Jumlah Pencari Suaka Bertambah, DKI Sediakan Makan Sehari 2 Kali

loading…

Pencari suaka dari berbagai negara melakukan aksi demo di depan gedung Ravindo yang merupakan kantor United Nation High Comissioners for Refugees (UNHCR) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (3/7/2019). Foto/Isra Triansyah/SINDOphoto

JAKARTAPara pencari suaka yang sempat mengungsi di trotoar Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, dipastikan mendapatkan makan sehari dua kali. Kini para pencari suaka itu telah direlokasi sementara ke gedung eks Kodim di Jalan Bedugul, Kalideres, Jakarta Barat.

“Dikasih makan sehari dua kali, paling tidak siang dan malam,” ujar Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) DKI Jakarta Irmansyah saat dikonfirmasi, Jumat (12/7/2019).

Dia mengatakan, upaya yang dilakukan Dinsos untuk mencukupi keperluan sehari-hari para pencari suaka, bukan semata-mata hanya mendirikan dapur umum. Melainkan memberikan tempat istirahat yang layak dan nyaman bagi para pencari suaka.

Baca Juga:

Selain itu, Irmansyah menuturkan bahwa pada malam pemindahan itu, pencari suaka berbondong-bondong datang ke lokasi di Jakarta Barat dan tercatat ada sebanyak 998 pencari suaka sesuai data dari United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

“Terakhir ada 900 orang pencari suaka, tapi kita sediakan 1.100 makanan, karena bertambah terus,” ungkapnya. (Baca juga: Direlokasi ke Kalideres, DKI Tanggung Pencari Suaka Selama Seminggu)

Selanjutnya, Dinsos DKI berharap agar UNHCR ikut serta berperan aktif dalam memberikan keperluan bagi para pencari suaka tersebut. Kemudian Dinas Sosial pun tak bisa melarang para pencari suaka yang terus akan berdatangan ke tempat relokasi, pasalnya tidak memiliki wewenang lebih.

“Masa orang datang kita tolak, tapi kita akan menampung selama 7 hari,” pungkasnya. (Baca juga: Relokasi Pencari Suaka, Dinsos Dirikan 10 Tenda di Lahan Eks Kodim Jakbar)

(mhd)