24 Hari Perluasan Ganjil Genap, 14 Ribu Kendaraan Ditilang

loading…

Dishub tengah bertindak di lokasi perluasan ganjil genap. Foto/Dok/SINDOphoto

JAKARTA – Penerapan perluasan ganjil genap sudah berlangsung selama 24 hari, selama itu pula ada 14 ribu kendaraan yang ditilang polisi. Adapun paling banyak pelanggaran di Fatmawati dan Jalan Budi Mulia.

“Total penindakan tilang ganjil genap selama 24 hari di satuan wilayah sebanyak 9.889 kendaraan ditilang sedangkan yang ditilang oleh Polda Metro sebanyak 4.959,” ujar Kasubdit Bin Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Nasir kepada wartawan, Jumat (11/10/2019).

Menurutnya, paling banyak pelanggaran terjadi di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan dengan pelanggar yang ditilang 1.304 kendaraan. Kemudian, di Jalan Budi Mulia dengan pelanggar yang ditilang 1.269 kendaraan, dan Jalan Bintang Mas, Jakarta Utara dengan pelanggar yang ditilang 1.158 kendaraan. Sedangkan wilayah yang sedikit jumlah pelanggarnya di kawasan Jakarta Barat.

Baca Juga:

“Jumlah pelanggar terkecil di depan Hotel Crown sebanyak 10 pelanggar dan di Jalan Pintu Air Kali Besar sebanyak 81 pelanggar,” kata Nasir.

Berikut kawasan yang terkena ganjil genap:

1. Jalan Pintu Besar Selatan
2. Jalan Gajah Mada
3. Jalan Hayam Wuruk
4. Jalan Majapahit
5. Jalan Medan Merdeka Barat
6. Jalan MH Thamrin
7. Jalan Jenderal Sudirman
8. Jalan Sisingamangaraja
9. Jalan Panglima Polim
10. Jalan Fatmawati (mulai dari simpang Jl Ketimun 1 sampai simpang Jl TB Simatupang)
11. Jalan Suryopranoto
12. Jalan Balikpapan
13. Jalan Kyai Caringin
14. Jalan Tomang Raya
15. Jalan S. Parman (mulai dari Simpang Jl Tomang Raya sampai Simpang Jl KS Tubun)
16. Jalan Gatot Subroto
17. Jalan MT Haryono
18. Jalan HR Rasuna Said
19. Jalan DI Panjaitan
20. Jalan Jenderal A Yani (dari simpang Jl Perintis Kemerdekaan sampai simpang Jl Bekasi Timur Raya)
21. Jalan Pramuka
22. Jalan Selemba Raya sisi barat, Jalan Salemba Raya sisi timur
23. Jalan Kramat Raya
24. Jalan Stasiun Senen
25. Jalan Gunung Sahari.

(mhd)