Hari Pendidikan, KSPI Sebut Masih Ada Guru Bergaji Rp300 Ribu

loading…

JAKARTA – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menagih janji pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan para pekerja di sektor pendidikan, terutama guru dan tenaga honorer. Desakan untuk mensejahterakan para guru dan tenaga honorer sejalan dengan salah satu isu yang diangkat KSPI dalam May Day, 1 Mei 2019 kemarin.

“Di mana salah satu tuntutannya adalah meminta agar kesejahteraan dan pendapatan guru dan tenaga honorer
ditingkatkan. Dalam aksi 1 Mei 2019 kemarin, para guru dan tenaga honorer juga ikut dalam aksi May Day yang diselenggarakan KSPI di berbagai daerah,” ujar Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI Kahar S Cahyono dalam keterangan persnya, Kamis (2/5/2019).

Ia berpendapat, tidak mungkin para guru bisa maksimal dalam mencerdaskan kehidupan bangsa apabila perutnya dalam kondisi lapar. “Saat ini masih ada guru yang mendapatkan gaji sebesar Rp300 ribu per bulan. Para guru adalah pekerja. Mereka juga harus diperhatikan kesejahteraannya,” pinta Kahar.

Baca Juga:

Termasuk para pekerja kependidikan, misalnya penjaga sekolah dan bagian tata usaha. Karena itu, lanjut dia, dalam momentun peringatan Hari Pendidikan ini, jangan mengabaikan dan melupakan peran para guru dan tenaga honorer.

Menurut dia, membicarakan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia tidak lengkap jika tidak membicarakan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan para guru dan tenaga honorer.

(thm)

Ungkap Kasus 120 Kg Sabu dan Pembunuhan FBR, Polres Jakbar Raih Penghargaan

loading…

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) memberikan sejumlah penghargaan kepada Polres Jakarta Barat karena dianggap berprestasi, Kamis (2/5/2019). Foto/SINDOnews/Yan Yusuf

JAKARTA – Keberhasilan Polres Metro Jakarta Barat dalam mengungkap sejumlah kasus besar berbuah manis. Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) memberikan sejumlah penghargaan kepada Polres Jakarta Barat.

Pemberian penghargaan sendiri diberikan langsung oleh Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Hasibuan di Halaman Mapolres Metro Jakarta Barat. Promoter Reward ini diberikan di Halaman Mapolres Metro Jakarta Barat oleh Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan, Kamis (2/5/2019).

“Sebagai masyarakat sangat senang bila melihat polisinya bagus, polisinya terus meningkatkan kerja, saya kira itulah bagian dari kami masyarakat yang peduli terhadap Polri, yang peduli terhadap kinerja Polri khususnya Polres Metro Jakarta Barat,” kata Edi di lokasi.

Baca Juga:

Edi menyebut pembagian diberikan pihaknya terkait keberhasilan Polres Metro Jakarta Barat dalam sejumlah pengungkapan, yakni ungkap kasus 120 kg sabu di Bakauheni, Lampung. Dan penangkapan sejumlah preman yang membunuh anggota FBR oleh Satreskrim Polres Jakarta Barat. (Baca: Ungkap 120 Kg, Polres Jakbar Dapat Reward dari Kapolda Metro)

“Dua kasus itu mendapatkan perhatian serius dari masyarakat. Sejumlah ucapan terima kasih dan karangan bunga diberikan kepada masyarakat,” ucapnya.

Karena itu, ia menyebutkan Promoter Reward ini diberikan kepada Polres yang dinilai berprestasi selama 2018-2019 dalam mengungkap kasus. Pemberian penghargaan ini juga sudah diketahui oleh Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengingatkan anggota untuk tidak sombong. Bekerja sepenuh hati memberikan terbaik bagi warganya perlu dilakukan. (Baca juga: Dua Kelompok Orang Bentrok, Anggota FBR Tewas Dihujani Bacokan)

“Saya sebagai Kapolres Jakbar ucapakan terimakasih kepada Lemkapi yang telah berikan apresiasi kepada kinerja Polres Jakbar. Pada prinsipnya kami selalu memberilan arahan kepada anggota bahwa dalam mengerjakan tugas merupakan bagian dari ibadah,” tegas dia.

Karena itu pihaknya meminta penghargaan ini sebagai motivasi untuk lebih meningkatkan kinerjanya guna melindungi dan mengayomi masyarakat.

“Mudah-mudahan ini dapat memberikan motivasi kepada anggota untuk memberikan yang terbaik dalam pengabdian kepada masyarakat nusa dan bangsa,” pungkasnya.

(ysw)

Anies Sudah Dapat Bocoran soal Waktu Pemilihan Wagub DKI

loading…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku sudah mendapatkan bocoran terkait jadwal pemilihan cawagub di DPRD. Foto: SINDOnews/Dok

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku sudah mendapatkan bocoran terkait jadwal pemilihan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI di DPRD. Anies sudah tidak sabar ingin segera mendapatkan pengganti Sandiaga Uno.

“Katanya sih dalam waktu dekat ini sudah akan mulai ada pembahasan (pemilihan Wagub DKI) di Dewan,” ujar Anies kepada wartawan di Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Meskipun belum mendengar kabar itu secara pasti, namun Anies berharap anggota legislatif DKI yang telah mengetahui hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) segera bekerja mengelesaikan pemilihan Wagub DKI. (Baca juga: Isu Sandi Balik ke DKI, Pengamat: Jangan, Ini Soal Etika)

Baca Juga:

Hal itu lantaran sudah lebih dari delapan bulan dirinya harus bekerja seorang diri setelah ditinggal oleh Sandiaga Uno yang maju mencalonkan diri sebabai Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo.

“Mudah-mudahan sekarang dengan hasil pileg sudah menemukan tanda-tanda tuntas, teman-teman di Dewan bisa aktif lagi dan harapannya nanti pembahasan bisa segera dilakukan,” tutup Anies.

Diketahui, dua nama yang diajukan oleh partai pengusung yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto. Saat ini tiap fraksi masih mengirimkan nama anggota untuk masuk ke dalam Pansus Pemilihan Wagub DKI. (Baca juga: Soal Wagub DKI, Sandiaga Uno Pastikan Sudah ‘Jatah’ PKS)

Nantinya, anggota Pansus akan menjadi panitia seleksi atau pansel. Pemilihan cawagub baru akan dimulai jika Pansel terbentuk.

(thm)

Selidiki Aksi Vandalisme, Polisi Panggil Koordinator Aksi Buruh

loading…

JAKARTA – Polisi tengah menyelidiki kasus vandalisme dan perusakan pada sarana dan prasarana Transjakarta saat May Day 1 Mei 2019. Untuk mengusut aksi vandalisme itu, polisi bakal memanggil koordinator masing-masing buruh di acara peringatan Hari Buruh Sedunia tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan, polisi sudah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus tersebut.

Untuk itu, polisi bakal memanggil koordinator aksi massa buruh guna mengungkap identitas kelompok massa yang melakukan vandalisme dan perusakan itu.

Baca Juga:

Hingga kini, belum bisa dipastikan apakah kelompok perusak itu merupakan massa buruh atau berasal dari kelompok lain. (Baca juga: Aksi Perusakan dan Vandalisme, Anies Ingin Proses Hukum Berjalan)

“Iya nanti pasti kita lakukan itu (pemanggilan), sekarang masih diselidiki,” ujar Argo saat dikonfirmasi, Kamis (2/5/2019).

Polisi juga akan memeriksa saksi-saksi yang terkait kasus tersebut. Polisi akan meminta keterangan dari pihak PT Transjakarta terkait kejadian itu.

“Iya, semua pihak terkait pasti akan kita mintai keterangan,” pungkasnya. (Baca: Coret-coret Bus Transjakarta, Pelaku Bakal Dilaporkan ke Polisi)

Sebelumnya beredar video di media sosial aksi perusakan oleh sekelompok orang berbaju hitam yang merusak sarana prasana Transjakarta, antara lain perusakan bagian pagar di halte Tosari dan vandalisme separator.

(thm)

Polisi Bentuk Tim Khusus Selidiki Kasus Vandalisme di Hari Buruh

loading…

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. Foto/Ari Sandita Murti/SINDOnews

JAKARTA – Guna menindaklanjuti aksi vandalisme dan perusakan pagar Halte Transjakarta Tosari saat peringatan Hari Buruh atau May Day kemarin, polisi membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus tersebut.

“Kita sudah bentuk tim khusus untuk penyelidikan terkait itu ya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Kamis (2/5/2019).

Namun, kata dia, polisi belum mengetahui apakah kelompok tersebut dikoordinir oleh satu orang atau tidak. Pasalnya, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. “Masih kita selidiki, sabar yah,” katanya.

Baca Juga:

Tim khusus itu dibentuk untuk menyelidiki perusakan halte TransJakarta dan aksi vandalisme di tengah aksi buruh kemarin. Dalam sebuah video yang beredar, massa itu membawa bendera hitam dengan tulisan lambang anarki dan benda panjang mirip sajam.

Belum diketahui apakah massa tersebut merupakan kaum buruh atau penyusup yang ingin memperkeruh suasana. (Baca juga: PT Transjakarta Sesalkan Aksi Perusakan dan Vandalisme di Hari Buruh)

(thm,mhd)

Polisi Bentuk Tim Khusus Selidiki Kasus Vandalisme Buruh

loading…

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. Foto/Ari Sandita Murti/SINDOnews

JAKARTA – Guna menindaklanjuti aksi vandalisme dan perusakan pagar Halte Transjakarta Tosari saat peringatan Hari Buruh atau May Day kemarin, polisi membuat tim khusus untuk menyelidiki kasus tersebut.

“Kita sudah bentuk tim khusus untuk penyelidikan terkait itu ya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Kamis (2/5/2019).

Namun, kata dia, polisi belum mengetahui apakah kelompok tersebut dikoordinir oleh satu orang atau tidak. Pasalnya, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. “Masih kita selidiki, sabar yah,” katanya.

Baca Juga:

Tim khusus itu dibentuk untuk menyelidiki perusakan halte TransJakarta dan aksi vandalisme di tengah aksi buruh kemarin. Dalam sebuah video yang beredar, massa itu membawa bendera hitam dengan tulisan lambang anarki dan benda panjang mirip sajam.

Belum diketahui apakah massa tersebut merupakan kaum buruh atau penyusup yang ingin memperkeruh suasana. (Baca juga: PT Transjakarta Sesalkan Aksi Perusakan dan Vandalisme di Hari Buruh)

(mhd)

Agung Podomoro Ajak Anak-anak Disabilitas ke Jakarta Aquarium

loading…

Central Park dan Neo Soho Mall bekerja sama dengan YAPL mengajak anak-anak disabilitas untuk bersenang-senang di Jakarta Aquarium, Neo Soho Mall. Foto/Ist

JAKARTA – Central Park dan Neo Soho Mall bekerja sama dengan Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL) mengadakan kegiatan sosial mengajak anak-anak disabilitas dari Rumah Harapan Indonesia untuk bersenang-senang di Jakarta Aquarium, Neo Soho Mall.

Mengusung konsep “Wisata Anak Disabilitas”, kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi sekaligus menghibur anak-anak disabilitas guna mengenal lebih dekat dengan satwa-satwa air.

Jakarta Aquarium sendiri menghadirkan lebih dari 600 jenis satwa laut maupun sungai termasuk juga satwa
langka dan asli Indonesia seperti Ikan Kerapu raksasa berbobot 300 kg, Kelomang (Coconut Crab), Ubur-ubur, Hiu, Ikan Pari, Reptile, Amfibi, hingga Berang-berang.

“Kami ingin mengajak anak-anak yang terlahir sebagai disabilitas untuk berwisata, mengeksplor diri mereka
sebagai seseorang yang diciptakan Tuhan dengan berbagai keterbatasan,” ujar Pengurus Yayasan Agung Podomoro Land Alvin Andronicus dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/5/2019).

Alvin mengatakan, para peserta juga diberikan pendamping. Bahkan, kata dia, para orang tua juga diiukut sertakan untuk mendampingi buah hatinya.

“Masing-masing dari mereka akan didampingi oleh seorang pendamping yaitu orang tua atau pendampingnya. Dari kegiatan sosial ini pun kami yakini bahwa anak-anak disabilitas juga mampu mengembangkan dirinya lewat banyak hal, walau hanya melalui aktivitas wisata saja,” kata Alvin.

“Selain itu, mereka juga membutuhkan fasilitas untuk mengeksplore diri, seperti ketika mereka hanya bisa berteriak tak terkendali dan berlari kian kemari tanpa henti di ruang yang sempit, akan sangat bahagianya mereka jika kita mampu membawa mereka untuk memfasilitasi seperti semua ini,” tuturnya.

Alvin menjelaskan, tahun 2019 merupakan tahun emas 50 tahun Agung Podomoro Land, dan akan nyata
di masyarakat sebagai perusahaan property terbesar dan terbaik yang mempunyai ciri khas tentang kepedulian masyarakat lewat disabilitas. Tidak kurang dari 40 acara serupa setiap tahunnya digelar.

“Perusahaan pun sudah mengalokasikan biaya dalam program Corporate Social Responbility (CSR), agar setiap tahunnya ada alokasi biaya pembuatan acara sesuai pembagian aktivitas misalnya olahraga, bangunan keagamaan, dan bantuan bencana sosial,” katanya.

(mhd)

Peringatan Hardiknas, Anies Garansi Warga DKI Pendidikan Berkualitas

loading…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di lapangan Monas, Kamis (2/5/2019). Foto: SINDOnews/Okto Rizki Aplino

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan komitmennya menyediakan pendidikan berkualitas bagi warganya. Pemprov DKI Jakarta mengambil sikap tegas terkait kualitas pendidikan di Ibu Kota.

“Dipastikan setiap anak di Jakarta mendapatkan pendidikan berkualitas hingga tuntas dan tumbuhkan karakter sehingga mereka menjadi pemenang di masa depan,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di lapangan Monumen Nasional (Monas), Kamis (2/5/2019)

Anies berkeyakinan apabila hal ini dilakukan secara serius maka generasi yang akan datang bakal mendapatkan maanfaat dari apa yang telah dilakukan bersama demi menjaga cita-cita luhur bangsa Indonesia.

Baca Juga:

“Generasi yang akan datang, kelak akan menengok kepada kita dan mensyukuri bekal yang diberikan hari ini,” ucap Anies.
(Baca juga: Peringati Hardiknas, Anies Baswedan: Jaga Persatuan dan Persaudaraan)

Dalam kesempatan itu Anies mengingatkan, jika upacara hanya dijadikan rutinitas tanpa mengambil makna dan harapan, maka tidak akan mendapatkan apa-apa. “Saya ingatkan bahwa tanpa adanya pendidikan itu maka kita tidak akan berada di sini (peserta upacara),” kata Anies.

Anies berharap kepada seluruh jajaran di pemprov DKI tidak menganggap bahwa urusan pendidikan hanya merupakan tanggung jawab dari Dinas Pendidikan saja.

“Urusan pendidikan adalah tanggung jawab kita bersama, karena dalam memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa, harus melalui kerjasama, baik dari pihak keluarga (rumah), instansi (sekolah) dan masyarakat,” tegas Anies.

(thm)

Hari Ketiga Operasi Keselamatan Jaya, 4.000 Kendaraan Ditindak

loading…

JAKARTA – Polisi masih melakukan Operasi Keselamatan Jaya 2019 hingga saat ini di wilayah hukumnya. Pada hari ketiga operasi itu, polisi menindak 4.000 lebih kendaraan yang melakukan pelanggaran.

“Hasil giat Operasi Keselamatan Jaya 2019 hari ketiga, Rabu, 1 Mei 2019 mencapai 4.057 kendaraan yang dilakukan penindakan,” ujar Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol M Nasir pada wartawan, Kamis (2/5/2019).

Menurutnya, dari empat ribu kendaraan yang melanggar itu, sebanyak 593 kendaraan ditilang dan 3.464 kendaraan diberikan teguran. Lalu, paling banyak kendaraan yang melanggar merupakan roda dua.

Baca Juga:

“Total kendaraan yang ditilang 593, terdiri dari sepeda motor 420 unit, mobil penumpang (angkot) 143 unit, bus 6 unit, dan mobil barang 24 unit,” tuturnya.

Rata-rata, kata dia, jenis pelanggaran yang dilakukan, yakni pengendara yang tidak menggunakan helm, pengendara yang melawan arus, membonceng lebih dari satu orang, dan tidak menyalakan lampu utama.

Dia menambahkan, dalam Operasi Keselamatan Jaya 2019 tersebut di hari Rabu, 1 Mei 2019, terdapat kecelakaan lalu lintas sebanyak dua kasus. Namun, tidak ada korban jiwa, hanya luka ringan satu orang dengan total kerugian Rp6,5 juta.

(ysw)

Bantu Antisipasi Banjir di Jakarta, Bogor Akan Bangun Sumur Resapan

loading…

Dari kiri: Wali Kota Bogor Bima Arya dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau sungai di Bogor, Jawa Barat. Foto/Haryudi/KORAN SINDO

BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor segera merealisasikan proyek pembangunan kolam retensi atau sumur resapan di Kelurahan Cibuluh, Bogor Utara, Kota Bogor. Proyek yang tertunda selama setahun bakal dimulai tahun ini.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat ditanya wartawan terkait kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dalam menanggulangi bencana banjir di kawasan hulu sungai Ciliwung, kemarin.

“Ya, saat ini proyek tersebut sedang berjalan dan sudah masuk ke tahap proses lelang. Mudah-mudahan bulan depan sudah bisa dibangun,” katanya.

Baca Juga:

Dia mengungkapkan anggaran untuk pembuatan kolam retensi atau sumur resapan itu diperkirakan menghabiskan anggaran Rp10 miliar.

“Kesepakatan Pemkot Bogor dengan Pemrov DKI untuk membuat kolam retensi itu sudah berjalan sejak tahun 2018. Namun pengerjaannya gagal dilakukan setelah Pemprov DKI menunda proses pencairan dana hibah dengan alasan masalah administrasi,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan selain pembuatan kolam retensi, pihaknya juga sedang mengajukan dana bantuan untuk merevitalisasi danau atau situ yang ada di Kota Bogor.

Revitalisasi situ atau danau ini merupakan salah satu upaya juga dalam menanggulangi banjir. Dengan kondisi situ yang baik tentunya dapat menahan lebih banyak air yang masuk ke aliran sungai.

“Intinya kita akan terus berupaya sedang mengajukan untuk revitalisasi situ. Itu kita ajukan juga yang sedang diproses untuk disetujui oleh Jakarta. Kalau disetujui, revitalisasi situ baru bisa dilaksanakan tahun depan,” papar Bima.

Di tempat terpisah, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Hari Suprayogi mengaku optimistis dua proyek bendungan yang sedang dibangun di Kabupaten Bogor (Ciawi dan Sukamahi) dapat selesai dan digunakan tahun depan.

“Terkait upaya mengatasi banjir Jakarta, kita kan sedang membangun dua Bendungan di Ciawi dan Sukamahi. Meski sebetulnya dalam membangun bendungan itu rata-rata empat tahun lima tahun, tapi kita optimis ini 2020 selesai,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini proses pembebasan lahan yang menghabiskan biaya senilai Rp1,5 triliun itu sudah berjalan 80 persen. Sedangkan sisanya yang 20 persen tinggal tahap pembayaran.

“Tapi untuk pembangunan konstruksinya sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Kini, konstruksi yang menelan biaya Rp1,2 triliun progresnya sudah mencapai 18 persen,” ungkapnya.

Terkait kendala, menurutnya dalam proyek infrastruktur pasti masalah lahan, tapi ini sudah terlihat dan hampir rampung. “Waduk Ciawi dan Sukamahi semua dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), baik lahan maupun konstruksi,” katanya.

Sekadar diketahui dua bendungan yang mulai dikerjakan pada 2017 itu diharapkan bisa mengurangi banjir sekitar 30 persen yang kerap terjadi di wilayah DKI Jakarta berasal dari hulu Sungai Ciliwung di Kabupaten Bogor.

Bendungan Ciawi memiliki volume tampung 6,45 juta kubik air atau bisa menampung 365 meter kubik air per detik. Sementara Bendungan Sukamahi memiliki volume tampung 1,68 juta meter kubik atau 56 meter kubik air per detik.

Dua bendungan ini memiliki fungsi memperlambat air menuju Jakarta. Air akan ditampung kedua bendungan itu terlebih dahulu, kemudian akan dialirkan ke Bendung Katulampa.

Dengan air yang terlebih dulu masuk ke Bendungan Ciawi dan Sukamahi maka air yang mengalir ke Katulampa menjadi lebih lambat dan semakin sedikit. Dari Bendung Katulampa akan secara bertahap dialirkan menuju ke Jakarta.

(mhd)

Kompetisi Robotic, Ratiyono: Tumbuhkan Inovasi dan Kreativitas Siswa

loading…

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono di Monas, Jakarta. Foto/Okto Rizki Alpino/SINDOnews

Indonesia Robotic Indonesia akan menyelengagarakan kompetisi bertaraf nasional dengan memperebutkan piala Gubernur DKI pada 24-25 Agustus 2019 dan mengundang beberapa Negara Asia. Kompetisi ini nantinya akan diikuti oleh siswa siswi mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Mengah Atas (SMA).

“Kompetisi robotic ini bagian dari pada menumbuhkan inovasi dan kreativitas siswa. Jadi jangan maen hape (handphone) melulu, tapi merancang merangkai seperti ini membuat imajisasi dia berkembang dengan baik, kemudian kreativitasnya tumbuh dan yang lebih penting lagi maka ide-ide kedepan dari anak-anak kita yang mengikuti kompetisi bisa muncul,” ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019).

Dia melanjutkan, komitmen Pemprov melalui Dinas Pendidikan DKI Jakarta sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini, karena merupakan kegiatan yang positif dan akan dapat memicu kreativitas semua peserta untuk berfikir kreatif dan inovativ.

Baca Juga:

“Robotic, robot ini merupakan kolaborasi, karena dinas pendidikan tidak bisa sendirian, dia harus bergandengan tangan dengan semua steakholder, termasuk para mitra robotic, ibu yuli, yang selama ini sudah membangkitkan kreativitas bagi anak-anak di sekolah,” kata Ratiyono.

Kompetisi Robotic, Ratiyono: Tumbuhkan Inovasi dan Kreativitas Siswa

Harapan ke depan, kata dia, sinergitas ini bisa berlanjut, sehingga anak-anak kita bisa berkreasi lebih cepat dengan fasilitas yang ada dan semua sekolah diharapkan bisa berkolaborasi.

Yuli selaku Inisiator kompetisi robotic menyebutkan, bahwa robotic memiliki keunggulan tersendiri dari ekstrakulikuler lainnya di sekolah.

“Saya pikir, robotic merupakan kebutuhan dunia saat ini, robotic itu kan terdiri dari mekanik, elektronik dan programing. Jadi integrasi dari tiga itu akan membedakan robotic dari estrakulikuler lainnya, dan setiap orang sudah punya komputer, handphone, artinya kita sudah masuk ke zaman yang baru era yang baru. Anak-anak masuk kedalam era revolusi 4.0,” ucapnya.

(mhd)

Aksi Perusakan dan Vandalisme, Anies Ingin Proses Hukum Berjalan

loading…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto/Okezone

JAKARTA – Sejumlah pagar pembatas trotoar di kawasan Tosari, Jakarta Pusat rusak parah setelah dirusak sekelompok orang pada Peringatan Hari Buruh Internasional itu.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan, pihaknya lansung memerintahkan jajarannya untuk segera memperbaiki.

“Saya waktu itu instruksikan malam sudah harus selesai pak wali kota jawab siap pak. Sore hari lapor udah beres semuanya,” kata Anies usai menjadi Irup Upacara Hardiknas di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019). (Baca: PT Transjakarta Sesalkan Perusakan dan Vandalisme di Hari Buruh)

Baca Juga:

Meskipun begitu, Anies meminta kepada aparat kepolisian untuk menindak sejumlah oknum buruh yang melakukan pelanggaran dengan merusak fasilitas umum itu.

“Dan bila terjadi pelanggaran atas ketertiban itu maka aparat penegak hukum silakan melakukan proses hukumnya,” tuturnya.

Mantan Mendikbud itu juga menyampaikan apresiasi pada massa aksi May Day yang sudah tertib dan damai menggaungkan tuntutannya kepada pemerintah.

“Tentu saja kita ingin semua ungkapan aspirasi dilakukan dengan damai dengan tertib,” tutupnya.

(ysw)

Transjakarta Laporkan Aksi Perusakan dan Vandalisme Saat May Day

loading…

Ilustrasi, kaca halte busway pecah dirusak orang tak dikenal. Foto: dok/SINDOphoto

JAKARTA – PT Transjakarta telah melaporkan kasus vandalisme dan perusakan pagar pembatas di Halte Transjakarta Tosari saat peringatan Hari Buruh kemarin ke polisi.

“Semalam sudah melaporkan terjadinya perusakan itu,” ujar Direktur Operasional PT Transjakarta, Daud Joseph saat dikonfirmasi, Kamis (2/5/2019).

Namun, dia, tak menjelaskan secara terperinci tentang laporan tersebut. Adapun pihaknya kini telah menyerahkan sepenuhnya ke polisi tentang pengusutan kasus perusakan dan vandalisme tersebut. “Lainnya perlu dijawab oleh kepolisian,” katanya. (Baca: PT Transjakarta Sesalkan Aksi Perusakan dan Vandalisme di Hari Buruh)

Baca Juga:

Sekedar diketahui, saat peringatan May Day di Jakarta, kemarin, ada aksi perusakan dan vandalisme pada sejumlah sarana dan prasarana milik PT Transjakarta. Pagar pembatas di Halte Tosari ambruk setelah dorong-dorongan antara massa aksi dan polisi.

Lalu, separator jalan pada jalur Transjakarta di sekitar Monas terdapat coretan yang diduga dilakukan sejumlah massa.

(ysw)

Tipu Teman Facebook dengan Modus Menawarkan Pekerjaan, Pria Ini Diciduk

loading…

JAKARTA – Polisi menciduk AS (35) lantaran melakukan penipuan pada warga Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Rena G (18). Adapun pelaku menipu korban dengan berpura-pura menawari pekerjaan.

Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh mengatakan, peristiwa berawal saat korban berkenalan dengan pelaku melalui facebook. Pelaku lantas menjanjikan lowongan pekerjaan untuk korban.

Pelaku, ungkapnya, mengajak korban bertemu untuk membicarakan lowongan pekerjaan itu. Akhirnya, korban pun bertemu dengan pelaku di kawasan Jalan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat.

Baca Juga:

“Saat bertemu, pelaku meminta handphone korban dengan alasan hendak memback-up data. Korban lalu diminta menunggu, sedang pelaku pergi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (2/5/2019).

Namun, kata dia, pelaku tak kunjung datang meski korban sudah berjam-jam menunggu. Gelisah, korban menghubungi pelaku dengan nomor lainnya, tapi tak ada respon.

“Lalu, anggota memancing pelaku untuk bertemu di sekitar Jambatan Besi, saat pelaku datang dilakukan penangkapan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

(ysw)

WN Iran Ditemukan Tewas di Area Taman Bandara Soekarno-Hatta

loading…

JAKARTA – Seorang WN Iran bernama Iraj Garavand ditemukan tak bernyawa di area taman, Terminal 3 Bandara Soekarnno-Hatta (Soetta), Tengerang. Pria itu diduga tewas karena bunuh diri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pria tersebut ditemukan di pohon area Bandara Soekarno-Hatta dalam posisi menggantung. Adapun korban pertama kali ditemukan sekuriti PT APP yang sedang menjaga di pos Jembatan Bili Terminal 3.

“Sekuriti itu mendapatkan informasi dari sopir operasional maskapai penerbangan, ada pria dalam kondisi tergantung di atas pohon,” ujarnya pada wartawan, Kamis (2/5/2019).

Baca Juga:

Lantas, kata dia, saat dilakukan pengecekan, ternyata benar dan pria itu sudah dalam kondisi meninggal dunia. Temuan mayat itu lalu dilaporkan ke polisi untuk dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah tersebut. “Diduga bunuh diri, identitasnya Iraj Garavand, WN Iran,” katanya.

(mhd)

Jadi Tersangka, Polisi Tahan Pemilik Rumah Roboh di Johar Baru

loading…

Rumah ambruk. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto

JAKARTA – Polisi telah menetapkan tersangka dalam kasus robohnya rumah di Jalan Pulo Gundul tepatnya di pinggir kali Stasiun Sentiong, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat. Tersangka tersebut adalah pemilik rumah.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian mengatakan, penetapan tersangka pada pemilik rumah berdasarkan saksi-saksi yang telah diperiksa. (Baca juga: Rumah Ambruk di Taman Sari, Satu Keluarga yang Terjebak Selamat)

“Kita pemeriksaan saksi- saksi sudah visum sudah. Kita cek juga ke bagian forensik kita lihat kelayakan konstruksi dan bahan bangunannya. Kita periksa Cipta Karya Tata Ruang dan Perumahan kecamatan mereka sudah sempet menyegel,” kata Arie kepada wartawan di Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Baca Juga:

Selain itu, kata dia, polisi juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang menewaskan tiga orang dan melukai 10 orang tersebut. (Baca juga: Rumah Roboh di Johar Baru, 3 Meninggal Dunia dan 9 Orang Terluka)

Dia mengatakan, rumah yang bakal dijadikan indekos tiga lantai itu sempat disegel oleh pihak kecamatan. Namun, sambungnya, pemilik rumah tetap ngoto dan membangun kos-kosan berlantai 3.

“Kita gelar perkara dan naikkan statusnya sebagai tersangka. Dari Sabtu jadi tersangka minggu ditahan. Mandornya suruh ngelanjutin enggak mau tapi pemilik rumah tetap maksa,” tegasnya.

Atas hal ini,pemilik rumah berinisial M itu dikenakan Pasal 359 dan 360 KUHP tentang kelalaaian hingga menyebabkan orang terluka dan meninggal dengan ancaman 5 tahun penjara.

(mhd)

Peringati Hardiknas, Anies Baswedan: Jaga Persatuan dan Persaudaraan

loading…

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan saat menjadi Irup pada peringatan Hardiknas di Silang Monas, Jakarta Pusat. Foto/Okto Rizki Alpino/SINDOnews

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di lapangan silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019). Kardiknas 2019 bertema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Dalam kesempatan ini, Anies menyampaikan pesan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait pendidikan di balik Pemilu 2019.

Peringati Hardiknas, Anies Baswedan: Jaga Persatuan dan Persaudaraan

“Indonesia telah melewati puncak Demokrasi dalam pemilihan umum serentak dan prosesnya masih berlanjut menuju penentuan akhir, jika dilihat dari sudut pandang pendidikan, dalam pemilihan umum harus ada proses pembelajaran bagi seluruh rakyat Indonesia, proses belajar pada hakikatnya adalah momentum perubahan tingkah laku menuju kedewasaan (dalam berdemokrasi),” ucap Anies dalam menyampaikan pidato Kemendidbud, di Silang Monas Selatan, Kamis (2/5/2019).

Terbentuknya negara demokratis merupakan tujuan pendidikan nasional bangsa Indonesia. Undang-undang nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional, Pasal 13.

Baca Juga:

“Tujuan pendidikan Nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik, agar menjadi manusia yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab,” ucap Anies.

Pada Hardiknas ini, merupakan tanggung jawab tenaga pendidik dalam menjaga aset vital bangsa yang tidak ternilai harganya, yaitu semangat kerukunan, persaudaraan dan persatuan. (Baca juga: Momentum Hardiknas dan Milenial)

“Dalam upaya membangun sumber daya manusia, perspektif kemendikbud menekankan dua penguatan yaitu, pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja,” kata Anies dalam menyampaikan pidato dari Kemendikbud.

(mhd)

Ambil Uang di ATM SPBU, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di dalam Mobil

loading…

Penemuan mayat di dalam mobil. Foto/Ilustrasi/SINDOnews

JAKARTA – Seorang pria bernama Supriyartono (60) ditemukan tewas di dalam mobil area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Cilandak, Jakarta Selatan. Saat ini, polisi tengah mendalami penyebab kematian Supriyartono.

“Dari keterangan saksi, saat ditemukan korban duduk di bangku sopir dengan kaca jendela terbuka” ujar Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan, Kompol Suharyono pada wartawan di Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Sebelumnya, kata dia, saksi sempat melihat korban tengah memarkirkan mobilnya di SPBU Cilandak itu. Tak lama, korban menuju ke mesin ATM, saat kembali menuju mobilnya, korban tampak diantar seorang pengemudi ojek online.

Baca Juga:

“Korban kembali ke dalam mobil diantar pengendara ojek online seperti dalam keadaan lemas,” tuturnya.

Korban, kata dia, masuk ke mobil dalam keadaan mesin menyala. Setelah beberapa lama, korban pun ditemukan tak bergerak di dalam bangku mobilnya itu.

Saat diperiksa, korban ternyata telah meninggal dunia. Jenazah korban pun akhirnya dilarikan ke RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan guna diperiksa lebih lanjut terkait penyebab kematiannya itu.

(mhd)

Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Modus Ban Mobil Kempis

loading…

Pelaku kejahatan digiring ke kantor polisi. Foto/Dok/SINDOnews

JAKARTA – Polisi meringkus komplotan pencuri dengan modus ban kempis yang biasa beraksi di Jakarta Selatan. Safril (45), Eka Munsairi (39), Rahmat Aji (28), Dandi (20) dan Yogi Sanjaya (17) terakhir beraksi di Lampu Merah ITC Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya menjelaskan, mereka beraksi menggunakan sepeda motor dan memantau mobil yang menjadi targetnya. Setelah ketemu, kata dia, pelaku menusuk ban mobil korbannya dengan mata kunci.

“Saat korban dengan kendaraannya sedang kena macet, dia gembosi dengan cara menusukkan satu buah mata kunci ke ban kendaraan korban,” kata Andi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Baca Juga:

Para pelaku memiliki peran masing-masing, kata dia, ada yang berperan sebagai joki, eksekutor, pengawas keadaan sekitar, dan yang memberi tahu kalau ban mobil korbannya sudah kempis. Mereka beraksi saat korbannya tengah mengecek ban mobil di pinggir jalan.

“Saat korban mengecek ban mobilnya, pelaku ini beraksi mengambil barang berharga di dalam mobil,” tuturnya. (Baca juga: Kawanan Pencuri Modus Ban Kempis Dihajar Massa)

Para pelaku, ungkapnya, dibekuk di kawasan Serpong, Tangerang. Mereka sudah tiga kali tiga kali beraksi di Jakarta Selatan dan mereka merupakan residivis kasus serupa.

Kelima pelaku itu, tambahnya, kini dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Polisi pun tengah mendalami alur penjualan barang hasil curian para pelaku.

(mhd)

PT Transjakarta Sesalkan Aksi Perusakan dan Vandalisme di Hari Buruh

loading…

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Foto/Dok/SINDOnews

JAKARTA – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Jakarta tercoreng oleh aksi perusakan aset PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sebelumnya beredar video di media sosial aksi perusakan oleh sekelompok orang berbaju hitam yang merusak sarana prasana Transjakarta antara lain pagar di halte Tosari dan vandalisme separator.

Direktur Utama Transjakarta mengecam keras aksi pengerusakan dan vandalisme pada sarana prasarana publik tersebut. “Perilaku negatif ini tidak dapat dibenarkan,” tegas Agung saat dihubungi SINDOnews, Kamis (2/5/2019).

Baca Juga:

Mengetahui informasi tersebut, Transjakarta berkoordinasi langsung dengan kepolisian untuk mendapatkan informasi baik itu waktu, lokasi, hingga pelaku perusakan dan vandalisme aset Transjakarta. Menurut Agung, langkah tegas tersebut untuk memberikan efek jera.

Berdasarkan Pasal 170 KUHP perusakan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap orang atau barang dapat dikenakan hukuman penjara hingga 6 tahun kurungan.

“Kami akan usut dan laporkan kepada pihak berwajib atas kejadian perusakan ini. Aset-aset yang dirusak adalah aset milik publik dan digunakan bersama sehingga menjadi tanggung jawab bersama untuk selalu menjaga dan memeliharanya,” lanjutnya.

Agung menambahkan, Transjakarta akan segera memperbaiki kerusakan pagar di halte Tosari. Karena sarana tersebut untuk kenyamanan pelanggan. Serta membersihkan coretan di separator Transjakarta.

Ia juga memastikan karyawan Transjakarta yang tergabung dalam serikat pekerja tidak terlibat dalam aksi perusakan maupun vandalisme aset publik itu.

(mhd)

May Day, Konfederasi Serikat Pekerja Serukan Enam Tuntutan

loading…

JAKARTA – Puluhan ribu buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) merayakan May Day 2019 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, kemarin. Dalam peringatan itu, KSPI menyerukan enam tuntutan kepada pemerintah. Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, secara umum tema May Day yang diangkat adalah “Kesejahteraan Buruh dan Demokrasi Jujur Damai”.

Adapun tuntutan turunannya berjumlah enam poin. “KSPI mewakili kaum buruh mempunyai kepentingan memastikan demokrasi harus jujur, pilpres dan pileg sampai nanti diumumkan resmi oleh KPU pada 22 Mei,” ungkap Iqbal di lokasi kemarin.

Sementara itu, enam poin tuntutan yang disuarakan kaum buruh pada May Day 2019 yaitu menolak upah murah sekaligus cabut PP Nomor 78 Tahun 2015 beserta menaikkan komponen kebutuhan hidup layak (KHL) menjadi 84 item. Selain itu, KSPI menuntut sistem outsourcing dan pemagangan berkedok outsourcing dihapuskan.

Baca Juga:

“Kesejahteraan buruh adalah tentang cabut PP 78, kita apresiasi Pak Jokowi sudah melakukan itu dalam statement-nya dan kita tunggu hasil revisinya apa. Kemudian KHL harus 84 item, sekarang baru 60 item. Lalu hapus outsourcing dan pemagangan. Pemagangan lebih berbahaya dari outsourcing.

Orang dibayar Rp500.000 kerja delapan jam, enggak punya jaminan kesehatan dan jaminan pensiun. Jangan teman-teman jurnalis kontributor akan digitukan kalau pemagangan dilegalkan kalau kita enggak lawan. Pemagangan harus dilawan karena sudah tidak sesuai dengan UU,” katanya.

Tuntutan buruh lainnya adalah meningkatkan jaminan kesehatan dan jaminan pensiun, turunkan tarif dasar listrik dan harga sembako, serta meningkatkan kesejahteraan guru-tenaga honorer dan pengemudi ojek online. “Turunkan harga dasar listrik dan harga sembako. Siapa pun presidennya. Kalau enggak, kita demo terus,” tandasnya.

Terakhir, KSPI juga menyerukan kepada kaum buruh untuk ikut serta mengawal form C1 di KPU wilayah masing-masing demi mencegah kecurangan dan mengawal demokrasi yang jujur. “Pengerahan massa dalam koridor hukum. Tidak boleh ada kekerasan, fitnah, dan hoaks. Kami militan menjaga agar pemilu jujur,” ujarnya.

Di Bekasi, ribuan buruh kemarin menggelar aksi di Alun-Alun Kota Bekasi di Jalan Veteran, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Dengan tema “May Day Is A Creative Day”, ribuan buruh dari Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) dan Federasi Serikat Buruh Demokrasi Seluruh Indonesia (FSBDSI) itu berdatangan menggunakan sepeda motor dengan mengenakan seragam hitam dan merah.

Mereka juga antara lain menuntut penghapusan PP 78, menolak upah murah, menolak outsourcing, menolak pekerja magang. Untuk memeriahkan peringatan May Day, terdapat panggung hiburan dan sejumlah hadiah yang terpajang. Beberapa personel kepolisian dan pemerintah pun ikut bergoyang dalam perayaan penuh gembira.

Para buruh berjoget mengikuti alunan musik dan goyangan para biduan yang hadir. Tak mau kalah, para anggota kepolisian maupun TNI juga turut berjoget bersama. Bahkan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto dan Dandim 0507 Bekasi Letkol Arm Abdi Wirawan naik panggung untuk berjoget bersama para buruh.

Indarto mengatakan, May Day ini harus dirayakan dengan penuh kegembiraan. Kegembiraan itu dirayakan dengan penuh rasa syukur dikarenakan bisa bekerja dan menjadi seorang buruh. “Saya rasa kawan-kawan ini sudah sangat tepat ya, rayakan May Day ini dengan suatu hal positif. Kita harus syukuri jadi buruh,” katanya.

Sementara di Sleman, Yogyakarta, para pekerja dan buruh memperingati May Day dengan menggelar jalan sehat tripartit bersama para pengusaha dan pejabat pemkab setempat. Bupati Sleman Sri Purnomo melepas langsung kegiatan tersebut, bahkan ikut berjalan santai berbaur dengan peserta lain.

Jalan santai menempuh jarak sekitar 3 km mengitari kompleks Pemkab Sleman dengan start dan finis di lapangan Pemkab Sleman. Sebelum jalan santai, para peserta terlebih dahulu mengikuti senam pagi massal. Seusai jalan santai, ada hiburan dan pembagian doorprizebagi peserta serta kegiatan donor darah.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman Setiasih mengatakan, jalan santai yang terdiri dari unsur pengusaha, serikat pekerja, dan buruh serta aparatur sipil negara (ASN) Sleman tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, yang lebih penting lagi dengan kegiatan itu dapat memupuk semangat kebersamaan dan kekeluargaan bagi pengusaha, pekerja, dan buruh serta pemerintah sebagai pelaku hubungan industrial.

“Termasuk akan menciptakan hubungan yang harmonis serta mewujudkan situasi Sleman yang kondusif, aman, dan damai,” kata Setiasih. Di Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menjanjikan akan memberikan hadiah spesial bagi keluarga buruh pada peringatan May Day tahun ini, yakni kuota khusus masuk SMA/SMK negeri bagi anak buruh atau pekerja yang tidak mampu di Jatim.

Kuota yang diberikan Khofifah sebesar 5% dan berlaku untuk semua SMA/SMK negeri di Jatim. Keputusan itu sampaikan Khofifah di depan ribuan buruh yang hadir dalam aksi peringatan Hari Buruh di depan Kantor Gubernur di Jalan Pahlawan, Surabaya, kemarin.

“Saya sampaikan, kami ingin memberikan hadiah pada keluarga buruh, pekerja yang tidak mampu, dan j yang difabel, bahwa kita ada kuota 5% khusus bagi anak-anak mereka yang akan masuk ke SMA/SMK negeri di seluruh Jatim,” katanya.

Mantan menteri sosial itu menyebut anak buruh yang sudah di kelas III SMP atau MTs bisa memanfaatkan kuota khusus 5% ini untuk bisa masuk SMA/SMK negeri. “Para anak buruh, pekerja, dan difabel ini akan diprioritaskan untuk bisa masuk SMA SMK negeri di Jatim. Kuota khusus ini akan kita luncurkan besok saat Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional),” tandasnya.

Dengan adanya kuota masuk SMA/SMK negeri ini maka akan mempermudah para anak buruh dan pekerja tidak mampu untuk bisa mengakses pendidikan berkualitas. Terlebih, jika sudah masuk ke SMA/SMK negeri, mereka tidak akan terbebani dengan biaya. Ini karena mulai tahun ajaran baru Juli 2019 mendatang akan diterapkan sekolah gratis untuk SMA/SMK negeri se-Jatim.

(don)

500 Penari Topeng Betawi di Jaksel Peringati Hari Tari Sedunia

loading…

JAKARTA – Sebanyak 500 penari terlibat dalam Jakarta Selatan Menari untuk memeringati Hari Tari Sedunia ke-37, di Taman Ayodya, Kebayoran Baru. Tarian topeng Betawi menjadi pilihan dalam peringatan kali ini.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Selatan Imron mengatakan, Hari Tari Sedunia jatuh pada 29 April, dan sebagai apresiasi dari Pemkot Jakarta Selatan untuk mendukung seniman tari maka digelarlah acara senitari.”Harapan kami ke depan kualitas dan kuantitas kesenian di Jakarta Selatan khususnya senitari serta sanggar tari bisa lebih maju,” kata .

Dalam pagelaran ini, para penari secara bersama-sama membawakan tarian topeng Betawi dengan pengembangan sentuhan lebih modern.”Tema tari Topeng Samba, yaitu tari kreasi baru yang diadopsi dari pertunjukan topeng Betawi,” kata Imron pada wartawan Rabu (1/5/2019) .

Baca Juga:

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji menambahkan, Pemkot Jakarta Selatan terus mendorong pelestarian dan pengembangan tari-tari tradisional, terutama tarian khas Betawi. “Ini pertama kali di Jakarta Selatan. Pemkot Jakarta Selatan terus mendukung pelestarian budaya Indonesia, terutama budaya Betawi,” ungkapnya.

Salah satu penari Nadiatul (14), asal Pancoran mengaku senang diundang menari di pagelaran Hari Tari Sedunia. Dia mengaku mencintai seni tari sejak duduk di sekolah dasar.

“Kalau latihan saya di RPTRA setiap seminggu dua kali. Senang sekali saya bisa menari di depan banyak orang,” ucapnya.

(whb)

Jakarta Utara Targetkan Pendapatan Rp2,2 Triliun dari PBB

loading…

Sejumlah wajib pajak tengah antre untuk melakukan pembayar pajak.Foto/SINDOphoto/Dok

JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot ) Jakarta Utara menargetkan sebanyak Rp2,2 triliun pada penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) tahun 2019.

“Pemkot Utara menargetkan PBB sebesar Rp2.249.062.759.761. Jumlah itu terbagi dari PBB pokok dan piutang. Pokoknya Rp2,06 triliun, dan utangnya Rp183 juta,” ungkap Sekretaris Kota Jakarta Utara, Desi Putra saat melakukan evaluasi di Ruang VIP Kantor Wali Kota Jakarta Utara pada Selasa, 30 April 2019 kemarin.

Desi menuturkan, optimistis target tersebut terealisasi meskipun saat ini penerimaan PBB di Jakarta Utara baru 1,5% dari target atau Rp33.701.472.973. Hingga kini, berdasarkan data yang didapat, Kecamatan Cilincing menjadi realisasi tertinggi, yakni 2,51% dari target.

Baca Juga:

Sedangkan untuk tingkat kelurahan, kelurahan Semper Barat menjadi realisasi tertinggi yakni 14.82 persen dari target. “Mengingat pajak adalah sumber penerimaan untuk menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat, Saya sangat berharap kecamatan dan kelurahan lainnya dapat segera mengejar ketertinggalannya. Setidaknya bisa menyampaikan apa saja kendala di lapangan, agar Kita semua bisa mencari solusinya,” ucapnya.

(whb)

Diduga Aniaya Murid, Guru Sekolah Internasional Dilaporkan ke Polisi

loading…

Keluarga JNA dan kuasa hukumnya saat mendampingi korabn memberikan keterangan di Polres Jakarta Selatan.Foto/Istimewa

JAKARTA – Seorang siswa sekolah internasional berinisial JNA ditemani orang tuanya melaporkan seorang guru berinisial IR karena diduga melakukan tindakan kekerasan di dalam sekolah. Orang tua korban, Alamsyah melaporkan IR ke Polres Jakarta Selatan dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Alamsyah mengatakan, kasus dugaan kekerasan yang dialami sang buah hati telah dilaporkan ke SPKT Polda Metro Jaya pada 20 Februari 2019 silam. Adapun dugaan kekerasan yang dialami anaknya ini terjadi pada 19 Februari 2019.

“Anak saya mengalami luka memar di telinga,” kata Alamsyah kepada wartawan di Polrestro Jakarta Selatan pada Selasa, 30 April 2019 kemarin. Dia meuturkan, peristiwa ini bermula saat JNA yang duduk di bangku kelas enam tidak membawa perlengkapan kelas seni.

Baca Juga:

Menurut Alamsyah, berdasarkan penuturan anaknya, IR selaku guru merasa tidak suka dan mulai melakukan tindak kekerasan tersebut. Alamsyah melanjutkan, pernah menanyakan permasalahan ini sebelumnya kepada pihak sekolah, akan tetapi pihak sekolah menyarankan untuk tidak melaporkan peristiwa ini ke kepolisian.

“Mereka minta masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan, tapi saya rasa kalau sudah pukul dan luka, bukan hanya luka fisik, tapi juga batin, traumatis, biarkan proses hukum yang menyelesaikan,” ujarnya.

Almasyah mengatakan, kasus ini dilimpahkan ke Polrs Jakarta Selatan oleh penyidik Polda Metro Jaya.”Anak saya sudah dimintai keterangan oleh penyidik Polres Jakarta Selatan,” katanya.

Alamsyah dan kuasa hukum JNA, yakni Nadira juga telah melaporkan dugaan tindak kekerasan ini pada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). “Sudah ada pertemuan mediasi yang difasilitasi KPAI, tapi belum ada hasil lanjut,” ucap Nadira.

(whb)

Selama Ramadhan, Tempat Hiburan Malam di Jakarta Dilarang Operasi

loading…

Petugas kepolisian melakukan razia di salah satu diskotek di Jakarta.Foto/SINDOphoto/Dok

JAKARTA – Satpol PP DKI Jakarta mengingatkan agar tempat hiburan malam tidak beroperasi selama Ramadhan mendatang. Bila membandel tindakan tegas bakal dilakukan Satpol PP.

“Tempat hiburan malam dilarang beroperasi selama Ramadhan,” ungkap Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin saat menggelar apel di kawasan Jakarta Utara.
Arifin menuturkan, pihaknya langsung melakukan sosialisasi ke sejumlah tempat hiburan malam di sekitar Tanjung Priok dan Koja.

Dalam sosialisasi itu, petugas juga memasang Surat Edaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta Nomor 162/SE/2019 tentang Penyelenggaraan Waktu Penyelenggara Industri Pariwisata pada Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Baca Juga:

“Kita mengingatkan untuk tidak ada kegiatan asusila, narkoba dan judi. Serta menyerahkan Surat Edaran Gubernur dan Kadis Pariwisata DKI Jakarta,” ujarnya.

Arifin melanjutkan, beberapa tempat hiburan yang dilarang beroperasi yakni, klub malam, diskotek, mandi uap, rumah pijat, arena permainan ketangkasan manual, mekanik dan atau elektronik untuk orang dewasa, bar atau rumah minum yang berdiri sendiri dan yang terdapat di klub malam. “Semuanya harus tutup hingga H+1 idul fitri,” tegasnya.

Sementara untuk jam operasional tempat hiburan, seperti karaoke eksekutif, pub diatur untuk buka mulai pukul 20.30-01.30 WIB. Sementara karaoke keluarga diperkenankan beroperasi mulai pukul 14.00 hingga pukul 02.00 WIB.

Tak hanya itu kegiatan rumah sodok yang berlokasi dalam satu ruangan dengan pub dan karaoke eksekutif diatur beroperasi mulai pukul 20.30 sampai pukul 02.00. Dan rumah sodok yang berlokasi tidak satu ruangan dengan pub dan karaoke eksutif bisa beroperasi mulai pukul 10.00-24.00 WIB.

Khusus bagi sub jenis usaha diskotek yang diselenggarakan menyatu dengan kawasan komersial dan area hotel minimal bintang empat serta tidak berdekatan dengan sekolah, permukiman warga, rumah ibadah dan rumah sakit, Arifin mengatakan operasional boleh buka dengan mengacu Pasal 38 Pergub DKI Jakarta No 18/2018.

“Bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi teguran tertulis satu hingga tiga, usulan pembekuan sementara, pembatalan hingga pencabutan TDUP,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Hiburan Jakarta (Aspija) Hana Suryani meminta sejumlah anggotanya untuk patuh dan tunduk terhadap aturan itu.”Kita akan bantu Pemprov DKI Jakarta melakukan sosialisasi kebijakan ini,” ucapnya.

(whb)

Libur May Day, 35.121 Pengunjung Padati Kebun Binatang Ragunan

loading…

Ribuan pengunjung memadati Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan.Foto/SINDOphoto/Dok

JAKARTA – Sebanyak 35.121 orang memadati Taman Margasatwa Ragunan atau lebih akrab di telinga masyarakat dengan sebutan Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, pada hari libur May Day Rabu (1/5/2019).

“Jumlah pengujung TMR hingga pukul 16.00 WIB tercatat ada sebanyak 35.121 orang, jumlah motor 3.989 unit, mobil 2.526 unit, bus 103 unit dan sepeda 112 unit,” ungkap Ketua Satuan Pelaksana Promosi dan Pengembangan Usaha, Taman Marga Satwa Ragunan, Ketut Widarsana kepada SINDOnews pada Rabu (1/5/2019).

Ketut mengimbau, kepada seluruh pengunjung untuk bersama-sama menjaga kebersihan Taman Margasatwa Ragunan, jika terjadi hujan para pengunjung disarankan untuk berteduh di tempat yang sudah disediakan. Dan tidak diperkenankan untuk memberi makanan kepada satwa di Taman Margasatwa Ragunan.

Baca Juga:

“Terkhusus anak-anak agar lebih waspada dalam memberikan pengawasan, agar tidak terlepas dari rombongan,” ucap Ketut.

(whb)

Aksi Simpatik, Polwan Polres Jakbar Tebar Ratusan Bunga untuk Buruh

loading…

Sejumlah Polwan dari Polrestro Jakarta Barat membagikan bunga mawar kepada para buruh di lampu merah Slipi.FotoSINDOnews/Yan Yusuf

JAKARTA – Memperingati hari buruh nasional, sejumlah Polwan Polrestro Jakarta Barat membagikan sejumlah bunga kepada ratusan buruh yang melintas di lampu merah Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (1/5/2019).

“Sengaja kami berikan sebagai bentuk apresiasi kami terhadap sejumlah buruh yang memperingati hari buruh,” kata Kasubbag Sumda Polrestro Jakarta Barat, AKBP Widiastuti Chasana Putri di lokasi.

Dalam memeringati hari buruh, Widiastuti mengatakan, sebanyak 100 tangkai bunga mawar disiapkan. Bunga ini kemudian dibagikan kepada sejumlah buruh yang melintas, khususnya kepada buruh wanita.

Baca Juga:

Dipilihnya bunga mawar, lanjut Widiastuti, karena keindahan yang ada dibunga mawar menunjukkan tanda cinta polisi terhadap buruh, khususnya mereka yang bekerja.“Bagaimanapun adanya buruh membantu perekonomian bangsa ini. Kita harus menaruh penghormatan setingginya kepada mereka,” ucapnya.

(whb)

Aksi May Day Selesai, Jalan Merdeka Barat dan Selatan Dibuka

loading…

Massa dari berbagai element serikat buruh melakukan aksi damai memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (01/05/2019).Foto/SINDOphoto/Adam Erlangga

JAKARTA – Ribuan buruh asal Jakarta, Bogor, Bekasi, Tangerang, Jawa Barat, Jawa Tengah, membubarkan diri secara tertib dari lokasi perayaan May Day di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Ribuan buruh ini pun kembali ke kota-kota asal masing-masing menggunakan kendaraan yang mengangkut mereka.

Pantauan SINDOnews, di titik kumpul Patung Kuda, para buruh berangsur-angsur meninggalkan lokasi. Mereka menuju ke tempat asal baik dari Jakarta, Bekasi, Bogor, Tangerang maupun dari Jawa Barat dan Jawa Tengah.

“Mari kawan-kawan kita pulang secara tertib. Hidup buruh,” ujar orator di Patung Kuda, Rabu (1/5/2019). Setelah massa mundur, petugas dari kepolisian mulai membuka blokade kawat berduri. Jalan Merdeka Barat dan Timur juga nampak telah dibuka. Sejumlah petugas pun nampak mengatur arus lalu lintas.

Baca Juga:

(whb)

Tunggak Pajak Rp4,7 Miliar, Apartement Latumenten Bakal Disita DKI

loading…

JAKARTA – Tunggakan pajak sebesar Rp4,7 miliar bakal membuat sejumlah unit apartement Latumenten di Jakarta Barat bakal disita. Hal ini dilakukan setelah developer itu enggan membayar pajak.

Meski demikian, sebelum melakukan penyitaan, Pemprov DKI Jakarta telah melayangkan teguran hingga penyegelan. Namun hal itu tak membuat Developer itu membayar pajak. Sikap acuh ini membuat Pemprov berang.

“Sebelumnya sudah dilakukan imbauan surat teguran dan pemasangan stiker hingga pra surat paksa. Kita sudah lakukan, namun belum juga ada pembayaran, langkah selanjutnya penagihan aktif dengan surat paksa,” kata Kepala Suban PRD Jakarta Barat, Hendarto, Rabu (1/5/2019).

Baca Juga:

Di apartement Latumeten sendiri, kata Hendarto pihaknya mencatat tunggakan pajak mencapai Rp4.764.743.900. Tunggakan itu berasal tagihan yang tidak dibayarkan sejak 2015 lalu.

Karena itulah, merujuk dari Undang Undang 19 tahun 2000 dan Pergub 190 tahun 2017. Pihaknya berencana akan menyita sejumlah unit apartement yang diketahui milik developer.

“Hari ini kami kasih tenggat waktu terakhir, kalo memang tidak ada kepastian. Tindak tegas akan kami lakukan,” kata Hendarto.

Hendarto melanjutkan, jumlah sebesar Rp4,7 miliar itu bakal meningkat seiring sanksi bunga yang mengembang lantaran perusahaan itu tak membayar. Terkait jumlah sanksinya berapa, Hendarto mengaku masih melakukan penghitungan.

“Sanksi bunga sesuai ketentuan 2 persen perbulan itu diikuti dihitung dari lamanya keterlambatan,” ucapnya.

Setelah nantinya menyita unit apartement, lanjut Hendarto pihaknya kemudian akan memasukan unit itu dilakukan lelang. Uang hasil lelang kemudian akan digunakan untuk membayar hutang pajak dan bungannya.

Sementara terhadap unit apartement yang telah terjual dan ditempati masyarakat. Hendarto memastikan penyitaan dan penyegelan takkan dilakukan. Sebab dari perhitungan kasar pihaknya, tercatat jumlah unit developer cukup banyak dan bisa digunakan untuk disita membayar pajak.

Selain dikawasan Apartement Latumenten, Hendarto mengakui ada dua lokasi lain yang tercatat melakukan tindakan serupa, yakni satu kawasan di Joglo, Kembangan, Jakarta Barat yang tercatat menunggak sebesar Rp 521 juta dari tunggakan sejak tahun 2014. Dan kawasan di Kebon Jeruk.

“Alhamdulillah yang di Kebon Jeruk dari penagihan aktif dengan surat paksa, wajib pajak sudah menyatakan bersedia membayar sebagian selanjutnya sisanya akan dicicil,” tuturnya.

Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti, Nirwono Joga menyambut baik langkah DKI Jakarta yang aktif menagih pajak. Ia menilai cara ini bisa membuat penagih pajak ketakutan. Karena kegiatan ini perlu dilakukan rutin.

Bahkan, kata Nirwono, dirinya meminta agar DKI melakukan seperti di Cina. Disana penunggak pajak diumumkan di beberapa bioskop sesaat sebelum film di mulai. Cara ini membuat penunggak pajak menjadi malu lantaran namanya diumumkan terbuka ke masyarakat.

“Ini bisa memberikan efek jera. Tidak hanya bangunan, tapi juga kendaraan. Kita tau banyak tunggakan disana,” tutupnya.

(ysw)

Sudah Meninggal sejak 2 Minggu, Jasad Pensiunan PNS Baru Diketahui

loading…

DEPOK – Seorang pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. Korban, Muhtarom (72) ditemukan sudah tak bernyawa di ruang tamu rumahnya di Pengasinan, Sawangan Depok, pada Selasa, 30 April 2019 kemarin.

Jasadnya sudah menempel dengan lantai rumahnya. Warna kulit tubuhnya pun sudah terlihat menghitam. Diduga korban meninggal sudah lama namun tidak ada yang tahu.

Korban hanya tinggal di rumah bersama satu anaknya yang mengalami gangguan jiwa. Bahkan ketika tetangga membuka pintu rumah korban, anaknya yang mengalami gangguan jiwa terlihat duduk saja.

Baca Juga:

Sutiyah (67) istri korban mengatakan, mengetahui suaminya sudah meninggal dari tetangga. Pertama kali ada tetangga yang mendapat firasat tidak enak. Kemudian tetangga memberanikan diri masuk dan membuka rumah korban.
“Awal ada tetangga sempat melihat sekilas bayangan Bapak di depan rumah tetangga. Tetangga curiga karena bau bangkai dari dalam rumah,” kata Sutiyah Rabu (1/5/2019).

Atas temuan ini pun warga melaporkan ke petuags kepolisian. “Waktu jasad bapak ditemukan anak saya sedang duduk sambil merokok di teras belakang rumah. Terakhir ketemu hari Jumat dua minggu yang lalu membawakan makanan,” ceritanya.

Dikatakan Sutiyah, suaminya memang menderita penyakit darah tinggi. Dia pun menduga suaminya meninggal karena sakit. Dia pun menyesali tidak ada yang tahu perihal kematian suaminya.

“Penyebab kematian bapak kemungkinan akibat darah tinggi yang dideritanya sudah lebih dari lima tahun. Setelah pensiunan tinggal berdua bersama anaknya di Depok,” ungkapnya.

Ketua RT 02/02 Junaedi mengatakan, tetangga rumah depan korban memang sudah mencium aroma bau bangkai. Namun tetangga menduga itu adalah bangkai binatang. Kecurigaan menguat ketika ada yang melihat bayangan almarhum dari dalam rumah tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Sawangan Iptu Burhan mengatakan, korban meninggal diperkirakan sudah lebih dari dua minggu. Tidak didapatkan tanda kekerasan di jasadnya. Korban diduga meninggal karena sakit. “Melihat kondisi jasad sudah sulit dikenali diperkirakan sudah lebih 14 hari meninggal. Keterangan keluarga korban mengidap sakit darah tinggi menahun,” ucapnya.

(whb)

Soal Tarif Baru, Gojek Akan Lakukan Uji Coba di Lima Kota

loading…

JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan aturan mengenai tarif batas bawah dan atas ojek online (ojol) mulai berlaku 1 Mei 2019. Terkait peraturan tersebut, Gojek sebagai pihak aplikator akan melakukan uji coba tarif baru tersebut di lima kota tempat Gojek beroperasi.

“Untuk itu, mulai tanggal 1 Mei 2019, sesuai dengan diskusi kami dengan Kemenhub, kami akan melakukan uji coba tarif baru di lima kota Gojek beroperasi,” ujar Michael Say VP Corporate Affairs at GO-JEK saat dihubungi SINDOnews melalui pesan singkat, Rabu (1/5/2019).

Soal uji coba tersebut, kata Michael, pihaknya akan terus memonitor dan mengevaluasi hasilnya untuk memastikan terciptanya keseimbangan permintaan pelanggan, hal itu demi keberlangsungan pendapatan mitra mereka.

Baca Juga:

Terkait dengan pedoman tarif yang dikeluarkan pemerintah, Gojek melihat ada maksud positif atas penetapan tarif batas bawah ini.

“Kami melihat maksud positif atas penetapan tarif batas bawah. Hal ini sejalan dengan semangat Gojek untuk menjaga iklim usaha yang sehat serta memberikan peluang penghasilan yang berkesinambungan kepada mitra kami,” imbuhnya.

Sebagai informasi, besaran tarif untuk ojek online ditetapkan berdasarkan zonasi. Ketiga zona itu adalah yaitu zona I untuk wilayah Sumatera, Jawa (tanpa Jabodetabek), dan Bali; zona II Jabodetabek; dan zona III Kalimantan, Sulawesi, NTT, Maluku, dan lainnya.

Adapun besaran tarif nett untuk zona I batas bawah Rp1.850 dan batas atas Rp2.300, dengan biaya jasa minimal Rp7.000-Rp10.000. Sementara zona II batas bawah Rp2.000 dengan batas atas Rp2.500, dan biaya jasa minimal Rp8.000-Rp10.000. Untuk zona III batas bawah Rp2.100 dan batas atas Rp2.600 dengan biaya jasa minimal Rp7.000- Rp10.000.

(ysw)

15 Wanita Pemijat dan 3 Pria Terjaring Razia Satpol PP Depok

loading…

DEPOK – Petugas Satpol PP Kota Depok menggelar razia ke sejumlah panti pijat dan warung yang menjual minuman keras. Dalam razia ini sebanyak 12 wanita pemijat serta tiga pria terjaring.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratna mengatakan, razia ini digelar untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagia masyarakat yang tak lama lagi akan melaksanakan puasa selama Ramadhan. Petugas pun menyisir sejumlah panti pijat di Jalan Raya Bogor dan warung di Sukmajaya yang menjual minuman keras.

“Dari sejumlah panti pijat yang kita razia ada sebanyak 12 wanita pemijat serta tiga pria yang sedang memijat kita amankan. Dari warung miras yang kita razia disita 156 botol minuman beralkohol yang memiliki kadar 5-60% alkohol,” kata Lienda pada wartawan Rabu (1/5/2019).

Baca Juga:

Lienda menuturkan, seluruh wanita pemijat serta tiga pelanggan hanya didata identitasnya dna diminta untuk tidak mengulangi perbuatannya, Begitu pun pemilik warung yang menjual minuman keras juga didata dan minta tidak lagi menjual barang haram tersebut.

Dia menegaskan, pihaknya akn terus melakukan razia selama Ramadhan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.”Kita akan terus gelar razia, tak berhenti di sini saja,” ucapnya.

(whb)

PT Jakpro Sosialisasi Desain Stadion Bertaraf Internasional

loading…

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai Project Owner Jakarta International Stadium (JIS) menggelar sosialisasi desain stadion bertaraf internasional di Hotel Alila, Jakarta, Selasa (30/04/2019). Foto istimewa

JAKARTA – Proses mewujudkan stadion bertaraf internasional memasuki tahap sosialisasi desain, paralel dengan pekerjaan soil test di lapangan pra pondasi. Sosialisasi bertajuk “Road to World Class Stadium” diselenggarakan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai Project Owner Jakarta International Stadium (JIS) pada hari Selasa (30/04/2019).

Pada tahap sosialisasi ini Jakpro menghadirkan assessor Federation Internationale de Football Association (FIFA) Chris Jopson, Basic Designer Team dari PT Jakarta Konsultindo, anak usaha Jakpro, dan Project Director JIS, Iwan Takwin.

Project Director JIS Iwan Takwin memaparkan, pasca kick off Pembangunan JIS oleh Gubernur DKI Jakarta (15/3/2019) lalu, dalam dua pekan pertama tim proyek memastikan perangkat administratif memenuhi Good Corporate Governance (GCG). Mulai 25 April 2019 proyek dikawal oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Tim Pengawal dan Pengamanan Pembangunan Pemerintah Daerah (TP4D). Dua pekan berikutnya di lokasi pembangunan, tenaga analis menyisir lahan melakukan soil test.

Baca Juga:

“Tahap ini sangat penting sebelum pelaksanaan pekerjaan pondasi yang dijadwalkan Juni 2019 mendatang. Tanah di Jakarta Utara memiliki karakter khas. Di bawah tanah yang siap dibangun stadion harus dipastikan betul kondisinya. Kami melakukan test secara rinci,” ujar Iwan Takwin.

Sejalan pekerjaan analisa, lanjutnya, sosialisasi konsep desain dikomunikasikan sejak dini. Tujuannya, guna menyelaraskan kerangka berpikir bagi segenap pemangku kepentingan untuk memetakan peran-peran terbaik mewujudkan impian bersama stadion kelas dunia. Sosialisasi perdana ini dihadiri jajaran SKPD Pemprov DKI Jakarta terkait pembangunan stadion, beberapa Direksi BUMD DKI Jakarta, manajemen PSSI, para potensi mitra kerja (kontraktor, supplier, vendor), perwakilan komunitas pecinta bola, komunitas budaya, pegiat lingkungan dan para awak media.

Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto menjelaskan bahwa megaproyek dirancang menjadi stadion yang ramah lingkungan. “Kami menargetkan Greenship Building grade platinum. Konservasi air, energi, siklus material, kualitas udara, manajemen gedung, mengacu para standar internasional,” jelasnya. Karena itu, lanjut Dwi, pihaknya memberi perhatian besar pada penerapan resettlement action plan untuk memastikan pembangunan stadion memberikan benefit bagi kawasan sekitar.

Acara sosialisasi dibuka oleh Direktur Pengembangan Bisnis Jakpro, Moh. Hanief A. Setianto yang membidangi pembangunan stadion visioner ini. Pembangunan di kawasan utara, papar Hanief, merupakan implementasi polisentrik untuk mewujudkan wajah baru Jakarta yang tersebar di seluruh wilayah ibukota.

“Stadion merupakan ikon di tengah kawasan seluas 22 hektare, diproyeksikan menjadi magnet untuk Jakarta makin bahagia. Kita wujudkan quote Gubernur DKI Jakarta: pemainnya juara, supporternya teladan, dan InsyaAllah, stadionnya kelas dunia,” papar Hanief.

Stadion internasional berkapasitas 82.000 penonton ini merupakan megastructure yang akan menyedot daya dukung mitra kerja skala besar dalam proses pembangunan fisiknya. Sejalan aktivitas proyek di lapangan, aktivitas-aktivitas “membangun jiwa” dihidupkan dengan mengajak potensi-potensi positif komunitas dari mulai pecinta bola, pegiat sosial, edukasi, lingkungan hingga industri kreatif.

Stadion bertaraf internasional yang dibangun oleh Jakpro dengan payung hukum Pergub No 14 Tahun 2019 ini direncanakan selesai pada Juni 2021. Jakpro merupakan BUMD DKI Jakarta yang baru-baru ini -pada 29 April 2019- menerima penghargaan dari penilai independen sebagai Top BUMD of The Year 2019.

Selain itu, 3 (tiga) penghargaan lainnya meliputi Top BUMD 2019 All Criteria, Top BUMD 2019 Sector, dan khusus Direktur Utama Jakpro Dwi Wahyu Daryoto mendapat apresiasi berdasarkan penilaian karakter dan kompetensi sebagai “Top CEO BUMD 2019”.

(don)

Front Perjuangan Rakyat Banten Minta Jokowi Tingkatkan Kesejahteraan Buruh

loading…

Perwakilan buruh dari Front Perjuangan Rakyat Banten menjelaskan selama 4,5 tahun kepemimpinan Jokowi-JK banyak menyengsarakan rakyat, Rabu (1/5/2019). Foto/SINDOnews/Komaruddin Bagja

JAKARTA – Front Perjuangan Rakyat Banten menyuarakan keadilan di depan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Dari atas mobil komando, sang orator menjelaskan selama 4,5 tahun kepemimpinan Jokowi-JK banyak menyengsarakan rakyat.

“Upah buruh murah. Jaminan kesehatan bermasalah hidup serba susah,” ujarnya saat orasi di atas mobil komando, Rabu (1/5/2019).

Menurutnya, rezim kepemimpinan saat ini mengandung kapitalisme, imperialisme dan tidak berpihak kepada rakyat.

Baca Juga:

“Sudah banyak kebohongan yang dilakukan rezim ini. Nasib buruh semakin tidak menentu,” tegasnya.

Pantauan SINDOnews, orasi bergantian terus dilakukan oleh para aktivis baik dari kalangan buruh, petani, pemuda dan mahasiswa. Mereka menyayangkan kepemimpinan Jokowi-JK.

“Rezim yang terus meneror, menindas dan menghisap keringat rakyat, keringat para buruh,” tutupnya.

(ysw)

Ribuan Buruh Bekasi Rayakan May Day dengan Berdangdut

loading…

Ribuan buruh Kota Bekasi memilih merayakan May Day di Alun-alun Bekasi dengan acara hiburan dangdut serta berbagai macam hadiah.Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya

BEKASI – Ribuan buruh Bekasi memadati Alun – Alun Kota Bekasi di Jalan Veteran, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (1/5/2019). Kedatangan buruh dari Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) dan Federasi Serikat Buruh Demokrasi Seluruh Indonesia (FSBDSI) untuk merayakan hari buruh sedunia.

Dengan tema May Day is A Creative Day, buruh berdatangan menggunakan sepeda motor dengan mengenakan seragam serba hitam dan merah. Bahkan, ada dua mobil komando untuk berorasi

Ribuan buruh ini menuntut penghapusan PP No 78/2015 tentang Pengupahan, menolak upah murah, menolak outsourcing, stop magang maupun lainya. Untuk memeriahkan May Day kali ini, terdapat panggung hiburan, dan sejumlah hadiah.

Baca Juga:

Beberapa personel kepolisian dan pemerintah ikut bergoyang dalam perayaan penuh gembira. Para buruh berjoget mengikuti alunan musik dan goyangan para biduan yang hadir.

Tak mau kalah, para anggota kepolisian maupun TNI juga turut berjoget bersama. Bahkan Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto dan Dandim 0507 Bekasi, Letkol Arm Abdi Wirawan ikut naik ke panggung untuk berjoget bersama para buruh.

Indarto mengatakan, May Day ini harus dirayakan dengan penuh kegembiraan. Kegembiraan itu dirayakan dengan penuh rasa syukur dikarenakan bisa bekerja dan menjadi seorang buruh.”Saya rasa kawan-kawan ini sudah sangat tepat ya, merayakan May Day ini dengan suatu hal postif. Kita harus syukuri jadi buruh,” katanya.

Ketua DPC Federasi Serikat Buruh Demokrasi Seluruh Indonesia (FSBDSI) Bekasi, Saefudin mengatakan, memilih merayakan May Day di Alun-alun Kota Bekasi dengan tidak ikut aksi ke Jakarta dikarenakan memperhitungkan agar terhindar dari gesekan.”Kita meriahkan di Bekasi saja,” katanya.

Meski demikian, lanjut dia, dalam perayaan May Day di Kota Bekasi tetap ada sejumlah tuntutan yang diperuntukkan bagi kesejahteraan para buruh.”Enggak perlu ke luar wilayah, kita cukup di wilayah Bekasi, di sini juga kan sumber segala masalah dari perburuhan. Kita perjuangan kondisi ini di wilayah kita saja,” tegasnya.

(whb)

Mulai Diberlakukan, Grab Siap Patuhi Aturan Baru Tarif Ojek Online

loading…

JAKARTA – Grab Indonesia menyatakan akan mematuhi aturan kenaikan tarif ojek online yang mulai berlaku 1 Mei 2019. Dukungan Grab tersebut sebagai wujud upaya pemerintah untuk mewujudkan terselenggaranya angkutan sepeda motor yang aman dan nyaman.
“Terkait PM 12/2019, Grab akan turut mendukung upaya Pemerintah mewujudkan terselenggaranya angkutan sepeda motor untuk kepentingan masyarakat yang aman dan nyaman,” ujar President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Rabu (1/5/2019).

Perusahaan Decacorn pertama di Asia Tenggara ini berharap kepada Pemerintah selaku regulator dapat mengawasi implementasi kebijakan ini dengan cermat.

“Salah satunya agar kebijakan tentang tarif yang baru tersebut betul-betul dilaksanakan oleh seluruh perusahaan ride-hailing atau pemangku kepentingan industri ini demi kepentingan mitra pengemudi serta menjamin ketersediaan layanan Grab bagi seluruh pelanggan kami,” imbuh Ridzki.

Baca Juga:

Ridzki juga berharap bagi masyarakat pengguna dapat bersiap dengan pertaturan perubahan tarif yang ditetapkan pemerintah mulai hari ini.

Sebagai informasi, besaran tarif untuk ojek online ditetapkan berdasarkan zonasi. Ketiga zona itu adalah yaitu zona I untuk wilayah Sumatera, Jawa (tanpa Jabodetabek), dan Bali; zona II Jabodetabek; dan zona III Kalimantan, Sulawesi, NTT, Maluku, dan lainnya.

Adapun besaran tarif nett untuk zona I batas bawah Rp1.850 dan batas atas Rp2.300, dengan biaya jasa minimal Rp7.000-Rp10.000. Sementara zona II batas bawah Rp2.000 dengan batas atas Rp2.500, dan biaya jasa minimal Rp8.000-Rp10.000. Untuk zona III batas bawah Rp2.100 dan batas atas Rp2.600 dengan biaya jasa minimal Rp7.000- Rp10.000.

Aturan mengenai tarif ojol ini tertuang dalam Peraturan Menteri (PM) No 12 tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat dan Surat Keputusan (SK) Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019.

(ysw)

Tak Kuat Menanjak, Bus Terguling di Puncak 5 Penumpang Luka-luka

loading…

Petugas Polres Bogor dibantu truk drek Jasa Marga berupaya mengevakuasi bus yang terguling di Tanjakan Selarong, Puncak, Bogor.Foto/SINDOnews/Haryudi

BOGOR – Kecelakaan tunggal yang melibatkan bus pariwisata kembali terjadi di kawasan Puncak, tepatnya di Tanjakan Selarong, Desa Cibogo, Megamendung, Kabupaten Bogor, Rabu (01/05/2019) siang. Lima dari 25 penumpang rombongan sekolah asal Banten mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di RSUD Ciawi.

“Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Sebelum terjadi kecelakaan awalnya kendaraan bus A 7531 FL yang mengangkut rombongan anak sekolah dari Banten tersebut bergerak dari arah Gadog menuju Puncak untuk berlibur ke Taman Wisata Matahari,” ungkap Kasat Lantas Polres Bogor, AKP M Fadli, Rabu (01/05/2019).

Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di Tanjakan Selarong bus tak kuat menanjak sehingga bergerak mundur dan telat melakukan pengereman hingga mengakibatkan bus terguling ke kiri dengan posisi ban sebelah kanan di atas.

Baca Juga:

“Kita sudah tangani dan evakuasi penumpang maupun busnya dibantu dengan kendaraan derek dari Jasa Raharja Tol Jagorawi. Berdasarkan pendataan, lima orang yang mengalami luka ringan dan sedang dalam perawatan di RSUD Ciawi,” ujarnya.

Fadli menuturkan, seopir bus telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan terkait kecelakaan tersebut. “Saat ini arus Lalu lintas di jalur Puncak dari kedua arah sudah normal kembali. Untuk penyebab pastinya kita masih melakukan penyelidikan, tapi dugaan sementara kecelakaan tersebut akibat kurang kontrol si pengemudi, karena fungsi rem informasi sementara semuanya normal,” pungkasnya.

Sebelumnya, peristiwa kecelakaan tunggal juga terjadi dilokasi yang sama, sebuah bus sarat penumpang dengan nomor polisi B 7572 YZ menabrak ban yang dipasang di jalur penyelamat, Tanjakan Selarong, Puncak, Bogor, Minggu, 21 April 2019 lalu.

Meski tak ada korban meninggal dunia, namun belasan orang mengalami luka – luka akibat kecelakaan tunggal tersebut.

(whb)

Buruh Jakut Pusatkan Perayaan May Day di Cilincing

loading…

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) dirayakan semarak di lapangan Jalan Kalibaru Timur, Kelurahan Cilincing, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (1/5/2019). Foto/Istimewa

JAKARTA – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) dirayakan semarak di lapangan Jalan Kalibaru Timur, Kelurahan Cilincing, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (1/5/2019). Ribuan buruh dari berbagai serikat hadir memeriahkan acara tersebut.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengatakan, peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta Utara sengaja dirangkai meriah. Menghilangkan kekhawatiran masyarakat terhadap aksi penyampaian pendapat yang kerap menuai kontroversi.

“Acara ini diisi dengan hiburan, sembako murah, dan pemeriksaan kesehatan. Ada juga pembagian kartu Perisai dari BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja sektor informal,” kata Ali, saat ditemui di Lapangan Jalan Kalibaru Timur, Kelurahan Cilincing, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (1/5).

Baca Juga:

Acara ini juga terselenggara atas peran Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit yang diketuai oleh dirinya. Berperan sebagai pengembangan antara Pemerintah Kota, pengusaha, dan serikat pekerja di Jakarta Utara.

“LKS Bipartit ini sebagai wadah kita untuk berkomunikasi antara buruh, pengusaha dan pemerintah. Di sinilah kita bahas ada beberapa kepentingan buruh dan kepentingan dari pengusaha. Supaya sama-sama tidak merugikan tapi justru saling menguntungkan dan ini diperkuat oleh pemerintah kota,” jelasnya.

Presiden Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Mudhofir Khamid menerangkan, perayaan Hari Buruh Internasional boleh saja dilakukan dalam bentuk apapun, salah satunya seperti di Jakarta Utara ini.

Dalam peringatan May Day tahun ini, pihaknya berharap adanya revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2019. Terutama adanya keterlibatan serikat buruh dalam penentuan Upah Minimum Provinsi (UMP).

“Sehingga nanti dialognya ke arah bagaimana sistem pengupahan yang bisa disepakati antara serikat buruh dan pengusaha dan pemerintah. Apalagi saat ini para buruh juga sedang beradaptasi menghadapi era 4.0. Mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDA). Jangan sampai kita (buruh) hanya menjadi penonton,” ungkapnya.

Sementara Kepala BPJS Ketenagakerjaan Koordinator Wilayah Jakarta Utara, Pepen S. Almas menambahkan, pihaknya memanfaatkan momentum perayaan May Day untuk mempromosikan dan menyerahkan 1.000 kartu Perisai. Kartu ini menjadi jaminan keselamatan kerja bagi pekerja sekotor non formal.

“Ini merupakan inovasi dari kami (BPJS) Ketenagakerjaan untuk memfasilitasi pekerja yang tidak hanya dari sektor formal. Tapi juga sektor non formal seperti pedagang, nelayan, hingga pengendara ojek. Per bulannya mereka hanya membayar premi sebesar Rp 16.800,- secara mandiri,” tutupnya.

(ysw)

May Day, Massa Buruh Kecewa Tak Bisa Mendekat ke Istana Negara

loading…

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono memantau langsung kondisi di lapangan tepatnya di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan Kementerian Pariwisata RI, Rabu (1/5/2019). Foto/SINDOnews/Komaruddin Bagja

JAKARTA – Para buruh kecewa lantaran tidak dapat menyampaikan aspirasinya mendekat ke Istana Negara. Hal itu lantaran pihak kepolisian melakukan penyekatan di Patung Kuda dengan memasang kawat berduri.

“Ya kecewa toh. Kita sengaja jauh-jauh dari Semarang niatnya mau mendekat ke Istana eh sekarang cuma sampai sini aja (Patung Kuda),” kata Wawan di kawasan Patung Kuda Indosat, Rabu (1/5/2019). (Baca: May Day, Polisi Siapkan Rekaya Lalin di Istana Negara dan Senayan)

Meskipun kecewa, ia menganggap hikmah di balik larangan mendekat ke Istana ia bisa sekaligus berwisata di Ibu Kota. “Ya kalau begini mendingan kita wisata aja di Monas. Wong jalan ke sana di tutup,” ungkapnya.

Baca Juga:

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono memantau langsung kondisi di lapangan tepatnya di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan Kementerian Pariwisata RI.

Kapolda didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Y, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan dan pejabat lainnya menyaksikan orasi dari perwakilan buruh di atas mobil komando. (Baca juga: Polisi Minta Buruh Tertib Saat Peringati May Day)

“Kita sudah merencanakan yang terkait dengan apa yang kita lakukan tadi, sudah dari kemarin kita rencanakan cara komunikasi kepada buruh di mana saja yang pertama ada di patung kuda yang sekarang kita lihat sendiri ini yang pertama dan juga yang kedua ada di Tennis Indoor GBK,” jelas Argo.

Sementara itu, perbedaan hari buruh tahun ini dengan tahun lalu yakni, tahun ini para buruh hanya bisa mengaspirasikan suara mereka sampai di patung kuda, artinya tidak sampai di depan Taman Pandang seperti sebelumnya.

Argo pun menjelaskan hal ini sudah dikomunikasikan dengan para serikat pekerja. “Soal itu sudah dikomunikasikan,” tutupnya.

(ysw)

Usai Pilpres, ARINDA Ajak Anak Indonesia Doa Bersama untuk Persatuan

loading…

Ajak warga Indonesia saling rangkul pasca pencoblosan Pilpres di pemilu 2019, Aliansi Relawan Indonesia Damai (ARINDA) menggelar acara Doa Anak Indonesia di Kota Tangerang. Foto/Istimewa

JAKARTA – Ajak warga Indonesia saling rangkul pasca pencoblosan Pilpres di pemilu 2019, Aliansi Relawan Indonesia Damai (ARINDA) menggelar acara “Doa Anak Indonesia” di Kota Tangerang, Rabu (1/04/2019).

“Doa ini penting mengawal proses pemilu Yang masih berjalan sekaligus upaya spiritual agar Indonesia tetap damai,” kata Heryono Haryoso Mewakili relawan Indonesia Damai melalui siaran persnya, Rabu (1/5/2019).

Agenda doa Anak Indonesia diakuinya berangkat dari keprihatinan melihat Efek Pilpres 2019 yang dirasakan di masyarakat hingga berefek pada anak-anak.

Baca Juga:

“Efek Pilpres kali ini tidak hanya dirasa bagi kita yang punya hak pilih, tapi anak anak kita juga terbawa psikologisnya,” ungkap Heryono.

Sanusi Pane, mantan ketua KPUD Kota Tangerang Yang hadir dan memberikan petuah Indonesia Damai dalam acara itu merespon positif acara tersebut.

“Memang perlu ada upaya untuk merajut silaturahim diantara anak bangsa Yang mungkin terputus efek pilpres,“ kata Sanusi Pane.

Terkait hasil keputusan Dan ketetapan siapa presiden nantinya, Sanusi meyakinkan bangsa Indonesia memberikan kepercayaan pada KPU sebagai lembaga negara Yang ditunjuk melaksanakan Pemilu.

“Tunggu KPU memutuskan, Yang penting hari ini kita saling rangkul. Apapun keputusan KPU soal pemenang Pilpres ya itulah pilihan rakyat, Sudah kita percayakan saja pada KPU,” katanya.

Acara Doa Anak Indonesia yang diawali dengan dzikir dan sholawatan sekaligus santunan ini di inisiasi oleh aktivis perempuan Yanny Irmella.

“Ini momentum yang tepat untuk merajut silaturahim, tepat jelang ramadhan. Saling rangkul dan berbagi berkah pada anak yatim. Semoga kita di hadirkan pemimpin Yang amanah dan bisa menjaga Indonesia tetap Damai,” harap Yanny.

(ysw)

Rumah Bahagia ACT Kembangkan Senyum Jaenudin di Parung Panjang Bogor

loading…

Seorang lansia bernama Jaenudin begitu gembira ketika disambangi tim Rumah Bahagia ACT untuk melakukan renovasi total rumahnya yang sudah tidak layak huni. Foto/Istimewa

JAKARTA – Seorang lansia bernama Jaenudin begitu gembira ketika disambangi tim Rumah Bahagia ACT untuk melakukan renovasi total rumahnya yang sudah tidak layak huni. Tim Rumah Bahagia ACT sendiri emnargetkan pada lebaran Idul Fitri nanti Jaenudin sudah bisa menempati rumah barunya..

Apiko Joko Mulyono dari tim Global Zakat-ACT menjelaskan, program Rumah Bahagia telah merenovasi empat rumah yang tersebar di beberapa lokasi sejak pertama kali program ini diluncurkan. Targetnya ialah mereka yang keadaan ekonominya masih dalam kondisi prasejahtera. “Kami memprioritaskan rumah yang dihuni lansia, fakir, dan miskin, hingga keadaan rumah yang sudah sangat tak layak huni,” jelasnya melalui siaran persnya, Rabu (1/5/2019).

Apiko menambahkan, untuk desain bangunan baru disediakan. Ukurannya akan mengikuti luas tanah yang dimiliki penerima manfaat. Ruangan di dalamnya akan disediakan kamar tidur, kamar mandi, serta ruang tamu.

Rumah Bahagia ACT Kembangkan Senyum Jaenudin di Parung Panjang Bogor

Pada Kamis 25 April 2019 kemarin, tim Rumah Bahagia mengunjungi kediaman Jaenudin, lansia yang tinggal di Desa Jagabita, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Dalam proses kunjungan tim Global Zakat-ACT melakukan serah terima renovasi rumah. “Melihat kondisi rumahnya, ini akan dibangun ulang karena tak ada fondasi jika hanya direnovasi,” kata Apiko.

Rumah Bahagia ACT Kembangkan Senyum Jaenudin di Parung Panjang Bogor

Sejak tahun 1996, Jae tinggal di Desa Jagabita. Di tahun itu juga rumah yang ditempatinya berdiri. Tak ada renovasi besar selama 23 tahun ini, hanya beberapa kali bagian yang rusak diperbaiki, itu pun menunggu bantuan dari orang lain. “Terakhir dapat bantuan genting biar enggak bocor kalau hujan,” kata Jae.

Di hari itu juga, rumah Jae langsung dibongkar untuk kemudian dilakukan renovasi. Namun, Nur Nurjannatunaim dari tim Global Zakat-ACT menambahkan, keadaan rumah yang sudah memprihatinkan membuat kediaman Jae perlu dibangun ulang. “Kondisi rumah enggak mungkin hanya direnovasi, tak ada fondasinya, jadi kami bangun dari nol lagi di atas lahan yang dimiliki Pak Jae,” ungkap Nur.

Tak hanya rumah Jae, di Jagabita masih terdapat rumah lain yang akan diperbaiki. Proses pembangunan diperkirakan akan memakan waktu maksimal tiga minggu. Harapannya, Jae sudah dapat menempati rumah barunya saat Idul Fitri yang akan jatuh sekitar awal bulan Juni mendatang.

(ysw)

Puluhan Burung Murai Batu Senilai Rp1,4 Miliar Dicuri di Bekasi

loading…

BEKASI – Kawanan pencuri menggasak 23 burung murai batu di tempat penangkaran burung Pondok 279 Bird Farm, Jalan Lapangan Kampung Babakan, Kelurahan Mustikajaya, Kota Bekasi, Selasa 30 April 2019 malam. Akibatnya pencurian itu, kerugian ditaksir mencapi Rp1,4 miliar.

Pemilik burung, Edy Saputro (56) mengatakan, aksi pencurian diperkirakan terjadi sekirtar pukul 02.00 WIB. Ketika itu, dirinya diberi kabar oleh anak buahnya soal kehilangan 23 burung tersebut. “Saya ditelepon anak buah burung-burung hilang, hanya disisakan satu burung dari 24 burung yang ada. Jadi diambil 23 burung,” katanya kepada wartawan, Rabu (1/5/2019).

Edy tak habis pikir burung-burung itu bisa raib dicuri maling, padahal lokasi burung itu ada di lantai 2 dan kandangnya dalam keadaan digembok. Kemudian, pelaku itu juga memutar balikkan kamera Circuid Closed Television (CCTV) sehingga tidak terlihat saat proses pencurian burung itu.

Baca Juga:

“Sepertinya sudah diincer ya, padahal digembok gitu. Dibongkar gemboknya, dia ambil burungnya saja. Perkiraan pelakunya lebih dari satu ya,” jelasnya. Adapun harga masing-masing burung, beragam mulai dari Rp100 juta hingga Rp300 juta. Sehingga total kerugian diperkirakan mencapai Rp1,4 miliar.

Peristiwa tersebut, sudah Edy laporkan langsung ke Polres Metro Bekasi Kota. Pihak kepolisian pun, sudah melakukan olah TKP dengan mengambil sidik jari pelaku dan memeriksa rekaman CCTV. Kini, kasus ini masih ditangani Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota.

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pihaknya masih dalam tahap penyelidikan untuk mengungkap kasus pencurian tersebut.”Kita masih lidik ya, sidik jari dan barang bukti juga kita dalami,” katanya singkat.

(ysw)

Antisipasi Ricuh, Pasukan Khusus Disiapkan Kawal Aksi Buruh di Istana

loading…

Untuk pengamanan aksi buruh di sekitar Istana Negara, dikerahkan juga pasukan khusus yang disiagakan di sekitar kawasan Monas, Jakarta Pusat

JAKARTA – Polres Metro Jakarta Pusat dan Kodim 0501/JP BS menggelar apel pengamanan aksi buruh di Istana Negara dan Senayan. Apel ini melibatkan 2.543 personel gabungan yang terdiri dari 1.814 personel Polri dan 729 personel TNI.

Pasukan khusus yang telah disiapkan seperti Marinir dan Paskhas dikerahkan juga di Monas untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu diperlukan. (Baca: Peringatan May Day, KPSI Gelar Rapat Akbat di Tennis Indoor Senayan)

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengatakan, kegiatan May Day difokuskan di Tenis Indoor dan sekitar monas. “Bagi anggota, diminta tak ada penggunaan senjata api dan yang membawa agar dititipkan,” kata Harry di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019).

Baca Juga:

Mantan Kapolresta Tangerang Kota itu melanjutkan, massa buruh tidak boleh masuk di area dekat Istana sehingga telah dilakukan penyekatan-penyekatan. Terkait dengan tim anarkis semua disiapkan di Monas dan sewaktu waktu digerakkan.

“Informasi di lapangan sangat beragam tapi saya yakin kegiatan hari ini dapat berjalan aman dan terkendali,” jelas Harry. (Baca: Selain Jakarta, Ini Lokasi Aksi May Day di Bodetabek)

Sementara itu, Dandim 0501/JP BS Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana mengharapkan agar aksi buruh yang melibatkan puluhan ribu massa ini berjalan aman dan damai.

“Semoga kegiatan pengamanan hari ini bernilai ibadah. Dan peserta unras diminta untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi,” harap Wahyu. (Baca juga: May Day, Polisi Siapkan Pengamanan Puluhan Ribu Buruh ke Jakarta)

Diketahui, dalam peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional berbagai elemen buruh menggelar aksi turun ke jalan. Di Jakarta, terdapat dua titik aksi yakni di Monas dan Istora Senayan.

(ysw)

Massa Buruh Terus Berdatangan ke Istora Senayan dan Patung Kuda

loading…

Massa buruh dari berbagai elemen mulai berdatangan ke Istora Senayan, Tanah Abang Jakarta Pusat dan kawasan Patung Kuda dekat Istana Negara, Rabu (1/5/2019). Foto/SINDOnews/Komaruddin Bagja

JAKARTA – Massa buruh dari berbagai elemen mulai berdatangan ke Istora Senayan, Tanah Abang Jakarta Pusat dan kawasan Patung Kuda dekat Istana Negara. Polisi sendiri sudah menyiapkan baikade kawat berduri di sekitar Istana Negara.

Pantauan SINDOnews, Rabu (1/5/20190massa dari FSPMI yang menggunakan seragam biru putih tiba dan langsung mengantre untuk memasuki Tennis Indoor Senayan.

Selain FSPMI, buruh lainnya dari organisasi berbeda pun juga telah hadir. Mereka terus menyuarakan yel-yel bagi kaum pekerja.

Baca Juga:

“Hidup buruh. Hidup Buruh. Hidup buruh. Buruh bersatu tak bisa dikalahkan,” teriaknya.

Di titik lain, massa juga telah memadati kawasan Patung Kuda. Titik tersebut merupakan lokasi mereka akan menyampaikan orasi.

Pihak kepolisian telah menyekat buruh agar tidak melakukan longmarch menuju Istana Negara.

Oleh sebab itu, petugas memasang kawat berduri. Sejauh ini situasi di kedua lokasi aksi May Day cukup kondusif. Petugas sudah disiagakan di lokasi untuk mengamankan jalannya peringatan Hari Buruh Internasional.

(ysw)

Selain Jakarta, Ini Lokasi Aksi May Day di Bodetabek

loading…

JAKARTA – Dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, segenap elemen buruh bakal menggelar sejumlah aksi di Jabodetabek. Polda Metro Jaya pun mencatat titik-titik di mana sekiranya buruh akan melakukan aksi di wilayah hukum mereka.

Setidaknya ada delapan titik di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang jadi lokasi aksi massa buruh. Pertama di Istora Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Tennis Indor (Senayan) dengan kegiatan orasi dan hiburan,” ujar Kasubag Min Bag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Jamal Alam saat dikonfirmasi, Rabu (1/5/2019).

Baca Juga:

Kemudian yang kedua di wilayah Jakarta Utara tepatnya di Stadion Rawabadak dengan kegiatan bakti sosial, hiburan, doorprize. Ketiga di Sportclub Kelapa Gading dengan kegiatan hiburan, doorprize.

“Keempat di Alun-alun Ahmad Yani Tangerang Kota dengan kegiatan bakti sosial, doorprize, hiburan, oli gratis speda motor,” katanya.

Kemudian di kawasan Centralpark, Meikarta, Bekasi dengan kegiatan hiburan, doorprize, pelayanan SIM gratis 200 orang dan perpanjang SIM gratis 300 orang. Keenam di Alun-alun Bekasi Kota dengan kegiatan hiburan, bazar.

Ketujuh di Ocean Park Serpong, Tangerang Selatan dengan kegiatan hiburan, doorprize, bakti sosial. Lalu yang terakhir di Gedung Galaxi, Cisalak, Depok dengan kegiatan hiburan musik, sosialisasi UU dan narkoba, serta makan gratis.

Pihaknya mengimbau kepada peserta aksi agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama selama aksi berlangsung.

(ysw)

Peringati Hari Buruh, Serikat Pekerja Epson Bekasi Tuntut Keadilan

loading…

Massa Aksi Buruh dari FSPMI SPEE EPSON Kabupaten Bekasi membawa 250 orang dalam kegiatan May Day, Rabu (1/5/2019) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGB) Jakarta Pusat. Foto/SINDOnews/Okto Rizki Alpino

JAKARTA – Massa Aksi Buruh dari FSPMI SPEE EPSON Kabupaten Bekasi membawa 250 orang dalam kegiatan May Day, Rabu (1/5/2019) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGB) Jakarta Pusat.

Dalam memperingati hari buruh ini, massa aksi buruh FSPMI SPEE EPSON menuntut agar pihak perusahaan tidak berlaku sewenang-wenang kepada serikat buruh Epson.

Koordinator lapangan serikat buruh Epson, Dwi Harjanto Wirawan menyebutkan dalam perusaahan sekarang sedang terjadi union bassing (pemberangusan serikat pekerja).

Baca Juga:

“Tidak bisa seorang aktivis diberikan sanksi ketika sedang menjalankan instruksi roda organisasi,” ujar Dwi Herjanto Wirawan pada SINDOnews di depan pintu masuk Tenis Indoor Senayan, Rabu (1/5/2019).

Dwi melanjutkan, harapannya perusahaan harus mencabut SP 3 kepada karyawan atas nama Dwi Harjanto dan Paryadi Heru Tama.

(ysw)

Hari Buruh, 25 Ribu Personel Gabungan Berjaga di Istana Negara

loading…

JAKARTA – Untuk mengamankan aksi buruh dalam memperingati May Day, 26.500 personel gabungan dikerahkan di dua titik yakni Istana Negara dan kawasan GBK Senayan Jakarta Pusat. Untuk pengamanan di sekitar Istana dikerahkan 25 ribu personel gabungan dan di GBK hanya 1.500 personel.

“Sesuai surat pemberitahuan yang disampaikan, nantinya ada sekitar estimasi 30 sampai 40 ribu buruh yang ada diberbagai lokasi untuk melaksanakan kegiatan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Rabu (1/5/2019).

Dalam rangka mengamankan aksi buruh tersebut, personel gabungan dari unsur TNI, polri, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut dikerahkan.

Baca Juga:

Di Jakarta, perayaan May Day terpusat di kawasan Istora Senayan dan kawasan Monumen Nasional depan Istana Negara. “Kalau di Istana 25 ribu (personel), kalau di Istora 1500 (personel),” ujarnya.

Argo juga menegaskan bahwa tidak ada longmarch yang dilakukan buruh. Untuk rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Argo menyebut hal tersebut berlaku situasional.

“Tidak ada longmarch, itu langsung di Istana menyampaikan pendapat di sana. itu langsung ke lokasi ya,” tutup Argo.

(ysw)

May Day, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin di Istana Negara dan Senayan

loading…

JAKARTA – Untuk mengamankan jalannya aksi buruh dalam memperingati May Day 1 Mei 2019 ini, Polda Metro Jaya akan melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Istana Negara dan kawasan Senayan. Pengalihan lalu lintas ini untuk mengurai kemacetan yang terjadi di sekitar lokasi berkumpulnya buruh.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf mengatakan, rekayasa lalu lintas disiapkan di sekitar wilayah Istora Senayan, Jakarta Pusat dan di wilayah Istana Negara, Jakarta Pusat.

“Rekayasa lalin dan pengalihan arus bersifat fleksibel dan menyesuaikan dengan perkembangan situasi. Sifatnya fleksibel apabila dibutuhkan,” kata Yusuf dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/5/2019).

Baca Juga:

Berikut rekayasa lalu lintas menuju Istana Negara:

1. Arus dari Jalan MH Thamrin yang akan menuju Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke Jalan Kebon Sirih.

2. Arus yang dari Jalan Abdul Muis yang akan menuju Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Fachrudin.

3. Arus yang dari Jalan Abdul Muis yang menuju Jalan Museum diluruskan ke Tanah Abang 1.

4. Arus yang dari Jalan Abdul Muis menuju Jalan Gajah Mada dialihkan ke Jalan Tabang 1.

5. Arus yang dari Jalan Suryopranoto menuju Jalan Majapahit dialihkan ke Jalan IR H Juanda.

6. Arus yang dari Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Majapahit dialihkan ke Jalan IR H Juanda.

7. Arus yang dari Lapangan Banteng Barat Masjid Istiqlal menuju ke arah Harmoni dialihkan di Tugu Adipura kanan arah Pasar Baru.

8. Arus yang dari Jalan Merdeka Timur ke Jalan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Perwira.

9. Arus yang dari Jalan M.I Ridwan Rais yang akan menuju Jalan Merdeka Selatan diluruskan ke Jalan Medan Merdeka timur.

Wilayah Istora Senayan, Jakarta. Rekayasa lalu lintas yang disiapkan di Istora Senayan, yakni:

1. Arus dari Jalan Gatot Subroto menuju Jalan Gerbang Pemuda diarahkan kurus ke arah Slipi.

2. Arus dari arah Slipi diarahkan lurus ke arah Semanggi, tidak ada yang menuju layang Landokgike ke arah Jalan Gerbang Pemuda.

3. Arus yang dari Bundaran Senayan yang akan menuju Jalan Pintu Satu Senayan diluruskan ke Jalan Jend Sudirman arah Semanggi.

4. Arus dari Jalan Mustopo menuju Jalan Asia Afrika dibelokan ke kanan menuju Jalan Hang Tuah Raya.

5. Arus lalin dari arah Jalan Patal Senayan 1 menuju Jalan Asia Afrika dibelokan ke kiri ke Jalan Tentara Pelajar.

6. Arus dari arah Jalan Tentara Pelajar menuju Patas Senayan diluruskan ke arah Jalan Permata Hijau.

7. Arus arah Manggala Wanabakti yang menuju Jalan Lapangan Tembak diluruskan ke Jalan Tentara Pelajar.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono meminta kepada buruh agar tertib dalam berlalu lintas. Sehingga aksi tersebut dapat berjalan secara positif.

“Diharapkan (peringatan hari buruh) tidak menjadi ajang untuk trek-trekkan, yang penting untuk ajang positif,” kata Argo.

(ysw)

Peringatan May Day, KSPI Gelar Rapat Akbar di Tennis Indoor Senayan

loading…

Presiden KSPI Said Iqbal. Foto: Grafis/Dok SindoPhoto

JAKARTA – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan melakukan aksi peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional dengan cara mengelar rapat akbar di Lapangan Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

“Dengan demikian tidak ada titik kumpul di Patung Kuda Indosat maupun longmarch ke Istana negara. Seluruh peserta aksi May Day dari KSPI langsung menuju Tennis Indoor Senayan,” kata Presiden KSPI Said Iqbal, Rabu (1/5/2019).

Menurut Iqbal, peringatan May Day ini akan dimulai pukul 10.30 WIB hingga selesai. Di Lapangan Tennis Indoor Senayan, Calon Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dan menyampaikan orasi politik di hadapan kaum buruh.

Baca Juga:

Sekadar informasi, dalam May Day tahun 2018 lalu, Prabowo Subianto juga hadir dalam peringatan May Day yang diselenggarakan KSPI di Istora Senayan.

Peringatan May Day di Jakarta akan diikuti 50 ribu buruh dari Jabodetabek, Purwakarta, Serang, dan Cilegon.

Selain itu, ratusan ribu buruh juga melakukan aksi May Day di berbagai daerah industri di Indonesia. Seperti Bandung, Semarang, Jepara, Jogjakarta, Gresik, Surabaya, Bogor, Tangerang, Cianjur, Sukabumi, Bekasi, Aceh, Medan, Makassar, Palu, Banjarmasin, Samarinda Maluku, Lombok, dan Papua.

Adapun tema yang akan diangkat dalam May Day tahun ini adalah “Kesejahteraan Buruh dan Demokrasi Jujur Damai”. Sedangkan isu yang akan disuarakan adalah sebagai berikut:

1. Tolak Upah Murah–Cabut PP 78/2015–Naikkan Komponen KHL Menjadi 84 Item.

2. Hapus Outsourcing dan Pemagangan yang Berkedok Outsourcing.

3. Tingkatkan Manfaat Jaminan Kesehatan dan Jaminan Pensiun.

4. Turunkan Tarif Dasar Listrik dan harga Sembako.

5. Tingkatkan Kesejahteraan dan Pendapatan Guru dan Tenaga Honorer serta Pengemudi Ojek Online (Ojol).

“Demi tegakkan demokrasi yang jujur dan damai, KSPI menyerukan kepada kaum buruh untuk ikut serta mengawal form C1 di KPU wilayah masing-masing,” pungkasnya.

(mhd)

May Day Diguyur Hujan, BMKG Beri Peringatan Dini

loading…

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah DKI Jakarta pada Rabu (1/5/2019) pagi cerah berawan. Sedangkan Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur berawan.

1 Mei yang dikenal dengan May Day atau Hari Buruh Sedunia ini, Jakarta mulai diguyur hujan pada siang hari. Seperti Jakarta Pusat hujan lokal, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diguyur hujan dibarengi petir.

Sedangkan Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu berawan.

Baca Juga:

Kemudian beranjak ke malam hari, seluruh wilayah Jakarta cerah berawan.

Selain itu, BMKG juga memberikan peringatan dini untuk wilayah Jakarta.

“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jaksel dan jaktim antara siangb dan sore hari,” begitu imbauan dari BMKG yang dikutip dari laman resminya,

Untuk wilayah penyangga Ibu Kota Jakarta, Tangerang pagi berawan siang hujan sedang dan malam berawan. Bekasi pagi cerah berawan sidang dan malam berawan. Bogor dan Depok pagi berawan siang hujan ringan dan malam berawan.

(mhd)

Mediasi Sengketa Gagal, Ketua Majelis Diminta Kabulkan Sita Jaminan

loading…

JAKARTA – Sidang Mediasi Gugatan PMH Terhadap Pengembang Apartemen Centro City gagal. Sehingga sidang kali ini dilanjutkan dengan agenda pembacaan gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Dalam isi gugatan Angelina selaku Penggugat (pemilik lahan) sedangkan Tergugat yaitu PT Multi Artha Griya yang merupakan pengembang apartemen Centro City Residence Tower West Poin.

Tidak hanya itu, dalam isi gugatan juga menyebutkan agar Majelis Hakim yang menangani perkara ini mengabulkan Sita Jaminan, yang mana pembangunan/pekerjaan Apartemen Centro City Residence Tower West Point tersebut sampai saat ini masih berjalan yang dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero).

Baca Juga:

Untuk itu Kuasa Hukum Penggugat dari kantor SHMM Law Firm & Associates dalam gugatan meminta kepada Ketua Majelis Hakim agar Sita Jaminan yang diajukan dalam gugatan dapat dikabulkan.

“Kami memohon kepada Ketua Majelis Hakim agar mengabulkan Sita Jaminan yang kami ajukan, dan meminta seluruh pekerjaan yang dilakukan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) dihentikan sementara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat melalui Juru Sita,” kata Pantur Hutauruk selaku kuasa hukum Angelina, Selasa (30/4/2019).

Sebelumnya, tuntutan atau petitum dalam gugatan tersebut di antaranya agar PT Multi Artha Griya mengembalikan sertifikat kepada Angelina dan mengosongkan tanah sengketa dalam keadaan semula tanpa beban syarat apapun, juga meminta agar PT Multi Artha dihukum membayar ganti rugi materiil sebesar Rp33 miliar dan ganti rugi immateril sebesar Rp10 miliar kepada Angelina.

Penggugat juga mengajukan permohonan Provisi dan Sita Jaminan terhadap tanah objek sengketa. Atas gugatan tersebut Majelis Hakim memberi kesempatan kepada PT Multi Artha selaku Tergugat memberikan Jawaban tertulis, sehingga sidang ditunda selama satu minggu dan dilanjutkan Selasa 7 Mei 2019 yang akan datang.

Dalam pemberitaan sebelumnya, sengketa ini bermula sekitar tahun 2007-2008 PT Multi Artha Griya selaku pengembang apartemen Centro City Residence ingin melakukan perluasan dan penambahan Tower Apartemen, sehingga ingin membeli sebidang tanah seluas 2.740 M2 milik Angelina yang terletak di Gang Macan Nomor 4 RT 0010/01 (dahulu Jalan Daan Mogot Kampung Duri RT 001/02) Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Perjanjian untuk melangsungkan jual beli dan akta jual beli telah ditandatangani, namun hingga batas waktu yang telah disepakati dalam perjanjian PT Multi Artha Griya selaku pembeli tidak membayar lunas harga jual beli, sehingga Angelina selaku penjual pada tahun 2014 mengajukan gugatan wanprestasi yang meminta agar jual beli dibatalkan, gugatan tersebut dikabulkan oleh PN Jakarta Barat dan dikuatkan hingga tingkat Kasasi di Mahkamah Agung (MA), amar putusan di antaranya menyatakan PT Multi Artha telah wanprestasi dan membatalkan Akta Jual Beli antara Ny, Angelina dan PT Multi Artha Griya.

Putusan tersebut telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) tetapi PT Mukti Artha Griya bukannya mengembalikan sertifikat kepada Angelina dan mengosongkan tanah seperti keadaan semula, malahan saat ini PT Multi Artha Griya di atas tanah milik Angelina telah melakukan pembangunan apartemen Tower West Point sebanyak 20 tingkat dikerjakan kontraktor PT Brantas Abipraya.

(mhd)

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Jabodetabek Berlanjut hingga 6 Mei 2019

loading…

JAKARTA – Cuaca ekstrem yang belakangan ini terjadi di Jabodetabek diakibatkan adanya Madden-Julian Oscillation (MJO). Hal itu disampaikan Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini cuaca BMKG Miming Saepudin.

“Cuaca ekstrem selama seminggu terakhir ini bukan hanya Jabodetabek saja. Tapi ada di Sumatera kemudian Bengkulu juga ya. Fenomena utama tersebut adalah MJO. Dalam fase basah itu artinya menimbulkan adanya peningkatan curah hujan di DKI dan Sumatera,” kata Miming di Graha BNPB, Jakarta, Selasa 30 April 2019.

BNPB juga memprediksi cuaca ekstrem terus berlanjut hingga Senin 6 Mei mendatang. Namun bergeser ke Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

Baca Juga:

“Puncaknya cuaca ekstrem sampai tanggal 6 Mei. Setelah itu kisaran 10 sampai 11 Mei relatif kering. Adapun kering di wilayah Riau. Meski ada hujan lebat tapi potensi karhutla bisa terjadi,” tambahnya.

Meski begitu, kata dia, telah bergeser ke Indonesia Tengah dan Indonesia Timur, wilayah Bogor tetap harus waspada adanya cuaca ekstrem.

“Tidak menutup kemungkinan di DKI Jakarta atau bagian selatan yakni di Bogor potensi hujan intensitas lebat harus diwaspadai dalam beberapa hari ke depan. Meskipun akan berkurang pada pertengahan bulan,” ungkapnya.

Selain itu, Miming juga mengingatkan adanya potensi banjir dan longsor di Jawa Barat pada 10 hari pertama di Bulan Mei. Adapun pertengahan dan akhir Mei cuaca ekstrem diprediksi berkurang.

Saat ini, kata Miming, Indonesia masih dalam masa transisi. “Justru kemarau antara awal Juni puncaknya Juli atau Agustus. Kalau dikatakan kemarau basah itu belum. Masih masa tramsisi itu cukup normal. faktor pemicunya dalam siklus harian MJO itu. Dia cuma satu minggu signifikan terus kering lagi,” terangnya.

Dia mengingatkan, agar masyarakat tetap waspada dengan cuaca singkat yang kerap terjadi siang hingga sore hari.

“Imbauannya perlu diwaspadai hujan lebat durasi singkat siang hingga sore dengan angin kencang disertai kilat dan guntur,” imbuhnya.

(mhd)

200 Sekolah Negeri di Tangerang Kembangkan Pendidikan Karakter

loading…

TANGERANG – Sebanyak 200 SD dan SMP Negeri, di pinggiran Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kabupaten Tangerang, mulai mengembangkan pendidikan karakter anak. Metode pendidikan pengembangan karakter anak ini dikenalkan oleh aktivis pendidikan Muhammad Nur Rizal, melalui Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) dan mendapatkan dukungan PT Sinar Mas Land.

Pertama dikenalkan, pada 2017 lalu, hanya ada sekira 20 sekolah negeri tingkat SD dan SMP yang mengadopsi pola pendidikan GSM dan kini bertambah menjadi 200 sekolah. Sekolah-sekolah itu, merupakan binaan dari PT Sinar Mas Land yang lokasinya berada di pinggiran Tangsel dan Kabupaten Tangerang, sejak dua tahun menerapkan metode GSM, hasilnya sudah bisa kelihatan.

Sekolah negeri yang awalnya tidak favorit, karena berada di daerah pinggiran dan pelosok, kini mulai digandrungi masyarakat karena prestasinya sudah mulai terdengar. “GSM itu platformnya. Berarti tidak terjebak pada kurikulum, karena yang dibangun ekosistem dan iklimnya,” kata Rizal di GSM Fair, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (30/4/2019).

Baca Juga:

Sebagai contoh, tempat duduk siswa, pada sekolah umumnya siswa berhadapan antara guru dengan murid. Ada yang duduk di depan dan paling belakang. Pola ini, harus diubah jadi setengah lingkaran.

“Kita tidak mengubah kurikulum dan materi pelajaran. Tetapi lingkungan belajar yang lebih positif untuk anak-anak mengeksplore diri. Mulai dari layout dan lainnya,” jelasnya.

Berdasarkan hasil risetnya, pada 6-8 bulan dan paling cepat 1-4 bulan pertama, perubahan siswa yang menggunakan metode GSM sudah bisa dilihat dari perubahan sikap, dan emosinya.”Temuan di sekolah yang ikut GSM selama 2 tahun di Sleman, kalau di Tangerang masih belum ada risetnya. Nilai mereka naik signifikan. Bahkan dari target ranking 8, jadi ranking 2 untuk UN,” sambung Rizal.

Sementara itu, Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk Syukur Lawigena menuturkan, pendidikan karakter yang dikembangkan oleh GSM itu angat dibutuhkan pihaknya. “Kenapa kita memilih GSM, karena sebagai pengembang properti, kita ingin mengembangkan sebuah kota. Sehingga, sebaiknya kami mengembangkan sumber daya manusia yang ada,” ungkap Syukur.

Ratusan sekolah SD dan SMP negeri yang dibina itu, merupakan sekolah-sekolah yang ada di sekitar kawasan pengembang Sinar Mas Land. Sehingga, melalui kegiatan CSR ini dapat mencetak SDM generasi baru.

“Sehingga ke depan, Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang dapat menghasilkan SDM yang mumpuni untuk masuk ke zaman yang ada saat ini. Untuk itu, pendidikan karakter menjadi sangat penting,” pungkasnya.

(whb)

Anies: Masyarakat Betawi Tuan Rumah yang Baik Mempersatukan Indonesia

loading…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menerima golok raksasa Si Rajut di Balai Kota DKI.Foto/SINDOnews/Okto Rizki Alpino

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, memuji kebudayaan dan masyarakat Betawi karena telah menjadi tuan rumah yang mempersatukan seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan Anies saat penerimaan golok raksaksa Si Rajut di Balai Kota DKI pada Selasa (30/4/2019).

Anies mengatakan, salah satu kehebatan masyarakat Betawi adalah telah menjadi tuan rumah yang mempersatukan seluruh Indonesia.”Saya berkali-kali sampaikan bahwa simpul persatuan Indonesia, salah satunya yang utama di Jakarta. Simpul ini dibangun di sini (Jakarta) dari mulai tahun 1928 ketika Sumpah Pemuda di Tanah Betawi, lalu dideklarasikan Proklamasi di sini juga tempatnya. Dan berkumpul di tempat ini semua suku bangsa yang ada di Indonesia dan itu bisa terjadi karena ada tuan rumah yang bersahabat dan menyambut semua dengan baik (tuan rumahnya masyarakat betawi),” kata Anies.

Anies menuturkan, pertama kali melihat golok Si Rajut ini pada acara Festival Palang Pintu di Kemang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Selanjutnya, Anies pun meminta pemilik golok untuk menempatkan golok tersebut di Balai Kota DKI Jakarta agar dapat diperkenalkan kepada masyarakat luas.

Baca Juga:

“Saya ingin golok Si Rajut menjadi salah satu ikon untuk bisa dibawa ke Balai Kota dan akhirnya hari ini menjadi kenyataan,” tuturnya. Anies melanjutkan, tujuan ditempatkannya golok Si Rajut di Balai Kota ini merupakan bentuk ajakan pemersatu, merajut dan merangkul seluruh lapisan masyarakat Jakarta khususnya, pasca-pilpres dan pileg 2019.

“Saya ingin ucapkan terima kasih atas pemberian golok Si Rajut. Ini menjadi amanah untuk menyatukan masyarakat dan memang golok ini pesannya tadi untuk mempersatukan, bukan?,” ujar Anies.(Baca: Anies Terima Golok Raksasa Seberat 250 Kg Bernama Si Rajut)

Sekedar informasi, golok Si Rajut pertama kali diperkenalkan pada acara Festival Palang Pintu Kemang ke-14, Sabtu, 27 April 2019 lalu, yang diselengarakan oleh Manggar Kelape Kemang, pimpinan (H. Edy Mulyadi H. Murtadho) dan Forkabi Kemang (H. Mustofa H. Murtadho), serta dukungan masyarakat Kemang.

Pembuatan golok Si Rajut merupakan bentuk dari rasa cinta dan kepedulian akan budaya Betawi.”Manggar Kelape bersama padepokan memiliki tekad kuat dalam melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Betawi,” ujar Edy Mulyadi.

(whb)

Trisakti untuk Jokowi: Ramadhan, Pendukung 01 dan 02 Melebur Jadi Pemburu Pahala

loading…

Komunitas Relawan Trisakti untuk Jokowi menggelar syukuran dan hiburan atas kemenangan Jokowi – Amin, Selasa malam (30/4/2019) di Jalan Bungur Indah, Kemang, Jaksel. Foto Ist

JAKARTA – Komunitas Relawan Trisakti untuk Jokowi menggelar syukuran dan hiburan atas kemenangan Jokowi – Amin, Selasa malam (30/4/2019) di Jalan Bungur Indah, Kemang, Jaksel. Mereka meminta pendukung pasangan nomor 01 dan 02 melebur dalam rasa syukur dan kegembiraan.

Bersyukur karena agenda besar lima tahunan itu rampung tanpa gangguan keamanan. Juga bersyukur karena momen pencoblosan berdekatan dengan awal Ramadhan yang kian dekat.

“Ini seperti gerbang pembuka kita menuju Ramadhan. Artinya, begitu masuk bulan puasa fokus kita beralih dari perjuangan politik menjadi perjuangan kembali menjadi fitri. Dan dalam berjuang menjadi fitri itu sudah tak ada lagi 01 atau 02. Semuanya sama di mata Allah. Kita semua jadi pemburu berkah Ramadhan,” kata Muhanto Hatta dari Trisakti untuk Jokowi.

Baca Juga:

Acara tersebut diisi dengan syukuran dan hiburan campursari Budi Laras. Mereka memanjatkan doa bersama agar Indonesia bebas dari fitnah dan perpecahan. Sebab, pascapilpres, berita hoaks dan fitnah bukannya berhenti tapi malah semakin banyak.

“Ini sangat menyedihkan karena sebentar lagi kita memasuki bulan penuh rahmat. Umat sedang fokus ibadah. Apakah ada jaminan serbuan berita hoaks bisa berhenti begitu kita mulai puasa? Makanya, kita doakan semua pihak bisa saling mendinginkan suasana,” kata Muhanto.

Acara tersebut juga diisi dengan hiburan dari musik campursari Budi Laras. Ratusan peserta yang datang ikut bergembira dan bernyanyi bersama. Muhanto mengatakan bahwa musik campursari dipilih karena dekat dengan rakyat kecil.

“Kita juga ingin menunjukkan bahwa pilpres dan pileg adalah salah satu momen kegembiraan bagi rakyat. Sebab, dalam ajang lima tahun sekali ini intensitas dialog antara pemimpin, calon wakil rakyat, dan warga meningkat,” timpalnya.

Pilpres dan pileg, kata Muhanto, tak hanya menghadirkan dialog yang sehat. Tapi juga kompetisi yang kreatif. “Kemudian ditutup dengan perayaan yang tak berlebihan tapi sangat menggembirakan,” katanya.

Muhanto mengatakan, bahwa pascapilpres semua pihak melebur menjadi Indonesia. Perbedaan pendapat yang tersisa pasca pencoblosan adalah bagian dari dinamika. Bukan ajang untuk berpecah belah. “Ramadhan ini kita akan belajar kembali tentang persatuan untuk bersama-sama menjadi umat yang fitri,” tandasnya.

(sms)

Anies Terima Golok Raksasa Seberat 250 Kg Bernama Si Rajut

loading…

Glok Si Rajut sepanjang 4,5 meter dan berat 250 kg hasil karya seniman asal Depok, mulai hari ini akan selalu berada di Balai Kota DKI.Foto/SINDOnews/Okto Rizki Alpino

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerima golok raksaksa Si Rajut hasil buah tangan Haji Oji dan Bang Juaedi asal Depok Jawa Barat. Golok Si Rajut memiliki panjang 4,5 meter dan berat mencapai 250 kilogram.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, pertama kali melihat golok Si Rajut ini pada acara Festival Palang Pintu di Kemang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Selanjutnya, Anies pun meminta pemilik golok untuk menempatkan golok tersebut di Balai Kota DKI Jakarta agar dapat diperkenalkan kepada masyarakat luas.

“Saya ingin golok Si Rajut menjadi salah satu ikon untuk bisa dibawa ke Balai Kota dan akhirnya hari ini menjadi kenyataan,” kata Anies saat menerima golok Si Rajut pada Selasa (30/4/2019).

Anies Terima Golok Raksasa Seberat 250 Kg Bernama Si Rajut

Anies melanjutkan, tujuan ditempatkannya golok Si Rajut di Balai Kota ini merupakan bentuk ajakan pemersatu, merajut dan merangkul seluruh lapisan masyarakat Jakarta khususnya, pasca-pilpres dan pileg 2019.

Baca Juga:

“Saya ingin ucapkan terima kasih atas pemberian golok Si Rajut. Ini menjadi amanah untuk menyatukan masyarakat dan memang golok ini pesannya tadi untuk mempersatukan, bukan?,” ujar Anies.

Mantan Mendikbud ini juga mengingatkan bahwa penting sekali bagi masyarakat Betawi untuk terus mengembangkan dan melestarikan budaya Betawi. Karena kebudayaan Betawi selalu bisa mewarnai Jakarta.

“Kebudayaan harus dikembangkan, sehingga terus menerus berkembang, karena kalau semata-mata dilestarikan dia hanya menjadi museum, jadi cerita masa lalu. Tapi kalau dikembangkan dia menjadi bagian dari kebudayaan kita setiap zaman,” pungkasnya.

(whb)

Polisi Ciduk Dua Pelaku Tawuran Maut Antarpemuda di Kebagusan

loading…

JAKARTA – Dua pelaku tawuran yang menewaskan seorang pemuda berinisial HS di Jalan Raya Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ditangkap petugas Polres Jakarta. Tawuran ini dipicu tantangan duel kelompok korban melalui live di Instagram.

Kedua pelaku yang diciduk petugas yakni, AR (20) dan AS (18). Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya mengatakan, tawuran tersebut melibatkan dua kelompok pemuda dari Kebagusan melawan Warung Buncit pada Minggu, 28 April 2019 lalu. Saat itu, korban A dan HS tengah nongkrong di lokasi sambil melakukan live di media sosial Instagram.

Keduanya yang merupakan kelompok Kebagusan menantang kelompok lain untuk berduel dan melakukan tawuran.”Akhirnya, para pelaku yang yang berasal dari Warung Buncit datang ke lokasi dengan membawa senjata tajam seperti celurit dan teralis besi,” kata Andi pada wartawan, Selasa (30/4/2019).

Baca Juga:

Tawuran antara kedua kelompok pemuda tersebut terjadi. Ketika bentrokan terjadi, celurit di tangan HS terjatuh dan disaat yang sama HS dipukuli pelaku A menggunakan teralis besi dan sabetan celurit. “Saat korban mau ambil celurit, pelaku A membacok punggung dan tangan korban pakai celurit sehingga korban HS tewas di tempat,” tuturnya.

Andi menuturkan, keluarga korban melaporkan kasus ini ke petugas kepolisian. Setelah menerima laporan petugas bergerak cepat hingga akhirnya menangkap kedua pelaku di kawasan Mampang Prapatan, Jakata Selatan.

“Kami masih memburu pelaku lain yang terlibat dalma tawuran ini,” ucapnya. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 170 ayat 2 huruf ketiga KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 13 tahun.

(whb)

Polda Tembak 7 Pelaku Pencurian Motor, 3 Tersangka Tewas

loading…

JAKARTA – Tiga dari tujuh pelaku pencurian kendaraan bermotor ditembak mati petugas Polda Metro Jaya karena melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan. Komplotan begal motor ini dikenal sadis dan tak segan melukai hingga menghabisi nyawa korban yang melawan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, tiga pelaku yang tewas ditembak yakni, HS, AC dan MBID. Sedangkan, empat pelaku lain yang juga dilumpuhkan dengan timas panas yakni, MI, IS, AK dan A.

“Para pelaku yang ditembak mati merebut senjata dan hendak melukai petugas.Sehingga anggota terpaksa mengambil tindakan tegas dengan melakukan penembakan,” kata Argo pada wartawan, Selasa (30/4/2019).

Baca Juga:

Menurut dia, ketiga pelaku itu akhirnya kehabisan darah saat dibawa ke rumah sakit, sedang empat pelaku lainnya berhasil selamat saat dibawa ke rumah sakit. Para pelaku kerap merampok di empat lokasi dalam satu waktu.

Terakhir kali, komplotan ini beraksi pada Sabtu, 27 April 2019 lalu di Kompleks Unilever dan di Kompleks Pemadam, Kembangan, lalu di Kebo Jeruk, Jakarta Barat serta di Kawasan CBD Ciledug, Tangerang. Saat beraksi, para pelaku sudah memiliki peran masing-masing ada yang bertugas sebagai pemetik dan menyimpan senjata api serta amunisi.

Ada yang sebagai pengantar hasil kejahatan ke penadah, dan penerima hasil kejahatan.”Modusnya pelaku mencari sasaran sepeda motor yang terparkir di halaman rumah di kawasan Jakarta dan Tangerang. Bila kondisinya sepi, mereka mencurinya dengan letter T,” tuturnya.

Argo menuturkan, dalam menjalankan aksinya pelaku pun membawa senjata api dan tak segan melukai orang bila aksinya itu dipergoki. Targetnya pun motor, bila behasil mencuri mereka pun langsung kabur dan menjualnya ke penadah di Pandeglang, Banten.

Mereka pun diringkus di lokasi berbeda-beda yakni, di Cipondoh, Tangerang, Bekasi, Jawa Barat, dan Pandeglang, Banten. Polisi pun berhasil menyita dua pucuk senjata api rakitan bersama sembilan butir amunisi kaliber 38 dari para pelaku.

“Tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara dan atau Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 ancaman 20 tahun penjara dan Undang-Undang Republik Indonesia dahulu Nomor 8 tahun 1948 dan atau Pasal 480 KUHP dengan ancaman paling lama empat tahun penjara,” katanya.

(whb)

Metromini S-57 Ugal-ugalan, Satu Penumpang Meregang Nyawa

loading…

JAKARTA – Metromini S75 jurusan Blok M-Pasar Minggu mengalami kecelakaan di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan hingga terguling. Dalam peristiwa slah seorang penumpang perempuan meninggal dunia.

Kapolsek Pancoran, Kompol Endang mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (30/4/2019) siang tadi saat itu Metromini S75 itu melaju dari arah Utara ke Selatan di Jalan Mampang Prapatan. Sesampainya di depan Halte Imigrasi, Metromini itu menabrak separator jalan.

“Metromini bernopol B 7828 EV itu diduga ugal-ugalan, saat sampai di seberang Kantor Imigrasi menabrak separator busway,” kata Endang pada wartawan, Selasa (30/4/2019).

Baca Juga:

Menurutnya, di dalam Metromini tersebut ada tujuh orang penumpang. Namun, salah satu penumpang terpental keluar hingga membuatnya tergencet bus tersebut.”Korban penumpang perempuan meninggal dunia, identitasnya belum diketahui,” tuturnya.

Sedang penumpang lainnya mengalami luka-luka dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Begitu juga dengan korban yang meninggal dunia telah dibawa ke RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan.

Saat ini, kasusnya pun tengah ditangani Satlantas Polres Jakarta Selatan. “Saksi, yakni salah satu penumpang sudah ada yang dimintai keterangan satu orang. Sedang sopir dan kernetnya kabur,” ujarnya.

Petugas kepolisian saat ini masih memburu sopir dan kernet Metromini maut tersebut.

(whb)

Gaji Tak Dibayar, Karyawan Polisikan Group Perusahaan Keuangan Asing

loading…

Kuasa hukum Maya Atandhrya Kusmayanti, Rian Hidayat (kiri) memperlihatkan surat laporan polisi dan pengaduan ke Komnas HAM terkait persoalan yang dialami kliennya.Foto/Istimewa

JAKARTA – Memperingati hari buruh, 1 Mei 2019. Perusahaan konsultan pajak, PT DTS dilaporkan oleh pekerjanya, Maya Atandhrya Kusmayanti ke Polda Metro Jaya. Perusahaan penasihat keuangan ini diduga tidak membayar gaji sang karyawan.

Kuasa hukum Maya, Rian Hidayat dari kantor Total Consulting mengatakan, pelaporan ini merujuk dari Pasal 186 ayat 1 Undang Undang RI Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Dalam pasal itu mengancam maksimal empat tahun penjara bagi pelaku usaha yang tidak membayar upah pegawainya.

“Ini yang kemudian menjadi catatan kami. Kami nilai perusahaan itu diduga keras telah melanggar pasal ini,” kata Rian sembari menunjukan laporan polisi Nomor TBL/2554/IV/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus saat ditemui di Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2019).

Baca Juga:

Terhadap kasus ini, Rian telah memperingatkan perusahaan tersebut agar upah karyawan tetap lah harus dibayar sekalipun massa skorsing. Dia merujuk pasal 155 ayat 3 Undang Undang Tenaga Kerja. Namun hingga berita ditulis, lanjut Rian, perusahaan itu tak menunjukan itikad baik. Meskipun upaya tripartit atau perundingan telah dilakukan.

Kasus ini bermula ketika Maya dipindahkan ke Firma lain. Hal itu dinilai melanggar Pasal 61 ayat 3 Undang Undang Ketenagakerjaan. Meskipun kliennya telah menanyakan hak-haknya terkait dengan proses pengalihan, bukannya mendapat kejelasan namun perusahaan malah menawarkan turun gaji dan apabila tidak cocok dengan tawaran tersebut perusahaan malah menawarkan resign dan akan diberi uang pisah atau kompensasi.

Tidak menerima hal tersebut, kliennya malah diberikan skorsing oleh perusahaan.”Saya akan menentang perlakuan perusahaan tersebut karena ketika perpindahan kerja terjadi, tandanya perjanjian kerja yang lama tidak berlaku, karena hubungan hukum menjadi berubah, disitulah pentingnya perjanjian pengalihan untuk menjaga hak hak pekerja sebagaimana Pasal 61 ayat 3 UU Tenaga Kerja,” jelas Rian.

Termasuk mengenai skorsing yang diberikan perusahaan merujuk Pasal 158 Undang Undang Ketenagakerjaan. Kata Rian, hal itu bertentangan dengan pasal 27 ayat 1 dan pasal 1 ayat 3 Undang Undang dasar 1945 sebagaimana diungkapkan oleh Mahkamah Konstitusi.

“Kemudian di Permennarker juga, skorsing harus memberikan pekerja kesempatan membela diri bukan hanya sekedar disuruh menanda tangani skorsing itu,” jelasnya.

Dia berharap dengan masalah ini, perusahaan yang terafiliasi dengan perusahaan global itu tunduk pada aturan ketenagakerjaan Indonesia dan menjunjung tinggi nilai nilai HAM. Karena itu, selain melaporkan ke kepolisian. Pihaknya juga melaporkan ke Komnas HAM.

“Karena ketika buruh tidak diupah, jelas ada hak dasar yang dicabut padahal hak tersebut dijamin oleh undang undang agar setiap orang dapat membayar biaya kehidupan sehari harinya sebagaimana Pasal 38 ayat 4 UU HAM,” ucapnya.

(whb)