DDT Jatinegara-Cakung Difungsikan, Kemenhub Klaim Operasional KA Lebih Baik

loading…

Petugas sedang melakukan peralihan jalur double double track Jatinegara-Cakung, Jakarta Timur. Foto/Istimewa

JAKARTA – Kementerian Perhubungan mengatakan bahwa saat ini operasional kereta api sudah lebih baik sejak pengoperasian double double track (DDT) Jatinegara-Cakung. Switch over (SO) atau pengoperasian DDT ini untuk memperlancar perjalanan kereta jarak jauh.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Kemenhub Zulfikri mengatakan, pengoperasian DDT bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perjalanan kereta api, mengurangi susulan perjalanan kereta api. “Yang terutama untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api,” katanya melalui siaran persnya, Minggu (14/4/2019).

Sebagaimana diketahui pada jalur ganda eksisting, baik itu Commuter line, maupun KA Jarak Jauh, dan KA Lokal masih menggunakan jalur secara bersamaan. Dengan beroperasinya jalur dwi ganda, operasional KRL akan dipisahkan dengan operasional KA Jarak Jauh dan KA Lokal. KRL menggunakan jalur ganda eksisting sedangkan KA Jarak Jauh dan KA Lokal menggunakan jalur ganda yang baru.

Baca Juga:

Pasca beroperasinya DDT segmen Jatinegara – Cakung, Kemenhub bersama KAI dan KCI terus melakukan pemantauan terkait proses penguraian perjalanan kereta api yang mengalami penambahan waktu perjalanan pasca SO.
“Pemerintah memohon maaf serta meminta kesabaran masyarakat sehingga pengoperasian DDT ini dapat memberikan manfaat bagi perjalanan masyarakat ketika menggunakan kereta api,” ujar Zulfikri.
Memasuki hari kedua dan ketiga pasca beroperasinya DDT segmen Jatinegara – Cipinang, waktu perjalanan kereta api sudah mulai kembali normal dan membaik.

“Kami mohon pengertian dan kesabaran masyarakat terhadap dampak yang terjadi pasca beroperasinya DDT segmen Jatinegara – Cakung ini,” terangnya.

Selain itu, dalam mendukung operasional DDT ini, Pemerintah bekerjasama dengan Pemprov DKI dan instansi terkait lainnya, akan melaksanakan penutupan beberapa perlintasan sebidang.

(ysw)