Dinsos Sebut 279 Titik Tempat Tongkrongan Gerombolan Gepeng di Jakarta

loading…

JAKARTA – Fenomena di kota-kota besar setiap bulan Ramadhan salah satunya adalah kemunculan para Penyandang Masalah Kesejahteran Sosial (PMKS). Hal itulah yang mulai terlihat di Ibu Kota Jakarta saat ini.

Pantauan SINDOnews, penyandang PMKS sudah mulai bermunculan di beberapa titik seperti di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak hingga sepanjang Jalan Penjompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Mereka biasa beroperasi pada pagi atau malam hari.

Penyandang PMKS dalam menjalankan kegiatannya biasa membawa beberapa anggota keluarga, bahkan anak kecil lalu meminta-minta berharap belas kasihan dari para pengguna jalan. Kehadiran mereka jelas mengganggu ketertiban umum.

Baca Juga:

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) DKI Jakarta Irmansyah mengaku pihaknya sudah mulai melakukan sidak dan operasi ketat untuk membersihkan kawasan Jakarta dari kehadiran rombongan gelandangan dan pengemis (gepeng) yang kerap muncul pada bulan Ramadhan.

Bahkan jauh sebelum bulan Ramadhan pihaknya sudah gencar melakukan operasi gepeng. “Satu titik penjagaan ditugaskan empat sampai lima orang petugas,” ujar Irmansyah saat dikonfirmasi Kamis (16/5/2019).

Secara keseluruhan Irmansyah menyebut terdapat 279 titik di Jakarta yang kerap menjadi tongkrongan gerombolan gepeng ini. Umumnya tempat yang menjadi sasaran empuk para gepeng adalah rumah ibadah dan TPU.

Untuk menghalau pergerakan mereka, Irmansyah sudah memerintahkan anak buahnya agar turun ke lapangan melakukan penertiban. “Kami mempunyai 439 personel yang ditugaskan,” ucapnya.

Irmansyah mengklaim jumlah gepeng di Jakarta sudah menurun drastis setiap tahunnya. Para gepeng sudah berimigrasi ke daerah-daerah penyangga Ibu Kota, seperti Bekasi, Tangerang, atupun Depok dan Bogor.

“Karena di DKI Jakarta sangat ketat terhadap pemantauan dan penjagaan. Sekarang PMKS operasinya minggir ke daerah penyangga Ibu Kota,” pungkasnya.

(thm)