DKI Canangkan Tiap Kecamatan Miliki Gedung Khusus Lansia

loading…

JAKARTA – Forum Komunikasi Lanjut Usia (FKLU) Provinsi DKI Jakarta menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-4, Jumat (13/9/2019). Musda ini dibuka Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Irmansyah.

Mengawali sambutannya, Irmansyah mengutip satu kalimat yang pernah disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan saat bertemu para lansia.

“Kalau orang dikatakan tua atau muda, itu bukan dari usianya. Tua atau muda itu dilihat dari apa yang dibicarakan. Kalau yang dibicarakan adalah masa lalu, berarti dia tua. Kalau apa yang dibicarakan adalah masa depan, berarti dia masih muda,” ujar Irmansyah.

Baca Juga:

Pihaknya mengapresiasi kegiatan ini dan memberikan dukungan sepenuhnya agar musda berjalan dengan baik. Sebab lansia saat ini tengah menjadi ‘sasaran bisnis’ yang sangat luar biasa.

“Lansia sudah dijadikan target untuk industri apapun. Mau itu asuransi, transportasi. Mengapa demikian? Karena memang harapan hidup semakin meningkat. Harapan lebih sehat juga ada,” terangnya.

Untuk itulah, lanjut Irmansyah, Dinsos DKI akan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk fokus pada peran dan kesejahteraan lansia. “Kami akan berupaya kolaborasi dengan berbagai pihak dan SKPD yang ada, supaya kita bisa menjadikan para lansia menjadi tiga hal yakni healthy, happy dan active,” katanya.

Ia ingin setiap kecamatan memiliki gedung yang dikhususkan untuk para lansia. Di sana lansia bisa berkumpul bersama, olahraga seperti senam, hingga pemeriksaan kesehatan.

“Saya ingins tiap satu kecamatan ada yang namanya ACT Center. Jadi itu tempat untuk beraktivitas para lansia. Nanti ini yang akan kita ikhtiarkan bersama-sama,” tutur Irmansyah.

Sementara Ketua FKLU DKI Jakarta, Hanna M N Soetoyo mengungkapkan, FKLU memiliki peran penting dalam mengkoordinasikan, memberi saran dan pendapat di tingkat provinsi, kota bahkan tingkat kecamatan.

“Ini untuk memperkuat dan meningkatkan fungsi lembaga-lembaga dan organisasi sosial kemasyarakatan yang bergerak dan peduli terhadap lanjut usia,” terangnya.

Ia berharap musyawarah ini dapat memberi pengaruh positif pada kerja sama yang lebih baik dengan pemda, mitra kerja, swasta, dan masyarakat dalam melakukan pembinaan dan pelayanan kesejahteraan lanjut usia.

(thm)