Bangun Jakarta International Stadium, Anies: Satu Demi Satu Janji Kami Penuhi

loading…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan kick off pembangunan Jakarta International Stadium.Foto/SINDOnews/Komaruddin Bagja Arjawinangun.Foto/SINDOnews/Dok

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan tendangan kick off pertanda dimulainya pembangunan Jakarta International Stadium di Kawasan Sarana Rekreasi Olahraga, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/3/2019). Pembangunan kawasan olahraga terpadu kelas internasional itu merupakan salah satu janji kampanyenya saat Pilkada DKI 2017 lalu bersama Sandiaga Uno.

“Alhamdulilah hari ini salah satu janji yang kami berikan kepada msyarakat Ibu Kota membangun stadion sepakbola kelas dunia dimulai pembangunannya. Satu demi satu yang menjadi janji kami realisasikan dan ini adalah mimpi bagi jutaan warga di Ibu Kota,” ujar Anies.

Mantan Mendikbud itu mengklaim stadion itu nantinya menjadi stadion internasional. Selain itu, desainnya pun ramah lingkungan. “Stadion ini nanti akan menjadi stadion yang Insya Allah bukan hanya menjadi kebanggan Ibu Kota, tapi kebanggaan kita di Indonesia. Sebab menjadi stadion pertama, stadion sepakbola yang betul-betul berkelas dunia,” ucapnya.

Baca Juga:

Menurut Anies, pembangunan stadion itu dirancang untuk bisa digunakan dengan berbagai kegiatan, baik oleh kegiatan olahraga maupun kegiatan seni dan budaya. “Desain yang dibuat benar-benar menjadi contoh sebuah gedung dengan prinsip ramah lingkungan yang kelasnya platinum. Kelas platinum itu kelas tertinggi dalam konsep green building,” papar Anies.

Stadion ini tidak berdiri sendiri tapi sebagai satu kawasan yang nantinya terdapat kawasan hijau, kawasan biru, dan ada danau. Seluruh kegiatan di tempat ini disusun dengan eksekusi warga menggunakan kendaraan umum.

“Salah satu sebab mengapa kita meneruskan pembangunan di lokasi ini karena nanti akan ada Stasiun MRT yang lokasinya persis di sebelah Utara. Nanti akan ada juga pembesaran di stasiun kereta api, akan ada jalur dari tol juga. Harapannya semua penonton yang datang ke tempat ini datang bukan dengan kendaraan pribadi, tetapi menggunakan kendaraan umum,” ucapnya.

Anies berharap dua tahun mendatang pembangunan stadion itu bisa selesai dan dapat dimanfaatkan. “Insya Allah tahun 2021 bisa selesai,” tutup Anies.

Sementara itu, Direktut Utama Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto mengatakan, Jakarta International Stadium memiliki keunggulan ramah lingkungan. Dari segi kapasitas mampu menampung 80 ribu-82 ribu penonton. Selain fasilitas olahraga, fasilitas ibadah pun tak ketinggalan.

“Ada masjid terapung dan plaza atau pelatarannya juga kita bikin saf untuk bisa penonton itu melakukan salat berjamaah. Karena kita tahu bahwa banyak pertandingan sepak bola itu dilakukan di pukul 18.30 yang mana itu jam salat magrib. Orang harus salat dulu sebelumnya, itu yang kita bikin dan di setiap titik kita memperbanyak toilet dan rest room,” jelas Dwi.

Untuk pembebasan lahan, menurut di, tidak terlalu susah karena merupakan milik Pemprov DKI Jakarta. “Kalau anggaran stadionnya, waktu ajukan ke DPRD pertama kali APBD kemarin totalnya ada Rp5 triliuun dan tahun ini sudah disetujui Rp900 miliar,” pungkas Dwi.

(thm)