakan untuk pembatasan pengambilan air tanah, dan alternatif penyediaan sumber air bersih. investigasi kerusakan akibat penurunan muka air tanah. Serta ada bagian peningkatan kesadaran, lalu juga untuk organisasi pengelolaan antarlembaganya,” ucapnya.

(whb)

BPBD DKI Sebut 248 Warga Jakarta Masih Menungungsi akibat Banjir

loading…

Seorangw arga melintas ditengah banjir di Kawasan Cililitan, Jakarta Timur, Jumat (26/4/2019).Foto/SINDOphoto/Dok

JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan
sebanyak 248 orang masih mengungsi akibat banjir di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

Kepala BPBD DKI Jakarta, Subejo mengatakan, ratusan orang ini masih mengungsi karena rumah mereka belum dapat ditempati.”Mungkin masih bersih-bersih dulu, sehingga ratusan warga ini masih mengungsi,” kata Subejo pada Minggu (28/4/2019).

Menurut Subejo, sebanyak 44 kepala keluarga atau 209 orang di Jakarta Barat mengungsi di Musala Nurul Muslimin, Kembangan. Di Jakarta Selatan, sembilan kepala keluarga atau 39 orang mengungsi di Rusunawa Pengadegan.
Selain dua wilayah tersebut, pada pagi tadi sebanyak 60 kepala keluarga atau 120 orang mengungsi di Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01/02 Kampung Melayu sudah kembali ke rumah masing-masing.

Baca Juga:

Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho‏ menyatakan, sebagian warga kembali ke rumahnya seiring banjir yang mulai surut. Mereka tersebar di 10 titik di tiga wilayah Ibu Kota.
“Tujuh titik di Jakarta Timur, dua titik di Jakarta Selatan dan satu titik di Jakarta Barat,” ujarnya. Sutopo mengimbau para orangtua untuk mengawasi anak-anaknya saat bermain digenangan banjir.

(whb)

Festival Palang Pintu Kemang Cara Jitu Mempertahankan Tradisi Betawi

loading…

JAKARTA – Festival Palang Pintu XIV kembali digelar di Kemang, Jakarta Selatan. Festival ini sengaja rutin digelar sejak tahun 2005 silam untuk mempertahankan tradisi masyarakat Betawi.

Pendiri Padepokan Seni Budaya Manggar Kelape dan Pencetus Festival Palang Pintu, Edy menjelaskan, Palang Pintu telah ada sekitar tahun 1933, saat itu Palang Pintu dahulu digunakan untuk menyambut tamu dari daerah lain. Sambutannya yang pertama adalah pihak laki-laki memberi salam dan pihak perempuan menjawab salam dan bertanya apa maksud dan tujuannya datang.

“Setelah itu baru debat pantun, membaca ayat suci Alquran dan dilanjutkan dengan adu silat. Dulu yang memakai adat ini adalah orang-orang kaya karena membutuhkan dana yang besar untuk alat musik dan segala macam,” kata Edy pada SINDOnews pada Minggu (28/4/2019).

Baca Juga:

Edy melanjutkan, sekarang ini Palang Pintu kerap disaksikan untuk proses acara pernikahan. Upacara pernikahan bertujuan untuk memenuhi kewajiban dan perintah dari ajaran agama, yakni, Islam yang banyak dianut warga Betawi.

Adanya rangkaian upacara pernikahan pada adat Betawi dimaksudkan untuk memberi pesan kepada masyarakat bahwa pernikahan merupakan serangkaian ritual yang hanya terjadi sekali seumur hidup. Oleh sebab itu, ada beberapa tahapan persyaratan tertentu yang harus dilakukan oleh pasangan pengantin saat melangsungkan prosesi pernikahan.

“Palang Pintu merupakan tradisi masyarakat Betawi untuk membuka penghalang orang lain untuk masuk ke daerah tertentu. Di mana daerah tersebut mempunyai jawara dan biasa dipakai di pernikahan. Perlengkapan pada tradisi palang pintu adalah rebana ketimpring, kembang kelape, petasan, sirih dare, pantun, sikeh, dan silat Betawi,” ujarnya.

“Dahulu mohon maaf masih sangat tradisional secara ekonomi, kostum, jadi masih secara alami. Perkembangan modernnya sejak awal tahun 2000-an karena sudah ada perapihan kostum antara pemantun, pesilat dan yang lain,” ujar pegiat budaya Betawi yang memiliki padepokan di Kemang Selatan 10 A RT 3/2 tersebut.

Terkait kegiatan Festival Palang Pintu, Edy mengungkapkan, festival ini digelar dari keprihatinannya pada 2004 silam, di mana saat itu masyarakat Jakarta khususnya Kemang yang dikenal religius dan berbudaya itu mulai terkikis, karena Kemang merupakan kampung ekspatriat.

Berawal dari situ, Edy mencoba membangun kekuatan, untuk mempertahankan tradisi masyarakat Kemang, yaitu mendirikan sanggar budaya bernama Manggar Kelape. Setelah mendirikan sanggar dan membina, Edy memperkenalkan pada masayarakat yang kala itu belum mengenal Palang Pintu.

“Saya inisiatif menggelar suatu event agar merajut seluruh lapisan masyarkat,” ungkapnya. Pada tahun 2005 akhirnya menjadi event pertama Festival Palang Pintu, yang berlanjut hingga menjadi agenda rutin.

Festival Palang Pintu yang digelar pada tahun 2005 kala itu, bertujuan untuk mengubah masyarakat yang terhipnotis dengan hiburan dangdut.”Mengubah karakter masyarakat pada kala itu hiburannya hanya dangdut. Kita ubah dengan acara hiburan Lenong lalu ditengahnya ada bazar-bazar kecil dan di dalamnya ada lomba budaya, palang pintu dimana menjadi daya tarik,” ucapnya.

(whb)

Pemkot Bogor Segera Masukkan Mata Pelajaran Antikorupsi di SD dan SMP

loading…

BOGOR – Guna mencegah tindak pidana korupsi sejak dini, Pemkot Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik) segera mewajibkan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bogor untuk memasukkan muatan pendidikan antikorupsi di mata pelajaran.

“Kami menyepakati ada beberapa langkah aksi menindaklanjuti koordinasi antara Pemerintah Kota Bogor dan KPK. Kami segera mewajibkan SD, SMP di Kota Bogor untuk memasukkan mata pelajaran antikorupsi segera,” ungkap Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim beserta rombongan usai menggelar pertemuan di gedung KPK, Jumat, 26 April 2019 lalu.

Menurut Bima, Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai payung hukum terkait kebijakan tersebut akan diterbitkan pekan depan.”Minggu depan saya akan keluarkan Perwali-nya. Karena pendidikan korupsi harus mulai dari awal,” ujarnya.

Baca Juga:

Dalam pertemuan di KPK, Pemkot Bogor dan KPK juga membahas mengenai Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
“Pemkot Bogor sudah 100% melaporkan atau menyerahkan, meski masih ada 11 (orang) yang belum sempurna harus disempurnakan, direvisi,” ujarnya.

Bima menuturkan, dalam kesempatan itu, KPK telah memaparkan kecenderungan praktik-praktik korupsi di lingkungan pemerintah daerah, termasuk bidang-bidang yang berpotensi terjadi tindak pidana korupsi.
“Kami diberikan paparan bahwa kecenderungan itu ada di dua bidang. Pertama adalah terkait dengan penyuapan dan kedua pengadaan barang dan jasa. Jadi, kami diberikan gambaran bagaimana caranya, langkah-langkah apa yang dilakukan untuk mencegah hal itu terjadi,” tuturnya.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menambahkan, dengan koordinasi ini, pihaknya berharap kedepan di Kota Bogor tak ada peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) yang sudah terjadi di daerah lain.”Jadi banyak sekali perbincangan kami dengan Pimpinan KPK, karena kita tidak ingin di kota Bogor ada peristiwa sama dengan daerah lain. Apalagi OTT misalnya. Kita ingin melangkah kedepan dengan mantap untuk memberantas korupsi,” ucapnya.

(whb)

Enam Kampung Siaga Bencana Diaktifkan untuk Menanggulangi Banjir Jakarta

loading…

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Tarmijo Damanik mengatakan pihaknya mengaktifan enam KSB untuk menanggulangi banjir yang menerjang Jakarta. Foto/Ilustrasi/Ilustrasi/SINDOphoto

JAKARTA – Dinas Sosial DKI Jakarta mengaktifan enam Kampung Siaga Bencana (KSB) untuk menanggulangi banjir yang menerjang Jakarta. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Tarmijo Damanik di Jakarta, Minggu (28/4/2019).

“Ini merupakan peran serta masyarakat melalui Kampung Siaga Bencana (KSB) dalam menyiapkan makanan siap saji, yang di kelola dapur umum KSB,” ujar Damanik.

Di Jakarta Timur, tiga KSB diaktifkan yakni KSB Cililitan, KSB Cawang dan KSB Balekambang. Sedangkan untuk di Jakarta Selatan, adalah KSB Kebon Baru, KBS Pejaten Timur, dan KSB Pengadegan.

Baca Juga:

“Mereka mendirikan dapur umum di titik yang telah ditentukan. Di sana mereka memasak. Dimana logistiknya berasal dari Dinas Sosial dan Sudinsos setempat. Kadang mereka secara swadaya menyediakan bahan pangan lainnya, seperti bumbu dapur atau keperluan lainnya yang dibutuhkan cepat,” jelas Damanik.

Dia melanjutkan keberadaan KSB ini cukup membantu dalam menangani korban banjir dan dikerjakan secara sukarela oleh masyarakat dari berbagai kalangan, seperti pengurus RT/RW, kantor kelurahan, anggota PKK, anggota karang taruna, hingga tokoh masyarakat.

Di Jakarta Timur, dapur umum KSB Cililitan terletak di RPTRA menyediakan 1.320 bungkus makanan siap saji. Dapur umum Cawang terletak di Kantor Kelurahan Cawang dan menyalurkan 1.000 bungkus. Sedangkan di Balekambang, KSB mendirikan dapur umum di SKKT Taruna dan menyiapkan 1.000 bungkus.

Adapun di Wilayah Jakarta Selatan, KSB Kebon Baru mendirikan dapur umum di Rumah Dinas Lurah dan menyiapkan 350 bungkus. KSB Pejaten Timur mendirikan dapur Rumah Dinas Lurah dan menyiapkan 2600 bungkus. Sedangkan KSB Pengadegan mendirikan dapur umum di Kantor Lurah dan menyiapkan 800 bungkus.

(kri)

Dinsos DKI Siapkan Tenda Pengungsian dan Ribuan Paket Makanan Siap Saji Bantu Korban Banjir

loading…

Ratusan rumah di kawasan Cililitan, Jakarta Timur terendam banjir hingga ketinggian empat meter, Jumat (26/4/2019). Foto/SINDOphoto/Eko Purwanto

JAKARTA – Dalam rangka membantu korban banjir di wilayah terdampak yakni Jakarta Timur dan Jakarta Selatan, Dinas Sosial DKI Jakarta menyiapkan ribuan paket makanan siap saji.

Sekjen Taruna Siaga Bencana (Tagana), Doddy mengatakan banyak 3.000 paket makanan siap saji disiapkan oleh tim Tagana yang membuka dapur umum di kantor Dinas Sosial DKI Jakarta.

“Makanan yang kami siapkan ini untuk wilayah-wilayah yang sulit dijangkau oleh tim Sudinsos di lapangan, serta mengakomodir jika ada kekurangan,” terang Doddy di Jakarta, Minggu (28/4/2019).

Baca Juga:

Di samping itu, Dinas Sosial DKI Jakarta melalui dua suku dinas lainnya juga telah menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Purwono mengungkapkan pihaknya juga telah mendirikan tiga unit tenda pengungsian dan menyalurkan dua terpal, 25 matras, 25 daster dan 100 pakaian dalam.

“Untuk makanan siap saji, kami telah menyalurkan 4.045 paket setiap harinya, yakni pada 22-26 April 2018. Untuk hari ini Sabtu kemarin, kami menyiapkan 3.250 paket makanan siap saji,” terang Purwono.

“Untuk tenda pengungsian, kami mendirikan tiga tenda. Dua tenda di RW 12 dan satu tenda di Kampus Stikes Binawan,” tutupnya.

(kri)

Sudinsos Jaksel Salurkan 5.000 Paket Makanan di Tujuh Kelurahan Terdampak Banjir

loading…

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan Ahmad Dumyani mengatakan, telah menyalurkan 5.000 paket makanan bagi korban terdampak banjir di tujuh kelurahan kelurahan. Foto/Dok/SINDOnews

JAKARTA – Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan Ahmad Dumyani mengatakan, telah menyalurkan 5.000 paket makanan bagi korban terdampak banjir di tujuh kelurahan kelurahan, yakni Pejaten Timur, Kebun Baru, Pengadegan, Rawajati, Tanjung Barat, Manggarai, dan Lenteng Agung.

Paket makanan tersebut, lanjut Dumyani, disalurkan ke pihak kelurahan terlebih dahulu, selanjutnya kelurahan yang akan mendistribusikan bantuan kepada korban. Dia menambahkan makanan siap saji tersebut disiapkan oleh 50 relawan.

“Menu makanan telur dadar dan tumis kacang. Kami berharap paket makanan dapat memenuhi kebutuhan pokok korban,” terang Dumyani di Jakarta, Minggu (28/4/2019).

Baca Juga:

Dia menjelaskan, pihaknya tidak mendirikan tenda pengungsian, karena masyarakat banyak memilih mengungsi ke masjid, sekolah dan pos RW. “Kami tetap memantau dalam beberapa hari ke depan, antisipasi ada kebutuhan yang diperlukan mendadak,” tutupnya.

(wib)

Jelang Ramadhan, Dinsos DKI Jakarta Tingkatkan Pengawasan Masalah Sosial

loading…

Dinas Sosial DKI Jakarta meningkatkan pengawasan dan pemantauan di 279 titik rawan seluruh wilayah DKI Jakarta. Ilustrasi/SINDOnews

JAKARTA – Dinas Sosial DKI Jakarta meningkatkan pengawasan dan pemantauan di 279 titik rawan seluruh wilayah DKI Jakarta. Langkah ini untuk mengantisipasi peredaran Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) menjelang Ramadhan.

“Peningkatan tersebut berupa perluasan jangkauan. Kami tidak menambah titik rawan, tapi memperluas pantauan. Misalkan petugas posko di Monas, dia juga harus mengecek ke masjid, maupun gereja,” jelas Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Yayat Duhayat, Minggu (28/4/2019).

Agar makin maksimal, pihaknya pun terus meningkatkan jumlah penjangkauan terhadap PMKS. “Terkait penyisiran wilayahnya, kami tingkatkan intensitas pemantauannya. Misalnya yang biasanya tiga kali penyisiran, menjadi tujuh kali,” tambahnya.

Baca Juga:

Adapun terkait pembagian tugas pengawasan di lapangan, lanjutnya, dilakukan dengan dua shift. Pada shift pertama dimulai pada 07.00-15.00 WIB dan pada shift kedua 15.00-23.00 WIB. Meski begitu, posko yang berada di Dinas Sosial maupun di Suku Dinas, tetap beroperasi selama 24 jam. “Kami pastikan, posko di Dinas maupun di Sudin tetap buka selama 24 jam,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga terbuka dengan berbagai informasi yang diterima dari masyarakat. “Kami juga terbuka dengan informasi dari warga dan kami juga minta warga berperan aktif dalam menginformasikan jika ada gelandang maupun pengamen di wilayah DKI Jakarta,” tutupnya.

Nantinya, tim Petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) yang berada di bawah naungan Dinas Sosial DKI Jakarta, di bawah komando Dinas Perhubungan akan menelusuri terminal dan stasiun pada H-7 dan H+7 Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

(wib)

Tanggulangi Longsor dan Banjir, Pemkab Bogor Siapkan Rp10 Miliar

loading…

Pemkab Bogor telah menyiapkan anggaran Rp10 miliar untuk penanggulangan bencana alam, banjir dan longsor yang terjadi tujuh kecamatan saat hujan deras pada Kamis 25 April 2019. Foto/Dok/SINDOnews

CIBINONG – Pemkab Bogor telah menyiapkan anggaran Rp10 miliar untuk penanggulangan bencana alam, banjir dan longsor yang terjadi tujuh kecamatan saat hujan deras pada Kamis 25 April 2019. Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan anggaran Rp10 miliar itu disiapkan dari pos anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) di APBD 2019 guna menanggulangi kejadian bencana yang terjadi di sejumlah kecamatan.

“Yang jelas kita akan cepat tanggulangi semua bencana. Nah, tahun ini pos (anggaran) yang amannya sih kita mungkin sampai diatas Rp10 miliar, mudah mudahan itu cukup,” kata Ade, Minggu (28/4/2019).

Dia juga mengatakan bahwa dana tersebut dalam waktu dekat segera dicairkan, karena beberapa kecamatan banyak infrastruktur dan pemukiman yang rusak parah.

Baca Juga:

“Saya kira itu nilainya cukup besar, tapi ada juga terpisah anggarannya tak hanya di BPBD semua. Tapi kalau di BPBD terutama kaitannya dengan operasioal dan sebagainnya. Dalam waktu dekat mudah-mudahan bisa kita cairkan untuk bantuan-bantuan karena Bogor ini memang daerah paling rawan bencana sehingga kita harus siap siaga selalu,” ungkapnya.

Terkait pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyalahkan 17 titik banjir di Jakarta yang disebabkan hulu sungai Ciliwung di Kabupaten Bogor. “Ya nggak bisa saling menyalahkan, kita harus duduk bareng untuk mengatasinya,” katanya.

Dia menjelaskan cuaca di Kabupaten Bogor, terutama wilayah Puncak, Cisarua, beberapa hari terakhir ini mengalami hujan deras. Hal itu, secara tak langsung menjadi penyebab meluapnya aliran Sungai Ciliwung yang berdampak banjir di Jakarta.

“Curah hujan yang tinggi di Bogor pasti berdampak ke Jakarta karena lokasinya yang lebih rendah dari Bogor,” katanya.

Ade mengatakan bukan hanya wilayah DKI Jakarta yang terkena imbas kebanjiran atas meluapnya aliran Sungai Ciliwung, melainkan di wilayahnya juga terjadi di beberapa lokasi mulai dari banjir hingga longsor.

“Maka dari itu untuk warga Bogor agar selalu waspada. Biasanya dalam kondisi hujan deras ini tidak hanya air sungai yang meluap, tetapi ancaman longsor juga harus diwaspadai,” katanya.

(wib)

Anggaran Dikurangi, Pemprov DKI Dinilai Tidak Telaten Antisipasi Banjir

loading…

Kader sekaligus caleg PSI Dapil 3 Jakarta Utara mengkritik pencegahan banjir di Jakarta. Foto: Ist

JAKARTA – Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Jakarta sejak Kamis (25/4/2019) lalu mendapat sorotan dari berbagai pihak. Cara Pemprov DKI Jakarta dinilai tidak efektif mengantisipasi banjir.

Kader sekaligus caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nomor Urut 1 dari Dapil 3 Jakarta Utara, Viani Limardi, mengatakan, penanganan banjir Jakarta sangat tidak efektif jika dilakukan hanya ketika musim penghujan tiba.

Seharusnya, dengan banyaknya timbunan sampah di Kali Ciliwung, Pemprov DKI sedari awal lebih telaten dalam melakukan antisipasi banjir.

Baca Juga:

“Herannya, anggaran pencegahan banjir yang semula Rp4,5 triliun dalam rancangan APBD Perubahan 2018 dipangkas menjadi Rp4,1 Triliun. Berarti ada sekitar lebih kurang Rp400 miliar dana pencegahan banjir dialihkan ke pos lain. Hal ini menunjukkan bahwa Pemrov DKI tidak menjadikan pencegahan banjir sebagai skala prioritas,” ujar Viani Limardi.

Mestinya, lanjut dia, pencegahan dan penanganan banjir dilakukan secara kontinu dan didukung oleh anggaran yang mumpuni.

Sampai hari ini DKI Jakarta masih dilanda banjir. Ribuan warga yang rumahnya terkena banjir masih mengungsi dan menyelamatkan harta benda.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya mengatakan bahwa terjadinya banjir kali ini diakibatkan oleh air kiriman dan gunungan sampah dari wilayah Bogor. Demikian pula dengan daerah yang terdampak, merupakan langganan banjir.

(thm)

Dipicu Sosmed, Remaja Sekarang Gampang Depresi dan Nekat Bunuh Diri

loading…

DEPOK – Kalangan milenial dinilai memiliki kecenderungan semakin mudah depresi dan gangguan mental. Penggunaan sosial media (sosmed) yang berlebihan dianggap menjadi salah satu pemicunya.

Untuk mencegah hal itu terjadi, Program Vokasi Humas UI bersama Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), menyelenggarakan Pengabdian Masyarakat (Pengmas) talkshow kesehatan bertemakan Mental and Nutrition Management, Sabtu 27 April 2019.

“Ini harus menjadi cacatan penting bagi kita yang mungkin rekan, kerabat, untuk selalu memberi dukungan positif dalam mencegah terjadinya depresi yang berkepanjangan,” ujar Ketua Program Studi Vokasi Humas UI, Devie Rachmawati, di acara tersebut.

Baca Juga:

Devie membeberkan, baru-baru banyak peristiwa bunuh diri yang dilakukan para remaja di Tanah Air, seperti mahasiswa. Berkaca pada studi di luar negeri, generasi milenial memang memiliki tingkat kecemasan, depresi dan keinginan untuk mengakhiri hidup lebih tinggi dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

“Kondisi ini ditengarai karena kompetisi untuk menjadi sempurna di media sosial, yang membuat hidup mereka menjadi lebih tertekan,” ucapnya.

Menurut dia, ada efek buruk dari aktivitas bersosial media bagi kesehatan mental remaja dan anak muda. Hal ini berdasar studi yang pernah dilakukan tahun 2014 pada usia 19 hingga 32 tahun yang gemar bermedia sosial, seperti Facebook dan Instagram.

Hasilnya, sekitar 50 persen dari peserta penelitian ini melaporkan mengalami gangguan tidur sebagai efek media sosial yang tidak langsung. “Kurang tidur bisa meningkatkan risiko insomnia, kelelahan, yang berujung pada ketidaksabilan mental,” tukasnya.

Di tempat yang sama, dokter psikiatri RSUI dr Fransiska M Kaligis menuturkan, potensi depresi saat ini banyak dialami generasi usia 20 tahunan. Padahal dahulu depresi memicu kalangan usia 40-50 tahunan. Karenanya diperlukan cara yang efektif untuk mencegah potensi depresi.

“Cara mengelola stres dengan konsumsi makanan sehat. Hindari makan yang berlebihan, olahraga 30 menit sehari sebanyak 3-5 kali per minggu, relaksasi, yoga, meditasi, istirahat yang cukup, dukungan dari keluarga dan teman, mengubah sikap dan cara berpikir,” katanya.

Ketua Panitia Hospitalk 2019, Fajria Aulina, menuturkan, kegiatan Pengmas ini dirancang dengan dengan tujuan membentuk generasi penerus bangsa yang sehat jiwa dan raga. Karena acara menyasar milennial yang ‘kekinian’, maka kegiatan dikemas dengan fun, salah satunya dengan menghadirkan dokter-dokter muda.

Hospitalk UI 2019 juga akan dilengkapi dengan rangkaian kegiatan tour mengelilingi RSUI atau Hospitour untuk mengenal konstruksi unik rumah sakit yang Instagramable. “RSUI sangat mendukung pengmas ini karena memiliki andil penting terhadap peningkatan kualitas kesehatan millenial di Indonesia.

Keseriusan RSUI dalam mencegah timbulnya risiko penyakit kronis di kalangan milenial juga dilakukan melalui beberapa seminar kesehatan bertemakan millenial. Hal ini juga sebagai salah satu perwujudan Rumah Sakit Pendidikan Tinggi Negeri (RSPTN) peduli terhadap kondisi kesehatan penduduk Indonesia di usia produktif.

“Sebagai RSPTN yang baru hadir di Indonesia, RSUI menghadirkan Community Health Service di Klinik Gizi juga merupakan wujud nyata kepedulian RSUI terhadap kesehatan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

(thm)

Rangkul Relawan 01 dan 02, Bravo 5 Tangsel Akan Gelar Doa Bersama

loading…

Inisiator acara yang juga Ketua Divisi Perempuan Bravo 5 Tangsel, Yanny Irmella (tengah). Foto: Ist

TANGERANG SELATAN – Divisi Perempuan organ relawan Bravo 5 Tangerang Selatan (Tangsel) akan menggelar acara doa bersama dengan organ relawan paslon 01 dan 02 se Tangerang Selatan, dalam acara bertajuk “Doa Anak Negeri” pada Rabu, 1 Mei 2019 mendatang.

“Ini adalah ikhtiar spiritualitas untuk keselamatan bangsa Indonesia yang tengah menanti keputusan KPU terkait pemenang Pilpres 2019. Kami juga ingin tunjukkan sekaligus mengajak agar bangsa Indonesia bersatu, siapapun pemenang nantinya adalah pilihan terbaik rakyat Indonesia,” ujar inisiator acara yang juga Ketua Divisi Perempuan Bravo 5 Tangsel, Yanny Irmella, Sabtu (27/4/2019).

Di tengah sejumlah agenda syukuran yang digelar organ relawan 01 atas kemenangan Jokowi-Ma’ruf versi quick count, Yanny lebih memilih terus merangkul organ relawan 02 duduk berdzikir dan berdoa bersama.

Baca Juga:

“Perbedaan karena pilihan rasanya sudah tidak perlu dipertajam, termasuk di sosial media. Yang terbaik hari ini adalah bersatu bersama-sama, kita saling rangkul menyambung silaturahim yang mungkin terputus karena Pilpres,” katanya.

Soal keputusan KPU nantinya, Yanny berharap agar masyarakat menerima keputusan lembaga negara yang konstitusional itu. “KPU itu kan lembaga resmi yang punya mandat konstitusional. Kita nantikan saja dan siap menerima apapun keputusan KPU, karena itulah pilihan rakyat,” ucapnya.

Kepada semua organ relawan, baik di 01 ataupun di 02, menurut Yanny, harus lebih dewasa dan cerdas melalui proses demokrasi Pemilu 2019 ini. “Kalau masih saling hina dan menjelekkan setelah Pilpres, itu tidak dewasa dan tidak cerdas namanya,” tandas Yanny.

Terkait acara “Doa Anak Negeri”, pihaknya melibatkan anak yatim di Tangerang Selatan untuk ikut berzikir, dan bersalawat untuk keselamatan dan kedamaian Indonesia.

“Saya yakin, seluruh bangsa Indonesia yang beragama ingin damai dan negaranya maju. Mari bersatu dan saling bahu untuk negara kita tercinta,” pungkasnya.

(thm)