Warga Kompleks Daan Mogot Menolak Keberadaan Pencari Suaka

loading…

Warga Kompleks Daan Mogot Baru menolak lingkungan tempat tinggal mereka dijadikan penampungan pencari suaka.Fot/SINDOnews/Okto Rizki Alpino

JAKARTA – Warga Kompleks Daan Mogot Baru, Kalideres, Jakarta Barat menolak lingkungan tempat tinggal mereka dijadikan lokasi penampungan ribuan pencari suaka. Penolakan warga ini dilakukan dengan memasang spanduk di Jalan Gilimanuk, Tapak Siring dan Jalan Bedugul, Jakarta Barat.

Berdasarkan pantauan SINDOnews.com di lokasi ada lebih dari tujuh spanduk yang terpasang di depan tembok rumah warga di sepanjang jalan menuju lokasi pengungsian pencari suaka.”Foto saja spanduknya laporkan ke Pemerintah, ganggu kenyamanan sini saja. Semalam ada keributan di sana,” kata Junaedi salah seorang warga pada Sabtu (13/7/2019).

Junaedi dan warga lainnya merasa keberatan dengan keberadaan para pencari suaka yang ditempatkan di lingkungan tempat tinggalnya.”Mereka tuh jumlahnya banyak mencapai 1.115 jiwa. Kalau malam mereka keluyuran dan ada juga yang tidur di emperan toko,” tuturnya.(Baca: Direlokasi ke Kalideres, DKI Tanggung Pencari Suaka Selama Seminggu)

Baca Juga:

Junaedi pun berharap kepada pemerintah, untuk segera mencarikan solusi terbaik bagi para pencari suaka, dan terutama jangan mengganggu aktivitas dari warga di lingkungan Jakarta Barat.

(whb)