Pengguna THB Sekali Jalan Tidak Bisa Naik KRL dari 5 Stasiun Ini

loading…

Sejumlah penumpang turun dari KRL Commuter Line di salah satu stasiun.Foto/SINDOphoto/Dok

JAKARTA – Pengguna KRL Commuter Line tiket harian berjaminan (THB) sekali perjalanan dipastikan tidak dapat menaiki KRL dari lima stasiun di Jakarta. Ini dikarenakan lima stasiun tersebut hanya melayani transaksi kartu multi trip (KMT) dan uang elektronik bank.

Kelima stasiun tersebut yakni, Stasiun Sudirman, Stasiun Palmerah, Stasiun Cikini, Stasiun Universitas Indonesia, dan Stasiun Taman Kota. VP Corporate Communication PT KCI, Anne Purba mengatakan, meskipun per 1 Agustus 2019 mendatang pengguna jasa KRL hanya dilayani dengan KMT dan uang elektronik di lima stasiun, namun pengguna THB tetap bisa keluar (tap out) dan tap in.

“Bagi pengguna THB pergi pulang (THB PP) tetap dapat keluar (tap out) dari lima stasiun ini dan kemudian naik KRL kembali (tap in) asalkan sesuai dengan relasi stasiun pergi-pulangnya,” kata Anne Purba saat dihubungi SINDOnews pada Sabtu (13/7/2019).

Baca Juga:

Dia melanjutkan, bagi pengguna THB sekali perjalanan hanya dapat keluar (tap out) di lima stasiun tersebut.”Untuk pengguna THB sekali perjalanan tidak dapat melakukan pembelian THB, isi ulang relasi, refund jaminan kartu, dan tidak dapat melakukan tap in,” ujarnya.(Baca: Mulai Agustus, 5 Stasiun Kereta di Jakarta Hanya Terima Transaksi KMT)

Bagi pengguna yang hendak naik KRL dengan THB sekali perjalanan, bisa menggunakan stasiun-stasiun terdekat yang letaknya sebelum maupun sesudah lima stasiun tersebut. Selama bulan pertama penerapan kebijakan ini, bila ada pengguna yang kesulitan dapat menghubungi petugas layanan di lima stasiun tersebut untuk kemudian dapat dibantu petugas.

Sampai 1 Agustus 2019 nanti, PT KCI terus melakukan sosialisasi baik melalui media sosial resmi Twitter @commuterline, Instagram @commuterline, Facebook Commuter Line, dan juga Call Center (021)121. Selain melalui media digital tersebut, sosialisasi juga dilakukan melalui pemasangan banner dan poster yang dipasang di lima stasiun khusus KMT, informasi yang disampaikan oleh Petugas Pelayanan KRL (PPK) di dalam KRL, petugas announcer di stasiun, serta melalui passanger information display (PID) di dalam KRL.

Sosialisasi dan edukasi terus dilakukan sehingga seluruh pengguna jasa KRL Commuter Line dapat memahami dan mengerti tentang ketentuan yang berlaku.

(whb)