Viral Aksi Gangster Motor di Jakarta, Polda Metro: Itu Kejadian Lama

loading…

Potongan video sekelompok remaja menenteng senjata tajam yang beredar luas di group WhatsApp. Foto: Ist

JAKARTA – Beberapa hari ini warga Jakarta diresahkan dengan berbagai video berisi aksi gangster motor serta begal motor yang viral di media sosial. Polisi sudah mengecek video-video yang beredar itu dan dipastikan informasinya tidak benar alias hoaks.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menegaskan, video dan informasi mengenai aksi gangster motor tersebut merupakan peristiwa lama, yang kembali diunggah oleh oknum-oknum tertentu di sosial media. (Baca juga: Polisi Telusuri Video Gerombolan Remaja Naik Motor Tenteng Celurit)

Sebelumnya, sempat beredar video serta broadcast diberbagai media sosial tentang adanya konvoi gangster motor yang membawa berbagai senjata tajam (sajam) dengan aksi kekerasan serta perampasan berupa pembegalan sepeda motor.

Argo memastikan kondisi keamanan di wilayah DKI Jakarta hingga pertengah bulan Ramadhan ini masih kondusif dan terkendali. (Baca juga: Warga Resah, Polda Metro Pastikan Jakarta Aman dari Aksi Geng Motor)

Baca Juga:

“Jakarta aman kondusif. Jadi yang kemarin viral di sosmed adalah kasus lama yang sudah ditanganin. Soal broadcast yang lewat sana sini, itu hoaks. Saya sudah ajak wartawan semalam patroli, beritanya sudah tersebar, enggak ada apa-apa,” ujar Argo saat dikonfirmasi, Jumat (16/5/2019).

Lebih lanjut Argo menegaskan bahwa kepolisian akan menulusuri dan mencari penyebar informasi hoaks tersebut. “Kami cek nanti (pelaku penyebaran informasi hoaks),” tandasnya. (Baca juga: Cari Geng Motor, Tim Anti-Bandit PMJ Akan Terus Sisir Jalanan Jakarta)

Menyikapi fenomena di bulan Ramadhan, Argo mengatakan bahwa pihaknya tidak akan melarang adanya kegiatan Sahur On the Road (SOTR). Argo meyakini bahwa saat ini masyarakat, khususnya di Ibu Kota, sudah lebih dewasa dan sejatinya sahur adalah kegiatan positif.

“Ya boleh saja, namanya sahur. Sudah pada mulai bagus, sudah mulai mengerti digunakan untuk kegiatan yang lebih baik,” pungkas Argo. (Baca juga: Ini Tips dari Psikolog Mencegah Anak Gabung Geng Motor)

(thm)