Pembunuhan Sopir Angkot di Depok Dilatarbelakangi Cinta Terpendam

loading…

Adegan saat tersangka Heru menusuk korban ketika pra rekonstruksi, Rabu (9/10/2019). Foto: SINDOnews/R Ratna Purnama

DEPOK – Pemicu pembunuhan terhadap sopir angkot di Kota Depok bernama Jimi (32), terungkap. Pembunuhan itu dilatarbelakangi cinta terpendam korban kepada kekasih pelaku.

“Tersangka mengakui ada masalah pribadi, khususnya masalah asmara antara mereka bertiga (korban, pelaku, dan si perempuan),” ujar Kapolresta Depok AKBP Azis Adriansyah, Rabu (9/10/2019).

Kapolres membeberkan, Jimi cemburu dengan tersangka Heru yang menjalin kasih dengan D. Mereka sudah dua tahun berpacaran. Diam-diam Jimi juga menaruh hati kepada D. Hingga akhirnya pada Senin (7/9/2019) dinihari lalu Jimi menghampiri indekos Heru di kawasan Pasar Pal Cimanggis.

Baca Juga:

Di sana, Jimi mendobrak pintu kamar kos Heru hingga pelaku merasa terhimpit. Terjadilah cekcok antar keduanya di lantai 2 indekos itu hingga berlanjut ke lantai 1. Setibanya di lantai 1, Jimi lalu ditusuk oleh Heru yang sudah membawa pisau dari kamarnya. Pelaku mengaku spontan mengambil pisau dan menusuk ke dada korban.

“Hasil autopsi sudah keluar. Di korban memang benar ada luka sayatan atau tusukan benda tajam, yang identik dengan barang bukti yang kita dapatkan,” jelas Kapolres. (Baca juga: Terlibat Cekcok, Sopir Angkot Ditemukan Tewas di Pasar Pal Depok)

Menurut Azis, perselisihan antarkeduanya memang sudah berlangsung lama. Permasalahan selalu seputar wanita. “Itu sudah beberapa waktu terjadi perselisihan. Kemudian malam kejadian, korban mendobrak pintu kosan pelaku. Karena merasa terancam pelaku mengeluarkan pisau, kemudian korban ditusuk oleh tersangka. Luka di dada satu tusukan,” ungkapnya.

Penyidik sudah memeriksa empat saksi atas peristiwa tersebut. Termasuk satu teman wanita pelaku. “Teman wanita yang kita jadikan saksi memang satu tempat ketika terjadi perselisihan kemudian terjadi penjajakan,” katanya.

Untuk mendalami kasus ini, polisi hari ini mengggelar pra rekonstruksi. Dalam pra rekonstruksi pelaku menjalani 14 adegan. Mulai saat pelaku didatangi korban di dalam kamar kos hingga pelaku melarikan diri ke daerah Lenteng Agung. (Baca juga: Tersangka Pembunuh Sopir Angkot di Depok Diringkus di Lenteng Agung)

“Kita gelar pra rekonstruksi hari ini di lokasi. Pelaku menjalankan 14 adegan sesuai dengan BAP,” kata Kapolsek Cimanggis AKP Bagus Panuntun.

Dari rekonstruksi terlihat Heru menusuk Jimi secara spontan. Karena saat itu pelaku didatangi korban dengan kondisi marah. “Pisaunya itu untuk jaga-jaga menurut pengakuan pelaku karena korban datang sudah dalam kondisi emosi,” bebernya.

Peristiwa penusukan itu disaksikan juga oleh D. Setelah ditusuk, korban pergi ke arah pasar. Sedangkan Heru dan D meninggalkan kosan. “Heru sudah kami amankan tak lama setelah kejadian. Sedangkan D statusnya masih saksi,” pungkasnya.

(thm)