Periode Januari-Juni 2019, 170 Kebakaran Terjadi di Jakarta Timur

loading…

JAKARTA – Periode Januari hingga pertengahan Juni 2019 sebanyak 170 peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Jakarta Timur. Kasus kebakaran ini paling banyak dipicu oleh korsleting listrik.

Kasi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan, dari 170 peristiwa kebakaran itu, pihaknya mengerahkan 530 unit mobil pemadam dan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa kebakaran tersebut.

“170 peristiwa kebakaran ini terjadi hubungan arus pendek listrik sebanyak 113 kasus, kompor 20 kasus, rokok satu kasus dan lain-lain 36 kasus,” katanya di Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Baca Juga:

Dia menjelaskan, untuk obyek yang terbakar di antaranya, bangunan rumah tinggal sebanyak 52 unit, bangunan umum 20 unit, kendaraan 14 unit. Kemudian lapak tiga unit, sampah lima lokasi dan sebagainya. Untuk total kerugian dari 170 peristiwa kebakaran ini mencapai Rp 18,7 miliar.

“Kami mengimbau pada seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaannya agar peristiwa kebakaran dapat ditekan semaksimal mungkin,” tukasnya. (Baca juga: 12 Rumah di Pulogadung Jakarta Timur Hangus Terbakar)

Sementara, sebuah ruko berlantai empat di Jalan Pahlawan Revolusi, RT04/05, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, terbakar dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Salah satu petugas Damkar Jakarta Timur Andi Sulaeman mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.40 WIB tersebut diduga akibat kompor gas portable yang ditinggal dalam kondisi menyala. “Untuk memadamkan api, kami mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Api baru bisa dipadamkan setengah jam setelah kejadian. “Selanjutnya, kasus kebakaran ini ditangani aparat Kepolisian Sektor Duren Sawit,” ujarnya.

(mhd)