Peringati 100 Hari Pembunuhan Noven, Warga Tabur Bunga di Bogor

loading…

Sejumlah warga yang tergabung dalam group WhatsApp Save Noven melakukan tabur bunga di lokasi pembunuhan siswi SMK Bogor tersebut.Foto/SINDOnews/Haryudi

BOGOR – Genap 100 hari kasus pembunuhan Andriana Yubelia Noven Cahya (18) siswi SMK Baranangsiang Bogor yang terjadi di Gang Sempit, Jalan Riau, Baranangsiang, Bogor Timur, Kota Bogor, Januari 2019 lalu, tak kunjung terungkap. Sejumlah masyarakat dari berbagai daerah Bekasi, Parung, Sukabumi, Leuwiliang yang simpatik atas kasus tersebut mendatangi lokasi kejadian atau tempat kejadian perkara (TKP) untuk menggelar doa bersama dan tabur bunga.

“Kita datang dari berbagai latar belakang dan daerah yang simpati atas kasus ini. Kita sengaja datang karena ada informasi dari grup WhatsApp (WA) Save Noven akan memperingati 100 hari dengan cara tabur bunga dan doa bersama,” kata Erna Hasanah warga Bekasi saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (15/04).(Baca: Rekaman CCTV Pembunuhan Siswi SMK Baranangsiang Dikirim ke FBI)

Erna mengaku geram dan juga resah lantaran hingga kini pelaku masih berkeliaran selama lebih dari tiga bulan. “Nah yang kita takutkan kejadian ini terulang kembali. Memang selama ini kita masih bersabar dengan kinerja kepolisian yang katanya kasus ini akan dituntaskan usai Pilpres 2019. Mudah-mudahan saja dari video CCTV yang dikirim ke FBI itu bisa mengungkap pelakunya,” harapnya.

Peringati 100 Hari Pembunuhan Noven, Warga Tabur Bunga di Bogor

Baca Juga:

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser mengatakan, jajarannya saat ini masih fokus melakukan pengamanan jelang Pemilu pada 17 April 2019. “Nanti setelah Pilpres kita evaluasi lagi,” kata Hendri, di Mapolresta Bogor pada Senin (15/4/2019).

Hendri menambahkan, kepolisian juga masih menunggu hasil pengembangan dari barang bukti rekaman CCTV yang sudah diserahkan kepada pihak FBI, beberapa waktu lalu. “Butuh waktu sekitar satu bulan bagi FBI untuk mempelajari, menganalisis, dan mengidentifikasi pelaku penusukan. FBI memiliki alat canggih yang mampu mengolah gambar dari tampilan sebuah rekaman video dengan jelas,” ujarnya.(Baca: Pembunuh Siswi SMK Barangsiang, Diduga Pelakunya Pria Bertato Ini)

Dengan alat itu, sambung Hendri, diharapkan wajah pelaku penusukan yang terekam kamera CCTV itu dapat teridentifikasi. “Sambil menunggu hasil dari FBI seperti apa, kendalanya di mana. Kita tunggu hasilnya, kita sudah kirim mereka sedang proses,” ucapnya.

(whb)