Tak Terima Dicurigai Mencuri, Warga Bogor Tewas Dibacok Tetangga

loading…

BOGOR – Tak terima dicurigai dan dituduh hendak mencuri, IT (60), warga Desa/Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor nekat membacok GT (56), tetangganya sendiri hingga tewas, Rabu 12 Juni 2019 malam.

Informasi dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB saat korban memergoki pelaku berusaha mencuri sebuah gudang alumunium, di Kampung Ciapus, RT3/4, Desa/Kecamatan Tamansari.

Hadi (27), anak korban menjelaskan, saat itu pelaku kepergok hendak mencuri sebuah gudang alumunium yang dijaga ayahnya. Saat itulah, keduanya terlibat adu mulut hingga berujung penganiayaan.

Baca Juga:

“Tiba-tiba pelaku menyerang dan membacok ayahnya. Saat itu saya mendengar ayah saya teriak. Kemudian saya datangi tapi pelaku sudah kabur melarikan diri,” jelasnya di Bogor, Kamis (13/6/2019).

Dia menuturkan, sebelum kekadian ayahnya memang pernah bercerita tentang gerak gerik pelaku yang mencurigakan dan diduga hendak melakukan aksi pencurian.

“Jadi sebetulnya ini sudah beberapa kali pelaku kita curigai mau mencuri ke gudang yang kebetulan dititipkan kuncinya pada almarhum,” kata Hadi.

Kapolsek Tamansari Iptu Nurhidayat saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa pembacokan di wilayah hukumnya tersebut. “Iya benar kita masih memburu pelakunya,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara dan keterangan sejumlah saksi, peristiwa itu bermula dari kecurigaan korban terhadap IT yang hendak melakukan aksi pencurian terhadap sebuah gudang bahan material alumunium.

“Pelaku sebelumnya bertamu di rumah kakak korban yang lokasinya berdampingan dengan rumah korban. Kemudian, tersangka terlihat di depan gudang, korban akhirnya menegur pelaku dengan dugaan hendak mencuri,” tukasnya.

Lantaran tak terima ditegur dan dituduh korban, akhirnya keduanya terlibat adu mulut hingga berujung pada pembacokan yang menyebabkan luka parah di bagian leher korban.

“Saat itulah jatuh dengan kondisi bersimbah darah dan sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun karena korban banyak mengeluarkan darah akhinrya meninggal dua saat diperjalanan. Jadi diduga korban meninggal karena kehabisan darah setelah dibacok pelaku,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, keduanya merupakan warga asli Desa Tamansari dan satu sama lain memang sudah saling kenal. “Mereka saling kenal. Masih satu wilayah dan sering bertemu juga,” katanya.

Dia menyebutkan hingga saat ini pihaknya masih memburu pelaku ke sejumlah lokasi persembunyiannya. “Beberapa saat setelah kejadian kita langsung mengejar tersangka. Namun pada dua titik yang kami datangi tersangka tidak juga kami temukan,” terangnya.

Guna kepentingan penyidikan, kata dia, pihaknya langsung membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi untuk diautopsi. “Bahkan kita juga sudah koordinasi dengan Polres Bogor semoga dalam waktu dekat ini tersangka bisa segera tertangkap,” pungkasnya.

(mhd)