Ini Kata Pengamat Soal Penangkapan Warga di Depan Rumah Taufik Gerindra

loading…

JAKARTA – Insiden penangkapan seorang warga di dekat rumah Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, M Taufik, dinilai merupakan cara untuk menggerus suara partai tersebut di Jakarta. Pasalnya, sejumlah lembaga survei memperkirakan Gerinda bisa menjadi pemenang di Jakarta.

Pengamat politik Jakarta, Saiful Jihat mengatakan, berdasar dari hasil kajian kalau sinyal Gerindra menang di Jakarta sangat kuat. “Jakarta itu miniatur Indonesia. Apa yang terjadi di Ibu Kota berefek ke daerah lain,” kata Saiful kepada wartawan pada Selasa (16/4/2019).

Tapi, lanjut Saiful, Gerindra harus waspada karena bisa saja Gerindra menjadi target.”Gerindra harus waspada. Semakin tinggi banyak guncangan dan bisa saja kasusnya dicari-cari,” ujarnya.(Baca: Taufik Gerindra Benarkan Warga Pembawa Amplop Anak Buahnya)

Saiful mencontohkan, insiden penangkapan di depan posko pemenangan caleg M Taufik di Jakarta Utara bisa menjadi rujukan. Karena, saat hendak rapat timses dan saksi, tiba-tiba ada petugas dan menangkap.

“Kalau bicara uang saksi kan semua caleg pakai saksi dan ada honornya dong. Memang jadi pertanyaan besar juga, kenapa?,” ujarnya. Mneurut dia, di group WhatsApp (WA) beredar soal adanya dugaan money politics yang dilakukan M Taufik, dengan berbagai macam cara, oknum itu menyebar isu dan hoaks.

Sementara itu, peneliti Pena Hijau, Ahmad Rijal menambahkan, lewat hoaks lah suara Gerindra bisa tergerus.”Insiden di Jakarta Utara diduga adalah terkait uang saksi. Harusnya semua caleg agar fair. Karena, mereka pada pakai saksi,” ucapnya.

(whb)