Warga Bogor Keluhkan Air PDAM Sering Kotor dan Kadang Mati Total

loading…

BOGOR – Pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan di wilayah Kota Bogor, khususnya di Kecamatan Bogor Timur dan Bogor Utara, beberapa hari terakhir dikeluhkan masyarakat setempat. Selain kualitas air buruk, warga kecewa berkurangnya pasokan pada pagi dan sore hari.

“Bahkan sudah dua hari ini sejak pagi pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, air mati total. Mau masak dan mencuci pakaian jadi susah. Parahnya lagi, pemadaman ini tidak ada pengumuman dan pemberitahuan,” ujar Diana, ibu rumah tangga yang berdomisili di Bantarkemang Atas, Kelurahan Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor, Minggu (17/3/2019).

Hal senada diungkapkan Euis, warga Perumahan Mutiara Bogor Raya, Kelurahan Katulampa, Bogor Timur. Ia mengaku terpaksa harus mengungsi ke rumah saudara hanya untuk mandi dan mencuci pakaian.

Baca Juga:

“Mau gimana lagi, saya juga bingung kenapa pihak PDAM Kota Bogor tak mengeluarkan pemberitahuan atau mengumumkan akan ada pemadaman seperti ini. Kita tiap bulan bayar sama saja, apalagi tarifnya sudah dinaikan, tapi tidak ada perbaikan kualitas pelayanan,” ungkapnya.

Sementara itu, Neryati, warga Kedunghalang, Bogor Utara, Kota Bogor, mengaku di wilayahnya pemadaman jarang terjadi tapi kualiats airnya buruk. “Kami di sini mengeluhkan soal kualitas air yang sering keruh. Jadi repot juga, selain harus sering menguras tempat penampungan air juga berisiko untuk dikonsumsi,” tandasnya.

Sementara itu, Staf Humas PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Iman Safirrahman saat dikonfirmasi mengaku harus mengecek terlebih dahulu daerah yang mengalami gangguan. “Memang daerah MBR, Bantarkemang, dan Katulampa di reservoir Cipaku level airnya sedang rendah,” ujarnya.

Pihaknya belum bisa memastikan kapan pasokan air bersih akan normal kembali. Namun pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin agar air bisa kembali dinikmati secara normal. “Insya Allah malam ini sekitar pukul 21.00 hingga 22.00 WIB, air sudah bisa mengalir kembali,” pungkasnya.

(thm)