Wakil Ketua DPRD Minta Pembahasan Tarif MRT Rampung Pekan ini

loading…

Kereta mass rapid transit (MRT) Jakarta yang siap beroperasi pada Maret 2019.Foto/SINDOphoto/Dok

JAKARTA – DPRD DKI Jakarta berharap pembahasan tarif Mass Rapid Transit (MRT) segera rampung pekan ini. Karena hal ini menyangkut subsidi publik dan anggaran yang dialokasikan dari APBD.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik mengaku baru saja diberikan pembahasan soal tarif MRT dan LRT. “Begini saudara-saudara, dua hari yang lalu baru rapat Komisi B dari Dishub baru memaparkan dan baru semalam dikasih bahannya. Saya kira bagaimana memutuskan tarif kalau bahannya kami belum dapat? Karena ini menyangkut soal subsidi pada publiknya berapa dan beban APBD berapa,” kata Taufik di gedung DPRD DKI, Rabu (13/3/2019).

Taufik menambahkan, dalam tahap uji coba ini, bisa saja dibahas mengenai penggratisan kepada para penumpang.”Atau PSO-nya 90%, kan menguntungkan publik, kami enggak sembarang juga lah menentukan tarif,” lanjutnya.

Baca Juga:

Politisi Gerindra itu pun berharap seluruh pihak bisa segera menyelesaikan pembahasan secara tuntas dalam waktu dekat. “Saya kira minggu ini harusnya beres. Karena harus dikaji betul, begitu ngomong soal PSO menyangkut dua hal, pertama beban masyarakat, kedua APBD kuat enggak? Jangan sampai APBD enggak kuat, masyarakat terbebani cost yang besar,” tegasnya.

Sebagai contoh, LRT Palembang yang akhirnya mengalami kerugian pasca-tidak digunakan sebagai angkutan saat Asian Games 2018 lalu. Dia khawatir nantinya LRT Jakarta mengalami hal serupa.

“Contoh sederhana, LRT Kelapa Gading-Velodrome, mau berapa itu? Jangan-jangan enggak ada yang naik itu. Jadi, ini musti dihitung hati-hati,” ucapnya.

(whb)