Tingkatkan Suplai Air Bersih, Pemkot Jakbar buat Ratusan Sumur Resapan

loading…

JAKARTA – Pemkot Jakarta Barat telah membuat ratusan sumur resapan dan drainase vertikal sebagai upaya menyiapkan air bersih dan antisipasi banjir. Dengan cara ini pun diharapkan ke depan tak ada lagi kesulitan air bagi warga Jakarta Barat.

“Jadi fungsinya supaya air tidak langsung dibuang. Tapi dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ungkap Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Efendi ketika dihubungi SINDOnews pada Senin (15/4/2019).

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan akan membangun 1,3 juta sumur resapan di enam wilayah DKI Jakarta. Pembangunan dilakukan sebagai tindak lanjut mengenai masalah air bersih di Jakarta.

Baca Juga:

Terhadap perintah itu, Rustam menginstruksikan kepada seluruh jajaran SKPD, Camat, dan Lurah agar membangun sumur resapan. Pembangunan harus melibatkan warga agar nantinya terpelihara. “Semuanya sudah kami instruksikan,” ujarnya.

Meski tak merinci jumlahnya, Rustam mengakui sekitar ratusan sumur resapan maupun drainase vertikal telah dibangun. Bahkan beberapa sumur yang dahulu telah terbangun telah diaktifkan kembali.

Kasudin Sumber Daya Air Jakarta Barat, Imron Syahrin menambahkan, sedikitnya ada 29 sumur resapan yang telah dibangun pihaknya. Mereka tersebar di delapan kecamatan yang ada di Jakarta Barat.

Sekalipun fungsi utamanya untuk menampung air bersih. Namun, sumur resapan juga memiliki fungsi mengendalikan banjir. Dia mencontohkan seperti di kawasan Kedoya, saat hujan datang, genangan kerap terjadi. Namun setelah drainase vertikal selesai dibangun sepekan lalu, genangan tak terlihat.

“Air kemudian masuk ke drainase, genangan kemudian berkurang,” ujarnya.
Imron sependapat, masalah genangan dan banjir merupakan masalah umum di jakarta. Bahkan saat hujan deras, air melimpah dengan deras tak terkendali.

Padahal, kata Imron, bila melihat dengan banyaknya hujan. Sebenarnya air bisa dimanfaatkan, karena itulah diia mencoba mengatur manajeman air.
“Dan ketika ada sumur. Kita mendorong air laut tidak ke daratan,” ucapnya.

Secara rinci, Imron mengatakan drainase vertikal yang dibuat disesuaikan dengan lokasi. Beberapa drainase juga memiliki karakteristik dan ke dalam berbeda dengan kisaran 1-3 meter. Dengan adanya drainase vertikal, Imron yakin masalah banjir dan genangan selesai. Selain itu air air bersih tak lagi sulit didapat.

(whb)