H-1 Pencoblosan, KPU Pastikan Kotak Suara Rusak di Ciseeng Sudah Diganti

loading…

JAKARTA – Satu hari menjelang pencoblosan Pemilu Presiden dan Legislatif sejumlah persiapan terus dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten maupun Kota Bogor. Bahkan terkait ratusan kotak dan surat suara yang rusak akibat bencana banjir di Kecamatan Ciseeng hingga saat ini sudah teratasi.

Bupati Bogor Ade Yasin mengaku lega satu hari menjelang pelaksanaan pencoblosan semua hambatan terkait penyelenggaran Pemilu di Kabupaten Bogor sudah berhasil diatasi dan tak menjadi kendala.

“Dari sini kita sudah lega akibat bencana di Ciseeng tapi sudah di tangani di lapangan satu dua titik,” jelasnya saat mengunjungi kantor KPU Kabupaten Bogor terkait kordinasi kesiapan menjelang Pemilu, Selasa (16/04).

Baca Juga:

Pihaknya mengaku sengaja berkunjung untuk mengecek kesiapan secara keseluruhan. Pihaknya bersyukur sesuai yang disampaikan Ketua KPU Kabupaten Bogor H-1 tak ini tak ada kendala.

“Yang perlu dilakukan saat ini adalah bagaimana menggerakkan masyarakat agar tidak golput dan mau menggunakan hak pilihnya. Suksesi pemilu dapat dicapai ketika angka golput kecil atau bahkan nol, ini yang perlu terus digerakkan,” katanya.

Sementara Ketua KPUD Kabupaten Bogor, Ummi Wahyuni menjelaskan terkait kerusakan surat dan kotak suara di Ciseeng lantaran hujan lebat dan angin puting beliung hingga menyebabkan dinding aula Kantor Kecamatan Ciseeng jebol.

“Di sana juga ada saluran drainase. Tapi alhamdulilah kerusakan dari kejadian kemarin saya pastikan tidak akan mengganggu proses pemilihan besok. Sebab, pada malam harinya kita sudah masukan ke plastik besar dan diberi nama, jadi tidak rusak semua. Untuk yang rusak, KPU sudah mengantar lagi kotak suara untuk Ciseeng,” jelasnya.

Ia menuturkan, pengiriman logistik kotak suara sudah dalam tahap pengiriman menuju KPPS dan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pihaknya juga mengimbau kepada para PPK untuk menjaga konsentrasi jika ada kebocoran, terutama ketika hujan.

“Proses persiapan pelaksanaan Pemilu saat ini sudah mencapai 99 persen, yang belum siap lantaran proses packing untuk selanjutnya dikirim ke TPS yang ada di Kabupaten Bogor. Tapi hari ini insyaallah selesai semua,” katanya.

Ia menegaskan, pengadaan kotak suara disediakan dan difasilitasi oleh KPU pusat dan pihaknya hanya sebagai fasilitator untuk melaporkan, namun menurutnya semua sudah diselesaikan. “Proses hingga kini masih lancar. Untuk Ciseeng kan Cuma 680 dari jumlah 15 ribu TPS, jadi untuk proses masih lancar,” ujarnya.

Sementara itu, KPU Kota Bogor mengklaim kesiapan logistik pelaksanaan Pemilu 2019 sudah mencapai 99 persen dan sekarang sedang proses pengiriman dari tingkat kelurahan ke TPS.

“Kesiapan logistik hari ini sudah mencapai TPS, karena kemarin sore sekitar pukul 18.00 WIB kami sudah dan sedang proses penyegelan,” ungkap Ketua KPU Kota Bogor Samsudin.

Setelah kotak surat suara diturunkan ke bawah, di waktu yang sama KPPS kemudian dilakukan persiapan pembangunan TPS sampai maksimal pukul 16.00 WIB. “Setelah itu kami imbau KPPS untuk beristirahat, tidur, karena mereka akan bertugas berat di tanggal 17-18 April 2019,” tambahnya.

Sementara Plh Wali Kota Bogor Ade Syarif Hidayat memastikan pencoblosan Pemilu 2019 berlangsung aman. Selain itu kesiapan logistik hampir semuanya sudah berjalan dengan lancar.

Ade mengatakan, Kota Bogor harus berkoordinasi dan mengantisipasi hingga harus mampu mendeteksi berbagai permasalahan yang bisa terjadi di wilayah sebelum dan saat proses pencoblosan Pemilu 2019. “Kalaupun ada permasalahan harus mempunyai solusi. Sehingga penyelenggaraan Pemilu 2019 lebih baik,” ungkap Ade.

Ade melanjutkan, termasuk perbaikan beberapa hal, harus bisa dilakukan di tingkat Kota Bogor. Sebagai contoh apabila ada surat suara yang kurang harus bisa diselesaikan sehingga bisa dideteksi sejak awal.

Dia berharap satu hari sebelum pelaksanaan sudah bisa terselesaikan. “Saat pelaksanaan di TPS semua sudah terpenuhi. Masyarakat bisa menyalurkan hak suaranya,” tambahnya.

(ysw)