Penggunaan Air Tanah Kelewat Batas, Margonda Depok Terancam Ambles

loading…

Kondisi Jalan Raya Margonda Depok. Foto: SINDOnews/Dok

DEPOK – Kawasan Margonda, Kota Depok, masuk dalam zona merah penggunaan air tanah. Kondisi ini membuat Margonda terancam ambles.

Untuk itu, penggunaan air tanah harus mulai dibatasi. Jika tidak akan berpengaruh pada kondisi tanah. Jika air tanah masih terus digunakan maka bisa menyebabkan pergeseran. Yang lebih parah bisa berdampak pada penurunan muka tanah.

Saat ini banyak warga di Margonda yang masih menggunakan air tanah. Bahkan pelaku usaha diduga ikut menggunakan air tanah untuk kepentingan usaha. Misalnya, pelaku usaha hotel, apartemen, ruko, dan mal. Padahal seharusnya pelaku usaha tidak boleh menggunakan air tanah untuk kepentingan bisnis.

Baca Juga:

“Pelanggan di sepanjang Jalan Margonda ada tapi sedikit. Tentu aktivitas kegiatan di sana cukup banyak. Diduga masih mengunakan air tanah,” ujar Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Imas Dyah Pitaloka, Senin (18/3/2019). (Baca juga: Permukaan Jakarta Turun 7 CM, DKI Tertibkan Penggunaan Air Tanah)

Pihaknya pernah melakukan penelitian penggunaan air tanah di Margonda bersama tim dari Universitas Indonesia (UI). Hasilnya diketahui penggunaan air tanah secara terus menerus bisa memicu pergeseran tanah dan kemiringan pada gedung.

Bahkan dia menyebut sepanjang Jalan Margonda sudah masuk zona merah. Dengan demikian sudah seharusnya penggunaan air tanah dibatasi. (Baca juga: Antisipasi Permukaan Tanah Turun, Bekasi Terapkan Drainase Vertikal)

“Khusus Jalan Margonda inikan banyak bangunan bertingkat dan pusat perbelanjaan masih menggunakan air tanah. Jika dibiarkan khawatir ambles dan terjadi pergeseran tanah. Maka, kami imbau menggunakan air PAM untuk menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.

Jumlah penduduk Depok saat ini tercatat sekitar 2,1 juta jiwa. Warga umumnya masih menggunakan air tanah untuk kebutuhan sehari-hari. (Baca juga: Tim DKI Mulai Razia Gedung Pengguna Air Tanah di Kawasan Industri)

Ketua Forum Komunitas Hijau (FKH), Heri Blangkon, mengatakan, jumlah penduduk di Kota Depok pada 2015 sebanyak 2.095.351 orang. Jumlahnya meningkat di 2016 menjadi 2.142.464 orang. “Berdasarkan peneliti kebijakan ekonomi, asumsi jumlah manusia yang berada di Kota Depok bisa mencapai lebih dari 2,5 juta jiwa,” katanya.

Menurut dia, penggunaan air tanah sudah saatnya dibatasi. Karena jika dibiarkan akan mengancam kondisi geografis Depok. Kondisi terparah, menurut dia, bisa menyebebabkan ambles. “Pemanfaatan air tanah di Kota Depok perlu dibatasi,” tegasnya.

Heri menyarankan pembangunan Depok yang pesat dan cepat perlu diimbangi dengan kajian mendalam. Termasuk kajian mengenai air tanah. Infrastruktur penyediaan air pun harus dipikirkan secara matang.

“Jika banyaknya apartemen, mall, dan universitas di Kota Depok akan menyedot pemanfaatan air tanah di Kota Depok, sementara PDAM tidak mampu memenuhi kebutuhan air masyarakat Kota Depok,” pungkasnya.

(thm)

Pelaku Skimming Data Nasabah Sudah 50 Kali Beraksi

loading…

JAKARTA – Polisi menciduk RP terkait kasus dugaan pencurian atau skimming data nasabah milik salah satu bank swasta di kawasan Jakarta Selatan. Dari pemeriksaan, RP ternyata sudah beraksi puluhan kali.

“Setelah kita ungkap, pelaku ini sudah 50-an kali narik ATM (tindak pidana skimming). Lokasinya dimana saja masih didalami,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono pada wartawan, Senin (18/3/2019).

Menurutnya, itu diketahui usai polisi melakukan pemeriksaan terhadap RP. Pelaku diciduk di sebuah apartemen, bilangan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Dalam aksinya, RP hanya beraksi sendiri.

Baca Juga:

Pelaku sendiri sudah ditahan atas perbuatannya itu di Polda Metro Jaya. Saat beraksi, pelaku menyamar sebagai perempuan untuk mengelabui aksinya dan agar identitasnya tak mudah tercium polisi.

Polisi pun menyita beberapa barang yang digunakan pelaku untuk menyamar jadi wanita. “Ada masker, ada juga dan ada juga kerudung seperti hijab. (Dia) menggunakannya saat mengambil ATM di bilangan di daerah Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan,” tuturnya. (Baca: Polda Metro Jaya Ciduk Pembobol ATM via Skimming)

Adapun aksinya itu, tambahnya, ada yang sempat terekam kamera CCTV. Dari foto yang didapat, penampakan pelaku memang sangat mirip sekali perempuan. Dia menutupi wajahnya dengan masker, kemudian juga memakai kerudung dikepalanya.

Jika dilihat sekilas, tidak tampak dia adalah lelaki. “Dia menggunakan itu berhijab, kemudian kayak perempuan sehingga kalau diliat dari CCTV seperti perempuan,” katanya.

(ysw)

Senin Diongkosin hanya Berlaku Bagi Penumpang KRL Pengguna KMT

loading…

BEKASI – Program Senin Diongkosin yang memberikan subsidi bagi penumpang commuter line dimintai warga Bekasi. Sayangnya, banyak juga penumpang commuter line yang kecewa karena subsidi Rp10 ribu dari PT Jasa Marga Tbk tidak berlaku bagi pengguna kartu elektronik dari perbankan.

Panatauan di Stasiun Bekasi, Senin (18/3/2019) pagi, penumpang KRL Commuter Line banyak yang kecele dalam program Senin Diongkosin Jasa Marga ini. Sebab, mereka tidak bisa mendapat cashback (hadiah uang kembali) saat top up (isi saldo) sebesar Rp10 ribu karena kartu yang digunakan adalah kartu uang elektronik yang dikeluarkan perbankan.

“Wah kalau kartu dari bank tidak bisa diisi ulang di sini, hanya kartu multi trip (KMT) saja yang bisa diisi ulang,” kata Rahmat Hidayat, petugas karcis di loket Stasiun Bekasi. Mendengar ucapan petugas, penumpang KRL bernama Jonder Sihotang (54) ini beranjak pergi dari loket.

Baca Juga:

Dia kemudian menuju barrier gate stasiun untuk menunggu kedatangan kereta ke arah DKI Jakarta di peron stasiun. “Saya kira bisa top up kartu uang elektronik ini, tapi ternyata tidak. Padahal saya sudah ikut antrean panjang tadi, kirain dapat cahsbacknya semua kartu,” ungkapnya.

Jonder mengaku tidak tahu bahwa program Senin Diongkosin Jasa Marga bagi penumpang KRL hanya berlaku untuk pemegang KMT. Dia berharap, agar sosialisasi yang disampaikan instansi terkait lebih masif sehingga masyarakat lebih tahu tentang persyaratan program ini. (Baca: Penumpang Commuter Line Bekasi Dapat Subsidi Ongkos dari Jasa Marga)

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Jasa Marga Cabang Jakarta – Cikampek, Hendra Damani memastikan, program Senin Diongkosin Jasa Marga hanya berlaku untuk pemegang KMT.

Program ini, hanya berlaku di tiga stasiun Kota dan Kabupaten Bekasi selama dua bulan, yakni Stasiun Kranji, Stasiun Bekasi dan Stasiun Cikarang, Kabupaten Bekasi.

“Tiga stasiun itu dipilih karena jumlah penumpang KRL sangat tinggi, sehingga untuk memberikan manfaat bagi penumpang kita adakan program ini,” katanya.

Apalagi, layanan ini adalah perluasan program yang dibuat Jasa Marga sejak pekan lalu. Pada Senin 11 Maret 2019 lalu, Jasa Marga bekerjasama dengan PT Transportasi Jakarta untuk menanggung ongkos penumpang bus TransJakarta dari Halte Summarecon Bekasi. (Baca juga: Warga Bekasi Pengguna KRL Akan Diongkosin oleh Jasa Marga)

Kedua program ini, kata dia, hanya berlaku setiap Senin mulai pukul 05.00-09.00 dan 16.00-20.00. Dia menjelaskan, ada enam loket yang disediakan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) bagi pemilik KMT yang ingin mengikuti program Senin Diongkosin Jasa Marga ini.

(ysw)

Senin Diongkosin, Kepala Stasiun Bekasi: Penumpang Ingin Top Up Melonjak

loading…

BEKASI – Untuk mengurai antrean penumpang commuter line yang akan melakukan top up kartu multi trip (KMT) commuter line, Stasiun Bekasi menyediakan enam loket. Pagi ini, tercatat ada 1.600 penumpang yang melakukan top up.

Kepala Stasiun Bekasi Endarno mengatakan, biasanya jumlah penumpang yang melakukan isi ulang KMT mencapai 1.200 orang di pagi hari. Namun kali ini, ada 1.600 orang yang melakukan isi ulang.

“Mereka ingin memperoleh cashback senilai Rp10 ribu dari Jasa Marga. Lonjakan itu mencapai 400 orang yang melakukan isi ulang KMT,” katanya kepada wartawan, Senin (18/3/2019). (Baca: Penumpang Commuter Line Bekasi Dapat Subsidi Ongkos dari Jasa Marga)

Baca Juga:

Guna mengurai antrean, pihaknya menyediakan enam loket. Tiga loket masing-masing berada di sisi utara dan selatan stasiun.

Bila kondisi membludak, lanjut dia, petugas akan membuka dua loket lagi, dengan masing-masing satu loket di sisi utara dan selatan stasiun.

“Sejauh ini petugas bisa melayani penumpang dengan baik, dan antrian panjang juga tidak begitu terjadi, karena petugas dikerahkan semuanya,” ungkapnya.

Selain Stasiun Bekasi, kata dia, program ini juga berlaku di Stasiun Kranji dan Stasiun Cikarang. Bagi penumpang yang memiliki KMT bisa mendapatkan promo cashback top up senilai Rp10 ribu dengan minimal pembelian Rp20 ribu di tiga stasiun tersebut.

(ysw)

Kehabisan Bensin, Dua Pencuri Motor Tua Gagal Melarikan Diri

loading…

JAKARTA – Dua pemuda pelaku pencurian kendaraan bermotor gagal kabur setelah sepeda motor yang mereka curi kehabisan bensin. Peristiwa itu terjadi di rumah seorang warga bernama Hidayatullah di Kampung Sumur, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (18/3/2019) pagi.

Awalnya, Hidayatullah kaget lantaran sepeda motor tua miliknya yang diparkir di dalam rumah tiba-tiba raib. Dia kemudian bergegas mengejar pelaku yang berjumlah dua orang itu menggunakan sepeda motornya yang lain.

“Motornya di dalam pagar. Pintu pagar terus terbuka, saya lihat motornya uda enggak ada. Terus saya keluarin motor lagi yang di dalam buat ngejar,” ujarnya kepada wartawan. (Baca juga: Curi Sepeda Motor di Gambir, Indra Lesmana Digelandang ke Polisi)

Baca Juga:

Dia lalu mengejar pelaku hingga ke ruas Jalan I Gusti Ngurah Rai. Hidayatullah sudah memperkirakan bahwa pelaku tidak akan bisa kabur terlalu jauh lantaran hanya ada sedikit bahan bakar yang tersisa di motor tua miliknya itu.

Benar saja, ia pun melihat dua pemuda sedang mencoba untuk menyalakan motor tua itu yang terhenti di dekat SPBU sekitar Jalan I Gusti Ngurah Rai. (Baca juga: Berbekal Tampang Seram, Bapak Ajak dua Anaknya Rampok Pesepeda Motor)

“Saya cari ke Buaran 2 sampai ke arah Klender, saya pikir ini motor enggak ada bensinnya. Enggak tahunya di depan pom bensin mereka lagi nyela-nyela,” katanya.

Korban tak berani menangkap dua pelaku lantaran melihat seorang dari pelaku itu membawa sajam berjenis celurit. Hidayatullah kemudian meminta bantuan orang-orang.

Keduanya pelaku sempat kabur meninggalkan motor tua itu. Mereka pun tertangkap lantaran masa mengepung mereka hingga ke gang sempit.

Seorang pelaku berinisial ADL mengaku nekat mencuri motor karena ingin membeli ponsel baru. ADL bersama kawannya itu telah melakukan pencurian sebanyak tiga kali di kawasan Jakarta Timur. “Sudah tiga kali mencuri motor. Buat beli HP baru,” akunya.

Kedua orang remaja itu kemudian dibawa ke Polsek Duren Sawit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini keduanya mendekam di sel tahanan.

(thm)

Senin Diongkosin, Penumpang Commuter dari Stasiun Bekasi Stagnan

loading…

JAKARTA – Program Senin Diongkosin Jasa Marga yang mulai berlaku Senin (18/3/2019) ini tak membuat jumlah penumpang Commuter Line di Stasiun Bekasi melonjak. Namun untuk penumpang yang melakukan top up atau isi ulang saldo kartu multi trip (KMT) memang mengalai lonjakan sekitar 400 orang.

“Jumlah penumpang yang melakukan top up melonjak drastis daripada hari biasanya,” kata Kepala Stasiun Bekasi Endarno kepada wartawan, Senin (18/3/2019). (Baca: Penumpang Commuter Line Dapat Subsidi Ongkos dari Jasa Marga)

Menurutnya, biasanya jumlah penumpang yang melakukan isi ulang KMT mencapai 1.200 orang di pagi hari. Namun kali ini, ada 1.600 orang yang melakukan isi ulang untuk memperoleh cashback senilai Rp10 ribu dari Jasa Marga. “Lonjakan itu mencapai 400 orang yang melakukan isi ulang KMT,” katanya.

Baca Juga:

Meski demikian, kata dia, jumlah penumpang justru tidak mengalami lonjakan di pagi ini. Justru jumlah penumpang terlihat tidak jauh berbeda dibanding hari Senin pada pekan-pekan sebelumnya.

“Sepertinya masih sama dengan hari Senin sebelumnya, ada sekitar 3.000 penumpang yang bertolak dari Stasiun Bekasi menuju DKI Jakarta,” ujarnya.

(ysw)

Tinggal di Pengungsian, Ribuan Korban Kebakaran Krukut Butuh Selimut

loading…

Kebakaran di Krukut, Tamansari, Jakarta Barat. Foto: SINDOnews/Dok

JAKARTA – Sebanyak 2.060 ‎warga dari 665 kartu keluarga (KK) di Jalan Talib III Dalam, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, saat ini kehilangan tempat tinggal setelah rumah mereka hangus terbakar. Mereka kini untuk sementara tinggal di tempat pengungsian.

Camat Tamansari, Risan Mustar, ‎mengatakan, warga yang terdampak kebakaran di Tamansari saat ini sangat membutuhkan bantuan selimut untuk tidur di lokasi pengungsian.‎

‎”Untuk bantuan yang masih dibutuhkan itu selimut untuk warga tidur. Kalau untuk bantuan seperti pakaian maupun makanan alhamdulilah telah mencukupi,” ujar Risan, Senin (18/3/2019). (Baca Juga: Kebakaran di Tamansari Diduga dari Rumah Warga Usaha Catering)

Baca Juga:

Risan menyebut, korban kebakaran telah mengungsi‎ di sejumlah tenda pengungsian yang dibangun di Jalan Thalib II.‎ Selain itu, warga terdampak juga mengungsi ke Masjid Al Aman yang tak jauh dari lokasi kebakaran. “Agar lebih mudah didata maupun distribusi bantuan,” katanya.

Berdasarkan data Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, kebakaran terjadi di Jalan Thalib 2 dan Jalan Thalib 3, Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Minggu dini hari kemarin.

Sebanyak 34 unit mobil pemadam ke lokasi yang terdiri dari 24 unit dari Jakarta Barat, 6 unit dari Jakarta Pusat dan sisanya berasal dari kantor unit yang memadamkan kebakaran pemukiman padat.

Sementara penyebab serta jumlah rumah yang hangus terbakar di RT 02, 03, 07, 08, 09, dan 10/RW 05 masih dalam penyelidikan dan pendataan.

(thm)

Pembajakan Mobil Tangki Pertamina, Polisi: Dicegat Saat Mau ke Tangerang

loading…

JAKARTA – Kapolres Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, kronologis dua mobil tangki PT Pertamina dibajak terjadi pada Senin (18/3/2019) subuh, pukul 05.00 WIB saat mobil hendak ke Tanngerang dari Jakarta Utara.

“Jadi mobil itu habis diisi dari Depo Plumpang, kemudian mau ke arah Tangerang,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (18/3/2019).

Sebelum masuk Tol Ancol, kata dia, kedua mobil dicegat beberapa orang tidak dikenal. Belakangan diduga merupakan orang-orang dari massa Aksi Mobil Tangki yang hendak melakukan aksi di depan Istana Negara.

Baca Juga:

Mobil dibawa ke depan Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat. Mobil itu hendak dipakai mereka demo. “Kita tau informasi itu, ternyata mobil tangki itu ada di seputaran Lapangan Monas. Lalu kita koordinasi dengan Polres Jakarta Pusat,” katanya. (Baca: 2 Mobil Tangki Pertamina Dibajak di Dekat Pintu Tol Ancol)

Dua mobil tangki itu kini sudah berhasil diamankan polisi. Polisi pun hingga kini masih mengidentifikasi terduga pelaku yang berjumlah 10 orang itu.

(ysw)

Dibajak, Dua Truk Tangki Pertamina Dikembalikan ke Depo Plumpang

loading…

Setelah diamankan di Monas, Jakarta Pusat, dua truk tangki yang dibajak demonstran dikembalikan ke Pertamina, Senin (18/3/2019). Foto/Okezone

JAKARTA – Dua mobil tangki Pertamina dibajak sekelompok orang yang diduga dari massa aksi yang hendak berdemo di Istana Negara. Adapun dua mobil itu kini telah dikembalikan ke Depo Pengisian BBM di Plumpang, Jakarta Utara.

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan megatakan, polisi sudah mengembalikan dua mobil tangki Pertamina yang dibajak itu. Bahkan, dia yang ikut mengendarai mengembalikan mobil tangki tersebut.

“Kendaraan sudah kita amankan dan akan segera kita kembalikan lagi ke wilayah Plumpang, Jakarta Utara,” ujarnya pada wartawan, Senin (18/3/2019).

Baca Juga:

Menurutnya, pengembalian itu setelah polisi melakukan negosiasi ke massa Aksi Mobil Tangki yang menggunakan kedua mobil untuk demo di depan Istana Negara. Polisi juga sudah berkoordinasi dengan pemilik soal pemulangan mobil itu.

“Kami sudah mediasi di sini yang bawa itu semua sudah kita kumpulkan antara transportir dan pihak-pihak terkait termasuk juga massa yang hari ini melaksanakan kegiatan tadi pagi,” katanya. (Baca: Dua Mobil Tangki Pertamina Dibajak Sekelompok Orang di Dekat Pintu Tol Ancol)

Dia menambahkan, terkait masalah pembajakan, penanganannya telah diserahkan ke Polres Jakarta Utara karena lokasi pembajakannya di kawasan Jakarta Utara. Adapun kondisi di lapangan saat ini dipastikan sudah aman.

(ysw)

Polisi Cari Jejak Digital di Kasus Ujaran Kebencian Alex Asmasoebrata

loading…

Alex Asmasoebrata. Foto: SINDOnews/Dok

JAKARTA – Polisi memastikan masih melanjutkan penyelidikan kasus ujaran kebencian atau fitnah lewat media elektronik yang menjerat mantan pembalap nasional, Alex Asmasoebrata. Alex sebelumnya mengaku sama sekali tak pernah membuat konten ujaran kebencian dan pencemaran nama baik terhadap PT Agung Sedayu
sebagaimana diatur Undang-Undang (UU) tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Alex mengaku saat itu temannya yang bernama Budi mengirimkan pesan dengan telepon genggamnya kepada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang kurang lebih isinya meminta perlindungan hukum atas kasus yang dialami temannya itu dengan PT Sedayu.

Untuk membuktikan pengakuan Alex ini, polisi akan menelusuri kebenarannya dengan cara mencari jejak digitalnya. “Akan mencari jejak digitalnya. Jejak digital itu sangat sulit dihilangkan,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Adi Deriyan saat dikonfirmasi wartawan, Senin (18/3/2019).

Baca Juga:

Alex sempat mengaku heran mengapa tiba-tiba polisi memanggilnya. Dia sempat menduga ada yang janggal dalam pemanggilannya itu. Terkait hal ini, Adi menegaskan polisi tidak mungkin memanggil Alex jika tidak ada laporan yang dibuat seseorang.

Pemanggilan Alex, kata Adi, sudah sesuai prosedur lantaran adanya laporan yang dibuat pelapor, dalam hal ini PT Agung Sedayu. Maka itu, pemanggilannya beberapa waktu lalu itu kesempatan yang diberikan polisi agar Alex melakukan klarifikasinya jika merasa tak melakukan apa-apa.

Dari hasil klarifikasi itu nantinya polisi akan menindaklanjutinya adakah tindak pidana dalam laporan yang telah dibuat terhadap Alex guna memastikan apakah laporan bisa dilanjut atau tidak. Adapun tahap penyelidikan itu berisi klarifikasi, polisi membuka ruang bagi orang yang dilaporkan untuk mengklarifiksi apakah memang tuduhan yang dialamatkan itu tepat atau tidak.

“Ketika merasa tidak tepat, dia bisa menyampaikan pembelaan dalam bentuk klarifikasi. Penyidik akan melakukan gelar perkara, disitu akan menentukan kasusnya apakah lanjut atau tidak,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes pol Argo Yuwono menambahkan, sejauh ini polisi tengah melakukan klarifikasi terhadap saksi yang lain terkait kasus ini, termasuk saksi ahli. “Sedang klarifikasi juga kepada saksi-aksi yang lain, bisa saksi ahli, saksi-saksi yang mengetahui dari pada kejadian tersebut,” katanya.

(thm)

Polisi Ambil Alih Mobil Tangki Pertamina yang Dibajak

loading…

JAKARTA – Aksi penghadangan dan pembajakan dua mobil tangki Pertamina yang dilarikan menuju Monas langsung disikapi aparat kepolisian. Begitu menerima laporan, aparat kepolisian langsung bergerak meminta massa menyerahkan mobil tangki itu.

“Dua mobil tangki itu sudah disita aparat dari tangan massa. Pertamina Patra Niaga berterima kasih pada aparat kepolisian yang langsung bertindak begitu menerima laporan sopir atau awak mobil tangki bahwa mobil mereka ditampas dan dilarikan ke Monas,” ungkap Humas PT Pertamina Patra Niaga Ayulia dalam pernyataan tertulisnya yang diterima SINDOnews, Senin (18/3/2019).

Seperti diberitakan, dua mobil tangki milik PT Pertamina Patra Niaga sekitar pukul 05.00, Senin (18/3/2019) pagi tadi dihadang dan dilarikan orang tidak dikenal. Dari pantauan GPS, dua mobil tangki itu mengarah ke Monas.
Dua mobil tangki yang dihadang dan dilarikan itu berukuran 32 Kilo Liter (KL). Dalam dua mobil tangki BBM itu berisi biosolar dalam kondisi penuh.

Baca Juga:

“Kami telah menerima laporan adanya penghadangan dan perampasan mobil tangki yang sedang mengangkut bioslar. Kami sudah melapor pada aparat kepolisian,” kata Ayulia.

Ayulia menambahkan, dua mobil tangki yang dihadang dan dilarikan itu masing-masing berpelat polisi B 9214 TFU dan B 9575 UU dan dikemudikan Muslih bin Engkon dan Cepi Khaerul. “Pak Cepi sudah diketahui keberadaannya dan sedang dalam perjalanan melaporkan ke Polda Metro Jaya,” jelas Ayulia.

Dipaparkan, penghadangan dan perampasan itu terjadi saat mobil tangki akan mengirim biosolar tujuan SPBU area Tangerang. Saat hendak memasuki pintu Tol Ancol, tiba-tiba ada sekelompok orang sekitar 10 orang turun dari sebuah mobil sejenis pick up mengambil alih kemudi sambil membentak-bentak sopir alias awak mobil tangki.

“Mobil tangki dikuasai oleh kelompok perampas dan membawanya menuju Monas,” ucapnya.

(whb)

Polisi Identifikasi Pembajak Mobil Tangki Pertamina di Ancol

loading…

JAKARTA – Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, polisi sudah mengidentifikasi pelaku pembajakan mobil tangki PT Pertamina yang dilarikan ke kawasan depan Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat.

“Kita mengidentifikasi sekitar 10 orang. Saksi-saksinya sopir truk dua, kernet dua, kita ambil keterangan semua,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (18/3/2019). (Baca: Mobil Tangki Pertamina DIbajak Sekelompok Orang di Dekat Pintu Tol Ancol)

Tindakan itu, kata dia, sudah masuk tindak pindana sehingga polisi melakukan pencarian para terduga pelaku. Terduga pelaku masih dari massa Aksi Mobil Tangki yang melakukan aksi di depan Istana Negara.

Baca Juga:

“Kami sudah membuat laporan model A. Begitu kami tahu ada tindakan perampasan, tindakan pidana, kami langsung menyuruh anggota kami untuk membuat laporan. Karena ini sudah tindak pidana,” tuturnya.

Dia menambahkan, dua mobil tangki yang dibajak itu kini sudah berhasil diamankan Polres Jakarta Pusat yang kebetulan mengawal jalannya aksi AMT. Meski unjuk rasa diatur dalam Undang-Undang, tapi pembajakan telah masuk ranah pidana.

“Jam 11 tadi sudah berhasil dipisahkan (mobil tangki). Prinsipnya, sebenarnya demo itu kan diatur oleh Undang-Undang, tapi kalau sudah merampas kemudian menggunakan cara anarkis berarti sudah melanggar. Kami akan proses secara hukum bagi para pelakunya, kalau ada aktor intelektual yang menyuruh, kami akan proses,” katanya.

(ysw)

Gagal Curi Motor, Pahrul Jadi Bulan-bulanan Warga di Cengkareng

loading…

Pahrul Hamadi maling motor yang gagal beraksi di Cengkareng, Jakarta Barat.

JAKARTA – Nasib apes dialami Pahrul Hamdi (27) babak belur dikeroyok massa lantaran aksi mencuri motor yang dilakukannya gagal. Pahrul babak belur dikeroyok massa di Gg Mawar Rt 012/01, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Sabtu akhir pekan lalu.

Nyawa Pahrul beruntung diselamatkan usai anggota yang melintas ke lokasi menyelamatkan. Dengan wajah memar tersangka langsung digelandang ke tahanan Polsek Cengkareng, Jakarta Barat.

Kapolsek Cengkareng, Kompol Khoiri mengatakan, Pahrul diamankan usai gagal mencuri sepeda motor Satria FU milik warga. Bermodal kunci letter T, tersangka menyisir jalanan Jakarta Barat dan mencoba melakukan pencurian.
“Saat gagal menyalakan mesin motor, aksi tersangka dipergoki warga,” kata Khoiri ketika dikonfirmasi, Senin (18/3/2019).

Baca Juga:

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Antonius menambahkan,dalam pengembangan polisi juga menyita tiga unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan. Antonius melanjutkan, kasus ini bermula saat Pahrul hendak mencuri sepeda motor di lokasi.

Meski berhasil membawa kabur, namun Pahrul kesulitan menyalakan sepeda motor, electrik dan kick stater yang dilakukan tak kunjung membuat mesin motor menyala. Disaat bersamaan, pemilik motor Aliyyudin (21), keluar dari rumah terkejut dengan kondisi motornya menghilang.

Dia kemudian menyisir gang dan menemukan Pahrul mendorong motornya, teriakan ‘maling’ sontak dilakukan Aliyyudin yang kemudian mendorong perhatian warga. Warga pun dengan cepat menangkap Pahrul hingga akhirnya dikeroyok massa.

Akibat perbuatannya, Pahrul terancam hukuman penjara diatas tiga tahun lantaran dianggap melanggar Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Pemberatan.

(whb)

Butuh Uang untuk Ngamar di Hotel, Sejoli Ini Ngutil di Rumah Warga

loading…

Bingung ingin ngamar namun tak memiliki uang, membuat dua sejoli, Asti Kristia Ningrum (24) dan Novan Dwiyanto (34) nekat mengutil di rumah warga. Foto/SINDOnews/Yan Yusuf

JAKARTA – Bingung ingin ngamar namun tak memiliki uang, membuat dua sejoli, Asti Kristia Ningrum (24) dan Novan Dwiyanto (34) nekat mengutil. Menyisir gang sempit di Cengkareng, keduanya mencuri smartphone milik warga.

Aksi keduanya terbongkar, usai korbannya melaporkan. Berbekal informasi, polisi kemudian mengamankan keduanya saat hendak menjual smartphone curian, Sabtu 16 Maret 2019.

“Kami mengamankan setelah menyelidiki laporan korbannya. Setelah diamankan keduanya tak berkutik,” kata Kapolsek Cengkareng, Kompol Khoiri, Senin (18/3/2019). (Baca: Satroni Kantor Kelurahan di Depok, Maling Gasak Alat Perekam e-KTP)

Baca Juga:

Dari tangan keduanya, polisi mengamankan uang tunai Rp400 ribu hasil penjualan smartphone. Rencananya uang itu akan digunakan untuk keduanya bersenang senang, salah satunya ngamar di salah satu hotel.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Antonius menambahkan para pelaku merupakan pemain lama. Keberadaan sudah sangat menyusahkan dan kerap dilaporkan warga.

Hasil penyidikan sementara, keduanya kerap menyisir jalanan pemukiman padat cengkareng. Mereka kemudian mencari rumah rumah kosong yang ditinggal penghuni. Begitu pintu terbuka, para pelaku masuk dan mencuri sejumlah barang korbannya. (Baca juga: Polisi Bekuk 4 Pencuri Baterei BTS di Apartemen Thamrin)

Termasuk smartphone yang dicuri. Kala itu, Saidati Safuroh (22) berada di kamar. Sementara smartphone berada di ruang tamu. “Jadi dia mencuri memanfaatkan kelengahan korbannya,” lanjut Antonius.

Antonius melanjutkan, usai mencuri, Novan yang berprofesi sebagai Satpam kerap kali menjual hasil curiannya untuk bersenang senang. Membeli minuman hingga biaya check-in dilakukan usai benda curian terjual.

“Kami masih menginventaris berapa kali pelaku melakukan. Pengakuannya bukan hanya sekali,” tutur Anton.

Atas perbuatannya, keduanya terancam hukuman penjara diatas tiga tahun lantaran dianggap melanggar pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Pemberatan.

(ysw)

Mobil Tangki Pertamina Dibajak Hendak Dipakai Unjuk Rasa di Istana Negara

loading…

JAKARTA – Dua mobil tangki PT Pertamina yang dibajak dan dilarikan ke Istana Negara ternyata diduga hendak dipakai untuk berdemo oleh massa pengunjuk rasa yang menamakan diri mereka Awak Mobil Tangki atau AMT di Taman Pandang, Gambir, Jakarta Pusat.

Mereka massa yang dalam aksinya di sana pada 13 Februari 2019 lalu pernah nekat coba menerobos konvoi mobil Presiden Joko Widodo saat rombongan kendaraan Kepala Negara melintas di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat. Meski begitu, kedua mobil sudah diamankan polisi yang juga mengawal aksi mereka.

Semula mobil ada di lokasi aksi, namun, kini mobil ada di dalam kawasan Monumen Nasional dan dalam pengawasan serta penjagaan polisi. Polisi hingga kini masih terus menyelidiki kejadian tersebut.

Baca Juga:

“Iya itu. Untuk tuntutan meraka (supaya bisa dipenuhi),” ujar Kapolsek Metro Gambir, AKBP Johanes Kindangen saat dikonfirmasi, Senin (18/3/2019).

Namun, dia tak bisa merinci lebih jauh karena hingga kini polisi masih melakukan pendalaman. Polisi juga masih negosiasi dengan massa AMT yang jumlahnya ratusan orang dalam aksi itu. (Baca: Dua Mobil Tangki Pertamina Dibajak Sekelompok Orang di Dekat Tol Ancol)

Ariswiyono, salah seorang peserta aksi menyebut aksi dilakukan karena tuntutan meraka pada aksi Februari 2019 lalu tak dipenuhi juga. Mereka kembali mendatangi Istana karena tuntutan yang mereka ajukan sejak beberapa waktu lalu belum juga dipenuhi pemerintah.

Karena kesal, maka dua mobil tangki itu dilarikan ke Monas. “Kalau tidak diselesaikan hari ini mereka (tadinya) mau bakar dua tangki itu ramai-ramai,” katanya.

Adapun dua mobil tangki yang dihadang dan dilarikan itu berukuran 32 Kilo Liter (KL). Dalam dua mobil tangki BBM itu berisi biosolar dalam kondisi penuh.

(ysw)

Polisi Tembak Mati Ketua Geng Begal Gabores Kebon Jeruk

loading…

Petugas membawa jasad Ketua Geng Gabores berinisial MM yang ditembak mati karena melawan saat akan ditangkap.Foto/SINDOnews/Yan Yusuf

JAKARTA – Ketua Geng Motor Gabores (Gabungan Bocah Rese), MM alias Tompel (27) ditembak mati petugas Polres Jakarta Barat di CNI Kembangan, Jakarta Barat. Pria muda yang juga dikenal sebagai begal sadis ini terpaksa ditembak lantaran melawan saat petugas.

Selain MM, polisi juga mengamankan pelaku lain yakni, AI alias KI (20). AI diciduk di Jalan Gunung Galunggung 12 Blok E13 Gg. Satro RT 05/15, Cengkareng, Jakarta Barat, empat hari sebelum polisi hendak menangkap MM.

Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu mengatakan, terbongkarnya kasus ini setelah petugas melakukan pengembangan pasca-penangkapan tiga bocah begal yang ditangkap terlebih dahulu. Dari ketiganya polisi mendapatkan informasi nama MM dan AI.

Baca Juga:

“MM ini merupakan otak dari kelompok ini. Dia merancang pembegalan,” kata Edi kepada wartawan pada Senin (18/3/2019).(Baca: Tiga Pelaku Begal Sadis yang Duel dengan Warga Jakbar Dibekuk Polisi)

Kanit Krimum Polrestro Jakarta Barat, Iptu Dimitri Mahendra menambahkan, para pelaku merupakan kelompok Gabores. Mereka kerap berjalan malam hari menggunakan sepeda motor dan mencari korbannya alias ‘kijang’.

“Pelaku kerap melukai korbannya. Termasuk Ivan yang luka saat itu,” kata Dimitri. Dimitri melanjutkan, terpaksa melakukan tindakan tegas terhadap MM lantaran mencoba melukai anggota kepolisian.

Bermodal celurit, pelaku kemudian mengancam akan melukai petugas yang kala itu tengah menggerebek. Ayunan celurit, lanjut Dimitri, sempat melukai anggota. Beruntung saat itu anggota sempat menghindar dan celurit itu kemudian tak mengenai polisi.

“Karena tembakan peringatan tak diindahkan, kami terpaksa melakukan tindak terukur,” kata Dimitri. Meski usai menembek polisi sempat membawa pelaku ke Rumah Sakit. Namun nyawa MM tak terselamatkan, dan jasadnya pun langsung dibawa ke RS Polri Kramat Djati, Jakarta Timur untuk di autopsi.

Sebelumnya pejalan kaki, Ivan Surya Saputra (23), tewas dibacok pembegal saat melintas di bawah flyover Pesing Jalan Daan Mogot, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin, 4 Maret 2019 lalu. Saat ditemukan warga, jenazah Iwan terluka di bagian dada.

Dari kejadian itu polisi menangkap tiga pelaku yang masih berusia di bawah umur yakni, DO (17), AD (16), dan RO (17) di beberapa tempat terpisah.

(whb)

Korsleting Listrik, Tempat Pengolahan Kerupuk Dilalap Api

loading…

JAKARTA – Kebakaran terjadi di Jalan Pejaten Barat II, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tepatnya di tempat pengolahan kerupuk milik Ngatimin. Akibatnya, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta.

Komandan Pleton Grup C Sektor Pasar Minggu Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Ruwanto mengatakan, kebakaran itu terjadi pada Senin (18/3/2019) dinihari ini, yang mana menimpa pabrik kerupuk. Saat kejadian, pemiliknya sedang di luar tempat itu.

“Kebakaran itu diduga terjadi karena adanya korsleting listrik,” ujarnya pada wartawan, Senin (18/3/2019). Menurutnya, pemilik tempat pembuatan kerupuk itu merugi hingga puluhan juta rupiah dan satu sepeda motor yang ada di lokasi turut ludes dilalap api. Beruntung, dalam insiden itu tak sampai menimbulkan korban jiwa.

Baca Juga:

“Korban luka pun nihil, hanya kerugian materil saja ditaksir mencapai Rp30 juta lebih,” ucapnya.

(whb)

Polisi Akan Panggil Saksi Ahli Terkait Kasus Pencurian Air di Sentul City

loading…

BOGOR – Petugas Polsek Babakan Madang hingga kini masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan pencurian air yang dilakukan tujuh oknum warga perumahan Sentul City. Sejumlah saksi ahli pun akan dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

“Penyidik berencana memanggil saksi ahli. Kami tinggal meminta keterangan saksi ahli dari PDAM Tirta Kahuripan dan saksi ahli hukum pidana baik dari Universitas Indonesia ataupun Universitas Djuanda,” ungkap Kapolsek Babakan Madang, Kompol Wawan Wahyudin kepada wartawan Jumat, 15 Maret 2019 lalu.

Kasus ini berawal dari Laporan Polisi bernomor LP/B/296/XI/2018/JBR/Res Bgr/Sektor Babakan Madang tanggal 26 November 2018 oleh staf bagian Water and Sewerage Treatment Plan (WSTP) PT Sukapura Graha Cemerlang (SGC), pengelola township management perumahan Sentul City tentang dugaan adanya tindak pidana pencurian air bersih. Laporan ini berdasarkan temuan PT SGC di rumah warga Perumahan Sentul City pada tanggal 4 April 2018 sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca Juga:

Ketika itu petugas PT SGC menemukan fakta ada oknum warga yang diputus pasokan airnya karena menunggak tetap menerima pasokan air. Setelah dicek, ternyata yang bersangkutan memasang meteran ilegal. Padahal, meteran milik PT SGC sudah dicabut kerena menunggak.

“Atas dasar LP itu kita keluarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor Sp. Lidik/B/296/XI/2018/Reskim, tanggal 26 November 2018,” ujar Wawan. Dia melanjutkan akibat dugaan perbuatan pencurian atau mengambil air milik pihak lain secara ilegal, maka JT dan enam orang tersangka lainnya sementara akan dikenakan Pasal 362 KUHP.

Direktur Opersional PT SGC, Jonni Kawaldi menuturkan, sebelumnya sudah dilakukan tindakan persuasif agar warga melakukan pembayaran air dan BPPL. Namun, tidak diindahkan.

“Ketika dicabut meteran airnya, malah beberapa warga menyambung kembali dengan meteran air sendiri. Kami sudah menegur baik baik tapi tidak diindahkan,” ucap Jonni.

(whb)

Anggota Komisi VII DPR Gerebek Transaksi Ilegal BBM di Muara Baru

loading…

Mobil tangki bermuatan soal yang melakukan transaksi ilegal di Dermaga Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.Foto/SINDOnews/Yan Yusuf

JAKARTA – Komisi VII DPR menggerebek transaksi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ilegal di Dermaga Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu, 17 Maret 2019 malam. Akibat penjualan solar subsidi ilegal ini, negara diperkirakan kerugian negara hingga miliaran rupiah setiap hari.

Penggerebekan ini dilakukan oleh Anggota Komisi VII DPR RI, Ivan Doly mengatakan, akibat penjualan solar subsidi ilegal ini, negara diperkirakan kerugian negara hingga miliaran rupiah setiap hari. Selain itu, penjualan solar secara ilegal ini berdampak pada masyarakat Kepulauan Seribu, Jakarta.Hingga kini masyarakat di wilayah itu belum pernah merasakan dampak kebijakan pemerintah untuk penyediaan BBM satu harga. “Kita bisa bayangkan, masyarakat yang berada di Ibu Kota saja tidak bisa menikmati kebijakan BBM satu harga. Ini imbas dari permainan BBM yang dilakukan mafia minyak,” kata Ivan kepada wartawan di Jakarta, Minggu malam.

Menurut Ivan, penjualan BBM ilegal dilakukan oleh beberapa perusahaan seperti PT Laros Petroleum, dan PT Sanmaru Indo Energy. “Kementerian ESDM, BPH Migas, dan aparat penegak hukum saya minta untuk menindak lanjuti temuan ini,” ujar Ivan.

Baca Juga:

Menurut Ivan, solar yang dibawa oleh mobil tangki itu disedot dan dialirkan ke kapal tongkang berukuran 150-250 kiloliter (KL). Setelah tongkang terisi solar, maka mereka bergerak ke tengah laut dan menjual solar kepada kapal ikan kapasitas besar dan bahkan diduga kuat di ekspor secara illegal ke negara lain.

Hasil temuan ini lanjut Ivan, akan dibawanya ke dalam rapat Komisi VII DPR dengan Kementerian ESDM dan Pertamina yang akan diselenggarakan Senin-Selasa (18-19 Maret 2019). Pertamina, lanjut Ivan, kesulitan mendapatkan sub-penyalur bagi pendistribusian BBM ke pulau-pulau di Kepulauan Seribu.“Semua sudah dikuasai mafia minyak ” ujarnya.

Ivan menegaskan, tidak akan berhenti untuk mengusut kasus penjualan solar ilegal ini secara tuntas, paling tidak hingga masyarakat di Kepulauan Seribu merasakan BBM satu harga. Berdasarkan informasi yang diperoleh Ivan dari sopir tangki BBM illegal, pihak perusahaan menjual dengan harga Rp9.000 – Rp9.500 /liter kepada perusahaan-perusahaan pemilik kapal-kapal tongkang.

Sementara harga solar subsidi sebesar Rp5.150 per liter, sedangkan untuk solar Industri dijual Rp11.800 per liter. Kemudian tongkang menjual nya di tengah laut atau ke kapal-kapal di perairan sekitar pelabuhan di bawah harga Pertamina.

“Jika dihitung kasar, keuntungan perusahaan-perusahaan dari penjualan ilegal ini mencapai miliaran rupiah per hari,” ujarnya. Menurutnya, di dalam aturan berlaku hanya Pertamina yang berhak menjual solar, baik solar bersubsidi maupun Industri.

Ivan mengatakan, seandai nya saja ada kehadiran polri saat penggerbegan itu, pastilah mobil-mobil tangki dan lima tongkang pembawa solar ilegal itu ditahan, namun hal itu tidak terjadi karena Ivan hanya melakukan penggerebegan itu seorang diri.”Berdasarkan jenis surat tebus atau surat jalan yang saya periksa dari sopir. Dipastikan bahwa solar yang dijual itu bukan dari Pertamina dan itu menyalahi aturan,” ucapnya.

(whb)

2 Mobil Tangki Pertamina Dibajak Sekelompok Pria di Dekat Tol Ancol

loading…

JAKARTA – Dua mobil tangki biosolar Pertamina yang sedang beroperasi sekitar pukul 05.00 WIB, Senin (18/3/2019) pagi tadi, dihadang dan dilarikan orang tidak dikenal. Dari pantauan, dua mobil tangki itu mengarah ke Istana Negara.

Dua mobil tangki yang dihadang dan dilarikan itu berkapasitas 32 Kilo Liter (KL). “Kami telah menerima laporan adanya penghadangan dan perampasan mobil tangki yang sedang mengangkut biosolar. Kami sudah melapor pada aparat kepolisian,” ungkap Humas PT Pertamina Patra Niaga, Ayulia dalam pernyataan tertulisnya kepada SINDOnews, Senin (18/3/2019).

Ayulia menambahkan, dua mobil tangki yang dihadang dan dilarikan itu masing-masing berpelat B 9214 TFU dan B 9575 UU. “Saat ini pengemudi sudah diketahui keberadaannya dan sedang dalam perjalanan melaporkan ke Polda Metro Jaya,” kata Ayulia.

Baca Juga:

Ayulia menuturkan, penghadangan, pembajakan dan penyanderaan itu terjadi saat mobil tangki akan mengirim biosolar tujuan SPBU area Tangerang. Saat hendak memasuki pintu Tol Ancol, tiba-tiba ada sekelompok orang sekitar 10 orang turun dari sebuah mobil sejenis pikap mengambil alih kemudi sambil membentak-bentak sopir.

“Mobil tangki dikuasai oleh kelompok perampas yang mengatakan mereka akan menuju Istana Negara,” ucapnya.

(whb)

Janjian di Facebook, Duel ala Gladiator Tewaskan ABG di Bogor

loading…

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Benny Cahyadi didampingi Kasubbag Humas Polres Bogor menunjukan barangbukti aksi gladiator yang menewaskan remaja di Ciampea, Bogor.Foto/SINDOnews/Haryudi

BOGOR – Perkelahian duel ala gladiator kembali terjadi di Bogor. Duel kali ini juga melibatkan dua anak di bawah umur yakni AH (17), dan MR alias B (14). Dalam duel ini, AH tewas akibat luka bacokan senjata tajam di bagian kepala.

“AH meninggal dunia karena banyak mengeluarkan darah. Bahkan saat ditemukan celurit masih menancap dikepalanya,” ungkap Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bogor, AKP Benny Cahyadi dalam keterangan persnya, Senin (18/03/2019).

Dia menjelaskan, kasus ini bermula saat korban dan pelaku terlibat saling ejek di dunia maya melalui media sosial Facebook. Kemudian keduanya janjian, di salah satu tempat di Ciampea untuk berduel.

Baca Juga:

“Duel maut ini disaksikan lima orang lainnya yang merupakan teman korban dan pelaku,” jelasnya. Saat terjadi perkelahian, pelaku sempat terluka lebih dulu di bagian bahu kanannya. Kemudian pelaku membalasnya ke tangan kiri korban.(Baca: Siswa SMP Bogor Tewas saat Tawuran Ternyata Korban Duel ala Gladiator)

“Kemudian korban membalasnya dengan membacok pelaku ke arah mulut. Hingga akhirnyapelaku membalasnya ke bagian atas kepala korban,” ujarnya.
Setelah mengetahui korban tumbang dengan kondisi celurit menancap, pelaku bersama rekannya langsung melarikan diri.

“Kakak korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Ciampea, kemudian kami dari Polres Bogor langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku akan dikenakan Pasal 80 ayat 3 UU No 35/2014 perubahan atas UU No 23/2002, tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 184 ayat 4 KUHP dengan ancaman pidana penjara 15 tahun.

(whb)

Jual Airsoft Gun Online, Pemuda 28 Tahun Diciduk

loading…

JAKARTA – Seorang penjual senapan angin berinisial RNT (28) diciduk petugas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. RNT menjual barang ilegal tersebut tersebut melalui media sosial.

Dilansir dari lama Humas Polda Metro Jaya, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Faruk Rozi mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari patroli siber dan ditemukan penjual airsoft gun ilegal secara online melalui salah satu media sosial dengan akun atas nama ranggalife. Petugas pun berpura-pura ingin membeli senapan tersebut.

“Kesepakatan harga yang dibeli Rp3,5 juta. Adapun tempat bertemu di Jalan Boulevard Bukit Gading Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara,” kata Faruk.
Dia menuturkan, setelah bertemu di lokasi tempat transaksi, polisi langsung menangkap pelaku beserta barang bukti.

Baca Juga:

Dari tangan pelaku disita barang bukti yakni, dua pucuk senapan angin jenis colt defender, tiga unit gas CO2 isi 12 gram, dua kotak berisi peluru gotri 4,5 mm warna hijau, dua unit handcase warna silver dan warna hitam, satu unit sepeda motor, dan satu unit handphone.

Tersangka kini dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat No 12/1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

(whb)

Polda Metro Jaya Ciduk Pembobol ATM via Skimming

loading…

JAKARTA – Polisi meringkus pelaku pencurian atau skimming data nasabah milik salah satu bank swasta. Pelaku diciduk polisi di kawasan Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, pelaku berinisial RP. Namun, polisi masih mencari tahu tentang RP lebih dalam.
“Tersangka ditangkap di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta Selatan. Pelaku ditangani penyidik Krimsus PMJ,” ujar Argo saat dikonfirmasi, Senin (18/3/2019).

Dia menambahkan, akibat perbuatan RP, bank swasta tersebut mengalami kerugian cukup besar hingga ratusan juta rupiah. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berhubungan dengan kejahatan pelaku.

Baca Juga:

“Kerugian Rp300 juta. Barang bukti satu masker saat tersangka mengakses di ATM, 1 satu ATM, 2 ATM warna putih yang sudah ada duplikasi data, laptop, HP dan peralatan skimming,” ucapnya.

(whb)

Anies Minta Keselamatan Jadi Tujuan Utama Berkendara

loading…

JAKARTA – Keselamatan berkendara diharapkan menjadi tujuan utama pengendara kendaraan pribadi dalam bermobilitas. Tertib berlalu lintas harus dibudayakan ‘keren’.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, dalam berkendara di jalan raya itu nomor satu adalah soal keselamatan. Sebab, tujuan orang menggunakan jalan raya adalah berangkat dari satu titik ke titik lainnya dan sampai dengan selamat.

“Kalau keselamatan tidak ada, tujuan perjalanan menjadi hilang. Karena tujuan perjalanan adalah sampai dengan selamat,” kata Anies pada wartawan Minggu, 17 Maret 2019 kemarin. Anies mencontohkan beberapa perilaku berkendara yang tidak mementingkan keselamatan seperti berkecepatan tinggi, menaiki trotoar maupun melawan arus.

Baca Juga:

Ada tempat-tempat dimana melawan arah dan pelanggaran lainnya menjadi keseharian, seperti di Roxy, Senen, Harmoni, Tanah abang di Jakarta Pusat. Kemudian di Jakarta Utara seperti kawasan Kelapa Gading, Bintang Mas, Pluit, Marunda Cilincing. ‎Begitu juga di Grogol, Glodok Mas, Kota Tua dan Slipi, Jakarta Barat dan Lebak Bulus, Pondok Pinang, Blok M, Mampang, Jakarta Selatan; serta di Terminal KP Melayu, kawasan Jatinegara, Matraman, Rawamangun, Pulogadung, dan kawasan Kp Rambut‎an, Jakarta Timur.

Menurut mantan Menteri Penidikan tersebut, meskipun dipasang rambu, lampu dan sebagainya tetap saja dilanggar pada kawasan pelanggaran tersebut lantaran sudah menjadi kebiasaan. “Nah sekarang sama-sama dengan bikers, dengan segala macam motor, melakukan perjalanan dengan mempertimbangkan keselamatan. Jadi tertib lalu lintas itu keren. Memikirkan keselamatan itu keren. Justru yang melanggar itu tidak keren,” jelasnya.

Sementara itu, pengamat transportasi Universitas Tarumanegara, Leksmono Suryo putranto menuturkan, langkah utama untuk menertibkan lalu lintas itu memang harus mengubah budaya melalui penegakan hukum yang konsisten. Menurutnya, dengan penereapan ETLE, merupakan langkah awal yang sangat baik untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas.

Leksmono berharap ETLE segera diterapkan meluas ke daerah lain yang sudah cukup terlayani dengan angkutan umum. Dia optimis, pihak kepolisian dan Pemprov bisa melaksanakannya.

“Pemprov DKI harus mendukung dan harus bisa menjadi contoh bagi daerah lain. ETLE harus dilakukan,” ucapnya.

(whb)

Tak Layak, Pemkot Bekasi Revitalisasi Empat Pasar Tradisional

loading…

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi merevitalisasi empat pasar tradisional di Kota Bekasi karena kondisinya sudah tua dan tidak layak. Rencananya revitalisasi keempat pasar itu akan melibatkan pihak ketiga. Keempat pasar itu di antaranya Pasar Kranji Baru, Pasar Jatiasih, Pasar Family Mart, dan Pasar Bantargebang.

“Tahun ini sudah mulai dilakukan revitalisasi dan yang membangunnya adalah pihak ketiga,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi Makbullah, kemarin. Menurutnya, pemerintah tidak mengeluarkan anggaran untuk merevitalisasi itu. Hanya saja, proyek pembangunan keempat pasar itu dibiayai pihak ketiga. Setelah dibangun, pasar akan dikelola pihak ketiga dan keuntungan akan dibagi rata oleh pemerintah daerah.

Sesuai rencana, kata dia, pasar akan dikelola pihak ketiga selama 20 tahun. Setelah itu, bangunan akan diserahkan ke pemerintah daerah untuk dijadikan aset. Nilai proyek revitalisasi pasar ini bervariasi tergantung dimensi dan luas pasar yang dibangun. Misalnya untuk Pasar Kranji Baru nilai investasinya sebesar Rp145 miliar lebih.

Baca Juga:

Kemudian Pasar Jatiasih sebesar Rp44 miliar lebih, Pasar Family Mart senilai Rp17 miliar lebih, dan Pasar Bantargebang sebesar Rp42 miliar lebih. Meski nilai anggaran berbeda, tapi bangunannya tetap dibangun dua lantai. “Nanti bangunannya dua lantai dibuat modern dan nyaman,” katanya.

Makbullah menjelaskan, pemerintah sebetulnya bisa saja membangun pasar itu menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hanya saja, pemerintah lebih memprioritaskan pembangunan sekolah dan jalan baru sehingga pembangunan pasar diserahkan kepada pihak ketiga. “Selama bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga, ya nggak apa-apa, apalagi mereka yang bangun dan setelah itu 20 tahun kemudian akan jadi aset kita,” katanya.

Saat ini keempat pasar ini dibangun ulang karena kondisinya dianggap tidak layak. Selain atap bocor, sistem drainase juga kurang baik sehingga menimbulkan kesan kumuh. “Kondisinya tidak layak dan tidak nyaman karena usia keempat pasar itu sudah 33 tahun atau dibangun pada 1986 lalu,” ungkapnya. Agar aktivitas transaksi tetap berjalan, pemerintah meminta kepada pihak swasta untuk dibuatkan tempat relokasi sementara di sekitar pasar sehingga pedagang tetap bisa berjualan.

Salah seorang pedagang di Pasar Jatiasih bernama Boy mengatakan kondisi pasar saat ini sangat buruk. Bukan hanya atap banyak yang jebol, namun keramik lantai juga terkelupas sehingga tidak nyaman untuk pedagang maupun pembeli. “Fasilitas umum seperti toilet juga tidak representatif, jorok dan kumuh,” katanya.

Boy juga meminta agar sistem drainase pasar diperbaiki sehingga air sisa berjualan para pedagang bisa terbuang dengan baik. Selain itu, sistem pengelolaan pengangkutan sampah juga terus ditingkatkan sehingga sampah bekas berjualan bisa langsung diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu.

Sementara itu, PT Mukti Sarana Abadi (MSA) selaku pihak ketiga yang membangun Pasar Jatiasih menyatakan telah menyediakan 500 tempat penampungan sementara untuk merelokasi para pedagang setempat. Lokasinya berada tepat di samping pasar sebelumnya dan kondisinya layak berupa kios dengan beberapa zona. “TPS untuk merelokasi dibangun dua blok. Dari dua blok itu kita bagi beberapa zona sesuai dengan keinginan para pedagang yang telah kita data,” kata Tio selaku Marketing PT MSA.

Saat ini ada 401 pedagang yang mendaftar bakal mengisi TPS dari total 500 pedagang di sana. Mereka bersedia direlokasi ke tempat baru dengan harapan proyek revitalisasi pasar tersebut segera dilakukan. Apalagi sejak ditetapkan sebagai pemenang tender proyek revitalisasi Pasar Jatiasih, PT MSA telah menjalankan seluruh kewajibannya sesuai poin tertuang dalam nota kesepakatan atau MoU.

Misalnya, sosialisasi, menetapkan harga kios, mendapat persetujuan pedagang, sampai dengan menyediakan TPS. Dari total 500 pedagang saat ini, yang menyatakan kesediaannya untuk direlokasi ada 480 pedagang. Persetujuan tersebut diperoleh langsung dari pedagang melalui tanda tangan.

(don)

Tragis, 4 Penambang Emas Ilegal di Bogor Tewas di Lubang Galian

loading…

Diduga menghirup gas beracun, empat penambang emas ilegal tewas di dalam lubang galian di kaki Gunung Cingaleng, Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ilustrasi/SINDOnews

BOGOR – Diduga menghirup gas beracun, empat penambang emas ilegal tewas di dalam lubang galian di kaki Gunung Cingaleng, Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kapolsek Cigudeg Kompol Asep Supriadi mengatakan, peristiwa itu bermula sekira pukul 14.00 WIB, Minggu 17 Maret 2019, ketika salah satu korban bernama Adam masuk ke lubang galian untuk mencari bahan emas.

Namun baru 15 menit di dalam lubang, Adam berusaha naik keluar dalam kondisi napas yang sesak dan lemas. Akibat tidak kuat naik ke permukaan, Adam akhirnya terjatuh lagi ke dalam lubang.

Baca Juga:

“Ada tiga temannya Ata, Satri, dan Kosim masuk ke lubang menyelamatkan korban. Tapi, mereka juga ikut sesak napas dan meninggal di dunia di dalam lubang itu,” kata Supriadi, Minggu 17 Maret 2019.

Akhirnya warga sekitar mengevakuasi keempat korban dari dalam lubang sekira tiga jam kemudian. Dugaan sementara mereka tewas akibat menghirup gas beracun di dalam lubang. “Korban baru bisa dievakuasi jam 5 sore. Diduga mereka meninggal karena gas beracun,” ujar Supriadi.

Saat ini jasad para korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga masing-masing. Mereka pun sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dan risiko sebagai penambang emas ilegal.

“Pihak keluarga korban dari keempat orang yang tewas itu sudah menerima bahwa kejadian tersebut adalah musibah dan sudah menjadi risikonya penambang emas ilegal (gurandil),” tutur Supriadi.

(nag)

DKI Bakal Gencarkan Operasi Derek Kendaraan yang Parkir Liar

loading…

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta akan meningkatkan operasi derek terhadap kendaraan yang parkir sembarangan. Tujuannya selain untuk menertibkan, juga mendorong pengguna kendaraan pribadi beralih ke moda transportasi massal.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan, sejak Januari hingga 15 Maret 2019 sedikitnya terdapat 7.659 unit kendaraan yang diderek lantaran parkir bukan di tempatnya. Angka itu tidak jauh berbeda dengan derek yang dilakukan pada periode sama tahun sebelumnya sekitar 7.000 unit.

Pelanggar atau wajib retribusi yang akan mengambil kendaraannya datang ke kantor dinas perhubungan wilayah sesuai pelanggaran yang dilakukannya. Wajib retribusi, kata dia, datang dengan membawa dan memberikan berita acara perkara (BAP) kepada petugas untuk diverifikasi, lalu petugas memberikan surat ketetapan retribusi (STR) serta surat setoran retribusi daerah (SSRD) kepada wajib retribusi untuk melakukan pembayaran ke Bank DKI sebesar Rp500.000 per hari.

Baca Juga:

Kemudian petugas memvalidasi bukti pembayaran melalui aplikasi SIMPAD dan memberikan surat pengeluaran kendaraan. Selanjutnya wajib retribusi menuju lokasi penyimpanan kendaraan dan menunjukkan bukti untuk diverifikasi barcode oleh petugas. Jumlah kendaraan penderekan yang dikeluarkan 7.695 unit dengan total retribusi sekitar Rp3.829.500.000.

Hasil retribusi tersebut masuk ke kas daerah dan menjadi salah satu pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Penegakan hukum adalah salah satu upaya untuk edukasi masyarakat sehingga lebih adil dan bijak,” kata Sigit, kemarin.

Sigit menjelaskan, manajemen perparkiran merupakan salah satu bagian pilar dalam konsep pembenahan transportasi di Jakarta, selain mengembangkan angkutan umum massal dan perbaikan layanan. Untuk itu, sambil menunggu pengembangan angkutan massal, seperti Mass Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit (LRT) dan perbaikan layanan Bus Rapid Transit (BRT) melalui Jak Lingko, pihaknya terus menggencarkan sosialisasi parkir.

Pemberlakuan derek ini, kata Sigit, bertujuan mendorong masyarakat menggunakan angkutan umum dalam mendukung mobilitasnya sehingga Jakarta bisa lebih tertib dan lancar serta sebagai upaya mengurangi biaya hidup masyarakat Jakarta.
“Integrasi manajemen dan rute serta perluasan cakupan layanan angkutan umum terus kami lakukan sebagai upaya peningkatan layanan angkutan umum,” ungkapnya.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike mengatakan, Dishub DKI Jakarta tidak mungkin bisa mengatasi kendaraan yang terparkir liar di badan jalan meskipun memiliki banyak kendaraan derek. Menurutnya, hal harus diperhatikan untuk mengatasi parkir liar adalah menyiapkan terlebih dahulu fasilitas parkir off street.

“Derek Rp500.000 sehari itu cukup mahal. Tidak mungkin orang sengaja parkir dengan alasan dendanya murah. Parkir liar itu di kawasan perniagaan dan perkantoran yang tidak memiliki lahan parkir. Lihat saja sepanjang Hayam Wuruk–Gajah Mada,” ungkapnya.

Pada dasarnya, dirinya sepakat dengan penderekan untuk menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan karena menyebabkan kemacetan. Namun, dirinya mengingatkan tanpa adanya fasilitas pendukung, parkir liar tidak mungkin bisa dihilangkan. “Siapkan angkutan umumnya, permudah mobilitas masyarakat, jangan terus diderek,” ujarnya.

Pengamat transportasi dari Universitas Tarumanagara Leksmono Suryo Putranto menilai, pembatasan kendaraan, baik dengan denda retribusi parkir atau jalan berbayar, harus dibarengi dengan perbaikan angkutan umum. Menurutnya, banyak pengguna kendaraan pribadi yang terparkir liar tersebut akibat carut marutnya angkutan umum.

“Apakah Pemprov DKI Jakarta sudah mampu menyediakan fasilitas parkir off street dengan jumlah dan pelayanan memadai. Kemudian apabila masyarakat didorong untuk meninggalkan kendaraannya di rumah atau di lokasi park and ride, apakah sistem angkutannya sudah memadai dan memenuhi masyarakat,” katanya.

(don)

Bogor Ingin Menata Ciliwung dan Cisadane, Ini Syarat dari BBWSCC

loading…

BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyatakan ingin menata Sungai Ciliwung dan membangun wisata air Sungai Cisadane. Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung dan Cisadane (BBWSCC) menyambut baik keinginan itu, asalkan dikelola serius.

“Pemkot mengusulkan ingin menata Sungai Ciliwung dan membangun wisata air Sungai Cisadane. Kami persilakan asalkan dikelola dengan baik,” ujar Kepala BBWSCC Kementerian PUPR, Bambang Hidayah, di Bogor, Minggu (17/3/2019).

Menurut Bambang, rencana Pemkot Bogor itu pada prinsipnya sangat baik jika bisa mewujudkan tempat wisata air itu. Namun harus dipikirkan juga anggarannya. “Itukan harus dikelola. Itukan perlu dana pengelolaan tiap tahun dan anggarannya harus dialokasikan. Makanya saya menyarankan kalau bisa buat Memorandum of Understanding saja,” ujarnya.

Baca Juga:

Pihaknya tidak bisa membantu dalam mengeluarkan atau mengalokasikan anggaran pengolaan tempat wisata air yang akan dibangun Pemkot itu. “Kami dalam masalah dana pengelolaan, tidak bisa mengeluarkan karena tidak bisa mengalokasikan dana yang bukan aset kami,” katanya. (Baca juga: Pemkot Bogor Susun Enam Langkah Naturalisasi Sungai Ciliwung)

Terkait program naturalisasi, pihaknya tak mempermasalahkan, khususnya yang menyangkut detail engineering design yang diusulkan Pemkot Bogor dalam membuat jogging track di tepi Sungai Ciliwung.
“Kalau saya melihat dari designnya bukan masalah layak tidak layak, ya saya hanya memandang dari designya memang bagus. Karena untuk wisata air dan naturalisasi Ciliwung di Kota Bogor itu bagus, kalau masalah bener enggaknya itu desain kami belum meninjau lagi,” tuturnya.

jika melihat desain yang sudah ada dari pusat itu pihaknya sudah terbiasa. Hanya saja, lanjut dia, perlu adanya penataan dalam beberapa aspek. “Di antaranya aspek yang perlu itu adalah aspek hukum dan masalah sosial teknisnya saja,” ujarnya. (Baca juga: Sungai Cisadane, Potensi Wisata yang Mendunia di Tangerang)

Sementara itu, Camat Bogor Tengah Agustianysah mengaku program pembangunan wisata air Cisadane dan naturalisasi Sungai Ciliwung serta jogging track di wilayahnya itu sudah dirancang sejak jauh hari. “Jadi, selain kampung tematik rupanya kita juga akan membuat wisata air. Tepatnya di aliran Sungai Cisadane yang berada di Kelurahan Kobonkalapa dekat gang Kepatihan, Bogor Tengah,” katanya.

Ia menjelaskan, wisata air tersebut akan dibuat setelah selesainya pembuatan kampung tematik Jendela Dunia. “Nanti di bawah ada Sungai Cisadane dan di bawahnya sudah sudah dirancang pengembangan wisata air tiga dimensi di sini,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan mengembangkan wisata edukasi berupa pengelolaan sampah di Gang Kepatihan. Nantinya pengunjung yang datang ke Kampung Jendela Dunia tak hanya sekedar berfoto tapi juga bisa mendapat edukasi sambil menikmati wisata air.

“Iya kita dengan warga di sini sudah bicara banyak. Jadi kampung tematik ini nantinya lebih berdimensi swafoto, foto selfie dan dimensi pembelajaran. Nantinya juga di sini warga akan kita tonjolkan pengelolaan sampahnya,” pungkasnya.

(thm)

TKD Paslon 01 dan Jaringan Relawan Gelar Nobar Debat Cawapres di Tangsel

loading…

TKD Paslon 01 menggelar nobar Debat Cawapres di Ciater Barat Raya, Ciater, Serpong, Tangerang Selatan. Foto: Hambali/Okezone

TANGERANG SELATAN – Tim Kampanye Daerah (TKD) pasangan calon presiden nomor 01 menggelar nonton bareng (nobar) Debat Cawapres di Resto Remaja Kuring, Ciater Barat Raya, Ciater, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (17/3/2019) malam.

Seluruh koalisi TKD Kota Tangsel, beserta jaringan relawan pendukung pasangan 01 turut hadir di lokasi Nobar. Tak terkecuali, Ketua DPD Partai Perindo Kota Tangsel Julia Mihardja selaku tuan rumah.

Dalam kesempatan itu, Ketua TKD Kota Tangsel, Iwan Rahayu, optimistis perolehan suara Joko Widodo-KH Ma’ruf Amien akan terus terjaga, bahkan mengalami peningkatan menjelang hari pencoblosan 17 April 2019 nanti.

Baca Juga:

“Semua hasil survei Pak Jokowi-Kiai Ma’ruf unggul. Meskipun kita tidak terlena dengan hasil survei, tapi setidaknya semua itu menunjukkan jika masyarakat menyukai kepemimpinan beliau selama ini. Program dan kebijakannya membawa perubahan besar,” terangnya di lokasi acara Nobar.

Dikatakan dia, program dan kebijakan Jokowi selama memimpin tak hanya bisa dinikmati di pusat-pusat kota besar saja, melainkan juga bisa dirasakan secara merata di semua wilayah, termasuk Provinsi Banten dan Kota Tangsel.

Diantara program dan kebijakan itu, di antaranya adalah pembangunan infrastruktur, jembatan tol, waduk raksasa, sertifikat tanah, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dan Program Keluarga Harapan (PKH)

“Konsep membangun yang beliau terapkan itu merata dan berkeadilan. Sehingga makin tipis kesenjangan antara kota dan desa. Kami di TKD berkeyakinan, bahwa keberhasilannya memimpin selama ini secara otomatis mendulang dukungan dari masyarakat agar beliau bisa terpilih kembali melanjutkan periode keduanya,” ucapnya.

Apalagi, ungkap dia, Jokowi dalam Pilpres saat ini berpasangan dengan Kiai Ma’ruf Amien yang notabone adalah putra daerah Banten. Dengan demikian, semarak dukungan dilapisan bawah kian kencang karena mengetahui jika Kiai Ma’ruf akan berbagi tugas dengan Jokowi memimpin negeri ini.

“Tanpa digerakkan dan tanpa dikomandoi, maka masyarakat, kiai dan ulama, santri serta tokoh Tangsel akan bergerak memenangkan Jokowi-Ma’ruf. Kita optimis, bahwa suara pemilih di Banten dan khususnya Kota Tangsel akan kita kuasai untuk pasangan 01,” tandasnya.

Sementara di lokasi yang sama, Julia Mihardja menuturkan, pengalaman Jokowi dalam memimpin 4 tahun terakhir memberi bukti kongkrit capaian-capaian di lapangan. Fakta itu tentu menambah keyakinan masyaralat bahwa kepemimpinan Jokowi harus berlanjut pada periode kedua.

“Beliau Pak Jokowi selama 4 tahun memimpin ini sudah memberi bukti kongkrit, prestasinya jelas, jadi rakyat menyukai kepemimpinan beliau. Saya kira, itu jadi alasan kuat masyarakat untuk kembali memberi kepercayaan kepadanya guna melanjutkan kepemimpinan dengan Pak Kiai Ma’ruf di periode kedua,” ucap Julia.

(thm)

Sosialisasikan Pemilu 2019, Hamas Gelar Doa Bersama di Slipi

loading…

Caleg DPRD DKI Jakarta, Haji Maulana Sara menggelar doa bersama sekaligus mensosialisasikan Pemilu 2019 di RW 02 dan 03, Kelurahan Slipi, Jakarta Barat, Minggu (17/3/2019). Foto: Ist

JAKARTA – Calon legislatif (caleg) DPRD DKI Jakarta, Haji Maulana Sara atau biasa disapa Hamas, menggelar doa bersama sekaligus mensosialisasikan Pemilu 2019 di RW 02 dan 03, Kelurahan Slipi, Jakarta Barat, Minggu (17/3/2019).

Sosialiasi ini diperlukan mengingat pelaksanaan Pemilu 2019 jauh berbeda dibandingkan dengan pemilu sebelumnya. Sebab Pemilu 2019 yang dilaksakakan 17 April mendatang dilaksanakan serentak, baik pemilu legislatif, DPD, dan Presiden.

“Hal itu yang melandasi kegiatan Doa dan Sosialisasi Pemilu 2019 ini diselenggarakan. Sasaran sosialiasi ini kalangan ibu-ibu dan orang tua,” ujar Hamas.

Baca Juga:

Caleg dari PAN mengaku banyak menerima masukan dari warga terkait kebingungan dalam pelaksanaan pemilu serentak ini. Khususnya kalangan ibu-ibu dan orang tua di lingkungannya. Dalam pertemuan yang dihadiri sekitar 400 orang itu, Hamas berkali-kali menjelaskan ada empat surat suara yang nanti akan diterima.

“Yaitu, surat suara untuk DPRD, DPR RI, DPD, dan Presiden. Keempat surat suara tersebut harus dilihat baik-baik, jangan sampai rusak. Kalau ada yang rusak atau cacat, ibu-ibu jangan sungkan minta ganti ke petugas di TPS ya,” ujar Hamas, disambut teriakan iya dari ibu-ibu.

Menurut Hamas, kegiatan sosialisasi ini merupakan rangkaian menjaring masukan dari masyarakat. Masukan tersebut menjadi bekal baginya saat terpilih kelak. “Menjaga amanah merupakan tanggungjawab yang harus dijaga dan dirawat, salah satu caranya dengan mengunjungi langsung konstituen,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, ustadzah Umamah dari Majelis Taklim RW02-03, Kelurahan Slipi berpesan agar ibu-ibu jangan mau menerima uang sogokan agar memilih caleg atau pemimpin tertentu. Sebab hal itu akan dimintai tangungjawabnya di akherat kelak.

“Kita hidup di dunia hanya sementara, yang kekal itu di akherat. Dunia harus dijadikan sebagai ladang amal bekal di akherat. Jangan senang di dunia, di akherat menderita. Itu rugi banget,” ujar Umamah.

Untuk itu, pesan Umamah, dalam memilih caleg atau pemimpin harus hati-hati. Harus tahu rekam jejaknya atau riwayat hidupnya. Minimal, kita tahu dari orang yang bisa dipercaya.

(thm)

Kebakaran di Krukut Diduga Akibat Korsleting Listrik

loading…

Kebakaran terjadi di kawasan Krukut, Jakarta Barat diduga karena arus pendek. Foto/Yan Yusuf

JAKARTA – Kebakaran terjadi di kawasan Krukut, Jakarta Barat menghanguskan ratusan rumah penduduk. Adapun kebakaran itu diduga terjadi karena korsleting listrik dari salah satu rumah warga.

Kasiop Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Rompis Romlih mengatakan, kebakaran terjadi di kawasan Kurukut, tepatnya di Jalan Talib 3, Krukut, Jakarta Barat. Kawasan yang terbakar yakni di RT 02, 03, 07, 08, 09, dan 10 RW 05.

“Kebakaran itu menghanguskan 300 rumah tinggal,” ujarnya saag dikonfirmasi, Minggu (17/3/2019). (Baca Juga: Kebakaran di Tamansari Diduga dari Rumah Warga Usaha Catering)

Baca Juga:

Menurutnya, kebakaran itu terjadi pada Minggu (17/3/2019) dinihari. Kebakaran baru padam setelah petugas Damkar mengerahkan 34 unit mobil pemadam kebakaran.

Adapun jumlah KK yang terdampak mencpai 500 kepala keluarga. “Penyebabnya diduga karena adanya korsleting listrik pada salah satu rumah,” katanya.

Akibat kebakaran ini sedikitnya 2.060 warga dari 665 kepala keluarga harus mengungsi. Mereka kemudian di tempatkan tiga lokasi terpisah di kawasan itu.

Sekretaris Camat Taman Sari, Pangestu Aji mengatakan, empat lokasi pengungsian, yakni Masjid Jami Al Ikhlas, Masjid Al Aman, dan tiga tenda di jalan Thalib 2 di RT 10/05. “Selain itu kami juga menempatkan posko kesehatan di masjid al aman,” ucap Pangestu.

Meskipun ada tiga lokasi pengungsian. Namun Pangestu mengatakan bantuan terhadap pengungsi tercatat aman. Sejak kejadian, ia mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak mulai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tagana, Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta.

Enam Warga Luka
Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Rully Indra Wijiyanto mengatakan akibat kejadian ini enam orang terluka. Mereka mengalami luka bakar setelah membantu petugas melakukan pemadaman.

“Mereka langsung dirujuk ke puskesmas terdekat,” ucap Rully. (Baca Juga: Kebakaran di Krukut, 25 Mobil Damkar Dikerahkan)

Pihaknya masih menyelidiki kasus itu. Karenanya untuk menyelidiki kasus itu, pihaknya akan melakukan olah tkp dan menunggu laboratorium forensik (labfor). “Jadi kepastian nanti tunggu labfor,” ucap Rully.

(thm,rhs)

Pembangunan Terminal Modern Depok, Akan Ada 2.000 Tiang Pancang

loading…

DEPOK – Pembangunan Terminal Terintegrasi Depok Metrostater sudah dalam tahap pengeboran tiang pancang. Saat ini sudah ada sekitar 11 titik pengeboran yang nantinya dijadikan landasan pemasangan tiang pancang.

Total seluruh tiang untuk menyangga bangunan 28 lantai itu sekitar 2.000 titik. Pengeboran dimulai sejak beberapa waktu lalu. Dari titik yang sudah dibor nantinya akan mengeluarkan air dan lumpur sehingga di dekatnya dibuat kolam untuk menampung air.

Air itu nantinya akan kembali ke tanah. Kolam sementara berfungsi untuk menampung air agar tidak meluap ke jalanan. Dari satu titik bor akan diketahui berapa volume air dan lumpur yang keluar untuk dihitung volume kendaraan pengangkut lumpurnya. Satu titik bor memiliki kedalaman sekitar 48 meter.

Baca Juga:

“Nanti tiang dipasang, kemudian ditumpuk dengan balok beton selama tiga pekan. Kalau kedudukan stabil artinya titik tersebut aman. Tapi kalau miring berarti perlu ditambah kedalamannya,” ujar Direktur PT Andyka Investama, Sumarsono Hadi.

Untuk menguji beban ini diperlukan kehati-hatian. Pasalnya ini menjadi bagian penting dalam pembangunan. Dia menuturkan, kalau tiang tidak kuat menahan beban di atasnya maka bisa menyebabkan bangunan menjadi miring atau geser nantinya. “Tahap ini perlu diperhatikan karena berkaitan dengan kekuatan bangunan nantinya,” tukasnya.

Pembangunan terminal terpadu ini sudah dimulai sejak Agustus 2018. Pembangunan sempat tertunda karena masih ada aktivitas lain di lokasi tersebut. Pihaknya tidak bisa melakukan kegiatan jika masih belum dinyatakan steril area yang akan dibangun.

“Pembangunan itu dilakukan dalam tiga tahap. Tahap persiapan sudah dilakukan. Perizinan, koordinasi dengan pihak operator terkait juga dengan lingkungan sudah dilakukan. Kemudian pemagaran beton sudah dilakukan,” paparnya. (Baca juga: Kota Depok Akan Memiliki Terminal Modern)

Dalam membangun terminal terpadu ini pihaknya sangat memperhatikan kekuatan infrastruktur di bawah tanah. Tujuannya agar mampu menahan beban yang ada di atasnya nanti. Dengan kekuatan infrastruktur bawah yang kuat maka kemampuan menahan bangunan menjadi maksimal.

“Kalau di bagian bawah sudah selesai tinggal bagian atasnya saja. Pembangunan bagian atas lebih cepat dibanding bagian bawah. Yang kami kerjakan sekarang ya pembangunan infrastruktur bawahnya,” kata dia. (Baca juga: Pembangunan Terminal Terintegrasi Depok Masuk Pengerjaan Bawah Tanah)

Dalam membangun infrastruktur bawah tanah bukanlah tanpa kendala. Karena pembangunan bawah tanah ini tergantung pada kontur dan kondisi tanah yang berbeda tiap titiknya. Pada saat proses pengeboran bisa keluar air dan lumpur.

Dia pun berharap agar prosesnya bisa berjalan lancar dan sesuao target sehingga pada Oktober 2020 terminal sudah dapat digunakan. “Terminal luasnya sekitar 17.000 meter persegi. Nanti ada ruang tunggu, kantor dan koridor-koridor. Detilnya ada di Dinas Perhubungan kalau soal koridor-koridor, kami hanya menyediakan saja,” paparnya.

Setelah pembangunan terminal selesai, selanjutnya adalah area komersial. Selain itu akan ada juga kawasan hunian di proyek senilai Rp1,3 triliun itu. Hunian akan dibangun setelah terminal dan area komersial dibangun. “Target keseluruhan untuk hunian sekitar tiga sampai empat tahun. Tapi kami tidak boleh membangun apapun sebelum terminal selesai,” ucapnya.

Pihaknya juga memfokuskan pada sarana prasarana yang menunjang teknologi modern dalam pembangunana terminal. Sehingga masyarakat akan sangat terbantu dengan kecanggihan teknologi yang diterapkan pihaknya nanti. Depok Metrostater ini akan berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang mensinergikan hubungan antar moda dengan berbagai tipe transportasi.

“Kemenhub kan sudah memiliki BPTJ yang mengsinkronkan seluruh moda transportasi. Sehingga, masyarakat akan dimudahkan ketika berganti moda baik pelayanan maupun interkoneksinya,” pungkasnya.

(thm)

BPIP Apresiasi Semangat Gotong Royong Masyarakat Kepulauan Seribu

loading…

BPIP mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Kepulauan Seribu dalam menjaga kelestarian lingkungan. Foto: Ist

JAKARTA – Pelaksana tugas (Plt) Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono mengunjungi Pulau Kelapa Dua, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, untuk menggali nilai-nilai Pancasila di masyarakat.

“Ada pelajaran dari masyarakat di sini, ternyata menanam mangrove bisa berhasil setelah setelah dikumpulkan atau disatukan baru akan tumbuh. Sedangkan kalau ditanamnya sendiri-sendiri tidak bisa. Artinya, Roh pancasila adalah gotong royong, kalau sendiri-sendiri enggak berhasil. Kalau kita guyubn rukun, bersatu kita akan maju,” ujarnya, Minggu (17/3/2019).

Dalam kesempatan itu, Hariyono berkomitmen memajukan Pulau Kelapa Dua yang merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Taman Nasional Kepulauan Seribu. Apalagi masyarakat di pulau ini sudah menerapkan nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, kepedulian terhadap ekologi dan menjaga lingkungan agar tetap bersih.

Baca Juga:

“Kalau bicara ideologi harus merawat ekologi. Ekologi itu tidak hanya dalam nilai-nilai tapi juga fisik dalam lingkungan ini. Jadi sekali lagi, ideologi harus concern dengan ekologi. Tanpa ekologi yang baik maka ideologi tidak akan bisa diterapkan dnegan baik,” katanya.

Senada, Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP, Rima Agristina, mengatakan, bersama Komunitas Olahraga Tradisional (KOTI) pihaknya ingin menggali nilai-nilai Pancasila yang ada di masyarakat Kepulauan Seribu.

“BPIP berkomitmen bersama-sama memajukan Kepulauan Seribu. Kami juga mengenalkan permainan tradisional tujuannya untuk menarik wistawan yang datang ke sini,” katanya saat pengenalan olahraga tradisional di Pulau Kelapa Dua.

Rima juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Kepulauan Seribu dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pengenalan Pulau Kelapa Dua dan umumnya Kepulauan Seribu ke dunia luar sudah dilakukan melalui pembuatan Film Impian Anak 1.000 Pulau.

“Film itu memiliki pesan revolusi mental, dimana generasi muda diharapkan mampu memiliki semangat yang tinggi dalam membangun Bangsa Indonesia dan mendukung pembangunan berkelanjutan secara nyata,” ucapnya.

(thm)

Warga Bogor Keluhkan Air PDAM Sering Kotor dan Kadang Mati Total

loading…

BOGOR – Pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan di wilayah Kota Bogor, khususnya di Kecamatan Bogor Timur dan Bogor Utara, beberapa hari terakhir dikeluhkan masyarakat setempat. Selain kualitas air buruk, warga kecewa berkurangnya pasokan pada pagi dan sore hari.

“Bahkan sudah dua hari ini sejak pagi pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, air mati total. Mau masak dan mencuci pakaian jadi susah. Parahnya lagi, pemadaman ini tidak ada pengumuman dan pemberitahuan,” ujar Diana, ibu rumah tangga yang berdomisili di Bantarkemang Atas, Kelurahan Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor, Minggu (17/3/2019).

Hal senada diungkapkan Euis, warga Perumahan Mutiara Bogor Raya, Kelurahan Katulampa, Bogor Timur. Ia mengaku terpaksa harus mengungsi ke rumah saudara hanya untuk mandi dan mencuci pakaian.

Baca Juga:

“Mau gimana lagi, saya juga bingung kenapa pihak PDAM Kota Bogor tak mengeluarkan pemberitahuan atau mengumumkan akan ada pemadaman seperti ini. Kita tiap bulan bayar sama saja, apalagi tarifnya sudah dinaikan, tapi tidak ada perbaikan kualitas pelayanan,” ungkapnya.

Sementara itu, Neryati, warga Kedunghalang, Bogor Utara, Kota Bogor, mengaku di wilayahnya pemadaman jarang terjadi tapi kualiats airnya buruk. “Kami di sini mengeluhkan soal kualitas air yang sering keruh. Jadi repot juga, selain harus sering menguras tempat penampungan air juga berisiko untuk dikonsumsi,” tandasnya.

Sementara itu, Staf Humas PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Iman Safirrahman saat dikonfirmasi mengaku harus mengecek terlebih dahulu daerah yang mengalami gangguan. “Memang daerah MBR, Bantarkemang, dan Katulampa di reservoir Cipaku level airnya sedang rendah,” ujarnya.

Pihaknya belum bisa memastikan kapan pasokan air bersih akan normal kembali. Namun pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin agar air bisa kembali dinikmati secara normal. “Insya Allah malam ini sekitar pukul 21.00 hingga 22.00 WIB, air sudah bisa mengalir kembali,” pungkasnya.

(thm)

Jelang Debat Cawapres, Polisi Sterilisasi Seluruh Pintu GBK

loading…

JAKARTA – Sekitar 4.447 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemprov DKI DKI Jakarta diterjunkan di lokasi sekitar acara Debat Pilpres 2019 putaran ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). Mereka tersebar di berbagai titik sekitar acara.

Sore tadi sudah dilakukan apel siaga pengamanan Debat Cawapres. Setelah melakukan apel siaga, sejumlah aparat kepolisian melakukan sterilisasi semua pintu Gelora Bung Karno (GBK), kecuali pintu 10 GBK. Personel berpatroli keliling, baik dengan patroli sepeda, sepeda motor maupun patroli jalan kaki.

“Pengamanan ini melibatkan kurang lebih sekitar 4.447 personel di mana di dalamnya ada rekan-rekan dari TNI, Polri, Dishub, dan Pemda,” ujar Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat di kawasan Hotel Sultan, Minggu petang.

Baca Juga:

Dia menjelaskan, terdapat empat ring pengamanan lokasi acara debat. “Ada komponen cadangan kurang lebih 800 personel kami standby di sini dan siap dikerahkan ke mana saja,” imbuhnya.

Selain itu, dia meminta para personel untuk melakukan pemeriksaan intensif jika ada melintasi wilayah pengamanan. Sehingga, para personel dimintanya tetap siaga. “Kalau memang sudah ada kamera di depan kita,kita fokus konsentrasi,” ujar Mantan Dirkrimum Polda Metro Jaya ini.

(thm)

Debat Cawapres, Dishub DKI: Tidak Ada Penutupan Ruas Jalan

loading…

JAKARTA – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama kepolisian memastikan tidak memberlakukan penutupan maupun rekayasa lalu lintas di sekitaran lokasi Debat Cawapres di Hotel Sultan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (17/3/2019) malam ini.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Widjatmoko, mengatakan, pengalihan arus lalu lintas di lokasi Debat Cawapres sifatnya situasional. Apabila memang terjadi kepadatan kendaraan, baru akan diberlakukan rekayasa.

“Tidak ada rekayasa lalin khusus terkait giat nanti malam,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (17/3/2019). (Baca juga: Pengamanan Debat Cawapres, Polisi Siapkan Alat Metal Detektor)

Baca Juga:

Pihaknya dalam kegiatan itu hanya bersifat membantu aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya. Terkait berapa personel yang diturunkan, dia mengaku tak mengingatnya. “Dinas Perhubungan sifatnya hanya perbantuan kepada jajaran Kepolisian saja,” tandasnya. (Baca juga: mankan Debat Capres, Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan)

(thm)

Relawan SAMIL Jokowin Depok Gelar Baksos dan Cek Kesehatan Warga

loading…

Senam pagi tim relawan SAMIL Jokowin (Santri Millenial untuk Jokowi-KH Ma’ruf Amin) Cabang Depok dilanjutkan dengan cek kesehatan, Minggu pagi (17/3/2019). Foto/Istimewa

DEPOK – Bertempat di lapangan volly RT 02/RW12, Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, puluhan warga melaksanakan senam dipandu seorang instruktur. Senam pagi kemudian dilanjutkan dengan cek kesehatan, Minggu pagi (17/3/2019).

Bakti sosial (baksos) yang diselenggarakan oleh tim relawan SAMIL Jokowin (Santri Millenial untuk Jokowi-KH Ma’ruf Amin) Cabang Depok itu dihadiri sekitar 200 warga yang antusias mengikuti proses pemeriksaan. Acara ini dihadiri pula H Ade Ibrahim, tokoh masyarakat Cimanggis, yang juga salah satu anggota dewan penasihat SAMIL Jokowin Kota Depok. (Baca Juga: Sruput Kopi Seharga Rp7 Ribu, Jokowi Diserbu Emak-emak)

Pemeriksaan kesehatan berlangsung lancar dan penuh kehangatan diselingi obrolan akrab warga yang dilayani oleh 4 orang tim medis.
Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial para santri milenial Depok pada warga setempat. “Ini juga sebagai bukti bahwa kami tidak hanya eksis di dunia maya, tapi juga memberi manfaat di dunia nyata,” kata ketua SAMIL Jokowin Depok, M Wahyudin, yang akrab disapa dengan ‘Ncank’.

Baca Juga:

Pada kesempatan itu para relawan SAMIL juga mengampanyekan agar warga menjaga kesehatan jasmaninya juga kesehatan mentalnya dengan tidak mudah mengkonsumsi hoaks dan hate speech.

Menurut ketua umum SAMIL Jokowin Pusat, Fuad al-Athor, yang ikut menghadiri acara baksos tersebut, SAMIL Jokowin terus bergerak baik di darat dengan aksi-aksi sosial yang bermanfaat juga giat mengampanyekan Sehat Bersosmed. (Baca Juga: Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin Deklarasi di New Hampshire)

“Masyarakat harus mulai menyaring informasi-informasi yang masuk sebelum men-share ke orang lain. Kita harus menjaga kondusifitas ruang publik kita dari keruhnya ujaran-ujaran kebencian dan hoaks, ya mulai dari kita, kritis dalam menyeleksi informasi,” katanya.

Ditanya soal sejauh mana kerja-kerja pemenangan yang dilakukan oleh relawan-relawan SAMIL Jokowin di seluruh Indonesia, dia hanya mengatakan. “Kita optimis menang tebal!”

(rhs)

Jelang Debat Cawapres, Ratusan Polantas Turun Gunung

loading…

JAKARTA – Polisi mengerahkan ratusan personel Ditlantas Polda Metro Jaya untuk mengatur dan mengurai arus lalu lintas saat Debat Cawapres di Hotel Sultan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Minggu (17/3/2019) malam ini.

“Jumlah personel yang diturunkan ada 420 orang,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf saat dikonfirmasi, Minggu (17/3/2019).
(Baca juga: Pengamanan Debat Cawapres, Polisi Siapkan Alat Metal Detektor)

Menurutnya, ratusan personel lalu lintas itu dikerahkan untuk melakukan pengawalan terhadap calon wakil presiden setiap paslon, sejak dari tempat asal hingga ke lokasi debat. Adapun mereka juga bakal ditempatkan di sejumlah titik lokasi di jalanan sekitar debat.

Baca Juga:

Hanya saja, kata dia, tidak ada penutupan dan pengalihan arus lalu lintas saat debat cawapres tersebut di Hotel Sultan. Petugas hanya melakukan pengaturan dan penguraian arus lalu lintas saja saat kepadatan terjadi.

“Sejauh ini belum ada (rencana pengalihan arus), pemberlakukan lalu lintas normal,” katanya. (Baca juga: Pengaturan Lalin di Lokasi Debat Cawapres Dilakukan Situasional)

(thm)

Kebakaran di Krukut Diduga Karena Korsleting Listrik

loading…

Kebakaran terjadi di kawasan Krukut, Jakarta Barat diduga karena arus pendek. Foto/Yan Yusuf

JAKARTA – Kebakaran terjadi di kawasan Krukut, Jakarta Barat menghanguskan ratusan rumah penduduk. Adapun kebakaran itu diduga terjadi karena korsleting listrik dari salah satu rumah warga.

Kasiop Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Rompis Romlih mengatakan, kebakaran terjadi di kawasan Kurukut, tepatnya di Jalan Talib 3, Krukut, Jakarta Barat. Adapun kawasan yang terbakar di RT 02, 03, 07, 08, 09, dan 10 RW 05.

“Kebakaran itu menghanguskan 300 rumah tinggal,” ujarnya saag dikonfirmasi, Minggu (17/3/2019). (Baca Juga: Kebakaran di Tamansari Diduga dari Rumah Warga Usaha Catering)

Baca Juga:

Menurutnya, kebakadan itu terjadi pada Minggu (17/3/2019) dinihari, kebakaran baru padam setelah petugas Damkar mengerahkan 34 unit mobil pemadam kebakaran. Adapun jumlah KK yang terdampak mencpai 500 kepala keluarga.

“Penyebabnya diduga karena adanya korsleting listrik pada salah satu rumah,” katanya.Sedikitnya 2.060 warga dari 665 kepala keluarga harus mengungsi. Mereka kemudian di tempatkan tiga lokasi terpisah di kawasan itu.

Sekretaris Camat Taman Sari, Pangestu Aji mengatakan, empat lokasi pengungsian, yakni Masjid Jami Al Ikhlas, Masjid Al Aman, dan tiga tenda di jalan Thalib 2 di RT 10/05. “Selain itu kami juga menempatkan posko kesehatan di masjid al aman,” ucap Pangestu.

Meskipun ada tiga lokasi pengungsian. Namun Pangestu mengatakan bantuan terhadap pengungsi tercatat aman. Sejak kejadian, ia mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak mulai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tagana, Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta.

Enam Warga Luka
Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Rully Indra Wijiyanto mengatakan akibat kejadian ini enam orang terluka. Mereka mengalami luka bakar setelah membantu petugas melakukan pemadaman.

“Mereka langsung dirujuk ke puskesmas terdekat,” ucap Rully. (Baca Juga: Kebakaran di Krukut, 25 Mobil Damkar Dikerahkan)

Pihaknya masih menyelidiki kasus itu. Karenanya untuk menyelidiki kasus itu, pihaknya akan melakukan olah tkp dan menunggu laboratorium forensik (labfor). “Jadi kepastian nanti tunggu labfor,” ucap Rully.

(rhs)

Hadiri Maulid Nabi, Habib Syech Semarakkan Ponpes Nurul Muhtadin Srengseng

loading…

Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf (kiri) saat mengumandangkan salawat didampingi pimpinan Ponpes Nurul Muhtadin Srengseng Habib Alwi Al-Habsyi. Foto/Istimewa

JAKARTA – Peringatan Maulid Nabi 1440 Hijriyah yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes) Eksklusif Nurul Muhtadin Ba’alawy, Srengseng, Jakarta Barat, Sabtu malam (16/3/2019) berlangsung khidmat dan semarak.

Ribuan jamaah membanjiri kawasan Srengseng, Jakbar, sembari mengumandangkan salawat dan doa bersama. Maulid Nabi kali ini dihadiri Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dari Solo dan para habaib lainnya. Sejak pukul 18.00 WIB sore, jamaah dari berbagai daerah Jakarta sudah meramaikan lokasi, padahal acara baru dibuka selepas salat Isya pukul 20.00 Wib.

Maulid Nabi ini tergolong istimewa karena bebas atribut partai maupun organisasi kemasyarakatan (ormas). Pimpinan Ponpes Eksklusif Nurul Muhtadin Al-Habib Alwi bin Abdurrahman Al-Habsyi dan Majelis Zawiyaturrasul sebagai pelaksananya sengaja mengemas Maulid Nabi dengan ceramah khusus para santri muda berprestasi. (Baca Juga: Teladani Spirit Nabi Muhammad untuk Jaga Keutuhan Negara)

Hadiri Maulid Nabi, Habib Syech Semarakkan Ponpes Nurul Muhtadin Srengseng

Tanpa ormas dan atribut partai, Maulid Nabi ini berlangsung khusyuk dihadiri oleh para ulama, habaib, asatidz (para ustadz) dan pejabat pemerintahan. Suasana Maulid Nabi semakin hidup karena jamaah bisa mendengar dan melihat langsung lantunan salawat yang dikumandangkan Habib Syech.

Baca Juga:

Salah satu santri Ponpes Nurul Muhtadin, Sayyid Muhammad Al Haddad mendapat panggung untuk menyampaikan ceramah singkatnya dalam bahasa Arab. Dalam tausiyahnya, Sayyid Muhammad mengajak seluruh jamaah untuk terus menghidupkan sunnah Nabi dan salawat. Dia memuji Nabi Muhammad dengan keagungan akhlak dan kemuliaan adabnya patut ditiru oleh umatnya.

Hadiri Maulid Nabi, Habib Syech Semarakkan Ponpes Nurul Muhtadin Srengseng

Santri lainnya Muhammad Hidayat dalam ceramahnya mengatakan, orang yang memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW adalah orang yang paling beruntung. Sebab tidak ada hari yang paling agung dan mulia melainkan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW sendiri merayakan hari lahirnya dengan berpuasa pada hari Senin.
“Ketika ditanya sahabat, Nabi berkata bahwa hari ini adalah hari kelahiranku. Beliau berpuasa pada hari Senin sebagai bentuk rasa syukur beliau telah dilahirkan,” kata Muhammad Hidayat. (Baca Juga: Marawis Satgas Yonkomposit TNI Hibur Warga Sudan)

Sementara Habib Muhammad Nuh bin Alwi Al-Habsyi mengatakan, untuk mendapat keridhoan Allah, seorang muslim dapat meraihnya dengan ilmu. Sebab, keutamaan ilmu sangatlah besar karena ia memudahkan seseorang masuk surga.

“Rasulullah SAW pernah bersabda, aku adalah kotanya ilmu dan Sayyidina Ali adalah pintunya. Karena itu saya ingin mengajak semua hadirin yang punya ilmu semoga mengamalkannya dan mengajarkannya. Mudah mudahan kita semua dimudahkan menuju syurganya Allah,” katanya.

Untuk diketahui, Ponpes Exclusive Nurul Muhtadin adalah pesantren ekslusife yang berdiri tahun 2018 dengan fasilitas yang lengkap. Ponpes ini berlandaskan ahli sunnah wal Jama’ah dengan menanamkan kepada santri didik kami 5 pondasi dasar yaitu Ilmu, amal, khouf, waro dan ikhlas.Slah satu kegiatan yang rutin dilakukan santri Nurul Muhtadin Ba’alawy adalah mengikuti kegiatan bersama Majelis Rasulullah SAW seperti tabligh akbar, peringatan maulid, isra miraj. Para guru di ponpes ini menerapkan metode pengajaran yang baik dan efektif dipimpin langsung pengasuhnya yaitu Habib Alwi bin Abdurrahman Al-Habsyi.

(rhs)

Kembalikan Identitas Persija, Stadion JIS Ditambahkan MH Thamrin

loading…

Maket Jakarta International Stadium yang mulai di-kick off pada Kamis sore tadi.Foto/Istimewa

JAKARTA – Sejarawan JJ Rizal mengungkapkan sejak berdirinya, Voetbalbond Indonesia Jacatra (VIJ) secara rutin mengadakan kompetisi internal bagi klub-klub anggotanya.

Mulanya untuk memutar kompetisi, mereka menggunakan Lapangan Brandweer Kazerne dari tahun 1928 sampai 1930.

Kemudian bulan Oktober 1930 pengurus VIJ melakukan “Permintaan kehadapan bescherM.H.eer (pelindung) M.H. Thamrin oentoek bersama-sama membikin ‘lapangan sendiri,” tulis Dr. Moewardi ‘Riwajat VIJ’, Pemandangan, 20 September 1938.

Baca Juga:

Pada 1 Januari 1931, mimpi memiliki lapangan sendiri akhirnya terkabulkan atas pertolongan M.H. Thamrin.

“la merogoh koceknya sebesar 2.000 gulden untuk membuat lapangan yang layak di Laan Trivelli,” kata JJ Rizal ddalam pameran bertajuk MH Thamrin, Politik dan Sepakbola Kebangsaan di Balai Kota Jakarta, Jumat 15 Maret 2019.

Pertandingan resmi pertama yang diadakan di lapangan Laan Trivelli adalah pertandingan MOS melawan Tjahja Kwitang pada tanggal 15 Maret 1931. Penonton yang hadir berjumlah 2.000 orang.

Pada tahun 1936, VIJ mendapat lapangan yang Iebih layak dari Laan Trivelli dengan standar internasional ditambah tribune dan ruang makan.

M.H. Thamrin sebagai pimpinan Volksraad meresmikan lapangan tersebut. Hadir pula bersama Thamrin, Mr. Hadi dan Amangkoerat sebagai perwakilan PSSI.

Peresmian lapangan ditandai dengan pertandingan sepak bola antara VIJ melawan PPVIM (Meester Cornelis) pada 14 Maret 1936 dan perlombaan atletik pada 15 Maret 1936. Lapangan yang diresmikan itu terletak di Tjideng-West di ujung Laan Trivelli. Lapangan itu didapat VIJ atas budi baik Mr. Koesoemah Atmadja, sebagai Presiden Landraad.

“Pameran ini sebenarnya mengenangkan memberikan basis bagi pemilihan tanggal Gubernur Anies untuk stadion baru pada14 Maret sangat bersejarah. MH Thamrin memberikan 2.000 gulden. Kemudian diperbarui lagi tahun1936 pada tanggal dan bulan yang sama Bung Karno mengenalkan kembali melalui suratnya arti historis MH Thamrin,” terang JJ Rizal.

Ia berharap kepada Pemprov DKI tak hanya membuat Stadion JIS bertaraf internasional namun juga membuatkan museum tentang perjuangan sepakbola Jakarta.

“Kita berharap stadion baru itu tidak diberikan nama Jakarta International Stadium (JIS). Tapi dikasih nama MH Thamrin Jakarta International Stadium dengan begitu mengembalikan ingatan dan identitas Persija. Pulihnya identitas itu pengetahuan tentang masa lalu Persija akan tahu apa artinya prestasi, Pemerintah tahu apa arti sepakbola,” tutupnya.

Diketahui, pada 14 Maret 2019 kemarin Gubernur DKI Jakarta melakukan kick off peletakan batu pertama pembangunan Jakarta International Stadium di Jakarta Utara. Stadion yang akan selesai pembangunan pada 2021 mendatang itu memiliki kapasitas 82.000 penonton.

(mhd)

Kebakaran di Tamansari Diduga dari Rumah Warga Usaha Catering

loading…

JAKARTA – Kebakaran yang terjadi di Jalan Krukut, RW003, Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, telah berhasil dipadamkan. Guna melakukan pemadaman itu, petugas Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat menerjunkna 34 mobil damkar ke lokasi kejadian.

Belum diketahui pasti total kerugian yang diperkirakan dalam kejadian tersebut. Namun, berdasarkan informasi yang dikutip dari akun Twitter-nya Dinas Penyelamatan dan Penanggulangan Kebakaran (DPKP) DKI Jakarta @humasjakfire, ada korban dalam kebakaran tersebut.

Namun hingga saat ini belum diketahui nasib korban itu. Bahkan, saat SINDOnews mencoba mengontak beberapa kali ke nomor resmi Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat belum juga ada jawaban.

Namun, berdasarkan informasi yang dikutip dari akun media sosial DPKP DKI Jakarta, kebakaran diduga dari salah satu rumah warga yang membuka usaha catering.

Baca Juga:

(mhd)

Pagi Cerah Berawan, BMKG: Siang Jakarta Mulai Diguyur Hujan

loading…

Hujan disertai petir. Foto/Ilustrasi/SINDOnews

JAKARTACuaca DKI Jakarta pagi ini, Minggu (17/3/2019) diprediksi cerah berawan. Bahkan, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Kepulauan Seribu diprediksi cerah.

Informasi ini dikutip dari website Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Meski begitu, pada siang hari cuaca Ibu Kota Jakarta mulai diprediksi diguyur hujan dengan intensitas bervariasi. Jakarta Timur dan Jakarta Selatan bajkal diguyur hujan ringan.

Sedangkan Jakarta Pusat dan Jakarta Utara hujan lokal. Kemudian, Jakarta Barat hujan disertai petir. BMKG juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada.

Baca Juga:

“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jakbar, Jaksel dan Jaktim antara siang dan sore hari,” tulis peringatan dini BMKG.

Kemudian pada malam hari, seluruh wilayah Jakarta diprediksi cerah berawan.

Sedangkan untuk penyangga Ibu Kota Jakarta, pada pagi hari Tangerang, Bekasi, Depok dan Bogor berawan. Pada siang hari, Tangerang dan Bogor diguyur hujan lokal. Sedangkan Bekasi dan Bogor sama, yakni hujan ringan.

Pada malam harinya, Tangerang, Bogor, dan depok Berawan. Hanya Bekasi yang diguyur hujan ringan.

(mhd)

Akulaku Gelar Karnaval di Bintaro Jaya Xchange Tangsel

loading…

Perusahaan kredit online Akulaku menggelar KarnavAL Akulaku di Bintaro Jaya Xchange Mall (jogging track area), Tangerang Selatan. Foto/Nuriwan Trihendrawan/SINDOnews

TANGERANG SELATAN – Perusahaan kredit online Akulaku menggelar KarnavAL Akulaku di Bintaro Jaya Xchange Mall (jogging track area), Tangerang Selatan, Sabtu 16 Maret 2019. KarnavAL Akulaku menyuguhkan beragam aktivitas yang memanjakan pengunjung, seperti food fest, live music, talk shows, games dan sejumlah penampilan bintang tamu ternama tanah air.

Direktur Corporate Affairs and Public Relations Akulaku Indonesia, Anggie Setia Ariningsih menjelaskan, KarnavAL Akulaku dimaksudkan untuk mendekatkan diri kepada para konsumen agar lebih mengenal produk yang ditawarkan oleh Akulaku

“KarnavAL Akulaku digelar sebagai salah satu cara kami untuk hadir semakin dekat dengan seluruh pelanggan setia. kami. Acara ini juga sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kemajuan setiap bisnis rekanan, agar mereka dapat menjangkau lebih banyak pelanggan melalui platform Akulaku,” kata Angie didampingi Direktur Finance Akulaku Indonesia Andreas Setiawan ditemui di lokasi karnaval.

Baca Juga:

Menurut Anggie, KarnavAL Akulaku ini diselenggarakan sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat akan keamanan dan kenyamanan menggunakan layanan finansial dari Akulaku. Juga turut dalam peningkatan literasi keuangan untuk mewujudkan inklusi keuangan yang lebih luas serta mengambil peran sebagai salah satu penggerak ekonomi digital tanah air.

Selain menggelar keceriaan, kata dia, acara ini juga kami jadikan mmentum untuk berbagi inspirasi dan edukasi kepada setiap pengunjung yang hadir. Dalam kesempatan ini Akulaku juga mengajak masyarakat melalui gerakan terbarunya yakni #AkuBisa.

“Melalui gerakan ini, Akulaku hadir sebagai pemberi peluang bagi para penggunanya untuk mendapatkan berbagai macam kesempatan baru dalam bisnis maupun kebutuhan pribadinya melalui layanan finansial online yang disediakan oleh Akulaku,” kata Anggie.

Anggie mengatakan, melalui acara ini AsetKu yang juga masih menjadi bagian dari Akulaku yang bergerak dalam bidang peer to peer (P2P) lending, juga turut berpartisipasi dalam KarnavAL Akulaku ini sebagai bentuk dari komitmennya dalam memajukan industri financial technology (Fintech). Selain itu juga meningkatkan literasi keuangan ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk dapat cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan sejak dari usia muda.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Tangerang Selatan (Tangsel) Agus Budi Darmawan menyambut baik kegiatan karnaval yang digelar Akulaku.

Sebab kegiatan ini sejalan dengan misi Pemerintah Kota Tangsel membangun perekonomian digital elektronik. Jadi penjualan, pembelian dan pembayaran digital dengan cara non tunai.

“Ini sesuai dengan visi Ibu Wali Kota Tangsel yang ingin menjadikan Tangsel yang cerdas, berkualitas, berdaya saing, berbasis teknologi dan inovasi. Kami ingin menciptakan masyarakat yang smart, melek teknologi dan melek informasi teknologi (IT),” pungkas Agus.

(mhd)

Anies Baswedan Ikut Mengkampanyekan Tertib Berlalu Lintas

loading…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengantar putra bungsunya Ismail Hakim ke sekolah menggunakan sepeda motor. Foto/Istimewa

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengikuti touring lintas Milenial Road Safety Festival 2019 pada Sabtu 16 Maret 2019. Bersama ribuan peserta yang mengendarai berbagai jenis motor, Anies mengampanyekan keselamatan berlalu lintas.

Adapun touring dimulai dari Polda Metro Jaya hingga finish di Taman Parkir Timur Senayan, Jalan Pintu X Senayan, Jakarta Pusat. Generasi millenial yang mengikuti kegiatan itu membawa pesan tentang keselamatan, sebanyak 3.600 peserta mengikuti kegiatan ini.

“Hari ini kita sama-sama dengan bikers, dengan segala macam motor, melakukan perjalanan dengan mempertimbangkan keselamatan. Jadi tertib lalu lintas itu keren. Memikirkan keselamatan itu keren. Justru yang melanggar itu tidak keren,” ujar Anies.

Baca Juga:

Adapun prinsip mendasar dalam berkendara di jalan raya, kata dia, yakni keselamatan. Tujuan orang menggunakan jalan raya itu berangkat dari suatu titik ke titik lainnya dan sampai dengan selamat.

Maka itu, paparnya, apabila keselamatan tidak ada, tujuan perjalanan menjadi hilang lantaran tujuan perjalanan itu sampai dengan selamat. Diharapkan warga Jakarta selalu ingat setiap melakukan perjalanan tujuannya sampai dengan selamat.

“Bukan hanya untuk kita, tapi juga untuk keluarga, dan yang tak kalah penting untuk orang lain. Kalau kita tidak mempertimbangkan keselamatan, orang lain juga bisa kena resikonya,” tuturnya.

Dia menambahkan, beberapa perilaku berkendara yang tidak mementingkan keselamatan salah satunya berkendara dengan berkecepatan tinggi, menaiki trotoar, dan melawan arus. Adanya kegiatan Milenial Road Safety Festival 2019 itu diharapkan keselamatan berkendara selalu menjadi perhatian utama dalam setiap perjalanan.

(mhd)

Jinakkan si Jago Merah, Sudin Tambah Mobil Damkar Jadi 31 Unit

loading…

Mobil pemadam kebakaran. Foto/Ilustrasi/SINDOnews

JAKARTA – Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat hingga hingga kini masih menjinakan amukan si jagao merah di permukiman Krukut, Tamansari, Jakarta Barat.

Bahkan, mobil pemadan kebakaran yang tadinya berjumlah 25 kini ditambah jadi 31 unit mobil damkar.

Petugas juga terus melakukan pemadaman di lokasi. Hal itu seperti dikutip dari akun Twitter-nya Dinas Penyelamatan dan Penanggulangan Kebakaran (DPKP) DKI Jakarta @humasjakfire, Minggu (17/3/2019) dini hari.

Baca Juga:

“Penambahan Unit menjadi 31 unit dari sebelumnya 25 unit. Masih Dalam Proses Pemadaman oleh petugas,” tulis @humasjakfire.

Kebakaran terjadi di Jalan Krukut, RW003, Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat. Objek kebakaran adalah rumah tinggal. (Baca juga: Kebakaran di Krukut, 25 Mobil Damkar Dikerahkan)

(mhd)

Kebakaran di Krukut, 25 Mobil Damkar Dikerahkan

loading…

Petugas tengah bersi baku memadamkan api di Krukut, Tamansari, Jakarta Barat. Foto/Twittter @humasjakfire.

JAKARTA – Kebakaran terjadi di Jalan Krukut, RW003, Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat. Objek kebakaran adalah rumah tinggal.

Hal itu seperti dikutip dari akun Twitter-nya Dinas Penyelamatan dan Penanggulangan Kebakaran (DPKP) DKI Jakarta @humasjakfire, Minggu (17/3/2019) dini hari.

Hingga kini, puluhan unit mobil damkar dikerahkan untuk menjinakan si jago merah. Bahkan, hingga saat ini petugas masih melakukan pemadaman api agar tidak merambat ke objek lainnya.

Baca Juga:

“Masih Dalan Proses Pemadaman,” tulis akun Twittter @humasjakfire.

(mhd)

Komunitas Perumahan Kota Wisata Cibubur Dukung Jokowi-Ma’ruf

loading…

Ribuan warga perumahan di Kota Wisata Cibubur memberikan dukungan politiknya kepada Jokowi-Ma’ruf Amin. Foto/Ist

JAKARTA – Ribuan warga perumahan di Kota Wisata Cibubur memberikan dukungan politiknya kepada Jokowi-Ma’ruf Amin. Sebelumnya marak aksi dukungan Jokowi-Ma’ruf dari berbagai SMA, perguruan tinggi dan ormas.

Ribuan warga itu bahkan mengusung capres 01 dengan tagline “Indonesia Maju” yang digelar di wilayahnya, Sabtu 16 Maret 2019. Dukungan terhadap Jokowi-Ma’ruf Amin itu juga dikemas dalam kegiatan senam jempol “Satukan Gerak Sehat Bersama Jokowi Amin”.

Pengurus warga perumahan di cluster Montreal Kota Wisata, Fajar menceritakan, dukungan ini awalnya warga membentuk Posko Gotong Royong Warga Perumahan Kota Wisata. Awalnya, kata dia, sempat ada sedikit masalah dengan pihak manajemen estate perumahan tapi bisa diselesaikan sehingga tidak ada masalah.

Baca Juga:

“Kemudian kita buat posko untuk sharing dan banyak yang antusias, sehingga ada keinginan untuk membuat event agar warga perumahan yang selama ini dianggap apatis punya kepedulian terhadap masa depan bangsa ini. Ternyata respon dari warga luar biasa,” katanya dalam keterangan tertulisnya.

Pada kesempatan ini, Ketua Komite Pemuda dan Olahraga DPP PDI Perjuangan Suprianto yang juga sebagai warga perumahan ikut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, warga perumahan ini mayoritas kelas menengah dan pemilih rasional.

“Sebenarnya bukan apatis tetapi silent mayority. Pada saat ini tergugah untuk muncul menyampaikan bentuk ekspresi n aspirasinya karena merasakan kemajuan negara ini selama dipimpin Presiden Jokowi sehingga ada satu keinginan yang sama untuk melanjutkan kembali kepemimpinan Jokowi,” kata Suprianto.

Hadir pula dalam acara ini Letjen purn Suadi Marasabessy Ketua Bravo 5, Pengurus Relawan Arus Bawah Jokowi, Porpera, Team Delta 1, Masyarakat Cinta Masjid, Forum Santri Indonesia dan lain-lain.

(mhd)

Mancing Bareng, Caleg Perindo Sosialisasikan Surat Suara

loading…

Caleg Perindo sosialisasikan surat suara sambil mancing bareng di Tangsel. Foto/Hambali/Okezone

TANGERANG SELATAN – Guna membantu sosialisasi mengenai 5 kertas surat suara pada Pemilu 17 April 2019, calon anggota legislatif (Caleg) Partai Perindo terjun ke basis-basis pemilih. Di sana, dijelaskan kepada masyarakat tentang jumlah maupun warna surat suara yang akan dicoblos.

Caleg Perindo yang ikut dalam sosialisasi itu adalah Yudhistira Ikhsan Pramana, Caleg DPR RI nomor urut 3 dari Daerah pilihan (Dapil) Banten 3, meliputi Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang. Lalu ada pula Ngatmin Al-Arif, Caleg DPRD Provinsi Banten nomor urut 2 Dapil 7 Kota Tangsel.

Kedua Caleg mendatangi Perumahan Puri Sentosa, Kademangan, Setu, Tangsel, Sabtu 16 Maret 2019. Mengawali kegiatan, mereka melakukan fogging di 150 rumah yang berada di perumahan itu. Setelah selesai, barulah sejumlah warga berkumpul di saung dekat kolam untuk diberi penjelasan mengenai kertas surat suara yang akan diterima pada 17 April 2019.

Baca Juga:

“Kami mencoba membantu memberikan sosialisasi tentang kertas surat suara pada 17 April nanti. Mengingat Pemilu kali ini akan ada 5 kertas surat suara, itu untuk DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten-Kota, dan satu kertas surat suara untuk Calon Presiden-Wakil Presiden,” jelas Yudhistira di lokasi.

Warga selanjutnya mendapat penjelasan, jika kertas surat suara berwarna kuning untuk DPR RI, lalu kertas surat suara berwarna merah untuk DPD RI. Kertas warna biru untuk DPRD Provinsi, warna hijau untuk DPRD Kota/Kabupaten, dan warna abu-abu untuk Calon Presiden dan Wakil Presiden.

Dikatakan Yudhistira, masih banyak masyarakat yang merasa belum begitu paham dengan jumlah dan warna kertas surat suara pada saat pencoblosan nanti. Sehingga jika tidak diantisipasi, maka diduga akan banyak pula masyarakat yang kebingungan saat berada di bilik suara.

“Jangan sampai pada hari H masyarakat justru bingung. Maka nya kami sebenarnya juga sedang membantu tugas KPU mensosialisasikan hal ini. Tapi agar menarik, tentu kami mengemasnya dengan acara seperti mancing ikan bersama ini,” kata Yudhistira.

Setelah mendapat pencerahan mengenai kertas surat suara, sejumlah warga lantas langsung memenuhi lapak kolam ikan yang memang berada di dalam perumahan Puri Sentosa. Mereka berlomba sebanyak mungkin mendapatkan sekira 50 kilo ikan mas dan lele yang disebar ke dalam kolam oleh panitia.

(mhd)

Jejak MH Thamrin Dalam Politik dan Sepak Bola Kebangsaan

loading…

Seorang pengunjung memotret foto yang dipamerkan dalam Festival 125 Tahun MH Thamrin di Lapangan Stadion VIJ, Gambir, Jakarta Pusat. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Ari Sandita Murti

PERINTISAN sepak bola bangsa Indonesia telah dilakukan sejak awal abad ke-20. Pada tahun 1926 lahir dua klub sepak bola Bumiputra, STER dan Setiaki. Sebelumnya telah banyak berdiri pula klub-klub bumiputra lainnya seperti, Gang Solitude, Tjahja Kwitang dan Roekoen Setia. Namun sayangnya belum ada bond (perserikatan) yang menaungi klub-klub tersebut untuk berkompetisi.

Sejarawan JJ Rizal mengungkapkan, di Batavia sudah berdiri lebih dahulu bond sepak bola milik Belanda yang bernama VBO (Voetbalbond Batavia en Omstreken). Pada penyelenggaraan kompetisinya, VBO menunjukan sikap diskriminatif dengan memilih klub dari kalangan tertentu saja yang boleh ikut kompetisi mereka.

Politik ras yang diterapkan pemerintah kolonial Belanda dalam kehidupan sosial menempatkan bumiputra pada kasta terbawah. Sikap rasis itu dibawa pula ke dalam sepak bola. Klub-klub Bumiputra dilarang berkompetisi di dalam VBO.

Baca Juga:

“Permasalahannya bukan karena klub ‘kampung’ tidak jago, namun karena VB0 sebagai bond yang menaungi klub-klub Belanda memang dilarang berdiri sejajar bersama para inlander. ‘Verboden voor inlander en honden,” (dilarang bagi pribumi dan anjing) adalah kata-kata menyakitkan yang seringkali terpampang dalam gelanggang olahraga Belanda,” urainya di Jakarta, Jumat 16 Maret 2019.

Ia melanjutkan, tahun 1927 menjadi kebakaran hebat yang menghanguskan rumah penduduk di Gang Bunder, Pasar Baru. Timbul keprihatinan dari kalangan penggiat sepak bola untuk mengadakan pertandingan amal membantu korban kebakaran. STER dan Setiaki berinisiatif meminjam lapangan milik Hercules di Deca Park untuk menyelenggarakan pertandingan tersebut. Namun permintaan itu ditolak Hercules.

“Kegagalan menyelenggarakan pertandingan amal itu menjadi sebuah titik balik,” lanjut Rizal. (Baca: Perjuangan MH Thamrin, Pahlawan Asal Jakarta untuk Persija)

Hasrat untuk mendirikan bond menjadi tidak terbendung lagi. Maka satu bulan setelah Kongres Pemuda 28 Oktober 1928 didadakan, bulan November 1928, STER dan Setiaki mendirikan sebuah bond sepak bola bernama VBB (VoetBal Boemipoetera) yang dikemudian hari berubah namanya menjadi VIJ (Voetbalbond Indonesia Jacatra).

VIJ sebagai bond yang baru berdiri, mendapat permasalahan lainnya yang tak kalah pelik, yakni kebutuhan akan Iapangan. VIJ belum mempunyai lapangan sendiri yang bisa dipakai untuk menggelar latihan dan kompetisi.

Lapangan sementara yang ada kondisinya sangat tidak layak, permukaan tanah tidak rata saat kering dan nampak sepetti sawah saat hujan. Selain itu lokasinya pun berada dipinggiran kota yang jauh dari ketamaian.

Pengaturan Lalin di Lokasi Debat Cawapres Dilakukan Situasional

loading…

JAKARTA – Polisi siap mengamankan debat Cawapres di Hotel Sultan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Minggu, 17 Maret 2019 esok. Polisi juga bakal mengatur lalu lintas di sekitar lokasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, guna memperlancar kegiatan debat Cawapres, khususnya dari segi lalu lintas, polisi bakal menyiapkan pengaturan arus lalu lintas. Pengaturan lalu lintas itu dilakukan untuk memudahkan keluar masuknya kendaraan dari dan menuju Hotel Sultan.

Termasuk untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan saat keluar masuknya kendara dari dan menuju Hotel Sultan. “Anggota, khususnya Diltantas Polda Metro Jaya akan ditempatkan di sejumlah titik lokasi untuk mengatur lalu lintas,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (16/3/2019).

Baca Juga:

Namun, tambahnya, polisi belum bisa memastikan apakah ada sejumlah titik jalan yang bakal dilakukan penutupan. Polisi juga belum memastikan ada tidaknya rekayasa ataupun pengalihan arus lalu lintas saat debat.

“Pastinya, pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional melihat perkembangan di lapangan. Nanti Dirlantas Polda Metro sebagai ahlinya yang menjalankan itu,” katanya.

(ysw)

Debat Cawapres, Polisi Siapkan Lokasi Parkir Bagi Pendukung Paslon

loading…

JAKARTA – Ribuan personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan debat Cawapres di Hotel Sultan, Tanah Abangz Jakarta Pusat. Selain itu, polisi juga menyiapkan tempat parkir.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, polisi sudah menyiapkan lokasi parkir untuk pengunjung debat Cawapres di Hotel Sultan. Adapun lokasinya di Hotel Sultan yang mana bisa menampung ribuan kendaraan.

“Ada di sekitar Hotel Sultan yang mana bisa menampung 2.000 kendaraan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (16/3/2019). (Baca: Amankan Debat Capres, Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan)

Baca Juga:

Menurutnya, selain di Hotel Sultan, polisi juga telah menyiapkan tempat parkir lainnya bila sampai tak muat. Masyarakat sendiri, khususnya bagi pendukung setiap paslon untuk bisa memarkirkan kendaraannya secara tertib, yakni di tempat yang telah disediakan.

“Bila sampai berlebih, kita sudah siapkan tempat parkir alternatif di parkir timur senayan,” katanya

(ysw)

Pengamanan Debat Cawapres, Polisi Siapkan Alat Metal Detektor

loading…

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. Foto/SINDOnews/Ari Sandita Murti

JAKARTA – Polisi sudah menyiapkan personelnya guna pengamanan debat Cawapres di Hotel Sultan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi pun menyiapkan alat pendeteksi guna menghindari hal tak diinginkan.

“Kita siapkan alat pendeteksi dan ada ID Card pula untuk siapa saja yang boleh masuk ke ruang debat,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Sabtu (16/3/2019).

Menurutnya, untuk kapasitas pengunjung yang dibolehkan masuk ke ruangan debat itu semua diatur oleh KPU selaku pihak penyelenggara. Bahkan, jumlah pendukung setiap paslon yang diperbolehkan masuk ke ruang debat pun diatur oleh KPU.

Baca Juga:

Adapun polisi, tambahnya, hanya mengatur pengamanannya saja. Guna memastikan agar tak terjadi hal tak diinginkan, polisi pun bakal memeriksa setiap pengunjung yang masuk. (Baca: Amankan Debat Capres, Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan)

Utamanya mengindari benda mencurigakan masuk ke dalam ruang debat, seperti senjata tajam maupun benda berbahaya lainnya. Termasuk kemungkinan adanya ancaman teror.

“Dari intelijen dan Densus 88 juga melakukan kegiatannya masing-masing dan kita harapkan agar kegiatan debat Cawapres berjalan dengan baik,” katanya.

(ysw)

Polda Metro : Bikers Bisa Menjadi Duta Keselamatan Berlalu Lintas

loading…

Kapolda Metro Jaya (PMJ) Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan tujuan diadakannya Milenial Road Safety Festival khusus bikers ingin mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas. Foto/Ist

JAKARTA – Kapolda Metro Jaya (PMJ) Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan pengedara motor atau bikers menjadi duta duta keselamatan berlalu lintas.

“Tujuan diadakannya Milenial Road Safety Festival khusus bikers ini pertama ingin mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas. Kami ingin bikers menjadi duta-duta keselamatan berlalu lintas,” ucap Gatot pada Milenial Road Safety Festival di Parkir Timur Senayan, Jakarta, dalam rilis yang dikirim Sabtu (16/5/2019).

Dalam kegiatan ini para pengendara memulai start di Lapangan Promoter Ditlantas Polda Metro Jaya dan berakhir di Lapangan Parkir Timur Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Baca Juga:

Acara ini juga dihadiri Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri, Inspektorat Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Komjen Pol Setyo Wasisto, Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional Komjen Pol M Iriawan, Ketua HDC Nanan Soekarna dan Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka kegiatan yang diikuti 5.000 peserta ini di Lapangan Promoter Ditlantas PMJ.Para artis ibu kota yang berpartisipasi mengikuti kegiatan ini, di antaranya Rifat Sungkar, Nirina Zubir, Omesh, Okan Kornelius, Ramzi, Rifat Sungkar dan Gilang Dirga.

Touring lintas milenial ini memiliki konsep mengendarai motor yang tertib, dan aman untuk mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas.
Tujuannya, untuk meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas, khususnya untuk kaum milenial.

Gatot menyebut bahwa kecelakaan di Indonesia hampir 58 persennya melibatkan para milenial. “Dengan mengetahui korban kecelakaan lalu lintas itu cukup banyak, terutama roda dua, kami berupaya untuk meminimalisir angka kecelakaan,” katanya

Kegiatan ini, kata Gatot, untuk memberikan satu contoh yang baik untuk berkendara. “Kami harap bisa mendorong keselamatan berlalu lintas, sesuai dengan harapan kami untuk menjadikan 2019 ini sebagai tahun keselamatan berlalu lintas,” kata mantan Kapolres Jaksel ini.

Kegiatan dimeriahkan dengan atraksi terjun payung oleh 15 penerjun kepolisian, Barisan Motor Gede Polwan, dan akrobat para biker. Tidak hanya itu, juga ada juga penyerahan santunan kepada 10 orang korban kecelakaan lalu lintas dan juga ada penyerahan rekor MURI kepada Kakorlantas Polri dan Kapolda Metro Jaya.

Juga dibagikan doorprize seperti 100 kartu e-tolL Millenial Road Safety Festival 2019, helm, 10 Smartphone, dan grandprize 3 motor matic

(vhs)

Ratusan Insinyur Deklarasikan Dukung Jokowi-Maruf di Tangerang

loading…

Sekitar 256 insinyur lulusan kampus ITI menggelar deklarasi dukungan kepada pasangan calon Presiden 01 Jokowi-KH Ma’ruf Amien di Tangerang, Sabtu (16/3/2019). Foto/Hambali

TANGERANG – Sekitar 256 insinyur lulusan kampus Institut Teknologi Indonesia (ITI) menggelar deklarasi dukungan kepada pasangan calon Presiden 01 Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amien di parkir timur Mall @Alam Sutera, Tangerang, Sabtu (16/3/2019).

Dalam rangkaian deklarasi, ratusan insinyur itu menggoyangkan jempol mereka seraya menyanyikan lagu dukungan bagi Jokowi-Ma’ruf. Sontak, “Goyang Jempol Jokowi Gaspol” menjadi trend sambutan acara tersebut.

Ketua penyelenggara deklarasi, Rivanus Dewanto mengatakan, tercatat ada 256 insinyur alumni ITI yang hadir bergabung dalam deklarasi dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf. Mereka kini tersebar di berbagai wilayah di Jabodetabek, bahkan tak sedikit pula yang berasal dari luar pulau Jawa.

Baca Juga:

“Yang berkesempatan hadir saat ini ada 256 insinyur, kita semua sepakat memercayakan kepemimpinan Pak Jokowi untuk memimpin Indonesia kedepan,” katanya kepada wartawan.

Menurut Rivanus yang juga alumni ITI lulusan tahun 1992 itu, dukungan bagi pasangan Capres 01 murni inisiatif para alumni tanpa tekanan dan iming-iming dari pihak lain. Alasan utamanya adalah, Jokowi yang merupakan seorang insinyur dipandang telah memberikan tauladan kepada insinyur manapun tentang bagaimana cara memimpin.

“Kerja keras seorang Jokowi selama memimpin, telah membangkitkan kekuatan kami dalam mendukung beliau memimpin Indonesia untuk periode kedua nanti,” jelasnya.

Dia mengatakan, berbondong-bondongnya dukungan dari akademisi maupun alumni perguruan tinggi ke pasangan 01 disebabkan rasa optimisme yang dibangun Jokowi selama memimpin 4 tahun terakhir. Kondisi demikian, dinilai dapat membawa iklim positif bagi kemajuan bangsa.

“Meski banyak cibiran dan kampanye hitam yang ditujukan kepada beliau. Serangan negatif itu tidak menyurutkan kami keyakinan kami, justru makin menambah dukungan yang datang dari alumni ITI,” tukasnya.

(ysw)

Gelar Bazar Murah, Kartini Perindo Bagikan 250 Paket Beras di Depok

loading…

DEPOK – Kartini Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menggelar bazar murah dengan menjual sebanyak 250 kantung beras seberat 2,5 kilogram kepada warga di Jalan Bungur Raya, RT02/RW08, Beji, Depok, Jawa Barat, Sabtu (16/3/2019).

Celeg Perindo DPR RI No urut 3 Dapil Depok- Bekasi Mila Rachmawati, mengatakan untuk mendapatkan ratusan beras murah, warga tersebut harus memiliki kartu anggota Perindo dan kupon yang sudah dibagikan oleh kader Perindo. Kegiatan sosial ini juga sudah dilaksanakan di sejumlah wilayah Indonesia.

“Kita mengadakan bazar murah kartini karena ini merupakan program Perindo dan ini sudah berjalan selama 3 tahun. Rencananya akan kami lakukan lagi kegiatan sosial Perindo ini di wilayah lainya. Untuk mendapatkan beras warga harus memiliki syarat harus memiliki kartu perindo,” kata Mila di Depok.

Baca Juga:

Dia mengungkapkan kegiatan yang dilaksanakan kartini Perindo dinilai dapat meningkatkan populeritas dan tingkat kepercayaan masyarakat Perindo.

“Kartini perindo disini sangat memperhatikan masyarakat dengan adanya bazar murah. Meningkatkan elektabilitas dan populeritas melalui calegnya khusus anggota dan kader perindo,” imbunya.

Sementara Celeg Perindo DPRD Kota Depok, Zul Arfan Asril berharap agar masyarakat khususnya di wilayah Depok bisa mendapatkan kesetaraan dan kesejahteraan. “Sesuai visi misi perindo agar semua masyarakat bisa mendapat kesejahtraan,” ucapnya.

Dirinya menegaskan kegiatan Perindo ini merupakan kerja nyata dan harus mendapatkan dukungan dari segala pihak.

“Bazar murah antusias program ini ditunggu masyarakat ini nukti kerja nyata partai perindo yang harus kita suport dan kelanjutanya,” pungkasnya

Kegiatan sosial yang diadakan kartini Perindo ini dihadiri salah, Celeg Perindo DPR RI Mila Rachmawati, Celeg Perindo DPR RI Agus Rawan, Caleg DPRD Kota Depok Zul Arfan Asril, Caleg DPRD Depok Nurdiana Vaiza.

(ysw)

Debat Cawapres Besok, Pengamanan di Lokasi Dilakukan Tiga Ring

loading…

JAKARTA – Sebanyak 5.000 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya debat Cawapres di Hotel Sultan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Minggu, 17 Maret 2019 besok.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, ribuan personel gabungan dari TNI, Polri, dan jajaran Pemprov DKI itu dikerahkan di sejumlah titik lokasi. Pola pengamanan debat sendiri dilakukan di tiga ring.

“Ring satu di tempat jalannya debat, nanti kita tempatkan juga alat sebagai pendeteksi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (16/3/2019). (Baca: Amankan Debat Capres, Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan)

Baca Juga:

Menurutnya, di ring dua berada di luar lokasi debat, tapi masih di seputaran Hotel Sultan. Dan ring ketiga pengaman dilakukan di luar Hotel Sultan, tapatnya si jalanan, yang mana menjadi tempat keluar masuknya kendaraan menuju Hotel Sultan. (Baca juga: Pengamanan Debat Capres Putaran Kedua DIlakukan EMpat Ring)

“Untuk pengamanan lalu lintas itu menjadi kewenangan Ditlantas Polda Metro Jaya yang mengaturnya,” tuturnya.

(ysw)

Besok, 5.000 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan Debat Cawapres

loading…

Ada ribuan personel gabungan yang dikerahkan dalam pengamanan debat cawapres di HOtel SUltan, Jakarta Pusat, Minggu 17 Maret 2019 besok. Foto: dok/SINDOphoto.

JAKARTA – Polisi siap mengamankan debat Cawapres di Hotel Sultan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Minggu, 17 Maret 2019 esok. Ada ribuan personel gabungan yang dikerahkan dalam pengamanan itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, polisi sudah menyiapkan personelnya guna pengamanan debat Cawapres di Hotel Sultan. Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal tak diinginkan.

“Personel yang kita libatkan dalam pengaman debat ketiga itu sebanyak 5.000 personel gabungan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (16/3/2019). (Baca: Amankan Debat Capres, Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan)

Baca Juga:

Menurutnya, personel gabungan itu terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP DKI, Dishub DKI, dan jajarang Pemprov DKI lainnya. Ribuan personel gabungan itu bakal ditempatkan di sejumlah titik lokasi yang sudagmh disiapkan. (Baca juga: Pengamanan Debat Capres Putaran Kedua Dilakukan Empat Ring)

“Untuk pendukung (yang bakal datang di acara debat) belum bisa diperkirakan jumlahnya,” katanya.

(ysw)

Mulai Senin, Warga Bekasi Pengguna KRL Akan ‘Diongkosin’ oleh Jasa Marga

loading…

JAKARTA – Setelah sukses meluncurkan program Senin Diongkosin untuk para pengguna Transjakarta, PT Jasa Marga (Persero) Tbk juga akan memberlakukan program tersebut bagi pengguna commuter line di Bekasi. Program tersebut akan berlaku mulai Senin 18 Maret 2019 mendatang.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru mengatakan, mulai 18 Maret 2019, warga Bekasi yang biasa menggunakan commuter line dari Stasiun Kranji, Stasiun Bekasi, dan Stasiun Cikarang, berkesempatan mendapatkan cash back top up Rp10 ribu.

Masih sama dengan Bus Transjakarta, Program Senin Diongkosin untuk KRL juga berlaku setiap hari Senin pada jam padat yaitu pada pukul 05.00-09.00 WIB dan pukul 16.00-20.00 WIB, selama bulan Maret sejak tanggal berlaku hingga akhir April 2019. (Baca: Penumpang Commuter Line Bekasi dapat Subsidi dari Jasa Marga)

Baca Juga:

“Setelah perdana dilakukan di Transjakarta, respon yang kami terima sangat positif. Karena itu, kami harap kerjasama dengan PT KCI untuk memberlakukan Program Senin Diongkosin di KRL juga membawa dampak dan manfaat yang lebih luas lagi kepada masyarakat Bekasi, khususnya yang terkena dampak kepadatan lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting akibat pembangunan infrastruktur secara bersamaan,” ujarnya pada wartawan, Sabtu (16/3/2019).

Berbeda dengan Transjakarta, sistematika pemberian cashback (bonus saldo) Rp10 ribu ini pun relatif mudah. Program ini hanya berlaku untuk pengguna KRL yang menggunakan Kartu Multi Trip (KMT). Pengguna KRL harus melakukan top up saldo KMT di loket stasiun minimal Rp20 ribu untuk mendapatkan bonus saldo Rp10 ribu. Setiap hari Senin, program ini hanya berlaku untuk 1 (satu) nomor KMT di salah satu dari ketiga stasiun dimana program Senin Diongkosin berlaku. (Baca juga: Begini Teknis SUbsidi Ongkos Bagi Penumpang Commuter LIne di Bekasi)

Sementara itu, VP Corporate Communications PT KCI, Erni Sylviane Purba menjelaskan, KCI mendukung penuh kerja sama ini dengan menyiapkan berbagai perangkat dan petugas di stasiun untuk kelancaran program Senin Diongkosin.

“Kami mengajak para pengguna jalan untuk memanfaatkan program ini dan berpindah moda dari transportasi pribadi ke KRL. Tentunya saat naik KRL sebaiknya memakai KMT sehingga pengguna dimudahkan, tidak perlu antri untuk isi ulang tarif setiap hendak menggunakan KRL. KMT juga bisa digunakan untuk bertransaksi di parkir stasiun bertanda KMT dan di toko C-Corner,” tuturnya.

(ysw)

Rescue Perindo Fogging Pemukiman Warga di Puri Sentosa Tangsel

loading…

DPP Rescue Perindo terjun memberi fogging di Perumahan Puri Sentosa, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (16/3/2019). Foto/Hambali

TANGERANG SELATAN – DPP Rescue Perindo terjun memberi fogging di Perumahan Puri Sentosa, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (16/3/2019). Upaya itu dilakukan, menyusul banyaknya jatuh korban yang menderita sakit Demam Berdarah Dengue (DBD) akibat gigitan nyamuk aedes aegypti.

Sekjen DPP Rescue Perindo Yudhistira Ikhsan Pramana menuturkan, fogging kali ini diberikan atas permintaan warga yang merasa khawatir dengan perkembangbiakan nyamuk DBD.

“Tadi menurut keterangan pengurus lingkungan disini sudah ada beberapa warga yang terkena DBD. Sehingga permintaan warga itu langsung kami respons dengan memberi fogging saat ini,” kata Yudhistira, Caleg DPR RI nomor urut 3 dari daerah pemilihan (Dapil) Banten 3, di lokasi.

Baca Juga:

Fogging di Perumahan Puri Sentosa dilakukan di RT01, 02, 03, dan 04 dalam lingkup RW07. Totalnya mencapai sekira 150 rumah. Selain area rumah, pengasapan dilakukan pula di gorong-gorong saluran air, kebun kecil, hingga lahan kosong yang dianggap rawan perkembangbiakan nyamuk DBD.

Dalam fogging itu, Rescue Perindo tak mengerjakannya sendiri. Melainkan dibantu sepenuhnya oleh tim pemenangan Caleg Perindo DPRD Provinsi Banten nomor urut 2 Dapil 7 (Tangsel). Mereka bersinergi bahu-membahu memberi fogging, sekaligus juga mensosialisasikan kebersihan lingkungan.

“Kami tak hanya memberi fogging, tapi juga mengingatkan kembali kepada masyarakat agar bisa menjaga lingkungan yang bersih dan sehat. Dengan cara apa? ya minimal dengan pola 4 M,” ucap Ngatmin Al-Arif, Caleg DPRD Provinsi Banten.

Pola 4 M yang dimaksud adalah, Menguras tempat penampungan air, Mengubur barang bekas, Menutup tempat wadah air, dan Memantau lingkungan. Dengan begitu, kata Ngatmin, perkembangbiakan nyamuk DBD bisa diputus mata rantainya.

“Fogging ini untuk membunuh nyamuk DBD dewasa, tapi untuk memutus mata rantai perkembangbiakannya harus dengan cara 4M. Hal itu yang sering dilupakan oleh masyarakat,” tukasnya.

Sementara, Ketua RW07, Awan Setiawan, mengungkapkan, dari catatan warganya sudah ada 10 orang yang sempat dirawat akibat terkena DBD. Permintaan fogging pun disampaikan ke Kelurahan hingga Puskesmas. Namun setelah sekian lama menunggu, fogging tak juga diberikan dengan alasan bermacam-macam.

“Kita sudah ajukan, tapi jawabannya dibilang itu sudah bukan program kami lagi. Ya kita sebagai warga kan bingung, lalu mau minta kemana? akhirnya kita rapat dan bermusyawarah, hingga selanjutnya meminta bantuan Rescue Partai Perindo,” ungkap Awan.

Lebih lanjut, Awan sangat mengapresiasi aksi sosial Rescue Perindo yang mau peduli dan merespon cepat keresahan warga. Dia berharap, fogging yang diberikan bisa membantu menghilangkan rasa khawatir warga atas teror nyamuk DBD di lingkungannya.

“Kami warga, sangat bangga dengan apa yang dilakukan oleh Rescue Perindo. Kami banyak ucapkan terimakasih, saya kira aksi sosial ini patut ditiru oleh siapapun,” tukasnya.

(ysw)