Total Polisi Sudah Terima 502 DNA Postmortem Penumpang Lion Air JT-610

loading…

Vice Commander DVI Polri, Kombes Triawan Marsudi, memberikan keterangan pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (7/11/2018). Foto: SINDOnews/Ari Sandita Murti

JAKARTA – Polisi masih terus melakukan proses pemeriksaan data postmortem pada penumpang pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Hingga kini sudah ada 502 data postmortem atau data-data fisik khas korban sebelum meninggal, yang didapat Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Vice Commander DVI Polri, Kombes Triawan Marsudi, mengatakan, hingga kini pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel data postmortem pada penumpang jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. Adapun hingga Rabu (7/11/2018) ini, sudah ada 185 kantong jenazah yang diterima RS Polri.

Data pada Selasa, 6 November kemarin, kata dia, ada 163 kantong jenazah terdiri atas 502 body part (potongan tubuh). “Hingga kini kami sudah melakukan pengambilan sampel DNA (genetik) sebanyak 502, itu belum termasuk yang 22 kantong jenazah yang diterima semalam,” ujarnya kepada wartawan, di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Menurut dia, sebanyak 502 dua sampel DNA dari 163 kantong jenazah itu sudah dikirimkan ke Laboratorium DNA Pusdokkes Polri guna proses pemeriksaan dan profiling. Namun dia belum dapat memastikan kapan hasil sampal DNA itu bakal keluar.

“Untuk data antemortem jumlahnya masih sama, ada sebanyak 256 data dari pelapor (keluarga penumpang). Sebanyak 213 dari laporan di RS Polri dan 43 laporan dari Polda Bangka Belitung,” pungkasnya.

(thm)