Genk Bermotor Serang Warga dan Jarah Toko Kelontong

loading…

Gerombolan bikers yang diduga genk bermotor menyerang toko kelontong di Jalan Raya Leuwinanggung dekat pintu masuk Bukit Golf Kelurahan Leuwinanggung, Kecamatan Tapos, Minggu (30/12) dinihari. Foto/Dok/SINDOnews

DEPOK – Gerombolan bikers yang diduga genk bermotor menyerang toko kelontong di Jalan Raya Leuwinanggung dekat pintu masuk Bukit Golf Kelurahan Leuwinanggung, Kecamatan Tapos. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (30/12) dinihari.

Bahara Sirega, pemilik toko kelontong mengatakan penyerangan itu terjadi tiba-tiba. Saat itu dirinya sedang duduk di depan bengkel tiba-tiba disatroni sekelompok remaja yang datang menggunakan tiga motor. “Saat kami di depan kios para pelaku langsung mengacungkan celurit, meminta handphone saya, yang turun nyamperin saya ada sekira lima orang,” katanya, Kamis (3/1/2019).

Para pelaku masih terlihat remaja semua dan meminta telepon genggam. Namun dia tidak memberikan ponselnya. “Enggak saya kasih. Mereka bawa celurit. Pas dibacok saya berusaha kabur ke warung enggak jauh dari sini,” tukasnya.

Dirinya mengalami luka bacok. Setelah melakukan pembacokan para pelaku kemudian menyasar warung yang tak jauh dari bengkelnya. Di warung milik Sukma, para pelaku kemudian menodongkan kembali celurit, lalu kabur dengan membawa empat bungkus rokok.”Saya luka di tangan sama badan banyak bekas sabetan celurit. Hp enggak saya kasih. Saya berhasil kabur,” paparnya.

Sementara pemilik warung lainnya, Sukma, mengatakan dirinya tidak sempat dianiaya. Namun para pelaku berhasil kabur setelah menjarah empat bungkus rokok. “Alhamdulillah saya selamat, mereka cuma minta rokok sambil ngacungin celurit,” katanya.

Sampai berita ini diturunkan, peristiwa ini belum dilaporkan ke kepolisian.

(pur)

Pagi Hari, Cuaca DKI Jakarta Cerah Berawan

loading…

Cuaca Jabodetabek cerah berawan. Foto/Dok/SINDOnews

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca DKI Jakarta pagi ini, Jumat (4/1/2019) cerah berawan.

Beranjak ke siang, cuaca Ibu Kota berawan dan hujan lokal. Khusus hujan lokal terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

BMKG lantas memberikan peringatakan dini untuk mewaspadai potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jaksel dan Jaktim pada siang dan sore hari.

Pada malam harinya cuaca cerah berawan kembali mewarnai langit Jakarta.

Suhu udara pada hari ini berkisar pada 23-33 derajat celcius dengan tingkat kelembaban 65-90 persen.

(pur)

Begini Penampakan Gunung Sampah Setinggi 18 Meter di TPA Rawa Kucing

loading…

Seorang pemulung yang sudah lanjut usia melintas di antara tumpukan sampah di TPA Rawa Kucing, Neglasari, Kota Tangerang, Kamis (3/1/2019). Foto: KORAN SINDO/Hasan Kurniawan

TANGERANG – Volume sampah warga Kota Tangerang, Banten, mencapai 1.300 ton sehari. Sampah-sampah itu dibuang langsung ke TPA Rawa Kucing di Neglasari.

TPA seluas 34,8 hektare itu sejak pertama kali dioperasikan pada 1992, sudah terpakai seluas 20 hektare (ha) lebih untuk menampung sampah. Selebihnya untuk kawasan hijau seluas 7 ha dan sisa untuk lokasi penampungan sampah tinggal sekitar 5-7 ha.

“Secara keseluruhan, total lahan yang telah digunakan untuk menampung sampah di TPA Rawa Kucing ini ada sekitar 20 hektare lebih,” ujar Kepala UPT TPA Rawa Kucing Diding Sudirman, Kamis (3/1/2019).

Menurut dia, hal yang membuat TPA Rawa Kucing masih bisa bertahan hingga saat ini lantaran sebelum digunakan sebagai TPA, kawasan itu merupakan tambang galian C.

“Jadi kita ini sebenarnya beruntung, karena TPA ini dulunya kawasan tambang galian tipe C yang memiliki kedalaman mulai dari 15 meter, 25 meter, hingga 30 meter, dan sampah bisa masuk ke dalam,” jelasnya.

Diperkirakan dalam 5-10 tahun ke depan, TPA itu akan penuh dan tidak bisa digunakan lagi untuk membuang sampah. Karenanya diperlukan teknologi penghancur sampah di TPA itu.

Ia menyebutkan, tidak adanya penghancur sampah membuat jutaan ton sampah yang menumpuk selama 26 tahun di TPA itu membentuk piramida setinggi 18 meter.

Teknologi penghancur sampah itu sangat penting mengingat volume sampah warga Kota Tangerang tiap tahunnya selalu meningkat, mengikuti kenaikan jumlah penduduk.

“Kita harus sudah punya teknologi, karena jika tidak ada teknologi, pembuangan pasti habis. Dalam 10 tahun ke depan kita tidak bisa buang. Tapi bukan hanya teknologi, penghijauannya juga harus jalan,” jelasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Engkos Jarkasih mengatakan, pihaknya sudah melakukan kajian pembangunan teknologi penghancur sampah di TPA Rawa Kucing.

“Saat ini progresnya sudah masuk lelang. Teknologi penghancur itu adalah Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang ramah lingkungan,” jelasnya.

Pembangunan PLTSa di TPA Rawa Kucing ditargetkan selesai dibangun selama tiga tahun ke depan. Sedangkan sampah di TPA itu, diperkirakan penuh dalam waktu 5-10 tahun ke depan.

“Saya kira yang terpenting itu, pemanfaatan teknologinya. Itungannya mungkin 10 tahun. Tetapi kan PLTSa, insya Allah tiga tahun jadi. Mudah-mudahan cepat jadi,” pungkasnya.

Di sisi lain, sekitar 400 orang warga sekitar TPA yang bekerja sebagai pemulung, mengais rezeki dan mengantungkan hidup dari TPA tersebut.

Wati, salah seorang warga, mengatakan, sudah bekerja sebagai pemulung di TPA Rawa Kucing sejak 2016 lalu. Penghasilan memulung di tempat ini cukup lumayan.

“Dalam sehari saya bisa mendapatkan uang Rp100 ribu dari mulung. Saya mulung setiap hari. Kadang pagi, malam, tergantung truk sampah yang datang. TPA buka 24 jam, kalau malam pakai penerangan,” tukasnya.

(thm)

Anies Tegaskan Tak Ada Pembatasan Sepeda Motor di Jakarta

loading…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto/Dok/SINDOnews

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan angkat bicara atas isu pembatasan sepeda motor dengan Sistem Ganjil Genap (gage) Ibu Kota.

Anies menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum ada wacana terkait hal tersebut. “Tidak (ada wacana pembatasan sepeda motor),” kata Anies di Jakarta, Kamis (3/1/2019).

Pembatasan roda dua di Jakarta, Menurut Anies, bukan suatu solusi yang manjur. Salah satu solusinya yakni sistem ganjil genap untuk kendaraan mobil agar dapat menimbulkan kesadaran masyarakat menggunakan angkutan umum massal.

“Solusinya itu pada lebih banyak naik kendaraan umum. Ini adalah solusi antara. Jadi solusi antara cukup sampai mobil aja,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov DKI Jakarta telah resmi memutuskan melanjutkan Kebijakan Sistem Ganjil Genap (gage) di beberapa ruas Jakarta dimulai per 2 Januari 2019, kemarin.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pun menekan Peraturan Gubernur (Pegub) Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil-Genap.

Perpanjangan penerapan sistem gage ini masih sama diberlakukan di ruas jalan: Jl. Medan Merdeka Barat, Jl. MH Thamrin, Jl. Jend Sudirman, Jl. Gatot Subroto, Jl. MT Haryono, Jl. S Parman (simpang Jl. Tomang Raya-simpang Jl. KS Tubun), Jl. DI Panjaitan, dan Jl. Ahmad Yani.

Adapun waktu pemberlakuan pada jam sibuk pagi pada ukul 06.00 – 10.00 WIB dan jam sibuk sore pukul 16.00-20.00 WIB.

Anies mengatakan, perpanjangan kebijakan gage ini nantinya secara regulasi setiap tiga bulan Pemprov DKI Jakarta akan melakukan review atau evaluasi.

“Tapi bukan aturan yang berlaku tiga bulan, studinya dilakukan tiap tiga bulan,” kata Anies di Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Senin (31/12) lalu.

(pur)

Polisi Olah TKP Lanjutan, Tewasnya Bripka Matheus Masih Misterius

loading…

Polisi melakukan olah TKP tewasnya Bripka Matheus di Pancoran Mas, Depok. Foto: Okezone/Wahyu M

JAKARTA – Penyelidikan tewasnya Bripka Matheus masih menyisakan misteri. Proyektil peluru yang menembus kepala anggota Polsek Pancoran Mas yang di bawah kendali operasi (BKO) Satgas Antiteror Polda Metro Jaya, belum juga ditemukan.

Bahkan penyisiran yang dilakukan Tim Puslabfor Mabes Polri dan anggota Polresta Depok di Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mencari selongsong dan proyektil peluru itu, belum membuahkan hasil.

“Kami sudah melakukan langkah-langkah upaya mulai hari pertama. Namun, untuk sekarang selongsong peluru belum ditemukan,” ujar Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto di TPU Mutiara, Depok, Kamis (3/1/2019).

Polisi juga hari ini sekaligus melakukan rekonstruksi dan simulasi saat janazah ditemukan pertama kali oleh penjaga makam TPU Mutiara, Syafi’i (50). (Baca juga: Mayat Diduga Anggota Polisi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Depok)

Di TKP tim Puslabfor melakukan rekonstruksi simulasi posisi jenazah ketika baru ditemukan awal. Proses tersebut dibuat sedemikan rupa. Dengan beralaskan kardus seorang anggota Polri tampak berbaring lengkap dengan senjata api dan sepeda motor Honda Beat warna hitam anyar yang dikemudikan almarhum.

“Tim penyidik bersama Puslabfor Polri hari ini melakukan olah TKP lanjutan dan melakukan rekonstruksi posisi korban, serta simulasi posisi diduga korban sebelum terluka,” jelasnya.

Upaya pencarian selongsong peluru dan proyektilnya dihadiri oleh Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto, Kasatreskrim Polresta Depok Kompol Deddy Kurniawan, dan Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor.

Turut juga berada di lokasi Kasubbit Senjata Api Puslabfor Polri, Kompol Arif Sumirat yang sebelumnya terlibat uji balistik peluru yang bersarang di Gedung DPR di Mako Brimob Depok. Pencarian selongsong peluru tersebut merupakan upaya lanjutan setelah anjing pelacak Unit K-9 gagal menemukan selongsong setelah berjam-jam menyisir lokasi.

Sementara di sisi lain, Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan Tim Puslabfor Mabes Polri diterjunkan menyisir lahan kosong di dekat TPU Mutiara, Pancoran Mas, tempat jasad ditemukan. Dia menyatakan proses pencarian selongsong peluru ditangani Polda Metro Jaya.

“Proses pencarian selongsong peluru di TPU Mutiara ditangani oleh Polda Metro Jaya,” Kata Dedi saat dihubungi wartawan.

Sebelumnya, dari hasil olah TKP dan bukti-bukti sementara, ada indikasi Bripka Matheus bunuh diri. Senjata api jenis pistol dan barang berharga milik korban tidak hilang.

“Iya ada indikasi itu, tapi kita belum bisa memastikan apakah bunuh diri atau bukan. Hasil labfor belum keluar. Untuk handphone dan pistol milik korban serta motor masih ada di sampingnya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

(thm)

Jakarta Siap Diet Kantong Plastik, Ini Strategi Dinas LH

loading…

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersiap melakukan diet kantong plastik. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersiap melakukan diet kantong plastik. Aturan tersebut tinggal menunggu Peraturan Gubernur ditandatangani Anies Baswedan.

Kadis Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai strategi guna mengurangi penggunaan kantong plastik. Salah satunya dengan menyosialisasikan kantong plastik ramah lingkungan.

“Kalau kantong belanja (plastik) yang ramah lingkungan, itu terbuat dari bahan bahan yang organik atau yang ramah lingkungan, itu terbuat dari serat tapioka atau terbuat mungkin dari bahan bahan yang mudah terurai,” ujar Isnawa kepada wartawan, Kamis (3/1/2019).

Isnawa mengaku sudah memberikan pemahaman kepada PD Pasar Jaya bahwa saatnya menggunakan kantong belanja ramah lingkungan. Soal biaya pembeliannya, menurut Isnawa, tidak perlu diperdebatkan.

“Kalau mau diperdebatkan harganya gimana. Mudahnya begini, warga Jakarta kalau belanja bawa kantong sendiri saja, jadi enggak harus mesti beli kantong ramah lingkungannya. Bawa sendiri dari rumah, kan terbuat dari tiker, terbuat dari kain, jadi itu yang dibawa ke mana-mana, jadi enggak mesti belanja pulang bawa kantong kresek lagi,” tandasnya.

Guna mengurangi sampah plastik, pihaknya juga telah mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan botol minum dari rumah. (Baca juga: Larangan Kantong Plastik, Pelanggar Bisa Didenda hingga Rp25 Juta)

“Kita seneng juga ada beberapa merchendise yang sudah melarang penggunaan sedotan, menggunakan kantong-kantong yang tidak ramah lingkungan. Jadi kalau sudah berjalan mungkin volume sampah Jakarta bisa berkurang,” terangnya.

Apabila diet plastik diterapkan, lanjut dia, kelestarian lingkungan akan lebih cepat terwujud. “Peredaran kantong plastik tidak ramah lingkungan akan jauh berkurang di Jakarta. Kita enggak ketemu lagi di sungai, enggak ketemu lagi di pesisir pantai, kita enfgak ketemu lagi ada di jalanan, insya Allah Jakarta bisa makin bersih,” pungkasnya.

(thm)

Usia TPA Sumur Batu Bekasi Tersisa Delapan Bulan

loading…

Salah satu alat berat sedang bekerja di TPTS Bantar Gebang, Kota Bekasi, milik Pemprov DKI.Foto/SINDOnews/Dok

BEKASI – Lokasi pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu di Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, ternyata cukup hanya delapan bulan menampung sampah. Padahal, Pemkot Bekasi sudah menambah lahan seluas 3,5 hektare beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Lutfi mengatakan, kondisi TPA milik Kota Bekasi tersebut hampir melebihi kapasitas yang ada (overload). Kemungkinan hanya mampu menampung sampah selama delapan bulan kedepan, walaupun pada 2017 ada penambahan 3,5 hektare.

“Sekarang ini ketinggian sampah sudah 20 meter dari tanah,” kata Lutfi kepada wartawan Kamis (3/1/2018). Menurut Lutfi, sejak 2017 pemerintah daerah sudah melakukan pembebasan lahan. Apalagi, lahan seluas 6.000 meter yang sudah dibeli untuk dijadikan lokasi pembuangan baru.

Tapi kapasitas itu, hanya bertahan beberapa bulan saja. Sehingga, pemerintah hanya meratakan sampah agar tidak menggunung. Kemudian di tahun yang sama, pemerintah daerah kembali membebaskan lahan seluas 3,5 hektare, yang dijadikan pembuangan di Zona Vb.

Namun, kapasitas itu diperkirakan hanya bertahan delapan bulan di tahun 2019. “Karena memang ada sudah sebagian sampah yang dibuang ke lokasi yang baru, sebelum selesai kontruksi, apalagi kondisinya sudah memprihatinkan, karena tidak muat menampung,” ujarnya.

Bila mengacu pada Keputusan Wali Kota Bekasi bernomor 658.12/kep.377-dinsih/vi/2016 tentang Penunjukkan Lahan sebagai Rencana Perluasan dan Pengembangan TPA Sumur Batu, bahwa pada tahun 2030 Bekasi harus memiliki lahan TPA hingga 38,9 hektare. Untuk luas lahan saat ini totalnya mencapai 19 hektare. Apalagi, Kota Bekasi sudah tidak bisa melakukan pembebasan lahan.

Selain faktor keberadaan lahan, juga masalah harga menjadi masalah yang utama.”Harga lahan sangat tinggi, jadi susah untuk dibebaskan lahanya,” ungkapnya.

Untuk itu, pemerintah daerah akan memaksimalkan industrialisasi sampah di TPA Sumur Batu. Menurut dia, dengan adanya sistem pengolahan sampah menjadi energi akan mengurangi beban sampah yang ada di lokasi pembuangan milik Kota Bekasi tersebut.

Saat ini, untuk volume sampah yang dihasilkan dari masyarakat jumlahnya mencapai 600 ton per tiap hari. Namun, untuk perayaan malam pergantian tahun 2018/2019 penambahan hanya 50 ton.”Penambahanya kecil, karena tidak ada pesta kembang api,” ucapnya.

(whb)

Kebijakan Penghapusan Sanksi, Pendapatan Pajak di Jakbar Lampui Target

loading…

Sejumlah wajib pajak tengah mengantre untuk membayar pajak kendaraan bermotor.Foto/SINDOphoto/Dok

JAKARTA – Upaya penghapusan sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor (PKB) dan BBNKB serta Pajak Bumi Bangunan (PBB) yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta akhir tahun lalu berbuah manis. Di Jakarta Barat, pendapatan pajak mengalami kenaikan drastis imbas dari kebijakan tersebut.

Kasudin Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Jakarta Barat, Hendarto mengatakan, pada 2018 lalu, pencapaian Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp1.363.325.418.531 atau melapaui target 5,56%. “Tahun kemarin kami memasang target Rp1.291.532.000.000. Sedangkan realisasinya sekitar Rp1,36 triliun,” kata Hendarto pada Kamis (3/1/2019).

Sebelumnya, kebijakan penghapusan sanksi administrasi ditetapkan dalam keputusan Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah Nomor 2513 Tahun 2018 yang memperpanjang masa penghapusan untuk PBB-P2 serta PKB dan BBNKB. Hendarto melanjutkan kebijakan itu membuat sejumlah masyarakat mulai membayar pajak.

Imbasnya pencapaian target terjadi, tak hanya di Jakarta Barat, melainkan di delapan kecamatan yang lain. Hendarto kemudian memaparkan dari delapan kecamatan yang ada pihaknya mencatat pendapatan tertinggi diperoleh Kecamatan Kembangan yang mencapai Rp359.740.022.245; Grogol Petamburan Rp195.542.225.859; Kalideres Rp181.548.903.483; Kebon Jeruk Rp179.191.045.114; Cengkareng Rp151.334.612.943; Palmerah Rp109.614.190.673; Taman Sari Rp119.517.450.669, dan Tambora Rp66.800.967.543.

Hendarto mengatakan, selain dampak dari penghapusan sanksi administrasi pajak, pencapaian realisasi penerimaan didapat melalui beberapa upaya lainnya.”Upaya pencapaian target juga dilakukan dengan pendataan obyek baru, update luas bangunan, pemasangan stiker atau plang penunggak pajak, upaya penagihan aktif, dan upaya pencairan tunggakan tahun sebelumnya,” terangnya.

Pencapaian target serupa juga terjadi oleh penerimaan PKB dan Surat Ketetapan Pajak (SKP) serta BBNKB di Jakarta Barat sudah melampaui target. Dari data yang didapat, tercatat penerima Pajak PKB-SKP dan BBNKB mencapai 101,57% atau sebesar Rp 3,04 triliun. Jumlah tersebut sudah melebihi target yang ditetapkan sebesar Rp2,99 triliun.

Kepala Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (PKB BBNKB) Jakarta Barat, Elling Hartono mengatakan, penerimaan pendapatan pajak terhimpun dari Januari-29 Desember 2018. Pendapat pajak itu terdiri dari PKB dan SKP sebesar Rp1,88 triliun dari target Rp1,87 triliun atau 100,89%.

Sementara untuk BBNKB, pendapatan pajak mencapai Rp1,15 triliun atau 102,70% dari target Rp1,12 triliun.”Pertama saya merasa bersyukur, karena penerimaan pajak kendaraan di Jakarta Barat sudah mencapai bahkan melampaui target penerimaan di tahun 2018,” ujar Elling.

Pencapaian target penerimaan pajak tersebut dikatakan Elling tidak luput dari dukungan beberapa instansi yang mendukung program Samsat Jakarta Barat. Salah satunya pemutihan pajak kendaraan yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta juga ikut berpengaruh.

(whb)

Ribuan PNS DKI Bolos di Awal Tahun 2019, Anies: Akan Didisiplinkan

loading…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: dok/SINDOnews/Komaruddin Bagja

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya akan mendisiplinkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI yang bolos atau tidak masuk kantor tanpa keterangan di hari pertama kerja tahun 2019, usai libur tahun baru.

“Nanti didisiplinkan. Semua ada aturannya, akan didisiplinkan,” ujar Anies di Jakarta Timur, Kamis (3/1/2019).

Berdasarkan rekapitulasi absensi elektronik yang dilakukan Bidang Pengendalian Badan Kepegawain Daerah (BKD) DKI Jakarta pada Rabu 2 Januari 2019 hingga pukul 16.35 WIB tercatat ada 1.441 dari 65.332 pegawai yang tidak hadir di hari pertama kerja tahun 2019, tanpa keterangan.

Selain itu, ada 17.364 pegawai yang tidak hadir namun disertai keterangan yang jelas, antara lain sakit, mengajukan cuti, menempuh pendidikan, maupun tugas dinas ke luar. (Baca: Hari Pertama Masuk Usai Libur Tahun Baru, Ribuan PNS DKI Bolos Kerja)

Tercatat kehadiran keseluruhan pegawai Pemprov DKI Jakarta mencapai 71,2 persen atau sebanyak 46.257 dari total keseluruhan 65.332 pegawai.

Kepala Bidang Pengendalian BKD DKI Jakarta Wahyono menuturkan pihaknya sudah bersepakat untuk memberikan sanksi tegas kepada para pegawai yang membandel. Sanksi itu berupa memotong Tunjangan Kerja Daerah (TKD) masing-masing pegawai yang membolos atau telat masuk kantor.

Sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 409 Tahun 2016 tentang Tunjangan Daerah, ada tiga tingkat hukuman disiplin yang akan diberikan kepada pegawai yang seringkali bolos. Ketiga tingkat hukuman yakni hukuman disiplin ringan, sedang dan berat.

(ysw)

Anies Harapkan Kemenag DKI Jadi Garda Terdepan Jaga Kehidupan Beragama

loading…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: dok/SINDOnews/Komaruddin Bagja

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi inspektur upacara pada Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-73 di Halaman Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur. Dalam kesempatan itu, Anies berharap Kemenag DKI menjadi garda terdepan dalam menjaga kehidupan beragama di Jakarta.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran Kementerian Agama, hari ini tepat 73 tahun pengabdian seluruh jajaran di Republik Indonesia,” ucap Anies di kantor Kemenag DKI Jakarta, Kamis (3/1/2019).

Anies menyebutkan, Kementerian Agama RI jadi salah satu kementerian agama pertama yang ada diseluruh dunia. “Kita berharap seluruh jajaran terus bisa menjaga, melaksanakan apa yang menjadi prinsip-prinsip etika dalam bekerja,” terangnya.

“Kita bersyukur bahwa seluruh jajaran telah menjadi satu garda terdepan dalam menjaga kehidupan beragama, dalam pendidikan agama dalam menjaga kerukunan antar komponen masyarakat,” urainya.

Mantan Mendikbud itu berharap semua hal tersebut dapat dipertahankan. Ia juga mencontohkan, Jakarta terbukti dalam indeks demokrasi Indonesia dengan indeks demokrasi tertinggi.

“Kita percaya tahun 2019 ini dengan kontribusi kementerian agama yang siap berdemokrasi Insyaallah tahun politik akan terlewati dengan aman dan damai,” katanya.

(ysw)

Pengamat: Seharusnya Transjakarta Sudah Capai Target 1 Juta Penumpang

loading…

JAKARTA – Direktur Institut Studi Transportasi (Instrans), Dharmaningtyas meminta PT TransJakarta mengevaluasi manajemen operasional bus. Sebab, dengan kondisi sekarang, seharusnya Transjakarta sudah bisa mencapai target satu juta penumpang perhari.

Saat ini, katanya, ada 80 koridor Bus Rapid Transit (BRT) dan Non BRT, jumlah bus mencapai 1.750 dan subsidinya mencapai Rp3 triliun, penumpang harusnya sudah mencapai target 1 juta penumpang.

“Sebelum dimulai beroperasinya Transjakarta Koridor 1 pada 2004, kondisi angkutan umum di Jakarta masih amat buruk, baik untuk bus maupun KRL, tapi share angkutan umum masih di atas 50 persen,” katanya kepada wartawan, Rabu (2/1/2019).

Sekarang, lanjutnya, kondisi angkutan umum sudah bagus, jadi tidak ada alasan lagi enggan naik angkutan umum. “Hanya orang yang manja lah egois saja yang masih tetep keukeuh harus naik mobil pribadi,” jelasnya.

sementara itu, Ketua Organda DKI Jakarta, Shafruhan Sinungan menilai target penumpang 231 juta sepanjang tahun 2019 ini sangat kecil. Sebab, ada beberapa bus kota dan bus kecil yang akan terintegrasi dengan Transjakarta.

Apalagi bila ada tambahan MRT dan LRT. Menurutnya, apabila tidak bisa mencapai 365 juta dengan satu juta penumpang perhari, paling tidak target lebih dari 240 juta penumpang. “TransJakarta jadi pengumpan MRT dan LRT. Seharusnya bisa lebih dari 240 juta,” ujarnya.

(ysw)

Wali Kota Kecewa Banyak GOR Hanya Jadi Tempat Parkir Kendaraan

loading…

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah turun tangan langsung membersihkan tembok GOR Pedurenan yang kusam karena kurang terawat, Rabu (2/1/2019). Foto/SINDOnews/Hasan Kurniawan

TANGERANG – Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengaku kecewa dengan banyaknya gelanggang olahraga yang tidak digunakan sesuai peruntukannya oleh warga.

Seperti terlihat di GOR Pedurenan, Karang Tengah, misalkan. Saat kunjungannya, Arief melihat sendiri, GOR yang dibangun sebagai sarana olahraga dan ruang publik itu, dijadikan tempat parkir mobil masyarakat.

Tidak hanya itu, gedung juga tampak kotor dan tidak terawat, seperti jarang sekali dibersihkan. Hal ini menandakan, bahwa gedung olahraga itu jarang dipakai warga.

“GOR sudah bangun, manfaatkan lah buat olahraga, jangan malah dibuat parkir mobil begini. Coba penjaganya mana? Bapak THL di sini bukan? Coba itu dindingnya bersihin,” kata Arief, di lokasi, Rabu (2/12/2018).

Sambil mengambil ember berisikan air dan sikat, Arief lalu mencontohkan THL itu membersihkan dinding gedung yang kusam dan jarang dibersihkan dengan tangannya.

“Tinggal disikat, terus dielapin, jadi bersih. Sayang, pemkot sudah bangun GOR, sudah dibagusin, dirapihin, tapi kepedulian masyarakatnya kurang. Kita bangun fasilitas GOR atau futsal dipakainya jarang,” tuturnya.

Saat ini, kata Arief, Pemkot Tangerang lagi berupaya mengoptimalkan ruang publik yang ada untuk kepentingan masyarakat. Namun, langkah itu tidak akan maksimal jika tidak mendapat dukungan masyarakat.

“Semua perlu dukungan masyarakat, jangan manfaatkan ruang publik untuk kepentingan pribadi, buat parkir kendaraan atau jualan. Gunakan sesuai peruntukannya,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Tangerang Dedi Suhada mengatakan, pihaknya akan meningkatkan kebersihan di sekitar GOR, agar masyarakat menjadi lebih nyaman.

“Sebenarnya masalah kebersihannya saja yang perlu diperhatikan oleh para petugas kebersihan dan penjaga GOR. Karena kedepan, Pak Wali berencana untuk merevitalisasi seluruh GOR,” sambungnya.

Dilanjutkan dia, GOR nantinya tidak hanya untuk kegiatan olahraga futsal, badminton, dan basket saja. Tetapi juga akan dibuat jogging track untuk warga olahraga lari.

“Jadi penataannya agar GOR dan stadion bisa lebih nyaman tidak hanya untuk olahraga saja. Misalnya dengan dibuatkan jogging track. Total GOR dan stadion yang dikelola Dispora ada 19,” ungkap Dedi.

Selain 19 GOR, Dispora juga mengelola sedikitnya enam stadion. Semua, diklaimnya dalam kondisi yang terawat, dan masih layak digunakan untuk olahraga. “Semuanya dalam keadaan cukup terawat. Silahkan kita cek bersama-sama, kondisinya masih cukup terawat,” jelasnya.

Terpisah, Irfan, warga sekitar mengaku, dia bersama rekan-rekannya enggan melakukan kegiatan olahraga di GOR, karena harus menunggu slot atau jatah dengan yang lain.

“Kalau di GOR itu, warga sekitar dapat jatah bermain gratis. Tetapi banyak yang tidak bisa main. Mungkin karena gak dapat jatah. Kalau mau bayar bisa. Biasanya, kalau warga sekitar lebih murah,” sambungnya.

Meski begitu, Irfan mengaku, dia dan para temannya lebih memilih melakukan kegiatan olahraga di luar, ketimbang di GOR. Walau agak mahal, namun fasilitasnya cukup lengkap, dan terasa lebih bebas.

“Kalau anak sekarang kan sukanya futsal. Memang di GOR bisa main futsal. Tapi anak-anak lebih suka main di luar, dari pada main di GOR. Karena fasilitasnya lebih lengkap, dan lebih enak,” katanya.

(ysw)

Psikolog Forensik Sebut Penggunaan Senpi Picu Orang Berbuat Nekat

loading…

JAKARTA – Penggunaan senjata api memicu seseorang berbuat nekat. Kondisi ini harus diwaspadai tak hanya oleh warga sipil, melainkan aparat keamanan seperti TNI dan Polri.

Terlebih kepemilikan senjata api mendorong seseorang untuk melakukan kekerasan. Efek domino akan terjadi, salah satunya bunuh diri, tak terkecuali anggota kepolisian yang kemudian menembakan dirinya.

“Karena itu dibutuhkan konseling bagi yang ingin memiliki atau menggunakan senpi,” kata Psikolog Forensik Reza Indragiri menanggapi dugaan bunuh diri Bripka Matheus, Rabu (2/1/2019).

Reza melihat saat ini banyak polisi yang minim menjalani konseling. Kondisi itu membuat kerapuhan psikologis terjadi pada anggota, simbosis efek senjata terjadi dan mendorong penggunaan nekat. (Baca: Polisi Selidiki Kematian Bripka Matheus di Pemkaman)

Dalam gejala itu, Reza meyebutkan gejala John Wayne Syndrome, artinya Sindrom ini termanifestasikan pada prinsip ‘malu mengaku takut, hina mengaku letih, aib mengaku sakit’. Namun, doktrin tersebut dianggap menanggalkan sisi kemanusiaan polisi. “Maka terjadilah penyalahgunaan senjata akibat impulsivitas,” ungkap Reza.

Termasuk soal banyaknya kasus kekerasan yang dilakukan kepolisian. Reza menilai itu merupakan kesalahan yang terjadi dalam perekrutan. Padahal kesalahan ini bisa diminimalisir dengan perekrutan yang bener dan psikologi minimal.

Nahasnya, pola perekrutan tidak cermat. Masalah itu lalu menghasilkan tiga subkultur di tubuh Polri, yakni sub-kultur brutalitas, sub-kultur korup, dan chauvinism.

“Ditambah lagi jika kita masukkan unsur alkohol. Saya pernah katakan bahwa kalau penegak hukum pakai napza, lembaga semestinya tak bisa cuci tangan,” ujarnya.

Ketidakbecusan lembaga menangani psikologi personel yang luar biasa stres, tambah Reza, mendorong personel beradaptasi dengan cara-cara merusak. “Chaotic behavior sebagai buah dari organized chaos,” tuturnya.

(ysw)

Terlilit Utang, Instruktur Fitnes Nekat Merampok Minimarket di Depok

loading…

Arino Prabowo (32) nekat merampok sejumlah minimarket di Depok karena terlilit utang hingga puluhan juta rupiah, Rabu (2/1/2019). Foto/SINDOnews/Ratna Purnama

DEPOK – Gara-gara terlilit utang, seorang instruktur fitnes nekat merampok sejumlah minimarket di Kota Depok. Pelaku sengaja mencari minimarket yang mau tutup karena uang yang terkumpul hasil penjualan sudah banyak dan biasanya kondisi lingkungan sepi.

Terakhir, Arino Prabowo (32) merampok minimarket di Jalan Tanah Baru Beji Depok pada Minggu 30 Desember 2018. Dalam aksinya itu, pelaku menggasak uang Rp35 juta dari brankas.

Dia nekat merampok seorang diri dengan bermodalkan senjata api mainan dan senjata tajam. “Dia mengancam karyawati minimarket dengan senjata api dan senjata tajam,” kata Kapolsek Beji Kompol Yenny Sihombing, Rabu (2/1/2019).

Agar tidak dicurigai, pelaku sempat menyamar sebagai karyawan. Dia meminta seragam karyawati minimarket. Lalu memakai seragam tersebut dan menutup rolling door.

“Itu dilakukan agar tidak mencolok perhatian warga di luar. Kemudian dia meminta dibukakan brankas berisi uang,” ungkapnya.

Setelah itu pelaku berusaha melarikan diri namun aksinya sempat ketahuan salah satu saksi. Kemudian pelaku pun diamankan oleh warga. Pelaku sempat menjadi bulan-bulanan warga yang kesal.

Setelah itu pelaku diamankan petugas Polsek Beji. “Kami dalami keterangan pelaku. Sejauh ini dia pelaku tunggal. Sudah lebih dari satu kali beraksi,” katanya.

Sebelumnya dia juga merampok minimarket di Jalan Keadilan Sukmajaya Depok. Uang Rp20juta pun berhasil digasak.

Sementara itu, Arino mengaku sebelumnya bekerja sebagai instruktur fitnes. Namun karena terlilit utang hingga puluhan juta, dirinya nekat melakukan perampokan. “Saya terlilit utang Rp20 juta, sudah beberapa kali beraksi,” katanya.

Dia mengaku sering nonton video perampokan di youtube. Sehingga dia pun terinspirasi melakukan hal yang sama seperti yang ditontonnya. “Kalau pistolnya dapat dari teman,” katanya.

(ysw)

Kurang Terpantau, Parkir Liar Marak di Kawasan Kota Tua

loading…

Kondisi parkir liar di Jalan Kalibesar dekat Mueseum Bang Indonesia, Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Rabu (2/1/2018). Foto/SINDOnews/Yan Yusuf

JAKARTA – Kendati sudah disiapkan area parkir resmi, kenyataannya disekitar kawasan Kota Tua, Jakarta Barat tumbuh subur parkir liar. Diakui, banyak yang memilih parkir di lokasi liar karena masalah tarif yang lebih murah.

Pantauan SINDOnews, Rabu (2/1/2018) siang, di kawasan Kota Tua diketahui parkir liar masih menjadi permasalahan. Kantong kantong parkir liar masih ditemukan di kawasan itu. Bahkan para jukir liar sengaja menyewa sejumlah gedung-gedung tua dan lahan kosong untuk lokasi parkir.

Kondisi ini membuat pendapatan parkir di Jakarta alami kebocoran. Retribusi parkir yang semestinya masuk ke Pendapatan non Pajak menjadi masuk ke oknum jukir liar.

Di Kota Tua, tercatat ada beberapa kantong parkir liar, diantaranya Gedung Kantor Pos, satu gedung belakang Cafe Batavia. Lahan kosong dekat terminal Kota Tua, di Jalan Kunir danan dekat Pos Pol samping kantor Imigrasi.

Termasuk dengan jalan bank, parkir disana menutupi trotoar. Akses pejalan kaki menjadi terhalang karena trotoar yang di okupansi parkir liar.

Dibeberapa lokasi itu, tarif parkir dipatok Rp5.000. Namun bila cukup lama jukir meminta Rp10 ribu. Meskipun liar, namun banyak masyarakat yang menggunakan lahan parkir ini.

“Harga cukup murah. Kalau parkir resmi kan progresif,” kata Yogi (29) pengunjung Kota Tua. Yogi mengakui berkunjung ke Kota Tua tak cukup untuk satu jam. Karena tarif parkir progresif dinilai tak cocok dengan pengunjung di sana.

Sementara itu, Taslim (37) salah satu jukir di kawasan Kota Tua berdalih adanya parkir liar membantu para pengunjung datang ke Kota Tua. Terlebih beberapa dari mereka memilih menggunakan tempatnya dibandingkan parkir resmi karena lokasinya yang dekat.

“Loh kita tawarkan saja. Kalau mereka mau parkir di resmi silahkan aja,” ujar Taslim.

Karena berlokasi dan memiliki tempat, Taslim berdalih kemacetan tak terlihat dibandingkan tahun tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan kendaraan yang terparkir tak lagi memenuhi badan jalan, sehingga akses jalan bisa lebih renggang dan tak menimbulkan kemacetan.

“Coba kalau dulu mas, buat muter kota tua malah macet. Sekarang kami sudah tertib dan tidak di jalan. Kalau di jalan itu paling PKL,” tegas Taslim yang memiliki lahan di jalan Kunir.

Kondisi berbeda terlihat di jalan pintu besar utara, keberadaan parkir liar diatas trotoar terlihat di kawasan itu. Mereka memenuhi seluruh trotoar, menutup akses pejalan kaki.

Imbasnya banyak pejalan kaki terganggu, mereka tak bisa berjalan di trotoar sehingga menggunakan badan jalan untuk melangkah. Kondisi ini membuat kemacetan di kawasan itu.

“Cuman disini aja. Yang lain mah parkirnya masuk gedung,” kata Fatma (25) pengunjung kota tua.

Fatma hafal betul mengenai lokasi kota tua. Hampir sebulan sekali, warga Tambora, Jakarta Barat ini selalu main ke kawasan kota tua, khususnya Taman Fatahillah. Tak ada tarif masuk, menjadi lokasi favorit baginya.

(ysw)

Senjata Api di TPU Depok Dipastikan Milik Bripka Matheus

loading…

JAKARTA – Dugaan anggota polisi, Bripka Matheus bunuh diri semakin terang karena senjata api (senpi) yang ditemukan di dekat jenazah tersebut merupakan milik sang polisi.

“Iya betul (milik Bripka Matheus), dites sudah ya semuanya sudah lengkap,” ungkap Kabid Humas Polda Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono pada wartawan, Rabu (2/1/2019).

Selain itu, dari data itu juga diketahui bahwa senpi itu merupakan buatan pabrikan atau organik. Namun, saat disinggung mengenai apakah senpi itu yang digunakan untuk bunuh diri, Argo belum bisa memastikan itu.(Baca: Isak Tangis Warnai Pemakaman Bripka Matheus, Istri: Maafkan Mama Pa…)

Hanya saja, tambahnya, senpi pabrikan milik Bripka Matheus itu ditemukan tak lagi berada di sarungnya.”Senpi sudah keluar dari sarungnya ditemukan di atas rumput ada di dekat jenazah korban,” ucapnya.

(whb)

Curah Hujan Tinggi, Stasiun BMKG Citeko Ingatkan Bahaya Longsor

loading…

BOGOR – Berdasarkan data Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Citeko, Puncak, Cisarua memprediksi curah hujan tinggi akan terus terjadi hingga sepekan ke depan. Masyarakat yang tinggal di daerah dataran tinggi untuk mewaspadai adanya bahaya tanah longsor.

Kepala BMKG Citeko, Asep Firman Ilahi mengatakan, wilayah Kabupaten Bogor bagian selatan terdiri dari area perbukitan. Dimana, potensi bencana alam seperti pergerakan tanah maupun longsor juga cukup tinggi.

“Maka dari itu, masyarakat yang tinggal di dataran tinggi dengan kemiringan kurang dari 30 derajat agar waspada terhadap bencana,” katanya kepada wartawan, Rabu (2/1/2019).

Ia menyebutkan, curah hujan hingga sepekan kedepan akan terus terjadi di wilayah Puncak. Hujan yang terjadi berdasarkan suhu udara bisa mencapai 18 hingga 28 derajat celcius. Kelembaban udara 70 hingga 95 persen dan angin yang secara umum bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat laut dengan kecepatan 05 sampai 30 kilometer per jam.

“Yang jelas masyarakat harus terus mewaspadai terjadinya hujan disertai angin kencang. Khususnya Cianjur, waspada angin kencang pada siang hingga malam hari,” katanya.

Pihaknya mengimbau, kepada masyarakat khususnya yang berada di kawasan Puncak (Ciawi, Megamendung dan Cisarua) untuk tetap waspada terhadap bencana, terutama yang berada di dataran dengan tingkat kecuraman tinggi.

“Masyarakat perlu waspada terhadap bencana longsor, khususnya di kedua kecamatan tersebut,” jelasnya.

(ysw)

Polisi Periksa Tujuh Saksi Kasus Kematian Bripka Matheus

loading…

uprihatin, istri Bripka Matheus (kanan) menangis di depan makam suaminya di TPU Palsigunung, Depok, Jawa Barat, Selasa (1/1/2018). Foto/KORAN SINDO/R Ratna Purnama

JAKARTA – Polres Depok telah memeriksa tujuh saksi dalam penyelidikan kasus tewasnya Bripka Matheus De Haan di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mutiara, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, Senin 31 Desember 2018 malam.

“Saat ini sudah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi, sudah dilakukan autopsi, tim saat ini terus bekerja, tim akan bekerja untuk membuat terang peristiwa yang terjadi,” ujar Kapolres Depok, Komisaris Besar Polisi Didik Sugiarto saat dihubungi, Rabu (2/1/2019).

(Baca juga: RS Polri Jelaskan Penyebab Kematian Bripka Matheus)

Menurut dia, polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif pembunuhan terhadap Bripka Matheus. Selain itu, polisi juga tengah menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Ada luka di kepala yang saat ini masih dianalisa oleh tim forensik ya, sudah dilakukan autopsi. Tentunya saat ini kami masih menunggu hasil,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Instalasi Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Kombes Edi Purnomo menerangkan, luka tersebut disebabkan oleh tembakan senjata api yang menembus kepala Bripka Matheus.

Bripka Matheus adalah anggota Polres Depok yang bertugas di bawah kendali operasi (BKO) Satuan Tugas Antiteror Polda Metro Jaya. (Baca juga: Isak Tangis Warnai Pemakaman Bripka Matheus)

(dam)

Si Jago Merah Mengamuk di Ciledug, Kakek Nenek Usia 70 Tahun Tewas

loading…

Petugas pemadam kebakaran melakukan pemadaman api yang membakar ruko di Jalan Ciledug Raya, Jakarta Selatan.Foto/TMC Polda Metro Jaya/Istimewa

JAKARTA – Pasangan suami istri Andreaz (70) dan Ester (70) tewas dalam kebakaran di rumah toko (ruko) yang ditempatnyi di Jalan Ciledug Raya, Kebayoran Lama, Jakart selatan, pada Rabu (2/1/2019) pagi. Diduga kuat kebakaran terjadi akibat korsleting listrik di ruko tersebut.

Kasektor I Kebayoran Lama, Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Usman Niman mengatakan, petugas menerima laporan kebakaran di ruko berlantai tiga tersebut pada pukul 08.58 WIB. Pada pukul 09.04 WIB sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

“Ruko yang terbakar merupakan tempat usaha sekaligus dijadikan kursus menjahit. Dua orang meninggal dunia dalam persitiwa ini,” kata Usman pada wartawan, Rabu (2/12/2019).

Dua korban tersebut diketahui pasangan suami istri Andreaz dan Ester. Jenazah kedua korban sudah di bawa ke RS Pusat Pertamina, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.”Dua sementara kebakaran akibat korselting listrik. Namun untuk memastikannya masih menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian,” ucapnya.

(whb)

Grind Banten ke Warga Pamulang: Era Jokowi Memajukan Semua Daerah

loading…

Sekretaris Grind Banten, Musa Asyari, saat berdialog bersama warga di Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (1/1/2019). Foto: Hambali/Okezone

TANGERANG SELATAN – Garda Rajawali Perindo (Grind) Banten menilai pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjukkan kinerja terbaik khususnya yang berorientasi pada kesejahteraan sosial, keadilan ekonomi, dan stabilitas harga. Kebijakan-kebijakan itu secara otomatis berdampak langsung pada majunya perkembangan semua daerah di Tanah Air.

Kondisi itu secara sadar dirasakan masyarakat luas. Mereka yang tinggal di berbagai pelosok daerah bahkan mengakui bahwa pembangunan ekonomi oleh pusat turut mendongkrak pula perekonomian daerah. Ia mencontohkan kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi yang dianggap berhasil adalah membuat kenaikan harga sembako relatif terjaga, harga BBM yang kini satu harga, infrastruktur, dan pemangkasan jalur birokrasi. Bahkan mengamankan angka Inflasi di kisaran 3 persen yang mengindikasikan tak adanya gejolak berarti.

Sekretaris Grind Banten, Musa Asyari, mengungkapkan, terhitung sejak Maret 2018, tingkat kemiskinan mencapai angka terendah sepanjang masa, yakni 9,82 persen. Begitu juga dengan pengangguran terbuka yang hanya 5,13 persen.

“Semua itu tergantung kebijakan dari pusat, dan sekarang bisa kita rasakan bagaimana dampak pertumbuhan di daerah-daerah. Kondisi sekarang menunjukkan bahwa rakyat semakin sejahtera karena ekonomi yang dibangun berkeadilan bagi semua daerah, merata,” katanya dalam dialog bersama warga di Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (1/1/2019).

Menurut dia, saat ini kehidupan warga kian terjamin karena pemerintah telah mendorong program jaminan sosial. Lebih dari 92 juta warga menerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dijamin negara. “Layanan kesehatan semakin merata dan mudah dijangkau,” jelas Musa.

Tingkat pendidikan warga juga dirasa semakin baik dimana tingkat harapan lama sekolah sudah mencapai 12,85 tahun. Dari sisi pemerataan, proporsi total kekayaan nasional yang dikuasai 1 dan 10 persen warga makin berkurang.

“Ini memerlihatkan bahwa seluruh transformasi struktural yang dilakukan pemerintah pada ujungnya mampu menekan konsentrasi penguasaan aset oleh sekelompok orang saja,” imbuhnya.

Masih kata Musa, apa yang dijalankan pemerintahan Jokowi sangat baik untuk jangka panjang, karena ekonomi wilayah akan bergerak positif. Apalagi semua itu didorong pula oleh realisasi kebijakan poros maritim.

“Mobilitas warga semakin mudah, ekonomi daerah mulai bergerak dan pada akhirnya akan menopang kesejahteraan masyarakat sekitar,” terangnya.

Tak hanya itu, Grind Banten juga mengapresiasi apa yang dilakukan Jokowi dalam merealisasikan kebijakan reformasi agraria. Dimana rakyat kini memiliki akses terhadap asetnya berupa lahan, hal itu guna menghindari adanya konflik klaim kepemilikan lahan.

“Reformasi agraria terus berjalan, ini bukti keberpihakan pemerintah mencegah terjadinya pertikaian terkait lahan,” tukasnya.

Di samping itu, lanjut Musa, guna menopang pembangunan ekonomi daerah kini pemerintah telah meningkatkan alokasi dana desa. Jika pada 2018 sebesar Rp60 triliun, maka pada 2019 ini dianggarkan sebesar Rp73 triliun.

“Dana desa itu dikhususkan bagi peningkatan layanan dasar masyarakat, sehingga potensi-potensi desa bisa tumbuh dan bangkit. Ini yang disebut pembangunan ekonomi yang berkeadilan,” tandasnya.

(thm)

Cuaca Pagi Ini Berawan Tebal, Siang Berpeluang Hujan Ringan

loading…

JAKARTA – Wilayah DKI Jakarta pada Rabu (2/1/2018) pagi ini umumnya diprakirakan berawan tebal, kecuali Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu yang berpotensi hujan ringan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisikan (BMKG) memprediksi wilayah Jakarta, dari mulai wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, diprediksi berawan tebal. Sementara wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diprediksi akan turun hujan ringan.

Selanjutnya, pada siang hari hampir seluruh wilayah Jakarta diprediksi diguyur hujan dengan intensitas ringan. Sedangkan pada malam hari umumnya berawan tebal kecuali Kepulauan Seribu yang turun hujan ringan.

Adapun suhu di Jakarta berkisar antara 24 hingga 32 derajat celsius dengan kelembapan udara di mencapai 70 hingga 90 persen.

“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Jaksel dan Jaktim pada siang menjelang sore hari,” tulis peringan dini BMKG, dikuitp dari laman resminya, Rabu (2/1/2019).

Sementara itu, wilayah Depok dan Bogor diprakirakan berawan sepanjang hari. Sedangkan wilayah Bekasi akan turun hujan ringan pada pagi, siang, dan malam hari. Adapun wilayah Tangerang, diprakirakan berawan sepanjang hari.

(thm)

Puncak Arus Balik Libur Tahun Baru, Kemacetan di Tol Cikampek Mengular

loading…

Kemacetan panjang di ruas Tol jakarta-Cikampek, Kota Bekasi, Selasa (1/1/2019) malam. Foto: iNews.id/Rahmat Hidayat

BEKASI – Ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Kota Bekasi, mengalami kemacetan yang cukup panjang, Selasa (1/1/2019) malam. Kemacetan mengular hingga 11 km, yakni mulai KM 19, Tambun Selatan, hingga KM 8, tepatnya di Simpang Susun Cikunir.

Kondisi ini terjadi lantaran banyaknya warga dari luar kota yang kembali menuju ke Jabodetabek setelah menghabiskan waktu libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Pantauan iNews, ribuan kendaraan yang didominasi mobil pribadi hanya bisa melaju dengan kecepatan antara 20-30 km per jam. Bahkan tidak jarang laju kendaraan cenderung tidak bergerak. Sedangkan di ruas tol dari arah Jakarta menuju Cikampek, terpantau ramai lancar.

Diperkirakan kemacetan panjang ini terjadi hingga Rabu (2/1/2019) dini hari ini. sebab, para pemudik lebih cenderung memilih pulang ke Jakarta seusai berlibur ke daerah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur pada malam hari.

Kondisi yang sama juga terpantau di ruas Tol Purbaleunyi, Purwakarta. Ribuan kendaraan dari Bandung menuju Jakarta memadati ruas tol tepatnya di KM 79 daerah Maracang, Babakancikao. Membeludaknya kendaraan di jalur bebas hamabatan ini didominasi kendaraan pribadi berpelat B.

Kepadatan arus kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta ini terjadi di sepanjang ruas Tol Purbaleunyi hingga ke perbatasan Tol Cikampek. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya bus angkutan umum dan truk pengangkut barang.

(thm)

Pajak Hiburan Tahun Baru di Jakarta Selatan Terkumpul Rp2,2 Miliar

loading…

JAKARTA – Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta Selatan menyisir tempat hiburan, hotel dan restoran pada malam Tahun Baru. Hasilnya, petugas berhasil mengumpulkan pajak miliran rupiah.

Kepala Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta Selatan Yuspin Dramatin mengatakan, razia yag dilakukan pada Senin (31/12/2018) hingga Selasa (1/1/2019) dinihari mendapatkan 87 objek pajak yang terdata di sembilan kecamatan, kecuali Jagakarsa.

“Pajak ini hanya khusus pajak pada malam Tahun Baru, seperti para objek pajak mengadakan acara spesial atau jam buka khusus di Tahun Baru,” ujarnya, Selasa (1/1/2019).

Penyisiran yang dimulai pada pukul 21.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB berhasil diperoleh potensi pajak sebesar Rp2.204.994.118. “Jumlah ini jauh lebih besar daripada tahun 2017 lalu sebesar Rp780 jutaan,” tegasnya.

Dia berharap para wajib pajak bisa melakukan pemberitahuan dan melakukan pembayaran sebelum melakukan acara malam Tahun Baru. “Kalau mereka tertib tentunya tidak akan kami datangi, karena pasti sudah terdata,” tukasnya.(helmi syarif)

(thm)

Libur Tahun Baru, 95 Ribu Kendaraan Mulai Kembali ke Jakarta

loading…

Ratusan ribu kendaraan mulai kembali ke Jakarta pasca-libur panjang Tahun Baru 2019. Foto ilustrasi/SINDOnews

BEKASI – Ratusan ribu kendaraan mulai kembali ke Jakarta pasca-libur panjang Tahun Baru 2019. Jasa Marga memantau adanya peningkatan lalu lintas yang sangat signifikan mulai Selasa (1/1/2019) siang kendaraan roda empat mulai melintasi tol masuk kearah Jakarta. Bahkan, kepadatan sudah terlihat di ruas tol Jakarta – Cikampek.

Saat ini, Jasa Marga memprediksi terjadi peningkatan volume lalu lintas arus balik yang melintasi Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama arah Jakarta sebanyak 95.000 kendaraan, atau meningkat 76% dari lalin normal yaitu 53.849 kendaraan. Jumlah itu akan terus meningkat mengingat Rabu (2/1/2019) rutinitas pekerja sudah kembali normal seperti biasanya.

”Puncak arus balik libur tahun baru akan terjadi pada malam hari ini, kemungkinan kendaraan akan mulai kembali ke Jakarta,” ujar Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Jasa Marga Cabang Jakarta Cikampek, Hendra Damanik. Menurutnya, angka prediksi 95 ribu kendaraan yang kembali kemungkinan akan terus bertambah.

Sedang peningkatan lalu lintas signifikan diprediksi terjadi di GT Ciawi 2 (arah Jakarta), yaitu sebanyak 44.614 kendaraan, atau meningkat 112% dari lalin harian normal sebesar 21.089 kendaraan, serta peningkatan volume lalin di GT Pasteur arah Jakarta 34,69% yaitu sebanyak 36.606 kendaraan, dari volume lalin normal sebesar 27.177 kendaraan.

Hendra mengimbau kepada pengguna jalan yang hendak melakukan perjalanan balik untuk mengatur waktu keberangkatan guna menghindari kepadatan lalu lintas, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. Sebab, pengguna tol yang kehabisan saldo akan membuat kemacetan panjang nantinya.

Selain itu, kata dia, pastikan kondisi tubuh prima serta kecukupan BBM kendaraan sebelum memasuki perjalanan di jalan tol terutama bagi para pemudik yang melakukan perjalanan panjang Tol Trans Jawa. Saat ini, tol Jakarta – Cikampek sudah terintegrasi, sehingga pengendara bisa langsung ke Jawa Tengah maupun ke Jawa Timur.

Hendra menambahkan, sejak 28 – 29 Desember 2018 lalu, Jasa Marga mencatat sebanyak 166.455 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama Jalan Tol Jakarta – Cikampek. Jumlah tersebut meningkat 41,6% dari volume lalin normal yaitu sebanyak 117.548 kendaraan.

Dari total 166.455 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikarang menuju ke ke Jalur Utara via GT Palimanan dan GT Cikampek sebesar 53%. Sedangkan untuk kendaraan yang menuju Jalur Selatan (via GT Sadang dan GT Cileunyi) adalah sebesar 47%. Dan lalu lintas pada Sabtu 29 Desmber 2018 tercatat 83.141 kendaraan meninggalkan Jakarta

Sedangkan, lanjut Hendra untuk kendaraan menuju Jakarta tercatat 70.880 kendaraan, terjadi kenaikan 40,8% dari lalin normal sebesar 50.352 kendaraan.”Jadi memang arus ke Jakarta cukup banyak juga dari luar Jakarta. Untuk arus balik kami memprediksi puncaknya pada Selasa malam ini,” tegasnya.

(poe,sms)

Bripka Matheus Sempat Minum Kopi Sebelum Tewas

loading…

Sebelum tewas, Matheus masih mengobrol bersama rekan kerjanya. Dia pun minum kopi di kantin Polsek Pancoran Mas bersama rekannya pada Senin (31/12/2018) siang. Foto Ilustrasi/SINDOnews

DEPOK – Sebelum tewas, Matheus masih mengobrol bersama rekan kerjanya. Dia pun minum kopi di kantin Polsek Pancoran Mas bersama rekannya pada Senin (31/12/2018) siang.

Rekan kerjanya mengaku tak percaya akan kematian Matheus. Dari informasi salah satu rekannya memang Matheus terlihat merenung menyendiri di tempat duduk paling belakang dekat kantin. Lalu korban diajak minum kopi oleh anggota lainnya.

“Sempat duduk aja sendirian beliau siang itu. Lalu diajak ngopi di kantin,” kata salah seorang rekan korban yang enggan disebutkan namanya, Selasa (1/1/2019).

Namun dia mengaku tidak tahu mengapa korban hanya berdiam diri saja. “Paling pojok merenungkan apa , saya gak tahu. Pas tahu korban meninggal saya kaget,” tukasnya.

Sementara itu sejumlah saksi sudah diperiksa terkait kasus ini. Bahkan Polresta Depok membentuk tim untuk melakukan penyelidikan.

“Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi dan dilakukan autopsi,” kata Kapolresta Depok, Kombes Pol Didik Sugiarto.

Saat ini kata dia tim saat ini sedang bekerja untuk membuat terang peristiwa yang terjadi. “Saat ini tim sedang bekerja, semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama kita bisa membuat terang peritiwa yang terjadi,” timpalnya.

Dia membenarkan perihal luka di kepala korban. Namun dia enggan menjelaskan luka apa yang dimaksud. Alasannya, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. “Ada luka di kepala saat ini masih dianalisa oleh tim Forensik dan sudah dilakukan autopsi. Kita tunggu hasilnya,” pungkasnya.

(sms)

286 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Bandung Jadi Destinasi Favorit

loading…

JAKARTA – Sebanyak 286.172 kendaraan meninggalkan Jakarta pada tanggal 28-31 Desember 2018. Angka tersebut jauh lebih tinggi 25,68% jika dibandingkan dengan volume kendaraan pada hari-hari biasa yang hanya 227,705 kendaraan melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama (Cikarut) Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

“Pada periode yang sama, juga terjadi peningkatan 14,68% volume lalulintas yang melintasi GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi, sebanyak 135.506 kendaraan pengguna jalan yang ingin merayakan pergantian tahun di daerah Puncak dan sekitarnya, dibanding lalin harian normal sebanyak 118.161 kendaraan,” ujar Senior Specialist Corporate Communications PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Irra Susiyanti di Jakarta, Selasa (1/1/2019).

Selain itu, kata dia, masih dalam periode yang sama, Bandung dan sekitarnya masih menjadi destinasi favorit masyarakat untuk menikmati pergantian tahun, ada sebanyak 144.438 kendaraan melintasi GT Pasteur Jalan Tol Purbaleunyi, atau meningkat 4.1% dari lalin harian normal sebanyak 138.781 kendaraan.

“Khusus untuk lalin pada hari Senin (31 Desember) kemarin, Jasa Marga mencatat masyarakat yang meninggalkan Jakarta melewati GT Cikarang Utama, 51.249 kendaraan, menurun 10% dari lalin harian normal 56.937 kendaraan,” tuturnya.

Sedang yang melewati GT Ciawi, 23.059 kendaraan, menurun 7,03% dari lalin harian normal 24.803 kendaraan. Lalu melewati GT Pasteur, 32.189 kendaraan, menurun 2.9% dari lalin harian normal 33.150 kendaraan.

(mhd)

2018, Pengguna Bus Transjakarta Meningkat 31 Persen

loading…

Antrean penumpang bus Transjakarta. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto

JAKARTA – Sebanyak 189,77 juta pelanggan menggunakan Bus Transjakarta selama tahun 2018. Angka tersebut naik 31 persen dibandingkan tahun 2017 yang hanya mengangkut 144,72 juta penumpang.

Direktur Utama Transjakarta, Agung Wicaksono mengatakan, pelayanan, waktu tempuh, hingga kemudahan menjangkau angkutan umum menjadi alasan masyarakat memilih moda transportasi publik dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi, baik itu mobil maupun motor.

“Pencapaian prestasi tersebut didukung dengan penambahan rute sebanyak 33 menjadi 155 di akhir 2018 dari yang sebelumnya hanya 122 layanan di tahun 2017,” ujarnya pada wartawan, Selasa (1/1/2019).

Selain itu, kata Agung, program integrasi moda transportasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Jak Lingko, juga berhasil meningkatkan jumlah penumpang angkutan umum melalui integrasi. Baik dari sisi manajemen, jaringan dan standar pelayanan dengan merangkul para operator angkutan berbasis jalan yang bertrayek mulai dari bus besar, bus sedang hingga bus kecil.

“Hal ini diawali dengan diresmikan logo Jak Lingko pada 9 November 2018 oleh Gubernur DKI Jakarta (Anies Rasyid Baswedan),” tuturnya.

Menurutnya, atas prestasi tersebut, pihaknya berterima kasih pada seluruh masyarakat yang telah menjadi pelanggan Transjakarta. Dengan menggunakan angkutan umum membantu mengurangi kepadatan lalu lintas dan mengurangi emisi yang ditimbulkan dari kendaraan.

Serta kepada seluruh insan Transjakarta yang bekerja keras memberikan pelayanan terbaik bagi publik.

“Transjakarta menargetkan pelanggan Transjakarta mencapai 231 juta dengan 236 rute yang dilayani pada 2019, serta pengintegrasian layanan dengan sejumlah moda transportasi, seperti pembangunan fasilitas fisik interkoneksi antara halte TransJakarta dan stasiun MRT Jakarta yang diawali dengan halte Bunderan HI dan halte Tosari. Dilanjutkan dengan halte CSW Sisingamangaraja dan Lebak Bulus,” katanya.

Lalu, tambahnya, konektivitas halte di Pemuda Rawamangun dengan Stasiun LRT Velodrome di Rawamangun, yang menjadi integrasi fisik antara TransJakarta dengan LRT Jakarta. Untuk itu, tahun 2019 itu momen untuk merealisasikan Transportasi Jakarta terintegrasi dengan seluruh moda transportasi.

“Transjakarta sebagai yang telah hadir, akan terdepan dan siap untuk mengawal pelayanan kepada seluruh warga Jakarta,” jelasnya.

(mhd)

Mayat Diduga Anggota Polisi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Depok

loading…

JAKARTA – Sesosok mayat ditemukan di area pemakaman,Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Senin 31 Desember 2018. Berdasarkan informasi yang dihimpun, mayat ditemukan pada malam pergantian tahun itu diduga seorang anggota polisi.

Mayat itu pertama kali ditemukan seorang warga sekitar pukul 21.30 WIB. Ketika ditemukan korban sudah tergeletak tak bernyawa. Kepalanya ditutupi penutup wajah dan wajahnya pun berlumur darah.

Paur Humas Polresta Depok Ipda Made Budi mengatakan, saksi yang menemukan mayat tersebut langsung melapor kepolisi. Kata dia, korban mengalami luka parah di bagian kepala.

“Jenazah sudah dibawa anggota, sementara di RS Bakti Yudha Pancoran Mas,” kata I Made di Depok, Selasa (1/1/2019).

Kini petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Belum banyak informasi yang didapat atas penemuan mayat tersebut. Pihaknya hanya membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. “Nanti dulu masih diselidiki petugas,” tukasnya.

Warga pun bergerumul ingin melihat penemuan mayat tersebut. Warga mengaku tidak tahu identitas korban.

(mhd)

Dapat Penghargaan Tokoh Inovatif, Asrorun: Semoga 2019 Lebih Baik

loading…

Deputi II Pengembanan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Asrorun Niam. Foto/Istimewa

Indonesia Youth Forum sebagai lembaga yang konsen di bidang pendidikan dan kepemudaan menyelengarakan Youth Achievment Award 2018 di Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari Jakarta. Kegiatan malam ini dikemas dengan salawat yang diikuti oleh lima ratus penabuh hadrah dipandu oleh Veve Zulfikar.

Salah satu tokoh yang mendapatkan penghargaan ini adalah Asrorun Ni’am Deputi II Pengembanan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Mendapatkan Penghargaan Ini Asrorun Ni’am mengucapkan banyak Terimakasih. Dia berharap, agar anak-anak muda terus mengembangkan diri menjadi pemuda yang cerdas dan bermanfaat bagi sekitarnya.

“Alhamdulillah, di penghujung 2018 saya memperoleh anugerah penghargaan Youth Achievement Award Tahun 2018 sebagai Tokoh Inovatif Dan Konsisten dalam Pengembangan Generasi Muda,” ucap Asrorun Ni’am Sholeh selaku Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora.

Ada Lima penerima penghargaan yang lain, yaitu Veve Zulfikar sebagai Tokoh Muda Inspiratif Bidang Industri Kreatif (musik Islam Sholawat menggunakan media sosial), Risa Maharani sebagai Tokoh Santri Kreatif (jadi designer muda go International) dan Wali Band sebagai Group Band yang mempunyai Kepedulian Sosial dan Keagamaan melalui Wali Care Foundation dengan program unggulan renovasi seratus musola, serta Slamet Tohari sebagai Tokoh inspiratif penggerak pendidikan inklusi bagi difable.

“Penghargaan ini diberikan sebagai penghormatan, pengakuan, serta motivasi dan pendorong untuk terus mengabdi tiada henti bagi pengembangan potensi generasi muda Indonesia sesuai minat dan bakatnya, mengoptimalkan jiwa kepemimpinan, kepeloporan dan kewirausahaan kaum muda. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Semoga di tahun 2019 akan lebih baik dari tahun 2018,” imbuhnya.

Muhammad A Idris selaku Co-Founder Indonesia Youth Forum (IYF) berharap, Youth Achievment Award 2018 menginspirasi semua pihak, khususnya anak muda agar selalu berkarya dan memberikan nilai lebih pada lingkungannya. Sementara itu, Selamet Thahari turut bahagia karena perjuangan dan dedikasi terhadap pendidikan inklusi bagi difabel mendapat perhatian semua pihak.

“Masih banyak yang diperjuangkan untuk kepentingan fasilitas difabel, khususnya pendidikan. Semoga saja saya dan rekan-rekan istiqomah,” ujar Selamet.

Ustadz Zulfikar menutup acara dengan mahalul qiyam, seribu lebih jam’ah larut dalam munajat untuk Indonesia. Setiap d’ai yang tampil selalu memanjatkan do’a untuk keselamatan bangsa Indonesia. Melalui video testimoni Wali Band Juga turut bahagia dan kedepannya bisa menjadi bagian untuk berperan nyata bagi kegiatan social keagamaan lainnya.

(mhd)

Sepanjang 2018, Kasus Curanmor dan Narkoba Paling Menonjol di Tangsel

loading…

Sepanjang 2018, polisi mencatat bahwa pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan narkoba adalah kasus yang paling menonjol ditangani di wilayah hukum Kota Tangsel. Foto/MNC Media/Hambali

TANGERANG – Sepanjang 2018, polisi mencatat bahwa pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan narkoba adalah kasus yang paling menonjol ditangani di wilayah hukum Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan mengungkapkan, dibandingkan dengan kasus-kasus lainnya, kedua kasus tersebut merupakan yang terbanyak diungkap pada tahun 2018. Bahkan setelah didata, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya (2017).

“Berdasarkan data tadi adalah Curanmor atau pencurian dengan pemberatan, dan termasuk juga narkoba ada peningkatan yang cukup signifikan,” katanya AKBP Ferdy di Mapolres Tangsel, Senin (31/12/2018).

Berdasarkan data yang dihimpun, kasus pencurian dengan pemberatan pada 2018 terdiri atas 130 kasus yang dilaporkan. Dari jumlah itu, pencurian sepeda motor mendominasi dengan 90 kasus, disusul pencurian disertai kekerasan di jalanan sebanyak 31 kasus, dan pencurian rumah kosong 9 kasus.

Meski demikian, jumlah itu mengalami penurunan jika dibandingkan dengan kasus serupa yang terjadi pada tahun 2017 lalu, dimana pencurian sepeda motor ada 92 kasus, pencurian disertai kekerasan di jalanan 39 kasus, dan pencurian rumah kosong ada 11 kasus.

Sementara, untuk kasus narkoba tercatat ada 313 kasus yang diungkap, dengan jumlah tersangka mencapai 363 orang. Sedangkan barang bukti yang diamankan yaitu, Sabu seberat 7.546,44 gram, ganja sebanyak 13.843, 67 gram. Lalu 1.301 butir pil ekstasi, tembakau gorila seberat 59,04 gram, 82 butir pil H5 (Happy Five), dan heroin seberat 45,75 gram.

Kasus narkoba tahun ini juga mengalami penurunan dibandingkan tahun 2017 lalu, dimana saat itu pengungkapannya sebanyak 269 kasus dengan jumlah tersangka 349 orang. Sedangkan barang bukti yang disita adalah, sabu seberat 1.446,76 gram, ganja seberat 64.138,52 gram. Lalu pil ekstasi sebanyak 1.964,75 butir, dan tembakau gorila 2.023,56 gram.

“Kalau secara umum, ada peningkatan jumlah perkara di tahun 2018 ini dibandingkan tahun 2017,” tukas Ferdy.

(pur)

Polisi: 50 Ribu Warga Rayakan Tahun Baru di Bundaran HI-Monas

loading…

Meskipun hujan, warga tetap antusias memadati kawasan MH Thamrin-Bundaran HI saat digelar car free night untuk menyambut pergantian tahun baru 2019, Jakarta, Senin (1/1/2019). Foto/SINDOnews/Komaruddin Bagja A

JAKARTA – Kepolisian mengklaim, jumlah pengunjung Malam Tahun Baru di Bunderan HI hingga Monas berjumlah 50 ribu. Mereka mayoritas berasal dari pinggiran Jakarta.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu menjelaskan, jalanan sepanjang Monas terpantau penuh.

”Tapi tahun ini jauh menurun dibanding tahun lalu (2017) karena cuaca hujan. Gak begitu macet kok,” kata Roma di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (1/1/2019).

Roma melanjutkan, situasi kamtibmas secara keseluruhan juga aman dan kondusif. Tak ada tindakan kriminal.

“Belum ada laporan ya. Pokoknya pasukan pengamanan sampai bubaran massa lah. Setelah mencair dan sudah sepi kami baru buka arus lalu lintas. Tapi ini juga gak terlalu macet ya,” jelas Roma.

Ia menambahkan, setiap obyek ada pos pengamanan yang selalu siap melayani masyarakat.

“Imbauannya ya semakin baik ya. Semakin tertib dalam melangsungkan penyambutan malam tahun baru,” tambah. Roma.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung menyesalkan banyaknya anak-anak bayi yang ikut dalam perayaan malam tahun baru di Monas dan sekitarnya.

“Karena ini lagi hujan yah. Kasihan juga anak-anak itu bisa sakit nanti,” tutupnya.

(pur)

Diguyur Hujan, Begini Suasana Tahun Baru di Monas

loading…

Riuh suara kembang api mewarnai momen pergantian tahun masehi di sekitar kawasan Monumen Nasional, Gambir, Jakarta Pusat. Foto/SINDOnews/Komaruddin Bagja A

JAKARTA – Riuh suara kembang api mewarnai momen pergantian tahun masehi di sekitar kawasan Monumen Nasional, Gambir, Jakarta Pusat.

Pantauan SINDOnews, di Monas warga rela basah kuyup kehujanan demi bisa merayakan pergantian tahun. Selain menonton konser Raja Dangdut Rhoma Irama, pengunjung juga menunggu pukul 00.00 WIB untuk bisa menyalakan kembang api.

Namun, sebelum pukul 00.00 WIB warga juga ada yang menyalakan karena tak sabar menunggu pergantian tahun.

“Ya dinyalain sekarang saja daripada gak bisa dinyalain. Nanti kan kalau kena hujan jadi basah,” ucap Kusmir warga Pekojan saat berada di Monas, Selasa (1/1/2019).

Setelah pukul 00.00 pun nampak warga masih menyalakan kembang api. Selain itu, di sekitar Jalan Merdeka Timur, Barat dan Selatan nampak banyak bekas tanah merah dan sampah-sampah plastik.

Hingga saat ini, hujan masih mengguyur kawasan Monumen Nasional.

(pur)

Beri Tausiah di Nikah Massal, Aa GYM: Ini Pengalaman Luar Biasa

loading…

KH Abdullah Gymnastiar memberikan ceramah tausiah dalam acara nikah massal yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Foto/SINDOnews/Komaruddin Bagja A

JAKARTA – KH Abdullah Gymnastiar memberikan ceramah tausiah dalam acara nikah massal yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Bagi Aa Gym, sapaan akrabnya, ini adalah pengalaman yang luar biasa.

“Ya alhamdulillah bagi saya ini pengalaman yang luar biasa. Melihat kebahagiaan saudara kita,” ungkap Aa Gym di Park N Ride, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin 31 Desember 2018.

Ia mengingatkan, bilamana melaksanakan pernikahan itu bukanlah hal yang mudah bagi mereka yang tidak berkecukupan. Sehingga dengan adanya kegiatan ini pun dianggap memberikan angin segar bagi mereka yang ingin melangsungkan pernikahan namun tak punya biaya.

“Dengan adanya kegiatan ini membahagiaan banyak orang itu menjadi luar biasa,” tutur Aa Gym.

Meski begitu, ia berharap Pemprov DKI tidak hanya memfasilitasi mereka untuk menikah, melainkan juga harus ada pembinaan lebih jauh dalam membina rumah tangga.

“Semoga ada pendidikan kelanjutannya agar bisa menghasilkan anak-anak yang jauh lebih berkualitas ke depan,” tukas dia.

Sebagaimana diketahui, jumlah peserta nikah massal pada malam tahun baru 2019 ini mencapai 557 pasangan. Jumlah tersebut dengan rincian, pernikahan baru 221 pasangan dan isbat nikah 336 pasangan.

(pur)

Tahun Baru: Diguyur Hujan Deras, Pengunjung Monas Kocar-kacir

Tahun Baru: Jalur Puncak Ditutup, Tol Jagorawi Lengang

Tahun Baru: Jalur Puncak Ditutup, Tol Jagorawi Lengang

Arus lalu lintas dari Jakarta menuju kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sudah ditutup untuk kendadaam roda empat atau lebih.

Terminal Tipe A Pondok Cabe Diresmikan, Dilengkapi Sistem E-Payment

Terminal Tipe A Pondok Cabe Diresmikan, Dilengkapi Sistem E-Payment

Terminal Pondok Cabe yang terletak di Jalan Kemiri Raya, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, resmi beroperasi mulai Senin (31/12/2018).

Tahun Baru: Jalur Puncak Ditutup, Tol Jagorawi Lengang

loading…

Kepala Korps Lalulintas (Kakorlantas) Polri Irjen Refdi Andri melakukan penutupan jalur Puncak secara simbolis di seputaran rest area Tol Jagorawi KM 45. Foto: Okezone

BOGOR – Jalur Puncak, Bogor, ditutup di malam pergantian Tahun Baru, ini. Arus lalu lintas dari Jakarta menuju kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sudah ditutup untuk kendadaam roda empat atau lebih.

Penutupan ruas jalan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Kepala Korps Lalulintas (Kakorlantas) Polri Irjen Refdi Andri di seputaran rest area Tol Jagorawi KM 45 mulai pukul 18.00 WIB.

“Mulai pukul 18.00 WIB sampai pukul 06.00 WIB Jalur Puncak steril untuk kendaraan roda empat ke atas. Jadi, yang boleh hanya motor saja,” kata Refdi, di lokasi penutupan.

Sebenarnya, Refdi menyebut sejauh ini kondisi arus lalu lintas di jalur Puncak terpantau lengang. Hal tersebut dikarenakan sudah banyak masyarakat yang sudah mengetahui adanya penutupan jalur Puncak.

“Pantauan kita, tidak hanya di sepanjang Jagorawi, Cikampek juga sama. Artinya masyarakat sudah mempersiapkan pergerakan itu, jadi mereka sudah ada di lokasi tujuan sejak dua tiga hari lalu,” jelas Refdi.

Polisi pun mengimbau bagi masyarakat yang ingin menuju wilayah Cianjur dan sekitarnya menggunakan jalur alternatif via Jonggol maupun Sukabumi.

(thm)

Mantan Kuasa Hukum Sedih MA Tolak PK Jessica

loading…

Otto Hasibuan manta kuasa hukum Jessica Kumala Wongso. Foto:dok/SINDOphoto

JAKARTA – Otto Hasibuan bersedih mengetahui Mahkamah Agung (MA) menolak peninjauan kembali (PK) yang diajukan terpidana kasus pembunuhan berencana terhadap Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso.

Namun, mantan Ketua Peradi itu mengaku tak lagi menjadi kuasa hukum Jessica. Pasalnya, keluarga Jessica lebih memilih pengacara lain dalam mengajukan PK tersebut. (Baca: Banding Ditolak, Jessica Bakal Ajukan Kasasi)

“Yang mengajukan PK itu kebetulan bukan saya lagi, (tapi) pengacara yang lain,” kata Otto saat dihubungi Okezone, Senin (31/12/2018).

Otto mengatakan bahwa dirinya telah berupaya keras dalam membela Jessica setelah divonis melakukan pembunuhan berencana dengan menabur racun sianida di kopi milik sahabatnya Mirna tersebut.

Ia pun menegaskan bahwa masih berkeyakinan bahwa Jessica bukan pembunuh dari istri dari Arief Sumarko itu.

“Saya pada waktu itu ya biasalah mungkin pernah di tiga tingkat ya kurang berhasil, dia punya pengacara yang lain. Ya saya sedih. Meskipun bukan saya yang nanganin di PK-nya, tapi saya sedih dan saya tetap masih keyakinan saya tetap (Jessica tak bersalah),” ucapnya.

Lebih lanjut, Otto tak membeberkan siapa kuasa hukum dari Jessica tersebut. Ia hanya memastikan tetap menghargai putusan MA tersebut.

“Ya itu putusan hakim harus saya hargai. Saya baru tahu ini. Saya sedang di Australia,” tandasnya.

(ysw)

Polda Metro Jaya Akan Gelar Apel Pengamanan Malam Tahun Baru di Monas

loading…

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. Foto/SINDOnews/Ari Sandita Murti

JAKARTA – Kapolda Metro Irjen Idham Azis bakal memimpin apel dalam rangka pengamanan Malam Tahun Baru 2019 di Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat.

“Apel di monas pukul 15.00 WIB, pak Kapolda Metro Jaya, Irjen Idham Azis rencananya yang akan pimpin apel tersebut,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono pada wartawan, Senin (31/12/2018).

Menurutnya, dalam pergantian tahun ini, ribuan personel dari seluruh stakeholder akan dikerahkan untuk mengamankan jalannya perayaan tahun baru tersebut di kawasan Thamrin.

Adapun ribuan personel itu bakal ditempatkan di sejumlah titik lokasi. “Rencana 20 ribu (personel), tapi yang ikut apel lima ribuan karena yang lain sudah insert di lokasi,” tuturnya.

Sementara itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas. Pengalihan arus lalu lintas akan dimulai pukul 17.00 WIB sampai dengan selesai.

(ysw)

Besok Diprediksi Akan Menjadi Puncak Arus Balik Libur Tahun Baru 2019

loading…

Jasa Marga memprediksi puncak arus balik libur Tahun Baru akan terjadi besok, dengan jumlah yang akan masuk ke Jakarta melalui GT Cikarut sekitar 95 ribu kendaraan. Foto:dok/SINDOphoto

JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) memprediksi bahwa puncak arus balik libur Tahun Baru akan terjadi besok, Selasa 1 Januari 2019. Pada waktu itu diperkirakan akan ada sekitar 95 ribu kendaraan yang masuk ke Jakarta melalui Gerbang Tol Cikarang Utama.

AVP Corporate Communications PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru mengatakan, masih dalam periode libur Tahun Baru 2019, selama dua hari kemarin, atau tepatnya pada tanggal 28-29 Desember 2018, terpantau total 166.455 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

“Jumlah tersebut meningkat 41,6% dari volume lalin normal yaitu sebanyak 117.548 kendaraan,” ujarnya pada wartawan, Senin (31/12/2081).

Menurutnya, Jasa Marga juga mencatat distribusi lalu lintas dari GT Cikarang Utama ke Jalur Utara (via GT Palimanan dan GT Cikampek) adalah sebesar 53%. Sedangkan untuk kendaraan yang menuju Jalur Selatan (via GT Sadang dan GT Cileunyi) adalah sebesar 47%.

Untuk lalin pada hari Sabtu 29 Desember 2018 kemarin, Jasa Marga mencatat 83.141 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikarang Utama. Angka tersebut naik sekitar 41,7% dari volume lalin normal, 58.682 kendaraan.

Untuk kendaraan menuju Jakarta tercatat 70.880 kendaraan, terjadi kenaikan 40,8% dari lalin normal sebesar 50.352 kendaraan.

“Jasa Marga memprediksi puncak arus balik libur Tahun Baru 2019 ini akan jatuh pada Selasa, tanggal 1 Januari 2019 dengan prediksi 95 ribu kendaraan yang melintasi GT Cikarang Utama menuju arah Jakarta. Angka tersebut naik 66,6% dari volume lalin normal 57.015 kendaraan,” tuturnya.

(ysw)

Malam Tahun Baru, Masyarakat Diimbau Tak Lakukan Konvoi Kendaraan

loading…

Untuk mengantisipasi kemacetan dan bahaya kecelakaan, Dishub DKI Jakarta mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan konvoi kendaraan. Foto:dok/SINDOphoto

JAKARTA – Untuk mengantisipasi kemacetan dan bahaya kecelakaan, Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan konvoi kendaraan pada malam pergantian tahun.

“Kalau untuk pawai kendaraan, tentu saja Dishub tidak merekomendasikan hal tersebut,” kata Kepala Seksi Penegakan Hukum (Gakum) Bidang Pengendalian Operasional (Dalops) Dishub DKI Jakarta, August Fabian kepada wartawan, Jumat 27 Desember 2018.

Menurut dia, daripada melakukan konvoi, lebih baik mereka menggunakan transportasi umum saat bepergian nanti. Sebab, pihaknya berencana menambah armada bus TransJakarta pada malam Tahun Baru nanti.

“Terkait jumlah, kita masih mengkalkulasi dulu di titik-titik mana aja dan berapa armada yang akan kita tugaskan,” imbuh dia.

August menjelaskan, pihaknya akan bekerja sama dengan Dirlantas Polda Metro Jaya untuk mencegah adanya masyarakat yang masih tetap melakukan pawai saat menghabiskan malam terakhir di 2018 nanti. Sebab, yang memiliki kewenangan untuk melarang kegiatan itu adalah mereka.

Seluruh personel Dishub dan kepolisian akan ditempatkan di beberapa titik yang berbatasan langsung dengan daerah penyangga Ibu Kota. Karena diperkirakan masyarakat dari Bekasi, Depok dan Tanggerang akan merayakan malam Tahun Baru di Jakarta.

“Kita dengan kepolisian berupaya agar hal itu tidak terjadi,” tandasnya.

(ysw)

Polisi Tembak Mati 15 Pelaku Kriminalitas di Kota Tangerang

loading…

TANGERANG – Angka kriminalitas di Kota Tangerang, Banten, sepanjang 2018, secara umum mengalami penurunan hingga 265 kasus dari 2017 sebanyak 789 kasus menjadi 524 kasus.

Demikian juga waktu rata-rata terjadinya kejahatan mengalami perlambatan 5 jam, di mana tahun lalu satu peristiwa kejahatan di Kota Tangerang terjadi 11 jam kini menjai 16 jam..

“Kasus yang trend selama 2018 adalah 365 (Pencurian dengan Kekerasan), 363 (Pencurian dengan Kekerasan), perampokan, dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Ada peningkatan dari 2017 yang hanya 4 kasus dengan jumlah luka tembak meninggal 5 orang,” ujar Kasat Reskrim Polrestro Tangerang Kota AKBP Deddy Supriyadi, saat paparan akhir tahun, Minggu (30/12/2018)

Dia menyebutkan, untuk kasus konvensional atau street crime selama 2018 sudah ada enam pengungkapan. “Dari jumlah itu yang dilakukan tindakan tegas hingga meninggal sebanyak sembilan orang, jumlah tembak kaki ada 10 orang. Diantara enam kasus itu, yang menonjol perampokan rumah potong hewan,” ungkapnya.

Ia mencontohkan, dalam perampokan yang terjadi di Karawaci itu, tujuh pelaku terungkap tidak sampai 24 jam, dan dua diantara pelaku dilakukan tindakan tegas oleh petugas hingga meninggal dunia. “Yang kami rasakan dari 2017 ke 2018, pengungkapan kasus tidak lepas dari peran serta masyarakat,” tegasnya.

Motif aksi kejahatan pelaku ditengarai dilatarbelakangi persoalan ekonomi, sulit mendapatkan kerja, dan menjadi korban PHK perusahaan. “Ditenggarai oleh banyaknya penyelenggara usaha yang mengurangi karyawan,” tandasnya.

Selain Reskrim, Kasat Narkoba Polrestro Tangerang Kota AKBP Farlin Lumban T juga melakukan tembakan tegas hingga meninggal dunia kepada enam bandar narkoba. Dengan demikian, total ada 15 pelaku kejahatan yang ditembak mati Polrestro Tangerang Kota sepanjang 2018.

“Selama 2018 ini ada enam bandar narkotika yang kami berikan tembakan tegas hingga meninggal dunia. Ya, meningkat dari tahun 2017 lalu. Ini peran serta masyarakat juga yang kerja sama dengan kami,” jelasnya.

Rata-rata pengedar narkotika di Kota Tangerang jaringan lintas kota dan kabupaten, serta provinsi. Mereka banyak menyasar para pemakai kelas menengah.

“Ada juga yang jaringan lapas. Rata-rata mereka mengincar kelas menengah, seperti pelajar dan mahasiswa, serta para pegawai swasta. Mereka bandar-bandar kecil dan besar, banyak juga pengecer,” tukasnya.

(thm)

Puluhan Petugas Akan Datangi Penunggak Pajak pada Malam Tahun Baru

loading…

JAKARTA – Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta Selatan akan mengerahkan 95 petugas untuk menyisir wajib pajak yang belum membayar Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2), pada malam pergantian tahun.

Kepala Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta Selatan, Yuspin Dramatin, mengatakan, pengerahan tersebut akan dimulai Senin sore (31/12) hingga dini hari. Para petugas juga dibekali stiker penunggak pajak.

“Sebelum ini selama bulan Desember kami tetap melakukan penagihan pajak setiap hari, termasuk Sabtu dan Minggu. Malam Tahun Baru ini kami akan menyisir objek pajak yang belum membayar pajaknya di sembilan objek pajak,” ujarnya, Minggu (30/12/2018).

Dia menyebutkan, perolehan PBB-P2 di Jakarta Selatan sejauh ini telah mencapai Rp2,8 triliun atau 103,60% dari target yang ditetapkan tahun ini sebesar Rp2.7 triliun. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah hingga 31 Desember mendatang.

“Sudah mencapai 103,60%, kita selalu rutin jemput bola ke objek pajak dan menagih pajak yang menunggak,” katanya.

Yuspin menegaskan, hasil yang melampaui target tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajarannya. Meskipun begitu, tidak berarti usaha penagihan penunggak PBB-P2 berhenti.

Objek-objek penunggak pajak yang potensinya cukup besar akan terus disambangi satu per satu. “Masih ada tiga hari lagi sampai tutup tahun. Kami maksimalkan penagihan,” tukasnya.

(thm)

Dihuni Orang Mapan, Jakarta Selatan Sasaran Empuk Peredaran Narkoba

loading…

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan narkoba.Foto/SINDOnews/Ari Sandita Murti

JAKARTA – Wilayah Jakarta Selatan menjadi sasaran empuk para pengedar narkoba. Hal ini salah satunya disebabkan kondisi sosial-ekonomi masyarakatnya.

“Jaksel jadi lokasi strategis penyebaran narkoba karena di sini yang tinggal kalangan menengah ke atas, meskipun di pinggiran kota ada kalangan bawah yang disasar juga,” ujar Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar, kepada wartawan, Minggu (30/12/2018).

Maka itu, polisi melakukan pengawasan ketat terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di wilayah Jakarta Selatan. Jaksel menjadi lokasi rawan penyebaran narkoba lantaran wilayah ini terlintas di jalur perlintasan antara DKI Jakarta dengan wilayah satelit seperti Depok, Tangerang Selatan, dan Kota Tangerang.

“Untuk pengedar atau pemasoknya rata-rata dari daerah perbatasan karena lebih mudah memasukkan narkoba dari sana,” tuturnya.

Tingkat kejahatan narkoba di Jaksel sepanjang 2018 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, yakni dari 554 kasus menjadi 571 kasus atau naik sebesar 3 persen. Namun, kenaikan itu dibarengi dengan pengungkapan kasus narkotika yang naik sebesar 7 persen.

Adapun jumlah tersangka penyalahgunaan narkotika pada 2018 sebesar 645 orang atau naik dari tahun lalu sebesar 610 orang. Lalu temuan narkotika pada tahun 2018 yaknu ganja seberat 16.152 gram, sabu 2.802 gram, ekstasi 4049 butir, narkoba golongan IV 493 butir dan tembakau gorila seberat 344,06 gram.

“Semakin banyak kasus yang ditemukan, berarti pengawasan dilakukan lebih ketat,” pungkasnya.

(thm)

IYF Akan Gelar Salawat Kolosal di Malam Tahun Baru

loading…

JAKARTA – Indonesia Youth Forum (IYF) akan menggelar malam anugerah pemuda inspiratif 2018 dan bersalawat kolosal di Aula Masjid Raya Hasyim Asy’ari, Jakarta Barat, pada Senin, 31 Desember 2018 besok malam. Acara bertajuk ‘Yuk Bershalawat, Bermunajat untuk Indonesia’ ini akan berlangsung setelah salat magrib hingga pergantian Tahun Baru.

Selain melantunkan salawat kolosal dan parade dai muda, acara nanti sebagai ajang malam anugerah “Youth Achievement Award.” Sebuah malam penghargaan kepada para lembaga , pemuda dan para tokoh inspiratif 2018 yang diberikan oleh IYF.

Direktur Eksekutif IYF, Amizarisma mengatakan, malam penghargaan ini adalah komitmen kelembagaan IYF untuk selalu memberikan motivasi agar anak muda selalu optimis dan meningkatkan kreativitasnya agar siap berkolaborasi dan berkontribusi nyata untuk pribadi maupun lingkungan. “Kali ini, kami menghadirkan beberapa sosok maupun kelembagaan inspiratif yang layak untuk kita apresiasi. Mereka adalah pilihan tim IYF 2018. Semoga kita terinspirasi serta berbuat terbaik sesuai peran kita masing-masing,” kata Amizarisma dalam siaran tertulis yang diterima SINDOnews pada Minggu (30/12/2018).

Deputi Pengembangan Pemuda, HM Asrorun Ni’am Sholeh menambahkan, energi kebaikan yang ada di generasi muda harus didukung agar menjadi daya optimisme untuk berbenah dan memantaskan diri menghadapi era kompetitif. “Setiap potensi yang ada di kalangan anak muda harus kita damping agar jadi spirit optimisme bagi pembangunan bangsa Indonesia. Bersalawat bersama di malam Tahun Baru adalah salah satu cara memupuk optimisme ber-Indoenesia,” ujar Ni’am.

Ketua Umum Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia (FKDMI) Moh Nur Huda menuturkan, dalam acara ini dijadwalkan Menpora Imam Nahrowi turut hadir. Adapun pembacaan salawat akan dipimpin Veve Zulfikar pada penghujung pergantian tahun tersebut. Sebagai penutur mutiara hikmah, di antaranya Ustaz Chairul Anas.

“Kami berharap mutiara hikmah yang disampikan oleh beberapa dai muda memberikan motivasi nyata bagi generasi muda. Apalagi dikemas dengan salawat kolosal. Ini momentum hijrah di Tahun Baru, hijrah menjadi pemuda bermanfaat, hijrah menjadi pemuda mandiri,” ucapnya.

(whb)

PMMD Memberikan Dampak Positif bagi Pemuda Jakarta

loading…

Program Pemuda Mandiri Membangun Desa (PMMD terbukti mampu mengubah karakter pemuda. Foto: Ist

JAKARTA – Program Pemuda Mandiri Membangun Desa (PMMD terbukti mampu mengubah karakter pemuda. Pendampingan yang dilakukan secara masif dan terukur membuat penerima program dapat merasakan dampak dari PMMD.

“Adanya PMMD memberikan dampak positif, seperti terjalinnya persatuan, pereratan, dan persaudaraan pemuda. Ini sesuai dengan harapan ketika awal ikut dalam kegiatan ini. Selain itu, program bisa dijadikan forum silaturahmi dan diskusi para pemuda dari berbagai latar belakang. Kita bisa mendiskusikan banyak hal tentang problematika masyarakat ” ujar Irbabunnuha, salah satu alumni program PMMD.

Pemuda asal Jakarta Timur ini menjadi peserta PMMD tahun 2018 ini. Kini ia menjadi aktif di lingkungannya dengan melakukan beberapa program kegiatan, seperti seminar kepemudaan, kajian pemuda islam, pelatihan design produk 3D, pelatihan pemuda tangggap narkotika, dan turnamen futsal kejuaraan pemuda. Ia juga semakin percaya diri dan memberikan manfaat kepada lingkungan sekitar.

Hal yang sama juga dirasakan Farman Adinata. Pemuda asal Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabuapten Kuburaya, Kalimantan Barat ini merupakan peserta angkatan 2018. Bagi Farman, PMMD telah banyak mengajarinya cara menggerakan pemuda di kampung. Berawal dari sosialisasi sampai pada program nyata pemberdayaan pemuda.

“PMMD ini telah mengajari saya bagaimana cara mengerakkan pemuda di desa yang sebelumnya kurang aktif. Alhamdullillah saat ini banyak kegiatan kepemudaan yang diikuti oleh semua elemen pemuda lantaran beberapa program yang saya adakan di desa” ujarnya.

Seperti yang dilakukan Irbabunnuha, Farman berhasil menggerakan para pemuda di kampungnya dengan berbagai aktivitas positif, seperti turnamen badminton, pentas seni qosidah shalawat, pelatihan teknisi handphone, seminar kepemudaan, dan pelatihan tanggap bencana.

PMMD merupakan salah satu program andalan Kedeputian Pengembangan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Melalui program ini, pemuda dilatih memiliki karakter, tekad, dan kemauan mengembangkan kemandirian, dan mampu menggerakkan roda kehidupan masyarakat.

Program ini didasarkan pada Peraturan Menteri Pemuda dan Olahara Nomor 20/2017 dan merupakan pengembangan dari program Sarjana Penggerak Pembangunan di Pedesaan (PSP3). Tujuannya untuk meningkatkan partisipasi pemuda membangun masyarakat.

Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Ni’am Sholeh mengatakan, program PMMD mentagerkan 1.000-1.500 pemuda setiap tahunnya. Pada 2017, PMMD telah diikuti sekitar 1.500 anak muda dari seluruh Indonesia.

“Pemuda desa adalah aset sekaligus market leader atas potensi pemberdayaan ekonomi di lingkungannya. PMMD harus jadi inkubator ekonomi desa, setidaknya investasi sumber daya manusia (SDM) untuk menyiapkan pemuda mandiri melalui beberapa pelatihan dan pendampingan,” ujarnya.

(thm)

Malam Tahun Baru, DKI Gelar Banyak Acara di Jalan MH Thamrin-Sudirman

loading…

Pemprov DKI akan menggelar banyak acara mulai dari Jalan Medan Merdeka Barat hingga Jalan Jenderal Sudirman pada malam pergantian tahun mulai pukul 19.00-24.00 WIB. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dipastikan menggelar sejumlah acara pada malam pergantian tahun di ruas Jalan MH Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman, Senin (31/12/2018). Terdapat empat panggung hiburan yang dimulai dari pintu Monas Barat Daya hingga Bundaran HI.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Asiantoro, mengatakan, Pemprov DKI akan menggelar banyak acara mulai dari Jalan Medan Merdeka Barat (pintu Barat Daya Monas), Jalan MH Thamrin (Bundaran HI), Jalan Jenderal Sudirman hingga Dukuh Atas. Seluruh rangkaian acara malam pergantian tahun dilaksanakan mulai pukul 19.00-24.00 WIB.

Seperti tahun sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta kembali melaksanakan kegiatan nikah massal di lapangan parkir Thamrin 10 dengan menghadirkan pendakwah Yan Gymnastiar atau lebih dikenal sebagai Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym, untuk memberikan nasihat pernikahan. (Baca juga: Nikah Massal di Malam Tahun Baru, Tiap Kelurahan Kirim Tiga Pasangan)

“Selain nikah massal, kali ini juga dilaksanakan itsbat nikah. Total keseluruhan peserta adalah 557 pasang, dengan rincian peserta nikah massal 221 pasang dan peserta itsbat Nikah 336 pasang. Peserta juga akan mendapatkan bingkisan serta uang sebesar Rp500.000,” ujar Asiantoro saat dihubungi, Minggu (30/12/2018).

Selain nikah massal, Pemprov DKI Jakarta akan mengadakan doa bersama untuk korban musibah tsunami di Pandeglang, Banten. Doa bersama akan dilakukan pada pukul 24.00 WIB bertempat di panggung utama Bundaran HI.

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan empat panggung hiburan yang dimulai dari pintu Monas Barat Daya hingga Bundaran HI. Persisnya di Bundaran HI, pintu masuk Monas Barat Daya, perempatan ujung Jalan Kebon Sirih; dan perempatan ujung Jalan KH Wahid Hasyim.

Selain panggung hiburan, terdapat juga pertunjukan musik Tepi Barat dan Tepi Timur di sepanjang Jalan MH Thamrin. “Warga yang datang dapat menikmati bazar UMKM yang berasal dari perwakilan 44 kecamatan dan binaan UMKM (total 70 tenda) yang akan digelar di sekitar area depan lapangan parkir Thamrin 10,” jelasnya.

Adapun dasar hukum penyelenggaraan acara ini adalah Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 125/2018 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Acara Malam Pergantian Tahun Baru 2019.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah menginformasikan kepada pengelola gedung-gedung sekitar Jalan M H Thamrin melalui Surat Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 2228/-1.855.1 tertanggal 28 Desember 2018 hal Pemberitahuan Penyelenggaraan Rangkaian Kegiatan Acara Malam Tahun Baru 2019.

Sebagai upaya memberi kenyamanan bagi masyarakat yang datang serta untuk mengkondisikan lokasi acara dari kendaraan bermotor untuk selanjutnya dilakukan persiapan acara, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta akan melakukan rekayasa lalu lintas dan menutup jalan di lokasi acara secara bertahap mulai mulai pukul 17.00 hingga 01.00 WIB, dengan memperhatikan situasi di lapangan. (Baca juga: Ini Rekayasa Lalu Lintas Saat Malam Pergantian Tahun)

(thm)

Sebanyak 7 Orang di Harmoni Terjaring Razia Narkotika

loading…

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono. Foto/Dok/SINDOnews

JAKARTA – Polda Metro Jaya menggelar razia di tempat-tempat hiburan malam, salah satunya di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat. Hasilnya ada 7 orang diamankan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, razia itu dilakukan pada Sabtu, 29 Desember malam hingga Minggu (30/12/2018) dinihari di tempat-tempat hiburan malam, salah satunya di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat. Dari razia itu, ada 75 orang yang dilakukan pemeriksaan urinenya.

“Hasilnya ada 7 orang yang dibawa ke Polda Metro untuk dilakukan tes ulang di Poliklinik PMJ. 5 orang dinyatakan positif methaphefamin dan 2 orang TAC,” ujarnya pada wartawan, Minggu (30/12/2018).

Menurutnya, dalam razia itu polisi tak menemukan adanya barang bukti berupa narkoba. Adapun ke 7 orang itu bakal diuji kembali di Laboratorium oleh tim dokter untuk memastikan dan diselidiki apakah mereka pengguna ataukah pengedar.

Sementara itu, Diresnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Suwondo Nainggolan menambahkan, razia itu dilakukan untuk menunjukan kalau polisi tak pernah berhenti ataupun libur sekalipun dalam melakukan pemberantasam narkotika.

Ke depan, polisi pun bakal terus melakukan operasi-operasi pemberantasan narkotika, khususnya operasi tertutup. “Kita akan terus melakukan operasi-operasi untuk mencegah dan memberantas narkoba, kita kejar orang-orang yang terlibat di dalamnya, baik pengguna, pengedar, maupun bandarnya,” katanya.

(pur)

Empat Bandar Ganja Lintas Wilayah Diringkus

loading…

Ganja. Foto/ist

BEKASI – Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota mengamankan empat pengedar ganja di rumah kontrakanya di Jalan Bintara II, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jumat (28/12). Ironisnya, ganja seberat 2,3 kilogram ini akan dijual untuk kebutuhan tahun baruan.

Empat pengedar yang diamankan dengan berbagai peran itu adalah tersangka AS (25), MJ (20), MI (20), dan AP (24). ”Kami amankan saat mereka membungkus ganja untuk diedarkan,” ujar Wakil Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, Minggu (30/12/2018).

Menurutnya, penangkapan para tersangka berawal dari informasi masyarakat yang curiga adanya transaksi jual-beli di kontrakan tersebut. Kemudian petugas melakukan observasi pengintaian di lokasi kontrakan tersebut. Benar saja, mereka hendak menjual barang haram tersebut.

Saat digeledah, kata dia, petugas hanya mengamankan 2,3 kilogram ganja kering siap edar. Sebenarnya, ganja sebanyak 124 kilogram sudah tersuplai kebeberapa daerah di Jabodetabek dan sekitarnya.”Yang kita sita hanya sisa dari ratusan kilogram yang mereka berhasil edarkan,” katanya.

Berdasarkan keterangan para tersangka, barang haram tersebut didapatkan dari seorang bandar berinsial J yang saat ini keberadaanya masih buron. Sedangkan empat pengedar ini hanya sebagai pesuruh dari J.”Jadi mereka bagi hasil keuntungan, J sedang kita buru keberadaanya,” ungkapnya.

Setiap J melakukan suplai kepada empat pengedar tersebut, mereka kerap melakukan transaksi di sekitar tol atau Rest Area Tol Gerem Merak. Bahkan, ganja itu kerap disuplai ke Karawang, Bandung, Subang, dan berbagai wilayahnya. Sebab, jaringan mereka sangat besar.

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polrestro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing menambahkan, dalam mengedarkan ganja ini mereka menjualnya dengan partai besar.”Setiap pelaku mengemas pergaris dijual dengan harga Rp 1 jutaan, kebanyakan konsumenya adalah mahasiswa atau pemuda,” imbuhnya.

Atas perbuatannya keempat tersangka dijerat Pasal 111, 114, 132 Undang-Undang RI No 35 tentang Narkotika, dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun dengan denda maksimal Rp 10 Miliar.”Kini kita sedang buru J, diduga barang haram itu berasal dari Sumatera,” katanya.

(pur)

Over Kapasitas, DKI Bakal Pindahkan Tahanan ke Luar Jakarta

loading…

Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta menggelar refleksi akhir tahun. Foto/Komaruddin Bagja Arjawinangun/SINDOnews

JAKARTA – Jelang akhir tahun 2018, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) DKI Jakarta menggelar refleksi akhir tahun dan mengevaluasi berbagai capaiannya dalam bidang pelayanan dan penegakan hukum di wilayah hukumnya.

Kepala Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Bambang Sumardiono menyatakan, tantangan ke depan termasuk di dalamnya pertarungan menuju era revolusi industri 4.0, tantangan peningkatan kualitas SDM, menjadi perhatian di jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Bambang menjelaskan, sepanjang 2018 ini berbagai masalah yang dihadapi dan menjadi fokusnya yakni Lapas dan Rutan dengan semakin meningkatkan jumlah tahanan dan wargabinaan.

Selain itu, pengawasan orang asing yang berada di wilayah Jakarta memerlukan imigrasi untuk merespon lebih cepat terhadap tingkah laku warga asing yang berada di ibu kota.

“Hingga akhir tahun 2018, totalnya ada 17.629 orang wargabinaan yang ada di lapas dan rutan yang ada di DKI Jakarta, dengan kondisi kelebihan kapasitas sebesar 301% dari kapasitas yang seharusnya dihuni sebanyak 5,851 orang WBP,” kata Bambang di Jakarta.

Pihaknya pun melakukan sejumlah upaya untuk mengatasi kelebihan kapasitas di lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan negara (Rutan) di DKI Jakarta.

Upaya pertama yang dilakukan adalah melakukan pergeseran atau pemindahan napi dan tahanan dari Jakarta ke luar Jakarta.

“Melakukan pergeseran atau perpindahan dari Jakarta ke luar Jakarta, bisa ke Jawa Tengah, Lampung atau di Banten,” lanjutnya.

Selanjutnya adalah Kemenkumham merencanakan agar tahanan dan napi kasus narkoba untuk direhabilitasi tanpa harus ditahan.

“Hal ini lantaran dari 17.629 total napi dan tahanan di DKI Jakarta 78 persennya adalah tahanan kasus narkoba,” katanya.

(mhd)

Sepanjang Hari Minggu Ini, Jabodetabek Cerah Berawan

loading…

Sepanjang hari Minggu (30/12/2018) ini, cuaca di seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), cerah berawan. Ilustrasi/Foto/SINDOnews

JAKARTA – Sepanjang hari Minggu (30/12/2018) ini, cuaca di seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), cerah berawan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam situs resminya www.bmkg.go.id memperkirakan cuaca di seluruh wilayah Jakarta sejak pagi hingga malam hari cerah berawan. Temperatur rata-rata 23-33 derajat celcius dengan kelembapan 55-90%.

Begitu juga untuk wilayah Bekasi, Kota Depok, Kota Bogor, dan Cibinong (Kabupaten Bogor), cuaca sejak pagi hingga malam hari cerah berawan. Temperatur rata-rata antara 23-33 derajat celcius dan kelembapan 55-90%. Hanya Kota Bogor suhu agak rendah sekitar 22-32 derajat celcius dan kelembapan 55-95%.

Hal serupa juga terjadi untuk wilayah Kota Tangerang dan Tiga Raksa (Kabupaten Tangerang). Sejak pagi hingga malam hari cuaca diprediksi cerah berawan. Temperatur sekitar 24-32 derajat celcius dan kelembapan 55-90%.

(wib)

Pergantian Tahun, Satpol PP Minta Sediakan Ambulance di Titik CFN

loading…

Masyarakat tumpah ruah saat malam pergantian tahun di Bundaran HI, Jalan MH Thamrin-Sudirman. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto

JAKARTA – Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat diminta menyediakan mobil ambulance di kawasan Car Free Night (CFN) pada malam pergantian tahun nanti. Alasannya, agar petugas cepat dalam menangani evakuasi warga yang sakit atau pingsan saat perayaan malam pergantian tahun itu.

“Karena tahun lalu itu mobil ambulance di luar kawasan car free night, macet, kami bawa gotong-gotong orang yang sakit kan jauh ya. Belum lagi macetnya. Jadi sebelum car free night dimulai, itu harus ada ambulance sudah stand by di dalam Jalan MH Thamrin-Sudirman,” kata Kasatpol PP Jakarta Pusat, Rahmat Lubis di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Sabtu (29/12/2018).

Perayaan malam tahun baru di Jakarta Pusat tak hanya berpusat di sepanjang Jalan MH Thamrin-Sudirman, kata dia, tetapi juga di kawasan Monumen Nasional (Monas). Dia menambahkan, di Monas menyediakan satu panggung yang diprediksi akan dihadiri oleh banyak masyarakat. Di juga meminta, agar ambulance disediakan di Monas.

“Kalau di Monas kalau bisa setiap pintu, di Monas ada 5 pintu. Terus di MH Thamrin-Sudirman sesuai panggung saja. Karena kalau ada dangdutan dan segala macam pasti berdesak-desakan,” katanya.

Dia pun mengimbau para anggotanya untuk menghalau PKL yang memasuki kedua daerah itu. Hal tersebur dikarenakan pedagang kuliner dan pernak-pernik diatur oleh Dinas KUMKM DKI Jakarta.

(mhd)

Ini Rekayasa Lalu Lintas Saat Malam Pergantian Tahun

loading…

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar Car Free Night (CFN) di Jalan MH Thamrin-Sudirman, Jakarta Pusat. Jadi salah satu lokasi yang menjadi pusat tempat perayaan malam Tahun Baru 2019, pada 31 Desember 2018.

Panitia menyediakan 5 panggung yang diisi oleh banyak acara dan penampilan menarik artis-artis ibu kota.

Guna melancarkan berlangsungnya acara tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan melakukan penutupan di 16 ruas jalan yang menuju ke Jalan MH Thamrin-Sudirman.

“Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Dirlantas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas. Penutupan ruas jalan akan dilakukan sejak pukul 17.00 WIB,” ujar Plt Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Pusat, Sigit Widjatmoko melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (29/12/2018).

Rekayasa lalin diterapkan mulai dari Jalan Medan Merdeka Barat (Bundaran Patung Kuda)-MH Thamrin (Bundaran HI) – Jenderal Sudirman hingga titik Dukuh Atas.

Adapun 16 ruas jalan yang akan ditutup pada 31 Desember 2018, mulai dari pukul 17.00 WIB adalah,

1. Jalan Majapahit sisi Timur (Simpang Harmoni)
2. Jalan Museum
3. Jalan Budi Kemuliaan
4. Jalan Kebon Sirih (Simpang Jembatan Serong sampai Simpang Jalan Agus Salim atau Sabang)
5. Jalan Wahid Hasyim (Simpang Jalan Mas Mansyur sampai Simpang Jalan Agus Salim atau Sabang).
6. Jalan Kebon Kacang
7. Jalan Teluk Betung
8. Jalan Medan Merdeka Barat (sisi Barat dan Timur)
9. Jalan Medan Merdeka Selatan (sisi Utara dan Selatan)
10. Jalan Jenderal Sudirman (Selatan – Utara ditutup mulai dari depan Gedung BNI 46)
11. Jalan Tanjung Karang (Plaza UOB)
12. Jalan Imam Bonjol (Simpang Jl. Agus Salim atau Jl. Pamekasan sampai Bundaran HI – Jl. Blora)
13. Jalan Sunda
14. Jalan Medan Merdeka Selatan (tahap 1 depan Wisma Antara, tahap 2 Kedubes
Amerika)
15. Jalan Medan Merdeka Utara (depan Gedung Pertamina)
16. Jalan Veteran 3.

“Selama dilakukan penutupan, lokasi jalan tersebut steril dari lalu lintas kendaraan bermotor dan sepeda, kecuali petugas, serta delman dan gerobak pedagang kaki lima,” ucapnya.

Pengalihan lalu lintas yang diterapkan yakni:

1. Dari Utara-Selatan

Kendaraan dari arah Harmoni yang akan menuju ke Selatan diarahkan atau dialihkan melalui Jalan Juanda-Lapangan Banteng-Jalan Pejambon-Jalan Ridwan Rais dan seterusnya.

2. Dari Selatan-Utara

Kendaraan dari arah Semanggi yang akan menuju ke Utara diarahkan atau dialihkan melalui Jalan Margono Joyohadikusumo-Jalan KH Mas Mansyur atau Jalan Galunggung dan seterusnya.

3. Dari Barat-Timur dan sebaliknya

Kendaraan melalui Jalan Suryo Pranoto-Jalan Juanda-Jalan Pos-Jalan Gunung Sahari-dan seterusnya, atau Jalan Tambak-Jalan Sultan Agung-Jalan Galunggung-dan seterusnya.

Untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi pengunjung, maka khusus Bus Transjakarta Koridor 1 (Blok M-Kota) dan Koridor 2 (Pulogadung-Harmoni) tetap dapat melayani pelanggan, pengalihan rute/(Re-routing) dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas yang ada.

(mhd)

2019, Kemenkumham DKI Bakal Jemput Bola Pembuatan Paspor

loading…

JAKARTA – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) DKI Jakarta Bambang Sumardiono mengatakan, pada 2019, pihaknya akan mengupayakan jemput bola pembuatan paspor.

Pada akhir tahun ini, pihaknya telah menyediakan dua unit mobil keliling yang akan ditempatkan di beberapa titik untuk melayani masyakarat secara mobile.

“Tahun 2018, kami ada tambahan dua unit mobil pembuatan paspor keliling. Kami operasionalkan secara bergantian untuk melakukan pembuatan paspor,” kata Bambang kepada wartawan, Sabtu (29/12/2018).

Selain itu, lanjut dia, layanan pembuatan paspor juga sudah bisa dilakukan di pusat perbelanjaan, salah satunya Lippo Mall Puri, Kembangan, Jakarta Barat.

“Di Lippo Mall Puri telah dibuat Unit Layanan Paspor (ULP) yang terletak di parkir basement. Tentu ini ke depan akan kami kembangkan lagi di beberapa pusat perbelanjaan untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat, seperti yang telah kami lakukan di kampus Binus yang juga ada layanan imigrasi corner di sana,” jelas Bambang.

Pada 2019, kata dia, pihaknya akan berupaya menyelenggarakan program pelayanan pembuatan paspor pada hari Sabtu dan Minggu.

“Kami intruksikan Sabtu-Minggu ada program terkait pelayanan pembuatan paspor. Kami akan gilir dan jadwalkan supaya masyarakat dapat terlayani dengan baik,” tutupnya.

(mhd)

2019, Ancol Bakal Rekrut Komunitas Difabel Jadi Pelayan Rekreasi

loading…

JAKARTA – Dalam menyambut pergantian tahun, Ancol Taman Impian membuat rangkaian acara doa, santunan yatim piatu serta kepedulian terhadap komunitas difabel.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepada sesama serta empati yang ditujukan kepada para korban musibah bencana alam yang terjadi sepanjang 2018.

Dalam kesempatan yang sama, Manajemen Ancol memberikan donasi sebesar 250 juta yang besinergi dengan penggalangan dana bersama salah satu stasiun TV swasta.

Wakil Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Teuku Sahir Syahali mengatakan, pihaknya mengundang 200 anak yatim piatu untuk berekreasi di SeaWorld Ancol pada 31 Desember 2018. Direncanakan anak-anak tersebut tiba dan menikmati wahana akuarium terbesar di Jakarta tersebut mulai pukul 12.00 WIB.

Setelah puas bermain dan menikmati wahana, mereka diundang untuk mengikuti acara doa bersama Komisaris, Direksi dan Karyawan serta Mitra Kerja PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dan anak usahanya di Masjid Baiturrahman Ancol. Selain doa bersama, mereka juga akan menerima santunan.

“Doa bersama rutin dilaksanakan setiap menjelang pergantian tahun, sebagai wujud rasa syukur atas pencapaian dan keberkahan yang diberikan selama tahun 2018, selain itu doa juga dipanjatkan kepada para korban bencana alam tsunami di Selat Sunda” ujar Sahir, Sabtu (29/12/2018).

Doa bersama juga dilakukan oleh persekutuan umat kristiani karyawan PT Pembangunana Jaya Ancol Tbk. Gelaran panggung musik juga dirangkai dengan kegiatan doa yang melibatkan artis pendukung dan semua pengunjung. Seluruh panggung akan dimulai dengan mengheningkan cipta dan dikemas secara khidmat.

Sehingga pada malam pergantian tahun di Ancol akan terasa syahdu yang mempresentasikan rasa empati yang mendalam khususnya terhadap bencana alam tsunami yang baru saja terjadi di Selat Sunda.

“Acara malam pergantian tahun kali ini dikemas dengan konsep empati dimana akan ada prosesi mengheningkan cipta, penggalangan dana dan persembahan lagu ‘tribute Seventeen’ yang akan dinyanyikan bersama oleh seluruh artis pendukung, diharapkan dapat menjadi hamonisasi yang saling mendukung sehingga tema Energi Semangat Bersama untuk Indonesia dapat dirasakan,” tambah Sahir.

Selain itu, sesuai dengan komitmen Manajemen Ancol Taman Impian, akan melibatkan serta merekrut komunitas difabel dalam bisnis unitnya segera terwujud.

Mulai 2019, Ancol Taman Impian membuka kesempatan bagi komunitas difabel untuk menjadi bagian pelayanan di lingkungan rekreasi. Mereka akan dikaryakan sebagai petugas adminitrasi, kitchen dan house keeping di Putri Duyung Ancol.

Gerakan Ancol Ramah Difabel ini akan dimulai dengan mengundang komunitas tersebut menikmati wisata di SeaWorld Ancol pada 1 Januari 2019. 100 orang penyandang difabel dapat berinteraksi dengan biota laut dan menikmati seluruh rangkaian acara yang ada di dalamnya.

“Seluruh rangkaian kegiatan dan acara ini diharapkan dapat berjalan sesuai rencana dan dapat memberikan manfaat serta dampak positif bagi seluruh petugas, pengisi acara serta seluruh pengunjung Ancol Taman Impian,” tutupnya.

(mhd)

Langgar Aturan, Satpol PP DKI Segel Baliho Politikus PSI dan PPP

loading…

Satpol PP tertibkan reklame bodong. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali gencar melakukan penertiban papan reklame atau baliho yang melanggar aturan.

Belum lama ini Pemprov DKI menyegel billboard milik sejumlah politikus, di antaranya adalah Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany dan Ketua Umum PPP Romahurmuziy.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Yani Wahyu mengatakan, papan reklame yang ditertibkan merupakan billboard tidak sesuai izin dan melanggar Perda nomor 9 tahun 2014 tentang penyelenggaraan reklame.

Ia pun menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penertiban reklame yang dianggap melanggar aturan.

“Konstruksi bangunan reklame ini ada izin atau tidak? Nah kalau ini berdasarkan hasil pengecekan di PTSP kemudian di (Dinas) Citatah (Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan), itu tidak berizin ya berarti kan melanggar. Nah karena melanggar berarti harus ada penegakkan hukum,” kata Yani saat dihubungi, Sabtu (29/12/2018).

Menurut Yani, penindakan reklame yang tidak berizin sudah pernah dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan telah menyegel reklame di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Jumat 19 Oktober 2018 lalu. Penyegelan reklame itu karena ditemukan pelanggaran-pelanggaran dan tidak memenuhi ketentuan mendirikan papan reklame.

(mhd)

Pampang Banner Tarif Nopol Cantik Kendaraan, Polisi: Kami Transparan

loading…

JAKARTA – Pembuatan nomor polisi (Nopol) Cantik Kendaraan Bermotor di Polda Metro Jaya bebas pungutan liar (pungli). Bahkan, Polda Metro tidak segan untuk memberikan sanksi terhadap anggota yang nakal.

Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sumardji mengatakan, semua pembuatan nopol cantik sudah tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 tahun 2016. Aturan itu sudah meliputi biaya yang dikenakan terpampang jelas dalam laba Pemasukan Negara Bukan Setoran Pajak (PNBP).

“Aturan sudah jelas, mana mungkin kita pungli (pungutan liar),” kata Sumardji di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (29/12/2018).

Termasuk tudingan anggotanya meminta Rp2 juta beberapa waktu lalu oleh pemohon berinisial DS dan OK. Sumardji mengatakan, pihaknya telah menelusuri dan tak menemukan indikasi anggotanya meminta.

“Enggak ada mas, anggota saya semuanya bekerja sesuai tupoksinya. Dan enggak ada yang berani mengambil risiko untuk menguntungkan diri pribadi dengan melakukan pungli, semua biaya yang dikenakan kepada pemohon nomor pilihan itu sesuai dengan tarif PNBP, saya sudah cek,” kata Sumardji.

Karena itu, dirinya memampang sebuah banner dengan tarif PNBP yang harus dibayarkan. Hal itu membuat masyarakat yang berpikir bahwa tarif pembuatan nopol sudah ditentukan. Meski demikian pengawasan terhadap petugas loket terus dilakukan pihaknya.

“Penempatan banner bertuliskan tarif PNBP yang harus dibayarkan merupakan bukti jika kami transparan,” tegasnya.

Sumardji menambahkan, pihaknya akan melayani semua pemohon tanpa adanya sistem tebang pilih. Baik Anggota Dewan maupun masyrakat biasa, pihaknya tidak akan memberikan pelayanan istimewa. “Tak ada komisi-komisi untuk percepatan pelayanan,” tambahnya.

Berikut daftar tarif penerbitan NKRB pilihan sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016:

1. NRKB pilihan 1 (satu) angka
– Tidak ada huruf belakang (blank) Rp20 juta
– Ada huruf di belakang angka Rp15 juta.

2. NRKB pilihan 2 (dua) angka
– Tidak ada huruf di belakang Rp15 juta
– Ada huruf di belakang Rp10 juta.

3. NRKB pilihan 3 (tiga) angka
– Tidak ada huruf di belakang angka Rp10 juta
– Ada huruf di belakang angka Rp7,5 juta.

4. NRKB pilihan 4 (empat) angka
– Tidak ada huruf di belakang angka Rp7,5 juta
– Ada huruf di belakang angka Rp5 juta.

(mhd)

Dengar Aspirasi Warga, Kodim 0501 Luncurkan Ngopi Bareng Bang Jepe

loading…

Dandim 0501 Letkol Inf Wahyu Yudhayana membuka acara Launching Ngopi Barang Bang Jepe di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pandawa, RT 08/05, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat 28 Desember 2018 malam. Foto/SINDOnews/Komaruddin Bagja Arj

JAKARTA – Kodim 0501/Jakarta Pusat Berdiri Sendiri (JP BS) menggelar acara diskusi santai yang dikemas dalam acara Ngopi Bareng Bang Jepe, di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pandawa, RT 08/05, Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat 28 Desember 2018 malam.

Dandim 0501 Letkol Inf Wahyu Yudhayana yang sekaligus pemilik ide acara ini mengatakan, acara tersebut merupakan kegiatan komunikasi sosial antara unsur tiga pilar plus wilayah Jakarta Pusat dengan masyarakat.

“Acara ini bukanlah acara bersifat formal. Ini acara santai, kongkow sambil mencicipi makanan dan minunan, kita berdiskusi bersama masyarakat. Kita bisa langsung mendengar keluhan dan masukan langsung dari masyarakat,” tutur Wahyu di lokasi.

Gagasan awal acara Ngopi Bareng Bang Jepe berasal darinya. “Dengan adanya volume tugas yang tinggi, sehingga saya sebagai Dandim kurang memiliki waktu untuk berkomunikasi dengan masyarakat di wilayah binaan, oleh karena inilah saya launching acara Ngopi Bareng Bang Jepe. Kami jemput bola, artinya kami yang mengumpulkan masyarakat. Mungkin kegiatan ini akan kita kembangkan kedepannya,” tuturnya.Acara ini mengangkan tema Pengamanan, Ketertiban Jelang Pergantain Tahun dan Pemilu 2019. Dialog berjalan sangat interaktif.

Salah satu Ketua RW di Jakarta Pusat Nurwajino,berharap ada kerja sama masyarakat dengan para Tiga Pilar Jakarta Pusat.

“Kami sebagai warga hanya berharap Pemilu 2019 dapat berjalan damai dan aman, karena dengan damai dan aman maka rakyat di level bawah pun akan merasa nyaman,” ucap Nurwajino.

Dandim mengatakan acara ini akan digelar secara rutin. Satu kali dalam dua bulan dengan topik yang berbeda.

“Semua permasalahan dan masukan yang ada dari acara ini akan langsung kami jawab dan berikan solusi, hal ini semata-mata demi untuk kebaikan bersama masyarakat,” ungkapnya.

Hadir juga dalam Lauching Ngopi Bareng Bang Jepe, antara lain Asisten Pembangunan Jakarta Pusat Budiroso, Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Ari Adrian Rizaldi, Kepala Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Jakart Pusat Andi Sasongko serta berbagai pimpinan lembaga dan ormas, tokoh masyarakat di Jakarta Pusat.

(dam)

Malam Tahun Baru, Samsat DKI Buka hingga Pukul 21.00 WIB

loading…

husus untuk 31 Desember 2018, pelayanan akan dibuka hingga pukul 21.00 WIB. Ini dilakukan menyikapi tingginya animo masyarakat. Foto/SINDOnews

JAKARTA – Kabar gembira bagi wajib pajak menjelang libur akhir tahun dan bersamaan dengan penutupan masa pembebasan sanksi denda Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan (BNKB) di Samsat DKI Jakarta.

Polda Metro Jaya bersama Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, Jasa Raharja dan Bank DKI akan all out dan lembur untuk memberikan pelayanan maksimal.

Khusus untuk 31 Desember 2018, pelayanan akan dibuka hingga pukul 21.00 WIB. Ini dilakukan menyikapi tingginya animo masyarakat.

“Dalam rangka Optimalisasi Pelayanan Penerbitan dan Pengesahan STNK di Samsat DKI Jakarta, khusus tanggal 31 Desember 2018 pelayanan Samsat DKI Jakarta akan tutup hingga malam hari,” tutur Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sumardji dalam keterangannya, Sabtu (29/12/2018).

Menurut Sumardji, perpanjangan waktu ini sengaja diberikan untuk memberikan kesempatan wajib pajak. Karena itu, pihaknya berharap, masyarakat dapat memanfaatkan waktu tersebut sebaik-baiknya.

“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan waktu itu, karena memang kami sengaja agar masyarakat yang sibuk pada siang hari bisa ngurus pada malam hari,” ujarnya.

(dam)

2018, Aksi Kejahatan Transnasional di Jakarta Turun

loading…

Penangkapan pelaku kejahatan oleh Polda Metro Jaya. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok

JAKARTA – DKI Jakarta sebagai ibu kota negara tak lepas dari aksi kejahatan berkategori transnasional, seperti penyelundupan obat-obatan ilegal (narkoba), terorisme, kejahatan melalui internet, penyelundupan senpi, pencucian uang, dan perdagangan orang.

Walaupun masih perlu diwaspadai, namun aksi kejahatan terorganisasi transnasional tahun ini mengalami penurunan. “Dibandingkan tahun 2017, kejahatan dalam kategori tersebut mengalami penurunan di 2018 ini,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, kepada wartawan, Jumat (28/12/2018).

Ia merinci, kusus kejahatan jalanan tahun sebelumnya tercatat 410 kasus, tahun 2018 ini tinggal 346 kasus. Kasus premanisme tahun sebelumnya 74 kasus, pada 2018 sebanyak 65 kasus. Untuk perjudian, tahun sebelumnya tercatat 234 kasus, tahun ini hanya 139 kasus.

Lalu, pembunuhan tahun sebelumnya tercatat 64 kasus tahun ini 50 kasus. Ancaman bom, tahun sebelumnya ada 15 kasus tahun ini 10 kasus. Pengeboman, tahun sebelumnya ada 2 kasus tahun 2018 ini ada 1 kasus.

Kasus narkotika, tahun sebelumnya ada 6.287, tahun ini 5.654 kasus. Sedangkan kasus perdagangan orang mengalami kenaikan 33 persen dari tahun sebelumnya 6 menjadi 8 kasus di 2018.

“Kasus menonjol itu turun karena Polda Metro melakukan upaya secara preemtif, preventif, dan represif untuk memi imalisasi dan menekan terjadinya kriminalitas, baik dengan operasi rutim maupun operasi khusus,” tuturnya.

Dia menerangkan, jumlah kasus yang ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya di 2018 apabila dibandingkan 2017, turun 15 persen, yakni dari 664 kasus menjadi 564 kasus. Sedang peyelesaian kasusnya di 2018 dibanding 2017, naik 63 persen dari 289 kasus menjadi 472 kasus.

Sedang jumlah kasus yang ditangani Ditreskrimsus Polda Metro Jaya meningkat 38,41 persen. Di 2018 ini ada 2.317 kasus dan 2017 hanya 1.674 kasus. Begitu juga tingkat penyelesaian kasusnya, meningkat 16,09 persen yakni 1.073 kasus di 2017 dan tahun ini terselesaikan 1.858 kasus.

Adapun kasus yang ditangani Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengalami penurunan 11 persen dari 2017 sebanyak 6.287 kasus menjadi 5.590 kasus di 2018. Penyelesaian kasusnya pun mengalami penurunan dari 5.423 menjadi 5.155 di 2018 ini.

“Begitu juga dengan jumlah tersangkanya. Tahun 2017 ada 7.757 orang yang diamankan, sedangkan tahun 2018 ada 6.856 orang,” katanya.

Adapun barang bukti yang diamankan, yakni ganja meningkat dari 1.356,11 kg di 2017 menjadi 3.090,97 kg di 2018. Heroin meningkat dari 8,92 gram di 2017 menjadi 1.315,11 gram pada tahun ini. Lalu, penyitaan kokain meningkat dari 37,70 gram di 2017 menjadi 208,13 gram pada tahun ini.

Untuk sabu-sabu, menurun dari 1.476,55 kg pada 2017 menjadi 618,39 kg di 2018. Ekstasi juga menurun dari 349.336 butir menjadi 341.073 butir di 2018 ini. Demikian juga dengan barang bukti tembakau gorila yang disita, menurun dari 31,36 kg di tahun 2017 menjadi 0,92 kg.

(thm)

Aduan soal Kinerja Polisi Masih Tinggi, Kapolda Metro: Saya Akan Tegas

loading…

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis tidak akan segan-segan menindak anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran. Foto: SINDOnews/Dok

JAKARTA – Polda Metro Jaya (PMJ) mencatat sepanjang 2018 terdapat 1.026 aduan masyarakat terkait kinerja polisi. Jumlah itu tergolong masih tinggi kendati mengalami penurunan 26,02 persen dibandingkan aduan pada 2017 lalu.

Untuk itu, ke depan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis kembali mengingatkan anggotanya untuk tidak melakukan pelanggaran. Ia tidak akan segan-segan menindak anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran, khususnya pelanggaran pidana.

“Anggota melanggar memang ada penurunan di 2018 ini dibanding 2017, tapi selama saya memimpin PMJ, saya akan tegas menyangkut reward dan punishment,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (28/12/2018)..

Berdasarkan rilis akhir tahunnya, PMJ mencatat terjadi penurunan 361 kasus pengaduan masyarakat terhadap dugaan penyimpangan anggota Polri di 2018 ini dibandingkan tahun sebelumnya.

Begitu juga personel Polda Metro Jaya yang melakukan pelanggaran disiplin, kode etik profesi Polri, dan tindak pidana, mengalami penurunan 17,26 persen, yakni dari 307 orang pada 2017 menjadi 254 orang di 2018 ini.

Adapun personel Polri yang diberikan hukuman setelah diproses melalui sidang kode etik dan sidang tindak pidana sebanyak 32 orang yang diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH). Jumlah itu menurun 27,27 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 44 orang.

Selanjutnya, sebanyak 51 orang dilakukan penahanan atau jumlahnya turun 5,55 persen dibanding tahun lalu sebanyak 54 orang. Lalu, delapan orang dimutasi demosi atau turun dibanding 2017 sebanyak 47 orang.

Kemudian, 11 orang dilakukan teguran tertulis atau turun 75 persen dibanding 2017 sebanyak 45 orang. Selain itu, 19 orang ditunda usulan kenaikan pangkat atau turun 59,57 persen dibanding 2017 sebanyak 47 orang.

“Sembilan orang dilakukan penundaan kenaikan gaji berkala di tahun 2018 ini, yang mana menurun 72,72 persen dibanding 2017 sebanyak 33 orang. Lalu di tahun 2018 ini juga ada delapan orang dinyatakan sebagai perbuatan tercela, yang mana mengalami kenaikan 60 persen dibanding tahun 2017 sebanyak ada 5 orang,” tandasnya.

Terakhir, personel yang dilakukan rehabilitasi pada 2018 ini tercatat sebanyak 708 orang atau mengalami peningkatan 77,88 persen dibanding tahun lalu sebanyak 398 orang. Sedang personel yang melakukan pelanggaran disipilin, kode etik, dan tindak pidana, apabila dilihat dari sisi kepangkatannya, pada tahun ini ada 14 Pamen, 54 Pama, dan 185 Brigadir.

(thm)

Pemkot Tangsel Imbau Warganya Tidak Hura-hura di Malam Tahun Baru

loading…

TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan perayaan malam pergantian tahun. Dalam surat itu disebutkan, tak ada kegiatan yang bersifat hura-hura demi menunjukkan rasa empati kepada korban musibah bencana di berbagai daerah di Tanah Air.

Dalam surat edaran itu bernomor 338/3100/Pem tentang Imbauan Menyambut Tahun Baru 2019 itu ditandatangani Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Jumat 28 Desember 2018 hari ini.

“Ini bentuk surat imbauan kepada masyarakat luas yang ada di wilayah Kota Tangsel, agar tidak mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang sifatnya hura-hura, karena saudara-saudara kita di daerah lain banyak yang sedang mendapat musibah,” katanya saat dikonfirmasi.

Surat edaran itu berisi empat poin yang selaras dengan motto Kota Tangsel, yakni Cerdas, Modern, dan Religius. Pertama, memerhatikan terjadinya bencana, musibah di sebagian wilayah Indonesia. Maka sebagai bentuk empati dan keprihatinan atas kejadian tersebut, agar tidak melakukan kegiatan yang berlebihan (hura-hura) dan tidak bermanfaat, serta perbuatan yang melanggar norma hukum dan agama.

Kedua, agar masyarakat tidak membunyikan atau membakar petasan, kembang api yang dapat menimbulkan ledakan, tidak melakukan konvoi kendaraan bermotor, dan mengumpulkan massa tanpa izin dari pihak yang berwenang.

ketiga,
agar para orang tua mengawasi dan mengarahkan putra-putrinya untuk tidak melakukan atau mengikuti kegiatan yang bersifat hura-hura pada pergantian tahun.

Keempat, memanfaatkan momentum pergantian tahun untuk meningkatkan ibadah, rasa keprihatinan, kepedulian dan kepekaan sosial, serta menjaga ketentraman dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut Davnie, pada malam pergantian tahun akan diadakan taushiyah atau semacam refleksi akhir tahun. Masyarakat luas diimbau untuk mengikuti pagelaran taushiyah di sejumlah lokasi, baik di masjid dan musala.

“Nanti untuk lokasi taushiyah bisa dikomunikasikan dengan MUI maupun Kemenag (Tangsel). Karena sudah ada surat untuk taushiyah itu dari Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI). Nanti selain dzikir dan shalawat, ada pula donasi Gerakan Peduli Bencana bagi korban tsunami di Banten dan Lampung,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel Abdul Rojak menuturkan, muhasabah pada malam Tahun Baru 31 Desember 2018 akan tersebar di sejumlah musala dan masjid. Dia menegaskan tidak ada acara tabligh akbar skala besar di satu titik yang berpotensi mengundang penumpukan massa.

“Hampir setiap masjid di Tangsel menggelar dzikir, doa dan muhasabah atau refleksi akhir tahun. Bahkan di tiap kelurahan dan kecamatan mengadakan acara muhasabah zikir dan doa akhir tahun, ini untuk menghindari adanya penumpukan massa,” tandasnya.

(thm)