Hari Kedua Ganjil Genap, Pelanggar di Jakarta Barat Masih Capai Ratusan

loading…

JAKARTA – Hari kedua penerapan dan perluasan ganjil genap, pelanggaran di Jakarta Barat masih cukup tinggi. Tercatat hingga tadi pagi, sedikitnya ada 154 pengendara yang ditilang.

Kasat Lantas Wil Jakarta Barat, Kompol Hari Admoko mengatakan di hari pertama ini, pihaknya menyita 110 SIM dan 44 STNK. Artinya, dibandingkan hari pertama, pelanggaran bertambah satu.

“Masih sama alasannya. Mereka tidak mengetahui penerapan Ganjil Genap. Padahal rambu dipasang sudah lengkap,” ucap Hari di lampu merah Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (10/9/2019).

Baca Juga:

Sebelumnya 153 pengendara di lima titik di Jakarta Barat terjaring saat penindakan hari pertama Ganjil Genap dilakukan. Sejumlah SIM dan STNK disita Polisi.

Hari melanjutkan, tingginya pelanggar di Jakarta Barat tak lepas dari wilayahnya yang merupakan gerbang masuk Jakarta dari Tangerang dan Banten. Kondisi ini kerap kali tak disadari pengendara. (Baca: Langgar Ganjil Genap, Suami Dewi Perssik Ditilang)

Karena itu, agar pelanggaran tak meningkat, pihaknya meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk memasang rambu rambu informasi tentang ganjil genap di beberapa lokasi baru.

Selama dua hari pemberlakuan ganjil genap, Hari mengklaim penuruan penggunanan jalur jalan mulai terlihat. Hal ini terlihat dari kendaraan yang ditilang di kawasan Tomang, bila di hari pertama mencapai 99 kendaraan, kali ini hanya mencapai 80 kendaraan.

Meski demikian, terhadap di pintu keluar tol, Hari menyebutkan disiplin berlalu lintas mulai terlihat, pelanggaran kian sedikit. Terhadap itu, pihaknya juga meminta agar pemasangan rambu lalu lintas harus di padang dekat exit tol, hal ini demi memberikan informasi pengendara tentang aturan ganjil genap.

(ysw)