Dari 163 Kantung Jenazah, Baru 27 Penumpang yang Teridentifikasi

loading…

Tim DVI Polri hingga Selasa ini sudah berhasil mengidentfikasi sebanyak 27 orang dari total 163 kantung jenazah yang diterima RS Polri. Foto: SINDOnews/Dok

JAKARTA – Tim DVI Polri hingga Selasa ini sudah menerima sebanyak 163 kantung jenazah penumpang pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Dari 163 kantung jenazah itu sudah didapat 429 sampel DNA/genetik.

“Data postmortem dari DNA sebanyak 429 sampel,” ujar Kabag Opsnal Pusdokkes Polri, Kombes Triawan, kepada wartawan, Selasa (6/11/2018).

Menurut dia, 429 sampel DNA tersebut merupakan data postmortem atau data-data fisik khas korban sebelum meninggal. Data itu  diambil dari bagian tubuh yang ada pada 163 kantung jenazah tersebut.

Kombes Triawan menyebutkan, dari 163 kantung jenazah itu, sejauh ini baru teridentifikasi sebanyak 27 orang. “Kegiatan identifikasi, sudah teridentifikasi 27 jenazah. Terdiri atas perempuan sebanyak sembilan penumpang dan laki-laki 18 penumpang,” katanya. (Baca juga: Ini Daftar Penumpang dan Kru Lion Air yang Jatuh di Tanjung Karawang)

Adapun 27 penumpang itu, yakni Jannatun Cyntia Dewi (24), Endang Sri Bagusnita (20), Wahyu Susilo (31), dan Fauzan Azima (25), Chandra Kirana (29), Hizkia Jorry Saroinsong (23), Monni (41), Rohmanir Pandi Sagala (23), Dodi Junaidi (40), Muhammad Nasir (29), Janry Efriyanto Sianturi (26), Karmin (68), dan Harwinoko (54).

Selanjutnya, Verian Utama (31), Reni Aryanti (51), Muhammad Ravi Andrian (24), Eryanto (41), Vera Junita (22), Resti Amelia (27), Fifi Hajanto (42), Dede Anggraini (40), Petrous Rudolf Sayers (58), Eka Suganda (49), Niar R Soegiyono (39), Sudibyo Onggo Wardoyo (40), Hendra (39), dan Mito (37).

(thm)